VERSITNEWS

Jumat, 19 Desember 2025

Ormas Islam AHIBBA dan Kang MACAN Tegas Tolak Perizinan Holywings di Karawang, Ancam Turunkan Massa Lebih Besar

Karawang — Penolakan terhadap rencana perizinan tempat hiburan Holywings di Kabupaten Karawang kembali menguat. Dua organisasi masyarakat (ormas) Islam, AHIBBA dan Kang MACAN, secara tegas menyatakan sikap menolak keberadaan tempat hiburan tersebut dalam audiensi yang digelar baru-baru ini.

Perwakilan Kang MACAN, Muhammad Robi, menyampaikan penolakan keras terhadap rencana operasional Holywings di Karawang. Ia menilai keberadaan tempat hiburan tersebut tidak sejalan dengan nilai-nilai religius dan sosial masyarakat Karawang.

“Kami dengan tegas menolak adanya tempat hiburan Holywings di Kabupaten Karawang. Ini bukan sekadar persoalan izin, tapi menyangkut moral dan ketertiban sosial,” tegas Robi.

Namun, audiensi tersebut diwarnai kekecewaan. Pihak Dinas PUPR Kabupaten Karawang disebut tidak menemui perwakilan kedua ormas. Menurut keterangan pegawai PUPR, para pejabat terkait sedang berada di luar kota. Alasan tersebut dinilai terkesan menghindar dan tidak menunjukkan itikad baik untuk berdialog.

“Kami sangat menyayangkan sikap pejabat PUPR yang tidak hadir. Ini terkesan menghindari aspirasi umat,” tegas Robi.

Sementara itu, Ketua AHIBBA Karawang, Agus Iman, menyatakan hingga kini belum ada tanggapan resmi atas audiensi yang diajukan. Ia menegaskan penolakan ini didasari prinsip amar nahi mungkar, karena keberadaan tempat hiburan dinilai bertentangan dengan nilai keislaman dan kultur masyarakat Karawang.

“Tidak ada tanggapan sama sekali dari pihak terkait. Jika ini terus dibiarkan, kami siap membawa massa yang lebih besar,” ujar Agus Iman dengan nada keras.

Agus Iman juga mengingatkan pernyataan lama pihak Bupati Karawang yang sebelumnya menyatakan tidak akan mengizinkan operasional tempat hiburan seperti Holywings di wilayah tersebut.

“Dulu pihak bupati jelas menyatakan tidak akan mengizinkan. Kami hanya menagih komitmen itu,” pungkasnya.

Kedua ormas Islam tersebut menegaskan akan terus mengawal persoalan ini dan tidak menutup kemungkinan melakukan aksi lanjutan apabila aspirasi mereka tetap diabaikan oleh pemerintah daerah. Situasi ini berpotensi memicu gejolak sosial jika tidak segera ditangani secara terbuka dan transparan oleh pihak berwenang.



Yusup Supriadi 
Karawang — Penolakan terhadap rencana perizinan tempat hiburan Holywings di Kabupaten Karawang kembali menguat. Dua organisasi masyarakat (ormas) Islam, AHIBBA dan Kang MACAN, secara tegas menyatakan sikap menolak keberadaan tempat hiburan tersebut dalam audiensi yang digelar baru-baru ini.

Perwakilan Kang MACAN, Muhammad Robi, menyampaikan penolakan keras terhadap rencana operasional Holywings di Karawang. Ia menilai keberadaan tempat hiburan tersebut tidak sejalan dengan nilai-nilai religius dan sosial masyarakat Karawang.

“Kami dengan tegas menolak adanya tempat hiburan Holywings di Kabupaten Karawang. Ini bukan sekadar persoalan izin, tapi menyangkut moral dan ketertiban sosial,” tegas Robi.

Namun, audiensi tersebut diwarnai kekecewaan. Pihak Dinas PUPR Kabupaten Karawang disebut tidak menemui perwakilan kedua ormas. Menurut keterangan pegawai PUPR, para pejabat terkait sedang berada di luar kota. Alasan tersebut dinilai terkesan menghindar dan tidak menunjukkan itikad baik untuk berdialog.

