VERSITNEWS

Minggu, 19 Juli 2026

TMMD Ke-129 Wujudkan Impian Warga Wibawamulya Punya Jalan Lingkungan Layak

Kabupaten Bekasi – Kebahagiaan terpancar dari wajah warga Kampung Tegal Panjang, Dusun 1, Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, impian masyarakat memiliki jalan lingkungan yang lebih layak kini mulai terwujud.
Memasuki hari kelima pelaksanaan TMMD, Minggu (19/7/2026), personel Satgas TMMD bersama warga terus bergotong royong menyelesaikan pembangunan jalan lingkungan. Suasana penuh semangat dan kebersamaan terlihat di lokasi, ketika prajurit TNI dan masyarakat bekerja bahu-membahu demi mempercepat penyelesaian sasaran fisik.

Jalan lingkungan yang dibangun diharapkan menjadi akses yang lebih aman dan nyaman bagi warga, memudahkan anak-anak menuju sekolah, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta mendukung perekonomian masyarakat Desa Wibawamulya.

Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Michael Ronald S.I.P, mengatakan program TMMD merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan warga.

"Melihat masyarakat bergotong royong dengan penuh semangat menjadi kebanggaan bagi kami. Semoga jalan lingkungan ini memberikan manfaat jangka panjang dan semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat," ujar Letkol Inf Michael Ronald.

Hadirnya jalan lingkungan baru disambut antusias warga. Mereka berharap pembangunan melalui TMMD dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak fasilitas umum yang dapat dinikmati masyarakat. Semangat kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD menjadi bukti bahwa pembangunan akan lebih cepat terwujud ketika TNI dan rakyat bekerja bersama.

(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)
Kabupaten Bekasi – Kebahagiaan terpancar dari wajah warga Kampung Tegal Panjang, Dusun 1, Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, impian masyarakat memiliki jalan lingkungan yang lebih layak kini mulai terwujud.
Memasuki hari kelima pelaksanaan TMMD, Minggu (19/7/2026), personel Satgas TMMD bersama warga terus bergotong royong menyelesaikan pembangunan jalan lingkungan. Suasana penuh semangat dan kebersamaan terlihat di lokasi, ketika prajurit TNI dan masyarakat bekerja bahu-membahu demi mempercepat penyelesaian sasaran fisik.

Jalan lingkungan yang dibangun diharapkan menjadi akses yang lebih aman dan nyaman bagi warga, memudahkan anak-anak menuju sekolah, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta mendukung perekonomian masyarakat Desa Wibawamulya.

Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Michael Ronald S.I.P, mengatakan program TMMD merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan warga.

"Melihat masyarakat bergotong royong dengan penuh semangat menjadi kebanggaan bagi kami. Semoga jalan lingkungan ini memberikan manfaat jangka panjang dan semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat," ujar Letkol Inf Michael Ronald.

Hadirnya jalan lingkungan baru disambut antusias warga. Mereka berharap pembangunan melalui TMMD dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak fasilitas umum yang dapat dinikmati masyarakat. Semangat kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD menjadi bukti bahwa pembangunan akan lebih cepat terwujud ketika TNI dan rakyat bekerja bersama.

(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)

Sabtu, 18 Juli 2026

TMMD Ke-129 Bangun Jalan Lingkungan di Cibarusah, Akses Sulit Jadi Prioritas Pembangunan

Kabupaten Bekasi — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi terus mempercepat pembangunan infrastruktur di Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah. Salah satu sasaran fisik yang tengah dikerjakan adalah pembangunan jalan lingkungan di Dusun 1 Tegal Panjang RT 02/RW 01, Sabtu (18/7/2026).
Pembangunan jalan tersebut dikerjakan oleh personel Satgas TMMD Ke-129 bersama masyarakat secara bergotong royong. Salah satu personel yang terlibat, Serda Vikri dari Yonif 843/PVY, mengatakan kondisi medan menuju lokasi cukup sulit, namun tidak mengurangi semangat personel dalam menyelesaikan pekerjaan.

"Meski akses menuju lokasi cukup sulit, ini merupakan bagian dari sasaran prioritas pembangunan fisik TMMD. Kami ingin jalan lingkungan ini dapat mempermudah masyarakat Desa Wibawamulya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," ujar Serda Vikri.

