VERSITNEWS

Senin, 06 Oktober 2025

"Heboh! Jasad Bayi Ditemukan di Samping Masjid Rengasdengklok, Polisi Selidiki Dugaan Pembuangan


Karawang — Warga Rengasdengklok dibuat geger oleh penemuan jasad bayi tanpa identitas di samping masjid Perumahan PDP RT 006/009, Desa Rengasdengklok Utara, Kecamatan Rengasdengklok, pada Minggu (5/10/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan membenarkan temuan tersebut. Bayi malang itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dan diperkirakan sudah meninggal tiga hari sebelum ditemukan.

Yang lebih memilukan, hasil pemeriksaan awal menyebutkan bahwa bayi tersebut berusia sekitar 7–8 bulan dalam kandungan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, sehingga kuat dugaan bayi dibuang sesaat setelah dilahirkan atau keguguran.

Mendapat laporan warga, Tim Inafis Satreskrim Polres Karawang dan piket Reskrim Polsek Rengasdengklok langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP serta mengamankan barang bukti.

“Kasus ini masih dalam proses pendalaman untuk mengetahui penyebab dan pihak yang bertanggung jawab,” tegas Ipda Cep Wildan.

Polisi kini tengah menelusuri jejak pelaku yang tega membuang bayi tak berdosa tersebut. Sejumlah langkah sudah dilakukan, mulai dari identifikasi awal, pengumpulan barang bukti, hingga pelaporan resmi untuk penyelidikan lanjutan oleh Satreskrim Polres Karawang.

Polres Karawang mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait agar segera melapor. Sekecil apa pun informasi bisa menjadi kunci membuka tabir kasus ini.

Siapa ibu dari bayi ini? Mengapa ia dibiarkan begitu saja?

Publik berharap pelaku segera ditemukan, dan bayi ini mendapatkan keadilan yang layak.

(Red)

Karawang — Warga Rengasdengklok dibuat geger oleh penemuan jasad bayi tanpa identitas di samping masjid Perumahan PDP RT 006/009, Desa Rengasdengklok Utara, Kecamatan Rengasdengklok, pada Minggu (5/10/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan membenarkan temuan tersebut. Bayi malang itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dan diperkirakan sudah meninggal tiga hari sebelum ditemukan.

Yang lebih memilukan, hasil pemeriksaan awal menyebutkan bahwa bayi tersebut berusia sekitar 7–8 bulan dalam kandungan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, sehingga kuat dugaan bayi dibuang sesaat setelah dilahirkan atau keguguran.

Mendapat laporan warga, Tim Inafis Satreskrim Polres Karawang dan piket Reskrim Polsek Rengasdengklok langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP serta mengamankan barang bukti.

“Kasus ini masih dalam proses pendalaman untuk mengetahui penyebab dan pihak yang bertanggung jawab,” tegas Ipda Cep Wildan.

Polisi kini tengah menelusuri jejak pelaku yang tega membuang bayi tak berdosa tersebut. Sejumlah langkah sudah dilakukan, mulai dari identifikasi awal, pengumpulan barang bukti, hingga pelaporan resmi untuk penyelidikan lanjutan oleh Satreskrim Polres Karawang.

Polres Karawang mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait agar segera melapor. Sekecil apa pun informasi bisa menjadi kunci membuka tabir kasus ini.

Siapa ibu dari bayi ini? Mengapa ia dibiarkan begitu saja?

Publik berharap pelaku segera ditemukan, dan bayi ini mendapatkan keadilan yang layak.

(Red)

Diduga Anti Media, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang Bungkam Saat Dikonfirmasi Wartawan.

Karawang | Versitnews.com-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang,Rusman Kusnadi, Menuai sorotan tajam dari publik setelah menunjukkan sikap yang dinilai transparansi dan enggan terbuka terhadap awak media.

Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan terkait sejumlah isu penting tak digubris sama sekali, telepon tak diangkat, pesan tak dibalas, seolah menghindar dari tanggung jawab sebagai pejabat publik.

Mjnggu (05/10/2025), tim redaksi media ini telah berulang kali mencoba menghubungi Rusman Kusnadi, ST. guna meminta klarifikasi atas kabar yang berkembang di masyarakat. Namun hingga berita ini ditayangkan, Kepala Dinas PUPR tersebut tidak memberikan satu pun respons. Ketidakhadiran komunikasi dari seorang pejabat daerah menimbulkan tanda tanya besar: apa yang sebenarnya sedang disembunyikan?

