VERSITNEWS

Rabu, 11 Februari 2026

Geger! Bayi Ditemukan di Tempat Pembuangan Sampah Jatirasa Tengah, Warga Sigap Selamatkan Nyawa Sang Bayi

Karawang Barat – Warga Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, digegerkan dengan penemuan seorang bayi yang diduga dibuang oleh orang tua yang tidak bertanggung jawab di area pembuangan sampah di Jalan Jatirasa Tengah RT 02 RW 08, pada Rabu (11/2/2026).

Bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga setempat, Bu Entin, yang saat itu hendak membuang sampah. Ia mengaku terkejut ketika mendengar suara tangisan lirih dari tumpukan sampah. Setelah didekati, ternyata suara tersebut berasal dari seorang bayi yang tergeletak di antara sampah.

Tanpa berpikir panjang, Bu Entin langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar dan segera membawa bayi tersebut ke RSUD Karawang untuk mendapatkan penanganan medis. Beruntung, setibanya di rumah sakit, bayi tersebut langsung ditangani oleh tim medis dan perawat yang bertugas.
“Alhamdulillah, saat ini bayi sudah dalam penanganan intensif di RSUD Karawang. Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan keberanian Bu Entin yang sigap menyelamatkan nyawa bayi tersebut,” ujar Camat Karawang Barat, Agus Somantri, saat dimintai keterangan.

Agus Somantri menyampaikan rasa prihatin dan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan membuang bayi merupakan perbuatan yang tidak manusiawi dan melanggar hukum.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa persoalan sosial harus ditangani bersama. Pemerintah kecamatan akan berkoordinasi dengan pihak kelurahan, kepolisian, serta dinas terkait untuk menelusuri dan mengungkap pelaku yang tega melakukan tindakan tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Karangpawitan, Yadi Cahyadi, mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Ia memastikan bahwa lingkungan sekitar dalam kondisi kondusif dan warga turut membantu proses evakuasi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Babinsa dan unsur masyarakat lainnya. Saat ini fokus utama adalah memastikan kondisi bayi stabil dan aman. Kami juga menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak berwenang,” ujar Yadi.

Babinsa Karangpawitan, Hendrik, menyampaikan bahwa pihaknya turut mengamankan lokasi penemuan serta membantu proses pengumpulan informasi dari warga sekitar.

“Kami mengimbau kepada masyarakat apabila memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor. Kami akan mendukung penuh aparat kepolisian dalam proses penyelidikan,” kata Hendrik.

Di sisi lain, Pembina masyarakat setempat, Ujang Solihin, mengungkapkan bahwa peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi lingkungan sosial. Ia berharap ada penguatan nilai-nilai moral dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Ini bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan kemanusiaan. Kami akan mendorong kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ungkap Ujang.

Hal senada disampaikan MP Karangpawitan, Karno, yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli dan responsif terhadap kondisi sosial di lingkungannya.

“Kita harus lebih peka. Jika ada warga yang menghadapi persoalan berat, jangan dibiarkan sendiri. Laporkan, komunikasikan dengan RT, RW, atau pihak kelurahan agar bisa dicarikan solusi bersama,” ujarnya.

Peristiwa ini pun menjadi perhatian luas masyarakat Karawang. Banyak warga yang datang ke RSUD untuk memastikan kondisi bayi dan mendoakan keselamatannya. Hingga berita ini diturunkan, bayi tersebut dalam kondisi mendapatkan perawatan intensif dan terus dipantau oleh tim medis.

Pihak kecamatan dan kelurahan mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum. Mereka juga menegaskan komitmen untuk meningkatkan pengawasan lingkungan serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Kisah penyelamatan bayi oleh Bu Entin menjadi bukti bahwa kepedulian dan keberanian warga dapat menyelamatkan nyawa. Di tengah keprihatinan atas tindakan tak bertanggung jawab tersebut, secercah harapan muncul dari solidaritas dan rasa kemanusiaan warga Karangpawitan.