Jalan lingkungan yang dibangun memiliki panjang 175 meter, lebar 1 meter, dan tebal 15 sentimeter. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas warga, memperlancar mobilitas, sekaligus mendukung aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat setempat.

Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Michael Ronald S.I.P, mengatakan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan menjadi salah satu fokus program TMMD sebagai bentuk sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

"Pembangunan jalan lingkungan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas infrastruktur desa agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Melalui TMMD, TNI bersama pemerintah daerah dan warga terus bersinergi membangun desa yang lebih maju dan sejahtera," kata Michael Ronald.

Program TMMD Ke-129 di Desa Wibawamulya tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong tumbuhnya semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Kehadiran program tersebut diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pedesaan.

(Pendim 0509Kabupaten Bekasi)
Kabupaten Bekasi — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi terus mempercepat pembangunan infrastruktur di Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah. Salah satu sasaran fisik yang tengah dikerjakan adalah pembangunan jalan lingkungan di Dusun 1 Tegal Panjang RT 02/RW 01, Sabtu (18/7/2026).
Pembangunan jalan tersebut dikerjakan oleh personel Satgas TMMD Ke-129 bersama masyarakat secara bergotong royong. Salah satu personel yang terlibat, Serda Vikri dari Yonif 843/PVY, mengatakan kondisi medan menuju lokasi cukup sulit, namun tidak mengurangi semangat personel dalam menyelesaikan pekerjaan.

"Meski akses menuju lokasi cukup sulit, ini merupakan bagian dari sasaran prioritas pembangunan fisik TMMD. Kami ingin jalan lingkungan ini dapat mempermudah masyarakat Desa Wibawamulya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," ujar Serda Vikri.

Jalan lingkungan yang dibangun memiliki panjang 175 meter, lebar 1 meter, dan tebal 15 sentimeter. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas warga, memperlancar mobilitas, sekaligus mendukung aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat setempat.

Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Michael Ronald S.I.P, mengatakan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan menjadi salah satu fokus program TMMD sebagai bentuk sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

"Pembangunan jalan lingkungan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas infrastruktur desa agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Melalui TMMD, TNI bersama pemerintah daerah dan warga terus bersinergi membangun desa yang lebih maju dan sejahtera," kata Michael Ronald.

Program TMMD Ke-129 di Desa Wibawamulya tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong tumbuhnya semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Kehadiran program tersebut diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pedesaan.

(Pendim 0509Kabupaten Bekasi)

Jumat, 17 Juli 2026

Perkuat Ideologi Pancasila, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0509/Bekasi Berikan Pembekalan kepada Pelajar di Cibarusah

Kabupaten Bekasi – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi terus mengintensifkan kegiatan nonfisik melalui pembinaan wawasan kebangsaan. Kali ini, pembekalan mengenai pemahaman Ideologi Pancasila diberikan kepada puluhan pelajar di SMA Gema Nusantara, Desa Sindamulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 12.00–13.00 WIB tersebut dipandu oleh Kapten Arm Ahmad Yani sebagai pemateri. Sebanyak 33 peserta yang terdiri atas guru dan siswa mengikuti kegiatan dengan antusias.
Dalam penyampaiannya, Kapten Arm Ahmad Yani menegaskan bahwa Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pedoman hidup bangsa Indonesia yang harus dipahami dan diamalkan oleh generasi muda di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi.

Selain memberikan materi mengenai nilai-nilai Pancasila, peserta juga diajak memperkuat semangat persatuan, toleransi, cinta tanah air, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap pengaruh paham radikalisme dan informasi menyesatkan yang dapat mengganggu keutuhan bangsa.

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Michael Ronald, S.I.P., mengatakan bahwa kegiatan nonfisik merupakan bagian penting dari pelaksanaan TMMD karena tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun karakter dan kualitas sumber daya manusia.

"Melalui penyuluhan dan pembinaan wawasan kebangsaan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda agar memiliki karakter yang kuat, cinta tanah air, serta mampu menjadi penerus bangsa yang menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Letkol Inf Michael Ronald.

