VERSITNEWS

Selasa, 28 Oktober 2025

Penyerahan Bantuan untuk Korban Kebakaran PT. Dame oleh PMI, BPBD, Dinsos, dan Camat Karawang Barat







Karawang | Versitnews.com- Sejumlah bantuan diserahkan kepada korban kebakaran yang terjadi di kawasan PT. Dame, Karawang Barat. Bantuan tersebut diberikan oleh PMI Karawang, BPBD Karawang, Dinas Sosial Karawang, serta Camat Karawang Barat, Agus Somantri, yang turut hadir langsung bersama jajaran dan IPSM Karawang Barat. Selasa 28/10/2025.



Bantuan yang disalurkan meliputi sembako, kebutuhan sandang, peralatan kebersihan, serta perlengkapan tidur untuk para korban terdampak. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan warga yang terdampak dan disaksikan oleh pihak-pihak terkait.


Camat Karawang Barat, Agus Somantri, menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan relawan seperti IPSM sangat penting dalam mempercepat pemulihan pascakebakaran.


> "Kami hadir untuk memastikan bahwa masyarakat tidak sendirian menghadapi musibah ini. Pemerintah bersama seluruh unsur terus berupaya memberikan pendampingan dan bantuan terbaik," ujarnya.


> "Semua pihak berharap bantuan ini bisa meringankan beban korban dan menjadi semangat awal untuk bangkit kembali,"Pungkas Agus


Penyerahan bantuan dilakukan langsung di lokasi pengungsian dan disambut dengan rasa haru oleh para korban. 


Perwakilan PMI Karawang menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban dan menjadi langkah awal pemulihan pascakebakaran.


Pemerintah daerah juga berjanji akan terus memantau kondisi para korban dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama masa tanggap darurat.


(Red)

 







Karawang | Versitnews.com- Sejumlah bantuan diserahkan kepada korban kebakaran yang terjadi di kawasan PT. Dame, Karawang Barat. Bantuan tersebut diberikan oleh PMI Karawang, BPBD Karawang, Dinas Sosial Karawang, serta Camat Karawang Barat, Agus Somantri, yang turut hadir langsung bersama jajaran dan IPSM Karawang Barat. Selasa 28/10/2025.



Bantuan yang disalurkan meliputi sembako, kebutuhan sandang, peralatan kebersihan, serta perlengkapan tidur untuk para korban terdampak. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan warga yang terdampak dan disaksikan oleh pihak-pihak terkait.


Camat Karawang Barat, Agus Somantri, menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan relawan seperti IPSM sangat penting dalam mempercepat pemulihan pascakebakaran.


> "Kami hadir untuk memastikan bahwa masyarakat tidak sendirian menghadapi musibah ini. Pemerintah bersama seluruh unsur terus berupaya memberikan pendampingan dan bantuan terbaik," ujarnya.


> "Semua pihak berharap bantuan ini bisa meringankan beban korban dan menjadi semangat awal untuk bangkit kembali,"Pungkas Agus


Penyerahan bantuan dilakukan langsung di lokasi pengungsian dan disambut dengan rasa haru oleh para korban. 


Perwakilan PMI Karawang menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban dan menjadi langkah awal pemulihan pascakebakaran.


Pemerintah daerah juga berjanji akan terus memantau kondisi para korban dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama masa tanggap darurat.


(Red)

 

Sepasang Kekasih di Karawang Tega Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap, Mulut Dilakban Hingga Meninggal Dunia

Karawang,– Kasus pembuangan bayi yang sempat menggemparkan warga Kampung Kalen Kupu, Desa Bojongsari, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, akhirnya mulai terungkap. Upaya pelaku untuk melarikan diri kandas setelah berhasil diamankan aparat kepolisian, Minggu (26/10/2025).

Sebelumnya, warga dibuat geger dengan temuan jasad bayi laki-laki di pinggir jalan dekat area persawahan, Sabtu malam (25/10/2025). Bayi malang itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tubuh membiru, mulut dilakban, dan tali pusar masih menempel.

Motif dari tindakan keji ini adalah rasa malu karena hamil di luar nikah. Sepasang kekasih tersebut akhirnya membuang bayi tidak berdosa hasil hubungan gelap mereka dengan mulut dilakban hingga meninggal dunia.