Redaksi 

 

Karawang Barat – Warga Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, digegerkan dengan penemuan seorang bayi yang diduga dibuang oleh orang tua yang tidak bertanggung jawab di area pembuangan sampah di Jalan Jatirasa Tengah RT 02 RW 08, pada Rabu (11/2/2026).

Bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga setempat, Bu Entin, yang saat itu hendak membuang sampah. Ia mengaku terkejut ketika mendengar suara tangisan lirih dari tumpukan sampah. Setelah didekati, ternyata suara tersebut berasal dari seorang bayi yang tergeletak di antara sampah.

Tanpa berpikir panjang, Bu Entin langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar dan segera membawa bayi tersebut ke RSUD Karawang untuk mendapatkan penanganan medis. Beruntung, setibanya di rumah sakit, bayi tersebut langsung ditangani oleh tim medis dan perawat yang bertugas.
“Alhamdulillah, saat ini bayi sudah dalam penanganan intensif di RSUD Karawang. Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan keberanian Bu Entin yang sigap menyelamatkan nyawa bayi tersebut,” ujar Camat Karawang Barat, Agus Somantri, saat dimintai keterangan.

Agus Somantri menyampaikan rasa prihatin dan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan membuang bayi merupakan perbuatan yang tidak manusiawi dan melanggar hukum.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa persoalan sosial harus ditangani bersama. Pemerintah kecamatan akan berkoordinasi dengan pihak kelurahan, kepolisian, serta dinas terkait untuk menelusuri dan mengungkap pelaku yang tega melakukan tindakan tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Karangpawitan, Yadi Cahyadi, mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Ia memastikan bahwa lingkungan sekitar dalam kondisi kondusif dan warga turut membantu proses evakuasi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Babinsa dan unsur masyarakat lainnya. Saat ini fokus utama adalah memastikan kondisi bayi stabil dan aman. Kami juga menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak berwenang,” ujar Yadi.

Babinsa Karangpawitan, Hendrik, menyampaikan bahwa pihaknya turut mengamankan lokasi penemuan serta membantu proses pengumpulan informasi dari warga sekitar.

“Kami mengimbau kepada masyarakat apabila memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor. Kami akan mendukung penuh aparat kepolisian dalam proses penyelidikan,” kata Hendrik.

Di sisi lain, Pembina masyarakat setempat, Ujang Solihin, mengungkapkan bahwa peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi lingkungan sosial. Ia berharap ada penguatan nilai-nilai moral dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Ini bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan kemanusiaan. Kami akan mendorong kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ungkap Ujang.

Hal senada disampaikan MP Karangpawitan, Karno, yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli dan responsif terhadap kondisi sosial di lingkungannya.

“Kita harus lebih peka. Jika ada warga yang menghadapi persoalan berat, jangan dibiarkan sendiri. Laporkan, komunikasikan dengan RT, RW, atau pihak kelurahan agar bisa dicarikan solusi bersama,” ujarnya.

Peristiwa ini pun menjadi perhatian luas masyarakat Karawang. Banyak warga yang datang ke RSUD untuk memastikan kondisi bayi dan mendoakan keselamatannya. Hingga berita ini diturunkan, bayi tersebut dalam kondisi mendapatkan perawatan intensif dan terus dipantau oleh tim medis.

Pihak kecamatan dan kelurahan mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum. Mereka juga menegaskan komitmen untuk meningkatkan pengawasan lingkungan serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Kisah penyelamatan bayi oleh Bu Entin menjadi bukti bahwa kepedulian dan keberanian warga dapat menyelamatkan nyawa. Di tengah keprihatinan atas tindakan tak bertanggung jawab tersebut, secercah harapan muncul dari solidaritas dan rasa kemanusiaan warga Karangpawitan.


Redaksi 

 

Geger! Bayi Ditemukan di Pembuangan Sampah Jatirasa Tengah, Warga Sigap Selamatkan dan Dilarikan ke RSUD Karawang

Karawang Barat – Warga Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, digemparkan dengan penemuan seorang bayi yang diduga sengaja dibuang oleh orang tua yang tidak bertanggung jawab di area pembuangan sampah. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jatirasa Tengah RT 02 RW 08, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Menurut keterangan warga setempat, awalnya seorang pemulung yang tengah mencari barang bekas dikejutkan dengan suara tangisan bayi dari tumpukan sampah. Karena penasaran dan merasa khawatir, ia kemudian memanggil warga sekitar untuk memastikan sumber suara tersebut. Betapa terkejutnya mereka saat mendapati seorang bayi tergeletak di antara sampah dalam kondisi masih hidup.


