VERSITNEWS

Selasa, 14 Oktober 2025

Ketua DPRD Karawang H.Endang Sodikin, S.Pd.I.,S.H., M.H., Dorong Pemuda Jadi Garda Terdepan Pertanian Berkelanjutan

Karawang | Versitnews.com,– Dalam upaya menumbuhkan semangat pertanian berkelanjutan di kalangan generasi muda, Sekolah Tani Karawang menggelar kegiatan bertajuk “Hijaukan Masa Depan: Pertanian Berkelanjutan untuk Generasi Berikutnya” di Rumah Makan Pawon Sae, Karawang, Senin (14/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Ketua DPRD Kabupaten Karawang H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H.; Ketua DPD PTI Jawa Barat Dea Eka Rizaldi, S.H.; Ketua DPC PTI Karawang H. Emed Tarmedi, S.KM., M.H.; Bendahara DPC PTI Karawang Hendra Wijaya, S.Psi., M.Si.; serta Sekretaris DPC PTI Karawang Rafly Alief Lazuardi, S.E.

Turut hadir pula Ketua KNPI Kabupaten Karawang Faisal Muhammad, perwakilan dari PT Bulog Cabang Karawang Rina, serta perwakilan Kodim dan Polres Karawang, bersama sejumlah pemuda tani Karawang

Dalam sambutannya, Ketua DPD PTI Jawa Barat Dea Eka Rizaldi menekankan bahwa pertanian bukan hanya sekadar soal teknik menanam, melainkan juga menyangkut nilai spiritual dan kesabaran dalam prosesnya.

Menurut saya, pertanian bukan hanya cara menanam, tetapi juga bagaimana menanam dengan doa dan ketulusan. Dengan kesabaran dan fokus, saya berharap pertanian di Kabupaten Karawang bisa lebih maju,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Karawang H. Endang Sodikin memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan Sekolah Tani yang digagas oleh PTI Karawang.

Petani Karawang harus bisa lebih maju dari daerah lain. Karawang memiliki lahan pertanian yang luas — sekitar 20% lebih banyak dibandingkan daerah lain di Jawa Barat. Kegiatan seperti ini patut menjadi contoh bagi wilayah lain,” ungkapnya.

H. Endang juga menjelaskan bahwa Sekolah Tani merupakan bagian dari program Pemuda Tani Indonesia (PTI), organisasi yang berada di bawah pembinaan langsung Presiden RI Bapak Prabowo Subianto. Melalui program ini, para pemuda tani diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam mentransformasi pola pikir serta menghadirkan inovasi di sektor pertanian.

Saya berharap pemuda tani bisa memberikan pencerahan bagi petani yang masih menggunakan cara lama. Selain itu, potensi besar di sektor pertambakan juga perlu digarap serius. Dengan ribuan hektare lahan tambak di Karawang, jika dikelola bersama para pemuda tani, kita bisa menghasilkan produk unggulan seperti bandeng presto dan olahan lainnya,” pungkasnya.

Menambahkan hal tersebut, Ketua DPC PTI Karawang H. Emed Tarmedi, S.KM., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat peran generasi muda dalam mengembangkan pertanian lokal yang modern dan berkelanjutan.

“Sekolah Tani ini bukan sekadar forum pelatihan, tetapi wadah pembelajaran bagi pemuda Karawang agar lebih mencintai tanahnya sendiri. Kami ingin mencetak generasi petani yang cerdas, mandiri, dan mampu beradaptasi dengan teknologi pertanian masa kini,” tuturnya.

H. Emed juga menegaskan bahwa PTI Karawang berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan pelatihan kepada para petani muda, agar hasil pertanian di Karawang tidak hanya meningkat dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas.

Kami ingin membangun sistem pertanian yang ramah lingkungan, produktif, dan berdaya saing. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan,” tambahnya.

Kegiatan Sekolah Tani Karawang ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan para petani muda dalam mewujudkan pertanian Karawang yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.


(Red)
Karawang | Versitnews.com,– Dalam upaya menumbuhkan semangat pertanian berkelanjutan di kalangan generasi muda, Sekolah Tani Karawang menggelar kegiatan bertajuk “Hijaukan Masa Depan: Pertanian Berkelanjutan untuk Generasi Berikutnya” di Rumah Makan Pawon Sae, Karawang, Senin (14/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Ketua DPRD Kabupaten Karawang H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H.; Ketua DPD PTI Jawa Barat Dea Eka Rizaldi, S.H.; Ketua DPC PTI Karawang H. Emed Tarmedi, S.KM., M.H.; Bendahara DPC PTI Karawang Hendra Wijaya, S.Psi., M.Si.; serta Sekretaris DPC PTI Karawang Rafly Alief Lazuardi, S.E.

