VERSITNEWS

Sabtu, 20 Juni 2026

Benih Harapan Tumbuh di Pancawati, Sinergi Polri-TNI dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan








KARAWANG, – Hamparan lahan bengkok di Dusun Bakanjati, Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, menjadi saksi semangat kolaborasi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Polres Karawang Polda Jawa Barat bersama unsur Muspika Kecamatan Klari dan kelompok tani setempat melaksanakan penanaman jagung hibrida, Sabtu (20/6/2026) Pagi


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional. 


Di lahan milik Pemerintah Desa Pancawati itu, aparat kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan para petani turun langsung menanam benih jagung hibrida.


Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah, S.H., S.I.K., M.K.P., M.Si. mengatakan program budidaya jagung hibrida merupakan hasil sinergi antara Polsek Klari, Muspika Kecamatan Klari, dan kelompok tani di wilayah tersebut.


"Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan serta memperkuat fondasi swasembada pangan nasional," ujar Kapolres.


Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab petani, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa, termasuk pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.


"Kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program-program strategis nasional yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga," katanya.


Penanaman jagung hibrida tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam memanfaatkan lahan produktif guna meningkatkan hasil pertanian. 


Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kemitraan antara aparat dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan.


Melalui kolaborasi lintas sektor yang terus dibangun, program ketahanan pangan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pencapaian swasembada pangan nasional pada 2026.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Klari Udin, S.H., M.A., Danramil 0412/Klari Kapten Inf. Suryadi, Kanit Intelkam AKP Supriyatno, S.H., Kanit Lantas AKP Ali Idrus, S.H., Kanit Binmas IPTU Yoyo Waluyo, Kanit Reskrim IPTU Wihendar, S.H., Kasium Polsek Klari AIPTU Jajat, Bhabinkamtibmas Desa Pancawati AIPDA Andi Apandi, personel Polsek Klari, serta Kelompok Tani Desa Pancawati.


Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga ketahanan pangan serta mewujudkan Indonesia yang mandiri dan berdaulat di sektor pertanian.


(Akpersi DPD Jabar)








KARAWANG, – Hamparan lahan bengkok di Dusun Bakanjati, Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, menjadi saksi semangat kolaborasi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Polres Karawang Polda Jawa Barat bersama unsur Muspika Kecamatan Klari dan kelompok tani setempat melaksanakan penanaman jagung hibrida, Sabtu (20/6/2026) Pagi


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional. 


Di lahan milik Pemerintah Desa Pancawati itu, aparat kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan para petani turun langsung menanam benih jagung hibrida.


Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah, S.H., S.I.K., M.K.P., M.Si. mengatakan program budidaya jagung hibrida merupakan hasil sinergi antara Polsek Klari, Muspika Kecamatan Klari, dan kelompok tani di wilayah tersebut.


"Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan serta memperkuat fondasi swasembada pangan nasional," ujar Kapolres.


Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab petani, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa, termasuk pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.


"Kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program-program strategis nasional yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga," katanya.


Penanaman jagung hibrida tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam memanfaatkan lahan produktif guna meningkatkan hasil pertanian. 


Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kemitraan antara aparat dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan.


Melalui kolaborasi lintas sektor yang terus dibangun, program ketahanan pangan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pencapaian swasembada pangan nasional pada 2026.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Klari Udin, S.H., M.A., Danramil 0412/Klari Kapten Inf. Suryadi, Kanit Intelkam AKP Supriyatno, S.H., Kanit Lantas AKP Ali Idrus, S.H., Kanit Binmas IPTU Yoyo Waluyo, Kanit Reskrim IPTU Wihendar, S.H., Kasium Polsek Klari AIPTU Jajat, Bhabinkamtibmas Desa Pancawati AIPDA Andi Apandi, personel Polsek Klari, serta Kelompok Tani Desa Pancawati.


Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga ketahanan pangan serta mewujudkan Indonesia yang mandiri dan berdaulat di sektor pertanian.


