VERSITNEWS

Jumat, 07 Agustus 2026

Peringati HUT ke-2 AKPERSI, DPP yang Diwakili Ketua DPD Jawa Barat Santuni 40 Anak Yatim dan Salurkan Al-Qur'an di Ponpes Tahfidzul Qur'an Karanghaur



versitnews@gmail.com| Kabupaten Bekasi – Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI). Dewan Pimpinan Pusat (DPP) AKPERSI yang dipimpin Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., CFLE., C.ILJ., melalui Ketua DPD AKPERSI Jawa Barat Ahmad Syaripudin, C.BJ., C.EJ., menggelar kegiatan bakti sosial di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an, Desa Karanghaur, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan DPC AKPERSI Kabupaten Bekasi dan DPC AKPERSI Kabupaten Karawang. Dalam momentum penuh makna itu, AKPERSI memberikan santunan kepada 40 anak yatim sekaligus menyalurkan puluhan mushaf Al-Qur'an sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan keagamaan dan kesejahteraan masyarakat.

Pengurus AKPERSI menyerahkan santunan secara langsung kepada anak-anak yatim yang hadir. Di saat yang sama, organisasi juga menyalurkan puluhan mushaf Al-Qur'an kepada Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an agar dapat dimanfaatkan oleh para santri dalam memperdalam ilmu agama dan meningkatkan semangat menghafal Al-Qur'an.

Puluhan mushaf Al-Qur'an yang berasal dari para donatur diserahkan secara simbolis oleh Layla Rizki, S.Sos. selaku perwakilan donatur kepada pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an. Penyerahan tersebut menjadi simbol kepedulian dan harapan agar generasi muda semakin mencintai, membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan itu, Layla Rizki mengungkapkan rasa syukur karena dapat ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial yang digelar AKPERSI.

"Alhamdulillah, kami bersyukur dapat berbagi mushaf Al-Qur'an kepada Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah bagi seluruh donatur dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para santri untuk belajar, membaca, serta menghafal Al-Qur'an. Kami berharap kegiatan berbagi seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak pihak yang ikut menebarkan manfaat bagi masyarakat," ujar Layla Rizki.

Sementara itu, Ketua DPD AKPERSI Jawa Barat Ahmad Syaripudin, yang mewakili Ketua Umum DPP AKPERSI Rino Triyono, menegaskan bahwa peringatan HUT ke-2 AKPERSI tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar pengurus dan anggota, tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Peringatan HUT AKPERSI harus menjadi pengingat bahwa organisasi ini lahir bukan hanya untuk memperkuat profesionalisme insan pers, tetapi juga untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial, kemanusiaan, dan keagamaan. Kami berharap santunan kepada anak-anak yatim dan bantuan Al-Qur'an ini dapat memberikan manfaat yang luas serta menjadi ladang amal bagi semua pihak yang telah berpartisipasi," ujar Ahmad Syaripudin.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan. Para pengurus AKPERSI, pengasuh pondok pesantren, para santri, anak-anak yatim, serta tamu undangan mengikuti acara dengan penuh khidmat.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, penyerahan santunan, pembagian mushaf Al-Qur'an, serta foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus menebarkan kebaikan.
Melalui peringatan HUT ke-2 ini, AKPERSI kembali menegaskan komitmennya sebagai organisasi pers yang tidak hanya berperan dalam menyajikan informasi kepada publik, tetapi juga aktif menjalankan misi sosial, kemanusiaan, dan keagamaan.

Organisasi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat kehadiran AKPERSI.
*Chika*


versitnews@gmail.com| Kabupaten Bekasi – Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI). Dewan Pimpinan Pusat (DPP) AKPERSI yang dipimpin Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., CFLE., C.ILJ., melalui Ketua DPD AKPERSI Jawa Barat Ahmad Syaripudin, C.BJ., C.EJ., menggelar kegiatan bakti sosial di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an, Desa Karanghaur, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan DPC AKPERSI Kabupaten Bekasi dan DPC AKPERSI Kabupaten Karawang. Dalam momentum penuh makna itu, AKPERSI memberikan santunan kepada 40 anak yatim sekaligus menyalurkan puluhan mushaf Al-Qur'an sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan keagamaan dan kesejahteraan masyarakat.