Turut hadir pula Ketua KNPI Kabupaten Karawang Faisal Muhammad, perwakilan dari PT Bulog Cabang Karawang Rina, serta perwakilan Kodim dan Polres Karawang, bersama sejumlah pemuda tani Karawang

Dalam sambutannya, Ketua DPD PTI Jawa Barat Dea Eka Rizaldi menekankan bahwa pertanian bukan hanya sekadar soal teknik menanam, melainkan juga menyangkut nilai spiritual dan kesabaran dalam prosesnya.

Menurut saya, pertanian bukan hanya cara menanam, tetapi juga bagaimana menanam dengan doa dan ketulusan. Dengan kesabaran dan fokus, saya berharap pertanian di Kabupaten Karawang bisa lebih maju,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Karawang H. Endang Sodikin memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan Sekolah Tani yang digagas oleh PTI Karawang.

Petani Karawang harus bisa lebih maju dari daerah lain. Karawang memiliki lahan pertanian yang luas — sekitar 20% lebih banyak dibandingkan daerah lain di Jawa Barat. Kegiatan seperti ini patut menjadi contoh bagi wilayah lain,” ungkapnya.

H. Endang juga menjelaskan bahwa Sekolah Tani merupakan bagian dari program Pemuda Tani Indonesia (PTI), organisasi yang berada di bawah pembinaan langsung Presiden RI Bapak Prabowo Subianto. Melalui program ini, para pemuda tani diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam mentransformasi pola pikir serta menghadirkan inovasi di sektor pertanian.

Saya berharap pemuda tani bisa memberikan pencerahan bagi petani yang masih menggunakan cara lama. Selain itu, potensi besar di sektor pertambakan juga perlu digarap serius. Dengan ribuan hektare lahan tambak di Karawang, jika dikelola bersama para pemuda tani, kita bisa menghasilkan produk unggulan seperti bandeng presto dan olahan lainnya,” pungkasnya.

Menambahkan hal tersebut, Ketua DPC PTI Karawang H. Emed Tarmedi, S.KM., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat peran generasi muda dalam mengembangkan pertanian lokal yang modern dan berkelanjutan.

“Sekolah Tani ini bukan sekadar forum pelatihan, tetapi wadah pembelajaran bagi pemuda Karawang agar lebih mencintai tanahnya sendiri. Kami ingin mencetak generasi petani yang cerdas, mandiri, dan mampu beradaptasi dengan teknologi pertanian masa kini,” tuturnya.

H. Emed juga menegaskan bahwa PTI Karawang berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan pelatihan kepada para petani muda, agar hasil pertanian di Karawang tidak hanya meningkat dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas.

Kami ingin membangun sistem pertanian yang ramah lingkungan, produktif, dan berdaya saing. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan,” tambahnya.

Kegiatan Sekolah Tani Karawang ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan para petani muda dalam mewujudkan pertanian Karawang yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.


(Red)