Sikap bungkam "Rusman Kusnadi, ST. kian memperkuat dugaan publik bahwa ia alergi terhadap kontrol sosial, terutama ketika menyangkut transparansi anggaran, kebijakan publik, dan program pembangunan yang didanai uang rakyat. Beberapa warga yang kami temui menyampaikan kekecewaan mendalam atas gaya kepemimpinan Kepala Dinas yang tertutup.

“Kalau kepada wartawan saja menghindar, bagaimana dia akan terbuka kepada Masyarakatnya sendiri? Kami ingin tahu ke mana arah kebijakan Dinas dan bagaimana dana APBD dan APBN digunakan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Padahal, dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, disebutkan dengan tegas bahwa setiap badan publik—termasuk pemerintah daerah — berkewajiban menyampaikan informasi kepada masyarakat. Menutup diri dari media bukan hanya tindakan tidak profesional, tapi juga melawan semangat demokrasi.

Ketertutupan seperti ini justru membuka ruang spekulasi liar dan menciptakan narasi miring yang bisa merusak citra pemerintahan Karawang. Tanpa klarifikasi resmi dari Rusman Kusnadi, ST. publik hanya akan mengandalkan asumsi, yang dalam iklim keterbukaan seperti saat ini, sangat berbahaya.

Kami selaku awak media masih membuka ruang klarifikasi bagi Kepala Dinas PUPR Karawang, Namun jika sikap bungkam terus dipertahankan, jangan salahkan publik bila mulai bertanya-tanya: ada apa dengan "Rusman Kusnadi, ST.
Karawang | Versitnews.com-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang,Rusman Kusnadi, Menuai sorotan tajam dari publik setelah menunjukkan sikap yang dinilai transparansi dan enggan terbuka terhadap awak media.

Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan terkait sejumlah isu penting tak digubris sama sekali, telepon tak diangkat, pesan tak dibalas, seolah menghindar dari tanggung jawab sebagai pejabat publik.

Mjnggu (05/10/2025), tim redaksi media ini telah berulang kali mencoba menghubungi Rusman Kusnadi, ST. guna meminta klarifikasi atas kabar yang berkembang di masyarakat. Namun hingga berita ini ditayangkan, Kepala Dinas PUPR tersebut tidak memberikan satu pun respons. Ketidakhadiran komunikasi dari seorang pejabat daerah menimbulkan tanda tanya besar: apa yang sebenarnya sedang disembunyikan?

Sikap bungkam "Rusman Kusnadi, ST. kian memperkuat dugaan publik bahwa ia alergi terhadap kontrol sosial, terutama ketika menyangkut transparansi anggaran, kebijakan publik, dan program pembangunan yang didanai uang rakyat. Beberapa warga yang kami temui menyampaikan kekecewaan mendalam atas gaya kepemimpinan Kepala Dinas yang tertutup.

“Kalau kepada wartawan saja menghindar, bagaimana dia akan terbuka kepada Masyarakatnya sendiri? Kami ingin tahu ke mana arah kebijakan Dinas dan bagaimana dana APBD dan APBN digunakan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Padahal, dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, disebutkan dengan tegas bahwa setiap badan publik—termasuk pemerintah daerah — berkewajiban menyampaikan informasi kepada masyarakat. Menutup diri dari media bukan hanya tindakan tidak profesional, tapi juga melawan semangat demokrasi.

Ketertutupan seperti ini justru membuka ruang spekulasi liar dan menciptakan narasi miring yang bisa merusak citra pemerintahan Karawang. Tanpa klarifikasi resmi dari Rusman Kusnadi, ST. publik hanya akan mengandalkan asumsi, yang dalam iklim keterbukaan seperti saat ini, sangat berbahaya.

Kami selaku awak media masih membuka ruang klarifikasi bagi Kepala Dinas PUPR Karawang, Namun jika sikap bungkam terus dipertahankan, jangan salahkan publik bila mulai bertanya-tanya: ada apa dengan "Rusman Kusnadi, ST.

Sikapi Pemotong Dana Transfer ke Daerah, Bupati Aep Perketat Evaluasi Kinerja ASN.

Karawang | Versitnews.com– Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur sipil negara (ASN) menyusul pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) yang signifikan dari pemerintah pusat, Senin (6/10/2025).

Pemerintah Kabupaten Karawang mengalami penurunan signifikan dalam alokasi dana TKD dari Pemerintah Pusat untuk Tahun Anggaran (TA) 2026. Penurunan tersebut mencapai Rp757 miliar atau setara 23,3% dari total transfer TA 2025.

Bupati Aep menegaskan pentingnya evaluasi kinerja ASN agar pemberian Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) benar-benar tepat sasaran.

