VERSITNEWS

Rabu, 22 Juli 2026

Kabid Prasarana Dishub Karawang Turun Langsung ke Lapangan, Pastikan Pemeliharaan PJU dan Pengaturan Lalu Lintas Berjalan Optimal

Karawang | Versitnews.com – Komitmen Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terus diwujudkan melalui kegiatan pemeliharaan Penerangan Jalan Umum (PJU) serta pengaturan lalu lintas di berbagai titik strategis di wilayah Kabupaten Karawang.
Kepala Bidang Prasarana Dishub Kabupaten Karawang, H. Deden Dycki Hidayat, S.E., menegaskan bahwa dirinya tidak hanya memberikan arahan dari kantor, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
> "Saya turun langsung ke lapangan untuk memastikan pemeliharaan PJU berjalan dengan baik dan kegiatan pengaturan lalu lintas dapat memberikan rasa aman, nyaman, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat," ujar Deden.

Menurutnya, pemeliharaan PJU dilakukan secara rutin sebagai upaya menjaga seluruh lampu penerangan jalan tetap berfungsi secara optimal. Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh, perbaikan, hingga penggantian komponen yang mengalami kerusakan agar penerangan jalan tetap maksimal, khususnya pada malam hari.

Selain memastikan kondisi PJU tetap berfungsi dengan baik, Dishub Karawang juga menempatkan personel di sejumlah titik yang memiliki tingkat kepadatan kendaraan cukup tinggi. Pengaturan lalu lintas dilakukan secara intensif, terutama pada jam-jam sibuk pagi dan sore, guna mengurai kemacetan serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Deden menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat merupakan prioritas utama Bidang Prasarana Dishub Karawang. Oleh karena itu, setiap laporan dari masyarakat terkait lampu PJU yang padam maupun kerusakan fasilitas perlengkapan jalan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.

> "Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari kehadiran Dishub. Jalan yang terang, lalu lintas yang tertib, dan fasilitas yang terawat merupakan bagian dari pelayanan publik yang harus terus kami tingkatkan," tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga fasilitas umum dengan segera melaporkan apabila menemukan lampu PJU yang mati, kerusakan rambu lalu lintas, maupun fasilitas perlengkapan jalan lainnya agar dapat segera dilakukan penanganan.

Melalui keterlibatan langsung di lapangan, Deden berharap seluruh program pemeliharaan PJU dan pengaturan lalu lintas dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Dengan demikian, kondisi jalan di Kabupaten Karawang diharapkan semakin aman, tertib, nyaman, serta mampu mendukung kelancaran aktivitas dan mobilitas masyarakat setiap harinya.

(Redaksi Versitnews.com)

Diduga Ajang Perjudian, Riungan Pendukung Balon Kades di Pebayuran Bekasi Digerebek Polisi

BEKASI, versitnews.com – Riungan yang diduga melibatkan sejumlah pendukung salah satu bakal calon `balon` Kepala Desa di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, berujung penggerebekan aparat kepolisian. Kegiatan yang semula disangka sebagai pertemuan tim sukses untuk membahas strategi politik itu justru diduga dijadikan ajang perjudian.

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Pintu, RT 04/RW 05, Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, pada Senin 20/07/2026. Berdasarkan informasi yang dihimpun, aparat dari Polres Metro Bekasi melakukan penggerebekan terhadap aktivitas yang diduga merupakan praktik perjudian dan mengamankan sejumlah orang beserta barang bukti.

Ilustrasi penggerebekan dugaan perjudian di Desa Bantarjaya Pebayuran Kabupaten Bekasi oleh Polres Metro Bekasi
    Ilustrasi. Penggerebekan dugaan praktik perjudian di Kampung Pintu, Desa Bantarjaya, Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Senin 20/07/2026.
KODE IKLAN ADSENSE 1

Pengakuan Warga: Awalnya Dikira Pertemuan Tim Sukses

Seorang warga berinisial D membenarkan adanya penggerebekan tersebut. Ia mengaku sempat mengira keramaian yang terjadi merupakan kegiatan pendataan penduduk atau pertemuan tim pendukung salah satu bakal calon kepala desa berinisial MRI.

