VERSITNEWS

Senin, 13 Oktober 2025

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Lakukan Silaturahmi ke PWNU Jawa Barat

‎BANDUNG – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, melakukan kunjungan silaturahmi ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat pada Senin (13/10/2025). Kunjungan tersebut disambut hangat oleh jajaran pengurus PWNU Jawa Barat di kantor organisasi tersebut.
‎Dalam kunjungan yang bersifat silaturahmi ini, Mayjen TNI Kosasih diterima langsung oleh Rois PWNU Jawa Barat Dr.KH Abun Bunyamin,MA bersama Katib PWNU Jawa Barat, KH. Fatahillah, S.Pd.i., Serta sejumlah pengurus lainnya. Hadir pula Ketua PWNU Jawa Barat KH. Muhadi Muhammad. SH, dan Sekretaris PWNU Jawa Barat yang baru, H. Aceng Amruloh.
‎KH. Muhadi Muhammad. SH menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kunjungan Pangdam III/Siliwangi. Menurutnya, silaturahmi tersebut menjadi bentuk sinergi antara TNI dan ulama dalam menjaga keutuhan serta keamanan masyarakat Jawa Barat.
Kunjungan Pangdam III Siliwangi ke PWNU Jawa Barat memiliki beberapa tujuan, antara lain:

1. Silaturrahmi dan mohon do'a serta nasehat dari tokoh NU.

2. Membuka peluang bagi santri untuk menjadi TNI, sehingga dapat memperkuat hubungan antara NU dan TNI.

3. NU dan TNI dapat bersama-sama membangun negeri, dengan memperkuat sinergi dan kerja sama antara kedua belah pihak.

4. NU menjaga iman dan TNI menjaga aman, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang aman dan damai bagi masyarakat.

Dengan demikian, kunjungan Pangdam III Siliwangi ke PWNU Jawa Barat dapat memperkuat hubungan antara NU dan TNI, serta meningkatkan kerja sama dalam membangun negeri.

‎Kami menyambut dengan penuh kebahagiaan. Silaturahmi ini bukan hanya mempererat hubungan antara TNI dan NU, tapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi dalam menjaga kondusivitas daerah,” ujar KH. Muhadi Muhammad.
Sementara itu, Pangdam lll Siliwangi,"Kosasih dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) yang telah menyambut kedatangannya dengan baik.

“Semoga di hari-hari berikutnya kami bisa kembali bersilaturahmi, berkontribusi, dan bersinergi baik dengan PWNU Jawabarat disini,” ucapnya Kosasih.

‎Mayjen TNI Kosasih juga mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat PWNU Jawa Barat. Ia menegaskan pentingnya kebersamaan antara tokoh agama dan aparat negara dalam menjaga kerukunan serta ketahanan sosial masyarakat."Ungkapnya
‎Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan. Di akhir pertemuan, kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai peran strategis ulama dan TNI dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan moderasi beragama di Jawa Barat.

Dengan semangat kebersamaan, acara ini diharapkan menjadi titik awal penguatan koordinasi antara Pangdam Siliwangi dengan pengurus PWNU di seluruh level struktural—dari wilayah hingga menjadikan NU sebagai pilar utama kerukunan, pendidikan, ekonomi, dan dakwah yang ramah serta membumi.


(Red)


‎BANDUNG – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, melakukan kunjungan silaturahmi ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat pada Senin (13/10/2025). Kunjungan tersebut disambut hangat oleh jajaran pengurus PWNU Jawa Barat di kantor organisasi tersebut.
‎Dalam kunjungan yang bersifat silaturahmi ini, Mayjen TNI Kosasih diterima langsung oleh Rois PWNU Jawa Barat Dr.KH Abun Bunyamin,MA bersama Katib PWNU Jawa Barat, KH. Fatahillah, S.Pd.i., Serta sejumlah pengurus lainnya. Hadir pula Ketua PWNU Jawa Barat KH. Muhadi Muhammad. SH, dan Sekretaris PWNU Jawa Barat yang baru, H. Aceng Amruloh.
‎KH. Muhadi Muhammad. SH menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kunjungan Pangdam III/Siliwangi. Menurutnya, silaturahmi tersebut menjadi bentuk sinergi antara TNI dan ulama dalam menjaga keutuhan serta keamanan masyarakat Jawa Barat.
Kunjungan Pangdam III Siliwangi ke PWNU Jawa Barat memiliki beberapa tujuan, antara lain:

