VERSITNEWS

Jumat, 20 Maret 2026

AKPERSI Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447 H, Ketua DPP, DPD, dan DPC Ajak Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Insan Pers







Karawang, 20 Maret 2026 – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, keluarga besar Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) mulai dari jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) secara serentak menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh anggota, mitra kerja, serta masyarakat Indonesia. Momentum hari kemenangan ini dijadikan sebagai waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat solidaritas organisasi, serta memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang dalam menjalankan aktivitas selama setahun terakhir.


Hari Raya Idul Fitri merupakan momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan suci Ramadan. Selain sebagai hari kemenangan, Idul Fitri juga menjadi kesempatan untuk saling memaafkan, membersihkan hati, serta memperkuat rasa persaudaraan antar sesama, termasuk di lingkungan organisasi pers yang memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


Ketua Umum DPP AKPERSI, Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E., dalam pernyataannya menyampaikan bahwa Idul Fitri harus dijadikan sebagai momentum untuk kembali kepada nilai-nilai kejujuran, kebersamaan, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai insan pers.


Menurutnya, organisasi pers tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya para jurnalis, tetapi juga harus menjadi keluarga besar yang saling mendukung, saling menguatkan, dan mampu menjaga marwah profesi jurnalistik.


“Dengan penuh rasa syukur, kami dari Dewan Pimpinan Pusat AKPERSI mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh pengurus dan anggota AKPERSI di seluruh Indonesia. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Kami menyadari bahwa dalam perjalanan organisasi tentu ada kekurangan, kesalahan, maupun kekhilafan. Oleh karena itu di hari yang fitri ini mari kita saling memaafkan dan kembali memperkuat kebersamaan demi kemajuan AKPERSI ke depan,” ujar Rino Triyono.


Ia juga menambahkan bahwa ke depan AKPERSI diharapkan semakin solid, profesional, serta mampu menjalin kemitraan yang baik dengan pemerintah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat.


Sementara itu, Ketua DPD AKPERSI Jawa Barat, Ahmad Syarifudin, C.BJ., C.EJ., turut menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh anggota AKPERSI di wilayah Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa Idul Fitri harus menjadi titik awal untuk memperbaiki komunikasi, memperkuat koordinasi, serta menjaga kekompakan antar pengurus dan anggota.


Menurutnya, dinamika dalam organisasi adalah hal yang wajar, namun dengan semangat Idul Fitri semua perbedaan harus dapat disatukan kembali demi kepentingan bersama.


“Atas nama jajaran DPD AKPERSI Jawa Barat, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari kemenangan ini kita semua diberikan kesehatan, keberkahan, dan kekuatan untuk terus menjaga persatuan serta meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai insan pers,” ungkap Ahmad Syarifudin.


Ia juga berharap seluruh anggota AKPERSI di Jawa Barat dapat terus menjaga nama baik organisasi, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta tetap menjalin hubungan yang harmonis dengan semua pihak.


Di tingkat daerah, Ketua DPC AKPERSI Kabupaten Karawang, Ferimaulana, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh anggota AKPERSI, mitra kerja, serta masyarakat Kabupaten Karawang. Ia mengakui bahwa dalam menjalankan tugas organisasi tentu tidak lepas dari berbagai kekurangan, kesalahpahaman, maupun dinamika yang terjadi di lapangan.


Oleh karena itu, dirinya mengajak seluruh anggota untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk membuka lembaran baru dan kembali mempererat hubungan yang sempat renggang.


“Atas nama keluarga besar DPC AKPERSI Kabupaten Karawang, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Kami memohon maaf apabila selama menjalankan tugas organisasi terdapat kesalahan, baik dalam perkataan maupun perbuatan. Semoga di hari yang suci ini kita semua dapat kembali bersatu, memperkuat silaturahmi, dan menjaga kekompakan,” ujar Ferimaulana.


Ia juga berharap agar seluruh anggota AKPERSI di Karawang tetap menjaga profesionalitas dalam menjalankan tugas jurnalistik, serta terus menjalin kemitraan yang baik dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat.


Dengan adanya ucapan serentak dari jajaran DPP, DPD, hingga DPC, keluarga besar AKPERSI berharap Hari Raya Idul Fitri 1447 H membawa keberkahan bagi seluruh anggota dan masyarakat, serta menjadi awal yang baik untuk memperkuat organisasi agar semakin maju, solid, dan dipercaya oleh publik.


Di akhir pernyataan, seluruh jajaran pengurus AKPERSI menyampaikan pesan kebersamaan:


Keluarga Besar Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI)

DPP – DPD – DPC

Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. 


Red/Tim 







Karawang, 20 Maret 2026 – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, keluarga besar Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) mulai dari jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) secara serentak menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh anggota, mitra kerja, serta masyarakat Indonesia. Momentum hari kemenangan ini dijadikan sebagai waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat solidaritas organisasi, serta memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang dalam menjalankan aktivitas selama setahun terakhir.


Hari Raya Idul Fitri merupakan momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan suci Ramadan. Selain sebagai hari kemenangan, Idul Fitri juga menjadi kesempatan untuk saling memaafkan, membersihkan hati, serta memperkuat rasa persaudaraan antar sesama, termasuk di lingkungan organisasi pers yang memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


Ketua Umum DPP AKPERSI, Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E., dalam pernyataannya menyampaikan bahwa Idul Fitri harus dijadikan sebagai momentum untuk kembali kepada nilai-nilai kejujuran, kebersamaan, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai insan pers.