"Awalnya saya kira ada kegiatan sensus penduduk atau kumpul-kumpul membahas strategi kemenangan calon kepala desa yang mereka dukung yaitu MRI. Ternyata ramai-ramai itu karena ada penggerebekan dugaan perjudian. Menurut saya, kalau memang terbukti melakukan perjudian, proses hukumnya harus ditegakkan agar tidak menjadi penyakit masyarakat yang terus berulang," ujarnya.

Polres Metro Bekasi Benarkan Adanya Penggerebekan

Untuk memastikan informasi tersebut, awak media juga meminta konfirmasi kepada salah seorang anggota Polres Metro Bekasi. Ia membenarkan bahwa tim kepolisian telah melakukan operasi penindakan di lokasi yang dimaksud.

"Benar, kemarin tim dari Polres Metro Bekasi melakukan penggerebekan terhadap dugaan aktivitas perjudian. Sejumlah orang beserta barang bukti berhasil diamankan. Mengenai perkembangan penyidikan maupun status para terduga pelaku, kami serahkan kepada pimpinan untuk memberikan keterangan resmi," katanya.

KODE IKLAN ADSENSE 2

Belum Ada Keterangan Resmi Dari Polisi

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Metro Bekasi belum menyampaikan keterangan resmi mengenai jumlah orang yang diamankan, jenis barang bukti yang disita, maupun identitas para terduga pelaku.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak terkait sesuai dengan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik.

Selasa, 21 Juli 2026

TMMD Ke-129 Kodim 0509 Dorong Kemajuan UMKM Warga Desa Sindangmulya Cibarusah

KABUPATEN BEKASI, versitnews.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 tidak hanya fokus membangun infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. Salah satunya dengan menggelar penyuluhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Aula Desa Sindangmulya, Kampung Cibogo RT 04 RW 01, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Selasa 21/07/2026.

Kegiatan yang dimonitor langsung oleh Babinsa Desa Sindangmulya, Serka Rusdianto, dihadiri Kepala Desa Sindangmulya Silvia Indriani, S.E., penyuluh UMKM Yuyun, S.E., Ketua UMKM Desa Sindangmulya, kader PKK, serta kader Posyandu.

TMMD Ke-129 Bangun Fisik dan Tingkatkan Ekonomi Warga

Dalam kesempatan tersebut, Serka Rusdianto mengajak masyarakat untuk memanfaatkan penyuluhan sebagai bekal dalam mengembangkan usaha agar mampu meningkatkan perekonomian keluarga.

"TMMD bukan hanya membangun jalan dan fasilitas umum, tetapi juga membangun kemampuan masyarakat. Melalui penyuluhan ini, kami berharap pelaku UMKM semakin percaya diri mengembangkan usahanya sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga," ujar Serka Rusdianto.

Materi Penyuluhan UMKM: Dari Kemasan Hingga Digital Marketing

Sementara itu, narasumber menyampaikan materi mengenai strategi pengembangan usaha, peningkatan kualitas produk, pengemasan yang menarik, hingga pemanfaatan pemasaran digital agar produk UMKM lokal Desa Sindangmulya memiliki daya saing yang lebih luas.

Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0509 Target Lahirkan Pelaku Usaha Inovatif

Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Michael Ronald S.I.P, mengatakan bahwa kegiatan nonfisik merupakan bagian penting dari Program TMMD karena bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat desa.

"Kami ingin hasil TMMD tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari meningkatnya kemampuan dan kemandirian masyarakat. Melalui penyuluhan UMKM ini, kami berharap lahir pelaku usaha yang lebih inovatif, produktif, dan mampu mengembangkan potensi ekonomi lokal," kata Letkol Inf Michael Ronald.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari peserta. Melalui Program TMMD Ke-129, TNI bersama pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan pembangunan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)

TMMD Ke-129 Bekali Pelajar Cibarusah Pengetahuan Bahaya Narkoba, Generasi Muda Diajak Tolak Narkoba


KABUPATEN BEKASI, kilatberita.web.id – Upaya membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba terus dilakukan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026. Kali ini, Satgas TMMD menggelar penyuluhan bahaya narkoba di Aula SMK Bintang Harapan, Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Selasa 21/07/2026.