“Kami sangat menyayangkan sikap pejabat PUPR yang tidak hadir. Ini terkesan menghindari aspirasi umat,” tegas Robi.

Sementara itu, Ketua AHIBBA Karawang, Agus Iman, menyatakan hingga kini belum ada tanggapan resmi atas audiensi yang diajukan. Ia menegaskan penolakan ini didasari prinsip amar nahi mungkar, karena keberadaan tempat hiburan dinilai bertentangan dengan nilai keislaman dan kultur masyarakat Karawang.

“Tidak ada tanggapan sama sekali dari pihak terkait. Jika ini terus dibiarkan, kami siap membawa massa yang lebih besar,” ujar Agus Iman dengan nada keras.

Agus Iman juga mengingatkan pernyataan lama pihak Bupati Karawang yang sebelumnya menyatakan tidak akan mengizinkan operasional tempat hiburan seperti Holywings di wilayah tersebut.

“Dulu pihak bupati jelas menyatakan tidak akan mengizinkan. Kami hanya menagih komitmen itu,” pungkasnya.

Kedua ormas Islam tersebut menegaskan akan terus mengawal persoalan ini dan tidak menutup kemungkinan melakukan aksi lanjutan apabila aspirasi mereka tetap diabaikan oleh pemerintah daerah. Situasi ini berpotensi memicu gejolak sosial jika tidak segera ditangani secara terbuka dan transparan oleh pihak berwenang.



Yusup Supriadi 

Kamis, 18 Desember 2025

Dugaan Korupsi Dana Desa dan BUMDes Cihaurkuning Masuk Ranah Hukum, Berkas Resmi Diterima Kejari Garut

GARUT — Upaya pengembalian kerugian negara tidak sepenuhnya menutup persoalan hukum dalam dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cihaurkuning, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut. Inspektorat Kabupaten Garut secara resmi telah melimpahkan berkas hasil pemeriksaan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Garut, setelah menyatakan bahwa Kepala Desa Cihaurkuning mengakui adanya kerugian negara dan telah mengembalikan dana, namun belum 100 persen.
Fakta tersebut menandai pergeseran serius perkara ini dari ranah administrasi ke wilayah penegakan hukum pidana. Pengembalian dana yang tidak utuh justru memperkuat dugaan adanya perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara, sebagaimana diatur dalam ketentuan tindak pidana korupsi.

Berkas laporan diterima Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Garut pada 8 Desember 2025. Tanpa menunggu lama, Pidsus Kejari Garut langsung melakukan pemanggilan terhadap Ketua BUMDes Cihaurkuning, sejumlah staf, serta Sekretaris Desa Cihaurkuning guna dimintai keterangan.

> “Berkas sudah kami terima pada tanggal 8 Desember 2025 dan langsung kami tindak lanjuti dengan pemanggilan pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” ujar salah satu staf Pidsus Kejari Garut.

AKPERSI Jabar: Pengembalian Dana Bukan Tameng Hukum

Menanggapi perkembangan tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPD AKPERSI) Jawa Barat, Ahmad Syarifudin, C.BJ., C.EJ., secara langsung mendatangi Kejaksaan Negeri Kabupaten Garut. Kehadirannya menegaskan sikap tegas AKPERSI Jawa Barat untuk mengawal proses hukum secara ketat dan terbuka.

Ahmad Syarifudin menilai, pelimpahan berkas dari Inspektorat ke Kejaksaan merupakan indikator kuat bahwa telah terjadi kerugian negara, yang tidak dapat diselesaikan hanya dengan pengembalian sebagian dana.

> “Kalau tidak ada kerugian negara, tidak mungkin ada pengembalian uang. Fakta bahwa dana dikembalikan tetapi tidak 100 persen justru memperjelas adanya dugaan tindak pidana. Pengembalian kerugian negara tidak menghapus unsur pidana. Ini prinsip hukum yang harus ditegakkan,” tegas Ahmad Syarifudin, C.BJ., C.EJ.

