VERSITNEWS

Selasa, 16 September 2025

Proyek Bangunan Irigasi Menuai Sorotan, Sejumlah Warga Melihat Ada Penyimpangan Dana.

Karawang | Versitnews.com-Warga Desa Sungaibuntu, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap proyek pembangunan irigasi pertanian yang didanai oleh APBN Tahun Anggaran 2024. Proyek yang bernilai "Rp112,8 juta" ini, yang seharusnya berupa "Irigasi Perpompan Besar", dinilai tidak sesuai dengan anggaran yang tertera.
Fakta di Lapangan bangunan Irigasi warga menemukan bahwa bangunan irigasi yang ada sangat kecil, Estimasi Biaya Aktivis ahli konstruksi memperkirakan biaya pembangunan tersebut hanya berkisar antara Rp30–50 juta Berikut Pompa besar, Sedangkan RAB yang begitu besar, jauh di bawah anggaran yang dialokasikan.

"Jadi tidak masuk akal dengan nilai anggaran yang begitu tinggi yang seharusnya bisa untuk 2 bangunan, ini hanya 1, jelas dana sisa nya masuk kemana ujar salah satu warga yang nama nya di rahasiakan.

Kami berani hitung-hitungan bersama konsultan dan aktivis di bidang konstruksi.

Tujuan utama dari sistem ini adalah untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber air demi mendukung komoditas tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan, serta berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Salah satu warga menyatakan, Seharusnya dengan dana Rp112 juta lebih, hasilnya nya sangat jelas, Jika ada pompa walaupun pompa besar sekalipun tidak sebanding. Bangunan yang kecil tidak signifikan, Kami curiga ada penyelewengan anggaran.

Pertanyaan Mengenai Dana BUMDes
Masyarakat juga mempertanyakan alokasi dana yang seharusnya disalurkan kepada "BUMDes" untuk program pembangunan desa. Hingga saat ini, tidak ada kejelasan mengenai penggunaan dana tersebut.

Selisih anggaran yang mencolok ini menimbulkan dugaan praktik mark-up yang dapat merugikan keuangan negara. Warga meminta agar "Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)" Kabupaten Karawang melakukan audit menyeluruh.

"Dana Desa itu berasal dari rakyat, harus dikelola transparan. Kalau ada penyimpangan, apalagi melibatkan BUMDes, DPMD jangan tinggal diam. Harus ada tindakan tegas,” ujar warga dan tokoh masyarakat.

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang oleh oknum yang terlibat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak "DPMD Kabupaten Karawang" maupun, Pemerintah Desa Sungaibuntu belum memberikan tanggapan resmi mengenai dugaan penyelewengan dana APBN tersebut.

 Kami berharap pihak dari penegak hukum (APH) turun tangan untuk tindak tegas bagi siapa saja yang sudah menyimpangkan anggaran negara.

Kondisi ini menunjukkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa dan proyek pemerintah. Masyarakat berharap ada tindakan nyata untuk menyelesaikan masalah ini dan memastikan bahwa dana publik digunakan dengan benar.
Karawang | Versitnews.com-Warga Desa Sungaibuntu, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap proyek pembangunan irigasi pertanian yang didanai oleh APBN Tahun Anggaran 2024. Proyek yang bernilai "Rp112,8 juta" ini, yang seharusnya berupa "Irigasi Perpompan Besar", dinilai tidak sesuai dengan anggaran yang tertera.
Fakta di Lapangan bangunan Irigasi warga menemukan bahwa bangunan irigasi yang ada sangat kecil, Estimasi Biaya Aktivis ahli konstruksi memperkirakan biaya pembangunan tersebut hanya berkisar antara Rp30–50 juta Berikut Pompa besar, Sedangkan RAB yang begitu besar, jauh di bawah anggaran yang dialokasikan.

"Jadi tidak masuk akal dengan nilai anggaran yang begitu tinggi yang seharusnya bisa untuk 2 bangunan, ini hanya 1, jelas dana sisa nya masuk kemana ujar salah satu warga yang nama nya di rahasiakan.

Kami berani hitung-hitungan bersama konsultan dan aktivis di bidang konstruksi.