Kegiatan nonfisik tersebut dimonitor Babinsa Desa Sindangmulya Serka Erik Tajudin dengan penanggung jawab Danramil 09/Cibarusah Kapten Arm Kurija. Penyuluhan menghadirkan narasumber Iptu Agus Salim dan diikuti Kepala Sekolah Yogi, Bidang Kesiswaan Jajat, serta 35 siswa-siswi SMK Bintang Harapan.

Kepala Sekolah Apresiasi Penyuluhan Narkoba TMMD Ke-129

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Yogi mengapresiasi pelaksanaan penyuluhan yang dinilai sangat bermanfaat bagi para pelajar. Menurutnya, edukasi mengenai bahaya narkoba menjadi bekal penting agar siswa mampu menjaga diri dan tetap fokus meraih cita-cita.

Ajakan Berani Tolak Narkoba Dari Babinsa

Sementara itu, Babinsa Desa Sindangmulya Serka Erik Tajudin menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD yang bertujuan membangun karakter generasi muda agar memiliki kesadaran hukum dan menjauhi penyalahgunaan narkotika.

"Kami mengajak seluruh siswa untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba, memilih pergaulan yang positif, serta menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba," ujarnya.

Materi Penyuluhan: Jenis Narkoba, Dampak, dan Sanksi Hukum

Pada sesi penyuluhan, Iptu Agus Salim menjelaskan berbagai jenis narkoba, dampak buruk penyalahgunaannya terhadap kesehatan fisik dan mental, hingga ancaman pidana bagi pengguna maupun pengedar sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Para siswa juga diajak berperan aktif dalam upaya pencegahan dengan meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

Dansatgas TMMD: Target Lahirkan Generasi Sehat dan Berprestasi

Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Michael Ronald S.I.P, mengatakan bahwa kegiatan nonfisik seperti penyuluhan bahaya narkoba menjadi bagian penting dari Program TMMD dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

"Melalui penyuluhan ini kami berharap para pelajar memiliki pemahaman yang kuat mengenai bahaya narkoba, sehingga mampu menjaga diri, menjadi generasi yang sehat, berprestasi, serta berperan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika," kata Letkol Inf Michael Ronald.

Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Melalui Program TMMD Ke-129, TNI bersama pemerintah daerah terus berupaya membangun desa, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pembinaan generasi muda agar memiliki karakter yang kuat dan terbebas dari pengaruh negatif narkoba.

(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)

SIGAP PAGI Mengaspal! 160 Pegawai Dishub Karawang Turun Serentak, Kemacetan dan Keselamatan Pelajar Jadi Fokus

Karawang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang resmi meluncurkan program SIGAP PAGI (Aksi Gabungan Pegawai Dishub Gatur Pagi) sebagai langkah nyata meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam membantu kelancaran arus lalu lintas pada jam sibuk pagi hari serta memberikan rasa aman bagi para pelajar saat berangkat ke sekolah.

Peluncuran program tersebut menjadi momentum baru bagi Dishub Karawang dalam memperkuat pelayanan di bidang lalu lintas. Jika sebelumnya kegiatan pengaturan lalu lintas hanya menjadi rutinitas personel Bidang Pengendalian dan Operasi (Dalops), kini seluruh pegawai Dishub dilibatkan secara langsung dalam aksi pelayanan di lapangan.

Sebanyak 160 pegawai dari berbagai bidang diterjunkan secara serentak ke sejumlah titik strategis di Kabupaten Karawang. Mereka berasal dari Sekretariat Dishub, Bidang Pengendalian dan Operasi (Dalops), UPTD Parkir, UPTD Terminal, UPTD Pelabuhan dan Pelayaran, serta UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor.

Para petugas ditempatkan di 22 sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK yang berada di ruas jalan dengan tingkat kepadatan kendaraan cukup tinggi. Fokus utama kegiatan ini adalah membantu kelancaran arus kendaraan sekaligus memberikan pengamanan kepada siswa dan siswi saat menyeberang jalan menuju lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, mengatakan bahwa SIGAP PAGI merupakan bentuk komitmen Dishub dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menghadirkan kehadiran pemerintah di tengah aktivitas masyarakat pada pagi hari.