Ia menekankan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh berhenti pada pemeriksaan awal, melainkan harus mengusut alur penggunaan Dana Desa dan penyertaan modal BUMDes secara menyeluruh, termasuk pihak-pihak yang menikmati atau turut bertanggung jawab.

> “Kami mendesak Kejaksaan Negeri Garut bertindak profesional dan berani. Jangan ada kompromi, jangan ada tebang pilih. Dana Desa dan BUMDes adalah uang rakyat. Siapa pun yang menyalahgunakannya harus mempertanggungjawabkan secara pidana,” ujarnya dengan nada tegas.

Sorotan Publik Menguat

Dengan dilimpahkannya berkas ke Pidsus Kejari Garut serta dimulainya pemeriksaan terhadap sejumlah pihak, kasus dugaan korupsi Dana Desa dan BUMDes Cihaurkuning kini memasuki fase penentuan. Publik menunggu apakah aparat penegak hukum mampu membuktikan komitmen pemberantasan korupsi hingga ke akar, atau justru membiarkan perkara ini berhenti pada formalitas pengembalian dana semata.

AKPERSI Jawa Barat menegaskan akan terus membuka perkembangan kasus ke ruang publik, demi menjaga transparansi, keadilan, dan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.
GARUT — Upaya pengembalian kerugian negara tidak sepenuhnya menutup persoalan hukum dalam dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cihaurkuning, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut. Inspektorat Kabupaten Garut secara resmi telah melimpahkan berkas hasil pemeriksaan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Garut, setelah menyatakan bahwa Kepala Desa Cihaurkuning mengakui adanya kerugian negara dan telah mengembalikan dana, namun belum 100 persen.
Fakta tersebut menandai pergeseran serius perkara ini dari ranah administrasi ke wilayah penegakan hukum pidana. Pengembalian dana yang tidak utuh justru memperkuat dugaan adanya perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara, sebagaimana diatur dalam ketentuan tindak pidana korupsi.

Berkas laporan diterima Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Garut pada 8 Desember 2025. Tanpa menunggu lama, Pidsus Kejari Garut langsung melakukan pemanggilan terhadap Ketua BUMDes Cihaurkuning, sejumlah staf, serta Sekretaris Desa Cihaurkuning guna dimintai keterangan.

> “Berkas sudah kami terima pada tanggal 8 Desember 2025 dan langsung kami tindak lanjuti dengan pemanggilan pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” ujar salah satu staf Pidsus Kejari Garut.

AKPERSI Jabar: Pengembalian Dana Bukan Tameng Hukum

Menanggapi perkembangan tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPD AKPERSI) Jawa Barat, Ahmad Syarifudin, C.BJ., C.EJ., secara langsung mendatangi Kejaksaan Negeri Kabupaten Garut. Kehadirannya menegaskan sikap tegas AKPERSI Jawa Barat untuk mengawal proses hukum secara ketat dan terbuka.

Ahmad Syarifudin menilai, pelimpahan berkas dari Inspektorat ke Kejaksaan merupakan indikator kuat bahwa telah terjadi kerugian negara, yang tidak dapat diselesaikan hanya dengan pengembalian sebagian dana.

> “Kalau tidak ada kerugian negara, tidak mungkin ada pengembalian uang. Fakta bahwa dana dikembalikan tetapi tidak 100 persen justru memperjelas adanya dugaan tindak pidana. Pengembalian kerugian negara tidak menghapus unsur pidana. Ini prinsip hukum yang harus ditegakkan,” tegas Ahmad Syarifudin, C.BJ., C.EJ.

Ia menekankan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh berhenti pada pemeriksaan awal, melainkan harus mengusut alur penggunaan Dana Desa dan penyertaan modal BUMDes secara menyeluruh, termasuk pihak-pihak yang menikmati atau turut bertanggung jawab.

> “Kami mendesak Kejaksaan Negeri Garut bertindak profesional dan berani. Jangan ada kompromi, jangan ada tebang pilih. Dana Desa dan BUMDes adalah uang rakyat. Siapa pun yang menyalahgunakannya harus mempertanggungjawabkan secara pidana,” ujarnya dengan nada tegas.