Tujuan utama dari sistem ini adalah untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber air demi mendukung komoditas tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan, serta berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Salah satu warga menyatakan, Seharusnya dengan dana Rp112 juta lebih, hasilnya nya sangat jelas, Jika ada pompa walaupun pompa besar sekalipun tidak sebanding. Bangunan yang kecil tidak signifikan, Kami curiga ada penyelewengan anggaran.

Pertanyaan Mengenai Dana BUMDes
Masyarakat juga mempertanyakan alokasi dana yang seharusnya disalurkan kepada "BUMDes" untuk program pembangunan desa. Hingga saat ini, tidak ada kejelasan mengenai penggunaan dana tersebut.

Selisih anggaran yang mencolok ini menimbulkan dugaan praktik mark-up yang dapat merugikan keuangan negara. Warga meminta agar "Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)" Kabupaten Karawang melakukan audit menyeluruh.

"Dana Desa itu berasal dari rakyat, harus dikelola transparan. Kalau ada penyimpangan, apalagi melibatkan BUMDes, DPMD jangan tinggal diam. Harus ada tindakan tegas,” ujar warga dan tokoh masyarakat.

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang oleh oknum yang terlibat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak "DPMD Kabupaten Karawang" maupun, Pemerintah Desa Sungaibuntu belum memberikan tanggapan resmi mengenai dugaan penyelewengan dana APBN tersebut.

 Kami berharap pihak dari penegak hukum (APH) turun tangan untuk tindak tegas bagi siapa saja yang sudah menyimpangkan anggaran negara.

Kondisi ini menunjukkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa dan proyek pemerintah. Masyarakat berharap ada tindakan nyata untuk menyelesaikan masalah ini dan memastikan bahwa dana publik digunakan dengan benar.

Senin, 15 September 2025

SDN Karawang Wetan 1 Deklarasikan Sekolah Bebas Bullying.

Karawang –SDN Karawang Wetan 1 telah mengambil langkah penting dengan mendeklarasikan sekolah sebagai tempat yang bebas dari bullying. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi semua siswa Di tengah maraknya kasus perundungan di sekolah, SDN Karawang Wetan 1 justru tampil berbeda. 

Sekolah dasar negeri yang berlokasi di jantung Karawang ini menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan belajar yang benar-benar aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh siswanya.

Hal itu ditegaskan Kepala SDN Karawang Wetan 1 dalam agenda silaturahmi bersama awak media, Senin (15/9). “Kami ingin setiap anak merasa aman, betah, dan senang berada di sekolah. Dengan begitu, mereka bisa belajar dengan lebih optimal,” tegasnya.

Program Sekolah Ramah Anak yang diusung SDN Karawang Wetan 1 bukan sekedar slogan. Sejak dicanangkan pada 2019, program ini sudah mendapat apresiasi hingga tingkat nasional. Ada 54 indikator ketat yang harus dipenuhi: mulai dari keamanan, kebersihan, kenyamanan, hingga kelengkapan sarana-prasarana. “Bahkan hal kecil pun diperhatikan. Meja belajar, misalnya, harus dibuat tidak runcing demi keselamatan anak. SOP, tata tertib, hingga kebersihan sekolah juga menjadi standar penting,” jelas Kepala Sekolah.

Lebih menarik, program ini tidak hanya mengandalkan pihak sekolah. Orang tua turut dilibatkan dalam menjaga ruang belajar tetap rapi dan nyaman. “Alhamdulillah, para orang tua mendukung penuh. Mereka bersama guru memastikan anak-anak belajar di ruang kelas yang sehat dan menyenangkan,” tambahnya.

Sekolah menegaskan bahwa program ini bukan dijalankan demi mengejar penghargaan, melainkan untuk melindungi masa depan anak-anak. “Harapan kami sederhana: tidak ada lagi anak yang takut datang ke sekolah, tidak ada korban bullying. Semua bisa belajar dengan bahagia,” tuturnya.

Dengan sinergi sekolah, orang tua, dan masyarakat, SDN Karawang Wetan 1 optimistis bisa menjadi role model sekolah ramah anak di Karawang. Sebuah sekolah yang bukan hanya mengajarkan ilmu, tapi juga menjamin hak anak untuk tumbuh dalam suasana penuh kasih, aman, dan membahagiakan.

