Karawang Rawan Begal, Polresta Perketat Patroli Gabungan - VERSITNEWS

Senin, 02 November 2026

Karawang Rawan Begal, Polresta Perketat Patroli Gabungan

Senin, 02 November 2026 •
Karawang, PURA.news.my.id-- Kabupaten Karawang dalam status waspada kejahatan jalanan. Rentetan aksi pembegalan bersenjata tajam jenis celurit terjadi di beberapa kecamatan dalam dua pekan terakhir, membuat masyarakat resah. Polresta Karawang mencatat sedikitnya 12 Tempat Kejadian Perkara (TKP) aksi spesialis begal di jalur sepi pada 2026 ini.

Data terbaru yang dihimpun, kasus terjadi mulai dari Purwasari (1/10 malam, karyawan dirampas di Perum Bumi Purwasari), Telagasari (29/9 tengah malam di Jalan Totoang Cilewo), Jayakerta (29/9 subuh, ibu rumah tangga dirampas di Kampung Sawah), Batujaya (8/10 subuh di Jalan Raya Batujaya PDAM Totoang), hingga Sukasari – Jayakerta (24/10 malam, penjual bakso dirampas 4 pelaku bercelurit di Totoang Cilutung).

Kasus paling menyita perhatian terjadi Minggu (1/11/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB di Gang Sawo, Desa Kalangsari, Rengasdengklok. Seorang pemuda diduga menjadi korban tawuran, mengalami luka serius dengan celurit masih menancap di pinggang.

Selanjutnya,Korban langsung ditolong, dan kini dirawat secara intensif di salah satu rumah sakit, sementara polisi masih menyelidiki motif dan identitas para pelaku, Senin (02/11--2026).

Sebelumnya, Selasa (27/10/2026) pukul 05.30 WIB, seorang pelajar berinisial MAJ (15) juga menjadi korban saat berteduh dari hujan di kawasan pertokoan H. Wade, samping Ponpes Al-Hasby Nihayatul Amal, Dusun Cilempuk, Rawamerta. Tiga pelaku berboncengan menghampiri korban yang hendak memakai jas hujan, mengacungkan celurit, dan membawa kabur Yamaha Aerox senilai Rp29 juta. Aksi itu terekam CCTV.

Menanggapi kondisi darurat begal ini, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bergerak cepat berkoordinasi dengan Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto dan Dandim 0604/Karawang. Bupati menginstruksikan patroli gabungan TNI--Polri secara rutin di jam rawan subuh, siang bolong, dan malam hari di titik--titik sepi seperti Cilamaya, Cilebar, Telagasari, Ranggon, Jalan Baru, dan jalur pematang sawah.

Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi komplotan begal. Pada 18 September 2026, Satreskrim Polresta Karawang berhasil mengamankan dua terduga spesialis begal berinisial APP dan SJ yang diduga beraksi di 12 TKP berbeda. 

Salah satu korbannya adalah Tarwan (55), buruh asal Subang yang dibegal di jalan pematang sawah perbatasan Bayur Kidul--Kiara, Cilamaya Kulon.

Menurut Praktisi Hukum Dr. M. Gary Gagarin Akbar, SH., MH., warga bahkan meminta agar polisi menerapkan tindakan tegas terukur tembak di tempat seperti pada 2018 lalu untuk efek jera. Namun ia menekankan pentingnya evaluasi kinerja Polresta dan Polsek serta jajaran dalam meningkatkan Kamtibmas dan pencegahan, bukan hanya penindakan.

Polresta Karawang mengimbau masyarakat tetap waspada, hindari jalur sepi dan minim penerangan sendirian pada malam hingga subuh, aktifkan kunci ganda, dan segera lapor ke Call Center 110 atau Polsek terdekat jika melihat ada  gerombolan mencurigakan membawa celurit. Bupati Aep menyebut penanganan begal sudah sangat baik, selanjutnya patroli akan terus diperketat hingga Karawang kembali aman.

Red/T.S

Comments
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done