VERSITNEWS

Selasa, 12 Mei 2026

Sambut Komandan Kodim 0604/Karawang Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

KARAWANG versitnews@gmail.com— Suasana penuh kehangatan, penghormatan, dan rasa kekeluargaan mewarnai kegiatan Pisah Sambut Komandan Kodim 0604/Karawang yang dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026. Acara tersebut menjadi momentum penting dalam rangka pelepasan pejabat lama, Letkol Infantri Naryanto, S.Kom., M.Han., sekaligus penyambutan pejabat baru di lingkungan Kodim 0604/Karawang.

Kegiatan yang dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Karawang, jajaran TNI-Polri, para camat, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kepemudaan, serta berbagai elemen masyarakat itu berlangsung dengan penuh khidmat dan rasa haru. Kehadiran para tamu undangan menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian Letkol Infantri Naryanto selama menjalankan tugas sebagai Komandan Kodim 0604/Karawang.

Selama kurang lebih 10 bulan bertugas di Kabupaten Karawang, Letkol Infantri Naryanto dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam mendukung tugas-tugas pemerintahan daerah, menjaga stabilitas keamanan wilayah, serta memperkuat sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Dalam masa kepemimpinannya, berbagai program dan kegiatan kemasyarakatan berhasil dilaksanakan dengan baik. Beliau dikenal sebagai sosok pemimpin yang humanis, tegas, dan dekat dengan masyarakat. Tidak hanya fokus pada aspek pertahanan dan keamanan wilayah, Letkol Infantri Naryanto juga aktif terlibat dalam kegiatan sosial, penanganan bencana, ketahanan pangan, hingga mendukung program pembangunan daerah di Kabupaten Karawang.

Kinerja dan dedikasi beliau mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Pemerintah Kabupaten Karawang menilai keberadaan Kodim 0604/Karawang di bawah kepemimpinan Letkol Infantri Naryanto telah menjadi mitra strategis dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat. Sinergi yang terbangun selama ini dinilai sangat baik, khususnya dalam menjaga kondusivitas wilayah dan mendukung program-program pemerintah daerah.

Selain itu, selama bertugas, Letkol Infantri Naryanto juga aktif turun langsung ke lapangan untuk memastikan berbagai kegiatan berjalan dengan optimal. Kedekatan beliau dengan masyarakat menjadi salah satu hal yang paling berkesan. Sikap sederhana dan komunikasi yang terbuka membuat dirinya mudah diterima oleh seluruh lapisan masyarakat Karawang.

Dalam sambutannya pada acara pisah sambut tersebut, Letkol Infantri Naryanto menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Forkopimda, anggota Kodim 0604/Karawang, serta masyarakat Kabupaten Karawang atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama dirinya menjalankan amanah sebagai Dandim.

Beliau mengungkapkan bahwa selama bertugas di Karawang, dirinya mendapatkan banyak pengalaman berharga serta merasakan semangat kebersamaan yang luar biasa dari seluruh elemen masyarakat.

“Karawang memiliki masyarakat yang luar biasa. Saya merasa bangga pernah menjadi bagian dari keluarga besar Kabupaten Karawang. Terima kasih atas dukungan, kerja sama, dan kebersamaan selama ini. Banyak kenangan dan pengalaman yang akan selalu saya ingat,” ujar Letkol Infantri Naryanto dalam sambutannya.

Ia juga berharap sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjaga demi kemajuan dan keamanan Kabupaten Karawang di masa mendatang.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, pejabat baru Komandan Kodim 0604/Karawang menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program-program positif yang telah dibangun sebelumnya. Dirinya juga berharap dapat melanjutkan hubungan baik dan sinergi yang selama ini sudah terjalin dengan seluruh pihak di Kabupaten Karawang.

Acara pisah sambut tersebut berlangsung penuh keakraban dengan rangkaian kegiatan ramah tamah, pemberian cinderamata, penampilan seni budaya, serta sesi foto bersama. Banyak pihak yang turut menyampaikan ucapan terima kasih dan doa terbaik kepada Letkol Infantri Naryanto atas pengabdian dan dedikasinya selama bertugas di Kabupaten Karawang.

Momentum pisah sambut ini bukan sekadar pergantian jabatan semata, melainkan juga menjadi simbol keberlanjutan pengabdian TNI kepada bangsa dan negara, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan daerah di Kabupaten Karawang.

Dengan berakhirnya masa tugas Letkol Infantri Naryanto sebagai Komandan Kodim 0604/Karawang, masyarakat berharap hubungan baik dan semangat pengabdian yang telah dibangun selama ini dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran dan penerus kepemimpinan di Kodim 0604/Karawang.