“Evaluasi kinerja ini sangat penting, karena jangan sampai orang yang tidak bekerja dengan baik memiliki TPP yang sama dengan yang benar-benar bekerja,” ujarnya, Senin, (6/10/2025), di Plaza komplek Pemda Kabupaten Karawang.

Kendati demikian, Bupati Aep memastikan tidak akan melakukan pemotongan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). Namun ia menekankan bahwa evaluasi kinerja ASN akan berjalan lebih ketat.

“Saya berpikir, apakah mungkin mengikuti kabupaten lain dengan memotong TPP. Karena jangan sampai orang yang kerja dan tidak kerja mendapatkan hak TPP yang sama. Ini tidak bagus. Tetapi kami tidak akan melakukan pemotongan TPP,” tuturnya.

Menyikapi kondisi tersebut, ia meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk memperketat pengawasan terhadap pegawai.

penulis: Feri Maulana 
Karawang | Versitnews.com– Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur sipil negara (ASN) menyusul pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) yang signifikan dari pemerintah pusat, Senin (6/10/2025).

Pemerintah Kabupaten Karawang mengalami penurunan signifikan dalam alokasi dana TKD dari Pemerintah Pusat untuk Tahun Anggaran (TA) 2026. Penurunan tersebut mencapai Rp757 miliar atau setara 23,3% dari total transfer TA 2025.

Bupati Aep menegaskan pentingnya evaluasi kinerja ASN agar pemberian Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) benar-benar tepat sasaran.

“Evaluasi kinerja ini sangat penting, karena jangan sampai orang yang tidak bekerja dengan baik memiliki TPP yang sama dengan yang benar-benar bekerja,” ujarnya, Senin, (6/10/2025), di Plaza komplek Pemda Kabupaten Karawang.

Kendati demikian, Bupati Aep memastikan tidak akan melakukan pemotongan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). Namun ia menekankan bahwa evaluasi kinerja ASN akan berjalan lebih ketat.

“Saya berpikir, apakah mungkin mengikuti kabupaten lain dengan memotong TPP. Karena jangan sampai orang yang kerja dan tidak kerja mendapatkan hak TPP yang sama. Ini tidak bagus. Tetapi kami tidak akan melakukan pemotongan TPP,” tuturnya.

Menyikapi kondisi tersebut, ia meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk memperketat pengawasan terhadap pegawai.

penulis: Feri Maulana 

Minggu, 05 Oktober 2025

Rangkaian HUT Golkar Ke-61, DPD Golkar Karawang Gelar Pengobatan Gratis Dan Donor Darah Untuk Masyarakat Karawang


Karawang - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Karawang, menggelar pengobatan gratis dan donor darah, Minggu (05/10/2025). Kegiatan sosial yang berlangsung di Aula Kantor DPD Golkar Karawang ini disambut antusias kader Partai Golkar dan masyarakat sekitar.

Sekjen Partai Golkar sekaligus sebagai Ketua Panitia Pelaksana Hut Golkar Ke-61 Asep Syaripudin mewakili Ketua DPD Golkar Karawang Sukur Mulyono mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, agar seluruh DPD Kabupaten Kota di Indonesia diwajibkan untuk melaksanakan rangkaian HUT Partai Golkar Ke-61 diantaranya yaitu melaksanakan bazar murah atau pasar sembako murah yang melibatkan ribuan masyarakat dan kader partai Golkar kabupaten Karawang.
Adapun kegiatan yang sudah kami laksanakan yang pertama bazar murah di Dapil 3 sekitar 200 paket sembako, yang kedua melaksanakan bazar murah di DPD Golkar sebanyak 2000 paket sembako dan yang ke tiga hari ini DPD Golkar Karawang Mengadakan bakti sosial (Baksos) Pengobatan gratis dan donor darah yang bertempat di DPD Golkar.

Insya Allah pengobatan dan donor darah hari ini bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan darah, kemudian juga bermanfaat bagi masyarakat yang melakukan pengobatan gratis serta pengecekan kesehatan yang dilaksanakan hari ini di DPD Golkar Karawang.

Mudah mudahan di hari ulang tahun ( HUT) yang ke-61 Partai Golkar semakin dekat dengan masyarakat kemudian juga lebih meningkatkan manfaat untuk masyarakat dan bersinergi didalam rangka mensukseskan pembangunan di kabupaten Karawang dalam menuju Karawang yang maju berdaya saing tinggi dan berkelanjutan. Pungkas Asep Syarifudin sapaan akrab Asep Ibe.

Asep Ibe menambahkan, semoga Kedepan Partai Golkar semakin maju sesuai dengan Jargon Partai Golkar di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia yaitu "GOLKAR SOLID INDONESIA MAJU".