Pengurus AKPERSI menyerahkan santunan secara langsung kepada anak-anak yatim yang hadir. Di saat yang sama, organisasi juga menyalurkan puluhan mushaf Al-Qur'an kepada Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an agar dapat dimanfaatkan oleh para santri dalam memperdalam ilmu agama dan meningkatkan semangat menghafal Al-Qur'an.

Puluhan mushaf Al-Qur'an yang berasal dari para donatur diserahkan secara simbolis oleh Layla Rizki, S.Sos. selaku perwakilan donatur kepada pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an. Penyerahan tersebut menjadi simbol kepedulian dan harapan agar generasi muda semakin mencintai, membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan itu, Layla Rizki mengungkapkan rasa syukur karena dapat ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial yang digelar AKPERSI.

"Alhamdulillah, kami bersyukur dapat berbagi mushaf Al-Qur'an kepada Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah bagi seluruh donatur dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para santri untuk belajar, membaca, serta menghafal Al-Qur'an. Kami berharap kegiatan berbagi seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak pihak yang ikut menebarkan manfaat bagi masyarakat," ujar Layla Rizki.

Sementara itu, Ketua DPD AKPERSI Jawa Barat Ahmad Syaripudin, yang mewakili Ketua Umum DPP AKPERSI Rino Triyono, menegaskan bahwa peringatan HUT ke-2 AKPERSI tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar pengurus dan anggota, tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Peringatan HUT AKPERSI harus menjadi pengingat bahwa organisasi ini lahir bukan hanya untuk memperkuat profesionalisme insan pers, tetapi juga untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial, kemanusiaan, dan keagamaan. Kami berharap santunan kepada anak-anak yatim dan bantuan Al-Qur'an ini dapat memberikan manfaat yang luas serta menjadi ladang amal bagi semua pihak yang telah berpartisipasi," ujar Ahmad Syaripudin.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan. Para pengurus AKPERSI, pengasuh pondok pesantren, para santri, anak-anak yatim, serta tamu undangan mengikuti acara dengan penuh khidmat.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, penyerahan santunan, pembagian mushaf Al-Qur'an, serta foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus menebarkan kebaikan.
Melalui peringatan HUT ke-2 ini, AKPERSI kembali menegaskan komitmennya sebagai organisasi pers yang tidak hanya berperan dalam menyajikan informasi kepada publik, tetapi juga aktif menjalankan misi sosial, kemanusiaan, dan keagamaan.

Organisasi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat kehadiran AKPERSI.
*Chika*

Resmi Berganti Andi Suhandhi Nahkodai Disub Kabupaten Bekasi

BEKASI — versitnews@gmail.com 
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi resmi mengalami rotasi kepemimpinan. Bertempat di Aula Kantor Dishub Kabupaten Bekasi, Kamis (8/7/2026), digelar prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan.

Sertijab tersebut menandai tuntasnya masa tugas Agus Budiono, S.STP., M.Tr.I.P., sebagai Plt Kadishub. Tongkat estafet kepemimpinan kini resmi diserahkan kepada Andi Suhadhi, S.Sos., M.M.

Apresiasi Dedikasi dan Harapan Baru
Selama masa jabatannya, Agus Budiono dinilai responsif dan dinamis dalam mengawal berbagai kebijakan transportasi daerah. Jajaran Dishub Kabupaten Bekasi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras yang telah dicurahkan demi kelancaran mobilitas warga.

Sementara itu, hadirnya Andi Suhadhi di tampuk pimpinan membawa optimisme baru. Pengalaman serta kepemimpinannya diharapkan mampu melahirkan langkah strategis untuk menjawab tantangan sektor perhubungan di Kabupaten Bekasi yang kian dinamis.

Fokus Hadapi Tantangan Transportasi
Sebagai salah satu wilayah penyangga utama kawasan metropolitan, Kabupaten Bekasi dihadapkan pada kompleksitas persoalan transportasi—mulai dari penanganan titik kemacetan, penataan lokasi rawan, hingga modernisasi transportasi publik.

Momentum sertijab ini bukan sekadar pergantian posisi, melainkan titik balik untuk memperkuat sinergi internal serta kolaborasi lintas instansi. Di bawah nakhoda baru, Dishub Kabupaten Bekasi berkomitmen mewujudkan sistem lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Wiwi winasih (Chika)
BEKASI — versitnews@gmail.com 
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi resmi mengalami rotasi kepemimpinan. Bertempat di Aula Kantor Dishub Kabupaten Bekasi, Kamis (8/7/2026), digelar prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan.

