September 2025 - VERSITNEWS

Selasa, 30 September 2025

Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Karawang | Versitnews.com-Dalam rangka mendukung peningkatan pemahaman, kesadaran, dan kepatuhan terhadap penerapan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3 yang akan diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja yaitu Kegiatan Sosialisasi Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 dengan tema: "Penerapan K3 di Perusahaan /Tempat Kerja" yang di gelar di Aula Husni Hamid Lingkungan Puspemkab Karawang, Jl. Yos Sudarso, Kel. Nagasari Kec. Karawang Barat, Karawang Jawa Barat. Selasa 30/09/2025
Dalam agenda sosialisasi pengawasan ketenagakerjaan dan kesehatan ini di hadiri oleh beberapa narasumber:

Yuli Adiratna, S.H., M.Hum Direktur Bina Sistem Pengawasan Ketenagakerjaan

Bapak Indra, S.H., M.H. Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI

Erian Sutantio, S.T., M.M Akademisi

Hugo Nainggolan, S.T., M.K.K.K. Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Muda


"Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Pembinaan dan pengawasan ketenagakerjaan serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah dua hal yang saling terkait dan memiliki tujuan utama untuk memastikan hak-hak pekerja terpenuhi dan lingkungan kerja aman,"Ucap Indra 

"Keduanya merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan produktif, Tugas utama pengawas adalah memastikan bahwa perusahaan dan pemberi kerja mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan,"Ujar Indra.

Beberapa aspek yang diawasi meliputi,
Memastikan upah yang diberikan sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) atau Upah Minimum Provinsi (UMP) dan tidak ada praktik penahanan upah
 Memastikan jam kerja sesuai dengan aturan yang berlaku, serta pekerja mendapatkan hak istirahat dan libur,Memastikan perjanjian kerja, baik Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) maupun Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT), dibuat sesuai dengan peraturan,"pungkas Indra

Memastikan pekerja didaftarkan ke dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) dan Jaminan Kesehatan (BPJS Kesehatan).
 
Pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Pengawasan K3 berfokus pada upaya untuk mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Ini dilakukan dengan memastikan perusahaan menyediakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. 

Beberapa aspek yang diawasi dalam K3 meliputi:

 Pengawas K3 memeriksa ventilasi, pencahayaan, kebisingan, dan kebersihan di tempat kerja.
 
 Memastikan semua pekerja yang membutuhkan APD seperti helm, sarung tangan, atau masker, mendapatkannya dan menggunakannya dengan benar.
 
Memastikan bahwa mesin-mesin yang digunakan dalam kondisi baik dan memiliki perlengkapan pengaman yang memadai.
 
 Meninjau dan memastikan bahwa prosedur kerja yang ditetapkan sudah aman dan pekerja memahami cara melakukannya.
 
 Sistem Manajemen K3 (SMK3) Memastikan perusahaan memiliki sistem yang terstruktur untuk mengelola K3 sesuai standar yang berlaku.
 
Pembinaan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan pemerintah, melalui Dinas Ketenagakerjaan, untuk memberikan edukasi, bimbingan, dan konsultasi kepada perusahaan. Tujuannya adalah membantu perusahaan agar dapat memenuhi semua kewajiban ketenagakerjaan dan K3 secara mandiri.

"Penyuluhan dan Sosialisasi: Memberikan informasi mengenai peraturan terbaru. Menyediakan pelatihan untuk para pengawas internal perusahaan (seperti petugas K3) agar mereka bisa mengidentifikasi dan mengatasi masalah.
  
"Memberikan bimbingan kepada perusahaan yang ingin meningkatkan standar K3 atau menyelesaikan masalah ketenagakerjaan.
Melalui sinergi antara pembinaan dan pengawasan yang ketat, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang adil, aman, dan produktif bagi semua pihak.


(Red)

Karawang | Versitnews.com-Dalam rangka mendukung peningkatan pemahaman, kesadaran, dan kepatuhan terhadap penerapan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3 yang akan diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja yaitu Kegiatan Sosialisasi Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 dengan tema: "Penerapan K3 di Perusahaan /Tempat Kerja" yang di gelar di Aula Husni Hamid Lingkungan Puspemkab Karawang, Jl. Yos Sudarso, Kel. Nagasari Kec. Karawang Barat, Karawang Jawa Barat. Selasa 30/09/2025
Dalam agenda sosialisasi pengawasan ketenagakerjaan dan kesehatan ini di hadiri oleh beberapa narasumber:

Yuli Adiratna, S.H., M.Hum Direktur Bina Sistem Pengawasan Ketenagakerjaan

Bapak Indra, S.H., M.H. Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI

Erian Sutantio, S.T., M.M Akademisi

Hugo Nainggolan, S.T., M.K.K.K. Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Muda


"Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Pembinaan dan pengawasan ketenagakerjaan serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah dua hal yang saling terkait dan memiliki tujuan utama untuk memastikan hak-hak pekerja terpenuhi dan lingkungan kerja aman,"Ucap Indra 

"Keduanya merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan produktif, Tugas utama pengawas adalah memastikan bahwa perusahaan dan pemberi kerja mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan,"Ujar Indra.

Beberapa aspek yang diawasi meliputi,
Memastikan upah yang diberikan sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) atau Upah Minimum Provinsi (UMP) dan tidak ada praktik penahanan upah
 Memastikan jam kerja sesuai dengan aturan yang berlaku, serta pekerja mendapatkan hak istirahat dan libur,Memastikan perjanjian kerja, baik Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) maupun Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT), dibuat sesuai dengan peraturan,"pungkas Indra

Memastikan pekerja didaftarkan ke dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) dan Jaminan Kesehatan (BPJS Kesehatan).
 
Pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Pengawasan K3 berfokus pada upaya untuk mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Ini dilakukan dengan memastikan perusahaan menyediakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. 

Beberapa aspek yang diawasi dalam K3 meliputi:

 Pengawas K3 memeriksa ventilasi, pencahayaan, kebisingan, dan kebersihan di tempat kerja.
 
 Memastikan semua pekerja yang membutuhkan APD seperti helm, sarung tangan, atau masker, mendapatkannya dan menggunakannya dengan benar.
 
Memastikan bahwa mesin-mesin yang digunakan dalam kondisi baik dan memiliki perlengkapan pengaman yang memadai.
 
 Meninjau dan memastikan bahwa prosedur kerja yang ditetapkan sudah aman dan pekerja memahami cara melakukannya.
 
 Sistem Manajemen K3 (SMK3) Memastikan perusahaan memiliki sistem yang terstruktur untuk mengelola K3 sesuai standar yang berlaku.
 
Pembinaan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan pemerintah, melalui Dinas Ketenagakerjaan, untuk memberikan edukasi, bimbingan, dan konsultasi kepada perusahaan. Tujuannya adalah membantu perusahaan agar dapat memenuhi semua kewajiban ketenagakerjaan dan K3 secara mandiri.

"Penyuluhan dan Sosialisasi: Memberikan informasi mengenai peraturan terbaru. Menyediakan pelatihan untuk para pengawas internal perusahaan (seperti petugas K3) agar mereka bisa mengidentifikasi dan mengatasi masalah.
  
"Memberikan bimbingan kepada perusahaan yang ingin meningkatkan standar K3 atau menyelesaikan masalah ketenagakerjaan.
Melalui sinergi antara pembinaan dan pengawasan yang ketat, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang adil, aman, dan produktif bagi semua pihak.


(Red)

PPMI Gelar Aksi Demo Damai di PT Precon Prakasa Jalan Curug Kosambi Kabupaten. Karawang


Karawang | Versitnews.com-Puluhan massa dari Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) menggelar aksi demo damai di depan PT Precon Prakasa Jalan Curug Kosambi Kabupaten Karawang ( 20 - 8 - 2025 )

Dalam tuntutannya, PPMI menyuarakan tuntutan itu adalah meminta komitmen dari pihak pimpinan perusahaan atau pengusaha karena ini persoalannya mengenai perjanjian kerja bersama (PKB)

Yang mana PKB itu selama hampir prosesnya itu kurang lebih 3 tahun berjalan dan pada tanggal 25 Juli itu kawan kawan Serikat pekerja dengan pengusaha mereka sepakat untuk mengakhiri perundingan itu dan sudah di buatkan nota kesepakatan untuk segera di daftarkan ke dinas terkait hak-hak pekerja 

Koordinator lapangan aksi menegaskan bahwa unjuk rasa dilakukan dengan damai tanpa anarkis, tertip sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerja dan perusahaan."Ujar

Namun seiringnya berjalan perusahaan mengingkari nota kesepakatan itu dan kawan kawan Serikat sehingga menurut kami merasa di cederai dengan asas namanya mufakat musyawarah untuk mencapai kesepakatan itu sehingga jadi aksi hari ini

Alhmdulilah tadi dari kawan-kawan basis dari kawan kita itu di PPMI itu namanya ppa persaudaraan muslim Indonesia tadi sudah di konfirmasi oleh pihak kepolisian dan dinas terkait terutama dinas tenaga kerja dan dinas pengawasan UPTD dua wilayah propinsi Jawa Barat mereka hadir membantu menyelesaikan persoalan ini yang mana tadi sekitar jam 4 sore akhirnya menuai kesepakatan perusahaan bersedia untuk mendaftarkan PKB ini kedinas ketenaga kerja sebagai pedoman tentunya aturan yang ada nantinya perusahaan itu antara pihak perusahaan dengan pekerja."Tutur

"Selain itu mengenai penuntutan HRD suruh mengundurkan diri adalah bagian dari pada rentetan persoalan dan PKB karena ada hal hal yang di lakukan oleh oknum HRD yang menyalahi aturan dengan dalil dia mencoba untuk verifikasi anggota padahal secara undang undang 21 tahun 2000 dan undang - undang no 2 tahun 2024 dan itu tidak boleh di lakukan adapun verifikasi di lakukan seharusnya sebelum tetjadinya perundingan karena itu amanah dari undang-undang permen No.28 tahun 2014 harus dilakukan setelah perundingan di sepakati dan tandatangani dianggap selesai mereka baru verifikasi dan verifikasi yang di lakukan menejemen itu salah dalam artian salah karena sesuai amanah undang-undang No.2 tahun 2024 verifikasi itu Muali di lakukan oleh hakim yang netral siapa hakim yang netral yang bidangai dengan tenaga kerja seharusnya dinas tenaga kerja lah yang melakukan verifikasi dan itu pun verifikasi di lakukan ketika ada persoalan"perselisihan baik itu Serikat maupun dengan anggotanya itu yang harus dilakukan ini juga udah salah kaprah yang dilakukan oleh menjeman makanya tuntutan kami menuntut agar oknum HRD ini di keluarkan karena sudah mencederai kawan-kawan hasil mufakat di cederai terus dia melanggar peraturan tenaga kerjaan inikan sudah tidak layak hrd ini masih di pakai yang ada hanya bikin gaduh dan bikin kisruh jadi hubungan antara karyawan dengan pengusaha itu tidak harmonis lagi ini sudah tidak baik jadi ini salah satu tuntutan kami agar HRD ini kalo bisa di pecat atau di ganti terserah kepada pimpinan perusahaan."Ucap Ato Ketua DPC PPMI Kabupaten Karawang

"Harapan kedepan karena PKB sudah di sepakati antara dua belah pihak saya selaku pimpinan PPMI kabupaten Karawang mudah mudahan kedua belah pihak ini komitmen sama-sama menjalankan tuh bukan hanya pekerja saja menuntut PKB itu di jalankan tetapi perusahaan pun harus sama menjalankan apa yang sudah disepakati antara pekerja dengan pengusaha untuk PKB itu di jalankan sesuai yang tertuang dalam perjanjian kerja bersama.

Kesimpulan semoga dengan adanya perjanjian kerja bersama (PKB) dengan pihak PT.Precon Prakasa bisa berjalan dengan lancar dan menjalin hubungan harmonis dan humanis antara dua belah pihak."Pungkas Ato

Karawang | Versitnews.com-Puluhan massa dari Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) menggelar aksi demo damai di depan PT Precon Prakasa Jalan Curug Kosambi Kabupaten Karawang ( 20 - 8 - 2025 )

Dalam tuntutannya, PPMI menyuarakan tuntutan itu adalah meminta komitmen dari pihak pimpinan perusahaan atau pengusaha karena ini persoalannya mengenai perjanjian kerja bersama (PKB)

Yang mana PKB itu selama hampir prosesnya itu kurang lebih 3 tahun berjalan dan pada tanggal 25 Juli itu kawan kawan Serikat pekerja dengan pengusaha mereka sepakat untuk mengakhiri perundingan itu dan sudah di buatkan nota kesepakatan untuk segera di daftarkan ke dinas terkait hak-hak pekerja 

Koordinator lapangan aksi menegaskan bahwa unjuk rasa dilakukan dengan damai tanpa anarkis, tertip sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerja dan perusahaan."Ujar

Namun seiringnya berjalan perusahaan mengingkari nota kesepakatan itu dan kawan kawan Serikat sehingga menurut kami merasa di cederai dengan asas namanya mufakat musyawarah untuk mencapai kesepakatan itu sehingga jadi aksi hari ini

Alhmdulilah tadi dari kawan-kawan basis dari kawan kita itu di PPMI itu namanya ppa persaudaraan muslim Indonesia tadi sudah di konfirmasi oleh pihak kepolisian dan dinas terkait terutama dinas tenaga kerja dan dinas pengawasan UPTD dua wilayah propinsi Jawa Barat mereka hadir membantu menyelesaikan persoalan ini yang mana tadi sekitar jam 4 sore akhirnya menuai kesepakatan perusahaan bersedia untuk mendaftarkan PKB ini kedinas ketenaga kerja sebagai pedoman tentunya aturan yang ada nantinya perusahaan itu antara pihak perusahaan dengan pekerja."Tutur

"Selain itu mengenai penuntutan HRD suruh mengundurkan diri adalah bagian dari pada rentetan persoalan dan PKB karena ada hal hal yang di lakukan oleh oknum HRD yang menyalahi aturan dengan dalil dia mencoba untuk verifikasi anggota padahal secara undang undang 21 tahun 2000 dan undang - undang no 2 tahun 2024 dan itu tidak boleh di lakukan adapun verifikasi di lakukan seharusnya sebelum tetjadinya perundingan karena itu amanah dari undang-undang permen No.28 tahun 2014 harus dilakukan setelah perundingan di sepakati dan tandatangani dianggap selesai mereka baru verifikasi dan verifikasi yang di lakukan menejemen itu salah dalam artian salah karena sesuai amanah undang-undang No.2 tahun 2024 verifikasi itu Muali di lakukan oleh hakim yang netral siapa hakim yang netral yang bidangai dengan tenaga kerja seharusnya dinas tenaga kerja lah yang melakukan verifikasi dan itu pun verifikasi di lakukan ketika ada persoalan"perselisihan baik itu Serikat maupun dengan anggotanya itu yang harus dilakukan ini juga udah salah kaprah yang dilakukan oleh menjeman makanya tuntutan kami menuntut agar oknum HRD ini di keluarkan karena sudah mencederai kawan-kawan hasil mufakat di cederai terus dia melanggar peraturan tenaga kerjaan inikan sudah tidak layak hrd ini masih di pakai yang ada hanya bikin gaduh dan bikin kisruh jadi hubungan antara karyawan dengan pengusaha itu tidak harmonis lagi ini sudah tidak baik jadi ini salah satu tuntutan kami agar HRD ini kalo bisa di pecat atau di ganti terserah kepada pimpinan perusahaan."Ucap Ato Ketua DPC PPMI Kabupaten Karawang

"Harapan kedepan karena PKB sudah di sepakati antara dua belah pihak saya selaku pimpinan PPMI kabupaten Karawang mudah mudahan kedua belah pihak ini komitmen sama-sama menjalankan tuh bukan hanya pekerja saja menuntut PKB itu di jalankan tetapi perusahaan pun harus sama menjalankan apa yang sudah disepakati antara pekerja dengan pengusaha untuk PKB itu di jalankan sesuai yang tertuang dalam perjanjian kerja bersama.

Kesimpulan semoga dengan adanya perjanjian kerja bersama (PKB) dengan pihak PT.Precon Prakasa bisa berjalan dengan lancar dan menjalin hubungan harmonis dan humanis antara dua belah pihak."Pungkas Ato

Pertemuan Konsultasi (PK) Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Jawa Barat di Kejaksaan Karawang Tahun 2025

Karawang, Versitnews.com-Dalam rangka menjalin silaturahmi das bertukar pikiran oleh pengurus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Se-Jawa Barat serta untuk mendukung transformasi perubahan yang lebih luas terhadap organisasi Kejaksaan, pengurus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah se Jawa Barat menggelar Pertemuan Konsultasi (PK) Ikatan Adhyaksa Dharmakazini Wilayah Jawa Barat di Kejaksaan Negeri Karawang Tahun 2025.

Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Senin tanggal 29 September 2025 ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antara pengurus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Se Jawa Barat

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat sekaligus sebagai Pengawas IAD Wilayah Jawa Barat, Keun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Se-Jawa Barat Beserta Penguras dan Anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Se-Jawa Barat, Kepala Kejaksaın Negeri se-Jawa Barat dan Kabag TU Pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Katarina Endang Sarwestri, S.II., M.II, merjelaskan bahwa Ikatan Adhyaksa Dharmakarini dibentuk dengan visi yang mulia, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan anggota keluarga dan masyarakat. 

Tersematnya rasa masyarakat dalam visi tersebut menunjukkan bahwa IAD haras memberikan pengaruh besar yang lebih luas tidak hanya bersifat internal. 

Pertemuan konsultasi yang secara rutin dilaksanakan ini diharapkan menjadi wadah silaturahmi dan bertukar pikiran pengarus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Se-Jawa Barat sekaligus untuk mendukung transformasi perubahan yang lebih luas terhadap organisasi kejaksaan, hal tersebut serantiasa dibutuhkan kejaksaan sebagai derap langkah IAD dalam meadampingi koros adhyaksa untuk terus tumbuh sebagai lembaga penegak hukum yang tegas, berwibawa dan dipercaya masyarakat, di tengah realitas perkembangan dan perubahan dalam masyarakat, IAD tidak boleh terdisrupsi olea perubahan-perubahan tersebut, jadikan pertemun konsultasi ini sebagai wadah untuk berkonsultasi, coordimsi, serta konsolidasi dalam rangka membawa organisasi IAD ke arah yang lebih baik Sebagai organisası, IAD telah melalu berbagai dinamika, pasang surut, namun eksistensinya hingga saat ini tetap terjaga dikarenakan adanya komunikasi yang berkesinambungan baik antara pengurus pusat, pengurus lingkungan, pengurus wilayah dan pengurus daerah.

