Jumat, 10 Juli 2026
Ketua AKPERSI DPC Kabupaten Bogor Desak Aparat Penegak Hukum Tangkap Oknum Mata Elang yang Diduga Lakukan Penarikan Paksa Kendaraan
Bulan November mendatang partangiangan Parpos Se-Jabodetabekap akan digelar
Pemimpin Redaksi."Kriminal.News.MY.Id
Jakarta-Kriminal.News.MY.Id ! Setelah pelaksanaan pelatikan BPH Parsadaan Pomporan Op.Sahata/Boru Se-Jabodetabekap,pada 5 Juli 2026 yang lalu di kediaman Ketua Devisi Humas,Purn.Kompol.Leonard Sipahutar/Boru Simanjutak,muncul kesepakatan hasil musyawarah mupakat bahwa pada November 2026 mendatang akan digelar partangiangan atau ucapan syukuran kepada Tuhan atas karunia dan berkat bahwa kini telah terbentuk BPH Parsadaan Pomparan(Paspos) Op.Sahata se-Jabodetabekap.
Dari hasil musyawarah mupakat pomparan Op.Sahata ini bahwa partangiangan tersebut akan dihadiri seluruh pomparan Op.Sahata /Boru,Se-Jabodetabekap.Tentu dapat dipastikan melihat jumlah anggota Parpos se Jabotabekap(Jakarta,Bogor,Tangerang,Bekasi,Karawang dan Purwakarta ) mencapai 400 Kepala Keluarga.Acara ini pasti sangat semarak dan live Tomi musik sebagai Devisi musik Op.Sahata.
LUAR BIASA
Sangat di apresiasi terhadap saudara-saudara kita yang menyumbangka donasi donator secara spontanitas saat seusai pelantikan,berjumlah mencapai 30 juta lebih."Luar biasa Parpos ini.Patut kita bangga atas kepedulian dan keterbukaan saudara-saudara kita dapat menyumbangkan rejekinya sehingga terkumpul puluhan juga hanya hitungan minit."ujar Olmes Sipahytar yang baru saja dilantik Penasehat,Juanda Sipahutar,St.Maurits Sipahutar dan Marangkup Sipahutar
Yang patut dibanggakan, pelaksanaan partangiangan yang diperediksi dihadiri kurang lebih 500 orang ini tidak dipungut toktok ripe. Karena ada pendapat yang cukup diapresiasi yang mengatakan jangan saudara-saudara kita tidak bisa hadir karena tidak bisa bayar tok-tok ripe."Busa di data berapa jumlah yang hadir,nanti sebagai kekuarangan anggaran untuk acara partangiangan itu,saya yang tanggung."tutur seorang pengurus BPH Parpos,dengan disambut riuh tepuk tangan hadirin membuat suasana di rumah kediaman Purn.Kompol.Leonard Sipahutar semakin bertambah semarak.
Nama Op.Sahata Sipahutar,tidak sembarang nama .Pinomparnya pun pasti Sahata(Satu kata,dan satu pemikiran) Anaj Op.Saha ini ada 3 ,,yakni Op .Pangamal,Op.Boksi dan Op.Rondi."Ketiga anaknya bersama seluruh pomparannya tetap Sahata.
"Kita kompak dan Solit dan satu persipenanggungan itu lah kita Pomparan Op.Sahata."kata Darmon Sipahutar,SH yang diamini oleh Leonard Sipahutar.
Menurut perkiraan panitia yang langsung dimotori oleh Olmes Maryanto Sipahutar,Ketua Parpos se-Jabidetabek ini,biaya partangiangan mencapai ratusan juta.Hal itu tidaklah mengurangi semangat para pomparan Op.Sahata tetap lanjut dengan penuh sukacita.....
Pemimpin Redaksi."Kriminal.News.MY.Id
Jakarta-Kriminal.News.MY.Id ! Setelah pelaksanaan pelatikan BPH Parsadaan Pomporan Op.Sahata/Boru Se-Jabodetabekap,pada 5 Juli 2026 yang lalu di kediaman Ketua Devisi Humas,Purn.Kompol.Leonard Sipahutar/Boru Simanjutak,muncul kesepakatan hasil musyawarah mupakat bahwa pada November 2026 mendatang akan digelar partangiangan atau ucapan syukuran kepada Tuhan atas karunia dan berkat bahwa kini telah terbentuk BPH Parsadaan Pomparan(Paspos) Op.Sahata se-Jabodetabekap.