Menurutnya, organisasi pers tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya para jurnalis, tetapi juga harus menjadi keluarga besar yang saling mendukung, saling menguatkan, dan mampu menjaga marwah profesi jurnalistik.


“Dengan penuh rasa syukur, kami dari Dewan Pimpinan Pusat AKPERSI mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh pengurus dan anggota AKPERSI di seluruh Indonesia. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Kami menyadari bahwa dalam perjalanan organisasi tentu ada kekurangan, kesalahan, maupun kekhilafan. Oleh karena itu di hari yang fitri ini mari kita saling memaafkan dan kembali memperkuat kebersamaan demi kemajuan AKPERSI ke depan,” ujar Rino Triyono.


Ia juga menambahkan bahwa ke depan AKPERSI diharapkan semakin solid, profesional, serta mampu menjalin kemitraan yang baik dengan pemerintah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat.


Sementara itu, Ketua DPD AKPERSI Jawa Barat, Ahmad Syarifudin, C.BJ., C.EJ., turut menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh anggota AKPERSI di wilayah Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa Idul Fitri harus menjadi titik awal untuk memperbaiki komunikasi, memperkuat koordinasi, serta menjaga kekompakan antar pengurus dan anggota.


Menurutnya, dinamika dalam organisasi adalah hal yang wajar, namun dengan semangat Idul Fitri semua perbedaan harus dapat disatukan kembali demi kepentingan bersama.


“Atas nama jajaran DPD AKPERSI Jawa Barat, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari kemenangan ini kita semua diberikan kesehatan, keberkahan, dan kekuatan untuk terus menjaga persatuan serta meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai insan pers,” ungkap Ahmad Syarifudin.


Ia juga berharap seluruh anggota AKPERSI di Jawa Barat dapat terus menjaga nama baik organisasi, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta tetap menjalin hubungan yang harmonis dengan semua pihak.


Di tingkat daerah, Ketua DPC AKPERSI Kabupaten Karawang, Ferimaulana, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh anggota AKPERSI, mitra kerja, serta masyarakat Kabupaten Karawang. Ia mengakui bahwa dalam menjalankan tugas organisasi tentu tidak lepas dari berbagai kekurangan, kesalahpahaman, maupun dinamika yang terjadi di lapangan.


Oleh karena itu, dirinya mengajak seluruh anggota untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk membuka lembaran baru dan kembali mempererat hubungan yang sempat renggang.


“Atas nama keluarga besar DPC AKPERSI Kabupaten Karawang, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Kami memohon maaf apabila selama menjalankan tugas organisasi terdapat kesalahan, baik dalam perkataan maupun perbuatan. Semoga di hari yang suci ini kita semua dapat kembali bersatu, memperkuat silaturahmi, dan menjaga kekompakan,” ujar Ferimaulana.


Ia juga berharap agar seluruh anggota AKPERSI di Karawang tetap menjaga profesionalitas dalam menjalankan tugas jurnalistik, serta terus menjalin kemitraan yang baik dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat.


Dengan adanya ucapan serentak dari jajaran DPP, DPD, hingga DPC, keluarga besar AKPERSI berharap Hari Raya Idul Fitri 1447 H membawa keberkahan bagi seluruh anggota dan masyarakat, serta menjadi awal yang baik untuk memperkuat organisasi agar semakin maju, solid, dan dipercaya oleh publik.


Di akhir pernyataan, seluruh jajaran pengurus AKPERSI menyampaikan pesan kebersamaan:


Keluarga Besar Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI)

DPP – DPD – DPC

Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. 


Red/Tim 

Kamis, 19 Maret 2026

Posko Partai Gerakan Rakyat Bantu Pemudik, Sediakan Kopi dan Makanan Gratis di Jalur Mudik Karawang









Karawang, 18 Maret 2026 – Arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Karawang mulai mengalami peningkatan signifikan. Kepadatan kendaraan terlihat di sepanjang Jalan Baru Bundaran Charles, salah satu jalur utama yang dilintasi pemudik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di tengah padatnya arus kendaraan yang merayap, kehadiran Posko Mudik yang didirikan oleh Partai Gerakan Rakyat menjadi tempat singgah yang sangat membantu para pemudik yang membutuhkan istirahat sejenak.


Posko yang berada tepat di sekitar Bundaran Charles tersebut tampak ramai dikunjungi para pengendara, baik pengendara sepeda motor maupun mobil pribadi. Para pemudik memanfaatkan posko tersebut untuk melepas lelah setelah menempuh perjalanan panjang. Selain menyediakan tempat beristirahat, posko juga memberikan berbagai fasilitas sederhana namun sangat bermanfaat, seperti kopi panas, minuman dingin, makanan ringan, serta pelayanan kesehatan dan terapi bagi pemudik yang mengalami kelelahan.


Menurut salah satu anggota Partai Gerakan Rakyat yang bertugas di lokasi, pendirian posko ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya para pemudik yang setiap tahun harus menempuh perjalanan jauh untuk pulang ke kampung halaman.