Ia menambahkan, TMMD ke-129 mengusung semangat membangun desa secara menyeluruh, baik melalui pembangunan fisik maupun kegiatan edukatif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Program ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)
Kabupaten Bekasi – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi terus mengintensifkan kegiatan nonfisik melalui pembinaan wawasan kebangsaan. Kali ini, pembekalan mengenai pemahaman Ideologi Pancasila diberikan kepada puluhan pelajar di SMA Gema Nusantara, Desa Sindamulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 12.00–13.00 WIB tersebut dipandu oleh Kapten Arm Ahmad Yani sebagai pemateri. Sebanyak 33 peserta yang terdiri atas guru dan siswa mengikuti kegiatan dengan antusias.
Dalam penyampaiannya, Kapten Arm Ahmad Yani menegaskan bahwa Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pedoman hidup bangsa Indonesia yang harus dipahami dan diamalkan oleh generasi muda di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi.

Selain memberikan materi mengenai nilai-nilai Pancasila, peserta juga diajak memperkuat semangat persatuan, toleransi, cinta tanah air, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap pengaruh paham radikalisme dan informasi menyesatkan yang dapat mengganggu keutuhan bangsa.

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Michael Ronald, S.I.P., mengatakan bahwa kegiatan nonfisik merupakan bagian penting dari pelaksanaan TMMD karena tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun karakter dan kualitas sumber daya manusia.

"Melalui penyuluhan dan pembinaan wawasan kebangsaan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda agar memiliki karakter yang kuat, cinta tanah air, serta mampu menjadi penerus bangsa yang menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Letkol Inf Michael Ronald.

Ia menambahkan, TMMD ke-129 mengusung semangat membangun desa secara menyeluruh, baik melalui pembangunan fisik maupun kegiatan edukatif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Program ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)

Forum Lalu Lintas Kabupaten Karawang Perkuat Sinergi Lintas Instansi Demi Keselamatan Jalan

Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) kembali menggelar rapat koordinasi rutin sebagai upaya memperkuat sinergi lintas instansi dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas.
Rapat yang berlangsung di Mapolres Karawang tersebut dihadiri oleh Asisten Daerah (Asda) I Kabupaten Karawang, Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Satuan Lalu Lintas Polres Karawang, PPK 1 Kementerian Pekerjaan Umum, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikbud), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta PT Jasa Raharja.
Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan merupakan wadah koordinasi antarinstansi yang secara rutin dilaksanakan guna membahas berbagai persoalan, tantangan, serta solusi terhadap kondisi lalu lintas dan angkutan jalan di wilayah Kabupaten Karawang. Melalui forum ini, setiap instansi dapat menyampaikan evaluasi, usulan, hingga langkah-langkah strategis dalam menciptakan sistem transportasi yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

Dalam rapat tersebut, sejumlah isu strategis menjadi perhatian bersama, mulai dari upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, peningkatan disiplin pengguna jalan, penanganan titik-titik rawan kecelakaan, evaluasi fasilitas keselamatan jalan, hingga penguatan koordinasi dalam pelaksanaan program keselamatan transportasi di Kabupaten Karawang.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan menjadi ruang koordinasi yang sangat penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menangani berbagai persoalan lalu lintas.

"Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ini rutin kami laksanakan sebagai wadah koordinasi seluruh stakeholder. Tujuan utamanya adalah menurunkan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Keselamatan di jalan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi seluruh pihak," ujar Muhana.

Menurutnya, keberhasilan menciptakan lalu lintas yang aman harus didukung oleh tiga aspek utama, yaitu kesiapan infrastruktur jalan, penegakan hukum yang konsisten, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.

Muhana juga menyampaikan bahwa Dinas Perhubungan akan terus berkoordinasi dengan Satlantas Polres Karawang, instansi pemerintah, maupun pihak terkait lainnya dalam melakukan evaluasi terhadap berbagai titik rawan kecelakaan, penyempurnaan manajemen rekayasa lalu lintas, serta peningkatan fasilitas pendukung keselamatan pengguna jalan.

"Harapan kami melalui forum ini akan lahir berbagai langkah konkret yang dapat segera diimplementasikan di lapangan. Edukasi kepada masyarakat juga menjadi perhatian penting agar budaya tertib berlalu lintas semakin meningkat. Dengan demikian angka kecelakaan dapat ditekan dan masyarakat merasa lebih aman saat menggunakan jalan," tambahnya.

