VERSITNEWS

Selasa, 30 September 2025

Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Karawang | Versitnews.com-Dalam rangka mendukung peningkatan pemahaman, kesadaran, dan kepatuhan terhadap penerapan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3 yang akan diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja yaitu Kegiatan Sosialisasi Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 dengan tema: "Penerapan K3 di Perusahaan /Tempat Kerja" yang di gelar di Aula Husni Hamid Lingkungan Puspemkab Karawang, Jl. Yos Sudarso, Kel. Nagasari Kec. Karawang Barat, Karawang Jawa Barat. Selasa 30/09/2025
Dalam agenda sosialisasi pengawasan ketenagakerjaan dan kesehatan ini di hadiri oleh beberapa narasumber:

Yuli Adiratna, S.H., M.Hum Direktur Bina Sistem Pengawasan Ketenagakerjaan

Bapak Indra, S.H., M.H. Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI

Erian Sutantio, S.T., M.M Akademisi

Hugo Nainggolan, S.T., M.K.K.K. Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Muda


"Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Pembinaan dan pengawasan ketenagakerjaan serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah dua hal yang saling terkait dan memiliki tujuan utama untuk memastikan hak-hak pekerja terpenuhi dan lingkungan kerja aman,"Ucap Indra 

"Keduanya merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan produktif, Tugas utama pengawas adalah memastikan bahwa perusahaan dan pemberi kerja mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan,"Ujar Indra.

Beberapa aspek yang diawasi meliputi,
Memastikan upah yang diberikan sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) atau Upah Minimum Provinsi (UMP) dan tidak ada praktik penahanan upah
 Memastikan jam kerja sesuai dengan aturan yang berlaku, serta pekerja mendapatkan hak istirahat dan libur,Memastikan perjanjian kerja, baik Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) maupun Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT), dibuat sesuai dengan peraturan,"pungkas Indra

Memastikan pekerja didaftarkan ke dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) dan Jaminan Kesehatan (BPJS Kesehatan).
 
Pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Pengawasan K3 berfokus pada upaya untuk mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Ini dilakukan dengan memastikan perusahaan menyediakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. 

Beberapa aspek yang diawasi dalam K3 meliputi:

 Pengawas K3 memeriksa ventilasi, pencahayaan, kebisingan, dan kebersihan di tempat kerja.
 
 Memastikan semua pekerja yang membutuhkan APD seperti helm, sarung tangan, atau masker, mendapatkannya dan menggunakannya dengan benar.
 
Memastikan bahwa mesin-mesin yang digunakan dalam kondisi baik dan memiliki perlengkapan pengaman yang memadai.
 
 Meninjau dan memastikan bahwa prosedur kerja yang ditetapkan sudah aman dan pekerja memahami cara melakukannya.
 
 Sistem Manajemen K3 (SMK3) Memastikan perusahaan memiliki sistem yang terstruktur untuk mengelola K3 sesuai standar yang berlaku.
 
Pembinaan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan pemerintah, melalui Dinas Ketenagakerjaan, untuk memberikan edukasi, bimbingan, dan konsultasi kepada perusahaan. Tujuannya adalah membantu perusahaan agar dapat memenuhi semua kewajiban ketenagakerjaan dan K3 secara mandiri.

"Penyuluhan dan Sosialisasi: Memberikan informasi mengenai peraturan terbaru. Menyediakan pelatihan untuk para pengawas internal perusahaan (seperti petugas K3) agar mereka bisa mengidentifikasi dan mengatasi masalah.
  
"Memberikan bimbingan kepada perusahaan yang ingin meningkatkan standar K3 atau menyelesaikan masalah ketenagakerjaan.
Melalui sinergi antara pembinaan dan pengawasan yang ketat, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang adil, aman, dan produktif bagi semua pihak.


(Red)

Karawang | Versitnews.com-Dalam rangka mendukung peningkatan pemahaman, kesadaran, dan kepatuhan terhadap penerapan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3 yang akan diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja yaitu Kegiatan Sosialisasi Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 dengan tema: "Penerapan K3 di Perusahaan /Tempat Kerja" yang di gelar di Aula Husni Hamid Lingkungan Puspemkab Karawang, Jl. Yos Sudarso, Kel. Nagasari Kec. Karawang Barat, Karawang Jawa Barat. Selasa 30/09/2025
Dalam agenda sosialisasi pengawasan ketenagakerjaan dan kesehatan ini di hadiri oleh beberapa narasumber:

Yuli Adiratna, S.H., M.Hum Direktur Bina Sistem Pengawasan Ketenagakerjaan

Bapak Indra, S.H., M.H. Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI

Erian Sutantio, S.T., M.M Akademisi

Hugo Nainggolan, S.T., M.K.K.K. Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Muda


"Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Pembinaan dan pengawasan ketenagakerjaan serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah dua hal yang saling terkait dan memiliki tujuan utama untuk memastikan hak-hak pekerja terpenuhi dan lingkungan kerja aman,"Ucap Indra 

"Keduanya merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan produktif, Tugas utama pengawas adalah memastikan bahwa perusahaan dan pemberi kerja mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan,"Ujar Indra.

Beberapa aspek yang diawasi meliputi,
Memastikan upah yang diberikan sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) atau Upah Minimum Provinsi (UMP) dan tidak ada praktik penahanan upah
 Memastikan jam kerja sesuai dengan aturan yang berlaku, serta pekerja mendapatkan hak istirahat dan libur,Memastikan perjanjian kerja, baik Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) maupun Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT), dibuat sesuai dengan peraturan,"pungkas Indra

Memastikan pekerja didaftarkan ke dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) dan Jaminan Kesehatan (BPJS Kesehatan).
 
Pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Pengawasan K3 berfokus pada upaya untuk mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Ini dilakukan dengan memastikan perusahaan menyediakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. 

Beberapa aspek yang diawasi dalam K3 meliputi:

 Pengawas K3 memeriksa ventilasi, pencahayaan, kebisingan, dan kebersihan di tempat kerja.
 
