Karawang – Dugaan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Kabupaten Karawang kembali mencuat. Proyek pembangunan drainase di Kelurahan Palumbonsari dinilai gagal total karena dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis, sehingga berpotensi merugikan keuangan negara.Temuan itu disampaikan langsung oleh Ahmad Muslim, Aktivis Masyarakat Karawang Ahli Konstruksi, usai melakukan pantauan di lapangan.
“Ini bukan lagi soal asal jadi, tapi sudah masuk kategori penghamburan APBD. Pelaksana di lapangan terbukti tidak memahami cara pasang U-Ditch yang benar dan baik,” tegas Ahmad Muslim, Rabu [2/06/2026].
Berdasarkan hasil investigasi lapangan, Ahmad Muslim merinci sedikitnya 4 kejanggalan fatal pada proyek tersebut:
1. Pemasangan U-Ditch Tidak Rapi
Konstruksi U-Ditch terlihat amburadul tanpa kerapian teknis.
2. Tanpa Urugan Pasir di Dasar Galian
U-Ditch dipasang langsung di dasar galian tanah, tanpa lapisan urugan pasir sebagai alas yang seharusnya menjadi standar minimal.
3. Elevasi Tidak Jelas, Air Malah Menggenang
Pemasangan tidak menggunakan alat bantu selang air atau waterpass. Akibatnya, kemiringan U-Ditch tidak jelas sehingga air di dalam saluran tidak bisa mengalir normal dan justru stagnan.
4. Galian Terlalu Dalam + Terhalang Tiang Telpon
Pada galian sepanjang ±30 meter di sisi paling timur, air tidak berjalan alias menggenang karena galian terlalu dalam. Lebih parah lagi, di tengah as U-Ditch berdiri 3 tiang telepon besar yang menjadi penghambat aliran air hingga saat ini.
Ahmad Muslim menjelaskan, kesalahan teknis paling mendasar ada pada kemiringan saluran. “Menurut standar, saluran drainase idealnya punya kemiringan minimal 1/2 permil. Artinya, dalam 1 meter U-Ditch cukup dimiringkan 1 sampai 2 milimeter saja. Saya yakin air akan mengalir normal. Tapi faktanya, pelaksana tidak mengikuti standar teknis yang ada,” ungkapnya.
Ia mendesak agar proyek segera dibongkar dan diperbaiki. “Solusinya: U-Ditch yang sudah terpasang harus diangkat dulu. Galian yang terlalu dalam diurug tanah sesuai kebutuhan agar air bisa lancar. Baru U-Ditch dipasang kembali dengan elevasi yang benar. Sampai hari ini, perbaikan itu belum dilakukan,” pungkasnya.
Red

