Rabu, 11 Februari 2026
Geger! Bayi Ditemukan di Pembuangan Sampah Jatirasa Tengah, Warga Sigap Selamatkan dan Dilarikan ke RSUD Karawang
Menurut keterangan warga setempat, awalnya seorang pemulung yang tengah mencari barang bekas dikejutkan dengan suara tangisan bayi dari tumpukan sampah. Karena penasaran dan merasa khawatir, ia kemudian memanggil warga sekitar untuk memastikan sumber suara tersebut. Betapa terkejutnya mereka saat mendapati seorang bayi tergeletak di antara sampah dalam kondisi masih hidup.
“Awalnya kami kira suara kucing, tapi ternyata suara bayi. Pas dicek, benar ada bayi di dalam tumpukan sampah. Kami langsung panik dan berusaha menyelamatkannya,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung bergerak cepat. Bayi tersebut segera diangkat dari lokasi pembuangan sampah, dibersihkan seadanya, lalu dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Karawang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Pembina Kelurahan Karangpawitan, Hendrik, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas kesigapan warga yang cepat bertindak sehingga nyawa bayi tersebut berhasil diselamatkan.
“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Namun kami juga mengapresiasi kepedulian warga yang sigap dan tidak tinggal diam. Bayi tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif,” ungkap Hendrik.
Hendrik menambahkan, pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap pelaku yang tega membuang bayi tersebut. Ia berharap pelaku dapat segera ditemukan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.
“Kami menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada pihak berwajib. Semoga pelaku segera terungkap. Ini bukan hanya persoalan hukum, tapi juga persoalan kemanusiaan,” tegasnya.
Sementara itu, kondisi bayi menurut informasi sementara dalam keadaan stabil dan masih dalam observasi tim medis RSUD Karawang. Pihak rumah sakit belum memberikan keterangan resmi terkait jenis kelamin maupun perkiraan usia bayi tersebut.
Peristiwa ini sontak menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Warga sekitar mengaku prihatin dan tidak menyangka kejadian memilukan itu terjadi di lingkungan mereka. Beberapa tokoh masyarakat pun mengimbau agar siapa pun yang mengalami kesulitan ekonomi atau persoalan sosial tidak mengambil jalan pintas dengan membuang bayi.
“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Jika ada masalah, sebaiknya dikomunikasikan dengan keluarga atau pihak berwenang. Jangan sampai anak yang tidak berdosa menjadi korban,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga akan menelusuri kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar Jalan Jatirasa Tengah guna mengidentifikasi pelaku.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya kepedulian sosial dan tanggung jawab moral terhadap anak sebagai amanah dan generasi penerus bangsa. Warga Karangpawitan berharap keadilan dapat ditegakkan dan bayi tersebut dapat tumbuh sehat serta mendapatkan perlindungan yang layak.
Red
Menurut keterangan warga setempat, awalnya seorang pemulung yang tengah mencari barang bekas dikejutkan dengan suara tangisan bayi dari tumpukan sampah. Karena penasaran dan merasa khawatir, ia kemudian memanggil warga sekitar untuk memastikan sumber suara tersebut. Betapa terkejutnya mereka saat mendapati seorang bayi tergeletak di antara sampah dalam kondisi masih hidup.
“Awalnya kami kira suara kucing, tapi ternyata suara bayi. Pas dicek, benar ada bayi di dalam tumpukan sampah. Kami langsung panik dan berusaha menyelamatkannya,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung bergerak cepat. Bayi tersebut segera diangkat dari lokasi pembuangan sampah, dibersihkan seadanya, lalu dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Karawang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Pembina Kelurahan Karangpawitan, Hendrik, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas kesigapan warga yang cepat bertindak sehingga nyawa bayi tersebut berhasil diselamatkan.
“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Namun kami juga mengapresiasi kepedulian warga yang sigap dan tidak tinggal diam. Bayi tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif,” ungkap Hendrik.
Hendrik menambahkan, pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap pelaku yang tega membuang bayi tersebut. Ia berharap pelaku dapat segera ditemukan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.
“Kami menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada pihak berwajib. Semoga pelaku segera terungkap. Ini bukan hanya persoalan hukum, tapi juga persoalan kemanusiaan,” tegasnya.
Sementara itu, kondisi bayi menurut informasi sementara dalam keadaan stabil dan masih dalam observasi tim medis RSUD Karawang. Pihak rumah sakit belum memberikan keterangan resmi terkait jenis kelamin maupun perkiraan usia bayi tersebut.
Peristiwa ini sontak menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Warga sekitar mengaku prihatin dan tidak menyangka kejadian memilukan itu terjadi di lingkungan mereka. Beberapa tokoh masyarakat pun mengimbau agar siapa pun yang mengalami kesulitan ekonomi atau persoalan sosial tidak mengambil jalan pintas dengan membuang bayi.