 Memastikan semua pekerja yang membutuhkan APD seperti helm, sarung tangan, atau masker, mendapatkannya dan menggunakannya dengan benar.
 
Memastikan bahwa mesin-mesin yang digunakan dalam kondisi baik dan memiliki perlengkapan pengaman yang memadai.
 
 Meninjau dan memastikan bahwa prosedur kerja yang ditetapkan sudah aman dan pekerja memahami cara melakukannya.
 
 Sistem Manajemen K3 (SMK3) Memastikan perusahaan memiliki sistem yang terstruktur untuk mengelola K3 sesuai standar yang berlaku.
 
Pembinaan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan pemerintah, melalui Dinas Ketenagakerjaan, untuk memberikan edukasi, bimbingan, dan konsultasi kepada perusahaan. Tujuannya adalah membantu perusahaan agar dapat memenuhi semua kewajiban ketenagakerjaan dan K3 secara mandiri.

"Penyuluhan dan Sosialisasi: Memberikan informasi mengenai peraturan terbaru. Menyediakan pelatihan untuk para pengawas internal perusahaan (seperti petugas K3) agar mereka bisa mengidentifikasi dan mengatasi masalah.
  
"Memberikan bimbingan kepada perusahaan yang ingin meningkatkan standar K3 atau menyelesaikan masalah ketenagakerjaan.
Melalui sinergi antara pembinaan dan pengawasan yang ketat, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang adil, aman, dan produktif bagi semua pihak.


(Red)

PPMI Gelar Aksi Demo Damai di PT Precon Prakasa Jalan Curug Kosambi Kabupaten. Karawang


Karawang | Versitnews.com-Puluhan massa dari Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) menggelar aksi demo damai di depan PT Precon Prakasa Jalan Curug Kosambi Kabupaten Karawang ( 20 - 8 - 2025 )

Dalam tuntutannya, PPMI menyuarakan tuntutan itu adalah meminta komitmen dari pihak pimpinan perusahaan atau pengusaha karena ini persoalannya mengenai perjanjian kerja bersama (PKB)

Yang mana PKB itu selama hampir prosesnya itu kurang lebih 3 tahun berjalan dan pada tanggal 25 Juli itu kawan kawan Serikat pekerja dengan pengusaha mereka sepakat untuk mengakhiri perundingan itu dan sudah di buatkan nota kesepakatan untuk segera di daftarkan ke dinas terkait hak-hak pekerja 

Koordinator lapangan aksi menegaskan bahwa unjuk rasa dilakukan dengan damai tanpa anarkis, tertip sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerja dan perusahaan."Ujar

Namun seiringnya berjalan perusahaan mengingkari nota kesepakatan itu dan kawan kawan Serikat sehingga menurut kami merasa di cederai dengan asas namanya mufakat musyawarah untuk mencapai kesepakatan itu sehingga jadi aksi hari ini

Alhmdulilah tadi dari kawan-kawan basis dari kawan kita itu di PPMI itu namanya ppa persaudaraan muslim Indonesia tadi sudah di konfirmasi oleh pihak kepolisian dan dinas terkait terutama dinas tenaga kerja dan dinas pengawasan UPTD dua wilayah propinsi Jawa Barat mereka hadir membantu menyelesaikan persoalan ini yang mana tadi sekitar jam 4 sore akhirnya menuai kesepakatan perusahaan bersedia untuk mendaftarkan PKB ini kedinas ketenaga kerja sebagai pedoman tentunya aturan yang ada nantinya perusahaan itu antara pihak perusahaan dengan pekerja."Tutur

"Selain itu mengenai penuntutan HRD suruh mengundurkan diri adalah bagian dari pada rentetan persoalan dan PKB karena ada hal hal yang di lakukan oleh oknum HRD yang menyalahi aturan dengan dalil dia mencoba untuk verifikasi anggota padahal secara undang undang 21 tahun 2000 dan undang - undang no 2 tahun 2024 dan itu tidak boleh di lakukan adapun verifikasi di lakukan seharusnya sebelum tetjadinya perundingan karena itu amanah dari undang-undang permen No.28 tahun 2014 harus dilakukan setelah perundingan di sepakati dan tandatangani dianggap selesai mereka baru verifikasi dan verifikasi yang di lakukan menejemen itu salah dalam artian salah karena sesuai amanah undang-undang No.2 tahun 2024 verifikasi itu Muali di lakukan oleh hakim yang netral siapa hakim yang netral yang bidangai dengan tenaga kerja seharusnya dinas tenaga kerja lah yang melakukan verifikasi dan itu pun verifikasi di lakukan ketika ada persoalan"perselisihan baik itu Serikat maupun dengan anggotanya itu yang harus dilakukan ini juga udah salah kaprah yang dilakukan oleh menjeman makanya tuntutan kami menuntut agar oknum HRD ini di keluarkan karena sudah mencederai kawan-kawan hasil mufakat di cederai terus dia melanggar peraturan tenaga kerjaan inikan sudah tidak layak hrd ini masih di pakai yang ada hanya bikin gaduh dan bikin kisruh jadi hubungan antara karyawan dengan pengusaha itu tidak harmonis lagi ini sudah tidak baik jadi ini salah satu tuntutan kami agar HRD ini kalo bisa di pecat atau di ganti terserah kepada pimpinan perusahaan."Ucap Ato Ketua DPC PPMI Kabupaten Karawang

"Harapan kedepan karena PKB sudah di sepakati antara dua belah pihak saya selaku pimpinan PPMI kabupaten Karawang mudah mudahan kedua belah pihak ini komitmen sama-sama menjalankan tuh bukan hanya pekerja saja menuntut PKB itu di jalankan tetapi perusahaan pun harus sama menjalankan apa yang sudah disepakati antara pekerja dengan pengusaha untuk PKB itu di jalankan sesuai yang tertuang dalam perjanjian kerja bersama.

