VERSITNEWS

Rabu, 08 Oktober 2025

Gedung Baru Bapenda Karawang Retak Sebelum Ditempati, "DPRD Soroti Kualitas Proyek"

Karawang | Versitnews.com– Rombongan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang dibuat tercengang saat melakukan kunjungan kerja ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Karawang, Rabu (8/10/2025). Bukan karena capaian pajak, melainkan kondisi gedung baru Bapenda yang sudah rusak meski belum pernah ditempati.

Ketua Komisi II DPRD Karawang, Mumun Maemunah, mengungkapkan keprihatinannya usai meninjau langsung bangunan yang seharusnya menjadi simbol pelayanan publik modern itu.

“Setelah evaluasi capaian PAD dan pajak PBB, kami melihat langsung kondisi gedung baru. Ternyata, banyak lantai tidak rata, dinding retak-retak, bahkan pintu utama macet karena tanah di sekitar bangunan tidak rata,” ujar Mumun dengan nada kecewa.

Menurutnya, kerusakan yang ditemukan menunjukkan indikasi lemahnya perencanaan dan pengawasan proyek. Ia mempertanyakan proses awal pembangunan, terutama kesiapan lahan dan kualitas pekerjaan kontraktor.

“Saya heran, apakah tanahnya tidak diratakan dulu sebelum dibangun? Retakan di dinding sangat jelas, terutama di area tangga. Lantai juga bergelombang dan di beberapa sisi berlubang. Ini jelas membahayakan,” tegasnya.

Mumun mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang segera melakukan audit teknis serta pemeriksaan kelayakan bangunan sebelum difungsikan.

“Bapenda ini penghasil pajak daerah, seharusnya punya gedung yang representatif, aman, dan nyaman bagi pegawai maupun masyarakat. Jangan sampai pelayanan publik terganggu hanya karena kualitas bangunan yang buruk,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar proyek-proyek pemerintah, terutama yang menggunakan dana publik, diawasi lebih ketat dan transparan.

“Kalau gedung yang belum ditempati saja sudah rusak, bagaimana nanti setelah dipakai? Jangan buru-buru diresmikan hanya demi pencitraan. Pastikan dulu kualitas dan keamanannya,” pungkas Mumun.

Kondisi gedung baru Bapenda Karawang ini menjadi alarm keras bagi instansi teknis dan aparat pengawasan, agar pembangunan fasilitas publik benar-benar mengedepankan mutu dan tanggung jawab, bukan sekadar formalitas serah terima proyek.
Karawang | Versitnews.com– Rombongan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang dibuat tercengang saat melakukan kunjungan kerja ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Karawang, Rabu (8/10/2025). Bukan karena capaian pajak, melainkan kondisi gedung baru Bapenda yang sudah rusak meski belum pernah ditempati.

Ketua Komisi II DPRD Karawang, Mumun Maemunah, mengungkapkan keprihatinannya usai meninjau langsung bangunan yang seharusnya menjadi simbol pelayanan publik modern itu.

“Setelah evaluasi capaian PAD dan pajak PBB, kami melihat langsung kondisi gedung baru. Ternyata, banyak lantai tidak rata, dinding retak-retak, bahkan pintu utama macet karena tanah di sekitar bangunan tidak rata,” ujar Mumun dengan nada kecewa.

Menurutnya, kerusakan yang ditemukan menunjukkan indikasi lemahnya perencanaan dan pengawasan proyek. Ia mempertanyakan proses awal pembangunan, terutama kesiapan lahan dan kualitas pekerjaan kontraktor.

“Saya heran, apakah tanahnya tidak diratakan dulu sebelum dibangun? Retakan di dinding sangat jelas, terutama di area tangga. Lantai juga bergelombang dan di beberapa sisi berlubang. Ini jelas membahayakan,” tegasnya.

Mumun mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang segera melakukan audit teknis serta pemeriksaan kelayakan bangunan sebelum difungsikan.

“Bapenda ini penghasil pajak daerah, seharusnya punya gedung yang representatif, aman, dan nyaman bagi pegawai maupun masyarakat. Jangan sampai pelayanan publik terganggu hanya karena kualitas bangunan yang buruk,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar proyek-proyek pemerintah, terutama yang menggunakan dana publik, diawasi lebih ketat dan transparan.

“Kalau gedung yang belum ditempati saja sudah rusak, bagaimana nanti setelah dipakai? Jangan buru-buru diresmikan hanya demi pencitraan. Pastikan dulu kualitas dan keamanannya,” pungkas Mumun.