“Awalnya kami kira suara kucing, tapi ternyata suara bayi. Pas dicek, benar ada bayi di dalam tumpukan sampah. Kami langsung panik dan berusaha menyelamatkannya,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.


Warga yang mengetahui kejadian itu langsung bergerak cepat. Bayi tersebut segera diangkat dari lokasi pembuangan sampah, dibersihkan seadanya, lalu dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Karawang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.


Pembina Kelurahan Karangpawitan, Hendrik, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas kesigapan warga yang cepat bertindak sehingga nyawa bayi tersebut berhasil diselamatkan.


“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Namun kami juga mengapresiasi kepedulian warga yang sigap dan tidak tinggal diam. Bayi tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif,” ungkap Hendrik.


Hendrik menambahkan, pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap pelaku yang tega membuang bayi tersebut. Ia berharap pelaku dapat segera ditemukan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.


“Kami menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada pihak berwajib. Semoga pelaku segera terungkap. Ini bukan hanya persoalan hukum, tapi juga persoalan kemanusiaan,” tegasnya.


Sementara itu, kondisi bayi menurut informasi sementara dalam keadaan stabil dan masih dalam observasi tim medis RSUD Karawang. Pihak rumah sakit belum memberikan keterangan resmi terkait jenis kelamin maupun perkiraan usia bayi tersebut.


Peristiwa ini sontak menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Warga sekitar mengaku prihatin dan tidak menyangka kejadian memilukan itu terjadi di lingkungan mereka. Beberapa tokoh masyarakat pun mengimbau agar siapa pun yang mengalami kesulitan ekonomi atau persoalan sosial tidak mengambil jalan pintas dengan membuang bayi.


“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Jika ada masalah, sebaiknya dikomunikasikan dengan keluarga atau pihak berwenang. Jangan sampai anak yang tidak berdosa menjadi korban,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.


Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga akan menelusuri kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar Jalan Jatirasa Tengah guna mengidentifikasi pelaku.


Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya kepedulian sosial dan tanggung jawab moral terhadap anak sebagai amanah dan generasi penerus bangsa. Warga Karangpawitan berharap keadilan dapat ditegakkan dan bayi tersebut dapat tumbuh sehat serta mendapatkan perlindungan yang layak.


Red 

Karawang Barat – Warga Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, digemparkan dengan penemuan seorang bayi yang diduga sengaja dibuang oleh orang tua yang tidak bertanggung jawab di area pembuangan sampah. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jatirasa Tengah RT 02 RW 08, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Menurut keterangan warga setempat, awalnya seorang pemulung yang tengah mencari barang bekas dikejutkan dengan suara tangisan bayi dari tumpukan sampah. Karena penasaran dan merasa khawatir, ia kemudian memanggil warga sekitar untuk memastikan sumber suara tersebut. Betapa terkejutnya mereka saat mendapati seorang bayi tergeletak di antara sampah dalam kondisi masih hidup.


“Awalnya kami kira suara kucing, tapi ternyata suara bayi. Pas dicek, benar ada bayi di dalam tumpukan sampah. Kami langsung panik dan berusaha menyelamatkannya,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.


Warga yang mengetahui kejadian itu langsung bergerak cepat. Bayi tersebut segera diangkat dari lokasi pembuangan sampah, dibersihkan seadanya, lalu dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Karawang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.


Pembina Kelurahan Karangpawitan, Hendrik, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas kesigapan warga yang cepat bertindak sehingga nyawa bayi tersebut berhasil diselamatkan.


“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Namun kami juga mengapresiasi kepedulian warga yang sigap dan tidak tinggal diam. Bayi tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif,” ungkap Hendrik.


Hendrik menambahkan, pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap pelaku yang tega membuang bayi tersebut. Ia berharap pelaku dapat segera ditemukan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.