Kesimpulan semoga dengan adanya perjanjian kerja bersama (PKB) dengan pihak PT.Precon Prakasa bisa berjalan dengan lancar dan menjalin hubungan harmonis dan humanis antara dua belah pihak."Pungkas Ato

Karawang | Versitnews.com-Puluhan massa dari Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) menggelar aksi demo damai di depan PT Precon Prakasa Jalan Curug Kosambi Kabupaten Karawang ( 20 - 8 - 2025 )

Dalam tuntutannya, PPMI menyuarakan tuntutan itu adalah meminta komitmen dari pihak pimpinan perusahaan atau pengusaha karena ini persoalannya mengenai perjanjian kerja bersama (PKB)

Yang mana PKB itu selama hampir prosesnya itu kurang lebih 3 tahun berjalan dan pada tanggal 25 Juli itu kawan kawan Serikat pekerja dengan pengusaha mereka sepakat untuk mengakhiri perundingan itu dan sudah di buatkan nota kesepakatan untuk segera di daftarkan ke dinas terkait hak-hak pekerja 

Koordinator lapangan aksi menegaskan bahwa unjuk rasa dilakukan dengan damai tanpa anarkis, tertip sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerja dan perusahaan."Ujar

Namun seiringnya berjalan perusahaan mengingkari nota kesepakatan itu dan kawan kawan Serikat sehingga menurut kami merasa di cederai dengan asas namanya mufakat musyawarah untuk mencapai kesepakatan itu sehingga jadi aksi hari ini

Alhmdulilah tadi dari kawan-kawan basis dari kawan kita itu di PPMI itu namanya ppa persaudaraan muslim Indonesia tadi sudah di konfirmasi oleh pihak kepolisian dan dinas terkait terutama dinas tenaga kerja dan dinas pengawasan UPTD dua wilayah propinsi Jawa Barat mereka hadir membantu menyelesaikan persoalan ini yang mana tadi sekitar jam 4 sore akhirnya menuai kesepakatan perusahaan bersedia untuk mendaftarkan PKB ini kedinas ketenaga kerja sebagai pedoman tentunya aturan yang ada nantinya perusahaan itu antara pihak perusahaan dengan pekerja."Tutur

"Selain itu mengenai penuntutan HRD suruh mengundurkan diri adalah bagian dari pada rentetan persoalan dan PKB karena ada hal hal yang di lakukan oleh oknum HRD yang menyalahi aturan dengan dalil dia mencoba untuk verifikasi anggota padahal secara undang undang 21 tahun 2000 dan undang - undang no 2 tahun 2024 dan itu tidak boleh di lakukan adapun verifikasi di lakukan seharusnya sebelum tetjadinya perundingan karena itu amanah dari undang-undang permen No.28 tahun 2014 harus dilakukan setelah perundingan di sepakati dan tandatangani dianggap selesai mereka baru verifikasi dan verifikasi yang di lakukan menejemen itu salah dalam artian salah karena sesuai amanah undang-undang No.2 tahun 2024 verifikasi itu Muali di lakukan oleh hakim yang netral siapa hakim yang netral yang bidangai dengan tenaga kerja seharusnya dinas tenaga kerja lah yang melakukan verifikasi dan itu pun verifikasi di lakukan ketika ada persoalan"perselisihan baik itu Serikat maupun dengan anggotanya itu yang harus dilakukan ini juga udah salah kaprah yang dilakukan oleh menjeman makanya tuntutan kami menuntut agar oknum HRD ini di keluarkan karena sudah mencederai kawan-kawan hasil mufakat di cederai terus dia melanggar peraturan tenaga kerjaan inikan sudah tidak layak hrd ini masih di pakai yang ada hanya bikin gaduh dan bikin kisruh jadi hubungan antara karyawan dengan pengusaha itu tidak harmonis lagi ini sudah tidak baik jadi ini salah satu tuntutan kami agar HRD ini kalo bisa di pecat atau di ganti terserah kepada pimpinan perusahaan."Ucap Ato Ketua DPC PPMI Kabupaten Karawang

"Harapan kedepan karena PKB sudah di sepakati antara dua belah pihak saya selaku pimpinan PPMI kabupaten Karawang mudah mudahan kedua belah pihak ini komitmen sama-sama menjalankan tuh bukan hanya pekerja saja menuntut PKB itu di jalankan tetapi perusahaan pun harus sama menjalankan apa yang sudah disepakati antara pekerja dengan pengusaha untuk PKB itu di jalankan sesuai yang tertuang dalam perjanjian kerja bersama.

Kesimpulan semoga dengan adanya perjanjian kerja bersama (PKB) dengan pihak PT.Precon Prakasa bisa berjalan dengan lancar dan menjalin hubungan harmonis dan humanis antara dua belah pihak."Pungkas Ato

Pertemuan Konsultasi (PK) Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Jawa Barat di Kejaksaan Karawang Tahun 2025

Karawang, Versitnews.com-Dalam rangka menjalin silaturahmi das bertukar pikiran oleh pengurus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Se-Jawa Barat serta untuk mendukung transformasi perubahan yang lebih luas terhadap organisasi Kejaksaan, pengurus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah se Jawa Barat menggelar Pertemuan Konsultasi (PK) Ikatan Adhyaksa Dharmakazini Wilayah Jawa Barat di Kejaksaan Negeri Karawang Tahun 2025.

Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Senin tanggal 29 September 2025 ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antara pengurus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Se Jawa Barat

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat sekaligus sebagai Pengawas IAD Wilayah Jawa Barat, Keun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Se-Jawa Barat Beserta Penguras dan Anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Se-Jawa Barat, Kepala Kejaksaın Negeri se-Jawa Barat dan Kabag TU Pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Katarina Endang Sarwestri, S.II., M.II, merjelaskan bahwa Ikatan Adhyaksa Dharmakarini dibentuk dengan visi yang mulia, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan anggota keluarga dan masyarakat. 

Tersematnya rasa masyarakat dalam visi tersebut menunjukkan bahwa IAD haras memberikan pengaruh besar yang lebih luas tidak hanya bersifat internal. 