Karawang - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Karawang, menggelar pengobatan gratis dan donor darah, Minggu (05/10/2025). Kegiatan sosial yang berlangsung di Aula Kantor DPD Golkar Karawang ini disambut antusias kader Partai Golkar dan masyarakat sekitar.

Sekjen Partai Golkar sekaligus sebagai Ketua Panitia Pelaksana Hut Golkar Ke-61 Asep Syaripudin mewakili Ketua DPD Golkar Karawang Sukur Mulyono mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, agar seluruh DPD Kabupaten Kota di Indonesia diwajibkan untuk melaksanakan rangkaian HUT Partai Golkar Ke-61 diantaranya yaitu melaksanakan bazar murah atau pasar sembako murah yang melibatkan ribuan masyarakat dan kader partai Golkar kabupaten Karawang.
Adapun kegiatan yang sudah kami laksanakan yang pertama bazar murah di Dapil 3 sekitar 200 paket sembako, yang kedua melaksanakan bazar murah di DPD Golkar sebanyak 2000 paket sembako dan yang ke tiga hari ini DPD Golkar Karawang Mengadakan bakti sosial (Baksos) Pengobatan gratis dan donor darah yang bertempat di DPD Golkar.

Insya Allah pengobatan dan donor darah hari ini bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan darah, kemudian juga bermanfaat bagi masyarakat yang melakukan pengobatan gratis serta pengecekan kesehatan yang dilaksanakan hari ini di DPD Golkar Karawang.

Mudah mudahan di hari ulang tahun ( HUT) yang ke-61 Partai Golkar semakin dekat dengan masyarakat kemudian juga lebih meningkatkan manfaat untuk masyarakat dan bersinergi didalam rangka mensukseskan pembangunan di kabupaten Karawang dalam menuju Karawang yang maju berdaya saing tinggi dan berkelanjutan. Pungkas Asep Syarifudin sapaan akrab Asep Ibe.

Asep Ibe menambahkan, semoga Kedepan Partai Golkar semakin maju sesuai dengan Jargon Partai Golkar di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia yaitu "GOLKAR SOLID INDONESIA MAJU".

Redaksi "Versitnews.com Ucapkan Selamat HUT TNI ke-80: "TNI Patriot NKRI Sejati"

Karawang,- Jurnalis Media Versitnews, Yusup Supriadi menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80 yang diperingati pada 5 Oktober 2025.

"Yusup Supriadi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan, keutuhan, dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Atas nama pribadi dan Pimpinan Redaksi serta Staff dan Wartawan Media Versitnews saya mengucapkan selamat HUT TNI ke-80. TNI adalah kebanggaan bangsa, patriot sejati yang selalu hadir melindungi rakyat, menjaga persatuan, dan mengawal kedaulatan negara," Tegas Yusup

la juga menekankan bahwa sinergi antara Insan Pers dengan TNI menjadi hal penting dalam membangun stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan. Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan dalam aspek pertahanan, tetapi juga melalui kerja nyata dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

"Semoga di usia ke-80 ini, TNI semakin profesional, modern, dan dicintai rakyat. Kami percaya TNI akan terus menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan bangsa dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera," tambahnya.

Peringatan HUT TNI ke-80 tahun ini mengusung semangat pengabdian tanpa batas, sejalan dengan tekad TNI yang selalu setia pada amanat rakyat, bangsa, dan negara,"pungkas Yusup.


(Penulis:Yusup Supriadi)
Karawang,- Jurnalis Media Versitnews, Yusup Supriadi menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80 yang diperingati pada 5 Oktober 2025.

"Yusup Supriadi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan, keutuhan, dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Atas nama pribadi dan Pimpinan Redaksi serta Staff dan Wartawan Media Versitnews saya mengucapkan selamat HUT TNI ke-80. TNI adalah kebanggaan bangsa, patriot sejati yang selalu hadir melindungi rakyat, menjaga persatuan, dan mengawal kedaulatan negara," Tegas Yusup

la juga menekankan bahwa sinergi antara Insan Pers dengan TNI menjadi hal penting dalam membangun stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan. Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan dalam aspek pertahanan, tetapi juga melalui kerja nyata dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

"Semoga di usia ke-80 ini, TNI semakin profesional, modern, dan dicintai rakyat. Kami percaya TNI akan terus menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan bangsa dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera," tambahnya.

Peringatan HUT TNI ke-80 tahun ini mengusung semangat pengabdian tanpa batas, sejalan dengan tekad TNI yang selalu setia pada amanat rakyat, bangsa, dan negara,"pungkas Yusup.