“Kami dari Partai Gerakan Rakyat ingin hadir di tengah masyarakat, terutama saat momentum mudik Lebaran seperti sekarang. Posko ini kami dirikan agar para pemudik bisa beristirahat dengan nyaman. Kami menyediakan kopi, minuman, dan makanan ala kadarnya, tapi mudah-mudahan bisa membantu mengurangi rasa lelah selama perjalanan,” ujarnya saat ditemui di lokasi.


Tidak hanya menyediakan makanan dan minuman gratis, posko ini juga memberikan bantuan kesehatan sederhana bagi pemudik yang merasa kurang fit. Salah satu anggota Partai Gerakan Rakyat, Ibu Chika, turut membantu memberikan terapi ringan kepada beberapa pemudik yang mengalami pegal, pusing, maupun kelelahan akibat perjalanan panjang.


Beberapa pemudik yang singgah di posko tersebut mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas yang diberikan secara gratis. Mereka merasa lebih nyaman karena dapat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.


“Saya dari Bekasi mau ke Cirebon, perjalanan cukup macet dari tadi. Alhamdulillah ada posko ini, bisa istirahat sebentar, minum kopi, makan sedikit. Badan jadi lebih enak sebelum lanjut jalan,” ujar salah satu pemudik pengendara sepeda motor.


Hal senada juga disampaikan pemudik lainnya yang membawa keluarga. Ia mengaku sengaja berhenti di posko setelah melihat banyak pemudik lain beristirahat di tempat tersebut.


“Tadi lihat ramai, ternyata ada posko. Anak saya juga capek, jadi kami berhenti sebentar. Terima kasih untuk relawan yang sudah membantu. Walaupun sederhana, tapi sangat berarti bagi kami yang sedang di perjalanan,” katanya.


Selain melayani pemudik yang singgah, para relawan juga tampak aktif membantu mengatur kendaraan yang keluar masuk area posko agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Mereka bekerja secara bergantian sejak sore hingga malam hari untuk memastikan pelayanan tetap berjalan.


Pihak Partai Gerakan Rakyat menyampaikan bahwa posko mudik ini akan terus dibuka selama arus mudik masih berlangsung. Mereka berharap keberadaan posko tersebut bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membantu menciptakan perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan lancar.


“Kami tidak melihat ini dari sisi politik, tapi dari sisi kemanusiaan. Mudik adalah tradisi besar masyarakat Indonesia. Kami ingin ikut berkontribusi agar para pemudik bisa sampai tujuan dengan selamat,” ujar salah satu koordinator posko.


Dengan semakin padatnya arus kendaraan menjelang Hari Raya Idul Fitri, keberadaan posko-posko bantuan seperti yang didirikan oleh Partai Gerakan Rakyat di Bundaran Charles Karawang menjadi sangat penting. Selain membantu pemudik beristirahat, posko tersebut juga menjadi simbol kepedulian sosial dan gotong royong dalam membantu sesama di perjalanan.


Diharapkan, kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan setiap tahun, sehingga para pemudik merasa lebih terbantu dan perjalanan panjang menuju kampung halaman dapat dilalui dengan lebih aman, sehat, dan penuh kenyamanan. 


Ida Maryati 









Karawang, 18 Maret 2026 – Arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Karawang mulai mengalami peningkatan signifikan. Kepadatan kendaraan terlihat di sepanjang Jalan Baru Bundaran Charles, salah satu jalur utama yang dilintasi pemudik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di tengah padatnya arus kendaraan yang merayap, kehadiran Posko Mudik yang didirikan oleh Partai Gerakan Rakyat menjadi tempat singgah yang sangat membantu para pemudik yang membutuhkan istirahat sejenak.


Posko yang berada tepat di sekitar Bundaran Charles tersebut tampak ramai dikunjungi para pengendara, baik pengendara sepeda motor maupun mobil pribadi. Para pemudik memanfaatkan posko tersebut untuk melepas lelah setelah menempuh perjalanan panjang. Selain menyediakan tempat beristirahat, posko juga memberikan berbagai fasilitas sederhana namun sangat bermanfaat, seperti kopi panas, minuman dingin, makanan ringan, serta pelayanan kesehatan dan terapi bagi pemudik yang mengalami kelelahan.


Menurut salah satu anggota Partai Gerakan Rakyat yang bertugas di lokasi, pendirian posko ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya para pemudik yang setiap tahun harus menempuh perjalanan jauh untuk pulang ke kampung halaman.


“Kami dari Partai Gerakan Rakyat ingin hadir di tengah masyarakat, terutama saat momentum mudik Lebaran seperti sekarang. Posko ini kami dirikan agar para pemudik bisa beristirahat dengan nyaman. Kami menyediakan kopi, minuman, dan makanan ala kadarnya, tapi mudah-mudahan bisa membantu mengurangi rasa lelah selama perjalanan,” ujarnya saat ditemui di lokasi.


Tidak hanya menyediakan makanan dan minuman gratis, posko ini juga memberikan bantuan kesehatan sederhana bagi pemudik yang merasa kurang fit. Salah satu anggota Partai Gerakan Rakyat, Ibu Chika, turut membantu memberikan terapi ringan kepada beberapa pemudik yang mengalami pegal, pusing, maupun kelelahan akibat perjalanan panjang.


Beberapa pemudik yang singgah di posko tersebut mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas yang diberikan secara gratis. Mereka merasa lebih nyaman karena dapat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.