Pertemuan konsultasi yang secara rutin dilaksanakan ini diharapkan menjadi wadah silaturahmi dan bertukar pikiran pengarus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Se-Jawa Barat sekaligus untuk mendukung transformasi perubahan yang lebih luas terhadap organisasi kejaksaan, hal tersebut serantiasa dibutuhkan kejaksaan sebagai derap langkah IAD dalam meadampingi koros adhyaksa untuk terus tumbuh sebagai lembaga penegak hukum yang tegas, berwibawa dan dipercaya masyarakat, di tengah realitas perkembangan dan perubahan dalam masyarakat, IAD tidak boleh terdisrupsi olea perubahan-perubahan tersebut, jadikan pertemun konsultasi ini sebagai wadah untuk berkonsultasi, coordimsi, serta konsolidasi dalam rangka membawa organisasi IAD ke arah yang lebih baik Sebagai organisası, IAD telah melalu berbagai dinamika, pasang surut, namun eksistensinya hingga saat ini tetap terjaga dikarenakan adanya komunikasi yang berkesinambungan baik antara pengurus pusat, pengurus lingkungan, pengurus wilayah dan pengurus daerah.

Bahwa keberadaan IAD tidak hanya dirasakan oleh para anggota saja, melainkan masyarakat telah merasakan kontribusi nyata dari berbagai kegiatan sosial yang diselenggarakan, tentunya sebagai suatu capaian positif hal-hal tersebut patut untuk dipertahankan bahkan dilanjutkan. 

Pada kesempatan ini diharapkan agar IAD turut berperan aktif menyukseskan program-program yang menjadi fokus pemerintah, di bidang kemanusiaan, kesehatan, sosial budaya, ekonomi dan pendidikan. Kita semua memahami bahwa keberhasilan tugas seorang jaksa tidak terlepas dari dukungan keluarga. istri adalah tiang rumah tangga, sekaligus sumber kekuatan moral. kesabaran, doa, dan keulusan ibu-ibu sekalian akan menjadi energi besar bagi para suami dalam melaksanakan pengabdian di bidang penegakan hukum. 

Dalam kesempatan ini Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Darat, Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H., juga berpesan "Jagalah selalu kehormatan, menjadi teladan delam sikap, serta hindari gaya hidup berlebihan, teruslah merdampingi suami dongan penuh cinta, kesabaran, dan doa, karena dari rursah tangga yang hermonis akan lahir sekuatan moral yang menepang integritas jaksa dalam melaksanakan amanah."

Melalui Pertemuan Konsultasi ini, diharapkan dapat memperkuat rasa persaudaraan di antara Pengurus dan Anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakerini (IAD) Wilayah dan Duerah Se-Jawa Barat, sekaligus menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat untuk kemajuan organisasi serta demi terwujudnya IAD Jawa Barat menjadi organisasi yang solid, berkualitas, dan memberikan kontibusi nyata begi institusi, masyarakat, bangsa, dan negara.
Karawang, Versitnews.com-Dalam rangka menjalin silaturahmi das bertukar pikiran oleh pengurus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Se-Jawa Barat serta untuk mendukung transformasi perubahan yang lebih luas terhadap organisasi Kejaksaan, pengurus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah se Jawa Barat menggelar Pertemuan Konsultasi (PK) Ikatan Adhyaksa Dharmakazini Wilayah Jawa Barat di Kejaksaan Negeri Karawang Tahun 2025.

Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Senin tanggal 29 September 2025 ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antara pengurus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Se Jawa Barat

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat sekaligus sebagai Pengawas IAD Wilayah Jawa Barat, Keun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Se-Jawa Barat Beserta Penguras dan Anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Se-Jawa Barat, Kepala Kejaksaın Negeri se-Jawa Barat dan Kabag TU Pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Katarina Endang Sarwestri, S.II., M.II, merjelaskan bahwa Ikatan Adhyaksa Dharmakarini dibentuk dengan visi yang mulia, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan anggota keluarga dan masyarakat. 

Tersematnya rasa masyarakat dalam visi tersebut menunjukkan bahwa IAD haras memberikan pengaruh besar yang lebih luas tidak hanya bersifat internal. 

Pertemuan konsultasi yang secara rutin dilaksanakan ini diharapkan menjadi wadah silaturahmi dan bertukar pikiran pengarus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah Se-Jawa Barat sekaligus untuk mendukung transformasi perubahan yang lebih luas terhadap organisasi kejaksaan, hal tersebut serantiasa dibutuhkan kejaksaan sebagai derap langkah IAD dalam meadampingi koros adhyaksa untuk terus tumbuh sebagai lembaga penegak hukum yang tegas, berwibawa dan dipercaya masyarakat, di tengah realitas perkembangan dan perubahan dalam masyarakat, IAD tidak boleh terdisrupsi olea perubahan-perubahan tersebut, jadikan pertemun konsultasi ini sebagai wadah untuk berkonsultasi, coordimsi, serta konsolidasi dalam rangka membawa organisasi IAD ke arah yang lebih baik Sebagai organisası, IAD telah melalu berbagai dinamika, pasang surut, namun eksistensinya hingga saat ini tetap terjaga dikarenakan adanya komunikasi yang berkesinambungan baik antara pengurus pusat, pengurus lingkungan, pengurus wilayah dan pengurus daerah.

Bahwa keberadaan IAD tidak hanya dirasakan oleh para anggota saja, melainkan masyarakat telah merasakan kontribusi nyata dari berbagai kegiatan sosial yang diselenggarakan, tentunya sebagai suatu capaian positif hal-hal tersebut patut untuk dipertahankan bahkan dilanjutkan. 

Pada kesempatan ini diharapkan agar IAD turut berperan aktif menyukseskan program-program yang menjadi fokus pemerintah, di bidang kemanusiaan, kesehatan, sosial budaya, ekonomi dan pendidikan. Kita semua memahami bahwa keberhasilan tugas seorang jaksa tidak terlepas dari dukungan keluarga. istri adalah tiang rumah tangga, sekaligus sumber kekuatan moral. kesabaran, doa, dan keulusan ibu-ibu sekalian akan menjadi energi besar bagi para suami dalam melaksanakan pengabdian di bidang penegakan hukum. 