Sertijab tersebut menandai tuntasnya masa tugas Agus Budiono, S.STP., M.Tr.I.P., sebagai Plt Kadishub. Tongkat estafet kepemimpinan kini resmi diserahkan kepada Andi Suhadhi, S.Sos., M.M.

Apresiasi Dedikasi dan Harapan Baru
Selama masa jabatannya, Agus Budiono dinilai responsif dan dinamis dalam mengawal berbagai kebijakan transportasi daerah. Jajaran Dishub Kabupaten Bekasi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras yang telah dicurahkan demi kelancaran mobilitas warga.

Sementara itu, hadirnya Andi Suhadhi di tampuk pimpinan membawa optimisme baru. Pengalaman serta kepemimpinannya diharapkan mampu melahirkan langkah strategis untuk menjawab tantangan sektor perhubungan di Kabupaten Bekasi yang kian dinamis.

Fokus Hadapi Tantangan Transportasi
Sebagai salah satu wilayah penyangga utama kawasan metropolitan, Kabupaten Bekasi dihadapkan pada kompleksitas persoalan transportasi—mulai dari penanganan titik kemacetan, penataan lokasi rawan, hingga modernisasi transportasi publik.

Momentum sertijab ini bukan sekadar pergantian posisi, melainkan titik balik untuk memperkuat sinergi internal serta kolaborasi lintas instansi. Di bawah nakhoda baru, Dishub Kabupaten Bekasi berkomitmen mewujudkan sistem lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Wiwi winasih (Chika)

Samsat Cikarang Tanpa Sekat: Saat Ruang tunggu Pajak Berubah Jadi Ruang Dengar Warga

CIKARANG — versitnews@gmail.com Rabu pagi (08/07/2026), ritme di Kantor Samsat Kabupaten Bekasi terasa beda dari biasanya. Tidak ada lagi pemandangan ruang tunggu kaku berhias wajah-wajah lelah yang saling bergeming menatap nomor antrean. Suasana berjarak itu mencair seketika lewat sebuah gebrakan di lapangan: aksi simpatik bertajuk "Polantas Menyapa".

Polantas Polres Metro Bekasi memilih merobohkan tembok pembatas antara petugas dan warga. Pimpinan hingga personel lapangan sengaja beranjak dari balik kenyamanan meja loket, melangkahkan kaki menyusuri tiap baris kursi antrean, dan hadir langsung di tengah-tengah pemohon pajak.

Mendobrak Tradisi Pelayanan Kaku
Langkah ini menyasar penyakit lama pelayanan publik: komunikasi kaku yang kerap terasa searah. Alih-alih membiarkan warga menunggu pasif, para petugas mengambil inisiatif jemput bola dengan menyapa warga satu per satu.

Interaksi di ruang tunggu itu pun berubah menjadi panggung dialog yang produktif:

Edukasi Praktis: Sosialisasi tertib berlalu lintas disampaikan secara kasual dan hangat, jauh dari kesan menggurui.

Jembatan Digitalisasi: Petugas memandu warga memahami ekosistem pembayaran pajak digital agar proses administrasi di masa depan bisa dipangkas lebih cepat.

Ruang Keluhan Direct: Wajib pajak diberi panggung langsung untuk menyampaikan kendala, pertanyaan, hingga masukan tanpa melalui prosedur yang berbelit.

"Kami tidak ingin pelayanan ini terasa dingin dan mekanis. Warga datang ke sini untuk memenuhi kewajiban, maka sudah sepatutnya disambut dengan empati. Lewat Polantas Menyapa, kami mendengar langsung di mana letak kendalanya," tegas salah satu perwira Polantas di lokasi.

Sentuhan Empati di Tengah Kota Industri
Bagi masyarakat Cikarang yang terbiasa dengan mobilitas tinggi dan serba cepat, pendekatan humanis ini memberi dampak nyata. Rasanya tidak biasa—sekaligus menyegarkan—ketika seorang petugas polisi menghampiri hanya untuk memastikan, "Apakah prosesnya jelas, Pak?" atau "Fasilitas kami sudah cukup nyaman?"

