VERSITNEWS

Senin, 03 Agustus 2026

Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kabid Prasarana Dishub Karawang H. Deden Dicki Hidayat Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Persatuan dan Wujudkan Transportasi yang Aman serta Berkelanjutan

KARAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, H. Deden Dicki Hidayat, SE, menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan kebangsaan kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Karawang.

Momentum peringatan kemerdekaan tahun ini dinilai sebagai saat yang tepat untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat komitmen dalam mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata, semangat gotong royong, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam pesannya, H. Deden Dicki Hidayat menyampaikan:

"Atas nama pribadi serta keluarga besar Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Dirgahayu Republik Indonesia. Semoga semangat perjuangan para pahlawan senantiasa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berkarya, menjaga persatuan, dan memberikan manfaat bagi bangsa serta negara."

Ia mengatakan bahwa tema "Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju" bukan hanya menjadi slogan peringatan kemerdekaan, tetapi merupakan cita-cita besar yang harus diwujudkan bersama melalui sinergi seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, pembangunan bangsa tidak hanya dilakukan melalui proyek-proyek besar, tetapi juga dimulai dari kedisiplinan, kepedulian, serta tanggung jawab setiap individu dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing.

Sebagai Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, H. Deden Dicki Hidayat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur transportasi yang berkualitas, aman, nyaman, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan prasarana transportasi yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, meningkatkan keselamatan berlalu lintas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Prasarana transportasi memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas masyarakat. Karena itu, kami akan terus berupaya menghadirkan fasilitas transportasi yang lebih baik, mulai dari perlengkapan jalan, rambu-rambu, marka jalan, hingga berbagai sarana pendukung lainnya agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman," ujarnya.

H. Deden juga mengajak seluruh masyarakat Karawang untuk ikut menjaga fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat dalam menjaga dan memelihara aset-aset publik.

"Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga fasilitas umum. Mari kita rawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh masyarakat," katanya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya membangun budaya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai kemerdekaan. Dengan mematuhi aturan lalu lintas, masyarakat turut berkontribusi dalam menciptakan keamanan, ketertiban, dan keselamatan di jalan raya.

Ia berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI mampu membangkitkan kembali semangat nasionalisme, terutama di kalangan generasi muda, agar terus berinovasi, berprestasi, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Menurutnya, Indonesia yang maju hanya dapat diwujudkan apabila seluruh komponen bangsa mampu menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta bekerja sama demi kepentingan bersama.

H. Deden Dicki Hidayat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang selama ini terus bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh dedikasi, baik di bidang pengelolaan prasarana, pelayanan transportasi, maupun pengaturan lalu lintas.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai dan petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang telah mengabdikan tenaga dan pikirannya demi pelayanan kepada masyarakat. Semoga semangat pengabdian ini terus terjaga dan menjadi bagian dari kontribusi kita dalam membangun Karawang yang lebih maju, aman, tertib, dan terhubung," ungkapnya.

Di akhir pesannya, H. Deden mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Hari Kemerdekaan sebagai momentum memperkuat rasa cinta tanah air, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta terus mendukung pembangunan daerah demi kemajuan Indonesia.

"Mari kita isi kemerdekaan dengan kerja keras, disiplin, inovasi, dan semangat gotong royong. Bersama kita wujudkan Karawang yang semakin maju, transportasi yang semakin baik, dan Indonesia yang semakin kuat, berdaulat, sejahtera, serta maju. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka!"

Redaksi 

KARAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, H. Deden Dicki Hidayat, SE, menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan kebangsaan kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Karawang.

Momentum peringatan kemerdekaan tahun ini dinilai sebagai saat yang tepat untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat komitmen dalam mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata, semangat gotong royong, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam pesannya, H. Deden Dicki Hidayat menyampaikan:

"Atas nama pribadi serta keluarga besar Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Dirgahayu Republik Indonesia. Semoga semangat perjuangan para pahlawan senantiasa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berkarya, menjaga persatuan, dan memberikan manfaat bagi bangsa serta negara."