“Kami menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada pihak berwajib. Semoga pelaku segera terungkap. Ini bukan hanya persoalan hukum, tapi juga persoalan kemanusiaan,” tegasnya.


Sementara itu, kondisi bayi menurut informasi sementara dalam keadaan stabil dan masih dalam observasi tim medis RSUD Karawang. Pihak rumah sakit belum memberikan keterangan resmi terkait jenis kelamin maupun perkiraan usia bayi tersebut.


Peristiwa ini sontak menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Warga sekitar mengaku prihatin dan tidak menyangka kejadian memilukan itu terjadi di lingkungan mereka. Beberapa tokoh masyarakat pun mengimbau agar siapa pun yang mengalami kesulitan ekonomi atau persoalan sosial tidak mengambil jalan pintas dengan membuang bayi.


“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Jika ada masalah, sebaiknya dikomunikasikan dengan keluarga atau pihak berwenang. Jangan sampai anak yang tidak berdosa menjadi korban,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.


Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga akan menelusuri kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar Jalan Jatirasa Tengah guna mengidentifikasi pelaku.


Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya kepedulian sosial dan tanggung jawab moral terhadap anak sebagai amanah dan generasi penerus bangsa. Warga Karangpawitan berharap keadilan dapat ditegakkan dan bayi tersebut dapat tumbuh sehat serta mendapatkan perlindungan yang layak.


Red 

Kunjungan Kerja Ketua Bhayangkari Cabang Karawang, Berikan Tali Asih Kepada Anak Yatim Piatu







Polres Karawang - Ketua Bhayangkari Cabang Polres Karawang Ny. Yulian Fiki melakukan tatap muka dengan dengan pengurus Bhayangkari Ranting Polsek Klari di Halaman Gajebo Mako Polsek Klari, Desa Duren, Kec Klari, Kab Karawang. Rabu (11/02/2026).

‎Acara tatap muka ini di awali dengan sambutan Ketua Bhayangkari Ranting Polsek Klari Ny. Siti Barkah, kemudian dilanjutkan sambutan Ketua Bhayangkari Cabang Polres Karawang Ny Yulian Fiki.

‎Tatap muka yang dihadiri oleh ibu-ibu Bhayangkari Ranting Polsek Klari ini merupakan salah satu rangkain kegiatan kunjungan kerja Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah dan Ketua Bhayangkari Cabang Polres Karawang Ny. Yulian Fiki di wilayah hukum Polsek Klari.

‎Dalam sambutannya, Ketua Bhayangkari Cabang Polres Karawang Ny. Yulian Fiki mengatakan bahwa melalui kegiatan ini dapat mempererat tali silahturahmi pengurus daerah dan pengurus cabang.

‎“Kemudian untuk melihat perkembangan dan kemajuan organisasi Bhayangkari di lingkungan Bhayangkari Ranting Klari, pada kesempatan ini, saya harapkan Bhayangkari dapat selalu mendampingi suami dimanapun ditugaskan,” ucap Ny. Yulian Fiki.

‎Keberadaan Bhayangkari dan Yayasan Kemala Bhayangkari sangat dibutuhkan dalam mendukung Polri saat ini untuk menjalankan misinya sebagai pemelihara Kamtibmas.

‎“Bhayangkari diharapkan mampu memberikan sumbangsih nyata tidak saja bagi keluarga besar Polri juga bagi masyarakat,” katanya.

‎Tatap muka berlangsung dengan suasana yang sangat akrab, selanjutnya tatap muka diisi dengan memberikan bantuan berupa tali asih kepada anak yatim piatu.

‎Selain itu juga dilaksanakan pengecekan administrasi Yayasan Kemala Bhayangkari dan meninjau Taman Kanak-kanak Kemala Bhayangkari Ranting Polsek Klari.

‎Polres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah 







Polres Karawang - Ketua Bhayangkari Cabang Polres Karawang Ny. Yulian Fiki melakukan tatap muka dengan dengan pengurus Bhayangkari Ranting Polsek Klari di Halaman Gajebo Mako Polsek Klari, Desa Duren, Kec Klari, Kab Karawang. Rabu (11/02/2026).