(Penulis:Yusup Supriadi)

Peningkatan Jalan Pasir Ukem-Langensari di Cilamaya Kulon: Wujud Dedikasi Pembangunan dan Apresiasi Masyarakat


Karawang, Versitnews.com - 02 Oktober 2025 – Proyek peningkatan Jalan ruas pasirukem-Langensaei di Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Karawang, terus menunjukkan progres signifikan.

Proyek senilai Rp.639.476.535,- (Enam Ratus Tiga Puluh Sembilan Juta Empat Ratus Tujuh Puluh Enam Ribu Lima Ratus Tiga Puluh Lima Rupiah) ini dikerjakan oleh Penyedia Jasa CV.Ciwulan Bangkit dengan Konsultan Pengawas. Dan direncanakan selesai dalam 90 (Sembilan Puluh) hari kalender, dimulai sejak 28 Agustus 2025. Anggaran proyek bersumber dari APBD Kabupaten Karawang Tahun Anggaran 2025.

Di lapangan, proyek ini dipimpin langsung oleh Pelaksana , lembur juga sampai malam, musim kemarau ini bagus buat ngecor karena untuk mengakut matrial mobil teruk mikser. ungkapnya 

Pelaksana dan Konsultan, yang memiliki pengalaman luas dan mendalam dalam ilmu pekerjaan pengecoran jalan beton. 

Keberadaan beliau sebagai pelaksana di lapangan memastikan setiap tahapan pekerjaan dilakukan sesuai standar mutu dan bestek yang telah ditetapkan, menjamin kualitas jalan yang kokoh dan tahan lama.

Salah satu aspek yang paling menarik dari pelaksanaan proyek ini adalah tingginya antusiasme dan partisipasi masyarakat sekitar. 

Berdasarkan wawancara dengan beberapa ibu-ibu di sepanjang jalan yang sedang dikerjakan, mereka mengungkapkan kegembiraan dan dukungan penuh terhadap proyek ini. 

Bahkan, apresiasi masyarakat tidak hanya berhenti pada dukungan moral, terlihat pemandangan yang mengharukan di mana warga, termasuk ibu-ibu, secara sukarela memberikan makanan ringan, kopi, dan air mineral kepada para pekerja, baik tukang maupun kenek.

Beberapa warga Pasir Ukem bahkan sengaja menyajikan es kelapa muda dan gorengan segar, menunjukkan kepedulian dan kebersamaan yang luar biasa.

Semangat gotong royong ini juga terlihat dari kehadiran para awak media yang turut meliput proses pekerjaan hingga malam hari. 

Media Versitnews.com secara khusus memberikan apresiasi kepada rekan-rekan jurnalis yang berpartisipasi aktif dalam peliputan ini, termasuk jurnalis senior yang dikenal publik dan memiliki pengalaman panjang dalam peliputan lapangan. 

Kehadiran mereka tidak hanya untuk mengabarkan, tetapi juga menjadi saksi langsung dedikasi para pekerja dan dukungan masyarakat.

Penting untuk dicatat bahwa selama proses pengerjaan, konsultan pengawas dari CV. Ciwulan Bangkit selalu berada di lapangan, memastikan setiap langkah pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar keselamatan kerja. 

Seluruh pekerja juga terlihat disiplin dalam mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm keselamatan, sepatu keselamatan, rompi nyala, masker, dan sarung tangan, menunjukkan komitmen terhadap keselamatan kerja yang tinggi.

Respons positif dari warga masyarakat ini merupakan apresiasi nyata terhadap Pemerintah Kabupaten Karawang yang telah merealisasikan pembangunan infrastruktur vital ini. 

Peningkatan jalan ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Cilamaya kulon dan sekitarnya. 

Proyek ini menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah, pelaksana proyek, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan bermanfaat bagi semua

Karawang, Versitnews.com - 02 Oktober 2025 – Proyek peningkatan Jalan ruas pasirukem-Langensaei di Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Karawang, terus menunjukkan progres signifikan.

Proyek senilai Rp.639.476.535,- (Enam Ratus Tiga Puluh Sembilan Juta Empat Ratus Tujuh Puluh Enam Ribu Lima Ratus Tiga Puluh Lima Rupiah) ini dikerjakan oleh Penyedia Jasa CV.Ciwulan Bangkit dengan Konsultan Pengawas. Dan direncanakan selesai dalam 90 (Sembilan Puluh) hari kalender, dimulai sejak 28 Agustus 2025. Anggaran proyek bersumber dari APBD Kabupaten Karawang Tahun Anggaran 2025.