Sorotan Publik Menguat

Dengan dilimpahkannya berkas ke Pidsus Kejari Garut serta dimulainya pemeriksaan terhadap sejumlah pihak, kasus dugaan korupsi Dana Desa dan BUMDes Cihaurkuning kini memasuki fase penentuan. Publik menunggu apakah aparat penegak hukum mampu membuktikan komitmen pemberantasan korupsi hingga ke akar, atau justru membiarkan perkara ini berhenti pada formalitas pengembalian dana semata.

AKPERSI Jawa Barat menegaskan akan terus membuka perkembangan kasus ke ruang publik, demi menjaga transparansi, keadilan, dan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

Rabu, 17 Desember 2025

Ketua DPRD Karawang Hadiri Pelantikan Pengurus Makom ALBAB Karawang Periode 2025–2030

KARAWANG — Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, menghadiri pelantikan pengurus Majelis Komunitas (Makom) ALBAB Karawang periode 2025–2030 yang digelar khidmat di Aula Husni Hamid, Kompleks Pemda Karawang, Rabu (17/12/2025).

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, serta jajaran pengurus pusat dan daerah Makom ALBAB. Prosesi pelantikan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan pelantikan pengurus baru dan doa bersama.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Karawang menyampaikan apresiasi atas peran Makom ALBAB dalam membina nilai-nilai keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Ia juga mengapresiasi pengurus lama atas dedikasi yang telah diberikan.

"Makom ALBAB merupakan bagian dari kekuatan moral dan spiritual masyarakat Karawang. Kami berharap kepengurusan yang baru mampu menjaga semangat kebersamaan dan terus menghadirkan program-program keummatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar H. Endang Sodikin.

Ia juga menegaskan komitmen DPRD Karawang untuk terus mendukung program keagamaan, pendidikan, dan pelestarian nilai-nilai tradisi yang tumbuh dari masyarakat.

Sementara itu, pengurus baru Makom ALBAB menyatakan siap menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan menguatkan sinergi dengan semua elemen, termasuk pemerintah daerah.

Acara diakhiri dengan ramah tamah sebagai wujud syukur dan penguatan silaturahmi antar anggota dan tamu undangan.


Red
KARAWANG — Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, menghadiri pelantikan pengurus Majelis Komunitas (Makom) ALBAB Karawang periode 2025–2030 yang digelar khidmat di Aula Husni Hamid, Kompleks Pemda Karawang, Rabu (17/12/2025).

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, serta jajaran pengurus pusat dan daerah Makom ALBAB. Prosesi pelantikan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan pelantikan pengurus baru dan doa bersama.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Karawang menyampaikan apresiasi atas peran Makom ALBAB dalam membina nilai-nilai keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Ia juga mengapresiasi pengurus lama atas dedikasi yang telah diberikan.

"Makom ALBAB merupakan bagian dari kekuatan moral dan spiritual masyarakat Karawang. Kami berharap kepengurusan yang baru mampu menjaga semangat kebersamaan dan terus menghadirkan program-program keummatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar H. Endang Sodikin.

Ia juga menegaskan komitmen DPRD Karawang untuk terus mendukung program keagamaan, pendidikan, dan pelestarian nilai-nilai tradisi yang tumbuh dari masyarakat.

Sementara itu, pengurus baru Makom ALBAB menyatakan siap menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan menguatkan sinergi dengan semua elemen, termasuk pemerintah daerah.

Acara diakhiri dengan ramah tamah sebagai wujud syukur dan penguatan silaturahmi antar anggota dan tamu undangan.


Red

Pelantikan Pengurus Makom ALBAB Cabang Karawang Periode 2025–2030 Resmi Digelar

Karawang – Majelis Komunitas (Makom) ALBAB Cabang Karawang secara resmi melantik jajaran pengurus baru untuk masa bakti 2025–2030. Kegiatan pelantikan tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dihadiri oleh pengurus pusat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para anggota ALBAB dari berbagai wilayah di Kabupaten Karawang.