1. Silaturrahmi dan mohon do'a serta nasehat dari tokoh NU.

2. Membuka peluang bagi santri untuk menjadi TNI, sehingga dapat memperkuat hubungan antara NU dan TNI.

3. NU dan TNI dapat bersama-sama membangun negeri, dengan memperkuat sinergi dan kerja sama antara kedua belah pihak.

4. NU menjaga iman dan TNI menjaga aman, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang aman dan damai bagi masyarakat.

Dengan demikian, kunjungan Pangdam III Siliwangi ke PWNU Jawa Barat dapat memperkuat hubungan antara NU dan TNI, serta meningkatkan kerja sama dalam membangun negeri.

‎Kami menyambut dengan penuh kebahagiaan. Silaturahmi ini bukan hanya mempererat hubungan antara TNI dan NU, tapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi dalam menjaga kondusivitas daerah,” ujar KH. Muhadi Muhammad.
Sementara itu, Pangdam lll Siliwangi,"Kosasih dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) yang telah menyambut kedatangannya dengan baik.

“Semoga di hari-hari berikutnya kami bisa kembali bersilaturahmi, berkontribusi, dan bersinergi baik dengan PWNU Jawabarat disini,” ucapnya Kosasih.

‎Mayjen TNI Kosasih juga mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat PWNU Jawa Barat. Ia menegaskan pentingnya kebersamaan antara tokoh agama dan aparat negara dalam menjaga kerukunan serta ketahanan sosial masyarakat."Ungkapnya
‎Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan. Di akhir pertemuan, kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai peran strategis ulama dan TNI dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan moderasi beragama di Jawa Barat.

Dengan semangat kebersamaan, acara ini diharapkan menjadi titik awal penguatan koordinasi antara Pangdam Siliwangi dengan pengurus PWNU di seluruh level struktural—dari wilayah hingga menjadikan NU sebagai pilar utama kerukunan, pendidikan, ekonomi, dan dakwah yang ramah serta membumi.


(Red)


Penyaluran Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kecamatan Karawang Barat

Karawang | Versitnews.com- Senin 13 Oktober 2025 Pemerintah Kecamatan Karawang Barat melaksanakan kegiatan pembagian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada masyarakat penerima manfaat. Kegiatan ini dilakukan di Kantor Kelurahan Karangpawitan dan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan suasana tertib, aman, serta lancar.

Program pembagian KKS merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu. 
Kartu Keluarga Sejahtera menjadi sarana penting bagi penerima manfaat dalam mengakses berbagai bentuk bantuan sosial, baik berupa bantuan pangan non-tunai (BPNT) maupun program perlindungan sosial lainnya. 
Total KPM Karawang Barat 6,511 orang
Disalurkan di 8 kelurahan PKH,BPNT 

Himbauan kepada masyarakat setelah Menerima Kartu jangan mencoba Transaksi Ke ATM, menunggu informasi dari pihak bank BNI, Jika tidak dapat no pin ATM Harap laporkan kepada pendamping PKH /sembako atau PSM kelurahan

Kehadiran KKS diharapkan mampu membantu keluarga prasejahtera dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari sehingga taraf hidup masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan.
Kegiatan pembagian KKS di Kecamatan Karawang Barat kali ini didampingi oleh pendamping program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Para pendamping berperan aktif dalam memberikan arahan teknis, mendampingi warga saat proses verifikasi, serta memastikan penyerahan kartu berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Kehadiran para pendamping tersebut sangat membantu masyarakat penerima manfaat agar lebih memahami fungsi KKS, mekanisme penggunaan, dan tata cara pengambilan bantuan yang tersedia melalui kartu tersebut.
"Ketua IPSM Kabupaten Karawang "Oop Sopiah Husen dalam arahannya menyampaikan bahwa KKS bukan hanya sekadar kartu, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat. Ia juga menekankan agar para penerima manfaat benar-benar menggunakan bantuan tersebut untuk kebutuhan keluarga dan tidak mengalihkannya pada hal-hal yang tidak sesuai."Tegas Oop.