Ia mengatakan bahwa tema "Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju" bukan hanya menjadi slogan peringatan kemerdekaan, tetapi merupakan cita-cita besar yang harus diwujudkan bersama melalui sinergi seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, pembangunan bangsa tidak hanya dilakukan melalui proyek-proyek besar, tetapi juga dimulai dari kedisiplinan, kepedulian, serta tanggung jawab setiap individu dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing.

Sebagai Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, H. Deden Dicki Hidayat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur transportasi yang berkualitas, aman, nyaman, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan prasarana transportasi yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, meningkatkan keselamatan berlalu lintas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Prasarana transportasi memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas masyarakat. Karena itu, kami akan terus berupaya menghadirkan fasilitas transportasi yang lebih baik, mulai dari perlengkapan jalan, rambu-rambu, marka jalan, hingga berbagai sarana pendukung lainnya agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman," ujarnya.

H. Deden juga mengajak seluruh masyarakat Karawang untuk ikut menjaga fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat dalam menjaga dan memelihara aset-aset publik.

"Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga fasilitas umum. Mari kita rawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh masyarakat," katanya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya membangun budaya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai kemerdekaan. Dengan mematuhi aturan lalu lintas, masyarakat turut berkontribusi dalam menciptakan keamanan, ketertiban, dan keselamatan di jalan raya.

Ia berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI mampu membangkitkan kembali semangat nasionalisme, terutama di kalangan generasi muda, agar terus berinovasi, berprestasi, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Menurutnya, Indonesia yang maju hanya dapat diwujudkan apabila seluruh komponen bangsa mampu menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta bekerja sama demi kepentingan bersama.

H. Deden Dicki Hidayat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang selama ini terus bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh dedikasi, baik di bidang pengelolaan prasarana, pelayanan transportasi, maupun pengaturan lalu lintas.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai dan petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang telah mengabdikan tenaga dan pikirannya demi pelayanan kepada masyarakat. Semoga semangat pengabdian ini terus terjaga dan menjadi bagian dari kontribusi kita dalam membangun Karawang yang lebih maju, aman, tertib, dan terhubung," ungkapnya.

Di akhir pesannya, H. Deden mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Hari Kemerdekaan sebagai momentum memperkuat rasa cinta tanah air, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta terus mendukung pembangunan daerah demi kemajuan Indonesia.

"Mari kita isi kemerdekaan dengan kerja keras, disiplin, inovasi, dan semangat gotong royong. Bersama kita wujudkan Karawang yang semakin maju, transportasi yang semakin baik, dan Indonesia yang semakin kuat, berdaulat, sejahtera, serta maju. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka!"

Redaksi 

Kepala Dinas Perhubungan Karawang Ajak Masyarakat Maknai HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dengan Semangat Persatuan dan Pelayanan Terbaik

KARAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, S.STP., MM, menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai penyemangat dalam memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun Kabupaten Karawang yang semakin maju, aman, tertib, dan sejahtera.

Melalui pesan resminya, Muhana mengucapkan:

"Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Dirgahayu Republik Indonesia. Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju."

Menurut Muhana, perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan bukan sekadar catatan sejarah, tetapi merupakan warisan nilai yang harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kerja nyata, pengabdian, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa semangat kemerdekaan harus menjadi motivasi bagi seluruh aparatur sipil negara, khususnya jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga keselamatan pengguna jalan, menciptakan ketertiban lalu lintas, serta menghadirkan sistem transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

"Momentum Hari Kemerdekaan ini mengingatkan kita bahwa Indonesia dibangun atas semangat persatuan. Oleh karena itu, mari kita jadikan semangat gotong royong sebagai kekuatan untuk terus membangun Karawang yang lebih baik. Setiap pelayanan yang kami berikan kepada masyarakat merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara," ujar Muhana.

Ia menambahkan, Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan di berbagai sektor transportasi, mulai dari pengaturan lalu lintas, rekayasa jalan, keselamatan transportasi, penataan parkir, hingga pelayanan angkutan umum yang semakin profesional dan humanis.