“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Jika ada masalah, sebaiknya dikomunikasikan dengan keluarga atau pihak berwenang. Jangan sampai anak yang tidak berdosa menjadi korban,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga akan menelusuri kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar Jalan Jatirasa Tengah guna mengidentifikasi pelaku.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya kepedulian sosial dan tanggung jawab moral terhadap anak sebagai amanah dan generasi penerus bangsa. Warga Karangpawitan berharap keadilan dapat ditegakkan dan bayi tersebut dapat tumbuh sehat serta mendapatkan perlindungan yang layak.
Red
Kunjungan Kerja Ketua Bhayangkari Cabang Karawang, Berikan Tali Asih Kepada Anak Yatim Piatu
Polres Karawang - Ketua Bhayangkari Cabang Polres Karawang Ny. Yulian Fiki melakukan tatap muka dengan dengan pengurus Bhayangkari Ranting Polsek Klari di Halaman Gajebo Mako Polsek Klari, Desa Duren, Kec Klari, Kab Karawang. Rabu (11/02/2026).
Acara tatap muka ini di awali dengan sambutan Ketua Bhayangkari Ranting Polsek Klari Ny. Siti Barkah, kemudian dilanjutkan sambutan Ketua Bhayangkari Cabang Polres Karawang Ny Yulian Fiki.
Tatap muka yang dihadiri oleh ibu-ibu Bhayangkari Ranting Polsek Klari ini merupakan salah satu rangkain kegiatan kunjungan kerja Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah dan Ketua Bhayangkari Cabang Polres Karawang Ny. Yulian Fiki di wilayah hukum Polsek Klari.
Dalam sambutannya, Ketua Bhayangkari Cabang Polres Karawang Ny. Yulian Fiki mengatakan bahwa melalui kegiatan ini dapat mempererat tali silahturahmi pengurus daerah dan pengurus cabang.
“Kemudian untuk melihat perkembangan dan kemajuan organisasi Bhayangkari di lingkungan Bhayangkari Ranting Klari, pada kesempatan ini, saya harapkan Bhayangkari dapat selalu mendampingi suami dimanapun ditugaskan,” ucap Ny. Yulian Fiki.
Keberadaan Bhayangkari dan Yayasan Kemala Bhayangkari sangat dibutuhkan dalam mendukung Polri saat ini untuk menjalankan misinya sebagai pemelihara Kamtibmas.
“Bhayangkari diharapkan mampu memberikan sumbangsih nyata tidak saja bagi keluarga besar Polri juga bagi masyarakat,” katanya.
Tatap muka berlangsung dengan suasana yang sangat akrab, selanjutnya tatap muka diisi dengan memberikan bantuan berupa tali asih kepada anak yatim piatu.
Selain itu juga dilaksanakan pengecekan administrasi Yayasan Kemala Bhayangkari dan meninjau Taman Kanak-kanak Kemala Bhayangkari Ranting Polsek Klari.
Polres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah
Polres Karawang - Ketua Bhayangkari Cabang Polres Karawang Ny. Yulian Fiki melakukan tatap muka dengan dengan pengurus Bhayangkari Ranting Polsek Klari di Halaman Gajebo Mako Polsek Klari, Desa Duren, Kec Klari, Kab Karawang. Rabu (11/02/2026).
Acara tatap muka ini di awali dengan sambutan Ketua Bhayangkari Ranting Polsek Klari Ny. Siti Barkah, kemudian dilanjutkan sambutan Ketua Bhayangkari Cabang Polres Karawang Ny Yulian Fiki.
Tatap muka yang dihadiri oleh ibu-ibu Bhayangkari Ranting Polsek Klari ini merupakan salah satu rangkain kegiatan kunjungan kerja Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah dan Ketua Bhayangkari Cabang Polres Karawang Ny. Yulian Fiki di wilayah hukum Polsek Klari.
Dalam sambutannya, Ketua Bhayangkari Cabang Polres Karawang Ny. Yulian Fiki mengatakan bahwa melalui kegiatan ini dapat mempererat tali silahturahmi pengurus daerah dan pengurus cabang.
“Kemudian untuk melihat perkembangan dan kemajuan organisasi Bhayangkari di lingkungan Bhayangkari Ranting Klari, pada kesempatan ini, saya harapkan Bhayangkari dapat selalu mendampingi suami dimanapun ditugaskan,” ucap Ny. Yulian Fiki.
Keberadaan Bhayangkari dan Yayasan Kemala Bhayangkari sangat dibutuhkan dalam mendukung Polri saat ini untuk menjalankan misinya sebagai pemelihara Kamtibmas.
“Bhayangkari diharapkan mampu memberikan sumbangsih nyata tidak saja bagi keluarga besar Polri juga bagi masyarakat,” katanya.
Tatap muka berlangsung dengan suasana yang sangat akrab, selanjutnya tatap muka diisi dengan memberikan bantuan berupa tali asih kepada anak yatim piatu.
Selain itu juga dilaksanakan pengecekan administrasi Yayasan Kemala Bhayangkari dan meninjau Taman Kanak-kanak Kemala Bhayangkari Ranting Polsek Klari.
Polres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah
Perkuat Sinergi, BRI Karawang dan AKPERSI Bangun Kolaborasi Literasi Keuangan dan UMKM