“Saya dari Bekasi mau ke Cirebon, perjalanan cukup macet dari tadi. Alhamdulillah ada posko ini, bisa istirahat sebentar, minum kopi, makan sedikit. Badan jadi lebih enak sebelum lanjut jalan,” ujar salah satu pemudik pengendara sepeda motor.


Hal senada juga disampaikan pemudik lainnya yang membawa keluarga. Ia mengaku sengaja berhenti di posko setelah melihat banyak pemudik lain beristirahat di tempat tersebut.


“Tadi lihat ramai, ternyata ada posko. Anak saya juga capek, jadi kami berhenti sebentar. Terima kasih untuk relawan yang sudah membantu. Walaupun sederhana, tapi sangat berarti bagi kami yang sedang di perjalanan,” katanya.


Selain melayani pemudik yang singgah, para relawan juga tampak aktif membantu mengatur kendaraan yang keluar masuk area posko agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Mereka bekerja secara bergantian sejak sore hingga malam hari untuk memastikan pelayanan tetap berjalan.


Pihak Partai Gerakan Rakyat menyampaikan bahwa posko mudik ini akan terus dibuka selama arus mudik masih berlangsung. Mereka berharap keberadaan posko tersebut bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membantu menciptakan perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan lancar.


“Kami tidak melihat ini dari sisi politik, tapi dari sisi kemanusiaan. Mudik adalah tradisi besar masyarakat Indonesia. Kami ingin ikut berkontribusi agar para pemudik bisa sampai tujuan dengan selamat,” ujar salah satu koordinator posko.


Dengan semakin padatnya arus kendaraan menjelang Hari Raya Idul Fitri, keberadaan posko-posko bantuan seperti yang didirikan oleh Partai Gerakan Rakyat di Bundaran Charles Karawang menjadi sangat penting. Selain membantu pemudik beristirahat, posko tersebut juga menjadi simbol kepedulian sosial dan gotong royong dalam membantu sesama di perjalanan.


Diharapkan, kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan setiap tahun, sehingga para pemudik merasa lebih terbantu dan perjalanan panjang menuju kampung halaman dapat dilalui dengan lebih aman, sehat, dan penuh kenyamanan. 


Ida Maryati 

Rabu, 18 Maret 2026

Keluhan Limbah Dan Pencemaran Udara PKS CV Rapi Tehnik Belum Dapat Tanggapan Resmi


 SIMALUNGUN, -Keluhan masyarakat mengenai dugaan pencemaran lingkungan akibat aktivitas Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik CV Rapi Tehnik di Jalan Asahan, Pematang Asilum Km 18,5, Kecamatan Gunung Malela, belum mendapatkan tanggapan resmi dari pihak perusahaan. Sejak keluhan muncul pada Sabtu (14/3/2026), tim Jurnalis.online telah berusaha menghubungi manajemen pabrik namun belum berhasil menemui pihak terkait atau menerima keterangan resmi, Selasa (17/3/2026).


Sejumlah warga di Huta 3 Pematang Asilum mengaku telah lama mengeluhkan keberadaan pabrik yang beroperasi di tengah permukiman penduduk. Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya (inisial EE) menyatakan bahwa asap dari limbah pabrik sering terlihat mengepul dan dikhawatirkan berdampak pada kualitas udara serta air sungai yang digunakan masyarakat sehari-hari.

 

"Kami khawatir tidak hanya udara yang tercemar, tapi juga air sungai yang menjadi sumber air bagi peternakan ikan kami. Beberapa waktu terakhir, ada laporan kerugian akibat kondisi air yang dinilai tidak layak," ujar EE kepada Jurnalis.online.

 

Warga juga menyoroti jarak pabrik yang dinilai terlalu dekat dengan kawasan permukiman, seharusnya industri semacam ini memiliki jarak aman sesuai peraturan. Menurut informasi yang diperoleh, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Simalungun pernah melakukan inspeksi atau sidak ke lokasi, namun aktivitas pabrik tetap berjalan dan keluhan masyarakat belum terselesaikan.


Selain warga, elemen masyarakat pencinta lingkungan mengungkapkan," Bahwa indikasi adanya temuan limbah dari Pabrik, sehingga sungai tercemar oleh limbahnya. Dan ada juga temuan dari masyarakat yang melihat bahwa ada pengepulan asap hitam, dan itu berdampak ke lingkungan sekitarnya karena posisi pabrik CV RAPI TEHNIk berdiri kokoh ditengah permukiman masyarakat," tandasnya.


"Sebenarnya masyarakat itu cukup resah, cuma mereka tidak punya jalur dan tidak tau arahnya kemana mau mengadu pada siapa. Kami berharap instansi berwenang dapat bertindak sesuai dengan peraturan," tambahnya.


Tim media telah mengirimkan permintaan konfirmasi terkait sistem pengelolaan limbah, kesesuaian dengan standar baku mutu, tanggapan terhadap keluhan masyarakat, serta langkah tanggung jawab perusahaan. Namun hingga saat berita ini diterbitkan, pihak manajemen CV Rapi Tehnik belum memberikan tanggapan apapun.

 

Kontak dengan instansi terkait juga masih dalam proses, dimana pihak DLH Kabupaten Simalungun menyatakan sedang melakukan evaluasi ulang terhadap izin operasional dan dampak lingkungan dari pabrik tersebut.