Ketua DPRD Karawang Dorong Pemuda Jadi Garda Depan Pertanian Berkelanjutan‎

‎KARAWANG – Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H., menghadiri kegiatan Sekolah Tani Karawang yang mengusung tema “Hijaukan Daun Pertanian Berkelanjutan untuk Generasi Berikutnya”, bertempat di Rumah Makan Pawon Sae, Karawang, Selasa (14/10/2025).
‎Dalam kegiatan tersebut, H. Endang juga hadir sebagai narasumber utama yang memberikan motivasi dan arahan kepada para peserta.
‎Acara turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua DPD PTI Jawa Barat Dea Eka Rizaldi, S.H., Ketua DPC PTI Karawang H. Emed Tarmedi, S.KM., M.H., Bendahara DPC PTI Karawang Hendra Wijaya, S.Psi., M.Si., Sekretaris DPC PTI Karawang Rafly Alief Lazuardi, S.E., Ketua KNPI Karawang Faisal Muhammad, serta perwakilan dari PT Bulog Cabang Karawang, Kodim 0604/Karawang, Polres Karawang, dan para pemuda tani Karawang.
‎Dalam sambutannya, H. Endang menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemuda Tani Indonesia (PTI) Karawang atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Kabupaten Karawang memiliki potensi besar di sektor pertanian yang harus terus dikembangkan dan dikelola secara modern.
‎Petani Kabupaten Karawang harus bisa lebih maju dari daerah lain. Karawang memiliki lahan pertanian yang lebih luas, sekitar 20 persen lebih banyak dibanding wilayah lain di Jawa Barat. Saya sangat mengapresiasi PTI Karawang yang telah melaksanakan kegiatan ini. Semoga menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar H. Endang.
‎Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Sekolah Tani merupakan program dari organisasi Pemuda Tani Indonesia (PTI) yang berada di bawah pembinaan langsung Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto. Melalui kegiatan ini, ia berharap pemuda tani dapat menjadi garda terdepan transformasi pola pikir dan inovasi di sektor pertanian.
‎Saya berharap pemuda tani bisa memberikan pencerahan kepada petani yang masih berpegang pada paradigma lama. Selain itu, potensi besar di sektor pertambakan juga perlu digarap. Dengan ribuan hektare lahan tambak di Karawang, jika dikelola secara kreatif, bisa menghasilkan produk unggulan seperti bandeng presto dan olahan lainnya,” tambahnya.
‎H. Endang juga memaparkan bahwa saat ini produksi pertanian di Karawang telah mencapai 1,4 juta ton per tahun. Dengan adanya peran aktif pemuda tani dan kolaborasi bersama Dinas Pertanian, angka tersebut diharapkan meningkat menjadi 1,6 hingga 1,8 juta ton per tahun.
‎Kuncinya ada pada ilmu dan inovasi. Dengan semangat pemuda tani yang kreatif dan kolaboratif, saya yakin Karawang bisa menjadi pusat pertanian unggulan di Jawa Barat,” pungkasnya.
‎Kegiatan Sekolah Tani Karawang ini menjadi momentum penting bagi para pemuda tani untuk memperkuat sinergi, memperluas wawasan, dan membangun masa depan pertanian Karawang yang maju, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi.
(Red)
‎KARAWANG – Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H., menghadiri kegiatan Sekolah Tani Karawang yang mengusung tema “Hijaukan Daun Pertanian Berkelanjutan untuk Generasi Berikutnya”, bertempat di Rumah Makan Pawon Sae, Karawang, Selasa (14/10/2025).
‎Dalam kegiatan tersebut, H. Endang juga hadir sebagai narasumber utama yang memberikan motivasi dan arahan kepada para peserta.
‎Acara turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua DPD PTI Jawa Barat Dea Eka Rizaldi, S.H., Ketua DPC PTI Karawang H. Emed Tarmedi, S.KM., M.H., Bendahara DPC PTI Karawang Hendra Wijaya, S.Psi., M.Si., Sekretaris DPC PTI Karawang Rafly Alief Lazuardi, S.E., Ketua KNPI Karawang Faisal Muhammad, serta perwakilan dari PT Bulog Cabang Karawang, Kodim 0604/Karawang, Polres Karawang, dan para pemuda tani Karawang.
‎Dalam sambutannya, H. Endang menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemuda Tani Indonesia (PTI) Karawang atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Kabupaten Karawang memiliki potensi besar di sektor pertanian yang harus terus dikembangkan dan dikelola secara modern.
‎Petani Kabupaten Karawang harus bisa lebih maju dari daerah lain. Karawang memiliki lahan pertanian yang lebih luas, sekitar 20 persen lebih banyak dibanding wilayah lain di Jawa Barat. Saya sangat mengapresiasi PTI Karawang yang telah melaksanakan kegiatan ini. Semoga menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar H. Endang.
‎Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Sekolah Tani merupakan program dari organisasi Pemuda Tani Indonesia (PTI) yang berada di bawah pembinaan langsung Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto. Melalui kegiatan ini, ia berharap pemuda tani dapat menjadi garda terdepan transformasi pola pikir dan inovasi di sektor pertanian.
‎Saya berharap pemuda tani bisa memberikan pencerahan kepada petani yang masih berpegang pada paradigma lama. Selain itu, potensi besar di sektor pertambakan juga perlu digarap. Dengan ribuan hektare lahan tambak di Karawang, jika dikelola secara kreatif, bisa menghasilkan produk unggulan seperti bandeng presto dan olahan lainnya,” tambahnya.
‎H. Endang juga memaparkan bahwa saat ini produksi pertanian di Karawang telah mencapai 1,4 juta ton per tahun. Dengan adanya peran aktif pemuda tani dan kolaborasi bersama Dinas Pertanian, angka tersebut diharapkan meningkat menjadi 1,6 hingga 1,8 juta ton per tahun.
‎Kuncinya ada pada ilmu dan inovasi. Dengan semangat pemuda tani yang kreatif dan kolaboratif, saya yakin Karawang bisa menjadi pusat pertanian unggulan di Jawa Barat,” pungkasnya.
‎Kegiatan Sekolah Tani Karawang ini menjadi momentum penting bagi para pemuda tani untuk memperkuat sinergi, memperluas wawasan, dan membangun masa depan pertanian Karawang yang maju, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi.
(Red)

Senin, 13 Oktober 2025

Titik Terang Misteri Kematian Seorang Warga Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

Karawang | Versitnews.com- Titik terang Misteri kematian seorang warga Pebayuran, Kabupaten Bekasi, menjadi sorotan publik setelah ditemukan sejumlah kejanggalan medis usai perawatan di RS Hastin Karawang. Pasien bernama Mursiiti (62), warga Kampung Pamahan RT 001/001, Desa Sumberurip, meninggal dunia tiga hari setelah pulang dari rumah sakit dengan kondisi tubuh yang menimbulkan tanda tanya besar bagi keluarga.