Muhana juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel Dishub Karawang yang selama ini tetap menjalankan tugas tanpa mengenal waktu, baik saat mengatur lalu lintas pada jam sibuk, mengawal berbagai kegiatan masyarakat, maupun memberikan pelayanan pada hari libur nasional.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai, petugas lapangan, dan jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Semoga semangat pengabdian ini terus terjaga demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," katanya.

Lebih lanjut, Muhana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban berlalu lintas sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai kemerdekaan. Menurutnya, disiplin di jalan merupakan bentuk penghormatan terhadap hak sesama pengguna jalan sekaligus upaya bersama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.

"Mari kita jadikan budaya tertib berlalu lintas sebagai karakter masyarakat Karawang. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan saling menghormati dan mematuhi aturan, kita turut menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain," ungkapnya.

Pada peringatan HUT RI ke-81 ini, Muhana berharap semangat nasionalisme semakin tumbuh di tengah masyarakat, terutama di kalangan generasi muda agar terus mengisi kemerdekaan dengan prestasi, inovasi, dan karya nyata bagi bangsa.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, akademisi, dan media sebagai mitra pembangunan.

"Mari kita terus bersatu, bekerja keras, saling mendukung, dan menjaga persaudaraan. Dengan semangat kemerdekaan, kita optimistis Indonesia akan semakin maju dan Karawang akan terus berkembang menjadi daerah yang nyaman, tertib, dan berdaya saing," tuturnya.

Menutup pesannya, Muhana kembali menyampaikan ucapan selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Karawang.

"Atas nama pribadi serta keluarga besar Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Mari kita terus melayani dengan hati, menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, dan bersama-sama mewujudkan Indonesia yang berdaulat, rakyat sejahtera, serta Indonesia yang semakin maju. Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka!".

KARAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, S.STP., MM, menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai penyemangat dalam memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun Kabupaten Karawang yang semakin maju, aman, tertib, dan sejahtera.

Melalui pesan resminya, Muhana mengucapkan:

"Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Dirgahayu Republik Indonesia. Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju."

Menurut Muhana, perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan bukan sekadar catatan sejarah, tetapi merupakan warisan nilai yang harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kerja nyata, pengabdian, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa semangat kemerdekaan harus menjadi motivasi bagi seluruh aparatur sipil negara, khususnya jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga keselamatan pengguna jalan, menciptakan ketertiban lalu lintas, serta menghadirkan sistem transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

"Momentum Hari Kemerdekaan ini mengingatkan kita bahwa Indonesia dibangun atas semangat persatuan. Oleh karena itu, mari kita jadikan semangat gotong royong sebagai kekuatan untuk terus membangun Karawang yang lebih baik. Setiap pelayanan yang kami berikan kepada masyarakat merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara," ujar Muhana.

Ia menambahkan, Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan di berbagai sektor transportasi, mulai dari pengaturan lalu lintas, rekayasa jalan, keselamatan transportasi, penataan parkir, hingga pelayanan angkutan umum yang semakin profesional dan humanis.

Muhana juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel Dishub Karawang yang selama ini tetap menjalankan tugas tanpa mengenal waktu, baik saat mengatur lalu lintas pada jam sibuk, mengawal berbagai kegiatan masyarakat, maupun memberikan pelayanan pada hari libur nasional.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai, petugas lapangan, dan jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Semoga semangat pengabdian ini terus terjaga demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," katanya.

Lebih lanjut, Muhana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban berlalu lintas sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai kemerdekaan. Menurutnya, disiplin di jalan merupakan bentuk penghormatan terhadap hak sesama pengguna jalan sekaligus upaya bersama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.

"Mari kita jadikan budaya tertib berlalu lintas sebagai karakter masyarakat Karawang. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan saling menghormati dan mematuhi aturan, kita turut menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain," ungkapnya.

Pada peringatan HUT RI ke-81 ini, Muhana berharap semangat nasionalisme semakin tumbuh di tengah masyarakat, terutama di kalangan generasi muda agar terus mengisi kemerdekaan dengan prestasi, inovasi, dan karya nyata bagi bangsa.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, akademisi, dan media sebagai mitra pembangunan.