Harapan ke DepanDengan deklarasi ini, SDN Karawang Wetan 1 berharap dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung. Ini adalah langkah penting dalam memastikan bahwa setiap anak memiliki hak untuk belajar tanpa rasa takut atau tekanan dari bullying.


Red.
Karawang –SDN Karawang Wetan 1 telah mengambil langkah penting dengan mendeklarasikan sekolah sebagai tempat yang bebas dari bullying. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi semua siswa Di tengah maraknya kasus perundungan di sekolah, SDN Karawang Wetan 1 justru tampil berbeda. 

Sekolah dasar negeri yang berlokasi di jantung Karawang ini menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan belajar yang benar-benar aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh siswanya.

Hal itu ditegaskan Kepala SDN Karawang Wetan 1 dalam agenda silaturahmi bersama awak media, Senin (15/9). “Kami ingin setiap anak merasa aman, betah, dan senang berada di sekolah. Dengan begitu, mereka bisa belajar dengan lebih optimal,” tegasnya.

Program Sekolah Ramah Anak yang diusung SDN Karawang Wetan 1 bukan sekedar slogan. Sejak dicanangkan pada 2019, program ini sudah mendapat apresiasi hingga tingkat nasional. Ada 54 indikator ketat yang harus dipenuhi: mulai dari keamanan, kebersihan, kenyamanan, hingga kelengkapan sarana-prasarana. “Bahkan hal kecil pun diperhatikan. Meja belajar, misalnya, harus dibuat tidak runcing demi keselamatan anak. SOP, tata tertib, hingga kebersihan sekolah juga menjadi standar penting,” jelas Kepala Sekolah.

Lebih menarik, program ini tidak hanya mengandalkan pihak sekolah. Orang tua turut dilibatkan dalam menjaga ruang belajar tetap rapi dan nyaman. “Alhamdulillah, para orang tua mendukung penuh. Mereka bersama guru memastikan anak-anak belajar di ruang kelas yang sehat dan menyenangkan,” tambahnya.

Sekolah menegaskan bahwa program ini bukan dijalankan demi mengejar penghargaan, melainkan untuk melindungi masa depan anak-anak. “Harapan kami sederhana: tidak ada lagi anak yang takut datang ke sekolah, tidak ada korban bullying. Semua bisa belajar dengan bahagia,” tuturnya.

Dengan sinergi sekolah, orang tua, dan masyarakat, SDN Karawang Wetan 1 optimistis bisa menjadi role model sekolah ramah anak di Karawang. Sebuah sekolah yang bukan hanya mengajarkan ilmu, tapi juga menjamin hak anak untuk tumbuh dalam suasana penuh kasih, aman, dan membahagiakan.

Harapan ke DepanDengan deklarasi ini, SDN Karawang Wetan 1 berharap dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung. Ini adalah langkah penting dalam memastikan bahwa setiap anak memiliki hak untuk belajar tanpa rasa takut atau tekanan dari bullying.


Red.

Peringatan Hari Jadi Karawang ke-392 Usung Tema “Karawang MASAGI”‎, DPRD Jawa Barat Dea Eka Rizaldi Hadiri Acara Puncak di Gedung DPRD Karawang‎

Karawang, Versitnews.com-14 September 2025— Peringatan Hari Jadi Karawang ke-392 berlangsung dengan semangat dan kebanggaan di Gedung DPRD Karawang, pada Minggu (14/9). Tahun ini, peringatan mengusung tema “Karawang MASAGI”, yang mencerminkan semangat kebijaksanaan, keseimbangan, dan pembangunan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Karawang.

Acara puncak ini dihadiri oleh:
- Gubernur Jawa Barat: Dedi Mulyadi

- Bupati Karawang: H. Aep Saepulloh

- Wakil Bupati Karawang: H. Maslani

- Ketua DPRD Karawang: H. Endang Sodikin

- Anggota DPRD Jabar: Dea Eka Rizaldi, Serta Akbar Maulana
-seluruh Jajaran anggota DPRD Karawang dan Forkopimda Karawang

Dalam sambutannya, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan: Apresiasi atas perkembangan Kabupaten Karawang yang terus menunjukkan kemajuan di berbagai sektor. Tema “Karawang MASAGI” sebagai cerminan dari visi Karawang yang tidak hanya membangun fisik tetapi juga memperkuat nilai-nilai budaya, moral, dan kearifan lokal.