Selama pelaksanaan kegiatan, masyarakat penerima manfaat tampak antusias. Proses administrasi berjalan dengan lancar karena didukung penataan yang rapi serta koordinasi antara panitia pelaksana dan para pendamping. 

Setiap warga yang hadir mendapatkan pelayanan secara bergiliran sesuai nomor antrean yang telah disiapkan, sehingga kegiatan berlangsung tertib tanpa adanya kericuhan maupun hambatan berarti.

Masyarakat penerima KKS menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Dengan adanya KKS, mereka merasa lebih terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Pemerintah Kecamatan Karawang Barat menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan sesuai arahan dari pemerintah pusat dan kementerian terkait, dengan tujuan untuk menjamin keberlangsungan program perlindungan sosial yang tepat sasaran.

Melalui kegiatan pembagian Kartu Keluarga Sejahtera ini, diharapkan tercipta peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Karawang Barat. Pemerintah kecamatan bersama pendamping BPNT, PKH, dan TKSK serta IPSM berkomitmen untuk menjaga akuntabilitas, transparansi, serta memastikan bahwa setiap bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak. Hal ini menjadi langkah konkret dalam mendukung program pengentasan kemiskinan serta memperkuat peran negara dalam memberikan perlindungan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat,"Ucap Oop.

Pembagian kartu KKS ini dilakukan melalui bank-bank yang ditunjuk oleh pemerintah, seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Penerima bantuan harus hadir secara langsung saat pengambilan kartu KKS dan tidak dapat diwakilkan.

Pembagian kartu KKS ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial. Dengan demikian, bantuan dapat diterima tepat waktu dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan,"Pungkas Oop.
Karawang | Versitnews.com- Senin 13 Oktober 2025 Pemerintah Kecamatan Karawang Barat melaksanakan kegiatan pembagian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada masyarakat penerima manfaat. Kegiatan ini dilakukan di Kantor Kelurahan Karangpawitan dan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan suasana tertib, aman, serta lancar.

Program pembagian KKS merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu. 
Kartu Keluarga Sejahtera menjadi sarana penting bagi penerima manfaat dalam mengakses berbagai bentuk bantuan sosial, baik berupa bantuan pangan non-tunai (BPNT) maupun program perlindungan sosial lainnya. 
Total KPM Karawang Barat 6,511 orang
Disalurkan di 8 kelurahan PKH,BPNT 

Himbauan kepada masyarakat setelah Menerima Kartu jangan mencoba Transaksi Ke ATM, menunggu informasi dari pihak bank BNI, Jika tidak dapat no pin ATM Harap laporkan kepada pendamping PKH /sembako atau PSM kelurahan

Kehadiran KKS diharapkan mampu membantu keluarga prasejahtera dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari sehingga taraf hidup masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan.
Kegiatan pembagian KKS di Kecamatan Karawang Barat kali ini didampingi oleh pendamping program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Para pendamping berperan aktif dalam memberikan arahan teknis, mendampingi warga saat proses verifikasi, serta memastikan penyerahan kartu berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Kehadiran para pendamping tersebut sangat membantu masyarakat penerima manfaat agar lebih memahami fungsi KKS, mekanisme penggunaan, dan tata cara pengambilan bantuan yang tersedia melalui kartu tersebut.
"Ketua IPSM Kabupaten Karawang "Oop Sopiah Husen dalam arahannya menyampaikan bahwa KKS bukan hanya sekadar kartu, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat. Ia juga menekankan agar para penerima manfaat benar-benar menggunakan bantuan tersebut untuk kebutuhan keluarga dan tidak mengalihkannya pada hal-hal yang tidak sesuai."Tegas Oop.