(Akpersi DPD Jabar)

Jumat, 19 Juni 2026

Askun: Stop Tudingan Tanpa Bukti, Tim Hukum Muhana Siap Tempuh Jalur UU ITE





Karawang – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Karawang, Muhana, akhirnya memberikan klarifikasi terkait berbagai tudingan yang ditujukan kepadanya. Didampingi kuasa hukumnya, Asep Agustian atau yang akrab disapa Askun, Muhana menggelar konferensi pers di Zanith Cafe, Jumat (19/6/2026).

‎Dalam kesempatan tersebut, Askun menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Ia mempersilakan siapa pun yang merasa memiliki bukti adanya dugaan pelanggaran hukum untuk menempuh jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

‎"Silakan laporkan jika memang ada dugaan pelanggaran hukum. Namun, laporan tersebut harus didasarkan pada bukti yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Askun di hadapan awak media.

‎(Pertimbangkan Langkah Hukum) 

‎Askun menyatakan, tim kuasa hukum saat ini tengah mengkaji kemungkinan menempuh upaya hukum terhadap pihak-pihak yang dinilai telah menyebarkan tudingan tanpa dasar dan diduga mencemarkan nama baik kliennya.

‎Menurutnya, langkah tersebut dapat dilakukan melalui ketentuan hukum yang berlaku, termasuk Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), apabila unsur-unsur hukumnya terpenuhi.

‎"Kami sedang mempertimbangkan upaya hukum terkait dugaan pencemaran nama baik, termasuk melalui ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)," tegasnya.

‎Ia menambahkan, tudingan yang beredar tidak hanya berdampak pada reputasi Muhana sebagai pejabat publik, tetapi juga memengaruhi kondisi psikologis serta konsentrasi kliennya dalam menjalankan tugas sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang.

‎(Minta Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah) 

‎Lebih lanjut, Askun mengimbau seluruh pihak agar tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan tidak menggiring opini publik tanpa didukung fakta maupun bukti yang dapat dipertanggungjawabkan

‎Untuk menghindari simpang siur informasi, ia memastikan seluruh komunikasi resmi terkait persoalan tersebut akan disampaikan melalui tim kuasa hukum.

‎"Jika ada pihak yang ingin melakukan konfirmasi atau meminta penjelasan, silakan melalui kami. Semua akan kami jawab berdasarkan fakta dan data yang ada," katanya.

‎Hingga konferensi pers berakhir, belum terdapat pernyataan atau klarifikasi dari pihak yang sebelumnya menyampaikan tudingan terhadap Muhana.

‎Pihak Muhana berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara objektif melalui mekanisme hukum yang berlaku sehingga kebenaran dapat terungkap dan polemik yang berkembang di ruang publik tidak terus menimbulkan spekulasi.

‎red





Karawang – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Karawang, Muhana, akhirnya memberikan klarifikasi terkait berbagai tudingan yang ditujukan kepadanya. Didampingi kuasa hukumnya, Asep Agustian atau yang akrab disapa Askun, Muhana menggelar konferensi pers di Zanith Cafe, Jumat (19/6/2026).

‎Dalam kesempatan tersebut, Askun menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Ia mempersilakan siapa pun yang merasa memiliki bukti adanya dugaan pelanggaran hukum untuk menempuh jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

‎"Silakan laporkan jika memang ada dugaan pelanggaran hukum. Namun, laporan tersebut harus didasarkan pada bukti yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Askun di hadapan awak media.

‎(Pertimbangkan Langkah Hukum) 

‎Askun menyatakan, tim kuasa hukum saat ini tengah mengkaji kemungkinan menempuh upaya hukum terhadap pihak-pihak yang dinilai telah menyebarkan tudingan tanpa dasar dan diduga mencemarkan nama baik kliennya.

‎Menurutnya, langkah tersebut dapat dilakukan melalui ketentuan hukum yang berlaku, termasuk Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), apabila unsur-unsur hukumnya terpenuhi.

‎"Kami sedang mempertimbangkan upaya hukum terkait dugaan pencemaran nama baik, termasuk melalui ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)," tegasnya.