"Mari kita terus bersatu, bekerja keras, saling mendukung, dan menjaga persaudaraan. Dengan semangat kemerdekaan, kita optimistis Indonesia akan semakin maju dan Karawang akan terus berkembang menjadi daerah yang nyaman, tertib, dan berdaya saing," tuturnya.

Menutup pesannya, Muhana kembali menyampaikan ucapan selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Karawang.

"Atas nama pribadi serta keluarga besar Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Mari kita terus melayani dengan hati, menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, dan bersama-sama mewujudkan Indonesia yang berdaulat, rakyat sejahtera, serta Indonesia yang semakin maju. Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka!".

Lahirnya Paguyuban Bajidoris Putra Naga Petir, Wadah Silaturahmi dan Pelestarian Seni Budaya

PEBAYURAN, KABUPATEN BEKASI– Semangat melestarikan seni budaya tradisional sekaligus mempererat tali silaturahmi menjadi latar belakang lahirnya Paguyuban Bajidoris Putra Naga Petir yang dipimpin oleh Bos Petir, yang bersektariat di kampung Kobak China Desa Sumbereja kecamatan Pebayuran.

Pembentukan paguyuban tersebut disambut antusias oleh para pecinta seni bajidoran dan masyarakat sekitar. Kehadiran Paguyuban Bajidoris Putra Naga Petir diharapkan menjadi wadah bagi para seniman, pelaku hiburan tradisional, serta masyarakat untuk terus menjaga eksistensi kesenian daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Bos Petir menyampaikan bahwa paguyuban ini dibentuk bukan hanya sebagai komunitas hiburan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat persaudaraan, menjaga kekompakan, dan memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal serta mencintai budaya lokal.

"Kami ingin Paguyuban Bajidoris Putra Naga Petir menjadi rumah bersama bagi para pecinta seni bajidoran. Selain menjaga tradisi, kami juga ingin membangun kebersamaan, saling mendukung, dan menciptakan kegiatan-kegiatan yang positif bagi masyarakat," ujarnya.

Ke depan, paguyuban ini berencana menggelar berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan seni budaya, bakti sosial, hingga kegiatan yang melibatkan masyarakat luas sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memperkenalkan seni bajidoran kepada generasi muda.

Dengan terbentuknya Paguyuban Bajidoris Putra Naga Petir, diharapkan seni budaya tradisional tetap lestari dan mampu menjadi perekat persatuan masyarakat, khususnya di wilayah Pebayuran dan sekitarnya. Kehadiran paguyuban ini juga diharapkan mampu melahirkan kreativitas baru tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan para leluhur.

Masyarakat pun menyambut baik berdirinya paguyuban tersebut dan berharap keberadaannya dapat memberikan warna baru bagi perkembangan seni budaya di Kabupaten Bekasi, sekaligus menjadi contoh bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan semangat kebersamaan dan gotong royong.

Redaksi 
PEBAYURAN, KABUPATEN BEKASI– Semangat melestarikan seni budaya tradisional sekaligus mempererat tali silaturahmi menjadi latar belakang lahirnya Paguyuban Bajidoris Putra Naga Petir yang dipimpin oleh Bos Petir, yang bersektariat di kampung Kobak China Desa Sumbereja kecamatan Pebayuran.

Pembentukan paguyuban tersebut disambut antusias oleh para pecinta seni bajidoran dan masyarakat sekitar. Kehadiran Paguyuban Bajidoris Putra Naga Petir diharapkan menjadi wadah bagi para seniman, pelaku hiburan tradisional, serta masyarakat untuk terus menjaga eksistensi kesenian daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Bos Petir menyampaikan bahwa paguyuban ini dibentuk bukan hanya sebagai komunitas hiburan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat persaudaraan, menjaga kekompakan, dan memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal serta mencintai budaya lokal.

"Kami ingin Paguyuban Bajidoris Putra Naga Petir menjadi rumah bersama bagi para pecinta seni bajidoran. Selain menjaga tradisi, kami juga ingin membangun kebersamaan, saling mendukung, dan menciptakan kegiatan-kegiatan yang positif bagi masyarakat," ujarnya.

