VERSITNEWS

Kamis, 15 Oktober 2026

Dudin Rohaedin, SH Dapat Nomor Urut 3 di Pilkades Bengle, Usung Jargon Jujur Amanah

KARAWANG - Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bengle resmi memasuki babak baru. Pengambilan nomor urut calon kepala desa telah dilaksanakan pada Rabu, 15 Oktober 2026.

Dalam pengundian tersebut, calon kepala desa Dudin Rohaedin, SH mendapatkan nomor urut 3.

"Alhamdulillahirobbil alamin pada hari ini tanggal 15 Oktober tahun 2026 tadi kita sudah melaksanakan tiga tahapan di desa, yaitu yang pertama adalah penetapan calon kepala desa khususnya Desa Bengle, yang kedua adalah penandatanganan integritas dan yang ketiga adalah momen yang ditunggu-tunggu adalah pengambilan nomor urut. Alhamdulillah kita dapat nomor tiga, Allahu Akbar," ujar Dudin Rohaedin usai pengundian.

Menurut Dudin, nomor urut merupakan hal yang biasa dalam kontestasi, namun tetap memiliki arti penting dalam proses pengenalan kepada pemilih.

"Bagi kami nomor urut tiga itu hal yang biasa, setiap peserta harus ada nomor urut. Tapi kita harus menyikapinya karena nomor urut adalah menentukan juga bagi pemilih, selain mengenali dari gambar juga posisi nomor urut. Karena sekarang nomor hanya menentukan posisi, nanti di pemilihan tidak dicantumkan nomor urutnya, hanya foto dan nama," jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan akan tetap bekerja keras turun langsung ke masyarakat.

"Oleh karena itu tetap kami dapat nomor urut tiga tetap bekerja keras ke bawah terus. Kami akan terus turun ke sembilan dusun, kemarin kita full sembilan dusun untuk warga Desa Bengle," ungkapnya.

Dudin yang mengusung jargon JUARA BUNGUL - Jujur Amanah, menegaskan komitmennya untuk bersikap adil dan merata dalam sosialisasi.

"Kita harus adil, harus turun, harus merata, sosialisasi pun seperti itu. Insya Allah kemenangan menanti kita," tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Dudin Rohaedin menyampaikan terima kasih kepada tim pemenangan KDR, keluarga, serta rekan-rekan media yang telah mendukung dan mempromosikan dirinya dalam kontestasi Pilkades Bengle 2026.

"Terima kasih kepada tim KDR yang telah mendukung, tetap berjuang terus. Kepada keluarga yang memberikan dukungannya, termasuk para media, saya ucapkan terima kasih. Walaupun bagaimanapun peran media sangat penting bagi kami untuk mempromosikan kami di Pilkades ini," pungkasnya.

Muslim 
KARAWANG - Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bengle resmi memasuki babak baru. Pengambilan nomor urut calon kepala desa telah dilaksanakan pada Rabu, 15 Oktober 2026.

Dalam pengundian tersebut, calon kepala desa Dudin Rohaedin, SH mendapatkan nomor urut 3.

"Alhamdulillahirobbil alamin pada hari ini tanggal 15 Oktober tahun 2026 tadi kita sudah melaksanakan tiga tahapan di desa, yaitu yang pertama adalah penetapan calon kepala desa khususnya Desa Bengle, yang kedua adalah penandatanganan integritas dan yang ketiga adalah momen yang ditunggu-tunggu adalah pengambilan nomor urut. Alhamdulillah kita dapat nomor tiga, Allahu Akbar," ujar Dudin Rohaedin usai pengundian.

Menurut Dudin, nomor urut merupakan hal yang biasa dalam kontestasi, namun tetap memiliki arti penting dalam proses pengenalan kepada pemilih.

"Bagi kami nomor urut tiga itu hal yang biasa, setiap peserta harus ada nomor urut. Tapi kita harus menyikapinya karena nomor urut adalah menentukan juga bagi pemilih, selain mengenali dari gambar juga posisi nomor urut. Karena sekarang nomor hanya menentukan posisi, nanti di pemilihan tidak dicantumkan nomor urutnya, hanya foto dan nama," jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan akan tetap bekerja keras turun langsung ke masyarakat.

"Oleh karena itu tetap kami dapat nomor urut tiga tetap bekerja keras ke bawah terus. Kami akan terus turun ke sembilan dusun, kemarin kita full sembilan dusun untuk warga Desa Bengle," ungkapnya.

Dudin yang mengusung jargon JUARA BUNGUL - Jujur Amanah, menegaskan komitmennya untuk bersikap adil dan merata dalam sosialisasi.