‎Ia menambahkan, tudingan yang beredar tidak hanya berdampak pada reputasi Muhana sebagai pejabat publik, tetapi juga memengaruhi kondisi psikologis serta konsentrasi kliennya dalam menjalankan tugas sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang.

‎(Minta Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah) 

‎Lebih lanjut, Askun mengimbau seluruh pihak agar tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan tidak menggiring opini publik tanpa didukung fakta maupun bukti yang dapat dipertanggungjawabkan

‎Untuk menghindari simpang siur informasi, ia memastikan seluruh komunikasi resmi terkait persoalan tersebut akan disampaikan melalui tim kuasa hukum.

‎"Jika ada pihak yang ingin melakukan konfirmasi atau meminta penjelasan, silakan melalui kami. Semua akan kami jawab berdasarkan fakta dan data yang ada," katanya.

‎Hingga konferensi pers berakhir, belum terdapat pernyataan atau klarifikasi dari pihak yang sebelumnya menyampaikan tudingan terhadap Muhana.

‎Pihak Muhana berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara objektif melalui mekanisme hukum yang berlaku sehingga kebenaran dapat terungkap dan polemik yang berkembang di ruang publik tidak terus menimbulkan spekulasi.

‎red

Dukung Swasembada Pangan, Personil Polsek Klari Kontrol Lahan Jagung Pastikan Tumbuh Dengan Baik ‎








Polres Karawang - Bhabinkamtibmas Połsek Klari, Polres Karawang, melaksanakan kegiatan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung bersama petani penggarap setempat di wilayah binaan, Jumat (19/06/2026).


‎Kapolres Karawang AKBP Fiki N Ardiansyah melalui Kapolsek Klari Kompol Bambang Sumitro.SH.,MM.,CHRA menyebutkan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pendampingan dan monitoring terhadap lahan pertanian jagung yang dikelola masyarakat, sekaligus memastikan tanaman tumbuh dengan baik sesuai dengan tahap perkembangan yang diharapkan.

‎Dalam kesempatan itu, petugas turut berinteraksi langsung dengan para petani, membahas kondisi lahan, kebutuhan pupuk, serta kendala yang dihadapi selama proses penanaman.

‎"Kegiatan ini dilakukan guna memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian di wilayah Kabupaten Karawang" ujar Kompol Bambang Sumitro.

‎Diketahui, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah, khususnya program Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi sektor pertanian dan pemanfaatan lahan produktif.

‎Melalui kegiatan tersebut, diharapkan dapat mendorong peningkatan hasil pertanian jagung serta memperkuat peran aktif aparat kepolisian dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di bidang pangan.

‎"Pihak Polri khususnya Polsek Klari akan terus bersinergi dengan para petani dan stakeholder terkait dalam rangka menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan nasional di wilayah Kabupaten Karawang," pungkas Kapolsek Klari Kompol Bambang Sumitro.SH.,MM.,CHRA.

‎#SwasembadaPanganBiroSDMPoldaJabar

‎#KetahananPanganBiroSDMPoldaJabar

‎#PoldaJabar

‎#PolresKarawang

‎#PolsekKlari

‎#PolriUntukMasyarakat

‎#KetahananPangan

‎#SwasembadaPangan

‎#Jagung

‎#KarawangMaju


Redaksi 

‎ 








Polres Karawang - Bhabinkamtibmas Połsek Klari, Polres Karawang, melaksanakan kegiatan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung bersama petani penggarap setempat di wilayah binaan, Jumat (19/06/2026).


‎Kapolres Karawang AKBP Fiki N Ardiansyah melalui Kapolsek Klari Kompol Bambang Sumitro.SH.,MM.,CHRA menyebutkan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pendampingan dan monitoring terhadap lahan pertanian jagung yang dikelola masyarakat, sekaligus memastikan tanaman tumbuh dengan baik sesuai dengan tahap perkembangan yang diharapkan.