Awalnya, korban hanya mengeluhkan bisul di bagian pantat. Pihak keluarga membawa Mursiiti ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Hastin Karawang untuk mendapatkan penanganan. Setibanya di IGD, korban langsung diperiksa oleh dokter jaga.

“Pertama kali masuk ke RS Hastin, ibu diperiksa di IGD. Dokter tanya keluhannya, ibu jawab bisul di pantat. Tapi setelah perut diperiksa, katanya ada cairan dan langsung disuruh rontgen,” ujar salah satu anggota keluarga, Sabtu (12/10/2025).

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya cairan di bagian perut, dan dokter menyatakan bahwa pasien harus segera dioperasi. Pihak keluarga pun diminta menandatangani surat persetujuan operasi serta pemasangan selang di kemaluan, yang dijelaskan sebagai bagian dari prosedur medis.

Operasi dilakukan pada Selasa pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Namun, pihak keluarga mengaku tidak mendapatkan penjelasan rinci terkait lokasi sayatan operasi maupun kondisi pasien setelah tindakan medis tersebut.

Kondisi Pasien Memburuk Setelah Pulang

Beberapa hari setelah dirawat, Mursiiti dipulangkan ke rumah. Namun saat anaknya mengganti popok (pempers), keluarga terkejut mendapati kondisi yang janggal: terdapat dua luka besar di bagian perut — sisi kiri mengeluarkan darah, sedangkan sisi kanan mengeluarkan cairan hitam pekat.

Lebih mengejutkan lagi, ditemukan pula bekas operasi di dekat kemaluan, yang sama sekali tidak pernah dijelaskan oleh pihak rumah sakit sebelumnya.

“Kami tahu ibu dioperasi, tapi tidak diberitahu kalau ada luka besar di perut dan bekas sayatan di dekat kemaluan. Setelah pulang dan diganti Pampers, baru terlihat luka di kiri keluar darah, kanan keluar cairan hitam. Kami sangat kaget,” tutur anggota keluarga dengan nada sedih.

Kondisi korban terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia tiga hari kemudian.

(Red)
Karawang | Versitnews.com- Titik terang Misteri kematian seorang warga Pebayuran, Kabupaten Bekasi, menjadi sorotan publik setelah ditemukan sejumlah kejanggalan medis usai perawatan di RS Hastin Karawang. Pasien bernama Mursiiti (62), warga Kampung Pamahan RT 001/001, Desa Sumberurip, meninggal dunia tiga hari setelah pulang dari rumah sakit dengan kondisi tubuh yang menimbulkan tanda tanya besar bagi keluarga.

Awalnya, korban hanya mengeluhkan bisul di bagian pantat. Pihak keluarga membawa Mursiiti ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Hastin Karawang untuk mendapatkan penanganan. Setibanya di IGD, korban langsung diperiksa oleh dokter jaga.

“Pertama kali masuk ke RS Hastin, ibu diperiksa di IGD. Dokter tanya keluhannya, ibu jawab bisul di pantat. Tapi setelah perut diperiksa, katanya ada cairan dan langsung disuruh rontgen,” ujar salah satu anggota keluarga, Sabtu (12/10/2025).

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya cairan di bagian perut, dan dokter menyatakan bahwa pasien harus segera dioperasi. Pihak keluarga pun diminta menandatangani surat persetujuan operasi serta pemasangan selang di kemaluan, yang dijelaskan sebagai bagian dari prosedur medis.

Operasi dilakukan pada Selasa pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Namun, pihak keluarga mengaku tidak mendapatkan penjelasan rinci terkait lokasi sayatan operasi maupun kondisi pasien setelah tindakan medis tersebut.

Kondisi Pasien Memburuk Setelah Pulang

Beberapa hari setelah dirawat, Mursiiti dipulangkan ke rumah. Namun saat anaknya mengganti popok (pempers), keluarga terkejut mendapati kondisi yang janggal: terdapat dua luka besar di bagian perut — sisi kiri mengeluarkan darah, sedangkan sisi kanan mengeluarkan cairan hitam pekat.

Lebih mengejutkan lagi, ditemukan pula bekas operasi di dekat kemaluan, yang sama sekali tidak pernah dijelaskan oleh pihak rumah sakit sebelumnya.

“Kami tahu ibu dioperasi, tapi tidak diberitahu kalau ada luka besar di perut dan bekas sayatan di dekat kemaluan. Setelah pulang dan diganti Pampers, baru terlihat luka di kiri keluar darah, kanan keluar cairan hitam. Kami sangat kaget,” tutur anggota keluarga dengan nada sedih.

Kondisi korban terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia tiga hari kemudian.