‎Acara tatap muka ini di awali dengan sambutan Ketua Bhayangkari Ranting Polsek Klari Ny. Siti Barkah, kemudian dilanjutkan sambutan Ketua Bhayangkari Cabang Polres Karawang Ny Yulian Fiki.

‎Tatap muka yang dihadiri oleh ibu-ibu Bhayangkari Ranting Polsek Klari ini merupakan salah satu rangkain kegiatan kunjungan kerja Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah dan Ketua Bhayangkari Cabang Polres Karawang Ny. Yulian Fiki di wilayah hukum Polsek Klari.

‎Dalam sambutannya, Ketua Bhayangkari Cabang Polres Karawang Ny. Yulian Fiki mengatakan bahwa melalui kegiatan ini dapat mempererat tali silahturahmi pengurus daerah dan pengurus cabang.

‎“Kemudian untuk melihat perkembangan dan kemajuan organisasi Bhayangkari di lingkungan Bhayangkari Ranting Klari, pada kesempatan ini, saya harapkan Bhayangkari dapat selalu mendampingi suami dimanapun ditugaskan,” ucap Ny. Yulian Fiki.

‎Keberadaan Bhayangkari dan Yayasan Kemala Bhayangkari sangat dibutuhkan dalam mendukung Polri saat ini untuk menjalankan misinya sebagai pemelihara Kamtibmas.

‎“Bhayangkari diharapkan mampu memberikan sumbangsih nyata tidak saja bagi keluarga besar Polri juga bagi masyarakat,” katanya.

‎Tatap muka berlangsung dengan suasana yang sangat akrab, selanjutnya tatap muka diisi dengan memberikan bantuan berupa tali asih kepada anak yatim piatu.

‎Selain itu juga dilaksanakan pengecekan administrasi Yayasan Kemala Bhayangkari dan meninjau Taman Kanak-kanak Kemala Bhayangkari Ranting Polsek Klari.

‎Polres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah 

Perkuat Sinergi, BRI Karawang dan AKPERSI Bangun Kolaborasi Literasi Keuangan dan UMKM

 

Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Karawang menyambut kunjungan jajaran Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) DPC Karawang dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi antar lembaga, khususnya di bidang informasi, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh perwakilan manajemen BRI Cabang Karawang di kantor setempat. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan semangat kebersamaan antara insan pers dan lembaga perbankan nasional.

Ketua AKPERSI Karawang menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari agenda silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang konstruktif dengan berbagai stakeholder strategis di Kabupaten Karawang. Menurutnya, peran pers dan perbankan memiliki keterkaitan erat dalam mendukung pembangunan daerah.

AKPERSI Karawang juga menegaskan komitmennya untuk mendukung program-program BRI, khususnya dalam hal publikasi kegiatan positif, edukasi keuangan kepada masyarakat, serta penguatan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian lokal.

Pihak BRI Cabang Karawang menyambut baik kehadiran AKPERSI dan mengapresiasi inisiatif kolaborasi yang dibangun. BRI menilai insan pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat luas.

M. Rifky Perdana, Manager Operasional BRI Branch Office Karawang, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa BRI sangat terbuka terhadap kolaborasi yang bersifat positif dan membangun. Menurutnya, sinergi dengan insan pers merupakan langkah strategis dalam memperluas literasi keuangan serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan perbankan yang aman dan terpercaya.


 

Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Karawang menyambut kunjungan jajaran Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) DPC Karawang dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi antar lembaga, khususnya di bidang informasi, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh perwakilan manajemen BRI Cabang Karawang di kantor setempat. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan semangat kebersamaan antara insan pers dan lembaga perbankan nasional.

Ketua AKPERSI Karawang menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari agenda silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang konstruktif dengan berbagai stakeholder strategis di Kabupaten Karawang. Menurutnya, peran pers dan perbankan memiliki keterkaitan erat dalam mendukung pembangunan daerah.