‎Dalam kesempatan itu, petugas turut berinteraksi langsung dengan para petani, membahas kondisi lahan, kebutuhan pupuk, serta kendala yang dihadapi selama proses penanaman.

‎"Kegiatan ini dilakukan guna memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian di wilayah Kabupaten Karawang" ujar Kompol Bambang Sumitro.

‎Diketahui, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah, khususnya program Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi sektor pertanian dan pemanfaatan lahan produktif.

‎Melalui kegiatan tersebut, diharapkan dapat mendorong peningkatan hasil pertanian jagung serta memperkuat peran aktif aparat kepolisian dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di bidang pangan.

‎"Pihak Polri khususnya Polsek Klari akan terus bersinergi dengan para petani dan stakeholder terkait dalam rangka menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan nasional di wilayah Kabupaten Karawang," pungkas Kapolsek Klari Kompol Bambang Sumitro.SH.,MM.,CHRA.

‎#SwasembadaPanganBiroSDMPoldaJabar

‎#KetahananPanganBiroSDMPoldaJabar

‎#PoldaJabar

‎#PolresKarawang

‎#PolsekKlari

‎#PolriUntukMasyarakat

‎#KetahananPangan

‎#SwasembadaPangan

‎#Jagung

‎#KarawangMaju


Redaksi 

‎ 

Kamis, 18 Juni 2026

Kontribusi Nyata Polsek Klari Terhadap Peningkatan Serta Memperkuat Ketahanan Pangan

Polres Karawang – Dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan dan memperkuat Ketahanan Pangan nasional, personel Polsek Klari Polres Karawang melaksanakan kegiatan pemantauan perkembangan tanaman jagung di Perumahan Bumi Kosambi Baru Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang. Kamis (18/06/2026.

‎Dari hasil pemantauan yang dilakukan oleh personil Polsek Klari di lapangan, tanaman jagung yang ditanam pada lahan program ketahanan pangan menunjukkan pertumbuhan yang baik dan sesuai harapan. Kondisi tanaman tampak sehat, dengan perkembangan batang dan daun yang optimal sebagai indikator keberhasilan proses budidaya yang sedang berjalan.

‎Kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polda Jabar, Polres Karawang, dan Polsek Klari terhadap program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional. Selain melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman, personel juga berkoordinasi dengan para pengelola lahan untuk memastikan perawatan tanaman terus dilakukan secara maksimal guna memperoleh hasil panen yang optimal.

‎Melalui kegiatan ini diharapkan program penanaman jagung dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Karawang.

‎#SwasembadaPanganBiroSDMPoldaJabar

‎#KetahananPanganBiroSDMPoldaJabar

‎#PoldaJabar

‎#PolresKarawang

‎#PolsekKlari

‎#PolriUntukMasyarakat

‎#KetahananPangan

‎#SwasembadaPangan

‎#Jagung

‎#KarawangMaju

Redaksi 

Polres Karawang – Dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan dan memperkuat Ketahanan Pangan nasional, personel Polsek Klari Polres Karawang melaksanakan kegiatan pemantauan perkembangan tanaman jagung di Perumahan Bumi Kosambi Baru Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang. Kamis (18/06/2026.

‎Dari hasil pemantauan yang dilakukan oleh personil Polsek Klari di lapangan, tanaman jagung yang ditanam pada lahan program ketahanan pangan menunjukkan pertumbuhan yang baik dan sesuai harapan. Kondisi tanaman tampak sehat, dengan perkembangan batang dan daun yang optimal sebagai indikator keberhasilan proses budidaya yang sedang berjalan.

‎Kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polda Jabar, Polres Karawang, dan Polsek Klari terhadap program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional. Selain melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman, personel juga berkoordinasi dengan para pengelola lahan untuk memastikan perawatan tanaman terus dilakukan secara maksimal guna memperoleh hasil panen yang optimal.

‎Melalui kegiatan ini diharapkan program penanaman jagung dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Karawang.