Pelantikan dilakukan sebagai bagian dari proses regenerasi organisasi guna memperkuat peran Makom ALBAB dalam pembinaan umat, pengembangan dakwah, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan ikrar pengurus dan penyerahan simbolis bendera organisasi kepada ketua terpilih.

Dalam sambutannya, perwakilan pengurus pusat Makom ALBAB menyampaikan harapan agar kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen tinggi. Ia menegaskan bahwa Makom ALBAB harus terus hadir sebagai organisasi yang membawa nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.

Ketua Makom ALBAB Cabang Karawang terpilih periode 2025–2030 menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan dan mengembangkan program-program strategis organisasi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar pengurus, sinergi dengan pemerintah daerah, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap kegiatan yang dijalankan.

Menurutnya, Makom ALBAB Cabang Karawang ke depan akan fokus pada penguatan pendidikan keagamaan, pemberdayaan ekonomi umat, serta kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program-program tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan moral dan sosial di Karawang.

Pelantikan ini juga diisi dengan tausiyah dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur serta permohonan keberkahan dalam menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terlihat kuat sepanjang acara berlangsung.

Sejumlah tokoh masyarakat yang hadir memberikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan tersebut. Mereka berharap Makom ALBAB Cabang Karawang dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga kerukunan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta mendorong terciptanya masyarakat yang harmonis.

Dengan dilantiknya pengurus baru periode 2025–2030, Makom ALBAB Cabang Karawang diharapkan mampu semakin solid, progresif, dan berkontribusi aktif dalam membangun Karawang yang religius, berdaya, dan berkeadaban.


Siti
Karawang – Majelis Komunitas (Makom) ALBAB Cabang Karawang secara resmi melantik jajaran pengurus baru untuk masa bakti 2025–2030. Kegiatan pelantikan tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dihadiri oleh pengurus pusat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para anggota ALBAB dari berbagai wilayah di Kabupaten Karawang.

Pelantikan dilakukan sebagai bagian dari proses regenerasi organisasi guna memperkuat peran Makom ALBAB dalam pembinaan umat, pengembangan dakwah, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan ikrar pengurus dan penyerahan simbolis bendera organisasi kepada ketua terpilih.

Dalam sambutannya, perwakilan pengurus pusat Makom ALBAB menyampaikan harapan agar kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen tinggi. Ia menegaskan bahwa Makom ALBAB harus terus hadir sebagai organisasi yang membawa nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.

Ketua Makom ALBAB Cabang Karawang terpilih periode 2025–2030 menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan dan mengembangkan program-program strategis organisasi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar pengurus, sinergi dengan pemerintah daerah, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap kegiatan yang dijalankan.

Menurutnya, Makom ALBAB Cabang Karawang ke depan akan fokus pada penguatan pendidikan keagamaan, pemberdayaan ekonomi umat, serta kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program-program tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan moral dan sosial di Karawang.

Pelantikan ini juga diisi dengan tausiyah dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur serta permohonan keberkahan dalam menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terlihat kuat sepanjang acara berlangsung.

Sejumlah tokoh masyarakat yang hadir memberikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan tersebut. Mereka berharap Makom ALBAB Cabang Karawang dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga kerukunan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta mendorong terciptanya masyarakat yang harmonis.

Dengan dilantiknya pengurus baru periode 2025–2030, Makom ALBAB Cabang Karawang diharapkan mampu semakin solid, progresif, dan berkontribusi aktif dalam membangun Karawang yang religius, berdaya, dan berkeadaban.


Siti

Selasa, 16 Desember 2025

Jurnalis AKPERSI Karawang Kolaborasi dengan Relawan TREK Bantu Pasien yang Sempat Ditolak Sejumlah Rumah Sakit.