Bahwa keberadaan IAD tidak hanya dirasakan oleh para anggota saja, melainkan masyarakat telah merasakan kontribusi nyata dari berbagai kegiatan sosial yang diselenggarakan, tentunya sebagai suatu capaian positif hal-hal tersebut patut untuk dipertahankan bahkan dilanjutkan. 

Pada kesempatan ini diharapkan agar IAD turut berperan aktif menyukseskan program-program yang menjadi fokus pemerintah, di bidang kemanusiaan, kesehatan, sosial budaya, ekonomi dan pendidikan. Kita semua memahami bahwa keberhasilan tugas seorang jaksa tidak terlepas dari dukungan keluarga. istri adalah tiang rumah tangga, sekaligus sumber kekuatan moral. kesabaran, doa, dan keulusan ibu-ibu sekalian akan menjadi energi besar bagi para suami dalam melaksanakan pengabdian di bidang penegakan hukum. 

Dalam kesempatan ini Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Darat, Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H., juga berpesan "Jagalah selalu kehormatan, menjadi teladan delam sikap, serta hindari gaya hidup berlebihan, teruslah merdampingi suami dongan penuh cinta, kesabaran, dan doa, karena dari rursah tangga yang hermonis akan lahir sekuatan moral yang menepang integritas jaksa dalam melaksanakan amanah."

Melalui Pertemuan Konsultasi ini, diharapkan dapat memperkuat rasa persaudaraan di antara Pengurus dan Anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakerini (IAD) Wilayah dan Duerah Se-Jawa Barat, sekaligus menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat untuk kemajuan organisasi serta demi terwujudnya IAD Jawa Barat menjadi organisasi yang solid, berkualitas, dan memberikan kontibusi nyata begi institusi, masyarakat, bangsa, dan negara.
Karawang, Versitnews.com-Dalam rangka menjalin silaturahmi das bertukar pikiran oleh pengurus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Se-Jawa Barat serta untuk mendukung transformasi perubahan yang lebih luas terhadap organisasi Kejaksaan, pengurus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah se Jawa Barat menggelar Pertemuan Konsultasi (PK) Ikatan Adhyaksa Dharmakazini Wilayah Jawa Barat di Kejaksaan Negeri Karawang Tahun 2025.

Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Senin tanggal 29 September 2025 ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antara pengurus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Se Jawa Barat

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat sekaligus sebagai Pengawas IAD Wilayah Jawa Barat, Keun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Se-Jawa Barat Beserta Penguras dan Anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Se-Jawa Barat, Kepala Kejaksaın Negeri se-Jawa Barat dan Kabag TU Pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Katarina Endang Sarwestri, S.II., M.II, merjelaskan bahwa Ikatan Adhyaksa Dharmakarini dibentuk dengan visi yang mulia, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan anggota keluarga dan masyarakat. 

Tersematnya rasa masyarakat dalam visi tersebut menunjukkan bahwa IAD haras memberikan pengaruh besar yang lebih luas tidak hanya bersifat internal. 

Pertemuan konsultasi yang secara rutin dilaksanakan ini diharapkan menjadi wadah silaturahmi dan bertukar pikiran pengarus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Se-Jawa Barat sekaligus untuk mendukung transformasi perubahan yang lebih luas terhadap organisasi kejaksaan, hal tersebut serantiasa dibutuhkan kejaksaan sebagai derap langkah IAD dalam meadampingi koros adhyaksa untuk terus tumbuh sebagai lembaga penegak hukum yang tegas, berwibawa dan dipercaya masyarakat, di tengah realitas perkembangan dan perubahan dalam masyarakat, IAD tidak boleh terdisrupsi olea perubahan-perubahan tersebut, jadikan pertemun konsultasi ini sebagai wadah untuk berkonsultasi, coordimsi, serta konsolidasi dalam rangka membawa organisasi IAD ke arah yang lebih baik Sebagai organisası, IAD telah melalu berbagai dinamika, pasang surut, namun eksistensinya hingga saat ini tetap terjaga dikarenakan adanya komunikasi yang berkesinambungan baik antara pengurus pusat, pengurus lingkungan, pengurus wilayah dan pengurus daerah.

Bahwa keberadaan IAD tidak hanya dirasakan oleh para anggota saja, melainkan masyarakat telah merasakan kontribusi nyata dari berbagai kegiatan sosial yang diselenggarakan, tentunya sebagai suatu capaian positif hal-hal tersebut patut untuk dipertahankan bahkan dilanjutkan. 

Pada kesempatan ini diharapkan agar IAD turut berperan aktif menyukseskan program-program yang menjadi fokus pemerintah, di bidang kemanusiaan, kesehatan, sosial budaya, ekonomi dan pendidikan. Kita semua memahami bahwa keberhasilan tugas seorang jaksa tidak terlepas dari dukungan keluarga. istri adalah tiang rumah tangga, sekaligus sumber kekuatan moral. kesabaran, doa, dan keulusan ibu-ibu sekalian akan menjadi energi besar bagi para suami dalam melaksanakan pengabdian di bidang penegakan hukum. 

Dalam kesempatan ini Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Darat, Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H., juga berpesan "Jagalah selalu kehormatan, menjadi teladan delam sikap, serta hindari gaya hidup berlebihan, teruslah merdampingi suami dongan penuh cinta, kesabaran, dan doa, karena dari rursah tangga yang hermonis akan lahir sekuatan moral yang menepang integritas jaksa dalam melaksanakan amanah."

Melalui Pertemuan Konsultasi ini, diharapkan dapat memperkuat rasa persaudaraan di antara Pengurus dan Anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakerini (IAD) Wilayah dan Duerah Se-Jawa Barat, sekaligus menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat untuk kemajuan organisasi serta demi terwujudnya IAD Jawa Barat menjadi organisasi yang solid, berkualitas, dan memberikan kontibusi nyata begi institusi, masyarakat, bangsa, dan negara.

Minggu, 28 September 2025

Turnamen Catur Bapera Cup 2025 Meriahkan HUT Karawang ke-392, Yang Digelar di Aula Husni Hamid Pemda Karawang

Karawang | Versitnews.com- Suasana Aula Husni Hamid, Komplek Pemda Karawang, Minggu (28/9/2025), tampak dipenuhi ratusan pecatur dari berbagai kalangan usia. Mereka hadir mengikuti Turnamen Catur Bapera Cup 2025 yang digelar Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Kabupaten Karawang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Karawang ke-392.

Turnamen ini mendapat sambutan luar biasa dengan diikuti oleh 104 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang. Dari remaja hingga orang dewasa, semua berkumpul dengan semangat sportivitas untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam olahraga catur.

Acara tersebut juga dihadiri Ketua Bapera Karawang Hj. Saidah Anwar, SH., perwakilan Kesbangpol Kabupaten Karawang yang diwakili Kabid Keorganisasi Aep Saepudin, Sekjen Percasi Karawang Rahmat serta jajaran pengurus Bapera Karawang yang menjadi panitia pelaksana.

Dalam poster resmi kegiatan yang dipasang di area aula, terlihat jelas foto Ketua Bapera Karawang, Hj. Saidah Anwar, SH., yang mengenakan seragam loreng khas Bapera dengan senyum optimis dan tangan mengepal sebagai simbol semangat. Poster itu juga memuat informasi detail seputar lomba, termasuk hadiah total Rp5,4 juta, kategori peserta, sistem pertandingan Swiss 7 babak, serta peraturan bahwa peserta wajib ber-KTP Karawang.

Dalam sambutannya, Hj. Saidah Anwar menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya turnamen perdana ini. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan dan silaturahmi.
"Ini pertama kalinya Bapera Karawang mengadakan turnamen catur khusus untuk peserta ber-KTP Karawang. Kegiatan ini sangat positif, memberikan ruang bagi masyarakat untuk terus mengasah kemampuan sekaligus mempererat tali silaturahmi. Saya senang melihat ada peserta muda yang masih belasan tahun ikut berkompetisi," ujarnya.

Saidah juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas sesuai dengan slogan turnamen Gens Una Sumus yang berarti Kita Satu Keluarga. la turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karawang, Bupati, Wakil Bupati, Sekda, serta Kesbangpol yang telah memberikan dukungan dan fasilitasi ruang. Tak lupa, ia juga mengapresiasi sponsorship Peruri dan PDAM, yang memungkinkan turnamen ini terselenggara dengan baik.

Di tempat yang sama, Kabid Keorganisasian Kesbangpol Karawang, Aep Saepudin, yang hadir mewakili Bupati, menyampaikan apresiasi terhadap Bapera Karawang. la menilai turnamen ini sebagai langkah positif yang patut dicontoh oleh organis masyarakat lainnya.

"Ini contoh positif dari organisasi masyarakat seperti Bapera yang mampu menghadirkan kegiatan perdana di Karawang dengan menginisiasi turnamen catur. Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Karawang mengucapkan selamat bertanding. Jaga sportivitas bersama, dan semoga kegiatan ini bisa menjadi ajang pencarian bibit atlet catur tangguh yang ke depan mampu mengharumkan nama Karawang," kata Aep.

Turnamen ini menggunakan sistem Swiss 7 babak dengan waktu pikir masing-masing peserta 15 menit. Para peserta diwajibkan membawa perlengkapan sendiri, seperti papan catur dan jam catur. Bagi pemenang, panitia telah menyiapkan hadiah dengan rincian: Juara 1 sebesar Rpl juta, Juara 2 Rp700 ribu, Juara 3 Rp500 ribu, hingga peringkat 30 dengan hadiah masing-masing Rp50 ribu.

Dengan dukungan penuh berbagai pihak, Turnamen Catur Bapera Cup 2025 menjadi bukti nyata bahwa olahraga catur di Karawang terus berkembang dan mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda untuk lebih berprestasi


Karawang | Versitnews.com- Suasana Aula Husni Hamid, Komplek Pemda Karawang, Minggu (28/9/2025), tampak dipenuhi ratusan pecatur dari berbagai kalangan usia. Mereka hadir mengikuti Turnamen Catur Bapera Cup 2025 yang digelar Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Kabupaten Karawang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Karawang ke-392.

Turnamen ini mendapat sambutan luar biasa dengan diikuti oleh 104 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang. Dari remaja hingga orang dewasa, semua berkumpul dengan semangat sportivitas untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam olahraga catur.

Acara tersebut juga dihadiri Ketua Bapera Karawang Hj. Saidah Anwar, SH., perwakilan Kesbangpol Kabupaten Karawang yang diwakili Kabid Keorganisasi Aep Saepudin, Sekjen Percasi Karawang Rahmat serta jajaran pengurus Bapera Karawang yang menjadi panitia pelaksana.

Dalam poster resmi kegiatan yang dipasang di area aula, terlihat jelas foto Ketua Bapera Karawang, Hj. Saidah Anwar, SH., yang mengenakan seragam loreng khas Bapera dengan senyum optimis dan tangan mengepal sebagai simbol semangat. Poster itu juga memuat informasi detail seputar lomba, termasuk hadiah total Rp5,4 juta, kategori peserta, sistem pertandingan Swiss 7 babak, serta peraturan bahwa peserta wajib ber-KTP Karawang.

Dalam sambutannya, Hj. Saidah Anwar menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya turnamen perdana ini. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan dan silaturahmi.
"Ini pertama kalinya Bapera Karawang mengadakan turnamen catur khusus untuk peserta ber-KTP Karawang. Kegiatan ini sangat positif, memberikan ruang bagi masyarakat untuk terus mengasah kemampuan sekaligus mempererat tali silaturahmi. Saya senang melihat ada peserta muda yang masih belasan tahun ikut berkompetisi," ujarnya.

Saidah juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas sesuai dengan slogan turnamen Gens Una Sumus yang berarti Kita Satu Keluarga. la turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karawang, Bupati, Wakil Bupati, Sekda, serta Kesbangpol yang telah memberikan dukungan dan fasilitasi ruang. Tak lupa, ia juga mengapresiasi sponsorship Peruri dan PDAM, yang memungkinkan turnamen ini terselenggara dengan baik.

Di tempat yang sama, Kabid Keorganisasian Kesbangpol Karawang, Aep Saepudin, yang hadir mewakili Bupati, menyampaikan apresiasi terhadap Bapera Karawang. la menilai turnamen ini sebagai langkah positif yang patut dicontoh oleh organis masyarakat lainnya.

"Ini contoh positif dari organisasi masyarakat seperti Bapera yang mampu menghadirkan kegiatan perdana di Karawang dengan menginisiasi turnamen catur. Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Karawang mengucapkan selamat bertanding. Jaga sportivitas bersama, dan semoga kegiatan ini bisa menjadi ajang pencarian bibit atlet catur tangguh yang ke depan mampu mengharumkan nama Karawang," kata Aep.

Turnamen ini menggunakan sistem Swiss 7 babak dengan waktu pikir masing-masing peserta 15 menit. Para peserta diwajibkan membawa perlengkapan sendiri, seperti papan catur dan jam catur. Bagi pemenang, panitia telah menyiapkan hadiah dengan rincian: Juara 1 sebesar Rpl juta, Juara 2 Rp700 ribu, Juara 3 Rp500 ribu, hingga peringkat 30 dengan hadiah masing-masing Rp50 ribu.

Dengan dukungan penuh berbagai pihak, Turnamen Catur Bapera Cup 2025 menjadi bukti nyata bahwa olahraga catur di Karawang terus berkembang dan mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda untuk lebih berprestasi


Milangkala KDMM Ke-4 Digelar Meriah, Angkat Tema “Nanjeurkeun Sosial Seni jeung Budaya”

‎‎KARAWANG – Komunitas Kang Dedi Mulyadi Mania (KDMM) menggelar milangkala atau hari jadi ke-4 di Kampung Budaya, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Minggu (28/9/2025).
‎Dengan mengusung tema “Nanjeurkeun Sosial, Seni jeung Budaya”, acara ini menjadi ajang kebersamaan sekaligus wujud nyata komitmen KDMM dalam melestarikan nilai-nilai kebudayaan Sunda serta mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
‎Ketua Panitia, Atma Wijaya atau akrab disapa Bang Pelor, menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga acara milangkala dapat berjalan meriah dan lancar. “Milangkala ini bukan hanya selebrasi, tapi juga momentum untuk terus menjaga persaudaraan dan melestarikan seni budaya,” ujarnya.
‎Sekretaris Panitia, Ambu Cuan, menambahkan bahwa kegiatan ini diisi dengan berbagai pertunjukan seni tradisi, diskusi budaya, serta kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat sekitar. “Kami ingin menunjukkan bahwa KDMM hadir bukan sekadar komunitas, melainkan wadah kebersamaan,” ungkapnya.
‎Bendahara kegiatan, Dewi Petir, menuturkan bahwa terselenggaranya acara ini merupakan hasil gotong royong dan kekompakan seluruh anggota KDMM, terutama berkat dukungan para donatur. “Kami berharap spirit kebersamaan ini terus terjaga, sehingga KDMM semakin solid dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
‎Acara milangkala turut dimeriahkan dengan penampilan seni budaya khas Sunda, mulai dari tarian tradisional, karawitan, hingga pupuh Sunda, yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan dan tokoh masyarakat.
"‎Wati juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bapak H.Ajang Supandi yang selalu setia mendukung KDMM, sembari mendoakan agar beliau senantiasa sehat dan panjang umur. 

Dan tidak lupa " Wati juga mengucapkan rasa terima kasih juga diberikan kepada para donatur yang selalu aktif mendukung kegiatan, di antaranya drs. Fikri, RS Dewi Sri, Ibu Hj,Sri Rahayu Anggota DPRD Jawabarat,serta Resto Kampung Budaya yang turut berperan besar dalam menyukseskan acara,"Ucap Wati
‎Dengan semangat kebersamaan, milangkala ke-4 KDMM ini menjadi bukti nyata bahwa komunitas mampu menghadirkan energi positif melalui penguatan nilai sosial, seni, dan budaya di Karawang,"pungkas Wati
‎‎KARAWANG – Komunitas Kang Dedi Mulyadi Mania (KDMM) menggelar milangkala atau hari jadi ke-4 di Kampung Budaya, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Minggu (28/9/2025).
‎Dengan mengusung tema “Nanjeurkeun Sosial, Seni jeung Budaya”, acara ini menjadi ajang kebersamaan sekaligus wujud nyata komitmen KDMM dalam melestarikan nilai-nilai kebudayaan Sunda serta mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
‎Ketua Panitia, Atma Wijaya atau akrab disapa Bang Pelor, menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga acara milangkala dapat berjalan meriah dan lancar. “Milangkala ini bukan hanya selebrasi, tapi juga momentum untuk terus menjaga persaudaraan dan melestarikan seni budaya,” ujarnya.
‎Sekretaris Panitia, Ambu Cuan, menambahkan bahwa kegiatan ini diisi dengan berbagai pertunjukan seni tradisi, diskusi budaya, serta kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat sekitar. “Kami ingin menunjukkan bahwa KDMM hadir bukan sekadar komunitas, melainkan wadah kebersamaan,” ungkapnya.
‎Bendahara kegiatan, Dewi Petir, menuturkan bahwa terselenggaranya acara ini merupakan hasil gotong royong dan kekompakan seluruh anggota KDMM, terutama berkat dukungan para donatur. “Kami berharap spirit kebersamaan ini terus terjaga, sehingga KDMM semakin solid dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
‎Acara milangkala turut dimeriahkan dengan penampilan seni budaya khas Sunda, mulai dari tarian tradisional, karawitan, hingga pupuh Sunda, yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan dan tokoh masyarakat.
"‎Wati juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bapak H.Ajang Supandi yang selalu setia mendukung KDMM, sembari mendoakan agar beliau senantiasa sehat dan panjang umur. 

