-->
  • Jelajahi

    Copyright © VERSITNEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    SELAMAT BERGABUNG DI MEDIA ONLINE VERSIT NEWS - EDUKASI DAN INFORMASI PUBLIK
    SELAMAT BERGABUNG DI LAMAN MEDIA ONLINE VERSIT NEWS - EDUKASI DAN INFORMASI PUBLIK

    Geliat Budaya di Karawang: Dewan Jabar Hadirkan ‘Dewan Menyapa Warga’ Berbasis Kearifan Lokal

    VERSIT NEWS
    Sabtu, 04 Juli 2026, Juli 04, 2026 WIB Last Updated 2026-07-04T11:20:41Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Karawang|Versitnews.com|Desa Lemah Mulya, Kabupaten Karawang, mendadak berubah menjadi pusat perhatian pada Sabtu (04/07/2026). Ratusan warga tumpah ruah mengikuti Festival Budaya Rakyat, sebuah inisiatif unik yang digagas oleh anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Sri Rahayu Agustina S. H sebagai wujud nyata kedekatan wakil rakyat dengan konstituennya.

    Berbeda dengan kegiatan serap aspirasi pada umumnya yang kaku, acara bertajuk “Dewan Menyapa Warga Berbasis Budaya” ini berhasil memadukan pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, dan pelestarian seni tradisional dalam satu wadah.

    Ekonomi Kerakyatan dan Layanan Jemput Bola.


    Festival ini bukan sekadar panggung hiburan. Sejak pagi, masyarakat telah memadati lokasi untuk mendapatkan berbagai layanan publik secara langsung. Mulai dari layanan pembuatan KTP, perpanjangan SIM, hingga pengurusan pajak kendaraan dan layanan kesehatan.

    Tak ketinggalan, sektor ekonomi kreatif menjadi primadona. Sebanyak 40 pelaku UMKM lokal dilibatkan, menunjukkan komitmen nyata untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.


    ”Pertumbuhan ekonomi di Lemah Mulya ini luar biasa. Kita ingin UMKM lokal terus tumbuh. Hari ini, layanan KTP saja menyentuh angka 800 pemohon, belum lagi layanan kesehatan dan servis motor gratis dari sponsor. Ini bukti bahwa negara hadir di tengah masyarakat,” ujar Sri Rahayu anggota DPRD Provinsi Jawa Barat tersebut di sela-sela acara.



    Inisiatif ini lahir dari semangat untuk mengimplementasikan Perda tentang Kebudayaan.


    Sang legislator menekankan bahwa kegiatan ini adalah cara kreatif untuk memastikan budaya lokal tidak hanya dikenal, tetapi juga terus hidup di tengah arus modernisasi.


    ”Harapan saya sederhana, bagaimana kita bisa mengangkat kembali budayawan lokal yang sudah mulai jarang terlihat. Di Lemah Mulya ini luar biasa, banyak penari jaipong, dan malam nanti puncaknya adalah pagelaran wayang golek asli putra daerah yang sangat ikonik, yakni Dalang Edan. Ini aset yang harus kita jaga,” tambahnya.



    Kegiatan di Desa Lemah Mulya ini merupakan titik ketiga dari rangkaian tur “Dewan Menyapa Warga” yang telah berjalan selama dua bulan terakhir. Sang anggota dewan menegaskan bahwa pola ini akan terus dipertahankan, tentu dengan penyesuaian kebutuhan di setiap daerah, baik di level kelurahan maupun desa.


    Terkait aspirasi warga yang masuk, ia memastikan bahwa seluruh usulan telah diverifikasi oleh Bappeda dan DPMD Provinsi Jawa Barat. Meski terbatas pada prioritas pembangunan pemerintah provinsi seperti infrastruktur jalan, PJU, dan drainase, ia optimistis berbagai rencana pembangunan dapat terealisasi di tahun 2027.


    Festival ini ditutup dengan antusiasme tinggi warga yang menantikan puncak acara malam ini, yakni pagelaran wayang golek. Bagi warga Lemah Mulya, kehadiran wakil rakyat dengan gaya yang merakyat dan kental dengan nuansa seni ini memberikan warna baru dalam komunikasi politik yang lebih hangat dan solutif.


    Ida Maryati 

    Komentar

    Tampilkan

    VERSIT NEWS

    MEDIA ONLINE - VERSIT NEWS - EDUKASI DAN INFORMASI PUBLIK

    NamaLabel

    +