Jumat, 22 Agustus 2025
Kamis, 21 Agustus 2025
Bupati Aep Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Tegaskan Larangan Ego Sektoral di Lingkungan Pemkab Karawang
Dampak Kebijakan KDM Tertibkan Warung, Jalur Ciater Rawan Begal! Patroli Malam Dintensifkan
VERSITNEWS.COM – Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau ikenal dengan sebutan KDM melakukan penertiban pedagang di jalur Ciater, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang berdampak terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melintas di wilayah tersebut.
Sebelum dilakukan penertiban, ketika malam hari, lampu-lampu menyala ke jalan yang berasal dari deretan warung. Suasana pun ramai karena banyak orang, baik para pedagang itu sendiri maupun para pengunjung.
Kini, suasana itu sudah sirna dan tidak akan ada lagi. Malahan jalur Ciater menjadi sepi dan membuat masyarakat yang melintas menjadi was-was karena dalam dua minggu terkahir muncul aksi begal.
Terkait situasi di wilayah Ciater, Kepala Desa Ciater, Iwan Setiawan menyatakan telah terjadi beberapa kali tindakan kriminal. Bahkan aksi begal pun terjadi pada Selasa, 19 Agustus 2025 yang dialami oleh seorang pengendara motor yang tengah melintas di kawasan tersebut.
“Saat kejadian, korban sedang dalam perjalanan pulang dari Kampung Nagrog Desa Palasari menuju Cikole Lembang,” kata Iwan berdasarkan pengakuan korban.
Saat kejadian pembegalan, lanjut Iwan, korban dipepet empat orang begal yang menggunakan dua sepeda motor. Namun korban sempat melawan dan berteriak meminta tolong pada masyarakat yang juga tengah melintas.
“Para pelaku begal membawa senjata tajam dan kabur. Sedangkan pelaku mengalami luka di bagian tangan kiri,” jelasnya.
Iwan mengetahui kejadian pembegalan, sesaat dirinya tengah melakukan patroli bersama relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) Ciater dan mengarahkan agar membuat laporan ke pihak kepolisian.
“Untuk mencegah kejadian serupa, kami melakukan patroli malam di sepanjang Jalan Raya Tangkuban Parahu-Ciater hingga perbatasan Palasari dengan menyisir titik rawan tindak kejahatan jalanan dan minim penerangan,” ujarnya.
Ia mengaku, patroli ini mengerahkan 25 anggota Destana menggunakan kendaraan inventaris BPBD Subang serta sepeda motor. Untuk operasionalnya sendiri berasal dari urunan anggota
Patroli jalan raya sepanjang 7 kilometer, untuk kebutuhan bensin sehari Rp100 ribu. Alhamdulillah relawan dengan sukarela enggak dibayar,” ungkap Iwan.
Menurutnya, kejadian paling menonjol di sepanjang Jalan Raya Tangkuban Parahu-Ciater yaitu kecelakaan lalu lintas. Sebelum penertiban warung, para pemilik kios biasanya melaporkan setiap kejadian kepada pihak desa atau relawan.
Dulu juga sebelum berdiri kios-kios, jalan raya sudah rawan kecelakaan dan kejahatan. Nah pasca pembongkaran, patroli makin diintensifkan karena kita sulit menerima laporan yang masuk, soalnya kan pedagang di sana sudah enggak ada,” tandasnya.
Penulis: Ferimaulana
VERSITNEWS.COM – Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau ikenal dengan sebutan KDM melakukan penertiban pedagang di jalur Ciater, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang berdampak terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melintas di wilayah tersebut.
Sebelum dilakukan penertiban, ketika malam hari, lampu-lampu menyala ke jalan yang berasal dari deretan warung. Suasana pun ramai karena banyak orang, baik para pedagang itu sendiri maupun para pengunjung.
Kini, suasana itu sudah sirna dan tidak akan ada lagi. Malahan jalur Ciater menjadi sepi dan membuat masyarakat yang melintas menjadi was-was karena dalam dua minggu terkahir muncul aksi begal.
Terkait situasi di wilayah Ciater, Kepala Desa Ciater, Iwan Setiawan menyatakan telah terjadi beberapa kali tindakan kriminal. Bahkan aksi begal pun terjadi pada Selasa, 19 Agustus 2025 yang dialami oleh seorang pengendara motor yang tengah melintas di kawasan tersebut.