(Red)

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Lakukan Silaturahmi ke PWNU Jawa Barat

‎BANDUNG – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, melakukan kunjungan silaturahmi ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat pada Senin (13/10/2025). Kunjungan tersebut disambut hangat oleh jajaran pengurus PWNU Jawa Barat di kantor organisasi tersebut.
‎Dalam kunjungan yang bersifat silaturahmi ini, Mayjen TNI Kosasih diterima langsung oleh Rois PWNU Jawa Barat Dr.KH Abun Bunyamin,MA bersama Katib PWNU Jawa Barat, KH. Fatahillah, S.Pd.i., Serta sejumlah pengurus lainnya. Hadir pula Ketua PWNU Jawa Barat KH. Muhadi Muhammad. SH, dan Sekretaris PWNU Jawa Barat yang baru, H. Aceng Amruloh.
‎KH. Muhadi Muhammad. SH menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kunjungan Pangdam III/Siliwangi. Menurutnya, silaturahmi tersebut menjadi bentuk sinergi antara TNI dan ulama dalam menjaga keutuhan serta keamanan masyarakat Jawa Barat.
Kunjungan Pangdam III Siliwangi ke PWNU Jawa Barat memiliki beberapa tujuan, antara lain:

1. Silaturrahmi dan mohon do'a serta nasehat dari tokoh NU.

2. Membuka peluang bagi santri untuk menjadi TNI, sehingga dapat memperkuat hubungan antara NU dan TNI.

3. NU dan TNI dapat bersama-sama membangun negeri, dengan memperkuat sinergi dan kerja sama antara kedua belah pihak.

4. NU menjaga iman dan TNI menjaga aman, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang aman dan damai bagi masyarakat.

Dengan demikian, kunjungan Pangdam III Siliwangi ke PWNU Jawa Barat dapat memperkuat hubungan antara NU dan TNI, serta meningkatkan kerja sama dalam membangun negeri.

‎Kami menyambut dengan penuh kebahagiaan. Silaturahmi ini bukan hanya mempererat hubungan antara TNI dan NU, tapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi dalam menjaga kondusivitas daerah,” ujar KH. Muhadi Muhammad.
Sementara itu, Pangdam lll Siliwangi,"Kosasih dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) yang telah menyambut kedatangannya dengan baik.

“Semoga di hari-hari berikutnya kami bisa kembali bersilaturahmi, berkontribusi, dan bersinergi baik dengan PWNU Jawabarat disini,” ucapnya Kosasih.

‎Mayjen TNI Kosasih juga mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat PWNU Jawa Barat. Ia menegaskan pentingnya kebersamaan antara tokoh agama dan aparat negara dalam menjaga kerukunan serta ketahanan sosial masyarakat."Ungkapnya
‎Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan. Di akhir pertemuan, kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai peran strategis ulama dan TNI dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan moderasi beragama di Jawa Barat.

Dengan semangat kebersamaan, acara ini diharapkan menjadi titik awal penguatan koordinasi antara Pangdam Siliwangi dengan pengurus PWNU di seluruh level struktural—dari wilayah hingga menjadikan NU sebagai pilar utama kerukunan, pendidikan, ekonomi, dan dakwah yang ramah serta membumi.


(Red)


‎BANDUNG – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, melakukan kunjungan silaturahmi ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat pada Senin (13/10/2025). Kunjungan tersebut disambut hangat oleh jajaran pengurus PWNU Jawa Barat di kantor organisasi tersebut.
‎Dalam kunjungan yang bersifat silaturahmi ini, Mayjen TNI Kosasih diterima langsung oleh Rois PWNU Jawa Barat Dr.KH Abun Bunyamin,MA bersama Katib PWNU Jawa Barat, KH. Fatahillah, S.Pd.i., Serta sejumlah pengurus lainnya. Hadir pula Ketua PWNU Jawa Barat KH. Muhadi Muhammad. SH, dan Sekretaris PWNU Jawa Barat yang baru, H. Aceng Amruloh.
‎KH. Muhadi Muhammad. SH menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kunjungan Pangdam III/Siliwangi. Menurutnya, silaturahmi tersebut menjadi bentuk sinergi antara TNI dan ulama dalam menjaga keutuhan serta keamanan masyarakat Jawa Barat.
Kunjungan Pangdam III Siliwangi ke PWNU Jawa Barat memiliki beberapa tujuan, antara lain:

1. Silaturrahmi dan mohon do'a serta nasehat dari tokoh NU.

2. Membuka peluang bagi santri untuk menjadi TNI, sehingga dapat memperkuat hubungan antara NU dan TNI.

3. NU dan TNI dapat bersama-sama membangun negeri, dengan memperkuat sinergi dan kerja sama antara kedua belah pihak.

4. NU menjaga iman dan TNI menjaga aman, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang aman dan damai bagi masyarakat.

Dengan demikian, kunjungan Pangdam III Siliwangi ke PWNU Jawa Barat dapat memperkuat hubungan antara NU dan TNI, serta meningkatkan kerja sama dalam membangun negeri.