Aksi ini membuktikan satu hal: transformasi pelayanan publik di era modern bukan cuma soal kecanggihan aplikasi atau sistem serba otomatis, tapi juga tentang menghadirkan kembali sentuhan humanis dan kepedulian nyata di tengah masyarakat.
Wiwi winasih (Chika)

CIKARANG — versitnews@gmail.com Rabu pagi (08/07/2026), ritme di Kantor Samsat Kabupaten Bekasi terasa beda dari biasanya. Tidak ada lagi pemandangan ruang tunggu kaku berhias wajah-wajah lelah yang saling bergeming menatap nomor antrean. Suasana berjarak itu mencair seketika lewat sebuah gebrakan di lapangan: aksi simpatik bertajuk "Polantas Menyapa".

Polantas Polres Metro Bekasi memilih merobohkan tembok pembatas antara petugas dan warga. Pimpinan hingga personel lapangan sengaja beranjak dari balik kenyamanan meja loket, melangkahkan kaki menyusuri tiap baris kursi antrean, dan hadir langsung di tengah-tengah pemohon pajak.

Mendobrak Tradisi Pelayanan Kaku
Langkah ini menyasar penyakit lama pelayanan publik: komunikasi kaku yang kerap terasa searah. Alih-alih membiarkan warga menunggu pasif, para petugas mengambil inisiatif jemput bola dengan menyapa warga satu per satu.

Interaksi di ruang tunggu itu pun berubah menjadi panggung dialog yang produktif:

Edukasi Praktis: Sosialisasi tertib berlalu lintas disampaikan secara kasual dan hangat, jauh dari kesan menggurui.

Jembatan Digitalisasi: Petugas memandu warga memahami ekosistem pembayaran pajak digital agar proses administrasi di masa depan bisa dipangkas lebih cepat.

Ruang Keluhan Direct: Wajib pajak diberi panggung langsung untuk menyampaikan kendala, pertanyaan, hingga masukan tanpa melalui prosedur yang berbelit.

"Kami tidak ingin pelayanan ini terasa dingin dan mekanis. Warga datang ke sini untuk memenuhi kewajiban, maka sudah sepatutnya disambut dengan empati. Lewat Polantas Menyapa, kami mendengar langsung di mana letak kendalanya," tegas salah satu perwira Polantas di lokasi.

Sentuhan Empati di Tengah Kota Industri
Bagi masyarakat Cikarang yang terbiasa dengan mobilitas tinggi dan serba cepat, pendekatan humanis ini memberi dampak nyata. Rasanya tidak biasa—sekaligus menyegarkan—ketika seorang petugas polisi menghampiri hanya untuk memastikan, "Apakah prosesnya jelas, Pak?" atau "Fasilitas kami sudah cukup nyaman?"

Aksi ini membuktikan satu hal: transformasi pelayanan publik di era modern bukan cuma soal kecanggihan aplikasi atau sistem serba otomatis, tapi juga tentang menghadirkan kembali sentuhan humanis dan kepedulian nyata di tengah masyarakat.
Wiwi winasih (Chika)

Kamis, 06 Agustus 2026

Bupati Aep Syaepuloh Apresiasi Kinerja Perumdam Tirta Tarum, Target Dividen 2026 Capai Rp18 Miliar

KARAWANG, VERSITNEWS.COM – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E. menghadiri Rapat Tahunan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Tarum Tahun 2026 yang digelar di Kantor SPAM Regional Jatiluhur I, Kabupaten Karawang.

Rapat tahunan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Karawang H. Maslani, Direktur Utama Perumdam Tirta Tarum beserta jajaran Direksi, Dewan Pengawas, dan seluruh manajemen perusahaan.

Apresiasi atas Peningkatan Pelayanan dan Kinerja Keuangan


Dalam sambutannya, Bupati Aep memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Perumdam Tirta Tarum yang dinilai berhasil meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat Karawang selama ini.

“Saya ucapkan selamat dan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Tirta Tarum. 38 tahun bukan waktu yang singkat. Terus jaga soliditas dan tingkatkan pelayanan terbaik untuk warga Karawang,” ujar Bupati Aep.

Bupati Aep juga menyoroti capaian keuangan Perumdam yang terus menunjukkan tren positif. Pada tahun 2024 lalu, laba bersih perusahaan tercatat sebesar Rp11 miliar. Untuk tahun 2026, manajemen menargetkan kontribusi dividen kepada Pemerintah Kabupaten Karawang sebesar Rp18 miliar.

“Dulu targetnya 1 miliar, 2 miliar. Sekarang kita dorong sampai 18 miliar. Alhamdulillah saya lihat arahnya cerah. Ini bukti bahwa BUMD kita bisa tumbuh dan berkontribusi nyata untuk PAD,” tegasnya.