"Kita harus adil, harus turun, harus merata, sosialisasi pun seperti itu. Insya Allah kemenangan menanti kita," tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Dudin Rohaedin menyampaikan terima kasih kepada tim pemenangan KDR, keluarga, serta rekan-rekan media yang telah mendukung dan mempromosikan dirinya dalam kontestasi Pilkades Bengle 2026.

"Terima kasih kepada tim KDR yang telah mendukung, tetap berjuang terus. Kepada keluarga yang memberikan dukungannya, termasuk para media, saya ucapkan terima kasih. Walaupun bagaimanapun peran media sangat penting bagi kami untuk mempromosikan kami di Pilkades ini," pungkasnya.

Muslim 

Dapat Nomor 1, Hj. Wiwi Kurnia Banjir Dukungan Warga: Kemenangan Awal Menuju Kades Cengkong!

KARAWANG - Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang resmi memasuki babak penting. Dalam agenda pengundian dan pengambilan nomor urut calon kepala desa yang digelar di Kantor Kecamatan Purwasari, Ibu Hj. Wiwi Kurnia dengan penuh rasa syukur mendapatkan Nomor Urut 1.

Acara sakral tersebut berlangsung khidmat dan kondusif. Hadir secara langsung Camat Purwasari, Kapolsek Purwasari, Plt Kepala Desa Cengkong, serta jajaran Muspika Kecamatan Purwasari, Panitia Pilkades, dan para pendukung masing-masing calon.

Suasana haru dan gembira pecah ketika Hj. Wiwi Kurnia mengangkat bendera bertuliskan NOMER 1. Seperti terlihat di foto, Hj. Wiwi yang tampil anggun dengan hijab hitam didampingi para relawan emak-emak militannya kompak mengacungkan jari telunjuk sebagai simbol Nomor 1.

Kehadiran Hj. Wiwi Kurnia dalam pengambilan nomor urut tersebut terasa istimewa. Ia didampingi langsung oleh suami tercinta, H. Mulyadi, S.E., yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi Partai NasDem. Sosok suami yang setia mensupport dan mendampingi di setiap langkah perjuangan sang istri untuk mengabdi kepada masyarakat Desa Cengkong.

Usai menerima nomor urut, Hj. Wiwi Kurnia menyampaikan rasa syukur dan harapannya kepada awak media.
"Alhamdulillahirobbil'alamin, segala puji bagi Allah SWT. Saya mendapatkan Nomor Urut 1. Bagi saya, ini adalah pertanda baik, angka kemenangan, angka persatuan, dan angka awal untuk perubahan," ujar Hj. Wiwi Kurnia dengan senyum penuh optimisme.

"Nomor 1 adalah simbol bahwa kita harus menjadi yang pertama dalam niat baik, pertama dalam melayani masyarakat, dan pertama dalam memajukan Desa Cengkong. Saya tidak bisa berjalan sendiri. Mohon doa restu dan dukungan dari seluruh warga Desa Cengkong, dari para sesepuh, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat. Mari kita kembalikan Desa Cengkong menjadi desa yang Juara, Religius, Sejahtera, dan Bermartabat," lanjutnya.
Ia juga menegaskan bahwa pencalonannya bukan tentang ambisi pribadi, melainkan panggilan hati untuk pengabdian.
"InsyaAllah, jika saya diberikan amanah menjadi Kepala Desa Cengkong, saya akan menjadi ibu bagi semua warga. Saya akan hadirkan pemerintahan desa yang transparan, pembangunan yang merata, dan pemberdayaan UMKM serta ibu-ibu majelis taklim yang lebih maju. Cengkong harus lebih baik," tegasnya.
Sementara itu, H. Mulyadi selaku suami menyampaikan komitmennya untuk selalu berada di garda terdepan mendukung sang istri.

"Saya sebagai suami akan selalu mensupport penuh perjuangan istri saya. Hj. Wiwi adalah sosok perempuan tangguh, peduli, dan sudah terbiasa berorganisasi dan bermasyarakat. Saya yakin di tangan beliau, Desa Cengkong akan lebih maju. Nomor 1 ini adalah awal yang baik, mohon dukungannya untuk warga Cengkong," ucap Mulyadi.

Dengan didapatkannya nomor urut 1, para pendukung dan simpatisan Hj. Wiwi Kurnia semakin solid. Mereka meyakini nomor urut 1 akan membawa keberkahan dan kemenangan di Pilkades Desa Cengkong yang akan datang.

Redaksi 
KARAWANG - Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang resmi memasuki babak penting. Dalam agenda pengundian dan pengambilan nomor urut calon kepala desa yang digelar di Kantor Kecamatan Purwasari, Ibu Hj. Wiwi Kurnia dengan penuh rasa syukur mendapatkan Nomor Urut 1.

