Karawang – Menyikapi isu yang berkembang di masyarakat terkait dugaan adanya pedagang angkringan di kawasan Tuparev yang menjual minuman keras (miras) dan menjadi penyebab terjadinya keributan, Ketua Paguyuban Tuparev Streetfood, Rian Andrian, memberikan klarifikasi sekaligus membantah tudingan tersebut.
Menurut Rian Andrian, pihaknya sebagai pengurus paguyuban berani menjamin bahwa para pedagang yang tergabung dalam Tuparev Streetfood tidak menjual minuman keras. Ia menegaskan, seluruh pedagang berupaya menjalankan usaha kuliner secara tertib dan mencari nafkah yang halal.
"Saya, Rian Andrian, selaku Ketua Paguyuban Tuparev Streetfood, berani menjamin bahwa pedagang di kawasan ini tidak ada yang menjual minuman keras. Kami hadir untuk mencari nafkah dan mengembangkan UMKM, bukan menyediakan miras," tegasnya.
Rian menjelaskan, apabila terdapat keributan yang terjadi di sekitar kawasan angkringan, hal tersebut bukan berasal dari aktivitas para pedagang. Berdasarkan pengamatannya, beberapa pengunjung yang membuat keributan diduga datang ke lokasi dalam keadaan sudah dipengaruhi minuman beralkohol dari luar.
"Yang kami alami, ada beberapa pengunjung yang datang dalam kondisi sudah mabuk. Saat kami menegur dan berusaha menjaga ketertiban, mereka justru sulit dikendalikan karena berada di luar kesadaran," ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa para pedagang justru merasa dirugikan dengan adanya kejadian tersebut, karena dapat menimbulkan stigma negatif terhadap kawasan Tuparev Streetfood yang selama ini menjadi tempat berkumpul keluarga dan masyarakat untuk menikmati kuliner malam.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Paguyuban Tuparev Streetfood terus mengimbau seluruh pedagang untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban lingkungan. Pihaknya juga siap bekerja sama dengan pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum apabila diperlukan pengawasan dan pembinaan.
"Kami tidak anti terhadap pengawasan. Jika ada oknum yang melanggar aturan, silakan ditindak sesuai hukum yang berlaku. Namun, jangan sampai seluruh pedagang mendapat tuduhan tanpa bukti yang jelas," kata Rian.
Rian Andrian berharap masyarakat dapat melihat persoalan ini secara objektif dan tidak langsung mengaitkan setiap kejadian yang terjadi di sekitar kawasan Tuparev dengan aktivitas para pedagang angkringan.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang kondusif. Tuparev Streetfood hadir untuk mendukung perekonomian masyarakat dan menjadi salah satu destinasi kuliner yang nyaman bagi warga Karawang," pungkasnya.
Redaksi