MASAGI adalah konsep yang menggambarkan manusia paripurna — cerdas secara intelektual, kuat secara fisik, halus dalam rasa, dan tajam dalam spiritualitas. Tema ini sangat relevan untuk membangun Karawang yang berdaya saing dan berkarakter,” ujar Gubernur.


Dengan Konsep "MASAGI", Gubernur menjelaskan bahwa "MASAGI" menggambarkan manusia paripurna:

- Cerdas secara intelektual
- Kuat secara fisik
- Halus dalam rasa
- Tajam dalam spiritualitas

Tema ini sangat relevan untuk membangun Karawang yang berdaya saing dan berkarakter.

Bupati H. Aep Saepulloh mengungkapkan;Rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi bagi pembangunan Karawang.

Hari Jadi ke-392 ini sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi, memperkokoh identitas daerah, dan membangun Karawang yang "MASAGI" — seimbang antara pembangunan dan nilai-nilai kebaikan

Peringatan ulang tahun ini ditutup dengan pemotongan tumpeng bersama Gubernur Dedi Mulyadi dan Bupati H. Aep Saepulloh, serta refleksi sejarah Karawang sebagai daerah yang memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa. 

Dengan semangat "Karawang MASAGI", diharapkan Karawang dapat terus maju dan berkembang dengan nilai-nilai kebaikan yang kokoh.
Karawang, Versitnews.com-14 September 2025— Peringatan Hari Jadi Karawang ke-392 berlangsung dengan semangat dan kebanggaan di Gedung DPRD Karawang, pada Minggu (14/9). Tahun ini, peringatan mengusung tema “Karawang MASAGI”, yang mencerminkan semangat kebijaksanaan, keseimbangan, dan pembangunan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Karawang.

Acara puncak ini dihadiri oleh:
- Gubernur Jawa Barat: Dedi Mulyadi

- Bupati Karawang: H. Aep Saepulloh

- Wakil Bupati Karawang: H. Maslani

- Ketua DPRD Karawang: H. Endang Sodikin

- Anggota DPRD Jabar: Dea Eka Rizaldi, Serta Akbar Maulana
-seluruh Jajaran anggota DPRD Karawang dan Forkopimda Karawang

Dalam sambutannya, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan: Apresiasi atas perkembangan Kabupaten Karawang yang terus menunjukkan kemajuan di berbagai sektor. Tema “Karawang MASAGI” sebagai cerminan dari visi Karawang yang tidak hanya membangun fisik tetapi juga memperkuat nilai-nilai budaya, moral, dan kearifan lokal.

MASAGI adalah konsep yang menggambarkan manusia paripurna — cerdas secara intelektual, kuat secara fisik, halus dalam rasa, dan tajam dalam spiritualitas. Tema ini sangat relevan untuk membangun Karawang yang berdaya saing dan berkarakter,” ujar Gubernur.


Dengan Konsep "MASAGI", Gubernur menjelaskan bahwa "MASAGI" menggambarkan manusia paripurna:

- Cerdas secara intelektual
- Kuat secara fisik
- Halus dalam rasa
- Tajam dalam spiritualitas

Tema ini sangat relevan untuk membangun Karawang yang berdaya saing dan berkarakter.

Bupati H. Aep Saepulloh mengungkapkan;Rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi bagi pembangunan Karawang.

Hari Jadi ke-392 ini sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi, memperkokoh identitas daerah, dan membangun Karawang yang "MASAGI" — seimbang antara pembangunan dan nilai-nilai kebaikan

Peringatan ulang tahun ini ditutup dengan pemotongan tumpeng bersama Gubernur Dedi Mulyadi dan Bupati H. Aep Saepulloh, serta refleksi sejarah Karawang sebagai daerah yang memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa. 

Dengan semangat "Karawang MASAGI", diharapkan Karawang dapat terus maju dan berkembang dengan nilai-nilai kebaikan yang kokoh.