Di lapangan, proyek ini dipimpin langsung oleh Pelaksana , lembur juga sampai malam, musim kemarau ini bagus buat ngecor karena untuk mengakut matrial mobil teruk mikser. ungkapnya 

Pelaksana dan Konsultan, yang memiliki pengalaman luas dan mendalam dalam ilmu pekerjaan pengecoran jalan beton. 

Keberadaan beliau sebagai pelaksana di lapangan memastikan setiap tahapan pekerjaan dilakukan sesuai standar mutu dan bestek yang telah ditetapkan, menjamin kualitas jalan yang kokoh dan tahan lama.

Salah satu aspek yang paling menarik dari pelaksanaan proyek ini adalah tingginya antusiasme dan partisipasi masyarakat sekitar. 

Berdasarkan wawancara dengan beberapa ibu-ibu di sepanjang jalan yang sedang dikerjakan, mereka mengungkapkan kegembiraan dan dukungan penuh terhadap proyek ini. 

Bahkan, apresiasi masyarakat tidak hanya berhenti pada dukungan moral, terlihat pemandangan yang mengharukan di mana warga, termasuk ibu-ibu, secara sukarela memberikan makanan ringan, kopi, dan air mineral kepada para pekerja, baik tukang maupun kenek.

Beberapa warga Pasir Ukem bahkan sengaja menyajikan es kelapa muda dan gorengan segar, menunjukkan kepedulian dan kebersamaan yang luar biasa.

Semangat gotong royong ini juga terlihat dari kehadiran para awak media yang turut meliput proses pekerjaan hingga malam hari. 

Media Versitnews.com secara khusus memberikan apresiasi kepada rekan-rekan jurnalis yang berpartisipasi aktif dalam peliputan ini, termasuk jurnalis senior yang dikenal publik dan memiliki pengalaman panjang dalam peliputan lapangan. 

Kehadiran mereka tidak hanya untuk mengabarkan, tetapi juga menjadi saksi langsung dedikasi para pekerja dan dukungan masyarakat.

Penting untuk dicatat bahwa selama proses pengerjaan, konsultan pengawas dari CV. Ciwulan Bangkit selalu berada di lapangan, memastikan setiap langkah pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar keselamatan kerja. 

Seluruh pekerja juga terlihat disiplin dalam mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm keselamatan, sepatu keselamatan, rompi nyala, masker, dan sarung tangan, menunjukkan komitmen terhadap keselamatan kerja yang tinggi.

Respons positif dari warga masyarakat ini merupakan apresiasi nyata terhadap Pemerintah Kabupaten Karawang yang telah merealisasikan pembangunan infrastruktur vital ini. 

Peningkatan jalan ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Cilamaya kulon dan sekitarnya. 

Proyek ini menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah, pelaksana proyek, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan bermanfaat bagi semua

Sabtu, 04 Oktober 2025

PUPR Karawang Bungkam Soal Proyek Jalan Siliwangi Rp640 Juta Diduga Menyalahi Teknis, Tetapi Dinas PUPR (Bungkam)..Ada Apakah Antara PUPR Dengan Kontraktor???

Karawang, Versitnews.com-Proyek peningkatan Jalan Siliwangi di Kecamatan Karawang Barat kembali menyita perhatian publik. Pekerjaan yang dibiayai APBD Karawang Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp640 juta dan dikerjakan PT Semesta Loyal Pelita itu diduga kuat dilakukan secara serampangan dan melanggar prosedur teknis konstruksi. kini menjadi sorotan publik. Aktivis konstruksi, "Akhmad Muslim" dan "Ade Balok", menilai bahwa hasil pekerjaan tidak sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan.

"Akhmad Muslim" menegaskan terdapat indikasi bahwa pekerjaan Peningkatan Jalan Siliwangi tidak sesuai spesifikasi. Ia meminta kontraktor pelaksana, PT Semesta Loyal Pelita", dan "Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)" Karawang untuk bertanggung jawab atas kualitas pekerjaan yang dianggap asal-asalan dan merugikan anggaran negara.

"Ade Balok" menyoroti lemahnya pengawasan dari dinas terkait, yang berpotensi membuka peluang penyimpangan anggaran.

Kami menemukan indikasi pekerjaan Peningkatan Jalan Siliwangi ini tidak sesuai spesifikasi. Dengan anggaran hampir Rp640 juta, hasil yang terlihat di lapangan sangat jauh dari harapan. Kontraktor dan pihak PUPR harus bertanggung jawab,” tegas Akhmad Muslim, Sa tu (4/10/2025).

Hal senada disampaikan Ade Balok. Ia menyoroti lemahnya fungsi pengawasan dari dinas terkait yang membuka peluang adanya penyimpangan anggaran.