Dan tidak lupa " Wati juga mengucapkan rasa terima kasih juga diberikan kepada para donatur yang selalu aktif mendukung kegiatan, di antaranya drs. Fikri, RS Dewi Sri, Ibu Hj,Sri Rahayu Anggota DPRD Jawabarat,serta Resto Kampung Budaya yang turut berperan besar dalam menyukseskan acara,"Ucap Wati
‎Dengan semangat kebersamaan, milangkala ke-4 KDMM ini menjadi bukti nyata bahwa komunitas mampu menghadirkan energi positif melalui penguatan nilai sosial, seni, dan budaya di Karawang,"pungkas Wati

Peringatan HUT Partai Golkar ke-61 di Kabupaten Karawang 28 September,Halaman Kantor Golkar Karawang


Karawangbicara.com-Dalam rangka memperingati HUT ke-61 Partai Golkar, DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang mengadakan Bazar Murah UMKM. Acara ini dihadiri oleh:

- Puteri Anetta Komarudin, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar
- Sri Rahayu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat
- Asep Ibe, Anggota DPRD Karawang dari Fraksi Golkar

Puteri Anetta Komarudin menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah ini bertujuan untuk, Aksi Sosial Membantu masyarakat yang membutuhkan. Memberdayakan UMKM Mendukung pelaku usaha kecil dengan memborong dagangan mereka.

"Puteri Anetta, Momentum HUT ke-61 mengingatkan semangat gotong royong dan kebersamaan Partai Golkar berkomitmen untuk mendukung ketahanan ekonomi di tingkat akar rumput.

Antusiasme masyarakat sangat besar, dan kegiatan serupa direncanakan akan digelar di berbagai wilayah pada bulan Desember.

Puteri Anetta juga mengapresiasi DPD Golkar Karawang atas terselenggaranya acara ini, yang merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah dengan menyediakan pangan murah.

“Partai Golkar bukan hanya sekadar berbicara politik, tetapi benar-benar hadir, bekerja, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Inilah bukti bahwa Golkar akan terus berjuang bersama rakyat, dari rakyat, dan untuk rakyat.”

Kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan ulang tahun partai, tetapi juga merupakan wujud nyata kepedulian Partai Golkar terhadap masyarakat. Melalui kegiatan ini, Golkar menegaskan posisinya sebagai partai yang selalu hadir di tengah rakyat, menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, serta memberikan solusi atas berbagai tantangan di era globalisasi dan kondisi ekonomi yang semakin kompleks.

Peringatan HUT Partai Golkar ke-61 di Kabupaten Karawang menjadi momentum penting, bukan hanya sebagai ajang konsolidasi, tetapi juga sebagai panggilan semangat bagi seluruh kader dan pengurus untuk bersatu, bergerak, dan berjuang. Dengan semangat kebersamaan, Partai Golkar Kabupaten Bekasi diyakini akan semakin solid dalam menatap masa depan, membawa harapan baru bagi masyarakat, dan memastikan kemenangan di Pemilu mendatang.

Karawangbicara.com-Dalam rangka memperingati HUT ke-61 Partai Golkar, DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang mengadakan Bazar Murah UMKM. Acara ini dihadiri oleh:

- Puteri Anetta Komarudin, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar
- Sri Rahayu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat
- Asep Ibe, Anggota DPRD Karawang dari Fraksi Golkar

Puteri Anetta Komarudin menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah ini bertujuan untuk, Aksi Sosial Membantu masyarakat yang membutuhkan. Memberdayakan UMKM Mendukung pelaku usaha kecil dengan memborong dagangan mereka.

"Puteri Anetta, Momentum HUT ke-61 mengingatkan semangat gotong royong dan kebersamaan Partai Golkar berkomitmen untuk mendukung ketahanan ekonomi di tingkat akar rumput.

Antusiasme masyarakat sangat besar, dan kegiatan serupa direncanakan akan digelar di berbagai wilayah pada bulan Desember.

Puteri Anetta juga mengapresiasi DPD Golkar Karawang atas terselenggaranya acara ini, yang merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah dengan menyediakan pangan murah.

“Partai Golkar bukan hanya sekadar berbicara politik, tetapi benar-benar hadir, bekerja, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Inilah bukti bahwa Golkar akan terus berjuang bersama rakyat, dari rakyat, dan untuk rakyat.”

Kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan ulang tahun partai, tetapi juga merupakan wujud nyata kepedulian Partai Golkar terhadap masyarakat. Melalui kegiatan ini, Golkar menegaskan posisinya sebagai partai yang selalu hadir di tengah rakyat, menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, serta memberikan solusi atas berbagai tantangan di era globalisasi dan kondisi ekonomi yang semakin kompleks.

Peringatan HUT Partai Golkar ke-61 di Kabupaten Karawang menjadi momentum penting, bukan hanya sebagai ajang konsolidasi, tetapi juga sebagai panggilan semangat bagi seluruh kader dan pengurus untuk bersatu, bergerak, dan berjuang. Dengan semangat kebersamaan, Partai Golkar Kabupaten Bekasi diyakini akan semakin solid dalam menatap masa depan, membawa harapan baru bagi masyarakat, dan memastikan kemenangan di Pemilu mendatang.

DPC Partai Gerindra Karawang Gelar Sunatan Massal di Kampung Budaya Desa Wadas‎


Karawangbicara – Wujud kepedulian sosial terus ditunjukkan DPC Partai Gerindra Karawang. Kali ini, kegiatan sunatan massal digelar di Kampung Budaya, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Minggu (28/9/2025).
‎Acara berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Puluhan anak didampingi orang tuanya mengikuti prosesi sunat gratis yang diselenggarakan dengan dukungan tenaga medis, relawan, dan panitia. Selain layanan kesehatan, panitia juga menyiapkan bingkisan serta santunan untuk para peserta.
‎‎Ketua DPC Partai Gerindra Karawang, H. Ajang supandi, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang turut mendukung. “Kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian Partai Gerindra terhadap masyarakat. Kami ingin hadir membantu, khususnya di bidang sosial dan kesehatan,” ujar Ajang
‎Pemerintah Desa (Pemdes) Wadas, H. Jujun junaedi memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Kepala Desa Wadas menyebutkan bahwa program sosial seperti sunatan massal sangat membantu masyarakat. “Kami ucapkan terima kasih kepada DPC Gerindra Karawang. Kegiatan ini bukan hanya meringankan beban warga, tapi juga mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dan para pemangku kepentingan,” ungkapnya
‎Tokoh masyarakat setempat pun menilai langkah Gerindra Karawang sangat berarti bagi warga, karena dapat memberikan manfaat langsung bagi keluarga peserta.
‎Daftar Peserta Sunatan Massal:
‎1. Aska Fitra Ramadhan (8), Adiarsa Timur
‎2. Haikal Adzril Ansory (6), Suka Makmur
‎3. Pahmi Faturrahman (9), Sukamakmur
‎4. Rangga Agustin (7), Wadas Lemahabang
‎5. Aghni Mulki Abdilah (7), Wadas Lemahabang
‎6. Widansah Putra Setiawan (12), Wadas Lemahabang
‎7. Danu Anggara (8), Karawang Kulon
‎8. Padli Amalul Arfan (6), Karawang Kulon
‎9. Fajar Setiawan (9), Suka Makmur
‎10. Alif Yaksay (3), Wadas
‎11. Ahmad Solehudin (10), Jayakerta
‎12. Muhamad Adik Okta (11), Karawang Barat
‎13. Andi Azka Aldrick (11), Johar Barat
‎14. Dylan Abrisam Rafid (7), Karawang
‎15. Azzraqa M (6), Margasari
‎16. Azzraqi M (6), Margasari
‎17. Pandu Rizki Rhamadan (7), Cipondoh
‎18. Arkana Abdurrahman Hakim (5), Karawang Wetan
‎19. Ahmad Solehudin (9), Karawang Kulon
‎20. Muhamad Adik Okta, Karawang Kulon
‎Dengan kegiatan ini, DPC Partai Gerindra Karawang kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan berperan aktif dalam mendorong kesejahteraan rakyat

Karawangbicara – Wujud kepedulian sosial terus ditunjukkan DPC Partai Gerindra Karawang. Kali ini, kegiatan sunatan massal digelar di Kampung Budaya, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Minggu (28/9/2025).
‎Acara berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Puluhan anak didampingi orang tuanya mengikuti prosesi sunat gratis yang diselenggarakan dengan dukungan tenaga medis, relawan, dan panitia. Selain layanan kesehatan, panitia juga menyiapkan bingkisan serta santunan untuk para peserta.
‎‎Ketua DPC Partai Gerindra Karawang, H. Ajang supandi, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang turut mendukung. “Kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian Partai Gerindra terhadap masyarakat. Kami ingin hadir membantu, khususnya di bidang sosial dan kesehatan,” ujar Ajang
‎Pemerintah Desa (Pemdes) Wadas, H. Jujun junaedi memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Kepala Desa Wadas menyebutkan bahwa program sosial seperti sunatan massal sangat membantu masyarakat. “Kami ucapkan terima kasih kepada DPC Gerindra Karawang. Kegiatan ini bukan hanya meringankan beban warga, tapi juga mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dan para pemangku kepentingan,” ungkapnya
‎Tokoh masyarakat setempat pun menilai langkah Gerindra Karawang sangat berarti bagi warga, karena dapat memberikan manfaat langsung bagi keluarga peserta.
‎Daftar Peserta Sunatan Massal:
‎1. Aska Fitra Ramadhan (8), Adiarsa Timur
‎2. Haikal Adzril Ansory (6), Suka Makmur
‎3. Pahmi Faturrahman (9), Sukamakmur
‎4. Rangga Agustin (7), Wadas Lemahabang
‎5. Aghni Mulki Abdilah (7), Wadas Lemahabang
‎6. Widansah Putra Setiawan (12), Wadas Lemahabang
‎7. Danu Anggara (8), Karawang Kulon
‎8. Padli Amalul Arfan (6), Karawang Kulon
‎9. Fajar Setiawan (9), Suka Makmur
‎10. Alif Yaksay (3), Wadas
‎11. Ahmad Solehudin (10), Jayakerta
‎12. Muhamad Adik Okta (11), Karawang Barat
‎13. Andi Azka Aldrick (11), Johar Barat
‎14. Dylan Abrisam Rafid (7), Karawang
‎15. Azzraqa M (6), Margasari
‎16. Azzraqi M (6), Margasari
‎17. Pandu Rizki Rhamadan (7), Cipondoh
‎18. Arkana Abdurrahman Hakim (5), Karawang Wetan
‎19. Ahmad Solehudin (9), Karawang Kulon
‎20. Muhamad Adik Okta, Karawang Kulon
‎Dengan kegiatan ini, DPC Partai Gerindra Karawang kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan berperan aktif dalam mendorong kesejahteraan rakyat

Selamat ulang tahun yang ke-4 untuk Kang Dedi Mulyadi Mania KDMM.


Karawang.com-Kang Dedi Mulyadi Mania (KDMM) merayakan Anniversary ke-4 dengan mengusung tema besar “Berbakti Membangun Negeri Mengabdi Pada Ibu Pertiwi”. Acara yang dikemas dalam berbagai program yang di gelar di resto kampung Budaya Desa Wadas Kecamatan Telukjambe Timur, Minggu (28/9/2025).

KDMM sendiri lahir pada tahun 2021. Perayaan kali ini turut dihadiri jajaran dewan pendiri, dewan pembina, wakil ketua OKK, para ketua pengurus tingkat kecamatan, hingga anggota dari berbagai wilayah.

Wakil ketua OKK Nata Permana Anniversary, menyampaikan rasa bangganya. Ia menegaskan bahwa kepercayaan dari Ketua Umum menjadi motivasi besar bagi seluruh panitia. “Kami adalah manusia biasa yang tak luput dari hilap. Namun, dengan tekad dan kebersamaan, Anniversary Kang Dedi Mulyadi Mania (KDMM) ke-4 ini bisa terlaksana dengan baik,” ucap Nata.

Ia berharap ke depan organisasi ini bisa semakin berkibar hingga se-Nusantara. “Sudah saatnya KDMM bisa duduk bersama, menjaga soliditas, dan mengakomodir banyak pihak yang ingin bergabung,” ungkapnya.

"Wakil Ketua OKK Nata Permana menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kader agar menjadi roh organisasi. Ia juga mengingatkan bahwa pertambahan anggota harus selaras dengan arah gerak organisasi, bukan sekadar mengikuti tren. di tahun ke-4 ini. Mari kita bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama,” ujarnya.

Dalam momentum ini, KDMM melaksanakan berbagai raga agenda sosial seperti:

-Sunnatan Masal
-Donor Darah 
-Pengecekan Kesehatan 
-Qosidah
-Debus
-Pencak Silat
-Tarian Kesenian 
-Dan Potong Tumpeng 

"Nata menyampaikan rasa terima kasih khusus kepada semua relawan KDMM yang selalu kompak dan solid untuk membangun tali silaturahmi. “meski tidak sedarah, yang terpenting adalah kesetiaan. Dengan bertambah usia, kita juga menambah pengalaman dan menjadi manusia lebih dewasa,” tutur Nata.

Ia menambahkan, Anniversary ke-4 ini menjadi obat kerinduan di tengah kesibukan organisasi. Menurutnya, setiap kader harus menjadi pribadi tangguh, terutama kaum laki-laki yang memiliki tanggung jawab besar, bahkan hingga akhirat. “Hidup itu cinta, dan di KDMM kita buktikan komitmen untuk satu arah yang sama,” tegasnya.

"Nata menutup dengan harapan agar kepengurusan KDMM bisa menjadi lebih baik ke depan. “Setia bersaudara sampai urat nadi harus tembus ke dalam. Itu komitmen kita bersama untuk KDMM,” pungkasnya

Karawang.com-Kang Dedi Mulyadi Mania (KDMM) merayakan Anniversary ke-4 dengan mengusung tema besar “Berbakti Membangun Negeri Mengabdi Pada Ibu Pertiwi”. Acara yang dikemas dalam berbagai program yang di gelar di resto kampung Budaya Desa Wadas Kecamatan Telukjambe Timur, Minggu (28/9/2025).

KDMM sendiri lahir pada tahun 2021. Perayaan kali ini turut dihadiri jajaran dewan pendiri, dewan pembina, wakil ketua OKK, para ketua pengurus tingkat kecamatan, hingga anggota dari berbagai wilayah.

Wakil ketua OKK Nata Permana Anniversary, menyampaikan rasa bangganya. Ia menegaskan bahwa kepercayaan dari Ketua Umum menjadi motivasi besar bagi seluruh panitia. “Kami adalah manusia biasa yang tak luput dari hilap. Namun, dengan tekad dan kebersamaan, Anniversary Kang Dedi Mulyadi Mania (KDMM) ke-4 ini bisa terlaksana dengan baik,” ucap Nata.

Ia berharap ke depan organisasi ini bisa semakin berkibar hingga se-Nusantara. “Sudah saatnya KDMM bisa duduk bersama, menjaga soliditas, dan mengakomodir banyak pihak yang ingin bergabung,” ungkapnya.

"Wakil Ketua OKK Nata Permana menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kader agar menjadi roh organisasi. Ia juga mengingatkan bahwa pertambahan anggota harus selaras dengan arah gerak organisasi, bukan sekadar mengikuti tren. di tahun ke-4 ini. Mari kita bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama,” ujarnya.

Dalam momentum ini, KDMM melaksanakan berbagai raga agenda sosial seperti:

-Sunnatan Masal
-Donor Darah 
-Pengecekan Kesehatan 
-Qosidah
-Debus
-Pencak Silat
-Tarian Kesenian 
-Dan Potong Tumpeng 

"Nata menyampaikan rasa terima kasih khusus kepada semua relawan KDMM yang selalu kompak dan solid untuk membangun tali silaturahmi. “meski tidak sedarah, yang terpenting adalah kesetiaan. Dengan bertambah usia, kita juga menambah pengalaman dan menjadi manusia lebih dewasa,” tutur Nata.

Ia menambahkan, Anniversary ke-4 ini menjadi obat kerinduan di tengah kesibukan organisasi. Menurutnya, setiap kader harus menjadi pribadi tangguh, terutama kaum laki-laki yang memiliki tanggung jawab besar, bahkan hingga akhirat. “Hidup itu cinta, dan di KDMM kita buktikan komitmen untuk satu arah yang sama,” tegasnya.

"Nata menutup dengan harapan agar kepengurusan KDMM bisa menjadi lebih baik ke depan. “Setia bersaudara sampai urat nadi harus tembus ke dalam. Itu komitmen kita bersama untuk KDMM,” pungkasnya

Peresmian Pembangunan Jalan Lingkungan di Puri Kosambi 2, Wujud Sinergi Warga dan Pemerintah

KARAWANG - Warga Perumahan Puri Kosambi 2, Desa Duren, Kecamatan Klari, menyambut gembira acara peresmian pembangunan jalan lingkungan yang digelar pada Sabtu (27/9/2025). Acara ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh masyarakat, perangkat desa, serta perwakilan pemerintah daerah.
Hadir dalam kesempatan tersebut di antaranya Aris Nugraha, Ketua RT Ali, Ketua RW Wartono, Kepala Dusun Asep, dan para tokoh masyarakat Perum Puri Kosambi 2. Kehadiran mereka menjadi simbol sinergi bersama dalam mendukung pembangunan sarana infrastruktur di lingkungan perumahan.
Dalam sambutannya, Aris Nugraha menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas terwujudnya pembangunan jalan lingkungan tersebut. la juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Karawang beserta staf, Hendra Wijaya, yang telah berkenan hadir mendampingi warga dalam momentum penting ini.

"Pembangunan jalan ini merupakan kebutuhan bersama. Kami mewakili warga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua DPRD Karawang beserta staf Hendra Wijaya atas perhatian dan dukungannya," ujar Aris.

Aris juga menambahkan, pembangunan ini tidak akan berhenti pada satu titik saja. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah, perangkat desa, dan masyarakat harus terus diperkuat untuk mewujudkan lingkungan yang lebih maju, nyaman dan layak huni.

sama antara pemerintah, perangkat desa, dan masyarakat harus terus diperkuat untuk mewujudkan lingkungan yang lebih maju, nyaman, dan layak huni.