Kondisi gedung baru Bapenda Karawang ini menjadi alarm keras bagi instansi teknis dan aparat pengawasan, agar pembangunan fasilitas publik benar-benar mengedepankan mutu dan tanggung jawab, bukan sekadar formalitas serah terima proyek.

Kadis PUPR Karawang Akui Lemahnya Pengawasan Proyek: Kalau Fungsinya Hilang, Jangan Dibayar

Karawang,.com — Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang, Rusman Kusnadi, ST, akhirnya buka suara terkait sorotan publik atas lemahnya pengawasan proyek infrastruktur di daerahnya. Dalam wawancara eksklusif pada Rabu (8/10/2025), Rusman menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan, menerima kritik konstruktif, dan menindak tegas oknum pengawas maupun kontraktor nakal.

“Saya ini bagian dari kontrol masyarakat. Jadi kami tidak menutup diri terhadap kritik, selama itu membangun dan memang harus kami atensi,” ujarnya tegas.

Rusman mengakui masih banyak kekurangan di lapangan, terutama pada kualitas pengawasan proyek yang dinilai belum merata. “Kualitas pengawas di lapangan itu kan berbeda-beda. Kami sudah lakukan pelatihan, tapi personel terbatas, hanya 35 orang, sementara titik pekerjaan tersebar luas. Satu pengawas bisa kontrol sampai lima lokasi,” bebernya.

Ia menambahkan, Dinas PUPR telah mengingatkan kontraktor agar lebih transparan dengan menampilkan gambar kerja di lokasi proyek. “Itu penting supaya masyarakat tahu apa yang sedang dikerjakan, mulai dari panjang, tinggi, hingga jenis pekerjaan,” kata Rusman.

Menanggapi kritik media yang menilai PUPR kerap tertutup terhadap konfirmasi, Rusman menepis tudingan itu. “Kadang kami sedang rapat, pesan belum terbaca atau lupa ditindaklanjuti. Tapi ini jadi bahan koreksi kami. Ke depan kami akan lakukan briefing lagi dengan para kepala bidang dan pengawas lapangan agar komunikasi lebih baik,” katanya.

Rusman juga tak segan menegaskan sanksi terhadap pengawas atau kontraktor yang tidak profesional. “Kalau ada oknum pengawas yang tidak bertanggung jawab, tentu akan kami tindaklanjuti. Bisa dikurangi jumlah pengawasannya, bahkan dihentikan sementara,” ujarnya.

Pernyataan paling tegas keluar saat Rusman menyinggung soal proyek yang hasilnya tidak sesuai harapan.

“Kalau fungsinya hilang, ya jangan dibayar. Masih ada masa pemeliharaan enam bulan ke depan, itu kesempatan untuk memperbaiki,” tegasnya.

Rusman berharap ke depan kontraktor di Karawang dapat bekerja lebih profesional dan menghasilkan proyek-proyek monumental, fungsional, serta benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

“Keberfungsian infrastruktur adalah ukuran utama keberhasilan dinas ini,” pungkasnya.
Karawang,.com — Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang, Rusman Kusnadi, ST, akhirnya buka suara terkait sorotan publik atas lemahnya pengawasan proyek infrastruktur di daerahnya. Dalam wawancara eksklusif pada Rabu (8/10/2025), Rusman menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan, menerima kritik konstruktif, dan menindak tegas oknum pengawas maupun kontraktor nakal.

“Saya ini bagian dari kontrol masyarakat. Jadi kami tidak menutup diri terhadap kritik, selama itu membangun dan memang harus kami atensi,” ujarnya tegas.

Rusman mengakui masih banyak kekurangan di lapangan, terutama pada kualitas pengawasan proyek yang dinilai belum merata. “Kualitas pengawas di lapangan itu kan berbeda-beda. Kami sudah lakukan pelatihan, tapi personel terbatas, hanya 35 orang, sementara titik pekerjaan tersebar luas. Satu pengawas bisa kontrol sampai lima lokasi,” bebernya.

Ia menambahkan, Dinas PUPR telah mengingatkan kontraktor agar lebih transparan dengan menampilkan gambar kerja di lokasi proyek. “Itu penting supaya masyarakat tahu apa yang sedang dikerjakan, mulai dari panjang, tinggi, hingga jenis pekerjaan,” kata Rusman.

