-->
  • Jelajahi

    Copyright © VERSITNEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    SELAMAT BERGABUNG DI MEDIA ONLINE VERSIT NEWS - EDUKASI DAN INFORMASI PUBLIK
    SELAMAT BERGABUNG DI LAMAN MEDIA ONLINE VERSIT NEWS - EDUKASI DAN INFORMASI PUBLIK

    Gen Z Karawang Dilatih Sulap Sawit Jadi Cuan, Dinkop UKM: Anggaran UMKM Tembus Rp13 Miliar

    VERSIT NEWS
    Senin, 15 Juni 2026, Juni 15, 2026 WIB Last Updated 2026-06-15T09:32:11Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini








    KARAWANG, Versitnews.com – Kabupaten Karawang tak hanya dikenal sebagai lumbung industri dan padi. Kini, potensi kelapa sawit mulai dilirik serius sebagai mesin baru pencetak wirausaha muda. 


    Hal itu mengemuka dalam Workshop Gen-Z Preneur UMKM Sawit bertajuk “Rintisan Wirausaha Perkebunan dan Oleofood” yang digelar Majalah Sawit Indonesia di Karawang, Kamis 4/6/2026. Kegiatan yang didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) ini berlangsung dua hari hingga Jumat 5/6/2026.


    Workshop tersebut menyasar generasi Z, pelajar, dan pelaku UMKM yang ingin mengolah sawit bukan sekadar jadi CPO, tapi menjadi produk turunan bernilai tinggi seperti oleofood, kosmetik, hingga kerajinan.

    Anggaran UMKM Naik 5 Kali Lipat

    Mewakili Bupati Karawang, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang, H. Dindin Rachmadhy, hadir membuka acara. Dalam sambutannya, ia menyampaikan permohonan maaf Bupati yang berhalangan hadir karena sedang menerima penghargaan kepala daerah di Yogyakarta.


    "Namun beliau menitipkan pesan, Pemkab Karawang punya atensi besar terhadap UMKM. Karena UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah," tegas Dindin.


    Ia membeberkan, keseriusan Pemkab terlihat dari kenaikan anggaran pembinaan UMKM yang melonjak signifikan. "Dulu anggaran kita hanya Rp2,5 miliar sampai Rp5,5 miliar. Sekarang Alhamdulillah sudah tembus Rp13 miliar," ungkapnya.


    Menurut Dindin, anggaran jumbo itu akan difokuskan untuk pelatihan, fasilitasi kemasan, sertifikasi halal, hingga akses permodalan. Targetnya jelas: mendorong UMKM Karawang naik kelas dan berdaya saing.

    Karawang: Raksasa Industri dengan 311 Ribu UMKM

    Dindin memaparkan, Karawang punya modal kuat untuk jadi pusat wirausaha. Luas wilayah 1.900 km² dengan populasi 2,4 juta jiwa dan 1,3 juta angkatan kerja menjadi pasar potensial.


    Belum lagi status Karawang sebagai raksasa industri. "Kita punya 1.789 industri besar-menengah dan 14 kawasan industri. Ini ekosistem yang luar biasa untuk UMKM tumbuh sebagai rantai pasok," jelasnya.


    Data Dinkop UKM mencatat, saat ini ada lebih dari 311.000 UMKM terdata di Karawang. "Itu yang resmi. Di lapangan, jumlahnya bisa lebih karena banyak yang jadi usaha sampingan ibu rumah tangga atau anak muda," tambah Dindin.


    Tantangannya, kata dia, adalah mengubah UMKM dari sekadar "bertahan hidup" menjadi "naik kelas". Salah satu celahnya adalah masuk ke industri turunan sawit.


    Sawit Bukan Cuma Minyak Goreng

    Perwakilan Majalah Sawit Indonesia selaku penyelenggara menyebut, workshop ini sengaja membidik Gen Z. Alasannya, anak muda lebih adaptif dengan inovasi produk dan digital marketing.


    "Selama ini sawit identik dengan CPO dan minyak goreng. Padahal dari sawit bisa jadi mentega, cokelat, sabun, lilin aromaterapi, sampai pakan ternak. Ini pasarnya besar dan belum banyak digarap anak muda Karawang," ujar panitia.


    Selama dua hari, peserta dibekali materi dari hulu ke hilir. Mulai dari pengenalan produk oleofood, teknik pengemasan, strategi branding di TikTok, sampai cara mengakses dana kemitraan BPDP.


    Salah satu peserta, Siti Nurhaliza, 22, pelaku UMKM kue kering mengaku tercerahkan. "Saya baru tahu ampas sawit bisa jadi bahan kue yang lebih sehat. Biayanya juga lebih murah dari mentega impor. Ini bisa tekan HPP," katanya.


    *Pemda Siapkan Kolaborasi* 

    Dindin menambahkan, Pemkab Karawang siap berkolaborasi dengan BPDP dan Majalah Sawit Indonesia untuk program lanjutan. Tujuannya agar pelatihan tidak berhenti di seremonial.


    "Kami ingin ada inkubasi bisnis. Setelah workshop, UMKM yang serius akan kami kurasi, kami bantu NIB, PIRT, Halal, lalu kami hubungkan ke offtaker industri di kawasan," tegasnya.


    Ia berharap, dari 311 ribu UMKM yang ada, akan lahir 1.000 UMKM champion berbasis sawit dalam 3 tahun ke depan. "Ini sejalan dengan visi Karawang Maju dan Berkelanjutan. UMKM kuat, pengangguran turun, PAD naik," tutup Dindin.


    Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan BPDP, akademisi Unsika, pelaku industri, dan komunitas Gen Z Karawang.


    Redaksi 

    Komentar

    Tampilkan

    VERSIT NEWS

    MEDIA ONLINE - VERSIT NEWS - EDUKASI DAN INFORMASI PUBLIK

    NamaLabel

    +