Menurut Muhana, selama ini pengaturan lalu lintas pada jam masuk sekolah belum dapat menjangkau seluruh titik yang membutuhkan karena keterbatasan jumlah personel Dalops yang hanya sekitar 110 orang. Melalui pelibatan seluruh pegawai Dishub, keterbatasan tersebut kini dapat diatasi sehingga pelayanan dapat diperluas.

"Pada dasarnya pengaturan lalu lintas merupakan tugas rutin yang setiap hari dilaksanakan oleh personel Dishub. Namun hari ini ada yang berbeda. Melalui program SIGAP PAGI, seluruh pegawai Dinas Perhubungan turun langsung ke lapangan, bukan hanya personel Dalops. Ini merupakan bentuk semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Muhana.

Ia menjelaskan bahwa keselamatan para pelajar menjadi salah satu perhatian utama dalam pelaksanaan program tersebut. Banyak sekolah berada tepat di tepi jalan raya dengan volume kendaraan yang sangat tinggi, sehingga membutuhkan kehadiran petugas untuk membantu proses penyeberangan siswa.

"Selama ini kami menyadari masih banyak sekolah yang belum dapat kami bantu pengaturan lalu lintasnya karena keterbatasan personel. Alhamdulillah, melalui SIGAP PAGI seluruh pegawai Dishub ikut terlibat sehingga pengaturan lalu lintas di depan sekolah-sekolah dapat kami laksanakan. Kehadiran petugas diharapkan memberikan rasa aman bagi anak-anak saat menyeberang sekaligus membantu mengurai kemacetan yang biasa terjadi pada jam masuk sekolah," jelasnya.

Muhana menambahkan, program SIGAP PAGI bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi diharapkan menjadi budaya kerja yang memperkuat sinergi antarbidang di lingkungan Dinas Perhubungan. Seluruh pegawai memiliki tanggung jawab yang sama sebagai pelayan masyarakat, sehingga pelayanan tidak hanya dilakukan dari balik meja, tetapi juga melalui aksi nyata di lapangan.

Selain membantu kelancaran lalu lintas, kehadiran petugas Dishub di sejumlah titik juga menjadi upaya edukasi kepada masyarakat agar semakin disiplin dalam berlalu lintas, menghormati hak pejalan kaki, serta meningkatkan kesadaran para pengendara untuk mengutamakan keselamatan.

Program ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih tertib, aman, dan nyaman, sekaligus menekan potensi kemacetan di kawasan pendidikan pada jam-jam sibuk.

Dengan melibatkan seluruh unsur pegawai, Dishub Karawang berharap pelayanan kepada masyarakat dapat semakin maksimal dan dirasakan manfaatnya secara langsung, terutama bagi para pelajar, orang tua, guru, maupun pengguna jalan lainnya.

Melalui semangat SIGAP PAGI, Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Karawang.

Redaksi 

Dishub Karawang Luncurkan Program SIGAP PAGI, 160 Pegawai Diterjunkan untuk Atur Lalu Lintas dan Bantu Penyeberangan Pelajar

Karawang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang resmi meluncurkan program SIGAP PAGI (Aksi Gabungan Pegawai Dishub Gatur Pagi) sebagai langkah nyata meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam membantu kelancaran arus lalu lintas pada jam sibuk pagi hari serta memberikan rasa aman bagi para pelajar saat berangkat ke sekolah.
Peluncuran program tersebut menjadi momentum baru bagi Dishub Karawang dalam memperkuat pelayanan di bidang lalu lintas. Jika sebelumnya kegiatan pengaturan lalu lintas hanya menjadi rutinitas personel Bidang Pengendalian dan Operasi (Dalops), kini seluruh pegawai Dishub dilibatkan secara langsung dalam aksi pelayanan di lapangan.
Sebanyak 160 pegawai dari berbagai bidang diterjunkan secara serentak ke sejumlah titik strategis di Kabupaten Karawang. Mereka berasal dari Sekretariat Dishub, Bidang Pengendalian dan Operasi (Dalops), UPTD Parkir, UPTD Terminal, UPTD Pelabuhan dan Pelayaran, serta UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor.