Ke depan, paguyuban ini berencana menggelar berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan seni budaya, bakti sosial, hingga kegiatan yang melibatkan masyarakat luas sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memperkenalkan seni bajidoran kepada generasi muda.

Dengan terbentuknya Paguyuban Bajidoris Putra Naga Petir, diharapkan seni budaya tradisional tetap lestari dan mampu menjadi perekat persatuan masyarakat, khususnya di wilayah Pebayuran dan sekitarnya. Kehadiran paguyuban ini juga diharapkan mampu melahirkan kreativitas baru tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan para leluhur.

Masyarakat pun menyambut baik berdirinya paguyuban tersebut dan berharap keberadaannya dapat memberikan warna baru bagi perkembangan seni budaya di Kabupaten Bekasi, sekaligus menjadi contoh bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan semangat kebersamaan dan gotong royong.

Redaksi 

Jeritan Biaya LKS Mencekik Orang Tua, Aktivis Minta Solusi Bantuan Alat Tulis dari Dana CSR

KARAWANG — Urusan perut belum tuntas, para orang tua murid di Karawang kini harus mengelus dada akibat riuhnya polemik Lembar Kerja Siswa (LKS). Di warung kopi hingga riuh media sosial, biaya LKS kerap dikeluhkan karena makin mencekik dompet warga di tengah ekonomi yang serba sulit.

Merespons keresahan publik, Aktivis Sosial Karawang, Tatang Obet, melontarkan kritik pedas sekaligus solusi konkret. Menurutnya, alih-alih terus memaksakan janji politik LKS gratis—yang dinilai kerap membuat siswa dan guru pasif karena serba instan—Pemkab Karawang sebaiknya meredistribusi prioritas.

"Kondisi ekonomi sedang sulit. Bupati dan Wakil Bupati Karawang harus ambil langkah konkret lewat dana CSR untuk membagikan hibah alat tulis—seperti buku, pensil, dan pulpen—secara merata. Baik untuk sekolah negeri, swasta, maupun PKBM," tegas Obet, Senin (3/8/2026).

Tak berhenti di situ, satire tajam menyasar jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karawang. Obet mendesak Bupati H. Aep Syaepuloh mengevaluasi total, bahkan mencopot Kadisdikbud jika praktik 'jual-beli' LKS atau kerja sama implisit dengan penerbit masih marak terjadi di lapangan.

Edukasi publik tak kalah penting: modul pembelajaran dan LKS adalah dua hal berbeda yang tak boleh dikaburkan demi komodifikasi pendidikan.

Seorang kepala dinas tidak cukup hanya menebar imbauan manis di media sosial. Publik menunggu aksi nyata dan aksi sidak langsung ke lapangan—sebab anggaran operasional ada, tinggal iktikad baiknya yang ditunggu rakyat.

Redaksi 


KARAWANG — Urusan perut belum tuntas, para orang tua murid di Karawang kini harus mengelus dada akibat riuhnya polemik Lembar Kerja Siswa (LKS). Di warung kopi hingga riuh media sosial, biaya LKS kerap dikeluhkan karena makin mencekik dompet warga di tengah ekonomi yang serba sulit.

Merespons keresahan publik, Aktivis Sosial Karawang, Tatang Obet, melontarkan kritik pedas sekaligus solusi konkret. Menurutnya, alih-alih terus memaksakan janji politik LKS gratis—yang dinilai kerap membuat siswa dan guru pasif karena serba instan—Pemkab Karawang sebaiknya meredistribusi prioritas.

"Kondisi ekonomi sedang sulit. Bupati dan Wakil Bupati Karawang harus ambil langkah konkret lewat dana CSR untuk membagikan hibah alat tulis—seperti buku, pensil, dan pulpen—secara merata. Baik untuk sekolah negeri, swasta, maupun PKBM," tegas Obet, Senin (3/8/2026).

Tak berhenti di situ, satire tajam menyasar jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karawang. Obet mendesak Bupati H. Aep Syaepuloh mengevaluasi total, bahkan mencopot Kadisdikbud jika praktik 'jual-beli' LKS atau kerja sama implisit dengan penerbit masih marak terjadi di lapangan.