Dari hasil musyawarah mupakat pomparan Op.Sahata ini bahwa partangiangan tersebut akan dihadiri seluruh pomparan Op.Sahata /Boru,Se-Jabodetabekap.Tentu dapat dipastikan melihat jumlah anggota Parpos se Jabotabekap(Jakarta,Bogor,Tangerang,Bekasi,Karawang dan Purwakarta ) mencapai 400 Kepala Keluarga.Acara ini pasti sangat semarak dan live Tomi musik sebagai Devisi musik Op.Sahata.
LUAR BIASA
Sangat di apresiasi terhadap saudara-saudara kita yang menyumbangka donasi donator secara spontanitas saat seusai pelantikan,berjumlah mencapai 30 juta lebih."Luar biasa Parpos ini.Patut kita bangga atas kepedulian dan keterbukaan saudara-saudara kita dapat menyumbangkan rejekinya sehingga terkumpul puluhan juga hanya hitungan minit."ujar Olmes Sipahytar yang baru saja dilantik Penasehat,Juanda Sipahutar,St.Maurits Sipahutar dan Marangkup Sipahutar
Yang patut dibanggakan, pelaksanaan partangiangan yang diperediksi dihadiri kurang lebih 500 orang ini tidak dipungut toktok ripe. Karena ada pendapat yang cukup diapresiasi yang mengatakan jangan saudara-saudara kita tidak bisa hadir karena tidak bisa bayar tok-tok ripe."Busa di data berapa jumlah yang hadir,nanti sebagai kekuarangan anggaran untuk acara partangiangan itu,saya yang tanggung."tutur seorang pengurus BPH Parpos,dengan disambut riuh tepuk tangan hadirin membuat suasana di rumah kediaman Purn.Kompol.Leonard Sipahutar semakin bertambah semarak.
Nama Op.Sahata Sipahutar,tidak sembarang nama .Pinomparnya pun pasti Sahata(Satu kata,dan satu pemikiran) Anaj Op.Saha ini ada 3 ,,yakni Op .Pangamal,Op.Boksi dan Op.Rondi."Ketiga anaknya bersama seluruh pomparannya tetap Sahata.
"Kita kompak dan Solit dan satu persipenanggungan itu lah kita Pomparan Op.Sahata."kata Darmon Sipahutar,SH yang diamini oleh Leonard Sipahutar.
Menurut perkiraan panitia yang langsung dimotori oleh Olmes Maryanto Sipahutar,Ketua Parpos se-Jabidetabek ini,biaya partangiangan mencapai ratusan juta.Hal itu tidaklah mengurangi semangat para pomparan Op.Sahata tetap lanjut dengan penuh sukacita.....
Kamis, 09 Juli 2026
Diduga Ada Pembuangan Limbah B3 di Jalan Raya Dago, Ketua AKPERSI DPC Kabupaten Bogor Desak APH dan Pemerintah Segera Bertindak
Diketahui masyarakat mendapati perbuatan pembuangan limbah tersebut terjadi pada tanggal 2 Juli 2026. Warga setempat melaporkan adanya tumpukan limbah yang dibuang di lokasi tersebut. Keberadaan limbah ini dikhawatirkan akan mencemari lingkungan, merusak lahan pertanian milik masyarakat, serta membahayakan kesehatan warga yang tinggal di sekitar lokasi.
Menanggapi laporan tersebut, Ade Suhanda meminta aparat penegak hukum (APH) segera melakukan pengecekan dan penyelidikan mendalam untuk memastikan kebenaran informasi yang disampaikan oleh masyarakat.
"Kami menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan pembuangan limbah B3 di kawasan Jalan Raya Dago yang terjadi pada tanggal 2 Juli 2026 lalu. Jika dugaan tersebut benar, maka ini merupakan perbuatan yang sangat membahayakan lingkungan, kesehatan masyarakat, serta dapat merusak lahan pertanian warga. Kami meminta aparat penegak hukum segera turun tangan dan mengusut tuntas persoalan ini," tegas Ade Suhanda.