Menanggapi kritik media yang menilai PUPR kerap tertutup terhadap konfirmasi, Rusman menepis tudingan itu. “Kadang kami sedang rapat, pesan belum terbaca atau lupa ditindaklanjuti. Tapi ini jadi bahan koreksi kami. Ke depan kami akan lakukan briefing lagi dengan para kepala bidang dan pengawas lapangan agar komunikasi lebih baik,” katanya.

Rusman juga tak segan menegaskan sanksi terhadap pengawas atau kontraktor yang tidak profesional. “Kalau ada oknum pengawas yang tidak bertanggung jawab, tentu akan kami tindaklanjuti. Bisa dikurangi jumlah pengawasannya, bahkan dihentikan sementara,” ujarnya.

Pernyataan paling tegas keluar saat Rusman menyinggung soal proyek yang hasilnya tidak sesuai harapan.

“Kalau fungsinya hilang, ya jangan dibayar. Masih ada masa pemeliharaan enam bulan ke depan, itu kesempatan untuk memperbaiki,” tegasnya.

Rusman berharap ke depan kontraktor di Karawang dapat bekerja lebih profesional dan menghasilkan proyek-proyek monumental, fungsional, serta benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

“Keberfungsian infrastruktur adalah ukuran utama keberhasilan dinas ini,” pungkasnya.

Disdikpora Karawang Kebanjiran Pesan Nyasar, Kasubag Umpeg," Kami Tetap Layani Dengan Senyuman.

karawang | Versitnews.com - Selain melayani 3.639 calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu guru dan tenaga pendidik, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Karawang juga sering mendapatkan pesan salah alamat. 

Tak sedikit pertanyaan hingga konsultasi justru datang dari guru di luar daerah, guru SMK Negeri yang menjadi kewenangan Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar), hingga calon PPPK tenaga kesehatan dari Puskesmas.

Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian (Umpeg) Disdikpora Karawang, Joean Himawan menjelaskan, pihaknya tetap melayani semua konsultasi dan pertanyaan, baik dari pelamar yang tepat sasaran maupun yang salah alamat. 

"Kami tidak menutup pintu. Kalau ada yang nyasar, tetap kami arahkan ke instansi berwenang supaya mereka tidak kebingungan,” ujar Joean, Jumat (3/10/2025).

Joean menegaskan, Disdikpora Karawang hanya mengurus formasi yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten, seperti guru SD dan SMP. Adapun untuk jenjang SMA/SMK berada di bawah naungan Disdik Jabar, sementara tenaga kesehatan menjadi ranah Dinas Kesehatan (Dinkes).

"Banyak calon PPPK yang mungkin masih bingung soal kewenangan. Jadi wajar kalau ada yang salah kirim. Yang penting, kami tetap arahkan agar tidak salah langkah,” jelasnya.

Dengan tingginya antusiasme pendaftaran PPPK paruh waktu tahun ini, Joean berharap masyarakat bisa lebih cermat membaca informasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) maupun Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karawang.

"Ribuan pesan masuk, termasuk yang salah alamat, justru menunjukkan besarnya semangat dan antusiasme masyarakat untuk mengikuti seleksi PPPK," pungkasnya.

Sebagai informasi, Disdikpora Karawang telah memverifikasi 3639 guru dan tenaga pendidik non-ASN yang akan ditetapkan sebagai PPPK paruh waktu. 

Langkah ini dilakukan untuk mencegah data fiktif sekaligus memastikan gaji yang dibiayai APBD tepat sasaran. Saat ini data PPPK paruh waktu tengah dalam proses pengajuan Nomor Induk Pegawai (NIP).


karawang | Versitnews.com - Selain melayani 3.639 calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu guru dan tenaga pendidik, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Karawang juga sering mendapatkan pesan salah alamat. 

Tak sedikit pertanyaan hingga konsultasi justru datang dari guru di luar daerah, guru SMK Negeri yang menjadi kewenangan Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar), hingga calon PPPK tenaga kesehatan dari Puskesmas.

Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian (Umpeg) Disdikpora Karawang, Joean Himawan menjelaskan, pihaknya tetap melayani semua konsultasi dan pertanyaan, baik dari pelamar yang tepat sasaran maupun yang salah alamat. 

"Kami tidak menutup pintu. Kalau ada yang nyasar, tetap kami arahkan ke instansi berwenang supaya mereka tidak kebingungan,” ujar Joean, Jumat (3/10/2025).

Joean menegaskan, Disdikpora Karawang hanya mengurus formasi yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten, seperti guru SD dan SMP. Adapun untuk jenjang SMA/SMK berada di bawah naungan Disdik Jabar, sementara tenaga kesehatan menjadi ranah Dinas Kesehatan (Dinkes).