Sementara itu, seluruh peserta rapat sepakat bahwa keselamatan berlalu lintas harus menjadi prioritas bersama. Sinergi antarinstansi dinilai menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan lalu lintas, baik dari aspek infrastruktur, pengawasan, penegakan hukum, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga perlindungan bagi korban kecelakaan.

Melalui Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang dilaksanakan secara berkala ini, Pemerintah Kabupaten Karawang bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi, menciptakan lalu lintas yang tertib, aman, selamat, dan berkelanjutan demi kepentingan masyarakat Kabupaten Karawang.

(Gandi)
Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) kembali menggelar rapat koordinasi rutin sebagai upaya memperkuat sinergi lintas instansi dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas.
Rapat yang berlangsung di Mapolres Karawang tersebut dihadiri oleh Asisten Daerah (Asda) I Kabupaten Karawang, Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Satuan Lalu Lintas Polres Karawang, PPK 1 Kementerian Pekerjaan Umum, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikbud), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta PT Jasa Raharja.
Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan merupakan wadah koordinasi antarinstansi yang secara rutin dilaksanakan guna membahas berbagai persoalan, tantangan, serta solusi terhadap kondisi lalu lintas dan angkutan jalan di wilayah Kabupaten Karawang. Melalui forum ini, setiap instansi dapat menyampaikan evaluasi, usulan, hingga langkah-langkah strategis dalam menciptakan sistem transportasi yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

Dalam rapat tersebut, sejumlah isu strategis menjadi perhatian bersama, mulai dari upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, peningkatan disiplin pengguna jalan, penanganan titik-titik rawan kecelakaan, evaluasi fasilitas keselamatan jalan, hingga penguatan koordinasi dalam pelaksanaan program keselamatan transportasi di Kabupaten Karawang.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan menjadi ruang koordinasi yang sangat penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menangani berbagai persoalan lalu lintas.

"Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ini rutin kami laksanakan sebagai wadah koordinasi seluruh stakeholder. Tujuan utamanya adalah menurunkan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Keselamatan di jalan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi seluruh pihak," ujar Muhana.

Menurutnya, keberhasilan menciptakan lalu lintas yang aman harus didukung oleh tiga aspek utama, yaitu kesiapan infrastruktur jalan, penegakan hukum yang konsisten, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.

Muhana juga menyampaikan bahwa Dinas Perhubungan akan terus berkoordinasi dengan Satlantas Polres Karawang, instansi pemerintah, maupun pihak terkait lainnya dalam melakukan evaluasi terhadap berbagai titik rawan kecelakaan, penyempurnaan manajemen rekayasa lalu lintas, serta peningkatan fasilitas pendukung keselamatan pengguna jalan.

"Harapan kami melalui forum ini akan lahir berbagai langkah konkret yang dapat segera diimplementasikan di lapangan. Edukasi kepada masyarakat juga menjadi perhatian penting agar budaya tertib berlalu lintas semakin meningkat. Dengan demikian angka kecelakaan dapat ditekan dan masyarakat merasa lebih aman saat menggunakan jalan," tambahnya.

Sementara itu, seluruh peserta rapat sepakat bahwa keselamatan berlalu lintas harus menjadi prioritas bersama. Sinergi antarinstansi dinilai menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan lalu lintas, baik dari aspek infrastruktur, pengawasan, penegakan hukum, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga perlindungan bagi korban kecelakaan.

Melalui Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang dilaksanakan secara berkala ini, Pemerintah Kabupaten Karawang bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi, menciptakan lalu lintas yang tertib, aman, selamat, dan berkelanjutan demi kepentingan masyarakat Kabupaten Karawang.

(Gandi)

Kamis, 16 Juli 2026

GMPB Desak Aparat Usut Dugaan Pengemasan Ulang Beras SPHP/Bulog 50 Kg Menjadi Beras Bermerek Premium

Kabupaten Bogor – Kamis, 16 Juli 2026 Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor (GMPB) mendesak Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Bogor untuk segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan praktik pengemasan ulang beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Perum Bulog kemasan 50 kg ke dalam karung beras bermerek yang kemudian diduga dipasarkan sebagai beras premium.

Desakan tersebut disampaikan berdasarkan hasil investigasi dan kajian awal GMPB yang menemukan adanya indikasi praktik yang patut diduga bertentangan dengan tujuan program SPHP, yaitu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta memastikan masyarakat memperoleh beras dengan harga yang terjangkau.