Berita Lainnya Tragis ! Bayi Tak Berdosa Ditemukan Sudah Tak Bernyawa, Mulut Tertutup Lakban Warga Minta Pelaku Segera Dihukum
Pelaku kini telah berhasil ditangkap Satreskrim Polres Karawang. Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Karawang pada Selasa (28/10/2025) Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengungkapkan kronologis tindakan keji dari pelaku:

 Pelaku mengakui telah merencanakan pembuangan bayi tersebut setelah bayi dilahirkan. Setelah bayi tersebut dilahirkan kemudian pelaku melakban mulut bayi tersebut hingga tidak bernapas. Karena merasa malu pelaku akhirnya membuang jasad bayi tersebut di area persawahan di pinggir jalan.

Barang bukti yang berhasil diamankan:

Satu buah tas untuk membungkus bayi, kain sarung yang digunakan untuk membungkus bayi, lakban yang digunakan untuk menutup mulut bayi. Pakaian yang digunakan pelaku saat melakukan tindakan tersebut.

Berita Lainnya Upaya Kabur Gagal, Pelaku Pembuangan Bayi di Tirtamulya Karawang Berhasil Dibekuk Polisi
Adapun ncaman hukuman akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal berlapis sesuai hukum yang berlaku.

Tindakan pelaku sangat dikecam oleh masyarakat dan pihak kepolisian berkomitmen untuk menindak tegas pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.
Karawang,– Kasus pembuangan bayi yang sempat menggemparkan warga Kampung Kalen Kupu, Desa Bojongsari, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, akhirnya mulai terungkap. Upaya pelaku untuk melarikan diri kandas setelah berhasil diamankan aparat kepolisian, Minggu (26/10/2025).

Sebelumnya, warga dibuat geger dengan temuan jasad bayi laki-laki di pinggir jalan dekat area persawahan, Sabtu malam (25/10/2025). Bayi malang itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tubuh membiru, mulut dilakban, dan tali pusar masih menempel.

Motif dari tindakan keji ini adalah rasa malu karena hamil di luar nikah. Sepasang kekasih tersebut akhirnya membuang bayi tidak berdosa hasil hubungan gelap mereka dengan mulut dilakban hingga meninggal dunia.

Berita Lainnya Tragis ! Bayi Tak Berdosa Ditemukan Sudah Tak Bernyawa, Mulut Tertutup Lakban Warga Minta Pelaku Segera Dihukum
Pelaku kini telah berhasil ditangkap Satreskrim Polres Karawang. Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Karawang pada Selasa (28/10/2025) Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengungkapkan kronologis tindakan keji dari pelaku:

 Pelaku mengakui telah merencanakan pembuangan bayi tersebut setelah bayi dilahirkan. Setelah bayi tersebut dilahirkan kemudian pelaku melakban mulut bayi tersebut hingga tidak bernapas. Karena merasa malu pelaku akhirnya membuang jasad bayi tersebut di area persawahan di pinggir jalan.

Barang bukti yang berhasil diamankan:

Satu buah tas untuk membungkus bayi, kain sarung yang digunakan untuk membungkus bayi, lakban yang digunakan untuk menutup mulut bayi. Pakaian yang digunakan pelaku saat melakukan tindakan tersebut.

Berita Lainnya Upaya Kabur Gagal, Pelaku Pembuangan Bayi di Tirtamulya Karawang Berhasil Dibekuk Polisi
Adapun ncaman hukuman akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal berlapis sesuai hukum yang berlaku.

Tindakan pelaku sangat dikecam oleh masyarakat dan pihak kepolisian berkomitmen untuk menindak tegas pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.

Senin, 27 Oktober 2025

Acara Seremonial Reuni dan Silaturahmi "UPTD" Pertanian Desa Gempol Kolot, Banyusari.

 



Karawang | Versitnews.com - Acara Seremonial Reuni dan Silaturahmi

"UPTD" Pertanian di Dusun Karang Anyar, Desa Gempol Kolot, Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang, Acara ini berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh:


Camat Banyusari, Tri Warakantri, Kapolsek Banyusari, Budi Santoso, S.H., Tokoh masyarakat dan warga setempat, Perwakilan dari PT Saprotan Beserta Para tamu undangan.