Karawang –Selasa 16 Desember 2025 Kepedulian terhadap kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh Jurnalis yang tergabung dalam DPC AKPERSI Kabupaten Karawang. Berkolaborasi dengan Relawan TREK ( Team Relawan Emergency Karawang) mereka bergerak cepat membantu seorang pasien yang sempat ditolak oleh beberapa rumah sakit di wilayah Karawang.
Pasien tersebut sebelumnya mengalami kesulitan mendapatkan penanganan medis akibat keterbatasan fasilitas dan alasan administrasi di sejumlah rumah sakit. Kondisi tersebut memicu keprihatinan berbagai pihak, khususnya insan pers dan relawan kemanusiaan yang menilai bahwa hak pasien untuk mendapatkan pelayanan kesehatan harus tetap diutamakan.
Melihat situasi tersebut, Jurnalis AKPERSI Karawang Gumilar Sebagai Sekda DPC AKPERSI Karawang bersama Relawan TREK melakukan pendampingan intensif, mulai dari koordinasi, advokasi, hingga pengantaran pasien ke fasilitas kesehatan yang bersedia memberikan layanan medis.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pasien berhasil mendapatkan penanganan medis di RS Rosela, setelah melalui proses komunikasi dan koordinasi yang dilakukan secara cepat dan humanis oleh tim gabungan.
Ketua DPC AKPERSI Kabupaten Karawang Feri Maulana menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk nyata peran pers tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari kontrol sosial dan kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan.
Sementara itu, Relawan TREK mengapresiasi sinergi yang terbangun dengan insan pers. Menurut mereka, kerja sama lintas elemen sangat penting dalam membantu masyarakat, khususnya dalam situasi darurat yang menyangkut keselamatan jiwa.

Bahkan di katakan oleh salah satu Relawan TREK yang selalu membantu para pasien yang butuh bantuan bahwa ada beberapa Rumah Sakit swasta menampung pasien di ruang IGD hanya di tempat kan di kursi roda sampai 2 hari.." ujarnya 

Kami berharap kepada para insan pers untuk meneliti dan survey ke beberapa Rumah Sakit masih banyak yang menelantarkan pasien serta mohon untuk konfirmasi ke Dinas Kesehatan..jelas Ketua TREK Karawang Cici Ester. Yang selalu terjun langsung kelapangan untuk membantu warga atau masyarakat Karawang.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan ke depan seluruh fasilitas kesehatan dapat lebih mengedepankan prinsip kemanusiaan serta memastikan pelayanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.

(Gumilar)
Karawang –Selasa 16 Desember 2025 Kepedulian terhadap kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh Jurnalis yang tergabung dalam DPC AKPERSI Kabupaten Karawang. Berkolaborasi dengan Relawan TREK ( Team Relawan Emergency Karawang) mereka bergerak cepat membantu seorang pasien yang sempat ditolak oleh beberapa rumah sakit di wilayah Karawang.
Pasien tersebut sebelumnya mengalami kesulitan mendapatkan penanganan medis akibat keterbatasan fasilitas dan alasan administrasi di sejumlah rumah sakit. Kondisi tersebut memicu keprihatinan berbagai pihak, khususnya insan pers dan relawan kemanusiaan yang menilai bahwa hak pasien untuk mendapatkan pelayanan kesehatan harus tetap diutamakan.
Melihat situasi tersebut, Jurnalis AKPERSI Karawang Gumilar Sebagai Sekda DPC AKPERSI Karawang bersama Relawan TREK melakukan pendampingan intensif, mulai dari koordinasi, advokasi, hingga pengantaran pasien ke fasilitas kesehatan yang bersedia memberikan layanan medis.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pasien berhasil mendapatkan penanganan medis di RS Rosela, setelah melalui proses komunikasi dan koordinasi yang dilakukan secara cepat dan humanis oleh tim gabungan.
Ketua DPC AKPERSI Kabupaten Karawang Feri Maulana menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk nyata peran pers tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari kontrol sosial dan kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan.
Sementara itu, Relawan TREK mengapresiasi sinergi yang terbangun dengan insan pers. Menurut mereka, kerja sama lintas elemen sangat penting dalam membantu masyarakat, khususnya dalam situasi darurat yang menyangkut keselamatan jiwa.