Apabila dugaan tersebut benar, maka praktik pengemasan ulang dan penjualan beras dengan identitas, mutu, atau merek yang tidak sesuai berpotensi merugikan konsumen serta mengganggu tata niaga pangan nasional.
 Dugaan tersebut juga perlu diuji melalui penyelidikan dan pembuktian oleh aparat penegak hukum.

Dalam aspek perlindungan konsumen, GMPB menilai apabila terbukti terdapat penjualan barang yang tidak sesuai dengan mutu atau keterangan yang dijanjikan kepada konsumen, perbuatan tersebut berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, khususnya:

●Pasal 8, yang melarang pelaku usaha memperdagangkan barang yang tidak sesuai dengan mutu, kualitas, atau keterangan yang dicantumkan maupun yang dijanjikan.

●Pasal 9, yang melarang menawarkan atau mempromosikan barang secara tidak benar atau menyesatkan.

●Pasal 62 ayat (1), yang mengatur sanksi pidana terhadap pelanggaran Pasal 8 dan Pasal 9 dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp2 miliar.

Selain itu, apabila dalam proses penyelidikan ditemukan adanya penyalahgunaan kewenangan, manipulasi administrasi, atau tindak pidana lain yang mengakibatkan kerugian negara maupun masyarakat, aparat penegak hukum diharapkan menerapkan ketentuan hukum yang berlaku sesuai hasil penyidikan dan alat bukti yang sah.

GMPB mendesak Tipidter Polres Bogor untuk:

1. Menyelidiki dugaan pengemasan ulang beras SPHP/Bulog 50 kg menjadi beras bermerek premium.

2. Menelusuri rantai distribusi, gudang penyimpanan, serta pihak-pihak yang diduga terlibat.

3. Memeriksa dokumen distribusi, stok, dan administrasi penyaluran beras SPHP di Kabupaten Bogor.

4. Berkoordinasi dengan Perum Bulog dan instansi terkait guna memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam distribusi pangan.

5. Menindak tegas setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

GMPB menegaskan bahwa seluruh informasi yang disampaikan merupakan dugaan berdasarkan hasil kajian awal dan tetap menghormati asas praduga tak bersalah. Oleh karena itu, GMPB meminta aparat penegak hukum bekerja secara profesional, transparan, dan objektif guna memberikan kepastian hukum serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program pangan pemerintah.

Redaksi 
Kabupaten Bogor – Kamis, 16 Juli 2026 Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor (GMPB) mendesak Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Bogor untuk segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan praktik pengemasan ulang beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Perum Bulog kemasan 50 kg ke dalam karung beras bermerek yang kemudian diduga dipasarkan sebagai beras premium.

Desakan tersebut disampaikan berdasarkan hasil investigasi dan kajian awal GMPB yang menemukan adanya indikasi praktik yang patut diduga bertentangan dengan tujuan program SPHP, yaitu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta memastikan masyarakat memperoleh beras dengan harga yang terjangkau.

Apabila dugaan tersebut benar, maka praktik pengemasan ulang dan penjualan beras dengan identitas, mutu, atau merek yang tidak sesuai berpotensi merugikan konsumen serta mengganggu tata niaga pangan nasional.
 Dugaan tersebut juga perlu diuji melalui penyelidikan dan pembuktian oleh aparat penegak hukum.

Dalam aspek perlindungan konsumen, GMPB menilai apabila terbukti terdapat penjualan barang yang tidak sesuai dengan mutu atau keterangan yang dijanjikan kepada konsumen, perbuatan tersebut berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, khususnya:

●Pasal 8, yang melarang pelaku usaha memperdagangkan barang yang tidak sesuai dengan mutu, kualitas, atau keterangan yang dicantumkan maupun yang dijanjikan.

●Pasal 9, yang melarang menawarkan atau mempromosikan barang secara tidak benar atau menyesatkan.

●Pasal 62 ayat (1), yang mengatur sanksi pidana terhadap pelanggaran Pasal 8 dan Pasal 9 dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp2 miliar.