Acara sakral tersebut berlangsung khidmat dan kondusif. Hadir secara langsung Camat Purwasari, Kapolsek Purwasari, Plt Kepala Desa Cengkong, serta jajaran Muspika Kecamatan Purwasari, Panitia Pilkades, dan para pendukung masing-masing calon.

Suasana haru dan gembira pecah ketika Hj. Wiwi Kurnia mengangkat bendera bertuliskan NOMER 1. Seperti terlihat di foto, Hj. Wiwi yang tampil anggun dengan hijab hitam didampingi para relawan emak-emak militannya kompak mengacungkan jari telunjuk sebagai simbol Nomor 1.

Kehadiran Hj. Wiwi Kurnia dalam pengambilan nomor urut tersebut terasa istimewa. Ia didampingi langsung oleh suami tercinta, H. Mulyadi, S.E., yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi Partai NasDem. Sosok suami yang setia mensupport dan mendampingi di setiap langkah perjuangan sang istri untuk mengabdi kepada masyarakat Desa Cengkong.

Usai menerima nomor urut, Hj. Wiwi Kurnia menyampaikan rasa syukur dan harapannya kepada awak media.
"Alhamdulillahirobbil'alamin, segala puji bagi Allah SWT. Saya mendapatkan Nomor Urut 1. Bagi saya, ini adalah pertanda baik, angka kemenangan, angka persatuan, dan angka awal untuk perubahan," ujar Hj. Wiwi Kurnia dengan senyum penuh optimisme.

"Nomor 1 adalah simbol bahwa kita harus menjadi yang pertama dalam niat baik, pertama dalam melayani masyarakat, dan pertama dalam memajukan Desa Cengkong. Saya tidak bisa berjalan sendiri. Mohon doa restu dan dukungan dari seluruh warga Desa Cengkong, dari para sesepuh, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat. Mari kita kembalikan Desa Cengkong menjadi desa yang Juara, Religius, Sejahtera, dan Bermartabat," lanjutnya.
Ia juga menegaskan bahwa pencalonannya bukan tentang ambisi pribadi, melainkan panggilan hati untuk pengabdian.
"InsyaAllah, jika saya diberikan amanah menjadi Kepala Desa Cengkong, saya akan menjadi ibu bagi semua warga. Saya akan hadirkan pemerintahan desa yang transparan, pembangunan yang merata, dan pemberdayaan UMKM serta ibu-ibu majelis taklim yang lebih maju. Cengkong harus lebih baik," tegasnya.
Sementara itu, H. Mulyadi selaku suami menyampaikan komitmennya untuk selalu berada di garda terdepan mendukung sang istri.

"Saya sebagai suami akan selalu mensupport penuh perjuangan istri saya. Hj. Wiwi adalah sosok perempuan tangguh, peduli, dan sudah terbiasa berorganisasi dan bermasyarakat. Saya yakin di tangan beliau, Desa Cengkong akan lebih maju. Nomor 1 ini adalah awal yang baik, mohon dukungannya untuk warga Cengkong," ucap Mulyadi.

Dengan didapatkannya nomor urut 1, para pendukung dan simpatisan Hj. Wiwi Kurnia semakin solid. Mereka meyakini nomor urut 1 akan membawa keberkahan dan kemenangan di Pilkades Desa Cengkong yang akan datang.

Redaksi 

Pengamat Duga Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang Sabotase Tutupi Kasus Mafia Tanah, Desak Polisi Usut CCTV

KARAWANG - Meskipun belum ada keterangan resmi dari penyidik kepolisian terkait penyebab pasti insiden kebakaran kantor ATR/BPN Karawang, tetapi sebagian pemerhati dan pengamat kebijakan mulai menduga adanya tindakan sabotase atas peristiwa kebakaran pada Rabu (14/10/2026), sekitar pukul 22.54 WIB ini.

Kecurigaan ini muncul akibat banyaknya dugaan persoalan kepengurusan sertifikat tanah hingga perpanjangan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) di Karawang yang belakangan bermunculan aksi demonstrasi yang dilakukan warga ke kantor ATR/BPN Karawang.

Sebut saja diantaranya aksi demonstrasi yang dilakukan Serikat Pekerja Tani Karawang (SEPETAK) pada 8 September 2026, serta demo Serikat Tani Karawang (SETAKAR) pada 24 September 2026 yang menuntut penghentian perpanjangan SHGB beberapa industri di KIIC yang lahannya tumpang tindih dengan kawasan hutan.

Hingga terakhir aksi demonstrasi warga Poponcol, Kelurahan Karawang Kulon pada 7 Oktober  2026 yang menagih kepastian penyerahan Sertifikat Hak Milik (SHM) yang sudah didaftarkan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak tahun 2025.