“Saat kejadian, korban sedang dalam perjalanan pulang dari Kampung Nagrog Desa Palasari menuju Cikole Lembang,” kata Iwan berdasarkan pengakuan korban.
Saat kejadian pembegalan, lanjut Iwan, korban dipepet empat orang begal yang menggunakan dua sepeda motor. Namun korban sempat melawan dan berteriak meminta tolong pada masyarakat yang juga tengah melintas.
“Para pelaku begal membawa senjata tajam dan kabur. Sedangkan pelaku mengalami luka di bagian tangan kiri,” jelasnya.
Iwan mengetahui kejadian pembegalan, sesaat dirinya tengah melakukan patroli bersama relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) Ciater dan mengarahkan agar membuat laporan ke pihak kepolisian.
“Untuk mencegah kejadian serupa, kami melakukan patroli malam di sepanjang Jalan Raya Tangkuban Parahu-Ciater hingga perbatasan Palasari dengan menyisir titik rawan tindak kejahatan jalanan dan minim penerangan,” ujarnya.
Ia mengaku, patroli ini mengerahkan 25 anggota Destana menggunakan kendaraan inventaris BPBD Subang serta sepeda motor. Untuk operasionalnya sendiri berasal dari urunan anggota
Patroli jalan raya sepanjang 7 kilometer, untuk kebutuhan bensin sehari Rp100 ribu. Alhamdulillah relawan dengan sukarela enggak dibayar,” ungkap Iwan.
Menurutnya, kejadian paling menonjol di sepanjang Jalan Raya Tangkuban Parahu-Ciater yaitu kecelakaan lalu lintas. Sebelum penertiban warung, para pemilik kios biasanya melaporkan setiap kejadian kepada pihak desa atau relawan.
Dulu juga sebelum berdiri kios-kios, jalan raya sudah rawan kecelakaan dan kejahatan. Nah pasca pembongkaran, patroli makin diintensifkan karena kita sulit menerima laporan yang masuk, soalnya kan pedagang di sana sudah enggak ada,” tandasnya.
Penulis: Ferimaulana
Ketua DPC Gerindra Karawang, H. Ajang Supandi, S.H. Salurkan Aspirasi Melalui APBD Untuk Pengecoran Jalan di Desa Bengle.
Karawang, | Versitnews.com- — Warga RT 23 RW 08, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua DPC Partai Gerindra Karawang, H. Ajang Supandi, S.H., atas terealisasinya pengecoran jalan lingkungan di wilayah kami
Pengecoran jalan ini merupakan hasil dari penyaluran aspirasi masyarakat melalui H. Ajang Supandi yang berhasil diperjuangkan dan direalisasikan lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karawang tahun 2025.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 21 Agustus 2025, dan mendapat sambutan hangat dari warga. Jalan lingkungan yang sebelumnya rusak dan menyulitkan aktivitas warga kini telah diperbaiki dengan pengecoran yang lebih layak dan aman.
Kami atas nama warga RT 23 RW 08 mengucapkan terima kasih kepada Bapak H. Ajang Supandi yang telah memperjuangkan aspirasi warga Semoga beliau selalu diberi kesehatan dan terus menjadi wakil rakyat yang peduli pada kebutuhan masyarakat,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Melalui penyaluran aspirasi ini, H. Ajang Supandi kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Karawang, khususnya di bidang infrastruktur dan pembangunan daerah.
Ferimaulana
Karawang, | Versitnews.com- — Warga RT 23 RW 08, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua DPC Partai Gerindra Karawang, H. Ajang Supandi, S.H., atas terealisasinya pengecoran jalan lingkungan di wilayah kami
Pengecoran jalan ini merupakan hasil dari penyaluran aspirasi masyarakat melalui H. Ajang Supandi yang berhasil diperjuangkan dan direalisasikan lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karawang tahun 2025.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 21 Agustus 2025, dan mendapat sambutan hangat dari warga. Jalan lingkungan yang sebelumnya rusak dan menyulitkan aktivitas warga kini telah diperbaiki dengan pengecoran yang lebih layak dan aman.
Kami atas nama warga RT 23 RW 08 mengucapkan terima kasih kepada Bapak H. Ajang Supandi yang telah memperjuangkan aspirasi warga Semoga beliau selalu diberi kesehatan dan terus menjadi wakil rakyat yang peduli pada kebutuhan masyarakat,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Melalui penyaluran aspirasi ini, H. Ajang Supandi kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Karawang, khususnya di bidang infrastruktur dan pembangunan daerah.
Ferimaulana