Selama pelaksanaan kegiatan, masyarakat penerima manfaat tampak antusias. Proses administrasi berjalan dengan lancar karena didukung penataan yang rapi serta koordinasi antara panitia pelaksana dan para pendamping. 

Setiap warga yang hadir mendapatkan pelayanan secara bergiliran sesuai nomor antrean yang telah disiapkan, sehingga kegiatan berlangsung tertib tanpa adanya kericuhan maupun hambatan berarti.

Masyarakat penerima KKS menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Dengan adanya KKS, mereka merasa lebih terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Pemerintah Kecamatan Karawang Barat menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan sesuai arahan dari pemerintah pusat dan kementerian terkait, dengan tujuan untuk menjamin keberlangsungan program perlindungan sosial yang tepat sasaran.

Melalui kegiatan pembagian Kartu Keluarga Sejahtera ini, diharapkan tercipta peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Karawang Barat. Pemerintah kecamatan bersama pendamping BPNT, PKH, dan TKSK serta IPSM berkomitmen untuk menjaga akuntabilitas, transparansi, serta memastikan bahwa setiap bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak. Hal ini menjadi langkah konkret dalam mendukung program pengentasan kemiskinan serta memperkuat peran negara dalam memberikan perlindungan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat,"Ucap Oop.

Pembagian kartu KKS ini dilakukan melalui bank-bank yang ditunjuk oleh pemerintah, seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Penerima bantuan harus hadir secara langsung saat pengambilan kartu KKS dan tidak dapat diwakilkan.

Pembagian kartu KKS ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial. Dengan demikian, bantuan dapat diterima tepat waktu dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan,"Pungkas Oop.

Minggu, 12 Oktober 2025

IGD RSUD Karawang Overload, Masyarakat Diminta Tidak Langsung Merujuk Pasien

Karawangbicara.com – Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang saat ini mengalami kelebihan kapasitas atau overload.

Kondisi tersebut diumumkan langsung oleh pihak rumah sakit melalui pengumuman resmi yang disebarkan pada Sabtu (12/10/2025).


Humas RSUD Karawang Abdullah Lutfi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta meminta agar pasien tidak dikirim atau dirujuk langsung ke IGD tanpa melalui sistem Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT).


“Mohon untuk tidak mengirimkan atau merujuk pasien tanpa melalui SPGDT atau menyarankan APS,”ungkapnya, Minggu (12/10/2025).


Abdullah Lutfi mengatakan, kelebihan kapasitas ini akibat tingginya jumlah pasien yang datang secara bersamaan, melebihi daya tampung ruang IGD.


“Saat ini di IGD pasien tertahan 67 pasien sementara rawat inap full, kondisi seperti ini tidak bisa kami pastikan sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan,” katanya.


Ia pun mengimbau masyarakat untuk memahami kondisi tersebut dan berkoordinasi terlebih dahulu melalui layanan SPGDT guna memastikan ketersediaan ruang serta penanganan yang optimal.


“Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kerja sama masyarakat dan memastikan tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik meski dalam situasi padat pasien,” pungkasnya.


Kondisi kelebihan kapasitas ini tidak bisa dipastikan sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan.


RSUD Karawang menyampaikan permohonan maaf dan berterima kasih atas pengertian masyarakat, sambil memastikan tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik

Karawangbicara.com – Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang saat ini mengalami kelebihan kapasitas atau overload.

Kondisi tersebut diumumkan langsung oleh pihak rumah sakit melalui pengumuman resmi yang disebarkan pada Sabtu (12/10/2025).