‎#SwasembadaPanganBiroSDMPoldaJabar

‎#KetahananPanganBiroSDMPoldaJabar

‎#PoldaJabar

‎#PolresKarawang

‎#PolsekKlari

‎#PolriUntukMasyarakat

‎#KetahananPangan

‎#SwasembadaPangan

‎#Jagung

‎#KarawangMaju

Redaksi 

Selasa, 16 Juni 2026

"ISSI Karawang Lepas Empat Atlet Terbaik ke Kejurnas Road Race 2026, Bidik Podium Nasional di Pangandaran"









KARAWANG - Pengurus Pengcab Ikatan Sport Sepeda Indonesia (Pengcab ISSI) Kabupaten Karawang, resmi melepas 4 atlet terbaiknya untuk ikut berkompetisi di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Road Race Tahun 2026, yang akan berlangsung di Kabupaten Pangandaran - Jawa Barat, pada 18-21 Juni 2026 mendatang.


Keempat atlet tersebut adalah Mohammad Rama Ifzhan dan Panji Arja Ramadhan untuk kelas Junior, serta Aidan Haidar Rafif dan Afif Zainul Arifin untuk kelas Youth.

Dikabarkan akan ada sekitar 450 atlet sepeda dari 25 provinsi se-Indonesia yang akan berebut podium di Kejurnas Road Race Tahun 2026 ini.


Ketua ISSI Karawang, Asep Agustian, SH., MH., berharap agar keempat atlet sepeda ini berjuang penuh jiwa dan raga untuk bisa mengharumkan nama baik Kabupaten Karawang di tingkat nasional.

Secara implisit, Asep Agustian mengaku tidak menekankan kepada keempat atletnya bisa menjadi juara satu di kesempatan Kejurnas tahun ini. Tetapi ia menegaskan agar keempat atletnya bisa duduk di podium Kejurnas.


"Kita minta keempat atlet untuk menunjukan kemampuan semaksimal mungkin saja. Kita minta doanya juga kepada seluruh masyarakat, agar para atlet ini bisa membawa nama harum Karawang di Kejurnas," tutur Askun (sapaan akrab).


Terpantau, pelepasan emat atlet sepeda ini juga didampingi langsung Sekretaris dan Bendahara ISSI Karawang, Sdr. Yadi dan Sdr. Ginggar.


Diketahui, Kabupaten Pangandaran kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga bergengsi tingkat nasional. Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Road Race 2026 akan berlangsung pada 18–21 Juni 2026 dengan titik start dan finish di Alun-Alun Paamprokan Pangandaran.


Event ini diprediksi akan menjadi salah satu ajang balap sepeda terbesar yang menggabungkan olahraga prestasi dengan promosi destinasi wisata unggulan di pesisir selatan Jawa Barat.


Kejurnas Road Race 2026 akan menghadirkan para atlet sepeda terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia. Para peserta akan berlaga menaklukkan rute menantang yang membentang melewati sejumlah destinasi wisata ikonik Pangandaran, mulai dari Pantai Pangandaran, Pantai Batuhiu, Pantai Batukaras, Pantai Madasari hingga kawasan Green Canyon (Cukang Taneuh).









KARAWANG - Pengurus Pengcab Ikatan Sport Sepeda Indonesia (Pengcab ISSI) Kabupaten Karawang, resmi melepas 4 atlet terbaiknya untuk ikut berkompetisi di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Road Race Tahun 2026, yang akan berlangsung di Kabupaten Pangandaran - Jawa Barat, pada 18-21 Juni 2026 mendatang.


Keempat atlet tersebut adalah Mohammad Rama Ifzhan dan Panji Arja Ramadhan untuk kelas Junior, serta Aidan Haidar Rafif dan Afif Zainul Arifin untuk kelas Youth.

Dikabarkan akan ada sekitar 450 atlet sepeda dari 25 provinsi se-Indonesia yang akan berebut podium di Kejurnas Road Race Tahun 2026 ini.