Dalam kesempatan ini Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Darat, Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H., juga berpesan "Jagalah selalu kehormatan, menjadi teladan delam sikap, serta hindari gaya hidup berlebihan, teruslah merdampingi suami dongan penuh cinta, kesabaran, dan doa, karena dari rursah tangga yang hermonis akan lahir sekuatan moral yang menepang integritas jaksa dalam melaksanakan amanah."

Melalui Pertemuan Konsultasi ini, diharapkan dapat memperkuat rasa persaudaraan di antara Pengurus dan Anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakerini (IAD) Wilayah dan Duerah Se-Jawa Barat, sekaligus menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat untuk kemajuan organisasi serta demi terwujudnya IAD Jawa Barat menjadi organisasi yang solid, berkualitas, dan memberikan kontibusi nyata begi institusi, masyarakat, bangsa, dan negara.

Minggu, 28 September 2025

Turnamen Catur Bapera Cup 2025 Meriahkan HUT Karawang ke-392, Yang Digelar di Aula Husni Hamid Pemda Karawang

Karawang | Versitnews.com- Suasana Aula Husni Hamid, Komplek Pemda Karawang, Minggu (28/9/2025), tampak dipenuhi ratusan pecatur dari berbagai kalangan usia. Mereka hadir mengikuti Turnamen Catur Bapera Cup 2025 yang digelar Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Kabupaten Karawang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Karawang ke-392.

Turnamen ini mendapat sambutan luar biasa dengan diikuti oleh 104 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang. Dari remaja hingga orang dewasa, semua berkumpul dengan semangat sportivitas untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam olahraga catur.

Acara tersebut juga dihadiri Ketua Bapera Karawang Hj. Saidah Anwar, SH., perwakilan Kesbangpol Kabupaten Karawang yang diwakili Kabid Keorganisasi Aep Saepudin, Sekjen Percasi Karawang Rahmat serta jajaran pengurus Bapera Karawang yang menjadi panitia pelaksana.

Dalam poster resmi kegiatan yang dipasang di area aula, terlihat jelas foto Ketua Bapera Karawang, Hj. Saidah Anwar, SH., yang mengenakan seragam loreng khas Bapera dengan senyum optimis dan tangan mengepal sebagai simbol semangat. Poster itu juga memuat informasi detail seputar lomba, termasuk hadiah total Rp5,4 juta, kategori peserta, sistem pertandingan Swiss 7 babak, serta peraturan bahwa peserta wajib ber-KTP Karawang.

Dalam sambutannya, Hj. Saidah Anwar menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya turnamen perdana ini. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan dan silaturahmi.
"Ini pertama kalinya Bapera Karawang mengadakan turnamen catur khusus untuk peserta ber-KTP Karawang. Kegiatan ini sangat positif, memberikan ruang bagi masyarakat untuk terus mengasah kemampuan sekaligus mempererat tali silaturahmi. Saya senang melihat ada peserta muda yang masih belasan tahun ikut berkompetisi," ujarnya.

Saidah juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas sesuai dengan slogan turnamen Gens Una Sumus yang berarti Kita Satu Keluarga. la turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karawang, Bupati, Wakil Bupati, Sekda, serta Kesbangpol yang telah memberikan dukungan dan fasilitasi ruang. Tak lupa, ia juga mengapresiasi sponsorship Peruri dan PDAM, yang memungkinkan turnamen ini terselenggara dengan baik.

Di tempat yang sama, Kabid Keorganisasian Kesbangpol Karawang, Aep Saepudin, yang hadir mewakili Bupati, menyampaikan apresiasi terhadap Bapera Karawang. la menilai turnamen ini sebagai langkah positif yang patut dicontoh oleh organis masyarakat lainnya.

"Ini contoh positif dari organisasi masyarakat seperti Bapera yang mampu menghadirkan kegiatan perdana di Karawang dengan menginisiasi turnamen catur. Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Karawang mengucapkan selamat bertanding. Jaga sportivitas bersama, dan semoga kegiatan ini bisa menjadi ajang pencarian bibit atlet catur tangguh yang ke depan mampu mengharumkan nama Karawang," kata Aep.

Turnamen ini menggunakan sistem Swiss 7 babak dengan waktu pikir masing-masing peserta 15 menit. Para peserta diwajibkan membawa perlengkapan sendiri, seperti papan catur dan jam catur. Bagi pemenang, panitia telah menyiapkan hadiah dengan rincian: Juara 1 sebesar Rpl juta, Juara 2 Rp700 ribu, Juara 3 Rp500 ribu, hingga peringkat 30 dengan hadiah masing-masing Rp50 ribu.

Dengan dukungan penuh berbagai pihak, Turnamen Catur Bapera Cup 2025 menjadi bukti nyata bahwa olahraga catur di Karawang terus berkembang dan mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda untuk lebih berprestasi


Karawang | Versitnews.com- Suasana Aula Husni Hamid, Komplek Pemda Karawang, Minggu (28/9/2025), tampak dipenuhi ratusan pecatur dari berbagai kalangan usia. Mereka hadir mengikuti Turnamen Catur Bapera Cup 2025 yang digelar Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Kabupaten Karawang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Karawang ke-392.

Turnamen ini mendapat sambutan luar biasa dengan diikuti oleh 104 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang. Dari remaja hingga orang dewasa, semua berkumpul dengan semangat sportivitas untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam olahraga catur.

Acara tersebut juga dihadiri Ketua Bapera Karawang Hj. Saidah Anwar, SH., perwakilan Kesbangpol Kabupaten Karawang yang diwakili Kabid Keorganisasi Aep Saepudin, Sekjen Percasi Karawang Rahmat serta jajaran pengurus Bapera Karawang yang menjadi panitia pelaksana.