Diduga Abaikan Standar Teknis, Proyek Renovasi Ruang Pelayanan Umum Jadi Sorotan Aktivis

‎Karawang, Minggu 14 September 2025 – Proyek renovasi ruang pelayanan umum yang dikerjakan oleh CV Cipta Alam Padjajaran menjadi sorotan tajam dari aktivis masyarakat Karawang. Dugaan pelanggaran teknis dalam pelaksanaan proyek tersebut dinilai berpotensi membahayakan struktur bangunan di kemudian hari.
‎Akhmad, salah satu aktivis Karawang, mengungkapkan bahwa proses pengecoran pondasi diduga dilakukan secara asal-asalan tanpa mengacu pada standar teknis yang semestinya.
‎Cor selup pondasi tidak memakai dolak, tidak ada ukuran pasti, hanya kira-kira. Harusnya pengecoran itu pakai molen agar campurannya sesuai dan kekuatannya bisa diukur, menentukan kualitas K-nya. Tapi ini tidak dilakukan,” ungkap Akhmad.
‎Hal senada juga disampaikan oleh aktivis lainnya, Ade. Ia menyoroti penggunaan material besi yang diduga tidak sesuai spesifikasi dalam pembangunan tiang kolom.
‎Diduga besi yang dipakai adalah besi banci hasil sigmat, bukan besi 12 mili yang standar. Panjang dan diameternya kurang dari yang seharusnya. Kenapa bisa dipakai? Pengawas proyek harus ambil sikap tegas,” tegas Ade.
‎Ade juga mengkritik pemasangan sengkang (cincin pembesian) yang jaraknya tidak sesuai dengan gambar teknis.
‎Di gambar, jarak antar ring (sengkang) itu 15 cm, tapi di lapangan malah dipasang 20 sampai 35 cm. Ini jelas pelanggaran, terutama pada bagian selup yang vital untuk kekuatan struktur,” pungkas Ade.
‎Para aktivis mendesak pihak pengawas dan instansi terkait untuk turun langsung melakukan evaluasi dan audit teknis terhadap proyek tersebut. Mereka mengingatkan bahwa kelalaian dalam penerapan standar teknis bisa berakibat fatal bagi keselamatan publik.
‎Karawang, Minggu 14 September 2025 – Proyek renovasi ruang pelayanan umum yang dikerjakan oleh CV Cipta Alam Padjajaran menjadi sorotan tajam dari aktivis masyarakat Karawang. Dugaan pelanggaran teknis dalam pelaksanaan proyek tersebut dinilai berpotensi membahayakan struktur bangunan di kemudian hari.
‎Akhmad, salah satu aktivis Karawang, mengungkapkan bahwa proses pengecoran pondasi diduga dilakukan secara asal-asalan tanpa mengacu pada standar teknis yang semestinya.
‎Cor selup pondasi tidak memakai dolak, tidak ada ukuran pasti, hanya kira-kira. Harusnya pengecoran itu pakai molen agar campurannya sesuai dan kekuatannya bisa diukur, menentukan kualitas K-nya. Tapi ini tidak dilakukan,” ungkap Akhmad.
‎Hal senada juga disampaikan oleh aktivis lainnya, Ade. Ia menyoroti penggunaan material besi yang diduga tidak sesuai spesifikasi dalam pembangunan tiang kolom.
‎Diduga besi yang dipakai adalah besi banci hasil sigmat, bukan besi 12 mili yang standar. Panjang dan diameternya kurang dari yang seharusnya. Kenapa bisa dipakai? Pengawas proyek harus ambil sikap tegas,” tegas Ade.
‎Ade juga mengkritik pemasangan sengkang (cincin pembesian) yang jaraknya tidak sesuai dengan gambar teknis.
‎Di gambar, jarak antar ring (sengkang) itu 15 cm, tapi di lapangan malah dipasang 20 sampai 35 cm. Ini jelas pelanggaran, terutama pada bagian selup yang vital untuk kekuatan struktur,” pungkas Ade.
‎Para aktivis mendesak pihak pengawas dan instansi terkait untuk turun langsung melakukan evaluasi dan audit teknis terhadap proyek tersebut. Mereka mengingatkan bahwa kelalaian dalam penerapan standar teknis bisa berakibat fatal bagi keselamatan publik.