Ketua ISSI Karawang, Asep Agustian, SH., MH., berharap agar keempat atlet sepeda ini berjuang penuh jiwa dan raga untuk bisa mengharumkan nama baik Kabupaten Karawang di tingkat nasional.

Secara implisit, Asep Agustian mengaku tidak menekankan kepada keempat atletnya bisa menjadi juara satu di kesempatan Kejurnas tahun ini. Tetapi ia menegaskan agar keempat atletnya bisa duduk di podium Kejurnas.


"Kita minta keempat atlet untuk menunjukan kemampuan semaksimal mungkin saja. Kita minta doanya juga kepada seluruh masyarakat, agar para atlet ini bisa membawa nama harum Karawang di Kejurnas," tutur Askun (sapaan akrab).


Terpantau, pelepasan emat atlet sepeda ini juga didampingi langsung Sekretaris dan Bendahara ISSI Karawang, Sdr. Yadi dan Sdr. Ginggar.


Diketahui, Kabupaten Pangandaran kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga bergengsi tingkat nasional. Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Road Race 2026 akan berlangsung pada 18–21 Juni 2026 dengan titik start dan finish di Alun-Alun Paamprokan Pangandaran.


Event ini diprediksi akan menjadi salah satu ajang balap sepeda terbesar yang menggabungkan olahraga prestasi dengan promosi destinasi wisata unggulan di pesisir selatan Jawa Barat.


Kejurnas Road Race 2026 akan menghadirkan para atlet sepeda terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia. Para peserta akan berlaga menaklukkan rute menantang yang membentang melewati sejumlah destinasi wisata ikonik Pangandaran, mulai dari Pantai Pangandaran, Pantai Batuhiu, Pantai Batukaras, Pantai Madasari hingga kawasan Green Canyon (Cukang Taneuh).

Wisuda Tahfidz, Kitab Kuning dan Pelepasan Siswa Kelas IX MTs Daarussaadah Nagrag Berlangsung Khidmat, Orang Tua Haru dan Bangga









Sukabumi, 16 Juni 2026– MTs Daarussaadah Nagrag menggelar acara Wisuda Tahfidz Al-Qur'an, Wisuda Kitab Kuning, Pelepasan Siswa Kelas IX, serta Kenaikan Kelas Tahun Ajaran 2025/2026 dengan penuh khidmat dan suasana haru.


Kegiatan yang dihadiri oleh para siswa, orang tua, dewan guru, serta tamu undangan tersebut menjadi momentum istimewa untuk mengapresiasi perjuangan para peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan dan menunjukkan prestasi di bidang akademik maupun keagamaan.


Suasana kebahagiaan tampak menghiasi wajah para siswa yang berhasil menyelesaikan jenjang pendidikan di MTs Daarussaadah Nagrag dengan hasil yang membanggakan. Selain itu, prosesi wisuda Tahfidz Al-Qur'an dan Kitab Kuning menjadi bukti komitmen sekolah dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan pemahaman agama yang kuat.


Salah seorang wali murid mengungkapkan rasa bangga dan harunya atas perkembangan yang dialami putranya selama menempuh pendidikan di MTs Daarussaadah Nagrag.


"Alhamdulillah, kami sebagai orang tua sangat bersyukur dan bangga. Sejak bersekolah di MTs Daarussaadah, anak kami menjadi lebih disiplin, rajin belajar, dan memiliki akhlak yang lebih baik. Prestasi yang diraihnya hari ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga," ungkapnya.


Pihak sekolah berharap seluruh lulusan Kelas IX dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sesuai dengan cita-cita dan pilihan masing-masing, serta tetap menjaga nilai-nilai keislaman yang telah ditanamkan selama belajar di MTs Daarussaadah Nagrag.


Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MTs Daarussaadah Nagrag kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qurani yang berilmu, berakhlakul karimah, dan siap menghadapi tantangan masa depan, sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama. 


Ida Maryati 









Sukabumi, 16 Juni 2026– MTs Daarussaadah Nagrag menggelar acara Wisuda Tahfidz Al-Qur'an, Wisuda Kitab Kuning, Pelepasan Siswa Kelas IX, serta Kenaikan Kelas Tahun Ajaran 2025/2026 dengan penuh khidmat dan suasana haru.