Kegiatan ini turut dimeriahkan dengan hiburan musik dan pembagian doorprize, sebagai bentuk apresiasi dan penguatan tali silaturahmi antar masyarakat pertanian.


Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar petani, aparat desa, dan pihak terkait lainnya demi mendukung kemajuan sektor pertanian di wilayah Desa Gempol Kolot.


Acara seremonial UPTD Pertanian yang sangat meriah dan penuh semangat kebersamaan,


Acara seperti ini bukan hanya mempererat hubungan antarinstansi dan masyarakat, tapi juga menjadi ajang apresiasi bagi para pelaku pertanian di tingkat desa. Kalau kamu hadir di sana, pasti terasa hangatnya kebersamaan dan semangat gotong royong.


(BIRO/JUHRO)

 



Karawang | Versitnews.com - Acara Seremonial Reuni dan Silaturahmi

"UPTD" Pertanian di Dusun Karang Anyar, Desa Gempol Kolot, Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang, Acara ini berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh:


Camat Banyusari, Tri Warakantri, Kapolsek Banyusari, Budi Santoso, S.H., Tokoh masyarakat dan warga setempat, Perwakilan dari PT Saprotan Beserta Para tamu undangan.


Kegiatan ini turut dimeriahkan dengan hiburan musik dan pembagian doorprize, sebagai bentuk apresiasi dan penguatan tali silaturahmi antar masyarakat pertanian.


Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar petani, aparat desa, dan pihak terkait lainnya demi mendukung kemajuan sektor pertanian di wilayah Desa Gempol Kolot.


Acara seremonial UPTD Pertanian yang sangat meriah dan penuh semangat kebersamaan,


Acara seperti ini bukan hanya mempererat hubungan antarinstansi dan masyarakat, tapi juga menjadi ajang apresiasi bagi para pelaku pertanian di tingkat desa. Kalau kamu hadir di sana, pasti terasa hangatnya kebersamaan dan semangat gotong royong.


(BIRO/JUHRO)

Berkat Jabar Istimewa, TKW Asal Karawang yang Terlantar Di Jeddah Akhirnya Pulang ‎







Karawang,– Kasus Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Karawang, Edah, yang sempat terlantar di Jeddah, Arab Saudi, akhirnya membuahkan hasil positif setelah melalui proses panjang selama hampir satu tahun.


Melalui fasilitasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang dan pendampingan intensif dari "Tim Advokasi Jabar Istimewa (Jabis) Karawang", permasalahan Edah kini menemukan solusi. Pertemuan penyelesaian digelar pada Senin (27/10/2025) di Aula Disnakertrans Karawang, dihadiri oleh perwakilan sponsor, pendamping hukum, dan keluarga korban.


Permasalahan utama adalah tuntutan denda dari pihak syarikah (perusahaan di Jeddah) sebesar 16 ribu riyal (±Rp75 juta). Namun, setelah proses mediasi intensif, nominal berhasil ditekan menjadi 5 ribu riyal (±Rp23 juta). Koordinator Jabis Karawang, Syaripudin, S.H., M.H. memastikan pihak sponsor telah melunasi Rp22 juta sesuai kesepakatan.


“Dana sudah ditransfer ke pihak syarikah untuk mempercepat proses pemulangan Edah,”ujar Syaripudin.


Tim Jabar Istimewa Karawang yang turut mengawal kasus ini, yaitu Pontas Hutahaen, S.H., Ujang Suhana, dan Bang Iwan, menegaskan komitmennya untuk terus memantau hingga Edah benar-benar kembali ke tanah air.


“Kami tidak akan berhenti sampai Edah menginjakkan kaki di Karawang. Ini bentuk tanggung jawab moral kami,” tegas Pontas.


Pernyataan Keluarga Korban PMI atas Nama Ibu Edah.


Alhamdulillah, kami akhirnya difasilitasi oleh "Tim Jabar Istimewa", dan aduan kami diterima dengan baik oleh pihak "KDM" melalui jalur Lembur Pakuan. Mengingat kasus ini berada di wilayah Karawang, kami diarahkan untuk berkoordinasi dengan DPC Jabar Istimewa Kabupaten Karawang* di bawah koordinator Bapak Syarifudin, SH.MH. Ujar H.Entis.