Humas RSUD Karawang Abdullah Lutfi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta meminta agar pasien tidak dikirim atau dirujuk langsung ke IGD tanpa melalui sistem Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT).


“Mohon untuk tidak mengirimkan atau merujuk pasien tanpa melalui SPGDT atau menyarankan APS,”ungkapnya, Minggu (12/10/2025).


Abdullah Lutfi mengatakan, kelebihan kapasitas ini akibat tingginya jumlah pasien yang datang secara bersamaan, melebihi daya tampung ruang IGD.


“Saat ini di IGD pasien tertahan 67 pasien sementara rawat inap full, kondisi seperti ini tidak bisa kami pastikan sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan,” katanya.


Ia pun mengimbau masyarakat untuk memahami kondisi tersebut dan berkoordinasi terlebih dahulu melalui layanan SPGDT guna memastikan ketersediaan ruang serta penanganan yang optimal.


“Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kerja sama masyarakat dan memastikan tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik meski dalam situasi padat pasien,” pungkasnya.


Kondisi kelebihan kapasitas ini tidak bisa dipastikan sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan.


RSUD Karawang menyampaikan permohonan maaf dan berterima kasih atas pengertian masyarakat, sambil memastikan tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik

Pemerintahan Kelurahan Karangpawitan Gelar Giat Rutin di Hari Libur untuk Antisipasi Masyarakat‎.

KARAWANG, Versitnews.com – Pemerintahan Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, melaksanakan kegiatan rutin pada hari libur, Minggu (12/10/2025), sebagai bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan terhadap kondisi masyarakat di lingkungan setempat.
‎Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah unsur pemerintahan kelurahan, di antaranya Kasi Trantib Ano,ketua RT Deri dan Rt, Gubrig, PSM Hendi dan Abidin, personel Linmas. Mereka bersama-sama melakukan pengecekan dan koordinasi di lapangan guna memastikan situasi lingkungan tetap aman, tertib, dan kondusif.
‎Kasi Trantib Kelurahan Karangpawitan, Ano, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah antisipatif untuk mencegah berbagai potensi gangguan di lingkungan masyarakat.
‎“Kami bersama perangkat kelurahan dan unsur masyarakat melakukan giat rutin ini agar tetap siaga bila mana ada hal-hal yang memerlukan penanganan cepat di lingkungan warga,” ujar Ano.
‎Selain menjaga keamanan dan ketertiban, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kerja sama antarwarga serta memperkuat komunikasi antara pemerintah kelurahan dengan masyarakat.
‎Pemerintah Kelurahan Karangpawitan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama pada akhir pekan, agar lingkungan tetap bersih, aman, dan masyarakat merasa lebih terlayani
KARAWANG, Versitnews.com – Pemerintahan Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, melaksanakan kegiatan rutin pada hari libur, Minggu (12/10/2025), sebagai bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan terhadap kondisi masyarakat di lingkungan setempat.
‎Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah unsur pemerintahan kelurahan, di antaranya Kasi Trantib Ano,ketua RT Deri dan Rt, Gubrig, PSM Hendi dan Abidin, personel Linmas. Mereka bersama-sama melakukan pengecekan dan koordinasi di lapangan guna memastikan situasi lingkungan tetap aman, tertib, dan kondusif.
‎Kasi Trantib Kelurahan Karangpawitan, Ano, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah antisipatif untuk mencegah berbagai potensi gangguan di lingkungan masyarakat.
‎“Kami bersama perangkat kelurahan dan unsur masyarakat melakukan giat rutin ini agar tetap siaga bila mana ada hal-hal yang memerlukan penanganan cepat di lingkungan warga,” ujar Ano.
‎Selain menjaga keamanan dan ketertiban, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kerja sama antarwarga serta memperkuat komunikasi antara pemerintah kelurahan dengan masyarakat.
‎Pemerintah Kelurahan Karangpawitan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama pada akhir pekan, agar lingkungan tetap bersih, aman, dan masyarakat merasa lebih terlayani