*IDA*

KARAWANG versitnews@gmail.com— Suasana penuh kehangatan, penghormatan, dan rasa kekeluargaan mewarnai kegiatan Pisah Sambut Komandan Kodim 0604/Karawang yang dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026. Acara tersebut menjadi momentum penting dalam rangka pelepasan pejabat lama, Letkol Infantri Naryanto, S.Kom., M.Han., sekaligus penyambutan pejabat baru di lingkungan Kodim 0604/Karawang.

Kegiatan yang dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Karawang, jajaran TNI-Polri, para camat, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kepemudaan, serta berbagai elemen masyarakat itu berlangsung dengan penuh khidmat dan rasa haru. Kehadiran para tamu undangan menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian Letkol Infantri Naryanto selama menjalankan tugas sebagai Komandan Kodim 0604/Karawang.

Selama kurang lebih 10 bulan bertugas di Kabupaten Karawang, Letkol Infantri Naryanto dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam mendukung tugas-tugas pemerintahan daerah, menjaga stabilitas keamanan wilayah, serta memperkuat sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Dalam masa kepemimpinannya, berbagai program dan kegiatan kemasyarakatan berhasil dilaksanakan dengan baik. Beliau dikenal sebagai sosok pemimpin yang humanis, tegas, dan dekat dengan masyarakat. Tidak hanya fokus pada aspek pertahanan dan keamanan wilayah, Letkol Infantri Naryanto juga aktif terlibat dalam kegiatan sosial, penanganan bencana, ketahanan pangan, hingga mendukung program pembangunan daerah di Kabupaten Karawang.

Kinerja dan dedikasi beliau mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Pemerintah Kabupaten Karawang menilai keberadaan Kodim 0604/Karawang di bawah kepemimpinan Letkol Infantri Naryanto telah menjadi mitra strategis dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat. Sinergi yang terbangun selama ini dinilai sangat baik, khususnya dalam menjaga kondusivitas wilayah dan mendukung program-program pemerintah daerah.

Selain itu, selama bertugas, Letkol Infantri Naryanto juga aktif turun langsung ke lapangan untuk memastikan berbagai kegiatan berjalan dengan optimal. Kedekatan beliau dengan masyarakat menjadi salah satu hal yang paling berkesan. Sikap sederhana dan komunikasi yang terbuka membuat dirinya mudah diterima oleh seluruh lapisan masyarakat Karawang.

Dalam sambutannya pada acara pisah sambut tersebut, Letkol Infantri Naryanto menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Forkopimda, anggota Kodim 0604/Karawang, serta masyarakat Kabupaten Karawang atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama dirinya menjalankan amanah sebagai Dandim.

Beliau mengungkapkan bahwa selama bertugas di Karawang, dirinya mendapatkan banyak pengalaman berharga serta merasakan semangat kebersamaan yang luar biasa dari seluruh elemen masyarakat.

“Karawang memiliki masyarakat yang luar biasa. Saya merasa bangga pernah menjadi bagian dari keluarga besar Kabupaten Karawang. Terima kasih atas dukungan, kerja sama, dan kebersamaan selama ini. Banyak kenangan dan pengalaman yang akan selalu saya ingat,” ujar Letkol Infantri Naryanto dalam sambutannya.

Ia juga berharap sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjaga demi kemajuan dan keamanan Kabupaten Karawang di masa mendatang.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, pejabat baru Komandan Kodim 0604/Karawang menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program-program positif yang telah dibangun sebelumnya. Dirinya juga berharap dapat melanjutkan hubungan baik dan sinergi yang selama ini sudah terjalin dengan seluruh pihak di Kabupaten Karawang.

Acara pisah sambut tersebut berlangsung penuh keakraban dengan rangkaian kegiatan ramah tamah, pemberian cinderamata, penampilan seni budaya, serta sesi foto bersama. Banyak pihak yang turut menyampaikan ucapan terima kasih dan doa terbaik kepada Letkol Infantri Naryanto atas pengabdian dan dedikasinya selama bertugas di Kabupaten Karawang.

Momentum pisah sambut ini bukan sekadar pergantian jabatan semata, melainkan juga menjadi simbol keberlanjutan pengabdian TNI kepada bangsa dan negara, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan daerah di Kabupaten Karawang.

Dengan berakhirnya masa tugas Letkol Infantri Naryanto sebagai Komandan Kodim 0604/Karawang, masyarakat berharap hubungan baik dan semangat pengabdian yang telah dibangun selama ini dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran dan penerus kepemimpinan di Kodim 0604/Karawang.