 

"Kami akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan berusaha mendapatkan klarifikasi dari semua pihak terkait untuk menyajikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat," ujar Wina, selaku CEO Media Jurnalis.online.

 

 Sumber: Wna


 SIMALUNGUN, -Keluhan masyarakat mengenai dugaan pencemaran lingkungan akibat aktivitas Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik CV Rapi Tehnik di Jalan Asahan, Pematang Asilum Km 18,5, Kecamatan Gunung Malela, belum mendapatkan tanggapan resmi dari pihak perusahaan. Sejak keluhan muncul pada Sabtu (14/3/2026), tim Jurnalis.online telah berusaha menghubungi manajemen pabrik namun belum berhasil menemui pihak terkait atau menerima keterangan resmi, Selasa (17/3/2026).


Sejumlah warga di Huta 3 Pematang Asilum mengaku telah lama mengeluhkan keberadaan pabrik yang beroperasi di tengah permukiman penduduk. Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya (inisial EE) menyatakan bahwa asap dari limbah pabrik sering terlihat mengepul dan dikhawatirkan berdampak pada kualitas udara serta air sungai yang digunakan masyarakat sehari-hari.

 

"Kami khawatir tidak hanya udara yang tercemar, tapi juga air sungai yang menjadi sumber air bagi peternakan ikan kami. Beberapa waktu terakhir, ada laporan kerugian akibat kondisi air yang dinilai tidak layak," ujar EE kepada Jurnalis.online.

 

Warga juga menyoroti jarak pabrik yang dinilai terlalu dekat dengan kawasan permukiman, seharusnya industri semacam ini memiliki jarak aman sesuai peraturan. Menurut informasi yang diperoleh, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Simalungun pernah melakukan inspeksi atau sidak ke lokasi, namun aktivitas pabrik tetap berjalan dan keluhan masyarakat belum terselesaikan.


Selain warga, elemen masyarakat pencinta lingkungan mengungkapkan," Bahwa indikasi adanya temuan limbah dari Pabrik, sehingga sungai tercemar oleh limbahnya. Dan ada juga temuan dari masyarakat yang melihat bahwa ada pengepulan asap hitam, dan itu berdampak ke lingkungan sekitarnya karena posisi pabrik CV RAPI TEHNIk berdiri kokoh ditengah permukiman masyarakat," tandasnya.


"Sebenarnya masyarakat itu cukup resah, cuma mereka tidak punya jalur dan tidak tau arahnya kemana mau mengadu pada siapa. Kami berharap instansi berwenang dapat bertindak sesuai dengan peraturan," tambahnya.


Tim media telah mengirimkan permintaan konfirmasi terkait sistem pengelolaan limbah, kesesuaian dengan standar baku mutu, tanggapan terhadap keluhan masyarakat, serta langkah tanggung jawab perusahaan. Namun hingga saat berita ini diterbitkan, pihak manajemen CV Rapi Tehnik belum memberikan tanggapan apapun.

 

Kontak dengan instansi terkait juga masih dalam proses, dimana pihak DLH Kabupaten Simalungun menyatakan sedang melakukan evaluasi ulang terhadap izin operasional dan dampak lingkungan dari pabrik tersebut.

 

"Kami akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan berusaha mendapatkan klarifikasi dari semua pihak terkait untuk menyajikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat," ujar Wina, selaku CEO Media Jurnalis.online.

 

 Sumber: Wna

Polda Riau Apresiasi Niat Baznas, Tegaskan Pembangunan Jembatan Presisi Didukung Skema Kolaboratif






Pekanbaru, - Polda Riau mengapresiasi niat baik dan kepedulian Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau yang berencana ikut berkontribusi dalam pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi (MPP) di sejumlah wilayah. Rabu (18/03/2026).


Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran (Karorena) Polda Riau Kombes Daniel Muharam menegaskan bahwa semangat kolaborasi tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.


“Pada prinsipnya, kami sangat mengapresiasi niat baik Baznas Riau. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat masih sangat kuat, khususnya dalam mendukung aksesibilitas bagi masyarakat di daerah,” ujar Daniel kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).


Namun demikian, Daniel menjelaskan bahwa untuk pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi, Polda Riau saat ini telah memiliki skema pembiayaan yang cukup dan berkelanjutan.


Ia menjelaskan, pembangunan jembatan ini sejak awal memang didorong melalui pendekatan kolaboratif berbasis pentahelix, yaitu melibatkan unsur pemerintah, dunia usaha melalui CSR, akademisi, masyarakat, serta media.


"Alhamdulillah, dari skema tersebut, kebutuhan pembiayaan dapat terpenuhi tanpa harus menggunakan sumber lain,” jelasnya.


Ia menambahkan, sebagian besar pembangunan jembatan tersebut didukung oleh program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) serta partisipasi masyarakat dalam semangat gotong royong.


“Dengan skema ini, kami ingin memastikan bahwa pembangunan tetap berjalan, namun juga tetap menjaga prinsip kehati-hatian dalam pemanfaatan setiap sumber pendanaan,” lanjut Daniel.


Sejalan dengan itu, Ketua Baznas Provinsi Riau Masriadi Hasan menyatakan memahami dan menghormati sikap Polda Riau tersebut. 


Ia menegaskan bahwa Baznas pada dasarnya memiliki komitmen untuk memastikan seluruh pengelolaan dana umat dilakukan secara tepat sasaran dan sesuai peruntukannya.