Selain itu, apabila dalam proses penyelidikan ditemukan adanya penyalahgunaan kewenangan, manipulasi administrasi, atau tindak pidana lain yang mengakibatkan kerugian negara maupun masyarakat, aparat penegak hukum diharapkan menerapkan ketentuan hukum yang berlaku sesuai hasil penyidikan dan alat bukti yang sah.

GMPB mendesak Tipidter Polres Bogor untuk:

1. Menyelidiki dugaan pengemasan ulang beras SPHP/Bulog 50 kg menjadi beras bermerek premium.

2. Menelusuri rantai distribusi, gudang penyimpanan, serta pihak-pihak yang diduga terlibat.

3. Memeriksa dokumen distribusi, stok, dan administrasi penyaluran beras SPHP di Kabupaten Bogor.

4. Berkoordinasi dengan Perum Bulog dan instansi terkait guna memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam distribusi pangan.

5. Menindak tegas setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

GMPB menegaskan bahwa seluruh informasi yang disampaikan merupakan dugaan berdasarkan hasil kajian awal dan tetap menghormati asas praduga tak bersalah. Oleh karena itu, GMPB meminta aparat penegak hukum bekerja secara profesional, transparan, dan objektif guna memberikan kepastian hukum serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program pangan pemerintah.

Redaksi 

Muhana: Penertiban Bangunan Liar di Cikampek Bagian dari Penataan Wajah Karawang

Karawang - Dalam rangka mewujudkan ketertiban umum dan keselamatan, Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang melaksanakan pengaturan lalu lintas pada kegiatan pembongkaran dan penertiban bangunan liar di sekitar Flyover Cikampek.

Kegiatan penertiban ini dilakukan di sepanjang jalur rel milik PT Kereta Api Indonesia (Persero). Keberadaan bangunan liar di kawasan tersebut dinilai berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan kereta api, membahayakan pengguna jalan, serta mengurangi ketertiban dan keindahan kawasan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, **Muhana**, menyampaikan bahwa kegiatan pembongkaran dan penertiban merupakan bagian dari program Bupati Karawang dalam upaya menata serta mempercantik wajah Kabupaten Karawang, khususnya kawasan Cikampek.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan melibatkan berbagai unsur, baik dari Pemerintah Daerah maupun lintas sektor, di antaranya Kepolisian, TNI, Subdenpom, PT KAI, serta instansi terkait lainnya, sehingga proses penertiban dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

"Dinas Perhubungan mendapat tugas melakukan pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung. Kami menerjunkan sedikitnya 30 personel operasional (Dalops) untuk memastikan arus kendaraan tetap terkendali serta memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan," ujar Muhana.

Kami menyadari bahwa kegiatan ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat akibat perlambatan arus lalu lintas. Namun demikian, penertiban ini dilakukan demi kepentingan masyarakat luas, keselamatan bersama, serta mendukung penataan kawasan yang lebih tertib, aman, dan nyaman.

Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap bersabar, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Atas perhatian dan kerja sama seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih.

**#DishubKarawang #PemkabKarawang #PTKAI #InfoLalinKarawang #KarawangTertib #KeselamatanBersama #DishubBaruUntukKarawangMaju #TertibLaluLintas**

Red/Fr
Karawang - Dalam rangka mewujudkan ketertiban umum dan keselamatan, Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang melaksanakan pengaturan lalu lintas pada kegiatan pembongkaran dan penertiban bangunan liar di sekitar Flyover Cikampek.

Kegiatan penertiban ini dilakukan di sepanjang jalur rel milik PT Kereta Api Indonesia (Persero). Keberadaan bangunan liar di kawasan tersebut dinilai berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan kereta api, membahayakan pengguna jalan, serta mengurangi ketertiban dan keindahan kawasan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, **Muhana**, menyampaikan bahwa kegiatan pembongkaran dan penertiban merupakan bagian dari program Bupati Karawang dalam upaya menata serta mempercantik wajah Kabupaten Karawang, khususnya kawasan Cikampek.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan melibatkan berbagai unsur, baik dari Pemerintah Daerah maupun lintas sektor, di antaranya Kepolisian, TNI, Subdenpom, PT KAI, serta instansi terkait lainnya, sehingga proses penertiban dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

"Dinas Perhubungan mendapat tugas melakukan pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung. Kami menerjunkan sedikitnya 30 personel operasional (Dalops) untuk memastikan arus kendaraan tetap terkendali serta memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan," ujar Muhana.