Dalam poster resmi kegiatan yang dipasang di area aula, terlihat jelas foto Ketua Bapera Karawang, Hj. Saidah Anwar, SH., yang mengenakan seragam loreng khas Bapera dengan senyum optimis dan tangan mengepal sebagai simbol semangat. Poster itu juga memuat informasi detail seputar lomba, termasuk hadiah total Rp5,4 juta, kategori peserta, sistem pertandingan Swiss 7 babak, serta peraturan bahwa peserta wajib ber-KTP Karawang.

Dalam sambutannya, Hj. Saidah Anwar menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya turnamen perdana ini. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan dan silaturahmi.
"Ini pertama kalinya Bapera Karawang mengadakan turnamen catur khusus untuk peserta ber-KTP Karawang. Kegiatan ini sangat positif, memberikan ruang bagi masyarakat untuk terus mengasah kemampuan sekaligus mempererat tali silaturahmi. Saya senang melihat ada peserta muda yang masih belasan tahun ikut berkompetisi," ujarnya.

Saidah juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas sesuai dengan slogan turnamen Gens Una Sumus yang berarti Kita Satu Keluarga. la turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karawang, Bupati, Wakil Bupati, Sekda, serta Kesbangpol yang telah memberikan dukungan dan fasilitasi ruang. Tak lupa, ia juga mengapresiasi sponsorship Peruri dan PDAM, yang memungkinkan turnamen ini terselenggara dengan baik.

Di tempat yang sama, Kabid Keorganisasian Kesbangpol Karawang, Aep Saepudin, yang hadir mewakili Bupati, menyampaikan apresiasi terhadap Bapera Karawang. la menilai turnamen ini sebagai langkah positif yang patut dicontoh oleh organis masyarakat lainnya.

"Ini contoh positif dari organisasi masyarakat seperti Bapera yang mampu menghadirkan kegiatan perdana di Karawang dengan menginisiasi turnamen catur. Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Karawang mengucapkan selamat bertanding. Jaga sportivitas bersama, dan semoga kegiatan ini bisa menjadi ajang pencarian bibit atlet catur tangguh yang ke depan mampu mengharumkan nama Karawang," kata Aep.

Turnamen ini menggunakan sistem Swiss 7 babak dengan waktu pikir masing-masing peserta 15 menit. Para peserta diwajibkan membawa perlengkapan sendiri, seperti papan catur dan jam catur. Bagi pemenang, panitia telah menyiapkan hadiah dengan rincian: Juara 1 sebesar Rpl juta, Juara 2 Rp700 ribu, Juara 3 Rp500 ribu, hingga peringkat 30 dengan hadiah masing-masing Rp50 ribu.

Dengan dukungan penuh berbagai pihak, Turnamen Catur Bapera Cup 2025 menjadi bukti nyata bahwa olahraga catur di Karawang terus berkembang dan mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda untuk lebih berprestasi


Milangkala KDMM Ke-4 Digelar Meriah, Angkat Tema “Nanjeurkeun Sosial Seni jeung Budaya”

‎‎KARAWANG – Komunitas Kang Dedi Mulyadi Mania (KDMM) menggelar milangkala atau hari jadi ke-4 di Kampung Budaya, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Minggu (28/9/2025).
‎Dengan mengusung tema “Nanjeurkeun Sosial, Seni jeung Budaya”, acara ini menjadi ajang kebersamaan sekaligus wujud nyata komitmen KDMM dalam melestarikan nilai-nilai kebudayaan Sunda serta mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
‎Ketua Panitia, Atma Wijaya atau akrab disapa Bang Pelor, menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga acara milangkala dapat berjalan meriah dan lancar. “Milangkala ini bukan hanya selebrasi, tapi juga momentum untuk terus menjaga persaudaraan dan melestarikan seni budaya,” ujarnya.
‎Sekretaris Panitia, Ambu Cuan, menambahkan bahwa kegiatan ini diisi dengan berbagai pertunjukan seni tradisi, diskusi budaya, serta kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat sekitar. “Kami ingin menunjukkan bahwa KDMM hadir bukan sekadar komunitas, melainkan wadah kebersamaan,” ungkapnya.
‎Bendahara kegiatan, Dewi Petir, menuturkan bahwa terselenggaranya acara ini merupakan hasil gotong royong dan kekompakan seluruh anggota KDMM, terutama berkat dukungan para donatur. “Kami berharap spirit kebersamaan ini terus terjaga, sehingga KDMM semakin solid dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
‎Acara milangkala turut dimeriahkan dengan penampilan seni budaya khas Sunda, mulai dari tarian tradisional, karawitan, hingga pupuh Sunda, yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan dan tokoh masyarakat.
"‎Wati juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bapak H.Ajang Supandi yang selalu setia mendukung KDMM, sembari mendoakan agar beliau senantiasa sehat dan panjang umur. 

Dan tidak lupa " Wati juga mengucapkan rasa terima kasih juga diberikan kepada para donatur yang selalu aktif mendukung kegiatan, di antaranya drs. Fikri, RS Dewi Sri, Ibu Hj,Sri Rahayu Anggota DPRD Jawabarat,serta Resto Kampung Budaya yang turut berperan besar dalam menyukseskan acara,"Ucap Wati
‎Dengan semangat kebersamaan, milangkala ke-4 KDMM ini menjadi bukti nyata bahwa komunitas mampu menghadirkan energi positif melalui penguatan nilai sosial, seni, dan budaya di Karawang,"pungkas Wati
‎‎KARAWANG – Komunitas Kang Dedi Mulyadi Mania (KDMM) menggelar milangkala atau hari jadi ke-4 di Kampung Budaya, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Minggu (28/9/2025).
‎Dengan mengusung tema “Nanjeurkeun Sosial, Seni jeung Budaya”, acara ini menjadi ajang kebersamaan sekaligus wujud nyata komitmen KDMM dalam melestarikan nilai-nilai kebudayaan Sunda serta mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
‎Ketua Panitia, Atma Wijaya atau akrab disapa Bang Pelor, menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga acara milangkala dapat berjalan meriah dan lancar. “Milangkala ini bukan hanya selebrasi, tapi juga momentum untuk terus menjaga persaudaraan dan melestarikan seni budaya,” ujarnya.
‎Sekretaris Panitia, Ambu Cuan, menambahkan bahwa kegiatan ini diisi dengan berbagai pertunjukan seni tradisi, diskusi budaya, serta kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat sekitar. “Kami ingin menunjukkan bahwa KDMM hadir bukan sekadar komunitas, melainkan wadah kebersamaan,” ungkapnya.
‎Bendahara kegiatan, Dewi Petir, menuturkan bahwa terselenggaranya acara ini merupakan hasil gotong royong dan kekompakan seluruh anggota KDMM, terutama berkat dukungan para donatur. “Kami berharap spirit kebersamaan ini terus terjaga, sehingga KDMM semakin solid dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
‎Acara milangkala turut dimeriahkan dengan penampilan seni budaya khas Sunda, mulai dari tarian tradisional, karawitan, hingga pupuh Sunda, yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan dan tokoh masyarakat.
"‎Wati juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bapak H.Ajang Supandi yang selalu setia mendukung KDMM, sembari mendoakan agar beliau senantiasa sehat dan panjang umur. 