“Kami sangat memahami dan menghormati keputusan Polda Riau. Prinsip kami di Baznas adalah memastikan bahwa setiap dana yang dihimpun, baik zakat, infak, maupun sedekah, disalurkan secara tepat, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Masriadi.


Ia juga menegaskan bahwa Baznas akan tetap fokus pada program-program pemberdayaan masyarakat yang menjadi prioritas utama, khususnya dalam membantu kelompok mustahik di Provinsi Riau.


“Ke depan, kami akan terus memperkuat program-program sosial, ekonomi, dan kemanusiaan yang langsung menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.


Polda Riau berharap semangat kolaborasi lintas sektor yang telah terbangun melalui pendekatan pentahelix dapat terus diperkuat dalam berbagai program pembangunan lainnya, sebagai bagian dari upaya bersama menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas. 



Sumber: Humas Polda Riau


(Ros.H) 






Pekanbaru, - Polda Riau mengapresiasi niat baik dan kepedulian Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau yang berencana ikut berkontribusi dalam pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi (MPP) di sejumlah wilayah. Rabu (18/03/2026).


Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran (Karorena) Polda Riau Kombes Daniel Muharam menegaskan bahwa semangat kolaborasi tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.


“Pada prinsipnya, kami sangat mengapresiasi niat baik Baznas Riau. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat masih sangat kuat, khususnya dalam mendukung aksesibilitas bagi masyarakat di daerah,” ujar Daniel kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).


Namun demikian, Daniel menjelaskan bahwa untuk pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi, Polda Riau saat ini telah memiliki skema pembiayaan yang cukup dan berkelanjutan.


Ia menjelaskan, pembangunan jembatan ini sejak awal memang didorong melalui pendekatan kolaboratif berbasis pentahelix, yaitu melibatkan unsur pemerintah, dunia usaha melalui CSR, akademisi, masyarakat, serta media.


"Alhamdulillah, dari skema tersebut, kebutuhan pembiayaan dapat terpenuhi tanpa harus menggunakan sumber lain,” jelasnya.


Ia menambahkan, sebagian besar pembangunan jembatan tersebut didukung oleh program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) serta partisipasi masyarakat dalam semangat gotong royong.


“Dengan skema ini, kami ingin memastikan bahwa pembangunan tetap berjalan, namun juga tetap menjaga prinsip kehati-hatian dalam pemanfaatan setiap sumber pendanaan,” lanjut Daniel.


Sejalan dengan itu, Ketua Baznas Provinsi Riau Masriadi Hasan menyatakan memahami dan menghormati sikap Polda Riau tersebut. 


Ia menegaskan bahwa Baznas pada dasarnya memiliki komitmen untuk memastikan seluruh pengelolaan dana umat dilakukan secara tepat sasaran dan sesuai peruntukannya.


“Kami sangat memahami dan menghormati keputusan Polda Riau. Prinsip kami di Baznas adalah memastikan bahwa setiap dana yang dihimpun, baik zakat, infak, maupun sedekah, disalurkan secara tepat, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Masriadi.


Ia juga menegaskan bahwa Baznas akan tetap fokus pada program-program pemberdayaan masyarakat yang menjadi prioritas utama, khususnya dalam membantu kelompok mustahik di Provinsi Riau.


“Ke depan, kami akan terus memperkuat program-program sosial, ekonomi, dan kemanusiaan yang langsung menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.


Polda Riau berharap semangat kolaborasi lintas sektor yang telah terbangun melalui pendekatan pentahelix dapat terus diperkuat dalam berbagai program pembangunan lainnya, sebagai bagian dari upaya bersama menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas. 



Sumber: Humas Polda Riau


(Ros.H) 

BRI Cabang Cikampek Gelar Program Mudik Gratis Menuju Wonogori







Cikampek I - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Cikampek menggelar program mudik gratis tahunan mengangkut ratusan warga asal Wonogiri yang bekerja di Cikampek dan sekitarnya untuk pulang kampung menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H



Kegiatan yang digelar dihalaman Kantor Cabang BRI Cikampek ini menghadirkan beberapa unit bus kelas utama yang siap mengantarkan penumpang dengan nyaman dan aman 

penumpang yang berpartisipasi yang memenuhi syarat pendaftaran yang telah dibuka sebelumnya sejak awal bulan ini. 



Kepala BRI Cabang Cikampek Pandu Ksuma Wardhana menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian BRI terhadap masyarakat khususnya yang memiliki kebutuhan untuk pulang kampung namun terbatas pada biaya " Kami berharap program mudik gratis ini dapat meringankan beban masyarakat dan menjadi bagian dari kontribusi kami dalam mempererat tali silaturahmi keluarga menjelang Hari Raya " katanya 


sebelum pemberangkatan seluruh penumpang melakukan sahur bersama dan mendapatkan uang saku sebagai bentuk perhatian. Rute perjalanan akan ditempuh melalui jalur Pantura dengan jeda istirahat dan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk memastikan keselamatan selama perjalanan. 


Kegiatan ini mendapat dukungan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang dan pihak Kepolisian untuk memastikan kelancaran dan keamanan dari awal hingga tujuan ahir di Wonogiri . 