Kami menyadari bahwa kegiatan ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat akibat perlambatan arus lalu lintas. Namun demikian, penertiban ini dilakukan demi kepentingan masyarakat luas, keselamatan bersama, serta mendukung penataan kawasan yang lebih tertib, aman, dan nyaman.

Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap bersabar, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Atas perhatian dan kerja sama seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih.

**#DishubKarawang #PemkabKarawang #PTKAI #InfoLalinKarawang #KarawangTertib #KeselamatanBersama #DishubBaruUntukKarawangMaju #TertibLaluLintas**

Red/Fr

Semarak Nobar Piala Dunia 2026! Ratusan Warga Bekasi Padati Gedung Juang 45, Argentina Taklukkan Inggris 2-1

Kabupaten Bekasi – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Gembira Piala Dunia 2026 yang digelar Kodim 0509/Kabupaten Bekasi di Gedung Juang 45, Jalan Sultan Hasanudin, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (16/7/2026) dini hari.
Kegiatan yang dipimpin Danramil 01/Tambun Mayor Czi Sali ini berhasil menarik antusiasme sekitar 650 penonton dari berbagai kalangan masyarakat. Mereka memadati lokasi sejak sebelum pertandingan dimulai untuk menyaksikan laga seru antara Inggris melawan Argentina.
Turut hadir para Danramil jajaran Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, para Pasi Kodim, perwakilan anggota Koramil 01 hingga Koramil 14, personel Polsek Tambun, tokoh masyarakat, warga sekitar, serta para remaja yang bersama-sama menikmati atmosfer Piala Dunia.

Sejak pukul 01.30 WIB masyarakat mulai berdatangan dan memenuhi area nobar. Tepat pukul 02.00 WIB pertandingan dimulai dengan sorak sorai penonton yang memberikan dukungan kepada tim favorit masing-masing. Pertandingan berlangsung sengit hingga akhirnya Argentina berhasil mengalahkan Inggris dengan skor 2-1.

Usai pertandingan berakhir sekitar pukul 04.05 WIB, seluruh rangkaian kegiatan selesai dengan aman, tertib, dan kondusif. Para penonton meninggalkan lokasi dengan penuh kegembiraan tanpa adanya kejadian menonjol.

Kegiatan Nobar Gembira Piala Dunia 2026 ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan. Atmosfer kebersamaan yang tercipta menjadi bukti bahwa olahraga mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat dalam semangat persaudaraan.

(Pendim Kabupaten Bekasi)
Kabupaten Bekasi – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Gembira Piala Dunia 2026 yang digelar Kodim 0509/Kabupaten Bekasi di Gedung Juang 45, Jalan Sultan Hasanudin, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (16/7/2026) dini hari.
Kegiatan yang dipimpin Danramil 01/Tambun Mayor Czi Sali ini berhasil menarik antusiasme sekitar 650 penonton dari berbagai kalangan masyarakat. Mereka memadati lokasi sejak sebelum pertandingan dimulai untuk menyaksikan laga seru antara Inggris melawan Argentina.
Turut hadir para Danramil jajaran Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, para Pasi Kodim, perwakilan anggota Koramil 01 hingga Koramil 14, personel Polsek Tambun, tokoh masyarakat, warga sekitar, serta para remaja yang bersama-sama menikmati atmosfer Piala Dunia.

Sejak pukul 01.30 WIB masyarakat mulai berdatangan dan memenuhi area nobar. Tepat pukul 02.00 WIB pertandingan dimulai dengan sorak sorai penonton yang memberikan dukungan kepada tim favorit masing-masing. Pertandingan berlangsung sengit hingga akhirnya Argentina berhasil mengalahkan Inggris dengan skor 2-1.

Usai pertandingan berakhir sekitar pukul 04.05 WIB, seluruh rangkaian kegiatan selesai dengan aman, tertib, dan kondusif. Para penonton meninggalkan lokasi dengan penuh kegembiraan tanpa adanya kejadian menonjol.

Kegiatan Nobar Gembira Piala Dunia 2026 ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan. Atmosfer kebersamaan yang tercipta menjadi bukti bahwa olahraga mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat dalam semangat persaudaraan.

(Pendim Kabupaten Bekasi)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done