Para petugas ditempatkan di 22 sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK yang berada di ruas jalan dengan tingkat kepadatan kendaraan cukup tinggi. Fokus utama kegiatan ini adalah membantu kelancaran arus kendaraan sekaligus memberikan pengamanan kepada siswa dan siswi saat menyeberang jalan menuju lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, mengatakan bahwa SIGAP PAGI merupakan bentuk komitmen Dishub dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menghadirkan kehadiran pemerintah di tengah aktivitas masyarakat pada pagi hari.

Menurut Muhana, selama ini pengaturan lalu lintas pada jam masuk sekolah belum dapat menjangkau seluruh titik yang membutuhkan karena keterbatasan jumlah personel Dalops yang hanya sekitar 110 orang. Melalui pelibatan seluruh pegawai Dishub, keterbatasan tersebut kini dapat diatasi sehingga pelayanan dapat diperluas.

"Pada dasarnya pengaturan lalu lintas merupakan tugas rutin yang setiap hari dilaksanakan oleh personel Dishub. Namun hari ini ada yang berbeda. Melalui program SIGAP PAGI, seluruh pegawai Dinas Perhubungan turun langsung ke lapangan, bukan hanya personel Dalops. Ini merupakan bentuk semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Muhana.

Ia menjelaskan bahwa keselamatan para pelajar menjadi salah satu perhatian utama dalam pelaksanaan program tersebut. Banyak sekolah berada tepat di tepi jalan raya dengan volume kendaraan yang sangat tinggi, sehingga membutuhkan kehadiran petugas untuk membantu proses penyeberangan siswa.

"Selama ini kami menyadari masih banyak sekolah yang belum dapat kami bantu pengaturan lalu lintasnya karena keterbatasan personel. Alhamdulillah, melalui SIGAP PAGI seluruh pegawai Dishub ikut terlibat sehingga pengaturan lalu lintas di depan sekolah-sekolah dapat kami laksanakan. Kehadiran petugas diharapkan memberikan rasa aman bagi anak-anak saat menyeberang sekaligus membantu mengurai kemacetan yang biasa terjadi pada jam masuk sekolah," jelasnya.

Muhana menambahkan, program SIGAP PAGI bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi diharapkan menjadi budaya kerja yang memperkuat sinergi antarbidang di lingkungan Dinas Perhubungan. Seluruh pegawai memiliki tanggung jawab yang sama sebagai pelayan masyarakat, sehingga pelayanan tidak hanya dilakukan dari balik meja, tetapi juga melalui aksi nyata di lapangan.

Selain membantu kelancaran lalu lintas, kehadiran petugas Dishub di sejumlah titik juga menjadi upaya edukasi kepada masyarakat agar semakin disiplin dalam berlalu lintas, menghormati hak pejalan kaki, serta meningkatkan kesadaran para pengendara untuk mengutamakan keselamatan.

Program ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih tertib, aman, dan nyaman, sekaligus menekan potensi kemacetan di kawasan pendidikan pada jam-jam sibuk.

Dengan melibatkan seluruh unsur pegawai, Dishub Karawang berharap pelayanan kepada masyarakat dapat semakin maksimal dan dirasakan manfaatnya secara langsung, terutama bagi para pelajar, orang tua, guru, maupun pengguna jalan lainnya.

Melalui semangat SIGAP PAGI, Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Karawang.

Redaksi 

ADA APA DENGAN POLRES METRO KABUPATEN BEKASI?Kuasa Hukum Layla Rizki Soroti Lambannya Penanganan Perkara, Desak PLH Kapolres Lakukan Evaluasi Penyidik

Cikarang, 21 Juli 2026– Kuasa Hukum Layla Rizki kembali melontarkan kritik keras terhadap proses penanganan perkara yang tengah ditangani oleh Polres Metro Kabupaten Bekasi. Hampir dua bulan sejak laporan resmi dilayangkan, perkara tersebut disebut masih berada pada tahap penyelidikan (lidik), tanpa adanya perkembangan yang dinilai memberikan kepastian hukum bagi pelapor.