Kegiatan yang dihadiri oleh para siswa, orang tua, dewan guru, serta tamu undangan tersebut menjadi momentum istimewa untuk mengapresiasi perjuangan para peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan dan menunjukkan prestasi di bidang akademik maupun keagamaan.


Suasana kebahagiaan tampak menghiasi wajah para siswa yang berhasil menyelesaikan jenjang pendidikan di MTs Daarussaadah Nagrag dengan hasil yang membanggakan. Selain itu, prosesi wisuda Tahfidz Al-Qur'an dan Kitab Kuning menjadi bukti komitmen sekolah dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan pemahaman agama yang kuat.


Salah seorang wali murid mengungkapkan rasa bangga dan harunya atas perkembangan yang dialami putranya selama menempuh pendidikan di MTs Daarussaadah Nagrag.


"Alhamdulillah, kami sebagai orang tua sangat bersyukur dan bangga. Sejak bersekolah di MTs Daarussaadah, anak kami menjadi lebih disiplin, rajin belajar, dan memiliki akhlak yang lebih baik. Prestasi yang diraihnya hari ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga," ungkapnya.


Pihak sekolah berharap seluruh lulusan Kelas IX dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sesuai dengan cita-cita dan pilihan masing-masing, serta tetap menjaga nilai-nilai keislaman yang telah ditanamkan selama belajar di MTs Daarussaadah Nagrag.


Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MTs Daarussaadah Nagrag kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qurani yang berilmu, berakhlakul karimah, dan siap menghadapi tantangan masa depan, sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama. 


Ida Maryati 

Khitanan Massal di Klari, H. Ajang Supandi Hadirkan Kepedulian untuk Masa Depan Anak Bangsa








Karawang – Komitmen terhadap kepedulian sosial dan pelayanan kepada masyarakat terus ditunjukkan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karawang, H. Ajang Supandi. Melalui program Khitanan Massal 2026, sebanyak 15 anak mengikuti kegiatan sunatan gratis yang digelar di Dusun Krajan, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, pada Selasa (16/6/2026).


Kegiatan bakti sosial tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Selain membantu meringankan beban ekonomi keluarga, program khitanan massal juga menjadi bentuk perhatian terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda di Kabupaten Karawang.


Dalam pelaksanaannya, tim medis dipimpin oleh Mantri Njay bersama tenaga kesehatan yang berpengalaman, sehingga proses khitan berlangsung dengan aman, tertib, dan mengutamakan kenyamanan bagi anak-anak peserta.


Ketua DPC Partai Gerindra Karawang, H. Ajang Supandi, menyampaikan bahwa kegiatan khitanan massal merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang telah lama dijalankan dan tidak hanya dilakukan pada momentum politik tertentu.


Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam membantu keluarga yang ingin mengkhitankan putra-putranya namun terkendala biaya.


"Khitanan massal ini adalah bagian dari bakti sosial dan bentuk pengabdian kami kepada masyarakat. Kami ingin terus hadir dan memberikan manfaat secara langsung, sekaligus membantu mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas," ujar H. Ajang Supandi.


Program khitanan massal yang digagas H. Ajang Supandi diketahui rutin dilaksanakan di berbagai wilayah di Kabupaten Karawang. Konsistensi kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai memberikan dampak positif dan membantu warga secara langsung.


Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan terlihat sepanjang kegiatan. Para orang tua peserta mengaku bersyukur atas adanya program sosial tersebut, karena selain mendapatkan layanan khitan gratis, anak-anak juga memperoleh perhatian dan pendampingan dari tim medis.


Salah satu orang tua peserta, Ujang, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada H. Ajang Supandi atas kepedulian yang telah diberikan kepada masyarakat.