AKPERSI Karawang juga menegaskan komitmennya untuk mendukung program-program BRI, khususnya dalam hal publikasi kegiatan positif, edukasi keuangan kepada masyarakat, serta penguatan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian lokal.

Pihak BRI Cabang Karawang menyambut baik kehadiran AKPERSI dan mengapresiasi inisiatif kolaborasi yang dibangun. BRI menilai insan pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat luas.

M. Rifky Perdana, Manager Operasional BRI Branch Office Karawang, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa BRI sangat terbuka terhadap kolaborasi yang bersifat positif dan membangun. Menurutnya, sinergi dengan insan pers merupakan langkah strategis dalam memperluas literasi keuangan serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan perbankan yang aman dan terpercaya.


Jumat, 06 Februari 2026

Dua Terduga Pelaku Pencurian Motor Dibekuk Polres Karawang, Sejumlah Barang Bukti Diamankan

Karawang – Tim Taktis Sanggabuana Satreskrim Polres Karawang yang dipimpin AKP M. Nazal Fawwaz berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan kendaraan bermotor roda dua (R2) di wilayah hukum Polres Karawang. Pengamanan dilakukan pada Rabu, 4 Februari 2026, sekitar pukul 01.00 WIB di wilayah Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari dua laporan polisi yang diterima pada tanggal 4 Februari 2026, masing-masing terkait tindak pidana pencurian sepeda motor yang terjadi di lokasi dan waktu berbeda.
“Berdasarkan hasil penyelidikan, Tim Taktis Sanggabuana berhasil mengamankan dua terduga pelaku berinisial AS dan S, yang diduga kuat terlibat dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 KUHPidana,” ujar Kasi Humas.

Adapun kejadian pencurian tersebut diketahui terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026 di wilayah Desa Sindangkarya, Kecamatan Kutawaluya, serta pada Sabtu, 3 Januari 2026 di wilayah Desa Kedungjaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang. Kedua sepeda motor korban dilaporkan hilang saat diparkir dalam kondisi terkunci stang.

Dalam penangkapan pelaku pertama, petugas mengamankan terduga pelaku saat berada di halaman rumahnya dengan menguasai satu unit sepeda motor yang diduga hasil tindak pidana. Dari hasil penggeledahan, petugas juga menemukan satu set kunci letter T (ASTAG) dan satu pucuk pistol mainan. Berdasarkan keterangan pelaku pertama, petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku kedua di kediamannya, sekaligus menemukan barang bukti berupa satu unit sepeda motor lain yang diduga hasil pencurian.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, kedua terduga pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian di beberapa lokasi lain di wilayah Kabupaten Karawang. Saat ini, Satreskrim Polres Karawang masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap TKP lainnya,” tambah Kasi Humas.

Saat ini, kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Karawang untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Karawang – Tim Taktis Sanggabuana Satreskrim Polres Karawang yang dipimpin AKP M. Nazal Fawwaz berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan kendaraan bermotor roda dua (R2) di wilayah hukum Polres Karawang. Pengamanan dilakukan pada Rabu, 4 Februari 2026, sekitar pukul 01.00 WIB di wilayah Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari dua laporan polisi yang diterima pada tanggal 4 Februari 2026, masing-masing terkait tindak pidana pencurian sepeda motor yang terjadi di lokasi dan waktu berbeda.
“Berdasarkan hasil penyelidikan, Tim Taktis Sanggabuana berhasil mengamankan dua terduga pelaku berinisial AS dan S, yang diduga kuat terlibat dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 KUHPidana,” ujar Kasi Humas.

Adapun kejadian pencurian tersebut diketahui terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026 di wilayah Desa Sindangkarya, Kecamatan Kutawaluya, serta pada Sabtu, 3 Januari 2026 di wilayah Desa Kedungjaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang. Kedua sepeda motor korban dilaporkan hilang saat diparkir dalam kondisi terkunci stang.