*IDA*

BRI Cabang Karawang Tebar Kepedulian Melalui Jum'at Berbagi

Karawang I - Bank Rakyat Indonesia Cabang Karawang kembali menujukan sosial nya melalui program Jumat Berbagi teruntuk masyarakat sekitar 

" program jumat berbagi ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial BRI Cabang Karawang dengan berbagi kepada sesama khususnya masyarakat sekitar lingkungan kerja " kata Yuliyanto kepala Cabang BRI Karawang 


ia menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Komitmen BRI untuk hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat .


melalui Kegiatan seperti ini BRI tidak hanya hadir pada perbankan tetapi juga sebagai mitra sosial yang aktif membantu masyarakat serta memperkuat solidaritas sosial 


Dalam Kegiatan Jumat berbagi tersebut BRI Cabang Karawang membagikan nasi Kotak kepada masyarakat di lingkungannya yang dilaksanakan pada Tanggal 24 april 2026 itu sebagai wujud semangat berbagi dan kepedulian terhadap lungkungan sosial 


Siti 

Karawang I - Bank Rakyat Indonesia Cabang Karawang kembali menujukan sosial nya melalui program Jumat Berbagi teruntuk masyarakat sekitar 

" program jumat berbagi ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial BRI Cabang Karawang dengan berbagi kepada sesama khususnya masyarakat sekitar lingkungan kerja " kata Yuliyanto kepala Cabang BRI Karawang 


ia menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Komitmen BRI untuk hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat .


melalui Kegiatan seperti ini BRI tidak hanya hadir pada perbankan tetapi juga sebagai mitra sosial yang aktif membantu masyarakat serta memperkuat solidaritas sosial 


Dalam Kegiatan Jumat berbagi tersebut BRI Cabang Karawang membagikan nasi Kotak kepada masyarakat di lingkungannya yang dilaksanakan pada Tanggal 24 april 2026 itu sebagai wujud semangat berbagi dan kepedulian terhadap lungkungan sosial 


Siti 

Ketua AKPERSI Jawa Barat Soroti Mandeknya BUMDes Karangsatu, Tekankan Pentingnya Keterbukaan Informasi Publik







Kabupaten Bekasi — Polemik terkait dugaan mandeknya pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Karangsatu terus menjadi perhatian masyarakat. Aspirasi warga yang mempertanyakan kejelasan penggunaan anggaran serta manfaat keberadaan BUMDes bagi masyarakat kini turut mendapat sorotan dari Ketua DPD Provinsi Jawa Barat AKPERSI (Asosiasi Keluarga PERS Seluruh Indonesia), Ahmad Syarifudin, C.BJ.,C.EJ


Sebagai organisasi yang menjunjung tinggi prinsip keterbukaan informasi publik, AKPERSI menilai bahwa setiap pengelolaan anggaran yang bersumber dari negara, termasuk dana yang dialokasikan untuk BUMDes, harus dapat diakses dan diketahui masyarakat secara terbuka, transparan, dan akuntabel. Menurut Ahmad Syarifudin, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam menciptakan pemerintahan desa yang sehat dan dipercaya masyarakat.


“BUMDes dibentuk untuk kepentingan masyarakat desa, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara terbuka. Ketika muncul pertanyaan dari masyarakat terkait penggunaan anggaran maupun manfaat yang dirasakan warga, maka pemerintah desa berkewajiban memberikan penjelasan yang objektif dan transparan,” ujar Ahmad Syarifudin.


Ia menyampaikan bahwa apabila benar selama bertahun-tahun BUMDes tidak berjalan secara optimal dan tidak memberikan dampak nyata terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, maka kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah desa maupun pihak terkait. Menurutnya, kepala desa sebagai pemimpin pemerintahan di tingkat desa harus hadir memberikan kepastian, klarifikasi, serta memastikan seluruh program berjalan sesuai tujuan pembentukannya.


“Jangan sampai publik menilai adanya pembiaran atau ketidakseriusan dalam pengelolaan BUMDes. Kepala desa harus mampu menunjukkan tanggung jawab moral dan administratif kepada masyarakat, karena anggaran yang dikelola berasal dari uang negara yang harus dipertanggungjawabkan secara terbuka,” tegasnya.


Ahmad Syarifudin juga menyoroti pentingnya transparansi terkait aset maupun bangunan yang dikaitkan dengan aktivitas BUMDes, termasuk kejelasan status dan peruntukannya. Menurutnya, keterbukaan informasi bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang profesional dan berintegritas.


Sebagai organisasi wartawan, AKPERSI menilai bahwa pers memiliki peran penting dalam menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus mengawal jalannya pemerintahan agar tetap berjalan sesuai prinsip demokrasi dan keterbukaan publik. Karena itu, ia berharap pemerintah desa tidak alergi terhadap kritik maupun pertanyaan masyarakat, melainkan menjadikannya sebagai masukan konstruktif demi perbaikan bersama.