"Meski belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, tetapi saya pribadi tidak yakin kebakaran ini akibat konsleting listrik. Justru saya menduga ada unsur kesengajaan berupa sabotase. Karena hari ini banyak kelompok masyarakat yang sedang menyoroti beberapa kasus pertanahan di ATR/BPN Karawang," tutur Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan, Asep Agustian, S.H., M.H., Kamis (15/10/2026).

Oleh karenanya, Askun (sapaan akrab) meminta kepada penyidik kepolisian untuk menyelidiki peristiwa kebakaran ini secara lebih jeli, profesional dan transparan, khususnya untuk mengecek rekaman CCTV yang ada.

Karena menurutnya, insiden kebakaran kantor ATR/BPN Karawang ini terjadi saat banyaknya dugaan kasus mafia tanah di Karawang yang sebelumnya diprediksi bisa terjadi seperti di Kabupaten Bogor yang telah diungkap dan ditetapkan 5 tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Makanya saya minta penyidik kepolisian bekerja lebih jeli, profesional dan transparan. Karena insiden kebaran ini ada dugaan kuat upaya sabotase di tengah bermunculannya kasus pertanahan di Karawang," kata Askun, yang masih merupakan Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Karawang.

"Apalagi yang kita tahu Kepala ATR/BPN Karawang saat ini sulit ditemui, baik oleh warga maupun wartawan. Jangan sampai insiden kebakaran ini hanya jadi akal-akalan dalam rangka menghilangkan barang bukti atas dugaan kasus-kasus pertanahan di Karawang," timpal Askun.

Diberitakan sebelumnya, insiden kebakaran ini telah menghanguskan sebagian besar lantai 2 kantor ATR/BPN Karawang. Kemunculan api yang juga diduga berasal dari lantai 2 tersebut belum dapat dipastikan penyebabnya.

Kini, peristiwa dan kasus kebakaran kantor ATR/BPN Karawang ini tengah dalam penyelidikan Polresta Karawang.

Redaksi 
KARAWANG - Meskipun belum ada keterangan resmi dari penyidik kepolisian terkait penyebab pasti insiden kebakaran kantor ATR/BPN Karawang, tetapi sebagian pemerhati dan pengamat kebijakan mulai menduga adanya tindakan sabotase atas peristiwa kebakaran pada Rabu (14/10/2026), sekitar pukul 22.54 WIB ini.

Kecurigaan ini muncul akibat banyaknya dugaan persoalan kepengurusan sertifikat tanah hingga perpanjangan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) di Karawang yang belakangan bermunculan aksi demonstrasi yang dilakukan warga ke kantor ATR/BPN Karawang.

Sebut saja diantaranya aksi demonstrasi yang dilakukan Serikat Pekerja Tani Karawang (SEPETAK) pada 8 September 2026, serta demo Serikat Tani Karawang (SETAKAR) pada 24 September 2026 yang menuntut penghentian perpanjangan SHGB beberapa industri di KIIC yang lahannya tumpang tindih dengan kawasan hutan.

Hingga terakhir aksi demonstrasi warga Poponcol, Kelurahan Karawang Kulon pada 7 Oktober  2026 yang menagih kepastian penyerahan Sertifikat Hak Milik (SHM) yang sudah didaftarkan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak tahun 2025.

"Meski belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, tetapi saya pribadi tidak yakin kebakaran ini akibat konsleting listrik. Justru saya menduga ada unsur kesengajaan berupa sabotase. Karena hari ini banyak kelompok masyarakat yang sedang menyoroti beberapa kasus pertanahan di ATR/BPN Karawang," tutur Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan, Asep Agustian, S.H., M.H., Kamis (15/10/2026).

Oleh karenanya, Askun (sapaan akrab) meminta kepada penyidik kepolisian untuk menyelidiki peristiwa kebakaran ini secara lebih jeli, profesional dan transparan, khususnya untuk mengecek rekaman CCTV yang ada.

Karena menurutnya, insiden kebakaran kantor ATR/BPN Karawang ini terjadi saat banyaknya dugaan kasus mafia tanah di Karawang yang sebelumnya diprediksi bisa terjadi seperti di Kabupaten Bogor yang telah diungkap dan ditetapkan 5 tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Makanya saya minta penyidik kepolisian bekerja lebih jeli, profesional dan transparan. Karena insiden kebaran ini ada dugaan kuat upaya sabotase di tengah bermunculannya kasus pertanahan di Karawang," kata Askun, yang masih merupakan Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Karawang.

"Apalagi yang kita tahu Kepala ATR/BPN Karawang saat ini sulit ditemui, baik oleh warga maupun wartawan. Jangan sampai insiden kebakaran ini hanya jadi akal-akalan dalam rangka menghilangkan barang bukti atas dugaan kasus-kasus pertanahan di Karawang," timpal Askun.