Edukasi publik tak kalah penting: modul pembelajaran dan LKS adalah dua hal berbeda yang tak boleh dikaburkan demi komodifikasi pendidikan.

Seorang kepala dinas tidak cukup hanya menebar imbauan manis di media sosial. Publik menunggu aksi nyata dan aksi sidak langsung ke lapangan—sebab anggaran operasional ada, tinggal iktikad baiknya yang ditunggu rakyat.

Redaksi 


Minggu, 02 Agustus 2026

Dugaan Tambang Sirdam dan Sirtu di Gunung Kemuning Jadi Sorotan, Warga Minta APH Lakukan Penyelidikan

Bogor –2-8-2026- Aktivitas pengolahan material sirdam (pasir dan batu) serta sirtu (pasir batu) yang diduga berlangsung di kawasan Gunung Kemuning, Desa Batujajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi sorotan masyarakat.

Sejumlah warga menduga aktivitas tambang tersebut belum memenuhi ketentuan perizinan yang berlaku. Selain itu, muncul dugaan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar untuk mengoperasikan alat berat di lokasi kegiatan. Apabila terbukti, penggunaan solar bersubsidi untuk kegiatan usaha pertambangan dapat bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam informasi yang diterima, tambang tersebut dikaitkan dengan seseorang yang dikenal dengan nama Haji Padil. Namun demikian, hingga berita ini ditulis, dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan belum ada keterangan resmi dari pihak yang bersangkutan.

Masyarakat berharap Aparat Penegak Hukum (APH) bersama instansi terkait, termasuk pemerintah daerah dan dinas yang membidangi pertambangan serta energi, segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi guna memastikan legalitas kegiatan, perizinan, maupun dugaan penggunaan BBM bersubsidi.

Warga juga meminta agar proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan. Jika hasil penyelidikan menemukan adanya pelanggaran, masyarakat berharap tindakan dapat dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Sebaliknya, apabila seluruh aktivitas telah memenuhi ketentuan perizinan, hal tersebut juga diharapkan dapat disampaikan secara terbuka kepada publik untuk menghindari kesimpangsiuran informasi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut dalam pemberitaan maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Redaksi 
Bogor –2-8-2026- Aktivitas pengolahan material sirdam (pasir dan batu) serta sirtu (pasir batu) yang diduga berlangsung di kawasan Gunung Kemuning, Desa Batujajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi sorotan masyarakat.

Sejumlah warga menduga aktivitas tambang tersebut belum memenuhi ketentuan perizinan yang berlaku. Selain itu, muncul dugaan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar untuk mengoperasikan alat berat di lokasi kegiatan. Apabila terbukti, penggunaan solar bersubsidi untuk kegiatan usaha pertambangan dapat bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam informasi yang diterima, tambang tersebut dikaitkan dengan seseorang yang dikenal dengan nama Haji Padil. Namun demikian, hingga berita ini ditulis, dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan belum ada keterangan resmi dari pihak yang bersangkutan.

Masyarakat berharap Aparat Penegak Hukum (APH) bersama instansi terkait, termasuk pemerintah daerah dan dinas yang membidangi pertambangan serta energi, segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi guna memastikan legalitas kegiatan, perizinan, maupun dugaan penggunaan BBM bersubsidi.

Warga juga meminta agar proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan. Jika hasil penyelidikan menemukan adanya pelanggaran, masyarakat berharap tindakan dapat dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Sebaliknya, apabila seluruh aktivitas telah memenuhi ketentuan perizinan, hal tersebut juga diharapkan dapat disampaikan secara terbuka kepada publik untuk menghindari kesimpangsiuran informasi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut dalam pemberitaan maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Redaksi 

SUDAR "UDAY" MAJU SEBAGAI CALON ANGGOTA BPD DESA DUKUHKARYA, SIAP WUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

Karawang – Sudar, yang lebih dikenal masyarakat dengan sapaan Uday, resmi maju sebagai Calon Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Dukuhkarya, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, dengan Nomor Urut 1.

Pencalonan tersebut menjadi bentuk komitmen Uday untuk mengabdikan diri kepada masyarakat melalui fungsi BPD sebagai lembaga yang menampung, menyalurkan, dan memperjuangkan aspirasi warga serta mengawal jalannya pemerintahan desa.