Dan tidak lupa " Wati juga mengucapkan rasa terima kasih juga diberikan kepada para donatur yang selalu aktif mendukung kegiatan, di antaranya drs. Fikri, RS Dewi Sri, Ibu Hj,Sri Rahayu Anggota DPRD Jawabarat,serta Resto Kampung Budaya yang turut berperan besar dalam menyukseskan acara,"Ucap Wati
‎Dengan semangat kebersamaan, milangkala ke-4 KDMM ini menjadi bukti nyata bahwa komunitas mampu menghadirkan energi positif melalui penguatan nilai sosial, seni, dan budaya di Karawang,"pungkas Wati

Peringatan HUT Partai Golkar ke-61 di Kabupaten Karawang 28 September,Halaman Kantor Golkar Karawang


Karawangbicara.com-Dalam rangka memperingati HUT ke-61 Partai Golkar, DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang mengadakan Bazar Murah UMKM. Acara ini dihadiri oleh:

- Puteri Anetta Komarudin, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar
- Sri Rahayu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat
- Asep Ibe, Anggota DPRD Karawang dari Fraksi Golkar

Puteri Anetta Komarudin menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah ini bertujuan untuk, Aksi Sosial Membantu masyarakat yang membutuhkan. Memberdayakan UMKM Mendukung pelaku usaha kecil dengan memborong dagangan mereka.

"Puteri Anetta, Momentum HUT ke-61 mengingatkan semangat gotong royong dan kebersamaan Partai Golkar berkomitmen untuk mendukung ketahanan ekonomi di tingkat akar rumput.

Antusiasme masyarakat sangat besar, dan kegiatan serupa direncanakan akan digelar di berbagai wilayah pada bulan Desember.

Puteri Anetta juga mengapresiasi DPD Golkar Karawang atas terselenggaranya acara ini, yang merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah dengan menyediakan pangan murah.

“Partai Golkar bukan hanya sekadar berbicara politik, tetapi benar-benar hadir, bekerja, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Inilah bukti bahwa Golkar akan terus berjuang bersama rakyat, dari rakyat, dan untuk rakyat.”

Kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan ulang tahun partai, tetapi juga merupakan wujud nyata kepedulian Partai Golkar terhadap masyarakat. Melalui kegiatan ini, Golkar menegaskan posisinya sebagai partai yang selalu hadir di tengah rakyat, menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, serta memberikan solusi atas berbagai tantangan di era globalisasi dan kondisi ekonomi yang semakin kompleks.

Peringatan HUT Partai Golkar ke-61 di Kabupaten Karawang menjadi momentum penting, bukan hanya sebagai ajang konsolidasi, tetapi juga sebagai panggilan semangat bagi seluruh kader dan pengurus untuk bersatu, bergerak, dan berjuang. Dengan semangat kebersamaan, Partai Golkar Kabupaten Bekasi diyakini akan semakin solid dalam menatap masa depan, membawa harapan baru bagi masyarakat, dan memastikan kemenangan di Pemilu mendatang.

Karawangbicara.com-Dalam rangka memperingati HUT ke-61 Partai Golkar, DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang mengadakan Bazar Murah UMKM. Acara ini dihadiri oleh:

- Puteri Anetta Komarudin, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar
- Sri Rahayu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat
- Asep Ibe, Anggota DPRD Karawang dari Fraksi Golkar

Puteri Anetta Komarudin menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah ini bertujuan untuk, Aksi Sosial Membantu masyarakat yang membutuhkan. Memberdayakan UMKM Mendukung pelaku usaha kecil dengan memborong dagangan mereka.

"Puteri Anetta, Momentum HUT ke-61 mengingatkan semangat gotong royong dan kebersamaan Partai Golkar berkomitmen untuk mendukung ketahanan ekonomi di tingkat akar rumput.

Antusiasme masyarakat sangat besar, dan kegiatan serupa direncanakan akan digelar di berbagai wilayah pada bulan Desember.

Puteri Anetta juga mengapresiasi DPD Golkar Karawang atas terselenggaranya acara ini, yang merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah dengan menyediakan pangan murah.

“Partai Golkar bukan hanya sekadar berbicara politik, tetapi benar-benar hadir, bekerja, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Inilah bukti bahwa Golkar akan terus berjuang bersama rakyat, dari rakyat, dan untuk rakyat.”

Kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan ulang tahun partai, tetapi juga merupakan wujud nyata kepedulian Partai Golkar terhadap masyarakat. Melalui kegiatan ini, Golkar menegaskan posisinya sebagai partai yang selalu hadir di tengah rakyat, menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, serta memberikan solusi atas berbagai tantangan di era globalisasi dan kondisi ekonomi yang semakin kompleks.

Peringatan HUT Partai Golkar ke-61 di Kabupaten Karawang menjadi momentum penting, bukan hanya sebagai ajang konsolidasi, tetapi juga sebagai panggilan semangat bagi seluruh kader dan pengurus untuk bersatu, bergerak, dan berjuang. Dengan semangat kebersamaan, Partai Golkar Kabupaten Bekasi diyakini akan semakin solid dalam menatap masa depan, membawa harapan baru bagi masyarakat, dan memastikan kemenangan di Pemilu mendatang.