"Banyak calon PPPK yang mungkin masih bingung soal kewenangan. Jadi wajar kalau ada yang salah kirim. Yang penting, kami tetap arahkan agar tidak salah langkah,” jelasnya.

Dengan tingginya antusiasme pendaftaran PPPK paruh waktu tahun ini, Joean berharap masyarakat bisa lebih cermat membaca informasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) maupun Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karawang.

"Ribuan pesan masuk, termasuk yang salah alamat, justru menunjukkan besarnya semangat dan antusiasme masyarakat untuk mengikuti seleksi PPPK," pungkasnya.

Sebagai informasi, Disdikpora Karawang telah memverifikasi 3639 guru dan tenaga pendidik non-ASN yang akan ditetapkan sebagai PPPK paruh waktu. 

Langkah ini dilakukan untuk mencegah data fiktif sekaligus memastikan gaji yang dibiayai APBD tepat sasaran. Saat ini data PPPK paruh waktu tengah dalam proses pengajuan Nomor Induk Pegawai (NIP).


PT.Jasa Tirta Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Yang Ambruk

Subang | Versitnews.com-Kegiatan perbaikan jembatan di Desa Tanjung Rasa Kaler, Kecamatan Patok Besi, Subang, sangat penting untuk meningkatkan akses jalan ke Kampung Tanjung Rasa dan sekitarnya. Jembatan yang roboh ini tidak hanya mengganggu mobilitas masyarakat, tetapi juga dapat menghambat proses irigasi sawah yang luasnya sekitar 500 hektar.

Menurut informasi dari PT Jasa Tirta 2, proyek perbaikan jembatan ini akan segera dilaksanakan untuk memastikan akses jalan dan irigasi sawah dapat berjalan lancar. Ini sangat penting untuk mendukung kegiatan pertanian dan perekonomian masyarakat di daerah tersebut.

Perbaikan jembatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Desa Tanjung Rasa Kaler dan sekitarnya, serta membantu meningkatkan produksi pertanian di daerah tersebut.

Proyek perbaikan jembatan di Desa Tanjung Rasa Kaler, Kecamatan Patok Besi, Subang, masih dalam tahap menunggu kepastian waktu pelaksanaan. Meskipun pengajuan proyek sudah dilakukan sejak jembatan retak, namun hingga saat ini masih belum ada kepastian tentang kapan proyek akan dimulai.

Petugas Tirta juga menyatakan bahwa proyek ini sudah diajukan ke pusat sejak jembatan retak, namun masih dalam tahap menunggu. Nara sumber juga menyatakan bahwa proyek ini sudah mau digarap, namun masih belum ada kepastian tentang waktu pelaksanaannya

Untuk mempercepat proses perbaikan jembatan, diharapkan agar pemerintah daerah dan pusat dapat segera mengambil keputusan tentang waktu pelaksanaan proyek. Hal ini penting untuk memastikan akses jalan dan irigasi sawah dapat berjalan lancar, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah tersebut.



Penulis:Juhro

Subang | Versitnews.com-Kegiatan perbaikan jembatan di Desa Tanjung Rasa Kaler, Kecamatan Patok Besi, Subang, sangat penting untuk meningkatkan akses jalan ke Kampung Tanjung Rasa dan sekitarnya. Jembatan yang roboh ini tidak hanya mengganggu mobilitas masyarakat, tetapi juga dapat menghambat proses irigasi sawah yang luasnya sekitar 500 hektar.

Menurut informasi dari PT Jasa Tirta 2, proyek perbaikan jembatan ini akan segera dilaksanakan untuk memastikan akses jalan dan irigasi sawah dapat berjalan lancar. Ini sangat penting untuk mendukung kegiatan pertanian dan perekonomian masyarakat di daerah tersebut.

Perbaikan jembatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Desa Tanjung Rasa Kaler dan sekitarnya, serta membantu meningkatkan produksi pertanian di daerah tersebut.

Proyek perbaikan jembatan di Desa Tanjung Rasa Kaler, Kecamatan Patok Besi, Subang, masih dalam tahap menunggu kepastian waktu pelaksanaan. Meskipun pengajuan proyek sudah dilakukan sejak jembatan retak, namun hingga saat ini masih belum ada kepastian tentang kapan proyek akan dimulai.