“Kalau seperti ini dibiarkan, publik akan semakin hilang kepercayaan terhadap proyek pemerintah. Apalagi ini jelas-jelas menggunakan uang rakyat,” tandasnya.

"Akhmad Muslim" dan "Ade Balok", menilai hasil pekerjaan Peningkatan jalan tidak memenuhi spesifikasi yang seharusnya. Mereka menemukan indikasi bahwa proyek ini melenceng dari "Rancangan Anggaran Belanja (RAB)". Lemahnya pengawasan dari Dinas PUPR, yang membuka peluang terjadinya penyimpangan anggaran. 

Kedua aktivis menyatakan bahwa mereka akan terus mengawal proyek ini hingga ada perbaikan yang nyata. Jika tidak ada tindak lanjut, mereka siap melaporkan dugaan kejanggalan kepada aparat penegak hukum. Dan meminta seluruh awak media dan masyarakat untuk ikut mengawal dengan ada nya dugaan penyimpangan dari pihak PUPR dan Kontraktor.

Dari pengamatan di lokasi, ditemukan aktivitas pengurugan tanah merah yang langsung ditimbun di atas rumput hidup tanpa pengupasan (stripping), pembersihan lahan (kosrekan), atau pemeriksaan kondisi dasar. Temuan ini dianggap janggal dan berpotensi merusak kualitas proyek sejak awal.

Akhmad Muslim dan Ade Balok, dua aktivis lokal pemerhati proyek, mengecam keras metode kerja tersebut.

“Rumput itu harusnya di kat dulu. Ada istilah stripping, ada kosrekan, ada pemeriksaan lapangan. Tapi kemarin tidak dilakukan oleh pihak pelaksana. Ini sudah tidak sesuai spek,” tegas Akhmad Muslim kepada awak media Versitnews. standar proyek senilai ratusan juta rupiah. Hal ini menimbulkan pertanyaan di kalangan publik mengenai penggunaan dana yang cukup besar. apakah benar dana Rp 640 juta lebih hanya menghasilkan dengan kualitas seperti itu?

Proyek yang dikerjakan "PT Semesta Loyal Pelita" ini tercatat memiliki masa pelaksanaan selama 60 hari kalender dengan sumber dana dari APBD Karawang 2025. Kini publik menanti sikap tegas Dinas PUPR Karawang maupun kontraktor untuk memberikan jawaban dan solusi atas sorotan tajam tersebut.

Disaat diminta keterangan dari awak media kepada "Dinas PUPR" seolah-olah pihak PUPR bungkam tidak memberikan tanggapan apa-apa, Masyarakat berharap agar "Disdikpora Karawang" tegas meminta kepada kontraktor untuk memberikan jawaban serta solusi atas masalah ini, demi menjaga kepercayaan publik terhadap proyek pemerintah yang menggunakan uang rakyat. 

"Jika kami juga tidak mendapatkan tanggapan dari pihak dinas PRKP dan kontraktor pelaksana, kami akan membuatkan surat untuk di layang kan ke pihak kejari Karawang Untuk menindak lanjut, karna kami kawatir ada permainan antara pihak dinas dengan kontraktor.

Sorotan ini menunjukkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proyek-proyek pemerintah, serta perlunya pengawasan yang ketat untuk memastikan penggunaan anggaran yang tepat dan berkualitas.

Sementara itu, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten hingga hingga saat ini masih bungkam. Saat dihubungi awak media untuk konfirmasi, belum ada jawaban resmi yang diberikan.

Masyarakat mendesak agar kejaksaan segera turun melakukan penyelidikan, sebab proyek tersebut menggunakan dana publik yang semestinya diawasi ketat.

Kalau aparat penegak hukum tidak segera bertindak, bisa jadi praktik seperti ini akan terus berulang. Kami tidak ingin rakyat hanya jadi korban proyek asal jadi.
Karawang, Versitnews.com-Proyek peningkatan Jalan Siliwangi di Kecamatan Karawang Barat kembali menyita perhatian publik. Pekerjaan yang dibiayai APBD Karawang Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp640 juta dan dikerjakan PT Semesta Loyal Pelita itu diduga kuat dilakukan secara serampangan dan melanggar prosedur teknis konstruksi. kini menjadi sorotan publik. Aktivis konstruksi, "Akhmad Muslim" dan "Ade Balok", menilai bahwa hasil pekerjaan tidak sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan.

"Akhmad Muslim" menegaskan terdapat indikasi bahwa pekerjaan Peningkatan Jalan Siliwangi tidak sesuai spesifikasi. Ia meminta kontraktor pelaksana, PT Semesta Loyal Pelita", dan "Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)" Karawang untuk bertanggung jawab atas kualitas pekerjaan yang dianggap asal-asalan dan merugikan anggaran negara.