Bahkan di katakan oleh salah satu Relawan TREK yang selalu membantu para pasien yang butuh bantuan bahwa ada beberapa Rumah Sakit swasta menampung pasien di ruang IGD hanya di tempat kan di kursi roda sampai 2 hari.." ujarnya 

Kami berharap kepada para insan pers untuk meneliti dan survey ke beberapa Rumah Sakit masih banyak yang menelantarkan pasien serta mohon untuk konfirmasi ke Dinas Kesehatan..jelas Ketua TREK Karawang Cici Ester. Yang selalu terjun langsung kelapangan untuk membantu warga atau masyarakat Karawang.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan ke depan seluruh fasilitas kesehatan dapat lebih mengedepankan prinsip kemanusiaan serta memastikan pelayanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.

(Gumilar)

DPC Akpersi Kabupaten Karawang Jalin Silaturahmi dengan Ketua APDESI Jawa Barat Sukarya., WK., SH

Karawang – Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi keluarga pers Indonesia (DPC Akpersi) Kabupaten Karawang melakukan kunjungan silaturahmi ke Ketua APDESI Jawa Barat, Sukarya., WK., SH, sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan dan membangun sinergi antara organisasi pekerja sosial dengan pemerintahan desa di tingkat provinsi.

Kunjungan ini disambut hangat oleh Ketua APDESI Jawa Barat di kediaman beliau. Dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, pertemuan ini membahas peluang kolaborasi dalam berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam lingkup desa dan kelurahan.

Ketua DPC Akpersi Karawang menyampaikan, "Alhamdulillah, kedatangan kami disambut sangat baik. Kami berharap silaturahmi ini menjadi awal dari kemitraan yang kuat dan berkelanjutan dalam mendukung pelayanan sosial di wilayah pedesaan."

Pesan Ketua APDESI Jawa Barat kepada DPC Akpersi Karawang

Sukarya., WK., SH menyampaikan apresiasinya atas inisiatif DPC Akpersi Karawang untuk menjalin komunikasi dan membangun kerja sama dengan organisasi desa.

 “Saya menyambut baik kedatangan rekan-rekan Akpersi Karawang. Organisasi sosial seperti ini sangat dibutuhkan sebagai mitra strategis dalam menyentuh langsung permasalahan di tengah masyarakat. Saya berharap Akpersi terus hadir untuk masyarakat kecil, menjadi suara keadilan sosial, dan memperkuat sinergi bersama pemerintahan desa,” ujar Sukarya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi menciptakan pembangunan yang inklusif, adil, dan merata hingga ke akar rumput.


Redaksi 
Karawang – Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi keluarga pers Indonesia (DPC Akpersi) Kabupaten Karawang melakukan kunjungan silaturahmi ke Ketua APDESI Jawa Barat, Sukarya., WK., SH, sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan dan membangun sinergi antara organisasi pekerja sosial dengan pemerintahan desa di tingkat provinsi.

Kunjungan ini disambut hangat oleh Ketua APDESI Jawa Barat di kediaman beliau. Dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, pertemuan ini membahas peluang kolaborasi dalam berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam lingkup desa dan kelurahan.

Ketua DPC Akpersi Karawang menyampaikan, "Alhamdulillah, kedatangan kami disambut sangat baik. Kami berharap silaturahmi ini menjadi awal dari kemitraan yang kuat dan berkelanjutan dalam mendukung pelayanan sosial di wilayah pedesaan."

Pesan Ketua APDESI Jawa Barat kepada DPC Akpersi Karawang

Sukarya., WK., SH menyampaikan apresiasinya atas inisiatif DPC Akpersi Karawang untuk menjalin komunikasi dan membangun kerja sama dengan organisasi desa.

 “Saya menyambut baik kedatangan rekan-rekan Akpersi Karawang. Organisasi sosial seperti ini sangat dibutuhkan sebagai mitra strategis dalam menyentuh langsung permasalahan di tengah masyarakat. Saya berharap Akpersi terus hadir untuk masyarakat kecil, menjadi suara keadilan sosial, dan memperkuat sinergi bersama pemerintahan desa,” ujar Sukarya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi menciptakan pembangunan yang inklusif, adil, dan merata hingga ke akar rumput.


