-->
  • Jelajahi

    Copyright © VERSITNEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    SELAMAT BERGABUNG DI MEDIA ONLINE VERSIT NEWS - EDUKASI DAN INFORMASI PUBLIK
    SELAMAT BERGABUNG DI LAMAN MEDIA ONLINE VERSIT NEWS - EDUKASI DAN INFORMASI PUBLIK

    BONGKAR! PROYEK DRAINASE PALUMBONSARI DIDUGA HAMBURKAN APBD KARAWANG, U-DITCH DIPASANG TANPA TEKNIK DAN TERHALANG TIANG TELEPON

    VERSIT NEWS
    Kamis, 02 Juli 2026, Juli 02, 2026 WIB Last Updated 2026-07-02T13:10:17Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Karawang – Dugaan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Kabupaten Karawang kembali mencuat. Proyek pembangunan drainase di Kelurahan Palumbonsari dinilai gagal total karena dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis, sehingga berpotensi merugikan keuangan negara.


    Temuan itu disampaikan langsung oleh Ahmad Muslim, Aktivis Masyarakat Karawang Ahli Konstruksi, usai melakukan pantauan di lapangan.


    “Ini bukan lagi soal asal jadi, tapi sudah masuk kategori penghamburan APBD. Pelaksana di lapangan terbukti tidak memahami cara pasang U-Ditch yang benar dan baik,” tegas Ahmad Muslim, Rabu [2/06/2026].


    Berdasarkan hasil investigasi lapangan, Ahmad Muslim merinci sedikitnya 4 kejanggalan fatal pada proyek tersebut:


    1. Pemasangan U-Ditch Tidak Rapi

    Konstruksi U-Ditch terlihat amburadul tanpa kerapian teknis.


    2. Tanpa Urugan Pasir di Dasar Galian

    U-Ditch dipasang langsung di dasar galian tanah, tanpa lapisan urugan pasir sebagai alas yang seharusnya menjadi standar minimal.


    3. Elevasi Tidak Jelas, Air Malah Menggenang

    Pemasangan tidak menggunakan alat bantu selang air atau waterpass. Akibatnya, kemiringan U-Ditch tidak jelas sehingga air di dalam saluran tidak bisa mengalir normal dan justru stagnan.


    4. Galian Terlalu Dalam + Terhalang Tiang Telpon

    Pada galian sepanjang ±30 meter di sisi paling timur, air tidak berjalan alias menggenang karena galian terlalu dalam. Lebih parah lagi, di tengah as U-Ditch berdiri 3 tiang telepon besar yang menjadi penghambat aliran air hingga saat ini.


    Ahmad Muslim menjelaskan, kesalahan teknis paling mendasar ada pada kemiringan saluran. “Menurut standar, saluran drainase idealnya punya kemiringan minimal 1/2 permil. Artinya, dalam 1 meter U-Ditch cukup dimiringkan 1 sampai 2 milimeter saja. Saya yakin air akan mengalir normal. Tapi faktanya, pelaksana tidak mengikuti standar teknis yang ada,” ungkapnya.


    Ia mendesak agar proyek segera dibongkar dan diperbaiki. “Solusinya: U-Ditch yang sudah terpasang harus diangkat dulu. Galian yang terlalu dalam diurug tanah sesuai kebutuhan agar air bisa lancar. Baru U-Ditch dipasang kembali dengan elevasi yang benar. Sampai hari ini, perbaikan itu belum dilakukan,” pungkasnya.


    Red

    Komentar

    Tampilkan

    VERSIT NEWS

    MEDIA ONLINE - VERSIT NEWS - EDUKASI DAN INFORMASI PUBLIK