Cikampek I - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Cikampek menggelar program mudik gratis tahunan mengangkut ratusan warga asal Wonogiri yang bekerja di Cikampek dan sekitarnya untuk pulang kampung menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H



Kegiatan yang digelar dihalaman Kantor Cabang BRI Cikampek ini menghadirkan beberapa unit bus kelas utama yang siap mengantarkan penumpang dengan nyaman dan aman 

penumpang yang berpartisipasi yang memenuhi syarat pendaftaran yang telah dibuka sebelumnya sejak awal bulan ini. 



Kepala BRI Cabang Cikampek Pandu Ksuma Wardhana menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian BRI terhadap masyarakat khususnya yang memiliki kebutuhan untuk pulang kampung namun terbatas pada biaya " Kami berharap program mudik gratis ini dapat meringankan beban masyarakat dan menjadi bagian dari kontribusi kami dalam mempererat tali silaturahmi keluarga menjelang Hari Raya " katanya 


sebelum pemberangkatan seluruh penumpang melakukan sahur bersama dan mendapatkan uang saku sebagai bentuk perhatian. Rute perjalanan akan ditempuh melalui jalur Pantura dengan jeda istirahat dan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk memastikan keselamatan selama perjalanan. 


Kegiatan ini mendapat dukungan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang dan pihak Kepolisian untuk memastikan kelancaran dan keamanan dari awal hingga tujuan ahir di Wonogiri . 

Camat Karawang Barat Agus Somantri Sampaikan Ucapan Selamat Idul Fitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan







KARAWANG – Menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Camat Karawang Barat, Agus Somantri, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat, khususnya warga di wilayah Kecamatan Karawang Barat, serta masyarakat di seluruh Kabupaten Karawang. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh warga menjadikan momentum Idul Fitri sebagai sarana mempererat persaudaraan, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Agus Somantri menyampaikan bahwa Hari Raya Idul Fitri merupakan momen yang sangat istimewa bagi umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadan. Menurutnya, kemenangan di hari yang fitri harus diisi dengan saling memaafkan, mempererat tali silaturahmi, dan memperkokoh persatuan di lingkungan masyarakat.


“Dengan penuh rasa syukur, saya selaku Camat Karawang Barat mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari yang suci ini kita semua kembali ke fitrah, menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sabar, dan lebih peduli terhadap sesama,” ujar Agus Somantri dalam keterangannya, Rabu (18/03/2026). 🌙🤝


Ia juga menambahkan bahwa Idul Fitri bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama setelah menjalani bulan Ramadan yang penuh dengan kegiatan keagamaan.


Dalam pesannya, Agus Somantri mengajak seluruh elemen masyarakat di Karawang Barat untuk tetap menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban lingkungan, terutama saat perayaan Idul Fitri yang biasanya diiringi dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, seperti mudik, silaturahmi, dan berbagai kegiatan sosial lainnya.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan lingkungan. Jadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat persaudaraan, tanpa melihat perbedaan. Dengan kebersamaan, kita bisa menjaga Karawang Barat tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ungkapnya. ✨


Selain itu, Camat Karawang Barat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menjaga situasi wilayah selama bulan Ramadan, mulai dari aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para pemuda yang turut membantu menciptakan suasana yang aman dan tertib.


Ia berharap semangat kebersamaan yang terjalin selama Ramadan dapat terus dipertahankan setelah Idul Fitri, sehingga pembangunan di wilayah Karawang Barat dapat berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat.


Di akhir pernyataannya, Agus Somantri kembali menyampaikan doa dan harapan agar seluruh masyarakat diberikan kesehatan, keberkahan, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan ke depan.


“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kecamatan Karawang Barat, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, dan keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya. 🌙🙏 



Red 







KARAWANG – Menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Camat Karawang Barat, Agus Somantri, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat, khususnya warga di wilayah Kecamatan Karawang Barat, serta masyarakat di seluruh Kabupaten Karawang. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh warga menjadikan momentum Idul Fitri sebagai sarana mempererat persaudaraan, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Agus Somantri menyampaikan bahwa Hari Raya Idul Fitri merupakan momen yang sangat istimewa bagi umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadan. Menurutnya, kemenangan di hari yang fitri harus diisi dengan saling memaafkan, mempererat tali silaturahmi, dan memperkokoh persatuan di lingkungan masyarakat.


“Dengan penuh rasa syukur, saya selaku Camat Karawang Barat mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari yang suci ini kita semua kembali ke fitrah, menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sabar, dan lebih peduli terhadap sesama,” ujar Agus Somantri dalam keterangannya, Rabu (18/03/2026). 🌙🤝


Ia juga menambahkan bahwa Idul Fitri bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama setelah menjalani bulan Ramadan yang penuh dengan kegiatan keagamaan.


Dalam pesannya, Agus Somantri mengajak seluruh elemen masyarakat di Karawang Barat untuk tetap menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban lingkungan, terutama saat perayaan Idul Fitri yang biasanya diiringi dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, seperti mudik, silaturahmi, dan berbagai kegiatan sosial lainnya.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan lingkungan. Jadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat persaudaraan, tanpa melihat perbedaan. Dengan kebersamaan, kita bisa menjaga Karawang Barat tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ungkapnya. ✨


Selain itu, Camat Karawang Barat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menjaga situasi wilayah selama bulan Ramadan, mulai dari aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para pemuda yang turut membantu menciptakan suasana yang aman dan tertib.