Petugas Tirta juga menyatakan bahwa proyek ini sudah diajukan ke pusat sejak jembatan retak, namun masih dalam tahap menunggu. Nara sumber juga menyatakan bahwa proyek ini sudah mau digarap, namun masih belum ada kepastian tentang waktu pelaksanaannya

Untuk mempercepat proses perbaikan jembatan, diharapkan agar pemerintah daerah dan pusat dapat segera mengambil keputusan tentang waktu pelaksanaan proyek. Hal ini penting untuk memastikan akses jalan dan irigasi sawah dapat berjalan lancar, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah tersebut.



Penulis:Juhro

Identitas Korban Perempuan yang Mengapung di Sungai Citarum Klari Terungkap, Polisi Terus Lakukan Penyelidikan


Karawang | Versitnews.com - Penemuan sosok perempuan muda yang mengapung di aliran Sungai Citarum, wilayah Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, pada Selasa (7/10/2025), kini mulai terungkap.

Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui bernama Dina Oktaviani (20), Putri dari bapak Supri Haryanto, Ibu Yayah, warga Dusun Kiara, Kelurahan Talunjaya, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang.

Korban diketahui berprofesi sebagai kasir di sebuah minimarket. Jenazah pertama kali ditemukan oleh warga sekitar yang sedang melintas di tepi sungai dan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Pihak kepolisian membenarkan atas penemuan mayat tersebut. la mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban bersama tim Inafis Polres Karawang.

Petugas kepolisian juga telah membawa jenazah korban ke RSUD Karawang untuk dilakukan pemeriksaan medis dan autopsi guna memastikan penyebab kematiannya.

"Untuk sementara, belum dapat dipastikan apakah korban meninggal karena tenggelam atau ada unsur lain. Kami masih menunggu hasil visum dari rumah sakit dan akan melakukan pendalaman dengan memeriksa pihak keluarga serta rekan kerja korban," tambahnya.

Kasus ini kini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Selain itu Polisi juga tengah menghimpun keterangan saksi dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi terakhir korban terlihat.

(Red)

Karawang | Versitnews.com - Penemuan sosok perempuan muda yang mengapung di aliran Sungai Citarum, wilayah Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, pada Selasa (7/10/2025), kini mulai terungkap.

Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui bernama Dina Oktaviani (20), Putri dari bapak Supri Haryanto, Ibu Yayah, warga Dusun Kiara, Kelurahan Talunjaya, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang.

Korban diketahui berprofesi sebagai kasir di sebuah minimarket. Jenazah pertama kali ditemukan oleh warga sekitar yang sedang melintas di tepi sungai dan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Pihak kepolisian membenarkan atas penemuan mayat tersebut. la mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban bersama tim Inafis Polres Karawang.

Petugas kepolisian juga telah membawa jenazah korban ke RSUD Karawang untuk dilakukan pemeriksaan medis dan autopsi guna memastikan penyebab kematiannya.

"Untuk sementara, belum dapat dipastikan apakah korban meninggal karena tenggelam atau ada unsur lain. Kami masih menunggu hasil visum dari rumah sakit dan akan melakukan pendalaman dengan memeriksa pihak keluarga serta rekan kerja korban," tambahnya.

Kasus ini kini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Selain itu Polisi juga tengah menghimpun keterangan saksi dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi terakhir korban terlihat.

(Red)

Selasa, 07 Oktober 2025

Redaksi "Versitnews.com Ucapkan Selamat HUT TNI ke-80: "TNI Patriot NKRI Sejati"

Karawang,- Jurnalis Media Versitnews, "Juhro", menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80 yang diperingati pada 5 Oktober 2025.

"Juhro memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan, keutuhan, dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Atas nama pribadi Selaku Biro Kabupaten Subang dan Pimpinan Redaksi serta Staff dan Wartawan Media Versitnews saya mengucapkan selamat HUT TNI ke-80. TNI adalah kebanggaan bangsa, patriot sejati yang selalu hadir melindungi rakyat, menjaga persatuan, dan mengawal kedaulatan negara," Tegas Juhro.

la juga menekankan bahwa sinergi antara Insan Pers dengan TNI menjadi hal penting dalam membangun stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan. Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan dalam aspek pertahanan, tetapi juga melalui kerja nyata dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

"Semoga di usia ke-80 ini, TNI semakin profesional, modern, dan dicintai rakyat. Kami percaya TNI akan terus menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan bangsa dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera," tambahnya.

Peringatan HUT TNI ke-80 tahun ini mengusung semangat pengabdian tanpa batas, sejalan dengan tekad TNI yang selalu setia pada amanat rakyat, bangsa, dan negara,"pungkas Juhro.