Dorong Inovasi dan Respons Cepat terhadap Keluhan Warga


Bupati Aep meminta Perumdam Tirta Tarum untuk terus melakukan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan cakupan layanan, terutama di wilayah pinggiran dan daerah yang belum terlayani optimal.

Ia juga menekankan pentingnya kecepatan dalam merespons keluhan masyarakat. “Sekarang eranya serba cepat. Ada masalah sedikit langsung viral. Karena itu, pelayanan harus proaktif, responsif, dan tidak menunggu laporan,” pesannya.

Beberapa pencapaian yang dipaparkan Direksi di antaranya: peningkatan kapasitas Water Treatment Plant menjadi 1.386 lps, jumlah pelanggan aktif naik menjadi 113 ribu, serta beroperasinya SPAM baru pada Desember 2024.

Komitmen untuk Karawang Maju


Bupati Aep berharap momentum rapat tahunan ini menjadi pelecut semangat bagi seluruh jajaran Tirta Tarum untuk terus berinovasi. Dengan tema “Tangguh Melayani dan Tumbuh Untuk Karawang Maju”, ia menginginkan Perumdam menjadi garda terdepan dalam pemenuhan kebutuhan air bersih yang layak dan berkelanjutan.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Mari kita pastikan setiap rumah di Karawang mendapatkan pelayanan yang baik. Saya titip Tirta Tarum untuk terus tumbuh, sehat, dan mandiri,” pungkas Bupati Aep.

Redaksi Versitnews.com

KARAWANG, VERSITNEWS.COM – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E. menghadiri Rapat Tahunan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Tarum Tahun 2026 yang digelar di Kantor SPAM Regional Jatiluhur I, Kabupaten Karawang.

Rapat tahunan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Karawang H. Maslani, Direktur Utama Perumdam Tirta Tarum beserta jajaran Direksi, Dewan Pengawas, dan seluruh manajemen perusahaan.

Apresiasi atas Peningkatan Pelayanan dan Kinerja Keuangan


Dalam sambutannya, Bupati Aep memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Perumdam Tirta Tarum yang dinilai berhasil meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat Karawang selama ini.

“Saya ucapkan selamat dan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Tirta Tarum. 38 tahun bukan waktu yang singkat. Terus jaga soliditas dan tingkatkan pelayanan terbaik untuk warga Karawang,” ujar Bupati Aep.

Bupati Aep juga menyoroti capaian keuangan Perumdam yang terus menunjukkan tren positif. Pada tahun 2024 lalu, laba bersih perusahaan tercatat sebesar Rp11 miliar. Untuk tahun 2026, manajemen menargetkan kontribusi dividen kepada Pemerintah Kabupaten Karawang sebesar Rp18 miliar.

“Dulu targetnya 1 miliar, 2 miliar. Sekarang kita dorong sampai 18 miliar. Alhamdulillah saya lihat arahnya cerah. Ini bukti bahwa BUMD kita bisa tumbuh dan berkontribusi nyata untuk PAD,” tegasnya.

Dorong Inovasi dan Respons Cepat terhadap Keluhan Warga


Bupati Aep meminta Perumdam Tirta Tarum untuk terus melakukan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan cakupan layanan, terutama di wilayah pinggiran dan daerah yang belum terlayani optimal.

Ia juga menekankan pentingnya kecepatan dalam merespons keluhan masyarakat. “Sekarang eranya serba cepat. Ada masalah sedikit langsung viral. Karena itu, pelayanan harus proaktif, responsif, dan tidak menunggu laporan,” pesannya.

Beberapa pencapaian yang dipaparkan Direksi di antaranya: peningkatan kapasitas Water Treatment Plant menjadi 1.386 lps, jumlah pelanggan aktif naik menjadi 113 ribu, serta beroperasinya SPAM baru pada Desember 2024.

Komitmen untuk Karawang Maju


Bupati Aep berharap momentum rapat tahunan ini menjadi pelecut semangat bagi seluruh jajaran Tirta Tarum untuk terus berinovasi. Dengan tema “Tangguh Melayani dan Tumbuh Untuk Karawang Maju”, ia menginginkan Perumdam menjadi garda terdepan dalam pemenuhan kebutuhan air bersih yang layak dan berkelanjutan.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Mari kita pastikan setiap rumah di Karawang mendapatkan pelayanan yang baik. Saya titip Tirta Tarum untuk terus tumbuh, sehat, dan mandiri,” pungkas Bupati Aep.