Dalam keterangannya, Uday menyampaikan bahwa dirinya siap bekerja secara amanah, terbuka, dan bertanggung jawab apabila dipercaya oleh masyarakat. Ia berkomitmen untuk mendorong pembangunan Desa Dukuhkarya yang berkelanjutan, berorientasi pada kepentingan masyarakat, serta memperkuat sinergi antara warga dan pemerintah desa.

"Saya ingin menjadi penyambung aspirasi masyarakat, memastikan setiap suara warga didengar dan diperjuangkan. Tidak hanya sampai di tingkat Pemerintah Desa, saya juga akan berupaya membawa aspirasi tersebut ke Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, hingga Pemerintah Pusat apabila diperlukan demi kemajuan Desa Dukuhkarya," ujar Uday.

Menurutnya, pembangunan desa harus dilakukan melalui kebersamaan, musyawarah, dan transparansi sehingga setiap program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan serta berpartisipasi aktif dalam mewujudkan Desa Dukuhkarya yang lebih maju dan sejahtera.

Di akhir penyampaiannya, Uday memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Desa Dukuhkarya agar diberikan kelancaran dalam mengikuti seluruh tahapan pemilihan Calon Anggota BPD.

"Dengan niat tulus untuk mengabdi, saya mohon doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat. Semoga kita dapat bersama-sama membangun Desa Dukuhkarya yang lebih maju, aspiratif, dan berkelanjutan," pungkasnya.


Redaksi 
Karawang – Sudar, yang lebih dikenal masyarakat dengan sapaan Uday, resmi maju sebagai Calon Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Dukuhkarya, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, dengan Nomor Urut 1.

Pencalonan tersebut menjadi bentuk komitmen Uday untuk mengabdikan diri kepada masyarakat melalui fungsi BPD sebagai lembaga yang menampung, menyalurkan, dan memperjuangkan aspirasi warga serta mengawal jalannya pemerintahan desa.

Dalam keterangannya, Uday menyampaikan bahwa dirinya siap bekerja secara amanah, terbuka, dan bertanggung jawab apabila dipercaya oleh masyarakat. Ia berkomitmen untuk mendorong pembangunan Desa Dukuhkarya yang berkelanjutan, berorientasi pada kepentingan masyarakat, serta memperkuat sinergi antara warga dan pemerintah desa.

"Saya ingin menjadi penyambung aspirasi masyarakat, memastikan setiap suara warga didengar dan diperjuangkan. Tidak hanya sampai di tingkat Pemerintah Desa, saya juga akan berupaya membawa aspirasi tersebut ke Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, hingga Pemerintah Pusat apabila diperlukan demi kemajuan Desa Dukuhkarya," ujar Uday.

Menurutnya, pembangunan desa harus dilakukan melalui kebersamaan, musyawarah, dan transparansi sehingga setiap program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan serta berpartisipasi aktif dalam mewujudkan Desa Dukuhkarya yang lebih maju dan sejahtera.

Di akhir penyampaiannya, Uday memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Desa Dukuhkarya agar diberikan kelancaran dalam mengikuti seluruh tahapan pemilihan Calon Anggota BPD.

"Dengan niat tulus untuk mengabdi, saya mohon doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat. Semoga kita dapat bersama-sama membangun Desa Dukuhkarya yang lebih maju, aspiratif, dan berkelanjutan," pungkasnya.


Redaksi 

Menyambut HUT AKPERSI ke-2, Ketum AKPERSI Rino Triyono Ajak Seluruh pengurus DPP dan DPC Berbagi: Syukur Sederhana, Sentuh Hati Masyarakat

JAKARTA, 2 Agustus 2026 – Menapaki perjalanan kedua keberadaan Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) yang jatuh pada 6 Agustus mendatang, semangat syukur dan kepedulian menjadi jiwa utama perayaan kali ini. Ketua Umum DPP AKPERSI, Rino Triyono, mengeluarkan pesan yang menyentuh sekaligus instruksi tulus bagi seluruh jajaran pengurus—mulai dari DPP, DPD, hingga DPC di seluruh penjuru negeri—untuk merayakan hari jadi organisasi dengan cara yang paling mulia: berbagi lewat bakti sosial.
 