Melalui proses tersebut, kami telah dua kali hadir di Dinas Tenaga Kerja, dan pada akhirnya pihak sponsor yang memberangkatkan adik kami bersedia bertanggung jawab atas proses pemulangan, termasuk seluruh biaya teknisnya.


Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, khususnya "KDM dan Tim Jabar Istimewa, yang telah menunjukkan integritas dan responsif terhadap masyarakat kecil seperti kami. Ini membuktikan bahwa keadilan masih bisa diupayakan melalui kolaborasi antar sektor yang memiliki komitmen kuat terhadap kemanusiaan.


Selanjutnya, kami tinggal menunggu progres teknis dari pihak sponsor terkait pemulangan Ibu Edah,"Tutup H.Entis


‎Kasus ini menjadi pembelajaran penting mengenai perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) di luar negeri, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga advokasi, dan pihak sponsor dalam memastikan hak-hak pekerja terpenuhi.

 







Karawang,– Kasus Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Karawang, Edah, yang sempat terlantar di Jeddah, Arab Saudi, akhirnya membuahkan hasil positif setelah melalui proses panjang selama hampir satu tahun.


Melalui fasilitasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang dan pendampingan intensif dari "Tim Advokasi Jabar Istimewa (Jabis) Karawang", permasalahan Edah kini menemukan solusi. Pertemuan penyelesaian digelar pada Senin (27/10/2025) di Aula Disnakertrans Karawang, dihadiri oleh perwakilan sponsor, pendamping hukum, dan keluarga korban.


Permasalahan utama adalah tuntutan denda dari pihak syarikah (perusahaan di Jeddah) sebesar 16 ribu riyal (±Rp75 juta). Namun, setelah proses mediasi intensif, nominal berhasil ditekan menjadi 5 ribu riyal (±Rp23 juta). Koordinator Jabis Karawang, Syaripudin, S.H., M.H. memastikan pihak sponsor telah melunasi Rp22 juta sesuai kesepakatan.


“Dana sudah ditransfer ke pihak syarikah untuk mempercepat proses pemulangan Edah,”ujar Syaripudin.


Tim Jabar Istimewa Karawang yang turut mengawal kasus ini, yaitu Pontas Hutahaen, S.H., Ujang Suhana, dan Bang Iwan, menegaskan komitmennya untuk terus memantau hingga Edah benar-benar kembali ke tanah air.


“Kami tidak akan berhenti sampai Edah menginjakkan kaki di Karawang. Ini bentuk tanggung jawab moral kami,” tegas Pontas.


Pernyataan Keluarga Korban PMI atas Nama Ibu Edah.


Alhamdulillah, kami akhirnya difasilitasi oleh "Tim Jabar Istimewa", dan aduan kami diterima dengan baik oleh pihak "KDM" melalui jalur Lembur Pakuan. Mengingat kasus ini berada di wilayah Karawang, kami diarahkan untuk berkoordinasi dengan DPC Jabar Istimewa Kabupaten Karawang* di bawah koordinator Bapak Syarifudin, SH.MH. Ujar H.Entis.


Melalui proses tersebut, kami telah dua kali hadir di Dinas Tenaga Kerja, dan pada akhirnya pihak sponsor yang memberangkatkan adik kami bersedia bertanggung jawab atas proses pemulangan, termasuk seluruh biaya teknisnya.


Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, khususnya "KDM dan Tim Jabar Istimewa, yang telah menunjukkan integritas dan responsif terhadap masyarakat kecil seperti kami. Ini membuktikan bahwa keadilan masih bisa diupayakan melalui kolaborasi antar sektor yang memiliki komitmen kuat terhadap kemanusiaan.


Selanjutnya, kami tinggal menunggu progres teknis dari pihak sponsor terkait pemulangan Ibu Edah,"Tutup H.Entis


‎Kasus ini menjadi pembelajaran penting mengenai perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) di luar negeri, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga advokasi, dan pihak sponsor dalam memastikan hak-hak pekerja terpenuhi.

 

Minggu, 26 Oktober 2025

Kurangnya Pengawasan, Proyek Pelebaran Jalan di Karees Bikin Warga Geram: Sisa Tanah Berserakan di Depan Rumah









KARAWANG — Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali melaksanakan kegiatan pelebaran jalan di sepanjang Jalan Karees, Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur.