"Ini awal yang baik. Ke depan, kita ingin bersama-sama melanjutkan pembangunan lain yang bisa membawa kemajuan bagi lingkungan kita," imbuhnya.

Dengan adanya pembangunan jalan lingkungan ini, warga berharap akses mobilitas semakin lancar, nilai lingkungan perumahan meningkat, serta tumbuh rasa kebersamaan dalam menjaga hasil pembangunan.
KARAWANG - Warga Perumahan Puri Kosambi 2, Desa Duren, Kecamatan Klari, menyambut gembira acara peresmian pembangunan jalan lingkungan yang digelar pada Sabtu (27/9/2025). Acara ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh masyarakat, perangkat desa, serta perwakilan pemerintah daerah.
Hadir dalam kesempatan tersebut di antaranya Aris Nugraha, Ketua RT Ali, Ketua RW Wartono, Kepala Dusun Asep, dan para tokoh masyarakat Perum Puri Kosambi 2. Kehadiran mereka menjadi simbol sinergi bersama dalam mendukung pembangunan sarana infrastruktur di lingkungan perumahan.
Dalam sambutannya, Aris Nugraha menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas terwujudnya pembangunan jalan lingkungan tersebut. la juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Karawang beserta staf, Hendra Wijaya, yang telah berkenan hadir mendampingi warga dalam momentum penting ini.

"Pembangunan jalan ini merupakan kebutuhan bersama. Kami mewakili warga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua DPRD Karawang beserta staf Hendra Wijaya atas perhatian dan dukungannya," ujar Aris.

Aris juga menambahkan, pembangunan ini tidak akan berhenti pada satu titik saja. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah, perangkat desa, dan masyarakat harus terus diperkuat untuk mewujudkan lingkungan yang lebih maju, nyaman dan layak huni.

sama antara pemerintah, perangkat desa, dan masyarakat harus terus diperkuat untuk mewujudkan lingkungan yang lebih maju, nyaman, dan layak huni.

"Ini awal yang baik. Ke depan, kita ingin bersama-sama melanjutkan pembangunan lain yang bisa membawa kemajuan bagi lingkungan kita," imbuhnya.

Dengan adanya pembangunan jalan lingkungan ini, warga berharap akses mobilitas semakin lancar, nilai lingkungan perumahan meningkat, serta tumbuh rasa kebersamaan dalam menjaga hasil pembangunan.

Sabtu, 27 September 2025

Ketua DPRD Fraksi Partai Gerindra Karawang, H.Endang Sodikin.S.Pd.I., SH.,M.,H. Salurkan Aspirasi Melalui APBD Untuk Pengecoran Jalan di Perum Puri Kosambi 2

KARAWANG – Warga Perumahan Puri Kosambi 2, RT 082, RW 017, Desa Duren, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, menyambut gembira terealisasinya pembangunan jalan lingkungan yang selama ini dinantikan.

‎Pembangunan tersebut secara resmi dihadiri dan diresmikan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H., bersama setap Hendra Wijaya. Kehadiran pimpinan dewan ini menjadi bukti nyata komitmen dalam mendukung peningkatan infrastruktur masyarakat di tingkat lingkungan.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua RW 017, Wartono, Ketua RT 082, Ali, serta para tokoh masyarakat Perumahan Puri Kosambi 2. Kehadiran para pihak tersebut menunjukkan sinergi antara pemerintah, perwakilan rakyat, aparat lingkungan, dan warga setempat.
KARAWANG – Warga Perumahan Puri Kosambi 2, RT 082, RW 017, Desa Duren, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, menyambut gembira terealisasinya pembangunan jalan lingkungan yang selama ini dinantikan.

‎Pembangunan tersebut secara resmi dihadiri dan diresmikan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H., bersama setap Hendra Wijaya. Kehadiran pimpinan dewan ini menjadi bukti nyata komitmen dalam mendukung peningkatan infrastruktur masyarakat di tingkat lingkungan.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua RW 017, Wartono, Ketua RT 082, Ali, serta para tokoh masyarakat Perumahan Puri Kosambi 2. Kehadiran para pihak tersebut menunjukkan sinergi antara pemerintah, perwakilan rakyat, aparat lingkungan, dan warga setempat.

Khitanan Massal 2025 : Wujud Nyata Bakti Sosial Partai Gerindra Karawang Untuk Generasi Sehat dan Masa Depan Hebat

Karawang|Versitnews - Suasana penuh semangat dan kepedulian terpancar di halaman Mesjid Al-barokah, Dusun Kertamulya, Desa Balonggandu, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Sabtu 27/09/2025.
Kegiatan Khitanan Massal 2025 digelar oleh Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karawang,"H.Ajang Supandi bersama DKM Mesjid Al-Barokah yang sekaligus memperingati maulid nabi Muhammad Saw 1447H.

Acara dimulai pada pukul 08.25 WIB dengan pembukaan dan pembacaan doa bersama. Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Dedi Umaidi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, terutama untuk H.Ajang Supandi Ketua DPC partai Gerindra Kami selaku tokoh masyarakat mengucapkan banyak terima kasih atas program yang telah di lakukan dan tak lupa juga kami ucapkan terima kasih kepada tenaga medis, hingga para relawan,"ucap Dedi.
Dedi juga menyampaikan pesan khusus kepada peserta kegiatan. “Saya harap adik-adik bisa mengikuti kegiatan ini dengan perasaan senang dan tenang. Jangan takut, ini bukan sesuatu yang menakutkan, tapi justru satu langkah untuk menjadi lebih dewasa,” ujar Dedi, menyemangati anak-anak peserta sunatan massal.
Ketua DPC Gerindra H.Ajang Supandi juga membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan ajang pembelajaran penting bagi mahasiswa, sekaligus bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat.
Dalam sambutanya Bpak H.Ajang Supandi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada panitia penyelenggara, tim medis, yang memberikan nilai tambah bagi terciptanya generasi yang sehat dan beriman"ucap H.Ajang

"Kami berasal dari berbagai latar belakang, suku, dan agama, namun kami bersatu untuk memberi energi bagi negeri. Salah satunya melalui kegiatan khitanan massal ini, sebagai bentuk pengabdian kami kepada masyarakat,” ungkap H.Ajang

“Kegiatan ini bukan hanya bermanfaat bagi anak-anak yang disunat, tapi juga sebagai latihan lapangan bagi masyarakat agar memahami langsung bagaimana pelayanan masyarakat berjalan,”pungkas H.Ajang

Sebanyak 20 anak dari Kecamatan Jatisari dan sekitarnya mengikuti khitanan massal secara gratis. sementara anak-anak disuguhi hiburan, bingkisan menarik, dan ice breaking untuk menciptakan suasana nyaman dan menyenangkan.

Sebanyak 20 anak yang di sunat ada pun Nama-namanya:

1.FADIL
2.MUHAMMAD AKA ALBASAR
3.MUHAMMAD AFNAN RAFIDAN
4.FILDAN
5.ABDURAHΜΑΝ
6.PUTRA RAMADHAN
7.ALVINO ALFARISKI
8.RANDY FEBRIANTO
9.ASHIRAF TAUFIK MAULANA PUTRA
10.ALIF SHAKEL ALFARIZQI
11.ERLANGGA
12.ALGIS PERMANA PUTRA
13.HASAN MAULANA FIKRI
14.MANDALA OKTAVIAN KUSUMA
15.FARAZ HAZIM
16.RAFA ADI NUGRAHA
17.FAJAR
18.ARDIAN SEPTIAN AL TEZA
19.GIBRAN ALGIFARI
20.KARKAN FAHMI ALDIANSYAH

Dengan semangat gotong royong, kepedulian sosial, Khitanan Massal 2025 menjadi cermin kolaborasi yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat desa. Sebuah langkah kecil dengan dampak besar bagi generasi yang lebih sehat dan masa depan yang lebih kuat.
Karawang|Versitnews - Suasana penuh semangat dan kepedulian terpancar di halaman Mesjid Al-barokah, Dusun Kertamulya, Desa Balonggandu, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Sabtu 27/09/2025.
Kegiatan Khitanan Massal 2025 digelar oleh Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karawang,"H.Ajang Supandi bersama DKM Mesjid Al-Barokah yang sekaligus memperingati maulid nabi Muhammad Saw 1447H.

Acara dimulai pada pukul 08.25 WIB dengan pembukaan dan pembacaan doa bersama. Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Dedi Umaidi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, terutama untuk H.Ajang Supandi Ketua DPC partai Gerindra Kami selaku tokoh masyarakat mengucapkan banyak terima kasih atas program yang telah di lakukan dan tak lupa juga kami ucapkan terima kasih kepada tenaga medis, hingga para relawan,"ucap Dedi.
Dedi juga menyampaikan pesan khusus kepada peserta kegiatan. “Saya harap adik-adik bisa mengikuti kegiatan ini dengan perasaan senang dan tenang. Jangan takut, ini bukan sesuatu yang menakutkan, tapi justru satu langkah untuk menjadi lebih dewasa,” ujar Dedi, menyemangati anak-anak peserta sunatan massal.
Ketua DPC Gerindra H.Ajang Supandi juga membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan ajang pembelajaran penting bagi mahasiswa, sekaligus bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat.
Dalam sambutanya Bpak H.Ajang Supandi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada panitia penyelenggara, tim medis, yang memberikan nilai tambah bagi terciptanya generasi yang sehat dan beriman"ucap H.Ajang

"Kami berasal dari berbagai latar belakang, suku, dan agama, namun kami bersatu untuk memberi energi bagi negeri. Salah satunya melalui kegiatan khitanan massal ini, sebagai bentuk pengabdian kami kepada masyarakat,” ungkap H.Ajang

“Kegiatan ini bukan hanya bermanfaat bagi anak-anak yang disunat, tapi juga sebagai latihan lapangan bagi masyarakat agar memahami langsung bagaimana pelayanan masyarakat berjalan,”pungkas H.Ajang

Sebanyak 20 anak dari Kecamatan Jatisari dan sekitarnya mengikuti khitanan massal secara gratis. sementara anak-anak disuguhi hiburan, bingkisan menarik, dan ice breaking untuk menciptakan suasana nyaman dan menyenangkan.

Sebanyak 20 anak yang di sunat ada pun Nama-namanya:

1.FADIL
2.MUHAMMAD AKA ALBASAR
3.MUHAMMAD AFNAN RAFIDAN
4.FILDAN
5.ABDURAHΜΑΝ
6.PUTRA RAMADHAN
7.ALVINO ALFARISKI
8.RANDY FEBRIANTO
9.ASHIRAF TAUFIK MAULANA PUTRA
10.ALIF SHAKEL ALFARIZQI
11.ERLANGGA
12.ALGIS PERMANA PUTRA
13.HASAN MAULANA FIKRI
14.MANDALA OKTAVIAN KUSUMA
15.FARAZ HAZIM
16.RAFA ADI NUGRAHA
17.FAJAR
18.ARDIAN SEPTIAN AL TEZA
19.GIBRAN ALGIFARI
20.KARKAN FAHMI ALDIANSYAH

Dengan semangat gotong royong, kepedulian sosial, Khitanan Massal 2025 menjadi cermin kolaborasi yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat desa. Sebuah langkah kecil dengan dampak besar bagi generasi yang lebih sehat dan masa depan yang lebih kuat.

Turnamen Bulutangkis Ganda Campuran di GOR VIKTORY Resmi Dibuka, Junjung Tinggi Sportivitas‎‎

KARAWANG – Turnamen bulutangkis ganda campuran bertajuk “Kesuksesan Milik Mereka yang Tidak Pernah Menyerah” resmi dibuka di GOR VIKTORY, Dusun Pakuncen, Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur, Jumat (26/9/2025).
‎Kegiatan olahraga ini disambut antusias kalangan pecinta olah raga. Selain menjadi ajang adu bakat dan prestasi, turnamen juga menjadi sarana silaturahmi dan mempererat kebersamaan para pemain
‎Panitia pelaksana yang turut mengawal suksesnya acara ini antara lain Along, Nana, dan Chimot. Sementara itu, jalannya pertandingan dipimpin oleh jajaran wasit berpengalaman, yaitu M. Kun, Cahya, dan Pulung. Posisi hakim garis pun dijaga oleh Tulang, Amin, Aji, Neer, serta M. Deden.
‎Kehadiran pemain senior bulutangkis, Ahsan Jayanaga, menambah semarak sekaligus memberi motivasi. Dalam kesempatan itu, dan ketua panitia along, menyampaikan pentingnya kerja keras dan sportivitas di setiap pertandingan. “Kemenangan sejati adalah ketika kita mampu berjuang tanpa menyerah dan tetap menjunjung tinggi sportifitas,” ungkap along
‎pembukaan Turnamen ini tidak hanya diharapkan melahirkan bibit atlet berbakat, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan masyarakat Sukaharja. Gelaran olahraga semacam ini dinilai mampu menumbuhkan semangat juang, solidaritas, sekaligus menghidupkan budaya sportivitas di tengah pecinta bulu tangkis.
‎Karnata / Gemblung
KARAWANG – Turnamen bulutangkis ganda campuran bertajuk “Kesuksesan Milik Mereka yang Tidak Pernah Menyerah” resmi dibuka di GOR VIKTORY, Dusun Pakuncen, Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur, Jumat (26/9/2025).
‎Kegiatan olahraga ini disambut antusias kalangan pecinta olah raga. Selain menjadi ajang adu bakat dan prestasi, turnamen juga menjadi sarana silaturahmi dan mempererat kebersamaan para pemain
‎Panitia pelaksana yang turut mengawal suksesnya acara ini antara lain Along, Nana, dan Chimot. Sementara itu, jalannya pertandingan dipimpin oleh jajaran wasit berpengalaman, yaitu M. Kun, Cahya, dan Pulung. Posisi hakim garis pun dijaga oleh Tulang, Amin, Aji, Neer, serta M. Deden.
‎Kehadiran pemain senior bulutangkis, Ahsan Jayanaga, menambah semarak sekaligus memberi motivasi. Dalam kesempatan itu, dan ketua panitia along, menyampaikan pentingnya kerja keras dan sportivitas di setiap pertandingan. “Kemenangan sejati adalah ketika kita mampu berjuang tanpa menyerah dan tetap menjunjung tinggi sportifitas,” ungkap along
‎pembukaan Turnamen ini tidak hanya diharapkan melahirkan bibit atlet berbakat, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan masyarakat Sukaharja. Gelaran olahraga semacam ini dinilai mampu menumbuhkan semangat juang, solidaritas, sekaligus menghidupkan budaya sportivitas di tengah pecinta bulu tangkis.
‎Karnata / Gemblung

Jumat, 26 September 2025

Ketua DPC Partai Gerindra Karawang H.Ajang Supandi Menggelar Sunatan Masal Gratis

Karawang|Versitnews.Com-Partai Gerindra Kabupaten Karawang Yang Di Pimpin Oleh Bpak H.Ajang Supandi Sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karawang Menggelar Sunatan Masal Gratis Sebagai Bentuk Nyata Kepedulian Terhadap Kesehatan Anak-anak Di Wilayah Kabupaten Karawang.

Kegiatan Sunatan Masal Gratis Yang Di Lakukan Hari Ini Jum'at 26/9/2025 Di Dusun Pundong Desa Blendung dan di Dusun Kosambi 1 Desa Duren Kecamatan Klari. Kabupaten Karawang.

Puluhan anak yang mengikuti sunatan masal gratis tersebut mendapatkan layanan khitan dari tenaga kesehatan yang profesional, orang tua anak-anak sangat bersyukur atas inisiatif yang di lakukan Partai Gerindra Karawang.

Salah satu keluarga penerima manfaat,Sobari menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepedulian Partai Gerindra Karawang.

‎"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Partai Gerindra Karawang. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit seperti sekarang," ujar Sobari.
‎Ketua DPC Partai Gerindra Karawang, dalam sambutannya, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran partai di tengah masyarakat.

‎"Kami ingin terus hadir dan bermanfaat bagi masyarakat Karawang, tidak hanya dalam urusan politik, tetapi juga dalam kegiatan sosial seperti ini. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan untuk kita semua," ungkapnya.

Kegiatan Ini Memberikan Layanan Khitan Gratis Hampir Setiap Hari Di Kabupaten Karawang, Kegiatan Yang Dilakukan Sangat Lah Aman Dan Profesional, Dan Juga Menjadikan Momen Penuh Kebersamaan Terhadap Masyarakat Dan Tenaga Kesehatan.

Dengan Semangat Kolaborasi, Kami Menghadirkan Pelayanan Terbaik Untuk Tumbuh Kembang Generasi Masa depan Anak-anak Ucap Bpk Njay selaku Tim Kesehatan Yang menyunati.

Terimakasih Atas Partisipasi BPK H.Ajang Supandi Ketua DPC Partai Gerindra Karawang Dan Tim Yang Telah Ikut Mendukung Kegiatan Ini.

(Ferimaulana)
Karawang|Versitnews.Com-Partai Gerindra Kabupaten Karawang Yang Di Pimpin Oleh Bpak H.Ajang Supandi Sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karawang Menggelar Sunatan Masal Gratis Sebagai Bentuk Nyata Kepedulian Terhadap Kesehatan Anak-anak Di Wilayah Kabupaten Karawang.

Kegiatan Sunatan Masal Gratis Yang Di Lakukan Hari Ini Jum'at 26/9/2025 Di Dusun Pundong Desa Blendung dan di Dusun Kosambi 1 Desa Duren Kecamatan Klari. Kabupaten Karawang.

Puluhan anak yang mengikuti sunatan masal gratis tersebut mendapatkan layanan khitan dari tenaga kesehatan yang profesional, orang tua anak-anak sangat bersyukur atas inisiatif yang di lakukan Partai Gerindra Karawang.

Salah satu keluarga penerima manfaat,Sobari menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepedulian Partai Gerindra Karawang.

‎"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Partai Gerindra Karawang. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit seperti sekarang," ujar Sobari.
‎Ketua DPC Partai Gerindra Karawang, dalam sambutannya, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran partai di tengah masyarakat.