Peringatan Hari Jadi ke-392 Pemkab Karawang, Cetak Rekor MURI UMKM Indonesia Tampil Hebat

Karawangbicara.com - Pemkab Karawang merayakan hari jadi yang ke-392 dengan menggelar upacara adat yang bertema "MASAGI". Tema ini menekankan pentingnya dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-392 Karawang dengan khidmat di Lapang Karangpawitan, Minggu (14/9/2025) pagi.

Upacara yang berlangsung meriah dan sarat makna ini diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan dari TNI dan Polri.

Menariknya, seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat daerah, sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya serta kearifan lokal Karawang yang kaya dan memiliki sejarah panjang. 

Tahun ini, peringatan Hari Jadi Karawang mengusung tema MASAGI, sebuah konsep filosofis Sunda yang bermakna utuh, tangguh, dan bijak-merefleksikan harapan agar masyarakat Karawang terus berkembang dengan karakter yang kuat namun tetap menjunjung nilai-nilai budaya leluhur.

Dalam sambutannya, Bupati Karawang menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke-392 ini bukan sekadar mengenang sejarah masa lalu, tetapi juga menjadi momen reflektif untuk menatap masa depan Karawang yang lebih maju dan sejahtera.

Peringatan Hari Jadi Karawang bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga menjadi pengingat agar kita terus melangkah maju, menjaga amanah, serta menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang selama ini terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung setiap kebijakan dan pembangunan di Kabupaten Karawang.

Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Karawang, yang terus memberikan kepercayaan dan terus bersinergi bersama kami pemerintah daerah dalam setiap kebijakan dan peraturan yang kami ambil untuk masyarakat,” tambahnya

Peringatan Hari Jadi Karawang tahun ini juga diwarnai dengan pencapaian membanggakan. 

Pemkab Karawang berhasil mencetak Rekor MURI untuk kategori penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM terbanyak dalam satu event, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.

Ratusan pelaku UMKM lokal dari berbagai sektor kuliner, fesyen, kerajinan, hingga produk pertanian ikut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan ini, menampilkan produk unggulan mereka kepada masyarakat luas.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa Karawang tidak hanya kaya akan sejarah dan budaya, namun juga memiliki potensi besar dalam sektor ekonomi kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Dengan tema MASAGI, Pemkab Karawang berharap dapat memberikan dukungan yang lebih besar bagi pelaku UMKM dan menciptakan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Karawangbicara.com - Pemkab Karawang merayakan hari jadi yang ke-392 dengan menggelar upacara adat yang bertema "MASAGI". Tema ini menekankan pentingnya dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-392 Karawang dengan khidmat di Lapang Karangpawitan, Minggu (14/9/2025) pagi.

Upacara yang berlangsung meriah dan sarat makna ini diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan dari TNI dan Polri.

Menariknya, seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat daerah, sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya serta kearifan lokal Karawang yang kaya dan memiliki sejarah panjang. 

Tahun ini, peringatan Hari Jadi Karawang mengusung tema MASAGI, sebuah konsep filosofis Sunda yang bermakna utuh, tangguh, dan bijak-merefleksikan harapan agar masyarakat Karawang terus berkembang dengan karakter yang kuat namun tetap menjunjung nilai-nilai budaya leluhur.

Dalam sambutannya, Bupati Karawang menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke-392 ini bukan sekadar mengenang sejarah masa lalu, tetapi juga menjadi momen reflektif untuk menatap masa depan Karawang yang lebih maju dan sejahtera.

Peringatan Hari Jadi Karawang bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga menjadi pengingat agar kita terus melangkah maju, menjaga amanah, serta menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang selama ini terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung setiap kebijakan dan pembangunan di Kabupaten Karawang.

Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Karawang, yang terus memberikan kepercayaan dan terus bersinergi bersama kami pemerintah daerah dalam setiap kebijakan dan peraturan yang kami ambil untuk masyarakat,” tambahnya

Peringatan Hari Jadi Karawang tahun ini juga diwarnai dengan pencapaian membanggakan. 

Pemkab Karawang berhasil mencetak Rekor MURI untuk kategori penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM terbanyak dalam satu event, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.