‎Proyek pelebaran jalan tersebut tercatat dengan nomor kontrak 027.2/94/10.2.01.0037.9.9/KPA-JLN/PUPR/2025, memiliki panjang 302 meter dengan lebar 2 x 0,50 meter, dan nilai kontrak Rp 189.100.000. Pekerjaan ini dilaksanakan oleh CV Dzakwan Sentosa dan bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang tahun anggaran 2025.

‎Namun di balik pelaksanaan proyek tersebut, sejumlah warga mengeluhkan kondisi lingkungan yang ditinggalkan dalam keadaan kotor dan tidak dirapikan. Bekas galian tanah dibiarkan menumpuk di depan rumah warga, bahkan menutupi akses sejumlah pedagang kecil di sekitar lokasi.

‎Salah seorang warga setempat, Danton, menyesalkan sikap pelaksana proyek yang dinilai kurang memperhatikan kebersihan dan kerapihan pasca-pekerjaan.

‎Harusnya setelah pekerjaan selesai, bekas galian tanah dibersihkan kembali. Jangan sampai masyarakat yang harus membereskan sendiri. Pelaksana kan dibayar oleh pemerintah menggunakan APBD,” ujar Danton dengan nada kesal, Minggu (26/10/2025).

‎Ia menambahkan, sebagian warga bahkan terpaksa membersihkan sisa tanah di sekitar rumahnya secara swadaya karena khawatir mengganggu aktivitas. Namun, di beberapa titik, tumpukan tanah masih menimbulkan kesan semrawut dan mengganggu pemandangan.

‎Kiri kanan sebagian sudah dirapikan warga sendiri, tapi di depan rumah saya masih menumpuk. Sepertinya tidak diangkut. Selain itu, banyak bagian jalan yang masih bolong-bolong,” keluhnya.

‎Yang lebih parah, di sini banyak warga yang berjualan. Tapi akses mereka tertutup sisa galian tanah. Bukannya memberi manfaat, malah sebaliknya — jualan pun jadi susah karena tertutup tumpukan tanah,” sambung Danton geram.

‎Danton mengaku telah menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak pengawas dari Dinas PUPR maupun pekerja di lapangan. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan maupun tindakan nyata di lapangan.

‎Warga berharap Dinas PUPR Karawang segera melakukan pengecekan dan memastikan pelaksana proyek menindaklanjuti aduan masyarakat agar pekerjaan pelebaran jalan tidak meninggalkan dampak negatif bagi warga sekitar.

‎Gmlg

‎ 









KARAWANG — Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali melaksanakan kegiatan pelebaran jalan di sepanjang Jalan Karees, Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur.


‎Proyek pelebaran jalan tersebut tercatat dengan nomor kontrak 027.2/94/10.2.01.0037.9.9/KPA-JLN/PUPR/2025, memiliki panjang 302 meter dengan lebar 2 x 0,50 meter, dan nilai kontrak Rp 189.100.000. Pekerjaan ini dilaksanakan oleh CV Dzakwan Sentosa dan bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang tahun anggaran 2025.

‎Namun di balik pelaksanaan proyek tersebut, sejumlah warga mengeluhkan kondisi lingkungan yang ditinggalkan dalam keadaan kotor dan tidak dirapikan. Bekas galian tanah dibiarkan menumpuk di depan rumah warga, bahkan menutupi akses sejumlah pedagang kecil di sekitar lokasi.

‎Salah seorang warga setempat, Danton, menyesalkan sikap pelaksana proyek yang dinilai kurang memperhatikan kebersihan dan kerapihan pasca-pekerjaan.

‎Harusnya setelah pekerjaan selesai, bekas galian tanah dibersihkan kembali. Jangan sampai masyarakat yang harus membereskan sendiri. Pelaksana kan dibayar oleh pemerintah menggunakan APBD,” ujar Danton dengan nada kesal, Minggu (26/10/2025).

‎Ia menambahkan, sebagian warga bahkan terpaksa membersihkan sisa tanah di sekitar rumahnya secara swadaya karena khawatir mengganggu aktivitas. Namun, di beberapa titik, tumpukan tanah masih menimbulkan kesan semrawut dan mengganggu pemandangan.