DPC Partai Gerindra Karawang Gelar Sunatan Massal di Kampung Budaya Desa Wadas‎


Karawangbicara – Wujud kepedulian sosial terus ditunjukkan DPC Partai Gerindra Karawang. Kali ini, kegiatan sunatan massal digelar di Kampung Budaya, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Minggu (28/9/2025).
‎Acara berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Puluhan anak didampingi orang tuanya mengikuti prosesi sunat gratis yang diselenggarakan dengan dukungan tenaga medis, relawan, dan panitia. Selain layanan kesehatan, panitia juga menyiapkan bingkisan serta santunan untuk para peserta.
‎‎Ketua DPC Partai Gerindra Karawang, H. Ajang supandi, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang turut mendukung. “Kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian Partai Gerindra terhadap masyarakat. Kami ingin hadir membantu, khususnya di bidang sosial dan kesehatan,” ujar Ajang
‎Pemerintah Desa (Pemdes) Wadas, H. Jujun junaedi memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Kepala Desa Wadas menyebutkan bahwa program sosial seperti sunatan massal sangat membantu masyarakat. “Kami ucapkan terima kasih kepada DPC Gerindra Karawang. Kegiatan ini bukan hanya meringankan beban warga, tapi juga mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dan para pemangku kepentingan,” ungkapnya
‎Tokoh masyarakat setempat pun menilai langkah Gerindra Karawang sangat berarti bagi warga, karena dapat memberikan manfaat langsung bagi keluarga peserta.
‎Daftar Peserta Sunatan Massal:
‎1. Aska Fitra Ramadhan (8), Adiarsa Timur
‎2. Haikal Adzril Ansory (6), Suka Makmur
‎3. Pahmi Faturrahman (9), Sukamakmur
‎4. Rangga Agustin (7), Wadas Lemahabang
‎5. Aghni Mulki Abdilah (7), Wadas Lemahabang
‎6. Widansah Putra Setiawan (12), Wadas Lemahabang
‎7. Danu Anggara (8), Karawang Kulon
‎8. Padli Amalul Arfan (6), Karawang Kulon
‎9. Fajar Setiawan (9), Suka Makmur
‎10. Alif Yaksay (3), Wadas
‎11. Ahmad Solehudin (10), Jayakerta
‎12. Muhamad Adik Okta (11), Karawang Barat
‎13. Andi Azka Aldrick (11), Johar Barat
‎14. Dylan Abrisam Rafid (7), Karawang
‎15. Azzraqa M (6), Margasari
‎16. Azzraqi M (6), Margasari
‎17. Pandu Rizki Rhamadan (7), Cipondoh
‎18. Arkana Abdurrahman Hakim (5), Karawang Wetan
‎19. Ahmad Solehudin (9), Karawang Kulon
‎20. Muhamad Adik Okta, Karawang Kulon
‎Dengan kegiatan ini, DPC Partai Gerindra Karawang kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan berperan aktif dalam mendorong kesejahteraan rakyat

Karawangbicara – Wujud kepedulian sosial terus ditunjukkan DPC Partai Gerindra Karawang. Kali ini, kegiatan sunatan massal digelar di Kampung Budaya, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Minggu (28/9/2025).
‎Acara berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Puluhan anak didampingi orang tuanya mengikuti prosesi sunat gratis yang diselenggarakan dengan dukungan tenaga medis, relawan, dan panitia. Selain layanan kesehatan, panitia juga menyiapkan bingkisan serta santunan untuk para peserta.
‎‎Ketua DPC Partai Gerindra Karawang, H. Ajang supandi, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang turut mendukung. “Kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian Partai Gerindra terhadap masyarakat. Kami ingin hadir membantu, khususnya di bidang sosial dan kesehatan,” ujar Ajang
‎Pemerintah Desa (Pemdes) Wadas, H. Jujun junaedi memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Kepala Desa Wadas menyebutkan bahwa program sosial seperti sunatan massal sangat membantu masyarakat. “Kami ucapkan terima kasih kepada DPC Gerindra Karawang. Kegiatan ini bukan hanya meringankan beban warga, tapi juga mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dan para pemangku kepentingan,” ungkapnya
‎Tokoh masyarakat setempat pun menilai langkah Gerindra Karawang sangat berarti bagi warga, karena dapat memberikan manfaat langsung bagi keluarga peserta.
‎Daftar Peserta Sunatan Massal:
‎1. Aska Fitra Ramadhan (8), Adiarsa Timur
‎2. Haikal Adzril Ansory (6), Suka Makmur
‎3. Pahmi Faturrahman (9), Sukamakmur
‎4. Rangga Agustin (7), Wadas Lemahabang
‎5. Aghni Mulki Abdilah (7), Wadas Lemahabang
‎6. Widansah Putra Setiawan (12), Wadas Lemahabang
‎7. Danu Anggara (8), Karawang Kulon
‎8. Padli Amalul Arfan (6), Karawang Kulon
‎9. Fajar Setiawan (9), Suka Makmur
‎10. Alif Yaksay (3), Wadas
‎11. Ahmad Solehudin (10), Jayakerta
‎12. Muhamad Adik Okta (11), Karawang Barat
‎13. Andi Azka Aldrick (11), Johar Barat
‎14. Dylan Abrisam Rafid (7), Karawang
‎15. Azzraqa M (6), Margasari
‎16. Azzraqi M (6), Margasari
‎17. Pandu Rizki Rhamadan (7), Cipondoh
‎18. Arkana Abdurrahman Hakim (5), Karawang Wetan
‎19. Ahmad Solehudin (9), Karawang Kulon
‎20. Muhamad Adik Okta, Karawang Kulon
‎Dengan kegiatan ini, DPC Partai Gerindra Karawang kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan berperan aktif dalam mendorong kesejahteraan rakyat
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done