Diberitakan sebelumnya, insiden kebakaran ini telah menghanguskan sebagian besar lantai 2 kantor ATR/BPN Karawang. Kemunculan api yang juga diduga berasal dari lantai 2 tersebut belum dapat dipastikan penyebabnya.

Kini, peristiwa dan kasus kebakaran kantor ATR/BPN Karawang ini tengah dalam penyelidikan Polresta Karawang.

Redaksi 

Rabu, 14 Oktober 2026

Sigap! Dinsos Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Sembako Kepada Warga Karanghaur Pebayuran yang Rumahnya Roboh

BEKASI - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bekasi menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang tertimpa musibah. Dinsos Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga Desa Karanghaur, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, yang rumahnya dilaporkan roboh.

Bantuan tersebut disalurkan secara langsung melalui Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Pebayuran dan unsur Pemerintah Desa Karanghaur.

Penerima bantuan adalah warga bernama Ibu Ayanih, warga Kampung Teluk Haur RT 003 / RW 001, Desa Karanghaur, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

Bantuan paket sembako dari Dinsos Kabupaten Bekasi tersebut diserahkan oleh Aulia selaku TKSK Kecamatan Pebayuran bersama Hidayat selaku Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Karanghaur.

"Alhamdulillah, hari ini kami dari TKSK Kecamatan Pebayuran bersama BPD Karanghaur telah menyalurkan bantuan sembako dari Dinas Sosial Kabupaten Bekasi untuk Ibu Ayanih warga Kp. Teluk Haur RT 003/001 Desa Karanghaur yang rumahnya roboh. Bantuan ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah," ujar Aulia Rahman Tenaga Kesejahteran Sosial Kecamatan Pebayuran (TKSK).

Menurut Aulia Rahman, bantuan sembako ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban Ibu Ayanih dan keluarganya untuk kebutuhan sehari-hari sembari menunggu tindak lanjut perbaikan rumah.

Sementara itu, Hidayat anggota BPD Karanghaur yang turut mendampingi penyaluran bantuan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Dinsos Kabupaten Bekasi yang telah cepat tanggap merespon laporan warga.

"Kami atas nama Pemerintah Desa dan BPD Karanghaur mengucapkan terima kasih banyak kepada Dinas Sosial Kabupaten Bekasi. Responnya sangat cepat. Ibu Ayanih memang sangat membutuhkan bantuan, rumahnya sudah tidak layak dan sebagian roboh. Semoga bantuan ini bermanfaat dan semoga ada bantuan lanjutan untuk perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) nya," ujar Hidayat.

Hidayat juga berharap, selain bantuan sembako, pemerintah daerah melalui Dinsos, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim), serta Baznas Kabupaten Bekasi dapat segera memberikan bantuan perbaikan rumah untuk Ibu Ayanih agar bisa kembali tinggal dengan layak dan aman.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi rumah Ibu Ayanih masih membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak. Warga sekitar pun berharap ada gotong royong dari pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten untuk membantu meringankan beban Ibu Ayanih.

Redaksi 
BEKASI - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bekasi menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang tertimpa musibah. Dinsos Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga Desa Karanghaur, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, yang rumahnya dilaporkan roboh.

Bantuan tersebut disalurkan secara langsung melalui Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Pebayuran dan unsur Pemerintah Desa Karanghaur.

Penerima bantuan adalah warga bernama Ibu Ayanih, warga Kampung Teluk Haur RT 003 / RW 001, Desa Karanghaur, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

Bantuan paket sembako dari Dinsos Kabupaten Bekasi tersebut diserahkan oleh Aulia selaku TKSK Kecamatan Pebayuran bersama Hidayat selaku Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Karanghaur.

"Alhamdulillah, hari ini kami dari TKSK Kecamatan Pebayuran bersama BPD Karanghaur telah menyalurkan bantuan sembako dari Dinas Sosial Kabupaten Bekasi untuk Ibu Ayanih warga Kp. Teluk Haur RT 003/001 Desa Karanghaur yang rumahnya roboh. Bantuan ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah," ujar Aulia Rahman Tenaga Kesejahteran Sosial Kecamatan Pebayuran (TKSK).

Menurut Aulia Rahman, bantuan sembako ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban Ibu Ayanih dan keluarganya untuk kebutuhan sehari-hari sembari menunggu tindak lanjut perbaikan rumah.

Sementara itu, Hidayat anggota BPD Karanghaur yang turut mendampingi penyaluran bantuan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Dinsos Kabupaten Bekasi yang telah cepat tanggap merespon laporan warga.