"Ade Balok" menyoroti lemahnya pengawasan dari dinas terkait, yang berpotensi membuka peluang penyimpangan anggaran.

Kami menemukan indikasi pekerjaan Peningkatan Jalan Siliwangi ini tidak sesuai spesifikasi. Dengan anggaran hampir Rp640 juta, hasil yang terlihat di lapangan sangat jauh dari harapan. Kontraktor dan pihak PUPR harus bertanggung jawab,” tegas Akhmad Muslim, Sa tu (4/10/2025).

Hal senada disampaikan Ade Balok. Ia menyoroti lemahnya fungsi pengawasan dari dinas terkait yang membuka peluang adanya penyimpangan anggaran.

“Kalau seperti ini dibiarkan, publik akan semakin hilang kepercayaan terhadap proyek pemerintah. Apalagi ini jelas-jelas menggunakan uang rakyat,” tandasnya.

"Akhmad Muslim" dan "Ade Balok", menilai hasil pekerjaan Peningkatan jalan tidak memenuhi spesifikasi yang seharusnya. Mereka menemukan indikasi bahwa proyek ini melenceng dari "Rancangan Anggaran Belanja (RAB)". Lemahnya pengawasan dari Dinas PUPR, yang membuka peluang terjadinya penyimpangan anggaran. 

Kedua aktivis menyatakan bahwa mereka akan terus mengawal proyek ini hingga ada perbaikan yang nyata. Jika tidak ada tindak lanjut, mereka siap melaporkan dugaan kejanggalan kepada aparat penegak hukum. Dan meminta seluruh awak media dan masyarakat untuk ikut mengawal dengan ada nya dugaan penyimpangan dari pihak PUPR dan Kontraktor.

Dari pengamatan di lokasi, ditemukan aktivitas pengurugan tanah merah yang langsung ditimbun di atas rumput hidup tanpa pengupasan (stripping), pembersihan lahan (kosrekan), atau pemeriksaan kondisi dasar. Temuan ini dianggap janggal dan berpotensi merusak kualitas proyek sejak awal.

Akhmad Muslim dan Ade Balok, dua aktivis lokal pemerhati proyek, mengecam keras metode kerja tersebut.

“Rumput itu harusnya di kat dulu. Ada istilah stripping, ada kosrekan, ada pemeriksaan lapangan. Tapi kemarin tidak dilakukan oleh pihak pelaksana. Ini sudah tidak sesuai spek,” tegas Akhmad Muslim kepada awak media Versitnews. standar proyek senilai ratusan juta rupiah. Hal ini menimbulkan pertanyaan di kalangan publik mengenai penggunaan dana yang cukup besar. apakah benar dana Rp 640 juta lebih hanya menghasilkan dengan kualitas seperti itu?

Proyek yang dikerjakan "PT Semesta Loyal Pelita" ini tercatat memiliki masa pelaksanaan selama 60 hari kalender dengan sumber dana dari APBD Karawang 2025. Kini publik menanti sikap tegas Dinas PUPR Karawang maupun kontraktor untuk memberikan jawaban dan solusi atas sorotan tajam tersebut.

Disaat diminta keterangan dari awak media kepada "Dinas PUPR" seolah-olah pihak PUPR bungkam tidak memberikan tanggapan apa-apa, Masyarakat berharap agar "Disdikpora Karawang" tegas meminta kepada kontraktor untuk memberikan jawaban serta solusi atas masalah ini, demi menjaga kepercayaan publik terhadap proyek pemerintah yang menggunakan uang rakyat. 

"Jika kami juga tidak mendapatkan tanggapan dari pihak dinas PRKP dan kontraktor pelaksana, kami akan membuatkan surat untuk di layang kan ke pihak kejari Karawang Untuk menindak lanjut, karna kami kawatir ada permainan antara pihak dinas dengan kontraktor.

Sorotan ini menunjukkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proyek-proyek pemerintah, serta perlunya pengawasan yang ketat untuk memastikan penggunaan anggaran yang tepat dan berkualitas.

Sementara itu, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten hingga hingga saat ini masih bungkam. Saat dihubungi awak media untuk konfirmasi, belum ada jawaban resmi yang diberikan.

Masyarakat mendesak agar kejaksaan segera turun melakukan penyelidikan, sebab proyek tersebut menggunakan dana publik yang semestinya diawasi ketat.

Kalau aparat penegak hukum tidak segera bertindak, bisa jadi praktik seperti ini akan terus berulang. Kami tidak ingin rakyat hanya jadi korban proyek asal jadi.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done