‎Kami menyambut dengan penuh kebahagiaan. Silaturahmi ini bukan hanya mempererat hubungan antara TNI dan NU, tapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi dalam menjaga kondusivitas daerah,” ujar KH. Muhadi Muhammad.
Sementara itu, Pangdam lll Siliwangi,"Kosasih dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) yang telah menyambut kedatangannya dengan baik.

“Semoga di hari-hari berikutnya kami bisa kembali bersilaturahmi, berkontribusi, dan bersinergi baik dengan PWNU Jawabarat disini,” ucapnya Kosasih.

‎Mayjen TNI Kosasih juga mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat PWNU Jawa Barat. Ia menegaskan pentingnya kebersamaan antara tokoh agama dan aparat negara dalam menjaga kerukunan serta ketahanan sosial masyarakat."Ungkapnya
‎Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan. Di akhir pertemuan, kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai peran strategis ulama dan TNI dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan moderasi beragama di Jawa Barat.

Dengan semangat kebersamaan, acara ini diharapkan menjadi titik awal penguatan koordinasi antara Pangdam Siliwangi dengan pengurus PWNU di seluruh level struktural—dari wilayah hingga menjadikan NU sebagai pilar utama kerukunan, pendidikan, ekonomi, dan dakwah yang ramah serta membumi.


(Red)


Penyaluran Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kecamatan Karawang Barat

Karawang | Versitnews.com- Senin 13 Oktober 2025 Pemerintah Kecamatan Karawang Barat melaksanakan kegiatan pembagian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada masyarakat penerima manfaat. Kegiatan ini dilakukan di Kantor Kelurahan Karangpawitan dan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan suasana tertib, aman, serta lancar.

Program pembagian KKS merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu. 
Kartu Keluarga Sejahtera menjadi sarana penting bagi penerima manfaat dalam mengakses berbagai bentuk bantuan sosial, baik berupa bantuan pangan non-tunai (BPNT) maupun program perlindungan sosial lainnya. 
Total KPM Karawang Barat 6,511 orang
Disalurkan di 8 kelurahan PKH,BPNT 

Himbauan kepada masyarakat setelah Menerima Kartu jangan mencoba Transaksi Ke ATM, menunggu informasi dari pihak bank BNI, Jika tidak dapat no pin ATM Harap laporkan kepada pendamping PKH /sembako atau PSM kelurahan

Kehadiran KKS diharapkan mampu membantu keluarga prasejahtera dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari sehingga taraf hidup masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan.
Kegiatan pembagian KKS di Kecamatan Karawang Barat kali ini didampingi oleh pendamping program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Para pendamping berperan aktif dalam memberikan arahan teknis, mendampingi warga saat proses verifikasi, serta memastikan penyerahan kartu berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Kehadiran para pendamping tersebut sangat membantu masyarakat penerima manfaat agar lebih memahami fungsi KKS, mekanisme penggunaan, dan tata cara pengambilan bantuan yang tersedia melalui kartu tersebut.
"Ketua IPSM Kabupaten Karawang "Oop Sopiah Husen dalam arahannya menyampaikan bahwa KKS bukan hanya sekadar kartu, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat. Ia juga menekankan agar para penerima manfaat benar-benar menggunakan bantuan tersebut untuk kebutuhan keluarga dan tidak mengalihkannya pada hal-hal yang tidak sesuai."Tegas Oop.

Selama pelaksanaan kegiatan, masyarakat penerima manfaat tampak antusias. Proses administrasi berjalan dengan lancar karena didukung penataan yang rapi serta koordinasi antara panitia pelaksana dan para pendamping. 

Setiap warga yang hadir mendapatkan pelayanan secara bergiliran sesuai nomor antrean yang telah disiapkan, sehingga kegiatan berlangsung tertib tanpa adanya kericuhan maupun hambatan berarti.

Masyarakat penerima KKS menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Dengan adanya KKS, mereka merasa lebih terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Pemerintah Kecamatan Karawang Barat menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan sesuai arahan dari pemerintah pusat dan kementerian terkait, dengan tujuan untuk menjamin keberlangsungan program perlindungan sosial yang tepat sasaran.

Melalui kegiatan pembagian Kartu Keluarga Sejahtera ini, diharapkan tercipta peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Karawang Barat. Pemerintah kecamatan bersama pendamping BPNT, PKH, dan TKSK serta IPSM berkomitmen untuk menjaga akuntabilitas, transparansi, serta memastikan bahwa setiap bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak. Hal ini menjadi langkah konkret dalam mendukung program pengentasan kemiskinan serta memperkuat peran negara dalam memberikan perlindungan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat,"Ucap Oop.

Pembagian kartu KKS ini dilakukan melalui bank-bank yang ditunjuk oleh pemerintah, seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Penerima bantuan harus hadir secara langsung saat pengambilan kartu KKS dan tidak dapat diwakilkan.