"Kami atas nama Pemerintah Desa dan BPD Karanghaur mengucapkan terima kasih banyak kepada Dinas Sosial Kabupaten Bekasi. Responnya sangat cepat. Ibu Ayanih memang sangat membutuhkan bantuan, rumahnya sudah tidak layak dan sebagian roboh. Semoga bantuan ini bermanfaat dan semoga ada bantuan lanjutan untuk perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) nya," ujar Hidayat.

Hidayat juga berharap, selain bantuan sembako, pemerintah daerah melalui Dinsos, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim), serta Baznas Kabupaten Bekasi dapat segera memberikan bantuan perbaikan rumah untuk Ibu Ayanih agar bisa kembali tinggal dengan layak dan aman.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi rumah Ibu Ayanih masih membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak. Warga sekitar pun berharap ada gotong royong dari pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten untuk membantu meringankan beban Ibu Ayanih.

Redaksi 

Sabtu, 10 Oktober 2026

Kanit Reskrim IPDA Iim Nurahim Ucapkan Selamat HUT ke-51 Kapolsek Pebayuran, Doakan Kesehatan dan Kesuksesan dalam Pengabdian

PEBAYURAN, KABUPATEN BEKASI – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan mewarnai momentum ulang tahun Kapolsek Pebayuran, AKP Iing Suhaeri, S.H., M.H., yang genap berusia 51 tahun pada Sabtu (10/10/2026).

Ucapan selamat dan doa disampaikan oleh Kanit Reskrim Polsek Pebayuran, IPDA Iim Nurahim, S.H., M.H., sebagai bentuk perhatian dan penghormatan kepada pimpinan sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, IPDA Iim Nurahim menyampaikan harapan agar AKP Iing Suhaeri senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kebahagiaan, serta kesuksesan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Kapolsek Pebayuran.

“Selamat ulang tahun yang ke-51 kepada Bapak AKP Iing Suhaeri. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kebahagiaan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Kapolsek Pebayuran,” ungkap IPDA Iim Nurahim.

Ia juga berharap, di usia yang ke-51 tahun ini, AKP Iing Suhaeri senantiasa diberikan kekuatan dan kebijaksanaan dalam memimpin, serta terus menjadi sosok pemimpin yang mampu mengayomi dan memberikan teladan bagi seluruh personel.

“Semoga Bapak Kapolsek selalu diberikan kemudahan dalam setiap langkah pengabdian, semakin sukses dalam berkarier, serta terus memperkuat kebersamaan dan soliditas seluruh anggota dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambahnya.

Menurut IPDA Iim Nurahim, momentum ulang tahun bukan sekadar peringatan bertambahnya usia, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memanjatkan doa, mempererat tali silaturahmi, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Ucapan tersebut sekaligus mencerminkan pentingnya menjaga keharmonisan, solidaritas, dan hubungan kekeluargaan di lingkungan Polsek Pebayuran demi mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang optimal.

Dengan bertambahnya usia AKP Iing Suhaeri, diharapkan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara semakin kuat. Selain itu, soliditas seluruh personel diharapkan terus terjaga dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

PEBAYURAN, KABUPATEN BEKASI – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan mewarnai momentum ulang tahun Kapolsek Pebayuran, AKP Iing Suhaeri, S.H., M.H., yang genap berusia 51 tahun pada Sabtu (10/10/2026).

Ucapan selamat dan doa disampaikan oleh Kanit Reskrim Polsek Pebayuran, IPDA Iim Nurahim, S.H., M.H., sebagai bentuk perhatian dan penghormatan kepada pimpinan sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, IPDA Iim Nurahim menyampaikan harapan agar AKP Iing Suhaeri senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kebahagiaan, serta kesuksesan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Kapolsek Pebayuran.

“Selamat ulang tahun yang ke-51 kepada Bapak AKP Iing Suhaeri. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kebahagiaan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Kapolsek Pebayuran,” ungkap IPDA Iim Nurahim.

Ia juga berharap, di usia yang ke-51 tahun ini, AKP Iing Suhaeri senantiasa diberikan kekuatan dan kebijaksanaan dalam memimpin, serta terus menjadi sosok pemimpin yang mampu mengayomi dan memberikan teladan bagi seluruh personel.

“Semoga Bapak Kapolsek selalu diberikan kemudahan dalam setiap langkah pengabdian, semakin sukses dalam berkarier, serta terus memperkuat kebersamaan dan soliditas seluruh anggota dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambahnya.