“Kritik dan pertanyaan masyarakat harus dipandang sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan desa. Pemerintah desa perlu membuka ruang komunikasi yang sehat agar tidak muncul spekulasi maupun ketidakpercayaan di tengah masyarakat,” tambahnya.


AKPERSI Jawa Barat juga mendorong agar instansi terkait melakukan pembinaan dan evaluasi terhadap pengelolaan BUMDes apabila ditemukan adanya persoalan administratif maupun tata kelola. Dengan demikian, keberadaan BUMDes dapat kembali difungsikan sebagai sarana penguatan ekonomi masyarakat desa, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.


Menurut Ahmad Syarifudin, pembangunan desa yang maju hanya dapat terwujud apabila pemerintah menjalankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi publik secara konsisten. Ia berharap persoalan yang berkembang di Desa Karangsatu dapat diselesaikan melalui dialog terbuka, klarifikasi yang objektif, dan komitmen bersama dalam membangun tata kelola desa yang lebih baik demi kepentingan masyarakat luas. 


Redaksi 







Kabupaten Bekasi — Polemik terkait dugaan mandeknya pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Karangsatu terus menjadi perhatian masyarakat. Aspirasi warga yang mempertanyakan kejelasan penggunaan anggaran serta manfaat keberadaan BUMDes bagi masyarakat kini turut mendapat sorotan dari Ketua DPD Provinsi Jawa Barat AKPERSI (Asosiasi Keluarga PERS Seluruh Indonesia), Ahmad Syarifudin, C.BJ.,C.EJ


Sebagai organisasi yang menjunjung tinggi prinsip keterbukaan informasi publik, AKPERSI menilai bahwa setiap pengelolaan anggaran yang bersumber dari negara, termasuk dana yang dialokasikan untuk BUMDes, harus dapat diakses dan diketahui masyarakat secara terbuka, transparan, dan akuntabel. Menurut Ahmad Syarifudin, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam menciptakan pemerintahan desa yang sehat dan dipercaya masyarakat.


“BUMDes dibentuk untuk kepentingan masyarakat desa, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara terbuka. Ketika muncul pertanyaan dari masyarakat terkait penggunaan anggaran maupun manfaat yang dirasakan warga, maka pemerintah desa berkewajiban memberikan penjelasan yang objektif dan transparan,” ujar Ahmad Syarifudin.


Ia menyampaikan bahwa apabila benar selama bertahun-tahun BUMDes tidak berjalan secara optimal dan tidak memberikan dampak nyata terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, maka kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah desa maupun pihak terkait. Menurutnya, kepala desa sebagai pemimpin pemerintahan di tingkat desa harus hadir memberikan kepastian, klarifikasi, serta memastikan seluruh program berjalan sesuai tujuan pembentukannya.


“Jangan sampai publik menilai adanya pembiaran atau ketidakseriusan dalam pengelolaan BUMDes. Kepala desa harus mampu menunjukkan tanggung jawab moral dan administratif kepada masyarakat, karena anggaran yang dikelola berasal dari uang negara yang harus dipertanggungjawabkan secara terbuka,” tegasnya.


Ahmad Syarifudin juga menyoroti pentingnya transparansi terkait aset maupun bangunan yang dikaitkan dengan aktivitas BUMDes, termasuk kejelasan status dan peruntukannya. Menurutnya, keterbukaan informasi bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang profesional dan berintegritas.


Sebagai organisasi wartawan, AKPERSI menilai bahwa pers memiliki peran penting dalam menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus mengawal jalannya pemerintahan agar tetap berjalan sesuai prinsip demokrasi dan keterbukaan publik. Karena itu, ia berharap pemerintah desa tidak alergi terhadap kritik maupun pertanyaan masyarakat, melainkan menjadikannya sebagai masukan konstruktif demi perbaikan bersama.


“Kritik dan pertanyaan masyarakat harus dipandang sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan desa. Pemerintah desa perlu membuka ruang komunikasi yang sehat agar tidak muncul spekulasi maupun ketidakpercayaan di tengah masyarakat,” tambahnya.


AKPERSI Jawa Barat juga mendorong agar instansi terkait melakukan pembinaan dan evaluasi terhadap pengelolaan BUMDes apabila ditemukan adanya persoalan administratif maupun tata kelola. Dengan demikian, keberadaan BUMDes dapat kembali difungsikan sebagai sarana penguatan ekonomi masyarakat desa, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.


Menurut Ahmad Syarifudin, pembangunan desa yang maju hanya dapat terwujud apabila pemerintah menjalankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi publik secara konsisten. Ia berharap persoalan yang berkembang di Desa Karangsatu dapat diselesaikan melalui dialog terbuka, klarifikasi yang objektif, dan komitmen bersama dalam membangun tata kelola desa yang lebih baik demi kepentingan masyarakat luas. 