Dalam penangkapan pelaku pertama, petugas mengamankan terduga pelaku saat berada di halaman rumahnya dengan menguasai satu unit sepeda motor yang diduga hasil tindak pidana. Dari hasil penggeledahan, petugas juga menemukan satu set kunci letter T (ASTAG) dan satu pucuk pistol mainan. Berdasarkan keterangan pelaku pertama, petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku kedua di kediamannya, sekaligus menemukan barang bukti berupa satu unit sepeda motor lain yang diduga hasil pencurian.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, kedua terduga pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian di beberapa lokasi lain di wilayah Kabupaten Karawang. Saat ini, Satreskrim Polres Karawang masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap TKP lainnya,” tambah Kasi Humas.

Saat ini, kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Karawang untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Tidak Hanya Melakukan Aksi Bersih- Bersih, Kapolres Karawang juga Pulihkan Trauma Siswa Pasca Banjir

Polres Karawang - Kapolres Karawang AKBP Fiki N Ardiansyah Turun Tangan Langsung Bersihkan Sekolah dan Pulihkan Trauma Siswa Pasca Banjir
Bersama dengan PJU dan personil, Kapolres terjun langsung ke lokasi terdampak, salah satunya SMPN 1 Telukjambe Barat, untuk melakukan aksi bersih-bersih dan memberikan trauma healing kepada para siswa, jumat (6/2/2026).
Aksi gotong royong ini bertujuan mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan agar kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat segera berlangsung normal. Kapolres dan personelnya membersihkan halaman, serta area sekolah dari lumpur dan sampah sisa banjir.

Lebih dari sekadar pembersihan fisik, Kapolres juga secara khusus menyapa dan berinteraksi dengan para siswa yang terdampak. Melalui kegiatan trauma healing yang dilakukan, ia dan tim berupaya meredakan ketakutan maupun kecemasan yang mungkin masih dirasakan anak-anak pasca mengalami bencana.

Melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan menyampaikan pihaknya memastikan lingkungan sekolah cepat bersih dan aman untuk belajar. Dan yang tidak kalah penting, kondisi psikologis anak-anak kita juga harus dipulihkan. Mereka harus kembali ceria dan semangat belajar tanpa dibayangi trauma banjir,” ujar Kapolres.

Sementara itu pihak Sekolah SMPN 1 Telukjambe Barat, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas aksi nyata ini. Kegiatan Ini sangat membanggakan dan memotivasi. Bapak Kapolres sendiri yang datang, membantu bersih-bersih, dan menghibur anak-anak, ini sangat berarti bagi sekolah untuk bangkit lebih cepat.

Giat yang dilaksanakan ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi komunitas dan instansi lain untuk terus bergerak bersama memulihkan daerah-daerah yang terdampak banjir, tidak hanya dari segi infrastruktur tetapi juga kesehatan mental warga, khususnya anak-anak.

(Siti J)
Polres Karawang - Kapolres Karawang AKBP Fiki N Ardiansyah Turun Tangan Langsung Bersihkan Sekolah dan Pulihkan Trauma Siswa Pasca Banjir
Bersama dengan PJU dan personil, Kapolres terjun langsung ke lokasi terdampak, salah satunya SMPN 1 Telukjambe Barat, untuk melakukan aksi bersih-bersih dan memberikan trauma healing kepada para siswa, jumat (6/2/2026).
Aksi gotong royong ini bertujuan mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan agar kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat segera berlangsung normal. Kapolres dan personelnya membersihkan halaman, serta area sekolah dari lumpur dan sampah sisa banjir.

Lebih dari sekadar pembersihan fisik, Kapolres juga secara khusus menyapa dan berinteraksi dengan para siswa yang terdampak. Melalui kegiatan trauma healing yang dilakukan, ia dan tim berupaya meredakan ketakutan maupun kecemasan yang mungkin masih dirasakan anak-anak pasca mengalami bencana.

Melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan menyampaikan pihaknya memastikan lingkungan sekolah cepat bersih dan aman untuk belajar. Dan yang tidak kalah penting, kondisi psikologis anak-anak kita juga harus dipulihkan. Mereka harus kembali ceria dan semangat belajar tanpa dibayangi trauma banjir,” ujar Kapolres.