Menurut IPDA Iim Nurahim, momentum ulang tahun bukan sekadar peringatan bertambahnya usia, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memanjatkan doa, mempererat tali silaturahmi, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Ucapan tersebut sekaligus mencerminkan pentingnya menjaga keharmonisan, solidaritas, dan hubungan kekeluargaan di lingkungan Polsek Pebayuran demi mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang optimal.

Dengan bertambahnya usia AKP Iing Suhaeri, diharapkan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara semakin kuat. Selain itu, soliditas seluruh personel diharapkan terus terjaga dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

Perkuat Sinergi, Jurnalis Nuansa Metro Silaturahmi ke KPLP Lapas Kelas IIA Warungkiara

WARUNGKIARA, Versitnews.com- Dalam rangka memperkuat sinergi antara insan pers dan lembaga pemasyarakatan, jajaran jurnalis Media Online Nuansa Metro melakukan kunjungan silaturahmi ke Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jumat (9/10).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ka. KPLP Lapas Warungkiara IBNU WIBOWO Amd.P, S.H beserta jajaran Staf KPLP dan Kasi Kamtib. Silaturahmi berlangsung hangat dan penuh keakraban di ruang kerja KPLP.

Ka. KPLP IBNU WIBOWO Amd.P, S.H Lapas Warungkiara menyampaikan apresiasi atas kunjungan awak media. Menurutnya, peran media sangat vital dalam membangun citra positif pemasyarakatan dan menjaga kondusifitas Lapas.

"Sinergi dengan media itu kunci. Kami di KPLP tidak bisa bekerja sendiri menjaga keamanan dan ketertiban. Butuh dukungan rekan-rekan jurnalis untuk menyampaikan informasi yang benar, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat," ujarnya.

Ia juga menjelaskan komitmen Lapas Warungkiara di bawah pimpinan Kalapas Kurnia Panji Pamekas yang terus mengedepankan kolaborasi dengan stakeholder. Hal ini terbukti dari kegiatan razia gabungan bersama TNI-Polri dan BNN yang dipimpin langsung Kalapas untuk menjaga Lapas bersih dari HALINAR.

Sementara itu, perwakilan Jurnalis Nuansa Metro Fitri menyampaikan tujuan silaturahmi ini adalah untuk menjalin komunikasi yang berkelanjutan, bukan hanya sekadar peliputan insidental.

"Kami ingin menjadi mitra strategis Lapas Warungkiara. Lapas ini punya banyak program unggulan yang patut dipublikasikan, seperti Blok Industri dengan penggemukan sapi, pertanian, peternakan ayam dan perikanan, serta program ketahanan pangan yang baru saja mendapat apresiasi dari Kakanwil," ujar perwakilan Nuansa Metro.

Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat untuk membangun komunikasi dua arah. KPLP membuka ruang konfirmasi dan klarifikasi cepat bagi jurnalis, sementara Nuansa Metro berkomitmen menyajikan pemberitaan yang objektif dan membangun kepercayaan publik terhadap Lapas.

Redaksi 
WARUNGKIARA, Versitnews.com- Dalam rangka memperkuat sinergi antara insan pers dan lembaga pemasyarakatan, jajaran jurnalis Media Online Nuansa Metro melakukan kunjungan silaturahmi ke Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jumat (9/10).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ka. KPLP Lapas Warungkiara IBNU WIBOWO Amd.P, S.H beserta jajaran Staf KPLP dan Kasi Kamtib. Silaturahmi berlangsung hangat dan penuh keakraban di ruang kerja KPLP.

Ka. KPLP IBNU WIBOWO Amd.P, S.H Lapas Warungkiara menyampaikan apresiasi atas kunjungan awak media. Menurutnya, peran media sangat vital dalam membangun citra positif pemasyarakatan dan menjaga kondusifitas Lapas.

"Sinergi dengan media itu kunci. Kami di KPLP tidak bisa bekerja sendiri menjaga keamanan dan ketertiban. Butuh dukungan rekan-rekan jurnalis untuk menyampaikan informasi yang benar, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat," ujarnya.

Ia juga menjelaskan komitmen Lapas Warungkiara di bawah pimpinan Kalapas Kurnia Panji Pamekas yang terus mengedepankan kolaborasi dengan stakeholder. Hal ini terbukti dari kegiatan razia gabungan bersama TNI-Polri dan BNN yang dipimpin langsung Kalapas untuk menjaga Lapas bersih dari HALINAR.

Sementara itu, perwakilan Jurnalis Nuansa Metro Fitri menyampaikan tujuan silaturahmi ini adalah untuk menjalin komunikasi yang berkelanjutan, bukan hanya sekadar peliputan insidental.

"Kami ingin menjadi mitra strategis Lapas Warungkiara. Lapas ini punya banyak program unggulan yang patut dipublikasikan, seperti Blok Industri dengan penggemukan sapi, pertanian, peternakan ayam dan perikanan, serta program ketahanan pangan yang baru saja mendapat apresiasi dari Kakanwil," ujar perwakilan Nuansa Metro.

Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat untuk membangun komunikasi dua arah. KPLP membuka ruang konfirmasi dan klarifikasi cepat bagi jurnalis, sementara Nuansa Metro berkomitmen menyajikan pemberitaan yang objektif dan membangun kepercayaan publik terhadap Lapas.

Redaksi 

Kamis, 08 Oktober 2026

Camat Pebayuran Dampingi Dandim 0509 Kabupaten Bekasi Monev Embung Desa Karangharja

Pebayuran Bekasi – Camat Pebayuran Hasyim Adnan Adha mendampingi Komandan Kodim (Dandim) 0509 Kabupaten Bekasi Letkol Arm Vicky Harryanto Mamoto, S.E., M.H.I., dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) embung yang berada di wilayah Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan keberadaan embung dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kebutuhan pengelolaan air dan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Pebayuran.

Dalam kegiatan Monev tersebut turut hadir Camat Pebayuran Hasyim Adnan Adha, Dandim 0509 Kabupaten Bekasi
Letkol Arm Vicky Harryanto Mamoto, S.E., M.H.I., Pj. Kepala Desa Karangharja Supriyadin, Pj. Kepala Desa Karangsegar Candra, serta perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Hasyim Adnan Adha, Camat Pebayuran, mengatakan bahwa monitoring dan evaluasi ini penting dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi embung sekaligus memastikan keberadaannya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

“Embung ini tentunya memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan masyarakat, terutama dalam pengelolaan air untuk pertanian. Karena itu, kita perlu bersama-sama memastikan kondisi dan pemanfaatannya tetap terjaga dengan baik,” ujar Hasyim.

Sambung Hasyim, kegiatan Monev juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah, TNI, pemerintah desa, serta pihak terkait dalam menjaga dan mengoptimalkan infrastruktur yang ada di wilayah.

“Kami berharap hasil monitoring ini dapat menjadi bahan evaluasi bersama, apabila terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki atau ditindaklanjuti, tentunya akan kita koordinasikan bersama agar manfaat embung bisa dirasakan masyarakat secara maksimal,” sambungnya.

Sementara itu, kehadiran Dandim 0509 Kabupaten Bekasi bersama jajaran terkait menunjukkan adanya perhatian dan sinergitas lintas sektor terhadap pembangunan serta pengelolaan infrastruktur sumber daya air di wilayah Kabupaten Bekasi.

Dengan adanya monitoring secara langsung, diharapkan embung di Desa Karangharja dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Kecamatan Pebayuran.


Pebayuran Bekasi – Camat Pebayuran Hasyim Adnan Adha mendampingi Komandan Kodim (Dandim) 0509 Kabupaten Bekasi Letkol Arm Vicky Harryanto Mamoto, S.E., M.H.I., dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) embung yang berada di wilayah Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan keberadaan embung dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kebutuhan pengelolaan air dan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Pebayuran.

Dalam kegiatan Monev tersebut turut hadir Camat Pebayuran Hasyim Adnan Adha, Dandim 0509 Kabupaten Bekasi
Letkol Arm Vicky Harryanto Mamoto, S.E., M.H.I., Pj. Kepala Desa Karangharja Supriyadin, Pj. Kepala Desa Karangsegar Candra, serta perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Hasyim Adnan Adha, Camat Pebayuran, mengatakan bahwa monitoring dan evaluasi ini penting dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi embung sekaligus memastikan keberadaannya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

“Embung ini tentunya memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan masyarakat, terutama dalam pengelolaan air untuk pertanian. Karena itu, kita perlu bersama-sama memastikan kondisi dan pemanfaatannya tetap terjaga dengan baik,” ujar Hasyim.

Sambung Hasyim, kegiatan Monev juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah, TNI, pemerintah desa, serta pihak terkait dalam menjaga dan mengoptimalkan infrastruktur yang ada di wilayah.

“Kami berharap hasil monitoring ini dapat menjadi bahan evaluasi bersama, apabila terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki atau ditindaklanjuti, tentunya akan kita koordinasikan bersama agar manfaat embung bisa dirasakan masyarakat secara maksimal,” sambungnya.

Sementara itu, kehadiran Dandim 0509 Kabupaten Bekasi bersama jajaran terkait menunjukkan adanya perhatian dan sinergitas lintas sektor terhadap pembangunan serta pengelolaan infrastruktur sumber daya air di wilayah Kabupaten Bekasi.

Dengan adanya monitoring secara langsung, diharapkan embung di Desa Karangharja dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Kecamatan Pebayuran.


Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done