Redaksi 

Senin, 11 Mei 2026

Samsat Kabupaten Bekasih Terus Berbenah,Ciptakan Pelayanan Lebih Mudah ,Cepat Dan Tranansparan

Samsat Kabupaten versitnews@gmail.com

Bekasi gekasi terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan bagi masyarakat dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor, Kamis (7/5/2026)

Kanit Samsat,AKP Resi Ratuleni, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan prima agar urusan administrasi kendaraan semakin dekat dengan kebutuhan warga.

Samsat Cikarang Utara, yang beralamat di Jl. Industri No. 14, Pasir Gombong, Cikarang Utara, pada Selasa (05-05-2026) kini dilengkapi berbagai inovasi layanan untuk memperluas akses bagi wajib pajak.
Masyarakat tidak hanya dapat melakukan pembayaran di kantor induk. Wajib pajak juga dapat memanfaatkan sejumlah layanan pendukung, antara lain : – Samsat Keliling di titik-titik strategis., – Samsat Corner di pusat perbelanjaan., – Mal Pelayanan Publik (MPP)

Selain layanan fisik, Samsat Jawa Barat juga menghadirkan E-Samsat, yang memungkinkan pembayaran pajak kendaraan bermotor secara online melalui aplikasi maupun kanal perbankan.

AKP Resi Ratuleni menegaskan bahwa pajak kendaraan memiliki peran penting bagi pembangunan daerah., Ia mendorong masyarakat agar terus patuh membayar pajak tepat waktu.
Pajak kendaraan yang dibayarkan masyarakat menjadi salah satu sumber penting bagi pembangunan daerah. Karena itu, kami mendorong wajib pajak untuk patuh agar kesejahteraan bersama bisa lebih cepat terwujud,” ujar Resi.

Untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, fasilitas di Samsat Bekasi juga terus ditingkatkan., Kini tersedia ruang tunggu yang nyaman,area bermain anak, ruang laktasi, serta akses ramah disabilitas.

Langkah tersebut diharapkan membuat proses administrasi kendaraan bermotor berjalan lebih mudah sekaligus nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dengan berbagai terobosan yang terus dilakukan, Samsat Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, memberikan pelayanan prima, serta mendorong kesadaran wajib pajak agar membayar tepat waktu.


Fasilitas yang disediakan pun mendukung kenyamanan, mulai dari kursi yang memadai, pendingin udara yang sejuk, hingga akses Wi-Fi gratis yang bisa dimanfaatkan pengunjung. Terdapat juga tanda larangan merokok yang dipasang dengan jelas, menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.
Pihak Samsat telah membagi pelayanan menjadi beberapa loket khusus agar lebih efisien, antara lain: – Daftar Ulang & Tahunan: Untuk perpanjangan pajak tahunan dan ganti STNK., – Perubahan Data: Melayani balik nama, penggantian STNK hilang/rusak., – Mutasi Masuk & Keluar: Khusus pengurusan kendaraan yang pindah domisili., – ETLE & Tilang Elektronik: Melayani pembayaran denda tilang dari kamera pengawas.

Dengan sistem yang terstruktur ini, masyarakat dapat langsung menuju loket sesuai kebutuhan tanpa kebingungan. Petugas juga terlihat sigap dan profesional dalam melayani setiap pertanyaan dan permintaan warga.

Salah satu pengunjung mengaku puas dengan pelayanan hari ini. “Meskipun agak ramai, tapialurnya jelas dan tidak terlalu lama menunggu. Fasilitasnya juga nyaman,” ujarnya.

Samsat Kabupaten Bekasi terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, cepat, dantransparan demi memudahkan masyarakat mesarakat
Memenuhi Kewajibannya..
*Chika*

Samsat Kabupaten versitnews@gmail.com

Bekasi gekasi terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan bagi masyarakat dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor, Kamis (7/5/2026)

Kanit Samsat,AKP Resi Ratuleni, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan prima agar urusan administrasi kendaraan semakin dekat dengan kebutuhan warga.

Samsat Cikarang Utara, yang beralamat di Jl. Industri No. 14, Pasir Gombong, Cikarang Utara, pada Selasa (05-05-2026) kini dilengkapi berbagai inovasi layanan untuk memperluas akses bagi wajib pajak.
Masyarakat tidak hanya dapat melakukan pembayaran di kantor induk. Wajib pajak juga dapat memanfaatkan sejumlah layanan pendukung, antara lain : – Samsat Keliling di titik-titik strategis., – Samsat Corner di pusat perbelanjaan., – Mal Pelayanan Publik (MPP)

Selain layanan fisik, Samsat Jawa Barat juga menghadirkan E-Samsat, yang memungkinkan pembayaran pajak kendaraan bermotor secara online melalui aplikasi maupun kanal perbankan.