(Red)
Karawang,- Jurnalis Media Versitnews, "Juhro", menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80 yang diperingati pada 5 Oktober 2025.

"Juhro memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan, keutuhan, dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Atas nama pribadi Selaku Biro Kabupaten Subang dan Pimpinan Redaksi serta Staff dan Wartawan Media Versitnews saya mengucapkan selamat HUT TNI ke-80. TNI adalah kebanggaan bangsa, patriot sejati yang selalu hadir melindungi rakyat, menjaga persatuan, dan mengawal kedaulatan negara," Tegas Juhro.

la juga menekankan bahwa sinergi antara Insan Pers dengan TNI menjadi hal penting dalam membangun stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan. Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan dalam aspek pertahanan, tetapi juga melalui kerja nyata dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

"Semoga di usia ke-80 ini, TNI semakin profesional, modern, dan dicintai rakyat. Kami percaya TNI akan terus menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan bangsa dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera," tambahnya.

Peringatan HUT TNI ke-80 tahun ini mengusung semangat pengabdian tanpa batas, sejalan dengan tekad TNI yang selalu setia pada amanat rakyat, bangsa, dan negara,"pungkas Juhro.


(Red)

Camat Karawang Barat, Ucapkan Selamat Ulang Tahun Kepada Bupati Karawang yang ke-47 H.Aep Saepuloh

‎KARAWANG | Versitnews.com – Pemerintah Kecamatan Karawang Barat, Agus Somantri.,Sip.MM. menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., yang merayakan hari lahirnya pada Selasa (7/10/2025).
Camat Karawang Barat, Agus Somantri.,Sip.MM. mewakili seluruh perangkat Kecamatan dan Kelurahan Karawang Barat Serta masyarakat, menyampaikan doa serta harapan terbaik bagi Bupati Karawang agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam memimpin Kabupaten Karawang menuju kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
‎Atas nama Camat Karawang Barat, kami mengucapkan selamat ulang tahun kepada Bupati Karawang, Bapak H. Aep Syaepuloh, S.E yang ke-47. Semoga beliau selalu diberi umur panjang, kesehatan, dan terus menjadi pemimpin yang amanah, membawa Karawang semakin maju dan sejahtera,” ujar Agus.
‎Menurutnya, kepemimpinan H. Aep selama ini telah banyak membawa perubahan positif, terutama dalam pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta pemberdayaan masyarakat di wilayah desa/kel dan kecamatan yang ada di kabupaten Karawang.
‎Kami mewakili seluruh aparatur pemerintah kecamatan dan kelurahan sangat merasakan perhatian beliau terhadap pembangunan dan kesejahteraan warga. Semoga semangat dan dedikasi beliau terus menjadi inspirasi bagi kami di tingkat desa,” tambahnya.
‎Ucapan selamat dari Camat Karawang Barat ini juga menjadi bentuk apresiasi dan dukungan kepada Bupati Karawang dalam melanjutkan visi misi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
‎KARAWANG | Versitnews.com – Pemerintah Kecamatan Karawang Barat, Agus Somantri.,Sip.MM. menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., yang merayakan hari lahirnya pada Selasa (7/10/2025).
Camat Karawang Barat, Agus Somantri.,Sip.MM. mewakili seluruh perangkat Kecamatan dan Kelurahan Karawang Barat Serta masyarakat, menyampaikan doa serta harapan terbaik bagi Bupati Karawang agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam memimpin Kabupaten Karawang menuju kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
‎Atas nama Camat Karawang Barat, kami mengucapkan selamat ulang tahun kepada Bupati Karawang, Bapak H. Aep Syaepuloh, S.E yang ke-47. Semoga beliau selalu diberi umur panjang, kesehatan, dan terus menjadi pemimpin yang amanah, membawa Karawang semakin maju dan sejahtera,” ujar Agus.
‎Menurutnya, kepemimpinan H. Aep selama ini telah banyak membawa perubahan positif, terutama dalam pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta pemberdayaan masyarakat di wilayah desa/kel dan kecamatan yang ada di kabupaten Karawang.
‎Kami mewakili seluruh aparatur pemerintah kecamatan dan kelurahan sangat merasakan perhatian beliau terhadap pembangunan dan kesejahteraan warga. Semoga semangat dan dedikasi beliau terus menjadi inspirasi bagi kami di tingkat desa,” tambahnya.
‎Ucapan selamat dari Camat Karawang Barat ini juga menjadi bentuk apresiasi dan dukungan kepada Bupati Karawang dalam melanjutkan visi misi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done