‎Kiri kanan sebagian sudah dirapikan warga sendiri, tapi di depan rumah saya masih menumpuk. Sepertinya tidak diangkut. Selain itu, banyak bagian jalan yang masih bolong-bolong,” keluhnya.

‎Yang lebih parah, di sini banyak warga yang berjualan. Tapi akses mereka tertutup sisa galian tanah. Bukannya memberi manfaat, malah sebaliknya — jualan pun jadi susah karena tertutup tumpukan tanah,” sambung Danton geram.

‎Danton mengaku telah menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak pengawas dari Dinas PUPR maupun pekerja di lapangan. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan maupun tindakan nyata di lapangan.

‎Warga berharap Dinas PUPR Karawang segera melakukan pengecekan dan memastikan pelaksana proyek menindaklanjuti aduan masyarakat agar pekerjaan pelebaran jalan tidak meninggalkan dampak negatif bagi warga sekitar.

‎Gmlg

‎ 

Sabtu, 25 Oktober 2025

Inaugurasi Pelantikan PC GP Ansor Karawang Berlangsung Khidmat di Aula Kemenag






KARAWANG | Versitnews.com - Pelantikan dan inaugurasi Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Karawang masa bakti 2024-2028 berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang, Sabtu (25/10/2025).


Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua GP Ansor Karawang, Ahmad Syahid PC GP Ansor kabupaten karawang, bersama pengurus cabang Nahdatul ulama (PCNU) Rais Syuriah, dan KH. Zubair wasit, serta para pembina GP Ansor.


Turut hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Karawang dan tokoh masyarakat, seperti Ketua DPRD Kabupaten Karawang H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H., serta anggota DPRD Iqbal Maulana. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata terhadap eksistensi dan peran GP Ansor dalam membina kader muda NU agar tetap aktif berkontribusi di tengah masyarakat.


Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang, H.Syopian menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik.


GP Ansor memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, keagamaan, dan moderasi beragama. Semoga dengan semangat baru, para kader Ansor dapat terus menjadi teladan dalam membangun umat dan bangsa," ujar Ahmad Syaid.


Sementara itu, KH. Zubair, dalam arahannya menegaskan komitmen GP Ansor untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Nahdlatul Ulama, dan masyarakat dalam memperkuat akidah, kebangsaan, serta semangat gotong royong di Kabupaten Karawang.


Kami siap melanjutkan perjuangan para pendahulu dalam menjaga keutuhan NKRI melalui penguatan ideologi, kaderisasi, dan pengabdian kepada masyarakat," tegasnya.


Acara inaugurasi ditutup dengan doa bersama dan pembacaan ikrar kesetiaan kader Ansor untuk mengabdi kepada agama, bangsa, dan tanah air. Suasana penuh kehangatan, kekompakan, dan semangat juang terlihat jelas dari seluruh peserta yang hadir, menandai awal perjalanan baru GP Ansor Karawang dalam masa pengabdian 2024-2028.


(Red) 






KARAWANG | Versitnews.com - Pelantikan dan inaugurasi Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Karawang masa bakti 2024-2028 berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang, Sabtu (25/10/2025).


Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua GP Ansor Karawang, Ahmad Syahid PC GP Ansor kabupaten karawang, bersama pengurus cabang Nahdatul ulama (PCNU) Rais Syuriah, dan KH. Zubair wasit, serta para pembina GP Ansor.


Turut hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Karawang dan tokoh masyarakat, seperti Ketua DPRD Kabupaten Karawang H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H., serta anggota DPRD Iqbal Maulana. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata terhadap eksistensi dan peran GP Ansor dalam membina kader muda NU agar tetap aktif berkontribusi di tengah masyarakat.


Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang, H.Syopian menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik.


GP Ansor memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, keagamaan, dan moderasi beragama. Semoga dengan semangat baru, para kader Ansor dapat terus menjadi teladan dalam membangun umat dan bangsa," ujar Ahmad Syaid.


Sementara itu, KH. Zubair, dalam arahannya menegaskan komitmen GP Ansor untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Nahdlatul Ulama, dan masyarakat dalam memperkuat akidah, kebangsaan, serta semangat gotong royong di Kabupaten Karawang.