AKP Resi Ratuleni menegaskan bahwa pajak kendaraan memiliki peran penting bagi pembangunan daerah., Ia mendorong masyarakat agar terus patuh membayar pajak tepat waktu.
Pajak kendaraan yang dibayarkan masyarakat menjadi salah satu sumber penting bagi pembangunan daerah. Karena itu, kami mendorong wajib pajak untuk patuh agar kesejahteraan bersama bisa lebih cepat terwujud,” ujar Resi.

Untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, fasilitas di Samsat Bekasi juga terus ditingkatkan., Kini tersedia ruang tunggu yang nyaman,area bermain anak, ruang laktasi, serta akses ramah disabilitas.

Langkah tersebut diharapkan membuat proses administrasi kendaraan bermotor berjalan lebih mudah sekaligus nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dengan berbagai terobosan yang terus dilakukan, Samsat Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, memberikan pelayanan prima, serta mendorong kesadaran wajib pajak agar membayar tepat waktu.


Fasilitas yang disediakan pun mendukung kenyamanan, mulai dari kursi yang memadai, pendingin udara yang sejuk, hingga akses Wi-Fi gratis yang bisa dimanfaatkan pengunjung. Terdapat juga tanda larangan merokok yang dipasang dengan jelas, menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.
Pihak Samsat telah membagi pelayanan menjadi beberapa loket khusus agar lebih efisien, antara lain: – Daftar Ulang & Tahunan: Untuk perpanjangan pajak tahunan dan ganti STNK., – Perubahan Data: Melayani balik nama, penggantian STNK hilang/rusak., – Mutasi Masuk & Keluar: Khusus pengurusan kendaraan yang pindah domisili., – ETLE & Tilang Elektronik: Melayani pembayaran denda tilang dari kamera pengawas.

Dengan sistem yang terstruktur ini, masyarakat dapat langsung menuju loket sesuai kebutuhan tanpa kebingungan. Petugas juga terlihat sigap dan profesional dalam melayani setiap pertanyaan dan permintaan warga.

Salah satu pengunjung mengaku puas dengan pelayanan hari ini. “Meskipun agak ramai, tapialurnya jelas dan tidak terlalu lama menunggu. Fasilitasnya juga nyaman,” ujarnya.

Samsat Kabupaten Bekasi terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, cepat, dantransparan demi memudahkan masyarakat mesarakat
Memenuhi Kewajibannya..
*Chika*

*RS Bayukarta Dukung Penuh Gelaran Tatar Budaya Sunda di Karawang dengan Layanan Tim Medis Siaga*






Karawang,  – Rumah Sakit Bayukarta turut berpartisipasi aktif dalam gelaran _Tatar Budaya Sunda_ yang diselenggarakan di Kabupaten Karawang paa Sabut, 9 Mei 2026. Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus kepedulian terhadap masyarakat, RS Bayukarta menurunkan tim medis siaga untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi para peserta kirab dan masyarakat yang hadir menyaksikan acara.


Kegiatan budaya yang menampilkan kekayaan seni, adat, dan tradisi Sunda ini menarik antusiasme ribuan warga. Mengantisipasi padatnya aktivitas dan cuaca yang berubah-ubah, RS Bayukarta menyiapkan pos kesehatan dan tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya di sepanjang rute kirab.


“Kami merasa bangga dapat menjadi bagian dari perayaan Tatar Budaya Sunda di Karawang. Kehadiran kami bukan hanya sebagai pendukung acara, tetapi juga sebagai wujud komitmen RS Bayukarta untuk selalu hadir memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, tanggap, dan humanis, kapan pun dan di mana pun masyarakat membutuhkan,” 


Tim medis RS Bayukarta bertugas melakukan pemeriksaan awal, penanganan ringan, serta evakuasi cepat apabila diperlukan.


Partisipasi ini sejalan dengan visi RS Bayukarta untuk menjadi rumah sakit yang tidak hanya unggul dalam pelayanan klinis, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan budaya masyarakat.


“Kami berharap, melalui kolaborasi seperti ini, budaya Sunda dapat terus lestari dan masyarakat dapat menikmati acara dengan rasa aman dan nyaman. 


Redaksi 






Karawang,  – Rumah Sakit Bayukarta turut berpartisipasi aktif dalam gelaran _Tatar Budaya Sunda_ yang diselenggarakan di Kabupaten Karawang paa Sabut, 9 Mei 2026. Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus kepedulian terhadap masyarakat, RS Bayukarta menurunkan tim medis siaga untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi para peserta kirab dan masyarakat yang hadir menyaksikan acara.