Sementara itu pihak Sekolah SMPN 1 Telukjambe Barat, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas aksi nyata ini. Kegiatan Ini sangat membanggakan dan memotivasi. Bapak Kapolres sendiri yang datang, membantu bersih-bersih, dan menghibur anak-anak, ini sangat berarti bagi sekolah untuk bangkit lebih cepat.

Giat yang dilaksanakan ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi komunitas dan instansi lain untuk terus bergerak bersama memulihkan daerah-daerah yang terdampak banjir, tidak hanya dari segi infrastruktur tetapi juga kesehatan mental warga, khususnya anak-anak.

(Siti J)

Kapolres Karawang Pimpin Kerja Bakti Pascabanjir di SMPN 1 Telukjambe Barat

Polres Karawang - Suasana pagi di SMP Negeri 1 Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, berubah menjadi semarak oleh aksi gotong royong. Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah, S.I.K., M.Si., yang secara langsung memimpin kegiatan kerja bakti bersama seluruh Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Karawang untuk membersihkan lingkungan sekolah. Jumat (6/2/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB ini bertujuan mempercepat pemulihan dan menciptakan kondisi yang bersih serta layak untuk kembali digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Banjir yang melanda sebelumnya meninggalkan lumpur dan sampah di halaman, ruang kelas, dan fasilitas sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Karawang melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan menyampaikan bahwa aksi ini merupakan wujud kepedulian dan bentuk bakti polisi kepada masyarakat. 

"Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kami dari Polres Karawang hadir untuk membantu meringankan beban warga sekolah dan mempercepat proses pemulihan pascabanjir. Yang terpenting, anak-anak bisa segera kembali belajar dengan nyaman," ujarnya.

Kegiatan kerja bakti berlangsung dengan penuh semangat. Kapolres Bersama Para PJU yang terlibat membersihkan lumpur, menyapu halaman, mengangkat sampah dan ranting, serta menata kembali fasilitas sekolah yang berantakan. Aksi nyata ini mendapatkan apresiasi positif dari para guru dan staf sekolah yang turut serta.

Kepala Sekolah SMPN 1 Telukjambe Barat menyampaikan terima kasih yang mendalam atas kepedulian dan bantuan konkret dari Polres Karawang. "Kami sangat terbantu dengan kedatangan Bapak Kapolres dan seluruh personel. Semangat gotong royong yang ditunjukkan sangat membangkitkan motivasi kami untuk segera memulai aktivitas sekolah," tuturnya.

Redaksi 
Polres Karawang - Suasana pagi di SMP Negeri 1 Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, berubah menjadi semarak oleh aksi gotong royong. Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah, S.I.K., M.Si., yang secara langsung memimpin kegiatan kerja bakti bersama seluruh Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Karawang untuk membersihkan lingkungan sekolah. Jumat (6/2/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB ini bertujuan mempercepat pemulihan dan menciptakan kondisi yang bersih serta layak untuk kembali digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Banjir yang melanda sebelumnya meninggalkan lumpur dan sampah di halaman, ruang kelas, dan fasilitas sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Karawang melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan menyampaikan bahwa aksi ini merupakan wujud kepedulian dan bentuk bakti polisi kepada masyarakat. 

"Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kami dari Polres Karawang hadir untuk membantu meringankan beban warga sekolah dan mempercepat proses pemulihan pascabanjir. Yang terpenting, anak-anak bisa segera kembali belajar dengan nyaman," ujarnya.

Kegiatan kerja bakti berlangsung dengan penuh semangat. Kapolres Bersama Para PJU yang terlibat membersihkan lumpur, menyapu halaman, mengangkat sampah dan ranting, serta menata kembali fasilitas sekolah yang berantakan. Aksi nyata ini mendapatkan apresiasi positif dari para guru dan staf sekolah yang turut serta.

Kepala Sekolah SMPN 1 Telukjambe Barat menyampaikan terima kasih yang mendalam atas kepedulian dan bantuan konkret dari Polres Karawang. "Kami sangat terbantu dengan kedatangan Bapak Kapolres dan seluruh personel. Semangat gotong royong yang ditunjukkan sangat membangkitkan motivasi kami untuk segera memulai aktivitas sekolah," tuturnya.

Redaksi 
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done