Kami siap melanjutkan perjuangan para pendahulu dalam menjaga keutuhan NKRI melalui penguatan ideologi, kaderisasi, dan pengabdian kepada masyarakat," tegasnya.


Acara inaugurasi ditutup dengan doa bersama dan pembacaan ikrar kesetiaan kader Ansor untuk mengabdi kepada agama, bangsa, dan tanah air. Suasana penuh kehangatan, kekompakan, dan semangat juang terlihat jelas dari seluruh peserta yang hadir, menandai awal perjalanan baru GP Ansor Karawang dalam masa pengabdian 2024-2028.


(Red) 

Organisasi Pemuda Pancasila Kabupaten Karawang Menggelar Acara Unniversary Yang Ke 66 tahun.

 








KARAWANG | | Organisasi Pemuda Pancasila Kabupaten Karawang Menggelar Acara Unniversary Yang Ke 66 tahun.



Acara Ulang Tahun Pemuda Pancasila ini di hadiri oleh MPW yang di wakili ibu Reny, Ketua MPC Abdul Azis, SE, Dede Mulyana dan Jajaran staff MPC Kabupaten Karawang serta seluruh Anggota yang ada di kabupaten Karawang, Sabtu, 26 Oktober. 2025.



Acara tersebut di adakan di kantor MPC (Majlis Pimpinan Cabang Pimpinan)PP (Pemuda Pancasila) yang berada di daerah Kelurahan Adiarsa Barat.

Pada peringatan HUT PP tersebut di hadiri dari beberapa PAC Pemuda Pancasila sekabupaten Karawang.


Dalam tema Pemuda Pancasila solid Bergerak demi Indonesia Maju, 

MPC Pemuda Pancasila Karawang peran penting dalam menumbuhkan semangat gotong royong dan menjaga nilai nilai kebangsaan era modern.." ujar ketua MPC PP Abdul Azis SE menegaskan.


Hadir pula Bendahara MPC PP yang juga sebagai Anggota Dewan dari Fraksi PAN,juga hadir ketua MPW JAWABARAT Bunda Reni.


Para Srikandi serta KOTI (Komandan inti) MPC Pemuda Pancasila turut hadir pula.


Jaga Marwah Lembaga PP ketika berada di lingkungan dan daerah.." pungkas bunda Reni selaku ketua MPW JAWABARAT.

acara di akhiri dengan doa bersama dilanjutkan dengan acara Potong tumpeng.


Teddy

 








KARAWANG | | Organisasi Pemuda Pancasila Kabupaten Karawang Menggelar Acara Unniversary Yang Ke 66 tahun.



Acara Ulang Tahun Pemuda Pancasila ini di hadiri oleh MPW yang di wakili ibu Reny, Ketua MPC Abdul Azis, SE, Dede Mulyana dan Jajaran staff MPC Kabupaten Karawang serta seluruh Anggota yang ada di kabupaten Karawang, Sabtu, 26 Oktober. 2025.



Acara tersebut di adakan di kantor MPC (Majlis Pimpinan Cabang Pimpinan)PP (Pemuda Pancasila) yang berada di daerah Kelurahan Adiarsa Barat.

Pada peringatan HUT PP tersebut di hadiri dari beberapa PAC Pemuda Pancasila sekabupaten Karawang.


Dalam tema Pemuda Pancasila solid Bergerak demi Indonesia Maju, 

MPC Pemuda Pancasila Karawang peran penting dalam menumbuhkan semangat gotong royong dan menjaga nilai nilai kebangsaan era modern.." ujar ketua MPC PP Abdul Azis SE menegaskan.


Hadir pula Bendahara MPC PP yang juga sebagai Anggota Dewan dari Fraksi PAN,juga hadir ketua MPW JAWABARAT Bunda Reni.


Para Srikandi serta KOTI (Komandan inti) MPC Pemuda Pancasila turut hadir pula.


Jaga Marwah Lembaga PP ketika berada di lingkungan dan daerah.." pungkas bunda Reni selaku ketua MPW JAWABARAT.

acara di akhiri dengan doa bersama dilanjutkan dengan acara Potong tumpeng.


Teddy

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done