Giat Cipta Kondisi dan "Ngobras" (Ngobrol Santai) Bersama Camat Karawang Barat,"Agus Somantri

Karawang, Versitnews.com-Camat Karawang Barat, Agus Somantri, melakukan giat cipta kondisi di Kelurahan Adiarsa Barat pada Minggu, 12 Oktober 2025 Pukul 12.30

Ia bersama Kasi Trantib, "Asep Gudang, melaksanakan monitoring kewilayahan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Agus Somantri mengucapkan terima kasih kepada RT dan RW Adiarsa Barat yang telah melaksanakan Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) dengan baik. 
Ini menunjukkan komitmen Camat dan jajarannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya.

Giat cipta kondisi ini juga menunjukkan bahwa Camat Karawang Barat dan jajarannya tidak mengenal lelah dalam menjalankan tugasnya, bahkan di luar jam kerja biasa. Ini patut diapresiasi dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya 

Menjaga Keamanan Bukan Hanya Menjadi Tanggung Jawab Aparat Keamanan dan Penegak Hukum. Namun Sangat Dibutuhkan Peran Serta Masyarakat Dalam Rangka Menjaga Kondusifitas Keamanan di Wilayah Yang Menjadi Tanggungjawab Masing-masing, Serta Tidak Lupa Mengingatkan Untuk Pengelolaan Sampah Agar Dipilah Dari Sampah Rumah Tangga Terlebih Dahulu,"Ujar Agus Somantri Camat Karawang Barat. 

Giat Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) adalah kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. Siskamling biasanya dilakukan dengan cara patroli malam, pengawasan lingkungan, dan melaporkan kejadian yang mencurigakan kepada aparat keamanan.

Tujuan dari giat Siskamling adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar, serta untuk mencegah terjadinya kejahatan dan gangguan keamanan lainnya,"Ucap Agus Somantri 

Giat Siskamling ini dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti:

- Patroli malam oleh warga
- Pengawasan lingkungan oleh warga
- Pelaporan kejadian yang mencurigakan kepada aparat keamanan
- Kerja sama dengan aparat keamanan untuk menjaga keamanan dan ketertiban

Dengan giat Siskamling, masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar, serta mencegah terjadinya kejahatan dan gangguan keamanan lainnya,"pungkas Agus.


Karawang, Versitnews.com-Camat Karawang Barat, Agus Somantri, melakukan giat cipta kondisi di Kelurahan Adiarsa Barat pada Minggu, 12 Oktober 2025 Pukul 12.30

Ia bersama Kasi Trantib, "Asep Gudang, melaksanakan monitoring kewilayahan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Agus Somantri mengucapkan terima kasih kepada RT dan RW Adiarsa Barat yang telah melaksanakan Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) dengan baik. 
Ini menunjukkan komitmen Camat dan jajarannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya.

Giat cipta kondisi ini juga menunjukkan bahwa Camat Karawang Barat dan jajarannya tidak mengenal lelah dalam menjalankan tugasnya, bahkan di luar jam kerja biasa. Ini patut diapresiasi dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya 

Menjaga Keamanan Bukan Hanya Menjadi Tanggung Jawab Aparat Keamanan dan Penegak Hukum. Namun Sangat Dibutuhkan Peran Serta Masyarakat Dalam Rangka Menjaga Kondusifitas Keamanan di Wilayah Yang Menjadi Tanggungjawab Masing-masing, Serta Tidak Lupa Mengingatkan Untuk Pengelolaan Sampah Agar Dipilah Dari Sampah Rumah Tangga Terlebih Dahulu,"Ujar Agus Somantri Camat Karawang Barat. 

Giat Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) adalah kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. Siskamling biasanya dilakukan dengan cara patroli malam, pengawasan lingkungan, dan melaporkan kejadian yang mencurigakan kepada aparat keamanan.