Pembagian kartu KKS ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial. Dengan demikian, bantuan dapat diterima tepat waktu dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan,"Pungkas Oop.
Karawang | Versitnews.com- Senin 13 Oktober 2025 Pemerintah Kecamatan Karawang Barat melaksanakan kegiatan pembagian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada masyarakat penerima manfaat. Kegiatan ini dilakukan di Kantor Kelurahan Karangpawitan dan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan suasana tertib, aman, serta lancar.

Program pembagian KKS merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu. 
Kartu Keluarga Sejahtera menjadi sarana penting bagi penerima manfaat dalam mengakses berbagai bentuk bantuan sosial, baik berupa bantuan pangan non-tunai (BPNT) maupun program perlindungan sosial lainnya. 
Total KPM Karawang Barat 6,511 orang
Disalurkan di 8 kelurahan PKH,BPNT 

Himbauan kepada masyarakat setelah Menerima Kartu jangan mencoba Transaksi Ke ATM, menunggu informasi dari pihak bank BNI, Jika tidak dapat no pin ATM Harap laporkan kepada pendamping PKH /sembako atau PSM kelurahan

Kehadiran KKS diharapkan mampu membantu keluarga prasejahtera dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari sehingga taraf hidup masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan.
Kegiatan pembagian KKS di Kecamatan Karawang Barat kali ini didampingi oleh pendamping program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Para pendamping berperan aktif dalam memberikan arahan teknis, mendampingi warga saat proses verifikasi, serta memastikan penyerahan kartu berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Kehadiran para pendamping tersebut sangat membantu masyarakat penerima manfaat agar lebih memahami fungsi KKS, mekanisme penggunaan, dan tata cara pengambilan bantuan yang tersedia melalui kartu tersebut.
"Ketua IPSM Kabupaten Karawang "Oop Sopiah Husen dalam arahannya menyampaikan bahwa KKS bukan hanya sekadar kartu, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat. Ia juga menekankan agar para penerima manfaat benar-benar menggunakan bantuan tersebut untuk kebutuhan keluarga dan tidak mengalihkannya pada hal-hal yang tidak sesuai."Tegas Oop.

Selama pelaksanaan kegiatan, masyarakat penerima manfaat tampak antusias. Proses administrasi berjalan dengan lancar karena didukung penataan yang rapi serta koordinasi antara panitia pelaksana dan para pendamping. 

Setiap warga yang hadir mendapatkan pelayanan secara bergiliran sesuai nomor antrean yang telah disiapkan, sehingga kegiatan berlangsung tertib tanpa adanya kericuhan maupun hambatan berarti.

Masyarakat penerima KKS menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Dengan adanya KKS, mereka merasa lebih terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Pemerintah Kecamatan Karawang Barat menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan sesuai arahan dari pemerintah pusat dan kementerian terkait, dengan tujuan untuk menjamin keberlangsungan program perlindungan sosial yang tepat sasaran.

Melalui kegiatan pembagian Kartu Keluarga Sejahtera ini, diharapkan tercipta peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Karawang Barat. Pemerintah kecamatan bersama pendamping BPNT, PKH, dan TKSK serta IPSM berkomitmen untuk menjaga akuntabilitas, transparansi, serta memastikan bahwa setiap bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak. Hal ini menjadi langkah konkret dalam mendukung program pengentasan kemiskinan serta memperkuat peran negara dalam memberikan perlindungan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat,"Ucap Oop.

Pembagian kartu KKS ini dilakukan melalui bank-bank yang ditunjuk oleh pemerintah, seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Penerima bantuan harus hadir secara langsung saat pengambilan kartu KKS dan tidak dapat diwakilkan.

Pembagian kartu KKS ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial. Dengan demikian, bantuan dapat diterima tepat waktu dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan,"Pungkas Oop.

Minggu, 12 Oktober 2025

IGD RSUD Karawang Overload, Masyarakat Diminta Tidak Langsung Merujuk Pasien

Karawangbicara.com – Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang saat ini mengalami kelebihan kapasitas atau overload.

Kondisi tersebut diumumkan langsung oleh pihak rumah sakit melalui pengumuman resmi yang disebarkan pada Sabtu (12/10/2025).


Humas RSUD Karawang Abdullah Lutfi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta meminta agar pasien tidak dikirim atau dirujuk langsung ke IGD tanpa melalui sistem Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT).


“Mohon untuk tidak mengirimkan atau merujuk pasien tanpa melalui SPGDT atau menyarankan APS,”ungkapnya, Minggu (12/10/2025).


Abdullah Lutfi mengatakan, kelebihan kapasitas ini akibat tingginya jumlah pasien yang datang secara bersamaan, melebihi daya tampung ruang IGD.


“Saat ini di IGD pasien tertahan 67 pasien sementara rawat inap full, kondisi seperti ini tidak bisa kami pastikan sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan,” katanya.