Dalam pertemuannya dengan awak media di kantor sekretariat DPP AKPERSI, Rino menatap jauh ke perjalanan dua tahun yang penuh ujian. "Dua tahun bukanlah waktu yang singkat. Kita melewati berbagai tantangan dan rintangan, namun kasih sayang Tuhan Yang Maha Esa serta kekompakan kita membuat kita tetap berdiri tegak hari ini," ucapnya dengan nada hangat dan tulus.
 
Ia menegaskan, perayaan ulang tahun ini tak ingin dijadikan beban bagi siapa pun, tak ingin kemegahan yang kosong. "Kami mengajak seluruh pengurus di mana pun berada: lakukan bakti sosial sesuai kemampuan yang Tuhan titipkan kepada kita. Tak perlu mewah, yang terpenting adalah ketulusan—sebuah wujud terima kasih kita kepada-Nya atas segala perlindungan dan rahmat yang tak terhingga," tambahnya.
 
Bagi Rino, momen ini juga adalah bukti nyata kebersamaan yang menyatu dari pusat hingga ke akar rumput. "Solidaritas kita adalah kekayaan terbesar kita. Mari kita tunjukkan bahwa di tengah masyarakat, AKPERSI hadir bukan hanya sebagai organisasi profesi, tapi sebagai keluarga yang peduli, saling melindungi, dan saling melengkapi satu sama lain," harapnya yang menyentuh sanubari setiap pendengar.
 
Rino pun menutup pernyataannya dengan doa dan harapan agar keluarga besar AKPERSI semakin dewasa, semakin mencintai sesama, dan senantiasa membawa manfaat bagi bangsa serta lingkungan sekitarnya.

Redaksi 
JAKARTA, 2 Agustus 2026 – Menapaki perjalanan kedua keberadaan Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) yang jatuh pada 6 Agustus mendatang, semangat syukur dan kepedulian menjadi jiwa utama perayaan kali ini. Ketua Umum DPP AKPERSI, Rino Triyono, mengeluarkan pesan yang menyentuh sekaligus instruksi tulus bagi seluruh jajaran pengurus—mulai dari DPP, DPD, hingga DPC di seluruh penjuru negeri—untuk merayakan hari jadi organisasi dengan cara yang paling mulia: berbagi lewat bakti sosial.
 
Dalam pertemuannya dengan awak media di kantor sekretariat DPP AKPERSI, Rino menatap jauh ke perjalanan dua tahun yang penuh ujian. "Dua tahun bukanlah waktu yang singkat. Kita melewati berbagai tantangan dan rintangan, namun kasih sayang Tuhan Yang Maha Esa serta kekompakan kita membuat kita tetap berdiri tegak hari ini," ucapnya dengan nada hangat dan tulus.
 
Ia menegaskan, perayaan ulang tahun ini tak ingin dijadikan beban bagi siapa pun, tak ingin kemegahan yang kosong. "Kami mengajak seluruh pengurus di mana pun berada: lakukan bakti sosial sesuai kemampuan yang Tuhan titipkan kepada kita. Tak perlu mewah, yang terpenting adalah ketulusan—sebuah wujud terima kasih kita kepada-Nya atas segala perlindungan dan rahmat yang tak terhingga," tambahnya.
 
Bagi Rino, momen ini juga adalah bukti nyata kebersamaan yang menyatu dari pusat hingga ke akar rumput. "Solidaritas kita adalah kekayaan terbesar kita. Mari kita tunjukkan bahwa di tengah masyarakat, AKPERSI hadir bukan hanya sebagai organisasi profesi, tapi sebagai keluarga yang peduli, saling melindungi, dan saling melengkapi satu sama lain," harapnya yang menyentuh sanubari setiap pendengar.
 
Rino pun menutup pernyataannya dengan doa dan harapan agar keluarga besar AKPERSI semakin dewasa, semakin mencintai sesama, dan senantiasa membawa manfaat bagi bangsa serta lingkungan sekitarnya.

Redaksi 
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done