Tujuan dari giat Siskamling adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar, serta untuk mencegah terjadinya kejahatan dan gangguan keamanan lainnya,"Ucap Agus Somantri 

Giat Siskamling ini dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti:

- Patroli malam oleh warga
- Pengawasan lingkungan oleh warga
- Pelaporan kejadian yang mencurigakan kepada aparat keamanan
- Kerja sama dengan aparat keamanan untuk menjaga keamanan dan ketertiban

Dengan giat Siskamling, masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar, serta mencegah terjadinya kejahatan dan gangguan keamanan lainnya,"pungkas Agus.


Penerima Manfaat Rumah Tidak Layak Huni, Datim Ucapkan Terima Kasih kepada Pemerintahan Kabupaten Karawang

Karawang | Versitnews – Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kembali membawa kebahagiaan bagi warga. Salah satunya dirasakan oleh Datim, warga Kampung Buher, RT 03 RW 25, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, yang kini rumahnya telah selesai diperbaiki.
‎Datim menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak pelaksana program, terutama kepada anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi Partai Gerindra, H. Kaemin Komarudin, yang akrab disapa Ledeng.
‎Terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah membantu memperbaiki rumah saya. Sekarang rumah saya sudah layak dan nyaman ditempati,” ujar Datim penuh haru, Sabtu (11/10/2025).
‎Dengan logat Sunda yang khas, Datim menambahkan,
‎Nuhun pisan, rumah abdi tos diwangun. Hatur nuhun ka sadayana anu parantos ngabantosan.”Khususna ka dewan(ledeng) 
‎Program Rutilahu ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah bersama para wakil rakyat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Karawang.
‎Sementara itu, H. Kaemin Komarudin menyampaikan bahwa bantuaun tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap warga yang membutuhkan tempat tinggal yang layak dan aman.
‎Kami ingin memastikan masyarakat Karawang, khususnya di wilayah Karawang Barat, dapat tinggal di rumah yang aman, sehat, dan layak huni,” kata Kaemin.
Karawang | Versitnews – Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kembali membawa kebahagiaan bagi warga. Salah satunya dirasakan oleh Datim, warga Kampung Buher, RT 03 RW 25, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, yang kini rumahnya telah selesai diperbaiki.
‎Datim menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak pelaksana program, terutama kepada anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi Partai Gerindra, H. Kaemin Komarudin, yang akrab disapa Ledeng.
‎Terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah membantu memperbaiki rumah saya. Sekarang rumah saya sudah layak dan nyaman ditempati,” ujar Datim penuh haru, Sabtu (11/10/2025).
‎Dengan logat Sunda yang khas, Datim menambahkan,
‎Nuhun pisan, rumah abdi tos diwangun. Hatur nuhun ka sadayana anu parantos ngabantosan.”Khususna ka dewan(ledeng) 
‎Program Rutilahu ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah bersama para wakil rakyat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Karawang.
‎Sementara itu, H. Kaemin Komarudin menyampaikan bahwa bantuaun tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap warga yang membutuhkan tempat tinggal yang layak dan aman.
‎Kami ingin memastikan masyarakat Karawang, khususnya di wilayah Karawang Barat, dapat tinggal di rumah yang aman, sehat, dan layak huni,” kata Kaemin.

Sabtu, 11 Oktober 2025

RS Hastien Rengasdengklok ,Diduga Lakukan Malpraktek ke Pasien Hingga Meninggal Dunia

Karawang | Versitnews.com — Kasus dugaan malpraktik medis kembali mencuat dan menyeret nama salah satu rumah sakit di Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Seorang pasien asal Bekasi dilaporkan meninggal dunia setelah menjalani operasi di Rumah Sakit Hastin. Peristiwa ini menimbulkan keresahan warga dan menjadi sorotan publik.

Pasien yang identitasnya belum diungkap datang ke RS Hastin untuk menjalani tindakan operasi atas penyakit yang dideritanya. Namun, bukannya membaik, kondisi pasien justru memburuk hingga akhirnya meninggal dunia beberapa hari setelah prosedur medis dilakukan.