Ratusan pelaku UMKM lokal dari berbagai sektor kuliner, fesyen, kerajinan, hingga produk pertanian ikut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan ini, menampilkan produk unggulan mereka kepada masyarakat luas.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa Karawang tidak hanya kaya akan sejarah dan budaya, namun juga memiliki potensi besar dalam sektor ekonomi kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Dengan tema MASAGI, Pemkab Karawang berharap dapat memberikan dukungan yang lebih besar bagi pelaku UMKM dan menciptakan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Redaksi



PENERBIT
PT.MEDIA AKPERSI NUSANTARA

SK KEMENKUMHAM RI NOMOR
AHU-003768.AH.01.31.Tahun 2022

NPWP
61.155.730.7-408.000

NIB (NOMOR INDUK BERUSAHA)
2609220017741

NOMOR SERTIFIKAT STANDAR
2609220017741

NOMOR KBLI (KLASIFIKASI BAKU LAPANGAN USAHA INDONESIA)

58130 - Penerbitan surat kabarJurnal dan Buletin (Online) dan Majalah

18202 - Reproduksi  media rekaman film dan video

DASAR
Undang Undang RI No 40 Tahun 1999 Tentang PERS

PIMPINAN UMUM
Feri Maulana

DEWAN REDAKSI

Ahmad Muslim 

Ade Rukawijaya 

BENDAHARA REDAKSI 

Siti Juwariyah 

CORPORATE LAWYER PARTNER
...........................................................
...........................................................

PEMIMPIN REDAKSI
Feri Maulana 

REDAKTUR EXSEKUTIF
............................................

BIRO KARAWANG
Wiwi Winasih 


WARTAWAN KARAWANG
Ujang Sukarna

Ari Syarif

Liz

M.Fikri

Devi Handayani 

Ismi

Yogan Utama

Juhro

Ida Maryati 


BIRO PURWASUKA/PURWAKARTA - SUBANG - KARAWANG
.............................................................................................................

BIRO BEKASI
........................

PERWAKILAN BANDUNG
..............................................

PERWAKILAN JAWA TIMUR
..................................................

PERWAKILAN JAWA TENGAH
......................................................

PERWAKILAN DKI
..................................

PERWAKILAN BANTEN
...........................................

PERWAKILAN SUMATERA
...............................................

ALAMAT REDAKSI
Gintung Tengah Rt/Rw.021/005 Desa.Gintungkerta Kecamatan Klari Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat - Indonesia
- Website . www.versitnews.com
- Phone. 0895 - 3480 - 71197

CATATAN
Crew MEDIA ONLINE VERSIT NEWS,Adalah yang tercantum di Bok Redaksi,Yang Tidak Tercantum di luar tanggung jawab MEDIA ONLIE VERSIT NEWS ,dengan dibekali surat tugas dan id card MEDIA ONLINE VERSIT NEWS 



PENERBIT
PT.MEDIA AKPERSI NUSANTARA

SK KEMENKUMHAM RI NOMOR
AHU-003768.AH.01.31.Tahun 2022

NPWP
61.155.730.7-408.000

NIB (NOMOR INDUK BERUSAHA)
2609220017741

NOMOR SERTIFIKAT STANDAR
2609220017741

NOMOR KBLI (KLASIFIKASI BAKU LAPANGAN USAHA INDONESIA)

58130 - Penerbitan surat kabarJurnal dan Buletin (Online) dan Majalah

18202 - Reproduksi  media rekaman film dan video

DASAR
Undang Undang RI No 40 Tahun 1999 Tentang PERS

PIMPINAN UMUM
Feri Maulana

DEWAN REDAKSI

Ahmad Muslim 

Ade Rukawijaya 

BENDAHARA REDAKSI 

Siti Juwariyah 

CORPORATE LAWYER PARTNER
...........................................................
...........................................................

PEMIMPIN REDAKSI
Feri Maulana 

REDAKTUR EXSEKUTIF
............................................

BIRO KARAWANG
Wiwi Winasih 


WARTAWAN KARAWANG
Ujang Sukarna

Ari Syarif

Liz

M.Fikri

Devi Handayani 

Ismi

Yogan Utama

Juhro

Ida Maryati 


BIRO PURWASUKA/PURWAKARTA - SUBANG - KARAWANG
.............................................................................................................

BIRO BEKASI
........................

PERWAKILAN BANDUNG
..............................................

PERWAKILAN JAWA TIMUR
..................................................

PERWAKILAN JAWA TENGAH
......................................................

