Sabtu, 01 Agustus 2026
•
VERSITNEWS.com – Kabupaten Bekasi – Layla Rizky, S.Sos resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Kepala Desa (Balon Kades) Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, untuk mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) periode 2026–2034. Proses pendaftaran berlangsung pada Sabtu (1/8/2026) dengan suasana tertib dan mendapat perhatian masyarakat.
Sejak tiba di lokasi pendaftaran, Layla Rizky tampak didampingi oleh keluarga, kerabat, simpatisan, serta ratusan warga yang datang untuk memberikan dukungan moral. Kehadiran masyarakat tersebut menciptakan suasana penuh semangat, namun tetap berjalan kondusif sesuai tahapan yang telah ditetapkan oleh Panitia Pilkades Desa Bantarjaya.
Menariknya, Layla mengaku tidak melakukan mobilisasi massa maupun mengundang masyarakat secara khusus untuk mengawal proses pendaftarannya. Menurutnya, kehadiran warga merupakan bentuk dukungan yang lahir dari keinginan mereka sendiri.
"Saya benar-benar tidak menyangka. Saya tidak mengundang banyak orang dan tidak memberi tahu banyak orang. Namun ternyata banyak masyarakat yang datang dengan tulus, ikhlas, dan penuh ridho untuk mengawal proses pendaftaran saya. Ini menjadi amanah sekaligus motivasi bagi saya untuk terus berjuang memberikan yang terbaik bagi Desa Bantarjaya," ujar Layla.
Dalam kesempatan tersebut, Layla juga menyampaikan apresiasi kepada Panitia Pilkades Desa Bantarjaya yang dinilainya telah menjalankan seluruh tahapan pendaftaran secara tertib, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses pencalonan diserahkan sepenuhnya kepada panitia sebagai penyelenggara yang memiliki tanggung jawab menjaga netralitas serta integritas selama pelaksanaan Pilkades.
"Saya menyampaikan apresiasi penuh kepada Panitia Pilkades Desa Bantarjaya yang telah menjalankan tahapan pendaftaran dengan baik. Kami menyerahkan sepenuhnya seluruh proses kepada panitia. Saya yakin panitia akan bekerja secara profesional, independen, dan menjunjung tinggi integritas dalam mengawal seluruh tahapan Pilkades ini," katanya.
Layla menambahkan bahwa dirinya datang untuk mengikuti seluruh mekanisme yang telah ditentukan. Baginya, proses demokrasi desa harus dihormati bersama sehingga setiap bakal calon memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seluruh tahapan secara adil dan transparan.
Mengenai visi, misi, maupun program kerja, Layla memilih belum menyampaikannya secara rinci kepada publik. Ia menilai, sebelum menawarkan berbagai program pembangunan, seorang calon pemimpin harus memahami terlebih dahulu persoalan riil yang dihadapi masyarakat.
Menurutnya, setiap desa memiliki tantangan yang berbeda, sehingga penyusunan program harus berdasarkan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar janji politik.
"Saya belum menyampaikan program secara rinci. Yang pasti saya akan mengkaji terlebih dahulu berbagai persoalan yang ada di Desa Bantarjaya. Saya ingin mendengar aspirasi masyarakat secara langsung sehingga program yang nantinya disusun benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata," ungkapnya.
Layla juga menegaskan bahwa apabila diberikan amanah oleh masyarakat untuk memimpin Desa Bantarjaya, dirinya berkomitmen membangun tata kelola pemerintahan desa yang bersih, amanah, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
"Saya ingin menghadirkan pemerintahan desa yang terbuka, amanah, transparan, serta mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Semua kebijakan nantinya harus berorientasi pada kepentingan warga dan kemajuan Desa Bantarjaya," tegasnya.
Tahapan pendaftaran bakal calon kepala desa ini merupakan bagian dari proses Pilkades serentak yang sedang berlangsung di sejumlah desa di Kabupaten Bekasi. Setelah proses pendaftaran, para bakal calon akan mengikuti tahapan berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia, termasuk penelitian persyaratan administrasi hingga penetapan calon yang berhak mengikuti kontestasi.
Dengan resminya pendaftaran tersebut, Layla Rizky menjadi salah satu figur yang akan meramaikan bursa pemilihan Kepala Desa Bantarjaya periode 2026–2034. Dukungan masyarakat yang terlihat pada hari pendaftaran menjadi gambaran awal tingginya antusiasme warga dalam menyambut pesta demokrasi tingkat desa, yang diharapkan dapat berlangsung aman, damai, jujur, dan demokratis.
(Redaksi VERSITNEWS.com)