‎"Kami ingin terus hadir dan bermanfaat bagi masyarakat Karawang, tidak hanya dalam urusan politik, tetapi juga dalam kegiatan sosial seperti ini. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan untuk kita semua," ungkapnya.

Kegiatan Ini Memberikan Layanan Khitan Gratis Hampir Setiap Hari Di Kabupaten Karawang, Kegiatan Yang Dilakukan Sangat Lah Aman Dan Profesional, Dan Juga Menjadikan Momen Penuh Kebersamaan Terhadap Masyarakat Dan Tenaga Kesehatan.

Dengan Semangat Kolaborasi, Kami Menghadirkan Pelayanan Terbaik Untuk Tumbuh Kembang Generasi Masa depan Anak-anak Ucap Bpk Njay selaku Tim Kesehatan Yang menyunati.

Terimakasih Atas Partisipasi BPK H.Ajang Supandi Ketua DPC Partai Gerindra Karawang Dan Tim Yang Telah Ikut Mendukung Kegiatan Ini.

(Ferimaulana)

Kamis, 25 September 2025

Polres Karawang, BPBD Dan Tagana Melakukan Proses Pencarian Oramg Tenggelam Di Badami

Karawang – Polres Karawang melalui Polsek Telukjambe Barat bergerak cepat melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) terkait dugaan peristiwa seorang remaja laki-laki yang tenggelam di Kalimalang.

Tepatnya di bawah Jembatan Badami, Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, pada Kamis (25/09/2025) sekitar pukul 18.45 WIB.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, melalui Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan, menyampaikan bahwa jajaran Polsek Telukjambe Barat bersama Unit Reskrim dan Piket Mako segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan masyarakat. 

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban diketahui bernama Fadli Abdul Yahya (17), warga Dusun Wadas, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, yang sebelumnya terlihat bersama saksi di atas jembatan. 

Diduga korban melompat dari atas jembatan dan tercebur ke aliran Kalimalang. Saksi sempat berusaha menahan namun tidak berhasil, dan korban sempat muncul ke permukaan meminta pertolongan sebelum akhirnya tenggelam. 

“Personel segera melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan BPBD dan Tagana Karawang untuk melakukan upaya pencarian. Sesuai SOP, pencarian lanjutan akan dilakukan esok hari,” jelas Ipda Cep Wildan. 

Kehadiran Polres Karawang di lokasi merupakan bentuk respons cepat dalam memberikan rasa aman dan memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.

 
(Red)
Karawang – Polres Karawang melalui Polsek Telukjambe Barat bergerak cepat melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) terkait dugaan peristiwa seorang remaja laki-laki yang tenggelam di Kalimalang.

Tepatnya di bawah Jembatan Badami, Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, pada Kamis (25/09/2025) sekitar pukul 18.45 WIB.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, melalui Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan, menyampaikan bahwa jajaran Polsek Telukjambe Barat bersama Unit Reskrim dan Piket Mako segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan masyarakat. 

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban diketahui bernama Fadli Abdul Yahya (17), warga Dusun Wadas, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, yang sebelumnya terlihat bersama saksi di atas jembatan. 

Diduga korban melompat dari atas jembatan dan tercebur ke aliran Kalimalang. Saksi sempat berusaha menahan namun tidak berhasil, dan korban sempat muncul ke permukaan meminta pertolongan sebelum akhirnya tenggelam. 

“Personel segera melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan BPBD dan Tagana Karawang untuk melakukan upaya pencarian. Sesuai SOP, pencarian lanjutan akan dilakukan esok hari,” jelas Ipda Cep Wildan. 

Kehadiran Polres Karawang di lokasi merupakan bentuk respons cepat dalam memberikan rasa aman dan memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.

 
(Red)

Kegiatan Kitanan Gratis Partai Gerindra Yang Dilakukan Oleh Partai Gerindra di Bawah Naungan "H.Ajang Supandi.‎


Karawang | Versitnews.com– DPC Partai Gerindra Kabupaten Karawang menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menggelar kegiatan sunatan massal bagi anak-anak di wilayah pesisir. Acara ini berlangsung di lokasi wisata Jalasena Beach, Dusun Sungai Tegal, Desa Sungai Buntu, Kecamatan Pedes, pada Kamis (25/9/2025).
‎Kegiatan bakti sosial ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Puluhan anak mengikuti prosesi sunatan massal dengan penuh semangat, didampingi orang tua masing-masing.
‎Ketua DPC Partai Gerindra Karawang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran partai di tengah masyarakat. “Kami ingin berbagi kebahagiaan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan. Sunatan massal ini bukan hanya seremonial, tapi bentuk kepedulian sosial Gerindra kepada rakyat,” ujarnya.

Partai Gerindra Kabupaten Karawang, di bawah komando Ketua DPC Gerindra Kabupaten Karawang,"H. Ajang Supandi, SH, telah melaksanakan program Kitanan Gratis. 

"Dalam sambutanya Bpak H.Ajang Supandi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada panitia penyelenggara, tim medis, yang memberikan nilai tambah bagi terciptanya generasi yang sehat dan beriman"ucap H.Ajang
Bapak ‎Didin Boled, selaku pengelola wisata Jalasena Beach, turut memberikan apresiasi atas kegiatan sosial ini. “Kami sangat mendukung program yang bermanfaat bagi masyarakat. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan Jalasena Beach dapat menjadi tuan rumah berbagai kegiatan positif lainnya,” ungkapnya.

"Sementara itu,Bapak Darkum,Khitanan bersama ini mengandung pendidikan yang penting bagi anak untuk senantiasa patuh dan taat pada perintah agama dan kelak diharapkan akan memiliki tiga hal penting dalam hidupnya yaitu ilmu, iman,dan amal. Semoga Bapak H. Ajang Supandi selalu sehat dan Partai Gerindra selalu ada di hati masyarakat," Pesan Darkum.

‎ Tokoh masyarakat Sungai Buntu, H. Caskim, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami masyarakat sangat berterima kasih kepada DPC Partai Gerindra Karawang yang telah mengadakan sunatan massal di desa kami. Ini sangat membantu warga, khususnya keluarga yang kurang mampu,” tuturnya.
‎Warga sekitar juga mengapresiasi langkah DPC Partai Gerindra Karawang yang terus konsisten mengadakan kegiatan sosial di berbagai kecamatan. Mereka berharap kegiatan semacam ini bisa berlanjut ke desa-desa lain sehingga lebih banyak masyarakat yang terbantu.
‎Dengan kegiatan ini, DPC Partai Gerindra Karawang menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama rakyat, bukan hanya di momentum politik, tetapi juga dalam aksi nyata sosial kemasyarakatan.


Penulis:Ferimaulana 

Karawang | Versitnews.com– DPC Partai Gerindra Kabupaten Karawang menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menggelar kegiatan sunatan massal bagi anak-anak di wilayah pesisir. Acara ini berlangsung di lokasi wisata Jalasena Beach, Dusun Sungai Tegal, Desa Sungai Buntu, Kecamatan Pedes, pada Kamis (25/9/2025).
‎Kegiatan bakti sosial ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Puluhan anak mengikuti prosesi sunatan massal dengan penuh semangat, didampingi orang tua masing-masing.
‎Ketua DPC Partai Gerindra Karawang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran partai di tengah masyarakat. “Kami ingin berbagi kebahagiaan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan. Sunatan massal ini bukan hanya seremonial, tapi bentuk kepedulian sosial Gerindra kepada rakyat,” ujarnya.

Partai Gerindra Kabupaten Karawang, di bawah komando Ketua DPC Gerindra Kabupaten Karawang,"H. Ajang Supandi, SH, telah melaksanakan program Kitanan Gratis. 

"Dalam sambutanya Bpak H.Ajang Supandi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada panitia penyelenggara, tim medis, yang memberikan nilai tambah bagi terciptanya generasi yang sehat dan beriman"ucap H.Ajang
Bapak ‎Didin Boled, selaku pengelola wisata Jalasena Beach, turut memberikan apresiasi atas kegiatan sosial ini. “Kami sangat mendukung program yang bermanfaat bagi masyarakat. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan Jalasena Beach dapat menjadi tuan rumah berbagai kegiatan positif lainnya,” ungkapnya.

"Sementara itu,Bapak Darkum,Khitanan bersama ini mengandung pendidikan yang penting bagi anak untuk senantiasa patuh dan taat pada perintah agama dan kelak diharapkan akan memiliki tiga hal penting dalam hidupnya yaitu ilmu, iman,dan amal. Semoga Bapak H. Ajang Supandi selalu sehat dan Partai Gerindra selalu ada di hati masyarakat," Pesan Darkum.

‎ Tokoh masyarakat Sungai Buntu, H. Caskim, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami masyarakat sangat berterima kasih kepada DPC Partai Gerindra Karawang yang telah mengadakan sunatan massal di desa kami. Ini sangat membantu warga, khususnya keluarga yang kurang mampu,” tuturnya.
‎Warga sekitar juga mengapresiasi langkah DPC Partai Gerindra Karawang yang terus konsisten mengadakan kegiatan sosial di berbagai kecamatan. Mereka berharap kegiatan semacam ini bisa berlanjut ke desa-desa lain sehingga lebih banyak masyarakat yang terbantu.
‎Dengan kegiatan ini, DPC Partai Gerindra Karawang menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama rakyat, bukan hanya di momentum politik, tetapi juga dalam aksi nyata sosial kemasyarakatan.


Penulis:Ferimaulana 

DPC Partai Gerindra Karawang Gelar Sunatan Massal,di Tempat Wisata Jalasena Beach,Desa Sungai Buntu‎‎

KARAWANG – DPC Partai Gerindra Kabupaten Karawang menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menggelar kegiatan sunatan massal bagi anak-anak di wilayah pesisir. Acara ini berlangsung di lokasi wisata Jalasena Beach, Dusun Sungai Tegal, Desa Sungai Buntu, Kecamatan Pedes, pada Kamis (25/9/2025).
‎Kegiatan bakti sosial ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Puluhan anak mengikuti prosesi sunatan massal dengan penuh semangat, didampingi orang tua masing-masing.
‎Ketua DPC Partai Gerindra Karawang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran partai di tengah masyarakat. “Kami ingin berbagi kebahagiaan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan. Sunatan massal ini bukan hanya seremonial, tapi bentuk kepedulian sosial Gerindra kepada rakyat,” ujarnya.
Bapak ‎Didin Boled, selaku pengelola wisata Jalasena Beach, turut memberikan apresiasi atas kegiatan sosial ini. “Kami sangat mendukung program yang bermanfaat bagi masyarakat. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan Jalasena Beach dapat menjadi tuan rumah berbagai kegiatan positif lainnya,” ungkapnya.

"Sementara itu,Bapak Darkum,Khitanan bersama ini mengandung pendidikan yang penting bagi anak untuk senantiasa patuh dan taat pada perintah agama dan kelak diharapkan akan memiliki tiga hal penting dalam hidupnya yaitu ilmu, iman,dan amal. Semoga Bapak H. Ajang Supandi selalu sehat dan Partai Gerindra selalu ada di hati masyarakat," Pesan Darkum.

‎ Tokoh masyarakat Sungai Buntu, H. Caskim, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami masyarakat sangat berterima kasih kepada DPC Partai Gerindra Karawang yang telah mengadakan sunatan massal di desa kami. Ini sangat membantu warga, khususnya keluarga yang kurang mampu,” tuturnya.
‎Warga sekitar juga mengapresiasi langkah DPC Partai Gerindra Karawang yang terus konsisten mengadakan kegiatan sosial di berbagai kecamatan. Mereka berharap kegiatan semacam ini bisa berlanjut ke desa-desa lain sehingga lebih banyak masyarakat yang terbantu.
‎Dengan kegiatan ini, DPC Partai Gerindra Karawang menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama rakyat, bukan hanya di momentum politik, tetapi juga dalam aksi nyata sosial kemasyarakatan.
KARAWANG – DPC Partai Gerindra Kabupaten Karawang menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menggelar kegiatan sunatan massal bagi anak-anak di wilayah pesisir. Acara ini berlangsung di lokasi wisata Jalasena Beach, Dusun Sungai Tegal, Desa Sungai Buntu, Kecamatan Pedes, pada Kamis (25/9/2025).
‎Kegiatan bakti sosial ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Puluhan anak mengikuti prosesi sunatan massal dengan penuh semangat, didampingi orang tua masing-masing.
‎Ketua DPC Partai Gerindra Karawang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran partai di tengah masyarakat. “Kami ingin berbagi kebahagiaan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan. Sunatan massal ini bukan hanya seremonial, tapi bentuk kepedulian sosial Gerindra kepada rakyat,” ujarnya.
Bapak ‎Didin Boled, selaku pengelola wisata Jalasena Beach, turut memberikan apresiasi atas kegiatan sosial ini. “Kami sangat mendukung program yang bermanfaat bagi masyarakat. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan Jalasena Beach dapat menjadi tuan rumah berbagai kegiatan positif lainnya,” ungkapnya.

"Sementara itu,Bapak Darkum,Khitanan bersama ini mengandung pendidikan yang penting bagi anak untuk senantiasa patuh dan taat pada perintah agama dan kelak diharapkan akan memiliki tiga hal penting dalam hidupnya yaitu ilmu, iman,dan amal. Semoga Bapak H. Ajang Supandi selalu sehat dan Partai Gerindra selalu ada di hati masyarakat," Pesan Darkum.

‎ Tokoh masyarakat Sungai Buntu, H. Caskim, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami masyarakat sangat berterima kasih kepada DPC Partai Gerindra Karawang yang telah mengadakan sunatan massal di desa kami. Ini sangat membantu warga, khususnya keluarga yang kurang mampu,” tuturnya.
‎Warga sekitar juga mengapresiasi langkah DPC Partai Gerindra Karawang yang terus konsisten mengadakan kegiatan sosial di berbagai kecamatan. Mereka berharap kegiatan semacam ini bisa berlanjut ke desa-desa lain sehingga lebih banyak masyarakat yang terbantu.
‎Dengan kegiatan ini, DPC Partai Gerindra Karawang menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama rakyat, bukan hanya di momentum politik, tetapi juga dalam aksi nyata sosial kemasyarakatan.

DPC Partai Gerindra Karawang Gelar Sunatan Massal,di Tempat Wisata Jalasena Beach, Sungai Buntu‎‎

KARAWANG – DPC Partai Gerindra Kabupaten Karawang menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menggelar kegiatan sunatan massal bagi anak-anak di wilayah pesisir. Acara ini berlangsung di lokasi wisata Jalasena Beach, Dusun Sungai Tegal, Desa Sungai Buntu, Kecamatan Pedes, pada Kamis (25/9/2025).
‎Kegiatan bakti sosial ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Puluhan anak mengikuti prosesi sunatan massal dengan penuh semangat, didampingi orang tua masing-masing.
‎Ketua DPC Partai Gerindra Karawang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran partai di tengah masyarakat. “Kami ingin berbagi kebahagiaan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan. Sunatan massal ini bukan hanya seremonial, tapi bentuk kepedulian sosial Gerindra kepada rakyat,” ujarnya.
‎Didin, selaku pengelola wisata Jalasena Beach, turut memberikan apresiasi atas kegiatan sosial ini. “Kami sangat mendukung program yang bermanfaat bagi masyarakat. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan Jalasena Beach dapat menjadi tuan rumah berbagai kegiatan positif lainnya,” ungkapnya.
‎Sementara itu, tokoh masyarakat Sungai Buntu, H. Caskim, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami masyarakat sangat berterima kasih kepada DPC Partai Gerindra Karawang yang telah mengadakan sunatan massal di desa kami. Ini sangat membantu warga, khususnya keluarga yang kurang mampu,” tuturnya.
‎Warga sekitar juga mengapresiasi langkah DPC Partai Gerindra Karawang yang terus konsisten mengadakan kegiatan sosial di berbagai kecamatan. Mereka berharap kegiatan semacam ini bisa berlanjut ke desa-desa lain sehingga lebih banyak masyarakat yang terbantu.
‎Dengan kegiatan ini, DPC Partai Gerindra Karawang menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama rakyat, bukan hanya di momentum politik, tetapi juga dalam aksi nyata sosial kemasyarakatan.
KARAWANG – DPC Partai Gerindra Kabupaten Karawang menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menggelar kegiatan sunatan massal bagi anak-anak di wilayah pesisir. Acara ini berlangsung di lokasi wisata Jalasena Beach, Dusun Sungai Tegal, Desa Sungai Buntu, Kecamatan Pedes, pada Kamis (25/9/2025).
‎Kegiatan bakti sosial ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Puluhan anak mengikuti prosesi sunatan massal dengan penuh semangat, didampingi orang tua masing-masing.
‎Ketua DPC Partai Gerindra Karawang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran partai di tengah masyarakat. “Kami ingin berbagi kebahagiaan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan. Sunatan massal ini bukan hanya seremonial, tapi bentuk kepedulian sosial Gerindra kepada rakyat,” ujarnya.
‎Didin, selaku pengelola wisata Jalasena Beach, turut memberikan apresiasi atas kegiatan sosial ini. “Kami sangat mendukung program yang bermanfaat bagi masyarakat. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan Jalasena Beach dapat menjadi tuan rumah berbagai kegiatan positif lainnya,” ungkapnya.
‎Sementara itu, tokoh masyarakat Sungai Buntu, H. Caskim, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami masyarakat sangat berterima kasih kepada DPC Partai Gerindra Karawang yang telah mengadakan sunatan massal di desa kami. Ini sangat membantu warga, khususnya keluarga yang kurang mampu,” tuturnya.
‎Warga sekitar juga mengapresiasi langkah DPC Partai Gerindra Karawang yang terus konsisten mengadakan kegiatan sosial di berbagai kecamatan. Mereka berharap kegiatan semacam ini bisa berlanjut ke desa-desa lain sehingga lebih banyak masyarakat yang terbantu.
‎Dengan kegiatan ini, DPC Partai Gerindra Karawang menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama rakyat, bukan hanya di momentum politik, tetapi juga dalam aksi nyata sosial kemasyarakatan.