Redaksi Versitnews.com

Semangat Menggebu Tim Kemenangan Dan Keluarga Besar Mengawal H. Acep Saepudin Resmi Daftar Bacalon Kepala Desa Kertajaya

Pebayuran Bekasi – Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai proses pendaftaran bakal calon Kepala Desa Kertajaya. H. Acep Saepudin resmi menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia sebagai bakal calon Kepala Desa Kertajaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (6/8/2026).
Ratusan warga Desa Kertajaya, tim pemenangan, simpatisan, serta keluarga besar H. Acep Saepudin tampak mengiringi kedatangannya menuju Aula Kantor Desa Kertajaya. Iring-iringan pendukung berlangsung dengan tertib dan kondusif hingga proses pendaftaran selesai.
Di hadapan panitia, H. Acep Saepudin menyerahkan berkas persyaratan pencalonan yang telah dinyatakan lengkap sebagai syarat untuk mengikuti tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kertajaya.
"Hari ini saya resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Kertajaya dan menyerahkan berkas persyaratan kepada panitia dan Alhamdulillah seluruh proses berjalan dengan lancar," ujar H. Acep Saepudin.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh warga, tim pemenangan, simpatisan, serta keluarga besarnya yang telah memberikan dukungan dan mengantarkannya hingga proses pendaftaran selesai.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Desa Kertajaya, tim pemenangan, simpatisan, dan keluarga besar yang telah mengawal serta memberikan doa dan dukungannya. Semoga seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan aman, damai, dan kondusif," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Desa Kertajaya, Abdul Jalil Jalaludin, mengatakan bahwa berkas pendaftaran H. Acep Saepudin telah diterima oleh panitia untuk selanjutnya dilakukan proses penelitian dan verifikasi sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

"Panitia menerima berkas pendaftaran bakal calon Kepala Desa Kertajaya atas nama H. Acep Saepudin. Selanjutnya berkas akan dilakukan penelitian administrasi sesuai dengan ketentuan dan jadwal tahapan Pilkades yang berlaku," ujar Abdul Jalil Jalaludin.

Dengan diterimanya berkas pendaftaran tersebut, tahapan Pemilihan Kepala Desa Kertajaya Tahun 2026 terus berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan panitia, dengan harapan seluruh proses dapat berlangsung secara jujur, adil, aman, dan kondusif.

(Red)
Pebayuran Bekasi – Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai proses pendaftaran bakal calon Kepala Desa Kertajaya. H. Acep Saepudin resmi menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia sebagai bakal calon Kepala Desa Kertajaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (6/8/2026).
Ratusan warga Desa Kertajaya, tim pemenangan, simpatisan, serta keluarga besar H. Acep Saepudin tampak mengiringi kedatangannya menuju Aula Kantor Desa Kertajaya. Iring-iringan pendukung berlangsung dengan tertib dan kondusif hingga proses pendaftaran selesai.
Di hadapan panitia, H. Acep Saepudin menyerahkan berkas persyaratan pencalonan yang telah dinyatakan lengkap sebagai syarat untuk mengikuti tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kertajaya.
"Hari ini saya resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Kertajaya dan menyerahkan berkas persyaratan kepada panitia dan Alhamdulillah seluruh proses berjalan dengan lancar," ujar H. Acep Saepudin.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh warga, tim pemenangan, simpatisan, serta keluarga besarnya yang telah memberikan dukungan dan mengantarkannya hingga proses pendaftaran selesai.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Desa Kertajaya, tim pemenangan, simpatisan, dan keluarga besar yang telah mengawal serta memberikan doa dan dukungannya. Semoga seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan aman, damai, dan kondusif," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Desa Kertajaya, Abdul Jalil Jalaludin, mengatakan bahwa berkas pendaftaran H. Acep Saepudin telah diterima oleh panitia untuk selanjutnya dilakukan proses penelitian dan verifikasi sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

"Panitia menerima berkas pendaftaran bakal calon Kepala Desa Kertajaya atas nama H. Acep Saepudin. Selanjutnya berkas akan dilakukan penelitian administrasi sesuai dengan ketentuan dan jadwal tahapan Pilkades yang berlaku," ujar Abdul Jalil Jalaludin.