Ia pun mengimbau masyarakat untuk memahami kondisi tersebut dan berkoordinasi terlebih dahulu melalui layanan SPGDT guna memastikan ketersediaan ruang serta penanganan yang optimal.


“Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kerja sama masyarakat dan memastikan tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik meski dalam situasi padat pasien,” pungkasnya.


Kondisi kelebihan kapasitas ini tidak bisa dipastikan sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan.


RSUD Karawang menyampaikan permohonan maaf dan berterima kasih atas pengertian masyarakat, sambil memastikan tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik

Karawangbicara.com – Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang saat ini mengalami kelebihan kapasitas atau overload.

Kondisi tersebut diumumkan langsung oleh pihak rumah sakit melalui pengumuman resmi yang disebarkan pada Sabtu (12/10/2025).


Humas RSUD Karawang Abdullah Lutfi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta meminta agar pasien tidak dikirim atau dirujuk langsung ke IGD tanpa melalui sistem Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT).


“Mohon untuk tidak mengirimkan atau merujuk pasien tanpa melalui SPGDT atau menyarankan APS,”ungkapnya, Minggu (12/10/2025).


Abdullah Lutfi mengatakan, kelebihan kapasitas ini akibat tingginya jumlah pasien yang datang secara bersamaan, melebihi daya tampung ruang IGD.


“Saat ini di IGD pasien tertahan 67 pasien sementara rawat inap full, kondisi seperti ini tidak bisa kami pastikan sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan,” katanya.


Ia pun mengimbau masyarakat untuk memahami kondisi tersebut dan berkoordinasi terlebih dahulu melalui layanan SPGDT guna memastikan ketersediaan ruang serta penanganan yang optimal.


“Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kerja sama masyarakat dan memastikan tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik meski dalam situasi padat pasien,” pungkasnya.


Kondisi kelebihan kapasitas ini tidak bisa dipastikan sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan.


RSUD Karawang menyampaikan permohonan maaf dan berterima kasih atas pengertian masyarakat, sambil memastikan tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik

Pemerintahan Kelurahan Karangpawitan Gelar Giat Rutin di Hari Libur untuk Antisipasi Masyarakat‎.

KARAWANG, Versitnews.com – Pemerintahan Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, melaksanakan kegiatan rutin pada hari libur, Minggu (12/10/2025), sebagai bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan terhadap kondisi masyarakat di lingkungan setempat.
‎Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah unsur pemerintahan kelurahan, di antaranya Kasi Trantib Ano,ketua RT Deri dan Rt, Gubrig, PSM Hendi dan Abidin, personel Linmas. Mereka bersama-sama melakukan pengecekan dan koordinasi di lapangan guna memastikan situasi lingkungan tetap aman, tertib, dan kondusif.
‎Kasi Trantib Kelurahan Karangpawitan, Ano, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah antisipatif untuk mencegah berbagai potensi gangguan di lingkungan masyarakat.
‎“Kami bersama perangkat kelurahan dan unsur masyarakat melakukan giat rutin ini agar tetap siaga bila mana ada hal-hal yang memerlukan penanganan cepat di lingkungan warga,” ujar Ano.
‎Selain menjaga keamanan dan ketertiban, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kerja sama antarwarga serta memperkuat komunikasi antara pemerintah kelurahan dengan masyarakat.
‎Pemerintah Kelurahan Karangpawitan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama pada akhir pekan, agar lingkungan tetap bersih, aman, dan masyarakat merasa lebih terlayani
KARAWANG, Versitnews.com – Pemerintahan Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, melaksanakan kegiatan rutin pada hari libur, Minggu (12/10/2025), sebagai bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan terhadap kondisi masyarakat di lingkungan setempat.
‎Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah unsur pemerintahan kelurahan, di antaranya Kasi Trantib Ano,ketua RT Deri dan Rt, Gubrig, PSM Hendi dan Abidin, personel Linmas. Mereka bersama-sama melakukan pengecekan dan koordinasi di lapangan guna memastikan situasi lingkungan tetap aman, tertib, dan kondusif.
‎Kasi Trantib Kelurahan Karangpawitan, Ano, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah antisipatif untuk mencegah berbagai potensi gangguan di lingkungan masyarakat.
‎“Kami bersama perangkat kelurahan dan unsur masyarakat melakukan giat rutin ini agar tetap siaga bila mana ada hal-hal yang memerlukan penanganan cepat di lingkungan warga,” ujar Ano.
‎Selain menjaga keamanan dan ketertiban, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kerja sama antarwarga serta memperkuat komunikasi antara pemerintah kelurahan dengan masyarakat.
‎Pemerintah Kelurahan Karangpawitan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama pada akhir pekan, agar lingkungan tetap bersih, aman, dan masyarakat merasa lebih terlayani
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done