Heboh! Kades Tanjung Diduga Nyambi Jadi Wartawan, Publik Pertanyakan Integritas Pelayanan Desa

Karawang – Dunia pemerintahan desa di Kabupaten Karawang kembali diguncang kabar mengejutkan. Beredar sebuah ID Card KTA wartawan atas nama Kepala Desa Tanjung, Kecamatan Banyusari, berinisial NT, yang kini masih menjabat sebagai kades aktif. Kartu identitas wartawan tersebut tertera berlaku hingga 25 Desember 2025, sehingga memunculkan dugaan kuat bahwa sang kades nyaris merangkap jabatan sebagai wartawan di sebuah media online.

Temuan ini sontak memantik tanya publik: apakah kades masih serius mengemban tugas utama sebagai pelayan masyarakat desa, atau justru menjadikan atribut pers sebagai tameng untuk menghalau kontrol sosial pembangunan di desanya?

Kabar ini mencuat ketika sejumlah awak media melakukan konfirmasi soal pemanfaatan dana desa, namun NT justru kerap menunjukkan kartu pers yang dimilikinya. Sikap itu menimbulkan dugaan, apakah jabatan wartawan hanya dijadikan “benteng” untuk menghindari sorotan awak media dan masyarakat?

Rangkap Jabatan: Tabu Bagi Perangkat Desa

Padahal, regulasi sudah sangat jelas. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa secara tegas melarang perangkat desa merangkap jabatan di luar tugasnya, termasuk menjadi wartawan. Pasal 29 huruf (e) menyebutkan perangkat desa wajib mengabdikan diri sepenuhnya kepada masyarakat, sehingga profesi ganda dinilai berpotensi mengganggu fokus, integritas, serta menimbulkan konflik kepentingan.

Larangan ini bukan tanpa alasan:

• Fokus & Profesionalisme: beban ganda dapat mengganggu kinerja pelayanan masyarakat.

• Integritas: menghindari penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan pribadi.

• Sanksi Tegas: mulai dari teguran, pemberhentian sementara, hingga pencopotan jabatan bila terbukti melanggar.

Publik Bertanya: Tunduk ke UU Desa atau UU Pers?

Fenomena kades rangkap jabatan ini menimbulkan tanda tanya besar. Jika dihadapkan pada agenda penting, misalnya undangan resmi Bupati atau kegiatan mendesak di Pemkab, namun bersamaan ada undangan liputan dari Dewan Pers, aturan mana yang akan diprioritaskan NT: Undang-Undang Desa atau Undang-Undang Pers?

Saatnya Bupati Karawang Bertindak

Dugaan rangkap jabatan ini kini menjadi sorotan. Dengan asas praduga tak bersalah, publik mendesak agar Bupati Karawang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) segera turun tangan. Pemanggilan kades untuk klarifikasi dan evaluasi dianggap penting demi menjaga marwah pemerintahan desa.

Jika benar terbukti masih menjalankan aktivitas sebagai wartawan, NT berpotensi diganjar sanksi administratif hingga pemberhentian sementara, sesuai amanat UU Desa Pasal 29 huruf (i).

Kasus ini bukan hanya soal kartu pers di tangan seorang kades, melainkan juga menyangkut integritas dan kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan desa.

(Red)
Karawang – Dunia pemerintahan desa di Kabupaten Karawang kembali diguncang kabar mengejutkan. Beredar sebuah ID Card KTA wartawan atas nama Kepala Desa Tanjung, Kecamatan Banyusari, berinisial NT, yang kini masih menjabat sebagai kades aktif. Kartu identitas wartawan tersebut tertera berlaku hingga 25 Desember 2025, sehingga memunculkan dugaan kuat bahwa sang kades nyaris merangkap jabatan sebagai wartawan di sebuah media online.

Temuan ini sontak memantik tanya publik: apakah kades masih serius mengemban tugas utama sebagai pelayan masyarakat desa, atau justru menjadikan atribut pers sebagai tameng untuk menghalau kontrol sosial pembangunan di desanya?

Kabar ini mencuat ketika sejumlah awak media melakukan konfirmasi soal pemanfaatan dana desa, namun NT justru kerap menunjukkan kartu pers yang dimilikinya. Sikap itu menimbulkan dugaan, apakah jabatan wartawan hanya dijadikan “benteng” untuk menghindari sorotan awak media dan masyarakat?

Rangkap Jabatan: Tabu Bagi Perangkat Desa

Padahal, regulasi sudah sangat jelas. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa secara tegas melarang perangkat desa merangkap jabatan di luar tugasnya, termasuk menjadi wartawan. Pasal 29 huruf (e) menyebutkan perangkat desa wajib mengabdikan diri sepenuhnya kepada masyarakat, sehingga profesi ganda dinilai berpotensi mengganggu fokus, integritas, serta menimbulkan konflik kepentingan.

Larangan ini bukan tanpa alasan:

• Fokus & Profesionalisme: beban ganda dapat mengganggu kinerja pelayanan masyarakat.

• Integritas: menghindari penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan pribadi.

• Sanksi Tegas: mulai dari teguran, pemberhentian sementara, hingga pencopotan jabatan bila terbukti melanggar.

Publik Bertanya: Tunduk ke UU Desa atau UU Pers?

Fenomena kades rangkap jabatan ini menimbulkan tanda tanya besar. Jika dihadapkan pada agenda penting, misalnya undangan resmi Bupati atau kegiatan mendesak di Pemkab, namun bersamaan ada undangan liputan dari Dewan Pers, aturan mana yang akan diprioritaskan NT: Undang-Undang Desa atau Undang-Undang Pers?

Saatnya Bupati Karawang Bertindak

Dugaan rangkap jabatan ini kini menjadi sorotan. Dengan asas praduga tak bersalah, publik mendesak agar Bupati Karawang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) segera turun tangan. Pemanggilan kades untuk klarifikasi dan evaluasi dianggap penting demi menjaga marwah pemerintahan desa.

Jika benar terbukti masih menjalankan aktivitas sebagai wartawan, NT berpotensi diganjar sanksi administratif hingga pemberhentian sementara, sesuai amanat UU Desa Pasal 29 huruf (i).

Kasus ini bukan hanya soal kartu pers di tangan seorang kades, melainkan juga menyangkut integritas dan kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan desa.

(Red)

Rabu, 24 September 2025

Diduga Anti Media, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Karawang Bungkam Saat Dikonfirmasi Wartawan.

Karawang | Versitnews.com-Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP)Kabupaten Karawang,Drs. H. Asep Hazar, M.Sc.,Menuai sorotan tajam dari publik setelah menunjukkan sikap yang dinilai transparansi dan enggan terbuka terhadap awak media.

Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan terkait sejumlah isu penting tak digubris sama sekali, telepon tak diangkat, pesan tak dibalas, seolah menghindar dari tanggung jawab sebagai pejabat publik.

Rabu (24/09/2025), tim redaksi media ini telah berulang kali mencoba menghubungi Drs. H. Asep Hazar, M.Sc., guna meminta klarifikasi atas kabar yang berkembang di masyarakat. Namun hingga berita ini ditayangkan, Kepala Dinas PRKP tersebut tidak memberikan satu pun respons. Ketidakhadiran komunikasi dari seorang pejabat daerah menimbulkan tanda tanya besar: apa yang sebenarnya sedang disembunyikan?

Sikap bungkam "Drs. H. Asep Hazar kian memperkuat dugaan publik bahwa ia alergi terhadap kontrol sosial, terutama ketika menyangkut transparansi anggaran, kebijakan publik, dan program pembangunan yang didanai uang rakyat. Beberapa warga yang kami temui menyampaikan kekecewaan mendalam atas gaya kepemimpinan Kepala Dinas yang tertutup.

“Kalau kepada wartawan saja menghindar, bagaimana dia akan terbuka kepada kami, Masyarakat sendiri? Kami ingin tahu ke mana arah kebijakan Dinas dan bagaimana dana APBD dan APBN digunakan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Padahal, dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, disebutkan dengan tegas bahwa setiap badan publik—termasuk pemerintah daerah — berkewajiban menyampaikan informasi kepada masyarakat. Menutup diri dari media bukan hanya tindakan tidak profesional, tapi juga melawan semangat demokrasi.

Ketertutupan seperti ini justru membuka ruang spekulasi liar dan menciptakan narasi miring yang bisa merusak citra pemerintahan Karawang. Tanpa klarifikasi resmi dari Drs. H. Asep Hazar, M.Sc., publik hanya akan mengandalkan asumsi, yang dalam iklim keterbukaan seperti saat ini, sangat berbahaya.

Kami selaku awak media masih membuka ruang klarifikasi bagi Kepala Dinas PRKP Karawang, Namun jika sikap bungkam terus dipertahankan, jangan salahkan publik bila mulai bertanya-tanya: ada apa dengan Drs. H. Asep Hazar, M.Sc.,?
Karawang | Versitnews.com-Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP)Kabupaten Karawang,Drs. H. Asep Hazar, M.Sc.,Menuai sorotan tajam dari publik setelah menunjukkan sikap yang dinilai transparansi dan enggan terbuka terhadap awak media.

Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan terkait sejumlah isu penting tak digubris sama sekali, telepon tak diangkat, pesan tak dibalas, seolah menghindar dari tanggung jawab sebagai pejabat publik.

Rabu (24/09/2025), tim redaksi media ini telah berulang kali mencoba menghubungi Drs. H. Asep Hazar, M.Sc., guna meminta klarifikasi atas kabar yang berkembang di masyarakat. Namun hingga berita ini ditayangkan, Kepala Dinas PRKP tersebut tidak memberikan satu pun respons. Ketidakhadiran komunikasi dari seorang pejabat daerah menimbulkan tanda tanya besar: apa yang sebenarnya sedang disembunyikan?

Sikap bungkam "Drs. H. Asep Hazar kian memperkuat dugaan publik bahwa ia alergi terhadap kontrol sosial, terutama ketika menyangkut transparansi anggaran, kebijakan publik, dan program pembangunan yang didanai uang rakyat. Beberapa warga yang kami temui menyampaikan kekecewaan mendalam atas gaya kepemimpinan Kepala Dinas yang tertutup.

“Kalau kepada wartawan saja menghindar, bagaimana dia akan terbuka kepada kami, Masyarakat sendiri? Kami ingin tahu ke mana arah kebijakan Dinas dan bagaimana dana APBD dan APBN digunakan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Padahal, dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, disebutkan dengan tegas bahwa setiap badan publik—termasuk pemerintah daerah — berkewajiban menyampaikan informasi kepada masyarakat. Menutup diri dari media bukan hanya tindakan tidak profesional, tapi juga melawan semangat demokrasi.

Ketertutupan seperti ini justru membuka ruang spekulasi liar dan menciptakan narasi miring yang bisa merusak citra pemerintahan Karawang. Tanpa klarifikasi resmi dari Drs. H. Asep Hazar, M.Sc., publik hanya akan mengandalkan asumsi, yang dalam iklim keterbukaan seperti saat ini, sangat berbahaya.

Kami selaku awak media masih membuka ruang klarifikasi bagi Kepala Dinas PRKP Karawang, Namun jika sikap bungkam terus dipertahankan, jangan salahkan publik bila mulai bertanya-tanya: ada apa dengan Drs. H. Asep Hazar, M.Sc.,?

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karawang H.Ajang Supandi Maknai Hari Tani Nasional Sebagai Upaya Peningkatan Perhatian bagi Petani

Karawangbicara.com,— Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karawang,"H,Ajang Supandi mengucapkan selamat memperingati Hari Tani Nasional 2025.

Dalam momentum tahunan ini, H.Ajang mengajak masyarakat untuk kembali menghargai peran penting petani dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Selamat Hari Tani Nasional. Kembali ke sawah, mari kita menyemai masa depan. Merdeka!” ujar H.Ajang saat dihubungi Media Karawangbicara.com, Rabu (24/9/2025).

H.Ajang menilai sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Penetapan Hari Tani Nasional tidak lepas dari tonggak sejarah lahirnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) Tahun 1960 yang disahkan pada 24 September 1960. Melalui Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 169 Tahun 1963, Presiden Soekarno menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Tani Nasional.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSEKP) Kementerian Pertanian, UUPA memiliki makna strategis sebagai implementasi dari Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945. Undang-undang ini menjadi fondasi utama yang menyatakan bahwa kekayaan alam, termasuk tanah, dikuasai oleh negara dan harus digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,"ucap H.Ajang.

“Terima kasih untuk para petani yang sudah turut serta membangun negara Indonesia. Momen ini saya harap menjadi momentum bagi pemerintah untuk terus memberikan perhatian guna peningkatan kualitas hidup para petani,” ungkap H.Ajang.

Salah satu alasan utama mengapa perhatian harus diberikan kepada petani adalah untuk memastikan ketahanan pangan yang stabil

Petani adalah tulang punggung produksi pangan di Indonesia, dan pasokan pangan yang mencukupi adalah fondasi bagi kesejahteraan nasional. Dengan mendukung petani, negara dapat mengurangi risiko kekurangan pangan dan ketidakstabilan harga,” ujar Ketua DPC Partai Gerindra.

“Dengan memberikan perhatian kepada petani, negara dapat menciptakan peluang kerja bagi jutaan orang di daerah pedesaan dan meningkatkan pendapatan mereka. Ini tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan petani tetapi juga membantu pengentasan kemiskinan di pedesaan,” sambungnya.

Di samping itu, H.Ajang juga mendorong perwujudan pertanian yang berkelanjutan untuk menjaga kelestarian lingkungan.

“Dengan memberikan perhatian kepada petani, negara dapat mendorong praktik pertanian yang ramah lingkungan, seperti penggunaan pupuk organik, konservasi air, dan pengendalian hama yang berkelanjutan. Ini akan membantu mengurangi dampak negatif pertanian terhadap ekosistem. 

“Negara harus mendukung riset dan pengembangan pertanian serta memastikan bahwa petani memiliki akses ke teknologi modern yang dapat meningkatkan produktivitas mereka,” tandasnya.

Pemerintah dan berbagai pihak terkait diharapkan untuk terus memberikan perhatian dan dukungan yang diperlukan kepada petani Indonesia. Ini akan membantu menciptakan masa depan yang lebih cerah, dengan ketahanan pangan yang kuat, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dan kelestarian lingkungan yang terjaga. Keberhasilan petani adalah kunci keberhasilan bangsa Indonesia secara keseluruhan.


Penulis:Ferimaulana 


Karawangbicara.com,— Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karawang,"H,Ajang Supandi mengucapkan selamat memperingati Hari Tani Nasional 2025.

Dalam momentum tahunan ini, H.Ajang mengajak masyarakat untuk kembali menghargai peran penting petani dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Selamat Hari Tani Nasional. Kembali ke sawah, mari kita menyemai masa depan. Merdeka!” ujar H.Ajang saat dihubungi Media Karawangbicara.com, Rabu (24/9/2025).

H.Ajang menilai sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Penetapan Hari Tani Nasional tidak lepas dari tonggak sejarah lahirnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) Tahun 1960 yang disahkan pada 24 September 1960. Melalui Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 169 Tahun 1963, Presiden Soekarno menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Tani Nasional.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSEKP) Kementerian Pertanian, UUPA memiliki makna strategis sebagai implementasi dari Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945. Undang-undang ini menjadi fondasi utama yang menyatakan bahwa kekayaan alam, termasuk tanah, dikuasai oleh negara dan harus digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,"ucap H.Ajang.

“Terima kasih untuk para petani yang sudah turut serta membangun negara Indonesia. Momen ini saya harap menjadi momentum bagi pemerintah untuk terus memberikan perhatian guna peningkatan kualitas hidup para petani,” ungkap H.Ajang.

Salah satu alasan utama mengapa perhatian harus diberikan kepada petani adalah untuk memastikan ketahanan pangan yang stabil

Petani adalah tulang punggung produksi pangan di Indonesia, dan pasokan pangan yang mencukupi adalah fondasi bagi kesejahteraan nasional. Dengan mendukung petani, negara dapat mengurangi risiko kekurangan pangan dan ketidakstabilan harga,” ujar Ketua DPC Partai Gerindra.

“Dengan memberikan perhatian kepada petani, negara dapat menciptakan peluang kerja bagi jutaan orang di daerah pedesaan dan meningkatkan pendapatan mereka. Ini tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan petani tetapi juga membantu pengentasan kemiskinan di pedesaan,” sambungnya.

Di samping itu, H.Ajang juga mendorong perwujudan pertanian yang berkelanjutan untuk menjaga kelestarian lingkungan.

“Dengan memberikan perhatian kepada petani, negara dapat mendorong praktik pertanian yang ramah lingkungan, seperti penggunaan pupuk organik, konservasi air, dan pengendalian hama yang berkelanjutan. Ini akan membantu mengurangi dampak negatif pertanian terhadap ekosistem. 

“Negara harus mendukung riset dan pengembangan pertanian serta memastikan bahwa petani memiliki akses ke teknologi modern yang dapat meningkatkan produktivitas mereka,” tandasnya.

Pemerintah dan berbagai pihak terkait diharapkan untuk terus memberikan perhatian dan dukungan yang diperlukan kepada petani Indonesia. Ini akan membantu menciptakan masa depan yang lebih cerah, dengan ketahanan pangan yang kuat, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dan kelestarian lingkungan yang terjaga. Keberhasilan petani adalah kunci keberhasilan bangsa Indonesia secara keseluruhan.


Penulis:Ferimaulana 


Rapat Minggon Pada Rabu,24 September 2025, Membahas Topik Penting Terkait Penyaluran KKS

Karawangbicara.com – Kelurahan Karangpawitan Kecamatan Karawang Barat Kabupaten Karawang menggelar rapat minggon rutin pada Rabu, 24 September 2025.

Dalam rapat tersebut dihadiri:  
 
- Bapak Ekky Gilang P. (PLT Lurah)
- Bapak Rasam (Kasi Pem)
- Bapak Daling Permana (Bendahara PBB)
- Korcam PKH
- PSM
- Para RT/RW Kelurahan Karangpawitan

Agenda Rapat, Pembahasan Persiapan Pendistribusian (KKS), Para RT/RW diharapkan untuk memahami proses dan jadwal pendistribusian. Jadwal pendistribusian akan dilaksanakan pada Tanggal 13 hingga 14 Oktober 2025.