PERWAKILAN DKI
..................................

PERWAKILAN BANTEN
...........................................

PERWAKILAN SUMATERA
...............................................

ALAMAT REDAKSI
Gintung Tengah Rt/Rw.021/005 Desa.Gintungkerta Kecamatan Klari Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat - Indonesia
- Website . www.versitnews.com
- Phone. 0895 - 3480 - 71197

CATATAN
Crew MEDIA ONLINE VERSIT NEWS,Adalah yang tercantum di Bok Redaksi,Yang Tidak Tercantum di luar tanggung jawab MEDIA ONLIE VERSIT NEWS ,dengan dibekali surat tugas dan id card MEDIA ONLINE VERSIT NEWS 

Pelaku Curanmor Ditangkap Warga, Polsek Tirtajaya Lakukan Pengamanan

Polres Karawang – Seorang remaja berusia 17 tahun berinisial S berhasil diamankan warga setelah diduga melakukan aksi pencurian sepeda motor di Jalan Raya Kutamakmur–Srikamulyan, Desa Kutamakmur, Kecamatan Tirtajaya, pada Minggu (14/9/2025) sekira pukul 14.45 WIB.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, melalui Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula saat warga setempat memergoki pelaku sedang melakukan pencurian kendaraan bermotor. Pelaku kemudian berhasil ditangkap oleh masyarakat dan diamankan di kantor Desa Kutamakmur sebelum diserahkan kepada pihak Kepolisian.

“Anggota piket Reskrim Polsek Tirtajaya yang menerima laporan masyarakat langsung mendatangi lokasi, mengamankan pelaku berikut barang bukti, lalu dibawa ke Polsek Tirtajaya untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Kasi Humas Ipda Cep Wildan.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa pelaku melakukan aksinya seorang diri dengan menggunakan kunci T yang telah disiapkan sebelumnya. Namun, kendaraan yang menjadi barang bukti tidak dilengkapi dokumen resmi seperti STNK maupun BPKB sehingga diduga merupakan kendaraan bodong.

Lebih lanjut, Kasi Humas menyampaikan bahwa Polsek Tirtajaya telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya memeriksa saksi, melakukan interogasi terhadap pelaku, serta berkoordinasi dengan Polsek lain terkait kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus serupa.

“Polres Karawang tetap berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menindak tegas setiap tindak pidana. Kami juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang cepat tanggap melaporkan kejadian ini sehingga pelaku dapat segera diamankan,” pungkas Kasi Humas Ipda Cep Wildan.
Polres Karawang – Seorang remaja berusia 17 tahun berinisial S berhasil diamankan warga setelah diduga melakukan aksi pencurian sepeda motor di Jalan Raya Kutamakmur–Srikamulyan, Desa Kutamakmur, Kecamatan Tirtajaya, pada Minggu (14/9/2025) sekira pukul 14.45 WIB.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, melalui Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula saat warga setempat memergoki pelaku sedang melakukan pencurian kendaraan bermotor. Pelaku kemudian berhasil ditangkap oleh masyarakat dan diamankan di kantor Desa Kutamakmur sebelum diserahkan kepada pihak Kepolisian.

“Anggota piket Reskrim Polsek Tirtajaya yang menerima laporan masyarakat langsung mendatangi lokasi, mengamankan pelaku berikut barang bukti, lalu dibawa ke Polsek Tirtajaya untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Kasi Humas Ipda Cep Wildan.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa pelaku melakukan aksinya seorang diri dengan menggunakan kunci T yang telah disiapkan sebelumnya. Namun, kendaraan yang menjadi barang bukti tidak dilengkapi dokumen resmi seperti STNK maupun BPKB sehingga diduga merupakan kendaraan bodong.

Lebih lanjut, Kasi Humas menyampaikan bahwa Polsek Tirtajaya telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya memeriksa saksi, melakukan interogasi terhadap pelaku, serta berkoordinasi dengan Polsek lain terkait kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus serupa.

“Polres Karawang tetap berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menindak tegas setiap tindak pidana. Kami juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang cepat tanggap melaporkan kejadian ini sehingga pelaku dapat segera diamankan,” pungkas Kasi Humas Ipda Cep Wildan.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done