Salah satu warga yang dikenal dengan sapaan Bang Mar menyampaikan adanya kejanggalan pada hasil pemeriksaan setelah korban meninggal dunia. Ia mengaku menemukan benda-benda asing di dalam tubuh korban yang seharusnya tidak ada pascaoperasi.

“Kami sangat curiga, karena ditemukan benda seperti kapas dan potongan kain putih dalam jumlah yang tidak wajar di bagian perut almarhum. Hal itu tidak seharusnya terjadi dalam tindakan medis yang sesuai prosedur,” ujar Bang Mar dengan nada kecewa, Sabtu 11 Oktober 2025.

Ia menambahkan, keluarga korban merasa sangat terpukul dan berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti kejadian ini. Warga sekitar juga mendesak agar kasus tersebut diselidiki secara transparan dan profesional.

Menanggapi hal ini, Syarip Husyen, S.H., perwakilan dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bumi Proklamasi, menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan pendampingan hukum kepada keluarga korban dan mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Kami tidak akan tinggal diam jika memang terjadi kelalaian medis. Ini menyangkut nyawa manusia. Kami akan memastikan setiap pihak yang terlibat bertanggung jawab sesuai hukum yang berlaku,” tegas Sharip.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Rumah Sakit Hastin Rengasdengklok belum memberikan keterangan resmi. pihak manajemen rumah sakit belum ada klarifikasi,

Masyarakat berharap Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang bersama aparat penegak hukum segera turun tangan untuk menyelidiki kasus ini secara menyeluruh agar kebenaran dapat terungkap dan keadilan bagi keluarga korban benar-benar ditegakkan.


(Yusup

)
Karawang | Versitnews.com — Kasus dugaan malpraktik medis kembali mencuat dan menyeret nama salah satu rumah sakit di Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Seorang pasien asal Bekasi dilaporkan meninggal dunia setelah menjalani operasi di Rumah Sakit Hastin. Peristiwa ini menimbulkan keresahan warga dan menjadi sorotan publik.

Pasien yang identitasnya belum diungkap datang ke RS Hastin untuk menjalani tindakan operasi atas penyakit yang dideritanya. Namun, bukannya membaik, kondisi pasien justru memburuk hingga akhirnya meninggal dunia beberapa hari setelah prosedur medis dilakukan.

Salah satu warga yang dikenal dengan sapaan Bang Mar menyampaikan adanya kejanggalan pada hasil pemeriksaan setelah korban meninggal dunia. Ia mengaku menemukan benda-benda asing di dalam tubuh korban yang seharusnya tidak ada pascaoperasi.

“Kami sangat curiga, karena ditemukan benda seperti kapas dan potongan kain putih dalam jumlah yang tidak wajar di bagian perut almarhum. Hal itu tidak seharusnya terjadi dalam tindakan medis yang sesuai prosedur,” ujar Bang Mar dengan nada kecewa, Sabtu 11 Oktober 2025.

Ia menambahkan, keluarga korban merasa sangat terpukul dan berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti kejadian ini. Warga sekitar juga mendesak agar kasus tersebut diselidiki secara transparan dan profesional.

Menanggapi hal ini, Syarip Husyen, S.H., perwakilan dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bumi Proklamasi, menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan pendampingan hukum kepada keluarga korban dan mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Kami tidak akan tinggal diam jika memang terjadi kelalaian medis. Ini menyangkut nyawa manusia. Kami akan memastikan setiap pihak yang terlibat bertanggung jawab sesuai hukum yang berlaku,” tegas Sharip.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Rumah Sakit Hastin Rengasdengklok belum memberikan keterangan resmi. pihak manajemen rumah sakit belum ada klarifikasi,

Masyarakat berharap Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang bersama aparat penegak hukum segera turun tangan untuk menyelidiki kasus ini secara menyeluruh agar kebenaran dapat terungkap dan keadilan bagi keluarga korban benar-benar ditegakkan.


(Yusup

)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done