"Kami sebagai orang tua mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak H. Ajang Supandi yang telah mengadakan kegiatan khitanan massal ini. Program ini sangat membantu kami dan menjadi bukti nyata kepedulian beliau kepada masyarakat kecil. Semoga Bapak H. Ajang Supandi selalu diberikan kesehatan, kemudahan dalam setiap langkahnya, dan terus dapat berbagi serta membantu masyarakat Karawang," ungkap Ujang.


Masyarakat berharap kegiatan sosial seperti khitanan massal ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah di Kabupaten Karawang. Kehadiran program tersebut dinilai tidak hanya membantu dari sisi ekonomi, tetapi juga mempererat hubungan antara tokoh masyarakat dengan warga melalui aksi nyata yang bermanfaat.


Melalui Khitanan Massal 2026, H. Ajang Supandi kembali menunjukkan bahwa pelayanan kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui aksi sosial yang berkelanjutan. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menciptakan generasi Karawang yang sehat, kuat, dan memiliki masa depan yang lebih baik. 


Fr/Red








Karawang – Komitmen terhadap kepedulian sosial dan pelayanan kepada masyarakat terus ditunjukkan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karawang, H. Ajang Supandi. Melalui program Khitanan Massal 2026, sebanyak 15 anak mengikuti kegiatan sunatan gratis yang digelar di Dusun Krajan, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, pada Selasa (16/6/2026).


Kegiatan bakti sosial tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Selain membantu meringankan beban ekonomi keluarga, program khitanan massal juga menjadi bentuk perhatian terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda di Kabupaten Karawang.


Dalam pelaksanaannya, tim medis dipimpin oleh Mantri Njay bersama tenaga kesehatan yang berpengalaman, sehingga proses khitan berlangsung dengan aman, tertib, dan mengutamakan kenyamanan bagi anak-anak peserta.


Ketua DPC Partai Gerindra Karawang, H. Ajang Supandi, menyampaikan bahwa kegiatan khitanan massal merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang telah lama dijalankan dan tidak hanya dilakukan pada momentum politik tertentu.


Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam membantu keluarga yang ingin mengkhitankan putra-putranya namun terkendala biaya.


"Khitanan massal ini adalah bagian dari bakti sosial dan bentuk pengabdian kami kepada masyarakat. Kami ingin terus hadir dan memberikan manfaat secara langsung, sekaligus membantu mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas," ujar H. Ajang Supandi.


Program khitanan massal yang digagas H. Ajang Supandi diketahui rutin dilaksanakan di berbagai wilayah di Kabupaten Karawang. Konsistensi kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai memberikan dampak positif dan membantu warga secara langsung.


Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan terlihat sepanjang kegiatan. Para orang tua peserta mengaku bersyukur atas adanya program sosial tersebut, karena selain mendapatkan layanan khitan gratis, anak-anak juga memperoleh perhatian dan pendampingan dari tim medis.


Salah satu orang tua peserta, Ujang, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada H. Ajang Supandi atas kepedulian yang telah diberikan kepada masyarakat.


"Kami sebagai orang tua mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak H. Ajang Supandi yang telah mengadakan kegiatan khitanan massal ini. Program ini sangat membantu kami dan menjadi bukti nyata kepedulian beliau kepada masyarakat kecil. Semoga Bapak H. Ajang Supandi selalu diberikan kesehatan, kemudahan dalam setiap langkahnya, dan terus dapat berbagi serta membantu masyarakat Karawang," ungkap Ujang.


Masyarakat berharap kegiatan sosial seperti khitanan massal ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah di Kabupaten Karawang. Kehadiran program tersebut dinilai tidak hanya membantu dari sisi ekonomi, tetapi juga mempererat hubungan antara tokoh masyarakat dengan warga melalui aksi nyata yang bermanfaat.


Melalui Khitanan Massal 2026, H. Ajang Supandi kembali menunjukkan bahwa pelayanan kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui aksi sosial yang berkelanjutan. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menciptakan generasi Karawang yang sehat, kuat, dan memiliki masa depan yang lebih baik. 


Fr/Red

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done