Selain kepada aparat kepolisian, pihaknya juga mendesak Pemerintah Desa Dago, Pemerintah Desa Cikuda, Pemerintah Kecamatan Parung Panjang, serta Satpol PP Kecamatan Parung Panjang agar segera melakukan inspeksi ke lokasi dan mengambil langkah cepat guna mencegah dampak pencemaran yang lebih luas.
Menurut Ade Suhanda, persoalan pencemaran lingkungan tidak boleh dianggap sepele karena dampaknya bisa bersifat jangka panjang terhadap kualitas tanah, sumber air, serta keselamatan dan kesejahteraan hidup masyarakat sekitar.
AKPERSI DPC Kabupaten Bogor berharap instansi terkait segera melakukan investigasi secara menyeluruh. Apabila ditemukan adanya unsur pelanggaran hukum, pelaku harus diproses dan ditindak tegas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sebagai landasan hukum, pengelolaan limbah B3 diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, serta peraturan pelaksanaannya. Pembuangan limbah B3 secara melawan hukum dapat dikenai sanksi pidana maupun sanksi administratif sesuai hasil penyelidikan dan pembuktian oleh aparat penegak hukum.
Redaksi
Diketahui masyarakat mendapati perbuatan pembuangan limbah tersebut terjadi pada tanggal 2 Juli 2026. Warga setempat melaporkan adanya tumpukan limbah yang dibuang di lokasi tersebut. Keberadaan limbah ini dikhawatirkan akan mencemari lingkungan, merusak lahan pertanian milik masyarakat, serta membahayakan kesehatan warga yang tinggal di sekitar lokasi.
Menanggapi laporan tersebut, Ade Suhanda meminta aparat penegak hukum (APH) segera melakukan pengecekan dan penyelidikan mendalam untuk memastikan kebenaran informasi yang disampaikan oleh masyarakat.
"Kami menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan pembuangan limbah B3 di kawasan Jalan Raya Dago yang terjadi pada tanggal 2 Juli 2026 lalu. Jika dugaan tersebut benar, maka ini merupakan perbuatan yang sangat membahayakan lingkungan, kesehatan masyarakat, serta dapat merusak lahan pertanian warga. Kami meminta aparat penegak hukum segera turun tangan dan mengusut tuntas persoalan ini," tegas Ade Suhanda.
Selain kepada aparat kepolisian, pihaknya juga mendesak Pemerintah Desa Dago, Pemerintah Desa Cikuda, Pemerintah Kecamatan Parung Panjang, serta Satpol PP Kecamatan Parung Panjang agar segera melakukan inspeksi ke lokasi dan mengambil langkah cepat guna mencegah dampak pencemaran yang lebih luas.
Menurut Ade Suhanda, persoalan pencemaran lingkungan tidak boleh dianggap sepele karena dampaknya bisa bersifat jangka panjang terhadap kualitas tanah, sumber air, serta keselamatan dan kesejahteraan hidup masyarakat sekitar.
AKPERSI DPC Kabupaten Bogor berharap instansi terkait segera melakukan investigasi secara menyeluruh. Apabila ditemukan adanya unsur pelanggaran hukum, pelaku harus diproses dan ditindak tegas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sebagai landasan hukum, pengelolaan limbah B3 diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, serta peraturan pelaksanaannya. Pembuangan limbah B3 secara melawan hukum dapat dikenai sanksi pidana maupun sanksi administratif sesuai hasil penyelidikan dan pembuktian oleh aparat penegak hukum.
Redaksi
Kredibilitas Kejaksaan Agung Disorot Usai Jampidsus Jadi Objek Penyelidikan Korupsi
Rabu, 08 Juli 2026
Serah Terima SK Kepengurusan DPAC BPPKB Banten Kecamatan Jambe Periode 2026–2031."