Kegiatan budaya yang menampilkan kekayaan seni, adat, dan tradisi Sunda ini menarik antusiasme ribuan warga. Mengantisipasi padatnya aktivitas dan cuaca yang berubah-ubah, RS Bayukarta menyiapkan pos kesehatan dan tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya di sepanjang rute kirab.


“Kami merasa bangga dapat menjadi bagian dari perayaan Tatar Budaya Sunda di Karawang. Kehadiran kami bukan hanya sebagai pendukung acara, tetapi juga sebagai wujud komitmen RS Bayukarta untuk selalu hadir memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, tanggap, dan humanis, kapan pun dan di mana pun masyarakat membutuhkan,” 


Tim medis RS Bayukarta bertugas melakukan pemeriksaan awal, penanganan ringan, serta evakuasi cepat apabila diperlukan.


Partisipasi ini sejalan dengan visi RS Bayukarta untuk menjadi rumah sakit yang tidak hanya unggul dalam pelayanan klinis, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan budaya masyarakat.


“Kami berharap, melalui kolaborasi seperti ini, budaya Sunda dapat terus lestari dan masyarakat dapat menikmati acara dengan rasa aman dan nyaman. 


Redaksi 

Minggu, 10 Mei 2026

Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang Perkuat Komitmen Anti Korupsi melalui Sosialisasi dan Penandatanganan Pakta Integritas








KARAWANG – Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Karawang menggelar kegiatan Sosialisasi Persepsi Anti Korupsi dan Penandatanganan Pakta Integritas pada Kamis (7/5/2026) di Aula Reforma Agraria Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan budaya kerja berintegritas sekaligus mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).



Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang, Asisten Surveyor Kadastral (ASK), perwakilan Perum Perumnas, serta Bank Syariah Indonesia (BSI). Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa, kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang, Manase Daniel Binsar, S.T.




Dalam sambutan sekaligus sosialisasi Persepsi Anti Korupsi, Kepala Kantor menyampaikan pentingnya membangun persepsi anti korupsi di lingkungan kerja. Ia menjelaskan bahwa korupsi merupakan tindakan penyalahgunaan kewenangan yang menguntungkan diri sendiri maupun pihak lain dan berdampak pada kerugian negara



“Seluruh pegawai harus menjaga integritas, menjunjung profesionalisme, serta menolak segala bentuk gratifikasi dan benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.



Sebagai bentuk komitmen nyata, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas secara simbolis oleh Kepala Kantor bersama seluruh pegawai dan pejabat pengawas di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang. Penandatanganan tersebut menjadi komitmen bersama untuk menjalankan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, menolak praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mewujudkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.


Pada kesempatan yang sama, Perum Perumnas turut memberikan penghargaan kepada Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang sebagai bentuk apresiasi atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik.


Melalui kegiatan ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang berharap seluruh pegawai semakin memahami pentingnya budaya kerja yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi demi peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. 


Pimpinan redaksi 








KARAWANG – Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Karawang menggelar kegiatan Sosialisasi Persepsi Anti Korupsi dan Penandatanganan Pakta Integritas pada Kamis (7/5/2026) di Aula Reforma Agraria Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan budaya kerja berintegritas sekaligus mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).



Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang, Asisten Surveyor Kadastral (ASK), perwakilan Perum Perumnas, serta Bank Syariah Indonesia (BSI). Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa, kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang, Manase Daniel Binsar, S.T.




Dalam sambutan sekaligus sosialisasi Persepsi Anti Korupsi, Kepala Kantor menyampaikan pentingnya membangun persepsi anti korupsi di lingkungan kerja. Ia menjelaskan bahwa korupsi merupakan tindakan penyalahgunaan kewenangan yang menguntungkan diri sendiri maupun pihak lain dan berdampak pada kerugian negara



“Seluruh pegawai harus menjaga integritas, menjunjung profesionalisme, serta menolak segala bentuk gratifikasi dan benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.



Sebagai bentuk komitmen nyata, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas secara simbolis oleh Kepala Kantor bersama seluruh pegawai dan pejabat pengawas di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang. Penandatanganan tersebut menjadi komitmen bersama untuk menjalankan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, menolak praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mewujudkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.


Pada kesempatan yang sama, Perum Perumnas turut memberikan penghargaan kepada Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang sebagai bentuk apresiasi atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik.


Melalui kegiatan ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang berharap seluruh pegawai semakin memahami pentingnya budaya kerja yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi demi peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. 