"Lurah Eki meminta kepada Para RT/RW untuk menyampaikan informasi ini kepada warga agar semua pihak siap menerima KKS menjelang tanggal pendistribusian.

Selain itu,"Eki Membahas tentang Bansos, yang berhak diterima sesuai peraturan dari Kementerian Sosial (Kemensos). Tujuan dari pembahasan ini adalah untuk memastikan bahwa Bansos disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya dan menghindari persepsi dan pemahaman yang berbeda di kalangan masyarakat.

“Dengan kebersamaan dan kerja nyata, kita bisa menjadikan Karangpawita lebih baik dan lebih maju. Setiap kegiatan yang dilakukan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tutur Eki Gilang.

Meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga Kelurahan Karangpawitan, Memastikan transparansi dan pemahaman yang sama terkait bantuan sosial di masyarakat.

Setiap aparatur diwajibkan untuk menyusun laporan mengenai hasil diskusi dan rencana aksi yang akan dilaksanakan. Sosialisasi informasi mengenai pendistibusian (KKS) dilakukan secara berkala untuk memastikan semua warga mendapatkan informasi yang akurat. Semoga rapat ini dapat menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi masyarakat,"tegas Eki

Rapat minggon rutin ini menjadi ajang koordinasi penting bagi seluruh pihak dalam menyatukan langkah untuk mewujudkan kemajuan Kelurahan Karangpawitan secara berkelanjutan. 

Dengan adanya Minggon ini, diharapkan warga kelurahan Karangpawitan dapat memperoleh informasi yang jelas dan akurat tentang pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). serta memahami hak dan kewajiban mereka sebagai warga Karangpawitan,"Pungkas Eki.

Rapat ditutup dengan harapan semua pihak dapat berkolaborasi demi kelancaran pendistribusian KKS.


(Red)

Karawangbicara.com – Kelurahan Karangpawitan Kecamatan Karawang Barat Kabupaten Karawang menggelar rapat minggon rutin pada Rabu, 24 September 2025.

Dalam rapat tersebut dihadiri:  
 
- Bapak Ekky Gilang P. (PLT Lurah)
- Bapak Rasam (Kasi Pem)
- Bapak Daling Permana (Bendahara PBB)
- Korcam PKH
- PSM
- Para RT/RW Kelurahan Karangpawitan

Agenda Rapat, Pembahasan Persiapan Pendistribusian (KKS), Para RT/RW diharapkan untuk memahami proses dan jadwal pendistribusian. Jadwal pendistribusian akan dilaksanakan pada Tanggal 13 hingga 14 Oktober 2025.

"Lurah Eki meminta kepada Para RT/RW untuk menyampaikan informasi ini kepada warga agar semua pihak siap menerima KKS menjelang tanggal pendistribusian.

Selain itu,"Eki Membahas tentang Bansos, yang berhak diterima sesuai peraturan dari Kementerian Sosial (Kemensos). Tujuan dari pembahasan ini adalah untuk memastikan bahwa Bansos disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya dan menghindari persepsi dan pemahaman yang berbeda di kalangan masyarakat.

“Dengan kebersamaan dan kerja nyata, kita bisa menjadikan Karangpawita lebih baik dan lebih maju. Setiap kegiatan yang dilakukan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tutur Eki Gilang.

Meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga Kelurahan Karangpawitan, Memastikan transparansi dan pemahaman yang sama terkait bantuan sosial di masyarakat.

Setiap aparatur diwajibkan untuk menyusun laporan mengenai hasil diskusi dan rencana aksi yang akan dilaksanakan. Sosialisasi informasi mengenai pendistibusian (KKS) dilakukan secara berkala untuk memastikan semua warga mendapatkan informasi yang akurat. Semoga rapat ini dapat menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi masyarakat,"tegas Eki

Rapat minggon rutin ini menjadi ajang koordinasi penting bagi seluruh pihak dalam menyatukan langkah untuk mewujudkan kemajuan Kelurahan Karangpawitan secara berkelanjutan. 

Dengan adanya Minggon ini, diharapkan warga kelurahan Karangpawitan dapat memperoleh informasi yang jelas dan akurat tentang pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). serta memahami hak dan kewajiban mereka sebagai warga Karangpawitan,"Pungkas Eki.

Rapat ditutup dengan harapan semua pihak dapat berkolaborasi demi kelancaran pendistribusian KKS.


(Red)

Pembangunan Halte DISHUB Karawang, Mendapatkan Apresiasi dari Warga Sekitar

KARAWANG – Proyek pembangunan halte yang digarap Dinas Perhubungan (DISHUB) Kabupaten Karawang melalui pelaksana CV Ciwulan Bangkit, mendapat apresiasi positif dari masyarakat sekitar. Fasilitas tersebut dinilai memberikan kenyamanan bagi warga yang kerap menunggu transportasi maupun jemputan.
‎Salah seorang warga Jati Rasa, Ardi, menyampaikan rasa syukurnya atas pembangunan halte tersebut. Menurutnya, keberadaan halte baru sangat membantu masyarakat dalam beraktivitas.
‎“Dengan adanya halte ini kami merasa lebih nyaman, apalagi saat menunggu jemputan datang. Jadi tidak kepanasan maupun kehujanan,” ungkap Ardi, Rabu (24/9/2025).
‎Dinas Perhubungan Karawang menegaskan, pembangunan halte merupakan bagian dari program peningkatan layanan publik di sektor transportasi. Kehadiran halte tidak hanya memberi kenyamanan, tetapi juga diharapkan mendorong masyarakat lebih tertib dalam menggunakan transportasi.
‎“Halte ini dibangun untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus menghadirkan fasilitas transportasi yang aman, nyaman, dan layak,” kata perwakilan DISHUB Karawang.
‎Masyarakat pun berharap agar pembangunan serupa terus diperluas di berbagai titik strategis di Karawang. Dengan begitu, mobilitas warga dapat semakin terbantu, sekaligus menunjang wajah kota yang lebih tertata.
‎(Jur/Red)
KARAWANG – Proyek pembangunan halte yang digarap Dinas Perhubungan (DISHUB) Kabupaten Karawang melalui pelaksana CV Ciwulan Bangkit, mendapat apresiasi positif dari masyarakat sekitar. Fasilitas tersebut dinilai memberikan kenyamanan bagi warga yang kerap menunggu transportasi maupun jemputan.
‎Salah seorang warga Jati Rasa, Ardi, menyampaikan rasa syukurnya atas pembangunan halte tersebut. Menurutnya, keberadaan halte baru sangat membantu masyarakat dalam beraktivitas.
‎“Dengan adanya halte ini kami merasa lebih nyaman, apalagi saat menunggu jemputan datang. Jadi tidak kepanasan maupun kehujanan,” ungkap Ardi, Rabu (24/9/2025).
‎Dinas Perhubungan Karawang menegaskan, pembangunan halte merupakan bagian dari program peningkatan layanan publik di sektor transportasi. Kehadiran halte tidak hanya memberi kenyamanan, tetapi juga diharapkan mendorong masyarakat lebih tertib dalam menggunakan transportasi.
‎“Halte ini dibangun untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus menghadirkan fasilitas transportasi yang aman, nyaman, dan layak,” kata perwakilan DISHUB Karawang.
‎Masyarakat pun berharap agar pembangunan serupa terus diperluas di berbagai titik strategis di Karawang. Dengan begitu, mobilitas warga dapat semakin terbantu, sekaligus menunjang wajah kota yang lebih tertata.
‎(Jur/Red)

Selasa, 23 September 2025

Aliansi Mahasiswa Karawang Gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) Evaluasi Kinerja Dinas dan Penanganan Sampah Jalupang

Karawangbicara.com-Mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Karawang dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Selasa, 23 September 2025. Agenda ini berfokus pada pembahasan persoalan pendidikan di sekolah negeri, khususnya tingkat SMP, serta evaluasi kinerja dinas lingkungan hidup dalam penanganan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA)

Hadirnya Pihak Terkait dI Acara RDP tersebut dihadiri oleh langsung Ketua DPRD Endang Sodikin, Wakil Ketua H Oma Miharja, Wakil Ketua H Dian F Jaman, Wakil Ketua H Tatang Taufik dan anggota DPRD Iqbal, Natala Sumeda,serta Kepala Dinas Pendidikan, DLHK, PUPR, dan perwakilan PTKP.dinas Tenaga kerja DISNAKER, dinas pendidikan dan olah raga DISDIKPORA, Agenda utamanya membahas evaluasi kinerja OPD, progres peningkatan mutu SMP negeri, serta penanganan sampah di TPA Jalupang.

Dalam forum ini, mahasiswa UNSIKA menyampaikan evaluasi terhadap kinerja OPD, dengan fokus pada progres peningkatan mutu pendidikan,banyak sekolah yang masih terkendala dalam sarana prasarana. Kualitas pengajaran yang belum merata, Progres yang dinilai lambat dan kurang menunjukkan solusi berkelanjutan. Kekhawatiran mengenai dampak lingkungan dan kesehatan akibat volume sampah yang terus meningkat.

Seorang perwakilan mahasiswa UNSIKA menegaskan, “Kami ingin mengetahui sejauh mana progres dari program yang sudah dijalankan OPD, khususnya DLHK dan Dinas Pendidikan. Jangan sampai masalah klasik seperti sampah dan sarana sekolah terus berulang tanpa ada penyelesaian nyata.”

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Karawang, Endang Sodikin, menyambut baik inisiatif mahasiswa dalam melakukan kontrol sosial. Ia menegaskan bahwa DPRD akan terus mendorong OPD terkait untuk mempercepat progres dan meningkatkan kinerja pelayanan publik.

RDP ini menjadi wadah evaluasi terbuka dan pengingat bagi OPD untuk tidak hanya sekadar membuat program, tetapi juga memastikan implementasi nyata di lapangan demi kepentingan masyarakat.

Rapat Dengar Pendapat RDP ini, adalah hasil kajian mahasiswa yang disampaikan langsung kepada OPD/Dinas Karawang difasilitasi DPRD Karawang,

Insya allah dialog dan RDP ini Kami akan rutinkan setiap tahun untuk menampung aspirasi mahasiswa hasil kajian mahasiswa di masing-masing kampus bersama DPRD dengan para OPD di Karawang

Karawangbicara.com-Mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Karawang dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Selasa, 23 September 2025. Agenda ini berfokus pada pembahasan persoalan pendidikan di sekolah negeri, khususnya tingkat SMP, serta evaluasi kinerja dinas lingkungan hidup dalam penanganan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA)

Hadirnya Pihak Terkait dI Acara RDP tersebut dihadiri oleh langsung Ketua DPRD Endang Sodikin, Wakil Ketua H Oma Miharja, Wakil Ketua H Dian F Jaman, Wakil Ketua H Tatang Taufik dan anggota DPRD Iqbal, Natala Sumeda,serta Kepala Dinas Pendidikan, DLHK, PUPR, dan perwakilan PTKP.dinas Tenaga kerja DISNAKER, dinas pendidikan dan olah raga DISDIKPORA, Agenda utamanya membahas evaluasi kinerja OPD, progres peningkatan mutu SMP negeri, serta penanganan sampah di TPA Jalupang.

Dalam forum ini, mahasiswa UNSIKA menyampaikan evaluasi terhadap kinerja OPD, dengan fokus pada progres peningkatan mutu pendidikan,banyak sekolah yang masih terkendala dalam sarana prasarana. Kualitas pengajaran yang belum merata, Progres yang dinilai lambat dan kurang menunjukkan solusi berkelanjutan. Kekhawatiran mengenai dampak lingkungan dan kesehatan akibat volume sampah yang terus meningkat.

Seorang perwakilan mahasiswa UNSIKA menegaskan, “Kami ingin mengetahui sejauh mana progres dari program yang sudah dijalankan OPD, khususnya DLHK dan Dinas Pendidikan. Jangan sampai masalah klasik seperti sampah dan sarana sekolah terus berulang tanpa ada penyelesaian nyata.”

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Karawang, Endang Sodikin, menyambut baik inisiatif mahasiswa dalam melakukan kontrol sosial. Ia menegaskan bahwa DPRD akan terus mendorong OPD terkait untuk mempercepat progres dan meningkatkan kinerja pelayanan publik.

RDP ini menjadi wadah evaluasi terbuka dan pengingat bagi OPD untuk tidak hanya sekadar membuat program, tetapi juga memastikan implementasi nyata di lapangan demi kepentingan masyarakat.

Rapat Dengar Pendapat RDP ini, adalah hasil kajian mahasiswa yang disampaikan langsung kepada OPD/Dinas Karawang difasilitasi DPRD Karawang,

Insya allah dialog dan RDP ini Kami akan rutinkan setiap tahun untuk menampung aspirasi mahasiswa hasil kajian mahasiswa di masing-masing kampus bersama DPRD dengan para OPD di Karawang

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Mahasiswa UNSIKA Bersama DPRD Karawang.


‎‎KARAWANG – Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) dengan DPRD Karawang dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Selasa (23/9/2025), menyisakan tanda tanya besar. Pasalnya, awak media yang hendak meliput tidak diperkenankan masuk ke ruang rapat.
‎rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar di Gedung DPRD Karawang itu dihadiri langsung Ketua DPRD Endang Sodikin, Wakil Ketua H Oma Miharja, Wakil Ketua H Dian F Jaman, Wakil Ketua H Tatang Taufik dan anggota DPRD diantaranya didin, Iqbal, Natala Sumeda, mumun, dede anwar serta Kepala Dinas Pendidikan, DLHK, PUPR, dan perwakilan PTKP.dinas Tenaga kerja DISNAKER, dinas pendidikan dan olah raga DISDIKPORA, Agenda utamanya membahas evaluasi kinerja OPD, progres peningkatan mutu SMP negeri, serta penanganan sampah di TPA Jalupang.
‎Namun, fakta bahwa wartawan tidak diberi akses menimbulkan pertanyaan serius. Publik pun bertanya-tanya, ada apa sebenarnya antara Kepala Dinas dengan anggota DPRD sehingga jalannya rapat harus tertutup dan tidak bisa dipublikasikan secara transparan?
‎Padahal, isu yang dibahas dalam forum tersebut menyangkut kepentingan masyarakat luas pendidikan dan lingkungan hidup. Transparansi publik menjadi hal penting agar masyarakat mengetahui sejauh mana progres dan kinerja OPD.
‎Kalau rapat dengar pendapat RDP ini, memang untuk kepentingan rakyat, kami berharap dibuka saja seluruh media untuk dapat leluasa meliput di dalam gedung Paripurna DPRD” ungkap awak media
Meskipun itu memang kami mendapatkan kesempatan untuk meliput dari Gedung Paripurna DPRD, sekaligus kami melihat respon OPD/Dinas terhadap undangan DPRD atas permintaan mahasiswa ; ungkap awak media
‎rapat dengar pendapat RDP ini, adalah hasil kajian mahasiswa yang disampaikan langsung kepada OPD/Dinas Karawang difasilitasi DPRD Karawang,

Insya allah dialog dan RDP ini Kami akan rutinkan setiap tahun untuk menampung aspirasi mahasiswa hasil kajian mahasiswa di masing-masing kampus bersama DPRD dengan para OPD di Karawang

‎‎KARAWANG – Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) dengan DPRD Karawang dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Selasa (23/9/2025), menyisakan tanda tanya besar. Pasalnya, awak media yang hendak meliput tidak diperkenankan masuk ke ruang rapat.
‎rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar di Gedung DPRD Karawang itu dihadiri langsung Ketua DPRD Endang Sodikin, Wakil Ketua H Oma Miharja, Wakil Ketua H Dian F Jaman, Wakil Ketua H Tatang Taufik dan anggota DPRD diantaranya didin, Iqbal, Natala Sumeda, mumun, dede anwar serta Kepala Dinas Pendidikan, DLHK, PUPR, dan perwakilan PTKP.dinas Tenaga kerja DISNAKER, dinas pendidikan dan olah raga DISDIKPORA, Agenda utamanya membahas evaluasi kinerja OPD, progres peningkatan mutu SMP negeri, serta penanganan sampah di TPA Jalupang.
‎Namun, fakta bahwa wartawan tidak diberi akses menimbulkan pertanyaan serius. Publik pun bertanya-tanya, ada apa sebenarnya antara Kepala Dinas dengan anggota DPRD sehingga jalannya rapat harus tertutup dan tidak bisa dipublikasikan secara transparan?
‎Padahal, isu yang dibahas dalam forum tersebut menyangkut kepentingan masyarakat luas pendidikan dan lingkungan hidup. Transparansi publik menjadi hal penting agar masyarakat mengetahui sejauh mana progres dan kinerja OPD.
‎Kalau rapat dengar pendapat RDP ini, memang untuk kepentingan rakyat, kami berharap dibuka saja seluruh media untuk dapat leluasa meliput di dalam gedung Paripurna DPRD” ungkap awak media
Meskipun itu memang kami mendapatkan kesempatan untuk meliput dari Gedung Paripurna DPRD, sekaligus kami melihat respon OPD/Dinas terhadap undangan DPRD atas permintaan mahasiswa ; ungkap awak media
‎rapat dengar pendapat RDP ini, adalah hasil kajian mahasiswa yang disampaikan langsung kepada OPD/Dinas Karawang difasilitasi DPRD Karawang,

Insya allah dialog dan RDP ini Kami akan rutinkan setiap tahun untuk menampung aspirasi mahasiswa hasil kajian mahasiswa di masing-masing kampus bersama DPRD dengan para OPD di Karawang

Koperasi Benteng Mikro Indonesia (BMI) Resmikan Rumah Hibah Pak Saja di Kampung tegaltanjung, Kelurahan Karangpawitan

Karawang | Versitnews.com 23 September 2025 Koperasi Benteng Mikro Indonesia (BMI) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Bertempat di Kampung Tegal Tanjung RT 03 RW 19, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, BMI meresmikan rumah hibah bagi salah satu warga penerima manfaat, Selasa (23/9).

Acara peresmian dihadiri jajaran pengurus BMI, di antaranya Direktur Bisnis sekaligus Manajer Pemberdayaan Cabang Karawang, Asisten Tri Cahyadi, serta tokoh koperasi lainnya seperti Andi SIP dan Nurjanah Lubis. Hadir pula mitra BMI dari Raja Elektronik serta Yayasan Sosial yang diwakili Ibu Fera bersama tim.