Ia berharap semangat kebersamaan yang terjalin selama Ramadan dapat terus dipertahankan setelah Idul Fitri, sehingga pembangunan di wilayah Karawang Barat dapat berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat.


Di akhir pernyataannya, Agus Somantri kembali menyampaikan doa dan harapan agar seluruh masyarakat diberikan kesehatan, keberkahan, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan ke depan.


“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kecamatan Karawang Barat, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, dan keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya. 🌙🙏 



Red 

Lurah Karangpawitan Yadi Cahyadi Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447 H, Ajak Warga Pererat Silaturahmi dan Jaga Kebersamaan











Karawang – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Lurah Karangpawitan, Yadi Cahyadi, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya kepada seluruh masyarakat Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk rasa syukur setelah menjalani ibadah puasa selama bulan suci Ramadan serta sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.


Dalam pesan Hari Raya yang disampaikan, Yadi Cahyadi mengucapkan:

"Kami sekeluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M. Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin."


Menurutnya, Idul Fitri bukan hanya menjadi hari kemenangan bagi umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk saling memaafkan, memperbaiki hubungan, serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh warga Karangpawitan untuk menjadikan momen Lebaran sebagai sarana mempererat kebersamaan, menjaga kerukunan, dan meningkatkan kepedulian sosial.


Yadi Cahyadi juga menyampaikan bahwa kebersamaan antara pemerintah kelurahan dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis. Oleh karena itu, ia berharap semangat Idul Fitri dapat menjadi motivasi untuk terus membangun Karangpawitan ke arah yang lebih baik.


“Momentum Idul Fitri ini mari kita jadikan sebagai awal yang baik untuk memperkuat persaudaraan, menjaga kekompakan, serta meningkatkan semangat gotong royong di lingkungan masyarakat. Dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan Karangpawitan yang lebih maju, aman, dan sejahtera,” ujarnya.


Selain itu, Lurah Karangpawitan juga mengapresiasi seluruh masyarakat yang selama bulan Ramadan telah menjaga ketertiban, keamanan, serta kekhusyukan dalam menjalankan ibadah. Ia berharap situasi yang kondusif tersebut dapat terus dipertahankan, terutama saat perayaan Idul Fitri dan setelahnya.


Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar selalu berhati-hati di jalan, menjaga keselamatan, serta tetap menjaga kesehatan. Sementara bagi warga yang merayakan Idul Fitri di Karangpawitan, ia mengajak untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dan saling menghormati satu sama lain.


Di akhir pesannya, Yadi Cahyadi kembali menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila selama menjalankan tugas sebagai Lurah masih terdapat kekurangan. Ia menegaskan bahwa pihak kelurahan akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Dengan penuh ketulusan, ia menutup ucapan dengan harapan agar Hari Raya Idul Fitri membawa keberkahan, kedamaian, serta kebahagiaan bagi seluruh warga.


“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua dan menjadikan kita pribadi yang lebih baik,” tutupnya. 











Karawang – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Lurah Karangpawitan, Yadi Cahyadi, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya kepada seluruh masyarakat Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk rasa syukur setelah menjalani ibadah puasa selama bulan suci Ramadan serta sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.


Dalam pesan Hari Raya yang disampaikan, Yadi Cahyadi mengucapkan:

"Kami sekeluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M. Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin."


Menurutnya, Idul Fitri bukan hanya menjadi hari kemenangan bagi umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk saling memaafkan, memperbaiki hubungan, serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh warga Karangpawitan untuk menjadikan momen Lebaran sebagai sarana mempererat kebersamaan, menjaga kerukunan, dan meningkatkan kepedulian sosial.


Yadi Cahyadi juga menyampaikan bahwa kebersamaan antara pemerintah kelurahan dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis. Oleh karena itu, ia berharap semangat Idul Fitri dapat menjadi motivasi untuk terus membangun Karangpawitan ke arah yang lebih baik.


“Momentum Idul Fitri ini mari kita jadikan sebagai awal yang baik untuk memperkuat persaudaraan, menjaga kekompakan, serta meningkatkan semangat gotong royong di lingkungan masyarakat. Dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan Karangpawitan yang lebih maju, aman, dan sejahtera,” ujarnya.


Selain itu, Lurah Karangpawitan juga mengapresiasi seluruh masyarakat yang selama bulan Ramadan telah menjaga ketertiban, keamanan, serta kekhusyukan dalam menjalankan ibadah. Ia berharap situasi yang kondusif tersebut dapat terus dipertahankan, terutama saat perayaan Idul Fitri dan setelahnya.


Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar selalu berhati-hati di jalan, menjaga keselamatan, serta tetap menjaga kesehatan. Sementara bagi warga yang merayakan Idul Fitri di Karangpawitan, ia mengajak untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dan saling menghormati satu sama lain.


Di akhir pesannya, Yadi Cahyadi kembali menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila selama menjalankan tugas sebagai Lurah masih terdapat kekurangan. Ia menegaskan bahwa pihak kelurahan akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Dengan penuh ketulusan, ia menutup ucapan dengan harapan agar Hari Raya Idul Fitri membawa keberkahan, kedamaian, serta kebahagiaan bagi seluruh warga.


“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua dan menjadikan kita pribadi yang lebih baik,” tutupnya. 

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done