Pimpinan redaksi 

PECAH DI KARAWANG TIMUR, TAWURAN ANTAR KAMPUNG, WARGA PERTANYAKAN PERAN PEMERINTAH DESA

Karawang versitnews@gmail.com — Aksi tawuran antar kelompok warga kembali pecah di wilayah Desa Margasari, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, pada Sabtu malam (9/5/2026). Bentrokan yang melibatkan warga Kampung Maja dan Kampung Rawagabus itu kembali memicu keresahan dan ketakutan di tengah masyarakat.

Peristiwa tersebut menambah daftar panjang konflik antar kampung yang selama ini disebut-sebut kerap berulang tanpa penyelesaian yang jelas. Meski masih berada dalam satu wilayah administrasi desa yang sama, hubungan antar kedua kelompok warga dinilai terus memanas dan rawan bentrok sewaktu-waktu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyebab utama konflik hingga kini masih belum diketahui secara pasti. Kronologi awal perselisihan disebut masih simpang siur dan terkesan “abu-abu”, namun dampaknya terus dirasakan masyarakat yang setiap saat dihantui kekhawatiran akan pecahnya bentrokan susulan.

Situasi yang terus berulang ini memicu sorotan tajam terhadap Pemerintah Desa Margasari. Warga menilai aparat desa, termasuk kepala desa, belum mengambil langkah konkret untuk meredam maupun mendamaikan kedua belah pihak.

Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya mediasi terbuka maupun tindakan preventif yang serius guna mencegah konflik kembali terjadi.
Kondisi tersebut membuat masyarakat kecewa. Aparatur desa dinilai terkesan lamban dan kurang responsif terhadap persoalan sosial yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.

“Seharusnya karena masih satu desa, masalah bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Tapi sampai hari ini belum ada tindakan nyata dari aparat desa,” ujar salah seorang warga.

Masyarakat berharap adanya langkah cepat dari pihak terkait untuk mencegah situasi semakin memburuk. Kehadiran aparat keamanan dinilai penting guna mengantisipasi bentrokan lanjutan yang bisa memicu korban jiwa maupun kerugian material.

Selain pengamanan, warga juga mendesak adanya solusi jangka panjang melalui dialog antar tokoh masyarakat, pendekatan sosial, serta keterlibatan aktif pemerintah desa dan kecamatan agar konflik yang terus berulang ini dapat benar-benar diselesaikan.

Warga berharap Desa Margasari dapat kembali aman dan kondusif, tanpa dihantui konflik antar kampung yang terus menjadi keresahan bersama.
*Chika*
Karawang versitnews@gmail.com — Aksi tawuran antar kelompok warga kembali pecah di wilayah Desa Margasari, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, pada Sabtu malam (9/5/2026). Bentrokan yang melibatkan warga Kampung Maja dan Kampung Rawagabus itu kembali memicu keresahan dan ketakutan di tengah masyarakat.

Peristiwa tersebut menambah daftar panjang konflik antar kampung yang selama ini disebut-sebut kerap berulang tanpa penyelesaian yang jelas. Meski masih berada dalam satu wilayah administrasi desa yang sama, hubungan antar kedua kelompok warga dinilai terus memanas dan rawan bentrok sewaktu-waktu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyebab utama konflik hingga kini masih belum diketahui secara pasti. Kronologi awal perselisihan disebut masih simpang siur dan terkesan “abu-abu”, namun dampaknya terus dirasakan masyarakat yang setiap saat dihantui kekhawatiran akan pecahnya bentrokan susulan.

Situasi yang terus berulang ini memicu sorotan tajam terhadap Pemerintah Desa Margasari. Warga menilai aparat desa, termasuk kepala desa, belum mengambil langkah konkret untuk meredam maupun mendamaikan kedua belah pihak.

Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya mediasi terbuka maupun tindakan preventif yang serius guna mencegah konflik kembali terjadi.
Kondisi tersebut membuat masyarakat kecewa. Aparatur desa dinilai terkesan lamban dan kurang responsif terhadap persoalan sosial yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.

“Seharusnya karena masih satu desa, masalah bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Tapi sampai hari ini belum ada tindakan nyata dari aparat desa,” ujar salah seorang warga.

Masyarakat berharap adanya langkah cepat dari pihak terkait untuk mencegah situasi semakin memburuk. Kehadiran aparat keamanan dinilai penting guna mengantisipasi bentrokan lanjutan yang bisa memicu korban jiwa maupun kerugian material.

Selain pengamanan, warga juga mendesak adanya solusi jangka panjang melalui dialog antar tokoh masyarakat, pendekatan sosial, serta keterlibatan aktif pemerintah desa dan kecamatan agar konflik yang terus berulang ini dapat benar-benar diselesaikan.

Warga berharap Desa Margasari dapat kembali aman dan kondusif, tanpa dihantui konflik antar kampung yang terus menjadi keresahan bersama.
*Chika*
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done