Dalam sambutannya, Casmita, SE, ME, menyampaikan bahwa koperasi tidak boleh dipahami sebatas lembaga simpan pinjam semata, melainkan harus membawa dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat luas.

Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, khususnya Pasal 4, menegaskan bahwa koperasi harus memberikan manfaat ekonomi dan sosial. Inilah yang kami pegang. Koperasi bukan hanya soal bisnis, tapi juga kontribusi nyata untuk masyarakat," tegas Casmita.

la juga mengapresiasi langkah pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo yang menggagas Koperasi Merah Putih, sebagai bagian dari upaya menata perekonomian nasional berdasarkan asas kekeluargaan.

Selama ini perusahaan besar yang mendominasi, namun koperasi harus hadir untuk rakyat. Alhamdulillah, BMI sudah membangun 16 rumah hibah, tiga titik sanitasi untuk musala, masjid, dan pesantren, satu titik untuk pemakaman, serta menyediakan sanitasi bagi dhuafa dan ambulans gratis," tambahnya.

Peresmian ini turut dihadiri unsur pemerintahan Kelurahan Karangpawitan yang diwakili Gunawan selaku Kasi Ekbang, perwakilan Dinas Koperasi Karawang Budiman, Bhabinkamtibmas Ujang Solihin, Babinsa Hendri, para Ketua RW, serta tokoh masyarakat setempat.

Dengan adanya kegiatan ini, BMI berharap dapat memperkuat citra koperasi sebagai lembaga ekonomi kerakyatan yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga peduli pada kebutuhan sosial masyarakat.
Karawang | Versitnews.com 23 September 2025 Koperasi Benteng Mikro Indonesia (BMI) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Bertempat di Kampung Tegal Tanjung RT 03 RW 19, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, BMI meresmikan rumah hibah bagi salah satu warga penerima manfaat, Selasa (23/9).

Acara peresmian dihadiri jajaran pengurus BMI, di antaranya Direktur Bisnis sekaligus Manajer Pemberdayaan Cabang Karawang, Asisten Tri Cahyadi, serta tokoh koperasi lainnya seperti Andi SIP dan Nurjanah Lubis. Hadir pula mitra BMI dari Raja Elektronik serta Yayasan Sosial yang diwakili Ibu Fera bersama tim.

Dalam sambutannya, Casmita, SE, ME, menyampaikan bahwa koperasi tidak boleh dipahami sebatas lembaga simpan pinjam semata, melainkan harus membawa dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat luas.

Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, khususnya Pasal 4, menegaskan bahwa koperasi harus memberikan manfaat ekonomi dan sosial. Inilah yang kami pegang. Koperasi bukan hanya soal bisnis, tapi juga kontribusi nyata untuk masyarakat," tegas Casmita.

la juga mengapresiasi langkah pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo yang menggagas Koperasi Merah Putih, sebagai bagian dari upaya menata perekonomian nasional berdasarkan asas kekeluargaan.

Selama ini perusahaan besar yang mendominasi, namun koperasi harus hadir untuk rakyat. Alhamdulillah, BMI sudah membangun 16 rumah hibah, tiga titik sanitasi untuk musala, masjid, dan pesantren, satu titik untuk pemakaman, serta menyediakan sanitasi bagi dhuafa dan ambulans gratis," tambahnya.

Peresmian ini turut dihadiri unsur pemerintahan Kelurahan Karangpawitan yang diwakili Gunawan selaku Kasi Ekbang, perwakilan Dinas Koperasi Karawang Budiman, Bhabinkamtibmas Ujang Solihin, Babinsa Hendri, para Ketua RW, serta tokoh masyarakat setempat.

Dengan adanya kegiatan ini, BMI berharap dapat memperkuat citra koperasi sebagai lembaga ekonomi kerakyatan yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga peduli pada kebutuhan sosial masyarakat.

Laporan Kegiatan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Karawang Timur


Karawang | Versitnews.com- Dalam momentum kegiatan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) yang digelar di Karawang Timur pada Selasa (23/9/2025), Plt Camat Karawang Timur Asep Suryana tampil lugas memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan mendesak yang tengah dihadapi wilayahnya.

Di hadapan Bupati Karawang dan jajaran Muspida, Asep menyampaikan laporan menyeluruh mengenai kondisi infrastruktur, keamanan, ekonomi, hingga ketenagakerjaan yang masih menjadi tantangan serius di wilayah yang dipimpinnya.

Dalam laporannya, Asep menyoroti kondisi drainase dan gorong-gorong yang tidak berfungsi optimal. Hal ini, menurutnya, kerap menimbulkan genangan air saat hujan, bahkan berpotensi menyebabkan banjir di beberapa titik rawan.

Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan persoalan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang banyak padam di beberapa ruas jalan. "Kondisi ini sangat mengganggu keamanan dan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari," ujarnya.

Selain itu, kerusakan jalan dan jembatan di beberapa kelurahan pun disampaikan sebagai keluhan utama masyarakat ya terus mendesak agar segera diperbaik

Asep juga menyoroti dinamika sosial yang muncul di tengah masyarakat, seperti kenakalan remaja dan peredaran minuman keras. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya telah mengaktifkan kembali kegiatan Siskamling dan kerja bakti lingkungan sebagai langkah membangun ketahanan sosial dan menciptakan lingkungan yang aman serta tertib.

Di sektor ekonomi, Asep menyampaikan bahwa pelaku UMKM di Karawang Timur mulai berkembang, namun masih menghadapi tantangan serius dalam hal akses permodalan dan pemasaran pro

"Potensinya ada, semangat masyarakat juga besar, tinggal bagaimana kita memberikan fasilitasi yang tepat agar mereka bisa naik kelas," katanya.

Namun, dari semua persoalan yang dipaparkan, isu ketenagakerjaan menjadi hal yang paling ditekankan Asep. la mengungkapkan keprihatinannya terhadap banyaknya generasi muda Karawang Timur yang belum terserap di industri-industri besar yang berdiri di sekitar wilayah mereka.

"Ironisnya, mereka justru menjadi penonton di kampung sendiri. Kami berharap pemerintah daerah dan pihak industri bisa lebih berpihak pada tenaga kerja lokal," tegasnya.

Ajakan Kolaborasi Menuju Karawang Timur yang Lebih Baik, Mengakhiri laporannya, Asep menegaskan bahwa seluruh tantangan yang ada telah menjadi perhatian serius pihak kecamatan. Bersama masyarakat, mereka telah membentuk kelompok-kelompok masyarakat sebagai garda terdepan dalam penanganan masalah sosial dan pembangunan.

"Kami sangat berharap, dengan laporan ini, kami bisa mendapat dukungan penuh dari Bapak Bupati dan seluruh pihak terkait.

Tujuan kami satu: menjadikan Karawang Timur sebagai wilayah yang lebih baik, tertib, dan sejahtera," pungkasnya dengan optimis.



Karawang | Versitnews.com- Dalam momentum kegiatan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) yang digelar di Karawang Timur pada Selasa (23/9/2025), Plt Camat Karawang Timur Asep Suryana tampil lugas memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan mendesak yang tengah dihadapi wilayahnya.

Di hadapan Bupati Karawang dan jajaran Muspida, Asep menyampaikan laporan menyeluruh mengenai kondisi infrastruktur, keamanan, ekonomi, hingga ketenagakerjaan yang masih menjadi tantangan serius di wilayah yang dipimpinnya.

Dalam laporannya, Asep menyoroti kondisi drainase dan gorong-gorong yang tidak berfungsi optimal. Hal ini, menurutnya, kerap menimbulkan genangan air saat hujan, bahkan berpotensi menyebabkan banjir di beberapa titik rawan.

Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan persoalan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang banyak padam di beberapa ruas jalan. "Kondisi ini sangat mengganggu keamanan dan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari," ujarnya.

Selain itu, kerusakan jalan dan jembatan di beberapa kelurahan pun disampaikan sebagai keluhan utama masyarakat ya terus mendesak agar segera diperbaik

Asep juga menyoroti dinamika sosial yang muncul di tengah masyarakat, seperti kenakalan remaja dan peredaran minuman keras. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya telah mengaktifkan kembali kegiatan Siskamling dan kerja bakti lingkungan sebagai langkah membangun ketahanan sosial dan menciptakan lingkungan yang aman serta tertib.

Di sektor ekonomi, Asep menyampaikan bahwa pelaku UMKM di Karawang Timur mulai berkembang, namun masih menghadapi tantangan serius dalam hal akses permodalan dan pemasaran pro

"Potensinya ada, semangat masyarakat juga besar, tinggal bagaimana kita memberikan fasilitasi yang tepat agar mereka bisa naik kelas," katanya.

Namun, dari semua persoalan yang dipaparkan, isu ketenagakerjaan menjadi hal yang paling ditekankan Asep. la mengungkapkan keprihatinannya terhadap banyaknya generasi muda Karawang Timur yang belum terserap di industri-industri besar yang berdiri di sekitar wilayah mereka.

"Ironisnya, mereka justru menjadi penonton di kampung sendiri. Kami berharap pemerintah daerah dan pihak industri bisa lebih berpihak pada tenaga kerja lokal," tegasnya.

Ajakan Kolaborasi Menuju Karawang Timur yang Lebih Baik, Mengakhiri laporannya, Asep menegaskan bahwa seluruh tantangan yang ada telah menjadi perhatian serius pihak kecamatan. Bersama masyarakat, mereka telah membentuk kelompok-kelompok masyarakat sebagai garda terdepan dalam penanganan masalah sosial dan pembangunan.

"Kami sangat berharap, dengan laporan ini, kami bisa mendapat dukungan penuh dari Bapak Bupati dan seluruh pihak terkait.

Tujuan kami satu: menjadikan Karawang Timur sebagai wilayah yang lebih baik, tertib, dan sejahtera," pungkasnya dengan optimis.


Matangkan Program Kerja 2025, KONI Karawang Gelar Raker

KARAWANG-KONI Kabupaten Karawang menggelar Rapat Kerja untuk mematangkan program kerja dan arah kebijakan organisasi yang lebih terarah dan berorientasi pada prestasi.

“Rapat kerja ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, tapi juga untuk memenuhi konstitusi organisasi dan merupakan keharusan serta kebutuhan,” kata Ketua KONI Karawang Wiroso, dalam sambutan di Rapat Kerja KONI Karawang, Selasa (23/9/2205).

Ia menyampaikan, momentum rapat kerja ini penting untuk merefleksikan perjalanan organisasi, serta merumuskan arah kebijakan dan program kerja ke depan yang lebih terarah, efektif, dan berorientasi pada prestasi, khususnya pada momentum Porprov 2026.

Melalui raker ini, kata dia, pihaknya berharap atas saran dan kritik yang membangun untuk terus meningkatkan prestasi.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, tantangan dunia olahraga ke depan semakin kompleks. Maka dari itu, KONI Karawang dituntut untuk terus berinovasi, memperkuat sinergi, serta menjaga integritas dalam setiap langkah pembinaan dan pengembangan olahraga di Karawang,” ungkapnya.

Untuk itu, Joyo, sapaan akrab Wiroso, mengajak seluruh pengurus cabang olahraga, pelatih, atlet, dan seluruh stakeholder olahraga Karawang untuk menyatukan visi, mempererat kolaborasi, serta menjaga semangat kebersamaan.

“Mari kita jadikan rapat kerja ini sebagai forum strategis untuk menyusun program-program yang realistis, terukur, dan berdampak langsung bagi kemajuan olahraga di Karawang,” katanya.

“Selamat mengikuti Rapat Kerja KONI Kabupaten Karawang Tahun 2025, Semoga seluruh peserta dapat pro-aktif dan memberikan pemikiran dan pencerahan yang dapat meningkatkan kemajuan olahraga prestasi di Karawang,” sambungnya.

Hadir dalam kegiatan Rapat Kerja KONI Karawang Tahun 2025 Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Barat Muhammad Budiana, Asisten Daerah II Pemkab Karawang Asep Hazar, perwakilan Polres, TNI, Kejaksaan Negeri serta perwakilan pengurus cabang olahraga di Karawang
KARAWANG-KONI Kabupaten Karawang menggelar Rapat Kerja untuk mematangkan program kerja dan arah kebijakan organisasi yang lebih terarah dan berorientasi pada prestasi.

“Rapat kerja ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, tapi juga untuk memenuhi konstitusi organisasi dan merupakan keharusan serta kebutuhan,” kata Ketua KONI Karawang Wiroso, dalam sambutan di Rapat Kerja KONI Karawang, Selasa (23/9/2205).

Ia menyampaikan, momentum rapat kerja ini penting untuk merefleksikan perjalanan organisasi, serta merumuskan arah kebijakan dan program kerja ke depan yang lebih terarah, efektif, dan berorientasi pada prestasi, khususnya pada momentum Porprov 2026.

Melalui raker ini, kata dia, pihaknya berharap atas saran dan kritik yang membangun untuk terus meningkatkan prestasi.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, tantangan dunia olahraga ke depan semakin kompleks. Maka dari itu, KONI Karawang dituntut untuk terus berinovasi, memperkuat sinergi, serta menjaga integritas dalam setiap langkah pembinaan dan pengembangan olahraga di Karawang,” ungkapnya.

Untuk itu, Joyo, sapaan akrab Wiroso, mengajak seluruh pengurus cabang olahraga, pelatih, atlet, dan seluruh stakeholder olahraga Karawang untuk menyatukan visi, mempererat kolaborasi, serta menjaga semangat kebersamaan.

“Mari kita jadikan rapat kerja ini sebagai forum strategis untuk menyusun program-program yang realistis, terukur, dan berdampak langsung bagi kemajuan olahraga di Karawang,” katanya.

“Selamat mengikuti Rapat Kerja KONI Kabupaten Karawang Tahun 2025, Semoga seluruh peserta dapat pro-aktif dan memberikan pemikiran dan pencerahan yang dapat meningkatkan kemajuan olahraga prestasi di Karawang,” sambungnya.

Hadir dalam kegiatan Rapat Kerja KONI Karawang Tahun 2025 Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Barat Muhammad Budiana, Asisten Daerah II Pemkab Karawang Asep Hazar, perwakilan Polres, TNI, Kejaksaan Negeri serta perwakilan pengurus cabang olahraga di Karawang

Kepala Dinas PRKP Kabupaten Karawang Drs. H. Asep Hazar, M.Sc., Alergi Terhadap Wartawan.

Karawang | Versitnews.com -Kebebasan pers merupakan salah satu hal pokok dalam Demokrasi karena menjadi pilar ke-empat setelah lembaga eksekutif, lembaga legislatif dan lembaga yudikatif.

Namun, sikap yang seolah alergi wartawan kerap ditunjukkan oleh sejumlah pejabat, salah satunya Kepala Dinas PRKP Kabupaten Karawang. Dirinya tidak pernah merespon telpon atau chat dari salah satu wartawan.

Berawal salah satu wartawan, media online mengirimkan berita laporan terkait dugaan penyelewengan anggara, Selasa (23/09/2025).

Namun, Drs. H. Asep Hazar, M.Sc., , seakan-akan cuek dan tidak merespon sama sekali dengan adanya laporan soal penyalah gunaan anggaran.

Salah satunya di Kelurahan Tanjungmekar, program Proyek pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) anggran tahun 2025, yang diduga Fiktif.

Diketahui, Pemerintah Pusat telah menggelontorkan anggaran tersebut pada tahun 2025. Namun program tersebut pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi RAB, Program Pekerjaan yang Memungut biaya dari masyarakat, padahal ini program pemerintah, tapi kenapa masyarakat masih di bebankan dari biaya,dan pekerjaan nya pun terlihat asal-asalan. "Alias asal jadi".

Dan Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, yang di duga menyalahi aturan. Pasalnya, program Proyek pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) di Kelurahan Tanjungmekar, diperuntukan untuk Masyarakat yang tidak memiliki MCK.

Diminta kepada kepala dinas PRKP Kabupaten Karawang. Drs. H. Asep Hazar, M.Sc., untuk monitoring dan bertindak tegas terhadap oknum-oknum yang sudah menyalahgunakan anggaran Negara yang di peruntukan untuk program Proyek pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) jangan cuma diam dan duduk santai di kantor.
Karawang | Versitnews.com -Kebebasan pers merupakan salah satu hal pokok dalam Demokrasi karena menjadi pilar ke-empat setelah lembaga eksekutif, lembaga legislatif dan lembaga yudikatif.

Namun, sikap yang seolah alergi wartawan kerap ditunjukkan oleh sejumlah pejabat, salah satunya Kepala Dinas PRKP Kabupaten Karawang. Dirinya tidak pernah merespon telpon atau chat dari salah satu wartawan.

Berawal salah satu wartawan, media online mengirimkan berita laporan terkait dugaan penyelewengan anggara, Selasa (23/09/2025).

Namun, Drs. H. Asep Hazar, M.Sc., , seakan-akan cuek dan tidak merespon sama sekali dengan adanya laporan soal penyalah gunaan anggaran.

Salah satunya di Kelurahan Tanjungmekar, program Proyek pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) anggran tahun 2025, yang diduga Fiktif.

Diketahui, Pemerintah Pusat telah menggelontorkan anggaran tersebut pada tahun 2025. Namun program tersebut pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi RAB, Program Pekerjaan yang Memungut biaya dari masyarakat, padahal ini program pemerintah, tapi kenapa masyarakat masih di bebankan dari biaya,dan pekerjaan nya pun terlihat asal-asalan. "Alias asal jadi".

Dan Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, yang di duga menyalahi aturan. Pasalnya, program Proyek pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) di Kelurahan Tanjungmekar, diperuntukan untuk Masyarakat yang tidak memiliki MCK.

Diminta kepada kepala dinas PRKP Kabupaten Karawang. Drs. H. Asep Hazar, M.Sc., untuk monitoring dan bertindak tegas terhadap oknum-oknum yang sudah menyalahgunakan anggaran Negara yang di peruntukan untuk program Proyek pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) jangan cuma diam dan duduk santai di kantor.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done