Menurut kuasa hukum, lambannya penanganan perkara tersebut menimbulkan tanda tanya besar dan berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap profesionalisme aparat penegak hukum.

"Kami mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi dalam penanganan perkara ini. Sudah hampir dua bulan sejak laporan dibuat, tetapi sampai hari ini masih berada pada tahap penyelidikan. Tentu publik berhak bertanya, apa yang menjadi kendala sehingga prosesnya berjalan begitu lambat," ujar Kuasa Hukum Layla Rizki.

Ia menegaskan bahwa keterlambatan tersebut memunculkan berbagai pertanyaan yang menurutnya perlu dijawab secara terbuka oleh penyidik maupun pimpinan Polres Metro Kabupaten Bekasi.

"Apakah karena terduga pelaku merupakan seorang pejabat yang memiliki pengaruh? Apakah ada faktor lain yang menghambat proses penyelidikan? Atau adakah keterlibatan pihak tertentu sehingga penanganannya tidak berjalan sebagaimana mestinya? Pertanyaan-pertanyaan ini muncul karena minimnya perkembangan perkara yang kami terima. Kami berharap seluruh proses dilakukan secara profesional dan transparan sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat," tegasnya.

Selain menyoroti lambannya proses penyelidikan, kuasa hukum juga mengkritisi pembatalan agenda pemeriksaan yang telah dijadwalkan. Berdasarkan informasi yang diterima pihak pelapor, pemeriksaan dibatalkan dengan alasan penyidik yang menangani perkara sedang sakit.

Menurutnya, alasan tersebut tidak semestinya menghambat jalannya proses hukum.

"Kami menghormati kondisi kesehatan setiap orang. Tidak ada seorang pun yang menginginkan penyidik sakit. Namun yang menjadi pertanyaan kami, apakah di Unit Resmob tidak ada penyidik lain yang dapat mengambil alih sementara agar proses hukum tetap berjalan? Apakah kekurangan personel sampai satu penyidik berhalangan seluruh proses pemeriksaan ikut tertunda?" katanya.

Kuasa hukum menilai kondisi tersebut justru semakin memperkuat kesan bahwa penanganan perkara tidak dilakukan secara maksimal.

"Pelapor datang mencari keadilan. Jangan sampai pelayanan hukum kepada masyarakat bergantung pada satu orang penyidik saja. Institusi sebesar Polres Metro Kabupaten Bekasi tentu memiliki sistem kerja yang seharusnya mampu menjamin pelayanan tetap berjalan meskipun ada personel yang berhalangan," ujarnya.

Lebih lanjut, ia meminta PLH Kapolres Metro Kabupaten Bekasi untuk memberikan perhatian khusus terhadap perkara tersebut dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penyidik yang menangani laporan kliennya.

"Kami meminta PLH Kapolres Metro Kabupaten Bekasi memberikan atensi serius terhadap perkara ini. Bila memang diperlukan, lakukan evaluasi terhadap penyidik yang menangani dan tunjuk penyidik yang lebih profesional, objektif, serta memiliki komitmen untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat. Jangan sampai muncul persepsi bahwa hukum berjalan berbeda ketika yang dilaporkan memiliki jabatan atau kekuasaan."

Ia juga menegaskan bahwa kritik yang disampaikan bukan bertujuan menyerang institusi Polri, melainkan sebagai bentuk dorongan agar proses penegakan hukum berjalan sesuai prinsip profesional, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

"Kami masih percaya Polri memiliki komitmen untuk menegakkan hukum secara adil. Justru karena itulah kami meminta pimpinan turun tangan agar perkara ini memperoleh perhatian serius. Masyarakat membutuhkan kepastian hukum, bukan ketidakjelasan yang berlarut-larut," pungkas Kuasa Hukum Layla Rizki.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari Polres Metro Kabupaten Bekasi terkait kritik yang disampaikan kuasa hukum maupun perkembangan terbaru penanganan perkara dimaksud. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak Polres Metro Kabupaten Bekasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan Kode Etik Jurnalistik.

(Redaksi)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done