Pebayuran Kabupaten Bekasi,-Heboh puluhan Ema ema melakukan aksi protes di laksanakan di Taman Pelangi kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, Emak-emak meminta agar pihak SPPG melakukan evaluasi terkait menu MBG yang di salurkan kepada siswa siswi di sekolah, Selasa ( 10 / 3/2026)
Dalam pertemuan tersebut,Sejumlah ibu-ibu menyampaikan kekecewaannya terkait kualitas menu MBG yang di salurkan kepada anak sekolah, penyajian makanan yang di terima diduga tidak higenis apalagi tidak memenuhi standar Gizi Nasional
Melalui forum dialog ini ibu-ibu berharap adanya evaluasi dan perbaikan dari pihak terkait, sehingga program MBG benar benar memberikan manfaat buat kesehatan dan gizi anak anak di wilayah pebayuran
Salah seorang ibu ibu yang tidak ingin di publikasikan namanya mengeluhkan,dari hari ke hari isi menu dinilai semakin tidak sesuai,"ungkapnya
" padahal sebelumnya sudah berkali kali di sampaikan komplenan dari sejumlah ibu ibu ,"tambahnya
Sementara itu dari Kepala SPPG Pebayuran, Miko yang di dampingi Ica, Ahli Gizi SPPG Pebayuran, menegaskan,telah melakukan penghitungan gizi secara menyuluruh sebelum menetapkan menu kering MBG selama bulan Romadhon
" Kami memastikan kandungan gizi pada menu MBG tetap ada dan sesuai standar,"tegas miko
Selain itu dirinya menyatakan SPPG Pebayuran akan terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan menu MBG selama bulan Ramadhan termasuk Menindak lanjuti masukan masukan dari msyarakat
Kami akan melakukan perbaikan dan memastikan anak sekolah tetap mendapatkan MBG yang layak dan bergizi,"ujarnya
Pertemuan berlangsung dengan suasana terbuka di hadiri oleh orang tua siswa,warga masyarakat mendengarkan berbagai aspirasi yang di sampaikan
Ditempat yang berbeda Ahmad Syarifudin, C.BJ.,C.EJ Ketua Akpersi Provinsi Jawa barat, ketika di mintai keterangan oleh awak media Justisi Id,menyampaikan
" Kami meminta Satgas MBG, seharusnya lebih tanggap dalam melakukan langkah yang tepat, jangan ketika bergerak hanya menunggu laporan dari berbagai sumber yang sudah melaporkan kenakalan SPPG ke pihak Gizi Nasional ( BGN)
Ia juga menambahkan
ketika ada beberapa dapur MBG yang viral di berbagai media sosial terkait menu MBG yang di keluhkan pihak sekolah, orang tua siswa,maupun masyarakat, seharusnya cepat tanggap turun tangan mencari kebenaran bahwa banyak sebagian oknum dari pihak MBG yang nakal di berbagai wilayah, harus ada teguran atau peringatan tegas, dari pihak SPPG kepada investor atau penyuplai komponen-komponen menu yang disajikan untuk penerima, apabila kenakalan-kenakaln tersebut terbukti ditemukan, maka pihak SPPG harus bertindak tegas, bila perlu putus kontrak kerjasama nya, karena dengan ulah para oknum tersebut, sangat memberikan citra buruk bagi program pemerintah pusat."tambahnya
(Red team)