Peletakan Batu Pertama Gedung Dome Kampus 2 UNSIKA, Askun: Cetak SDM Unggul Karawang
Acara groundbreaking berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan UNSIKA, Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang, tokoh masyarakat, akademisi, hingga tamu undangan.
Kehadiran Askun dalam acara tersebut menunjukkan dukungan terhadap kemajuan dunia pendidikan, khususnya peningkatan sarana dan prasarana perguruan tinggi di Karawang.
Dome Kampus 2 UNSIKA Target Selesai Akhir 2026
Menurut Askun, pembangunan Gedung Dome Kampus 2 merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di UNSIKA.
“UNSIKA merupakan kebanggaan masyarakat Karawang. Dengan hadirnya gedung yang representatif ini, saya berharap kampus mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Gedung tiga lantai tersebut dirancang sebagai pusat kegiatan mahasiswa, auditorium, aula, dan ruang kelas bersama. Fasilitas ini nantinya akan menunjang kegiatan akademik, kemahasiswaan, seminar, wisuda, hingga kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat luas.
Pembangunan Dome Kampus 2 ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026 dan menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur kampus untuk menjawab kebutuhan ruang perkuliahan yang terus meningkat.
Apresiasi Sinergi Pemerintah dan Perguruan Tinggi
Askun juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan dalam merealisasikan pembangunan gedung tersebut. Ia menilai sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat menjadi modal penting memajukan sektor pendidikan di daerah.
“Saya berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi,” tambahnya.
Ia menilai keberadaan gedung baru nantinya akan memberikan manfaat besar, tidak hanya bagi sivitas akademika UNSIKA, tetapi juga masyarakat Karawang secara keseluruhan.
Melalui pembangunan Gedung Dome Kampus 2, UNSIKA diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi negeri yang mampu mencetak generasi berkualitas sekaligus menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi untuk kemajuan Kabupaten Karawang dan Indonesia.
UNSIKA Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru 2026, Ini Jalurnya
Pemkab Karawang Dorong Peningkatan Fasilitas Pendidikan Tinggi
Penulis: Tim Redaksi
Editor: [SITI ]
Acara groundbreaking berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan UNSIKA, Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang, tokoh masyarakat, akademisi, hingga tamu undangan.
Kehadiran Askun dalam acara tersebut menunjukkan dukungan terhadap kemajuan dunia pendidikan, khususnya peningkatan sarana dan prasarana perguruan tinggi di Karawang.
Dome Kampus 2 UNSIKA Target Selesai Akhir 2026
Menurut Askun, pembangunan Gedung Dome Kampus 2 merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di UNSIKA.
“UNSIKA merupakan kebanggaan masyarakat Karawang. Dengan hadirnya gedung yang representatif ini, saya berharap kampus mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Gedung tiga lantai tersebut dirancang sebagai pusat kegiatan mahasiswa, auditorium, aula, dan ruang kelas bersama. Fasilitas ini nantinya akan menunjang kegiatan akademik, kemahasiswaan, seminar, wisuda, hingga kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat luas.
Pembangunan Dome Kampus 2 ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026 dan menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur kampus untuk menjawab kebutuhan ruang perkuliahan yang terus meningkat.
Apresiasi Sinergi Pemerintah dan Perguruan Tinggi
Askun juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan dalam merealisasikan pembangunan gedung tersebut. Ia menilai sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat menjadi modal penting memajukan sektor pendidikan di daerah.
“Saya berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi,” tambahnya.
Ia menilai keberadaan gedung baru nantinya akan memberikan manfaat besar, tidak hanya bagi sivitas akademika UNSIKA, tetapi juga masyarakat Karawang secara keseluruhan.
Melalui pembangunan Gedung Dome Kampus 2, UNSIKA diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi negeri yang mampu mencetak generasi berkualitas sekaligus menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi untuk kemajuan Kabupaten Karawang dan Indonesia.
UNSIKA Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru 2026, Ini Jalurnya
Pemkab Karawang Dorong Peningkatan Fasilitas Pendidikan Tinggi
Penulis: Tim Redaksi
Editor: [SITI ]




Prosesi peletakan batu pertama Gedung Dome Kampus 2 UNSIKA. Foto: Dok. versitnews.com