Redaksi 

Minggu, 14 Desember 2025

Ketua Gapoktan Iphps Sambut Baik Kehadiran AKPERSI: Harapan Baru untuk Suara Masyarakat Penggarap

Karawang, 14 Desember 2025 – Kedatangan rekan-rekan dari Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) DPC Kabupaten Karawang disambut hangat oleh Ketua Gapoktan Iphps, H. Wardi. Dalam momen silaturahmi tersebut, H. Wardi menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap kehadiran AKPERSI sebagai mitra strategis dalam menyuarakan aspirasi masyarakat, khususnya petani penggarap.


“Kita mah senang ya, menyambut baik. Apalagi tujuannya mulia, untuk kepentingan orang banyak,” ujar H. Wardi. Ia menekankan bahwa terbentuknya wadah media seperti AKPERSI diharapkan mampu memperkuat arus informasi yang selama ini sulit tersampaikan, terutama terkait keluhan masyarakat penggarap.


Lebih lanjut, H. Wardi berharap DPC AKPERSI kabupaten Karawang dapat menjadi jembatan efektif antara masyarakat dan pemerintah. “Semoga versi ini bisa bantu menyampaikan keluhan masyarakat, khususnya penggarap, agar bisa sampai ke instansi terkait. Supaya pertanian dan ketahanan pangan benar-benar tercapai,” tuturnya.


Ia juga menyoroti pentingnya peran media dalam memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat, meskipun itu bukan bidang utama organisasi pers. “Kalau diniati baik, saya kira enggak ada masalah. Justru bisa jadi bagian dari perjuangan bersama untuk kebaikan masyarakat,” tambahnya.


Dengan ribuan masyarakat penggarap di wilayahnya, H. Wardi optimis AKPERSI akan menjadi mitra strategis dalam mengawal isu-isu pertanian dan sosial secara objektif dan bermanfaat.


“Harapan kami, AKPERSI hadir bukan hanya jadi penyampai berita, tapi juga pengawal aspirasi masyarakat,” pungkasnya.



(Redaksi)

 

Karawang, 14 Desember 2025 – Kedatangan rekan-rekan dari Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) DPC Kabupaten Karawang disambut hangat oleh Ketua Gapoktan Iphps, H. Wardi. Dalam momen silaturahmi tersebut, H. Wardi menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap kehadiran AKPERSI sebagai mitra strategis dalam menyuarakan aspirasi masyarakat, khususnya petani penggarap.


“Kita mah senang ya, menyambut baik. Apalagi tujuannya mulia, untuk kepentingan orang banyak,” ujar H. Wardi. Ia menekankan bahwa terbentuknya wadah media seperti AKPERSI diharapkan mampu memperkuat arus informasi yang selama ini sulit tersampaikan, terutama terkait keluhan masyarakat penggarap.


Lebih lanjut, H. Wardi berharap DPC AKPERSI kabupaten Karawang dapat menjadi jembatan efektif antara masyarakat dan pemerintah. “Semoga versi ini bisa bantu menyampaikan keluhan masyarakat, khususnya penggarap, agar bisa sampai ke instansi terkait. Supaya pertanian dan ketahanan pangan benar-benar tercapai,” tuturnya.


Ia juga menyoroti pentingnya peran media dalam memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat, meskipun itu bukan bidang utama organisasi pers. “Kalau diniati baik, saya kira enggak ada masalah. Justru bisa jadi bagian dari perjuangan bersama untuk kebaikan masyarakat,” tambahnya.


Dengan ribuan masyarakat penggarap di wilayahnya, H. Wardi optimis AKPERSI akan menjadi mitra strategis dalam mengawal isu-isu pertanian dan sosial secara objektif dan bermanfaat.


“Harapan kami, AKPERSI hadir bukan hanya jadi penyampai berita, tapi juga pengawal aspirasi masyarakat,” pungkasnya.



(Redaksi)

 

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done