Dengan diterimanya berkas pendaftaran tersebut, tahapan Pemilihan Kepala Desa Kertajaya Tahun 2026 terus berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan panitia, dengan harapan seluruh proses dapat berlangsung secara jujur, adil, aman, dan kondusif.

(Red)

Senin, 03 Agustus 2026

AKPERSI DPC Karawang Desak Polres Bongkar Tuntas Dugaan Pelanggaran di Grand Taruma, Pertanyakan Hasil Sidak Satpol PP dan DPMPTSP yang Tak Kunjung Jelas

KARAWANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Kabupaten Karawang mendesak Polres Karawang, khususnya Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter), untuk segera bergerak melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap dugaan pelanggaran perizinan operasional angkutan karyawan, dugaan alih fungsi bangunan, hingga kemungkinan adanya tindak pidana lain apabila nantinya ditemukan bukti yang cukup berdasarkan hasil penyelidikan.

Desakan tersebut disampaikan Ketua DPC AKPERSI Kabupaten Karawang, Ferimaulana, yang menilai penanganan persoalan dugaan penggunaan ruko di kawasan Grand Taruma sebagai pool kendaraan operasional angkutan karyawan terkesan berjalan lamban dan belum memberikan kepastian kepada publik.

Menurut Ferimaulana, persoalan ini bukan lagi sekadar dugaan pelanggaran administrasi, melainkan menyangkut wibawa penegakan hukum dan kepastian hukum di Kabupaten Karawang.

"Kalau memang tidak ada pelanggaran, sampaikan kepada masyarakat secara terbuka. Tapi kalau ada indikasi pelanggaran, jangan dibiarkan berlarut-larut. Jangan sampai muncul kesan hukum hanya tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas," tegas Ferimaulana.

AKPERSI menilai aparat penegak hukum harus mengusut seluruh aspek yang berkaitan dengan dugaan tersebut, mulai dari legalitas operasional armada, kesesuaian perizinan usaha, dugaan alih fungsi bangunan yang tidak sesuai peruntukan, hingga aspek administrasi perpajakan apabila dalam proses penyelidikan ditemukan indikasi pelanggaran.

Ferimaulana menegaskan bahwa seluruh dugaan tersebut harus dibuktikan melalui mekanisme penyelidikan sesuai hukum yang berlaku, bukan berdasarkan asumsi ataupun opini.

Hasil Sidak Dipertanyakan, AKPERSI Mengaku Tak Pernah Mendapat Penjelasan

Yang menjadi sorotan AKPERSI adalah sidak yang sebelumnya telah dilakukan Satpol PP Kabupaten Karawang bersama DPMPTSPke lokasi yang dipersoalkan.

Namun hingga kini, menurut AKPERSI, hasil pemeriksaan tersebut belum pernah disampaikan secara terbuka kepada publik maupun kepada pihak yang sejak awal melaporkan persoalan tersebut.

"Kami mempertanyakan hasil sidak itu. Sudah berbulan-bulan berlalu, tetapi sampai hari ini tidak ada penjelasan apa hasilnya. Ada apa sebenarnya?" ujar Ferimaulana.

Ia mengaku telah beberapa kali berupaya meminta klarifikasi kepada Satpol PP Kabupaten Karawang, namun justru memperoleh jawaban yang saling melempar tanggung jawab.

"Awalnya kami diarahkan Kabid Satpol PP untuk bertanya kepada Kasi yang ikut turun saat sidak. Setelah kami hubungi Kasi tersebut, justru kami diminta kembali bertanya kepada Kabid. Kondisi seperti ini menimbulkan tanda tanya besar bagi kami. Mengapa hasil sidak yang seharusnya menjadi informasi publik justru tidak dapat dijelaskan secara tegas?" katanya.

Menurut AKPERSI, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat apabila tidak segera dijelaskan secara transparan oleh instansi terkait.

Tipidter Diminta Telusuri Seluruh Dugaan Secara Profesional

AKPERSI juga meminta Unit Tipidter Polres Karawang tidak berhenti pada pemeriksaan administratif semata.

Apabila dalam proses penyelidikan ditemukan adanya dugaan tindak pidana lain, termasuk dugaan pelanggaran di bidang perpajakan atau dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berasal dari tindak pidana asal, maka penyidik diminta menanganinya sesuai kewenangan dan berdasarkan alat bukti yang sah.

"Kami tidak ingin ada penghakiman tanpa bukti. Namun apabila penyidik menemukan adanya indikasi tindak pidana berdasarkan fakta hukum dan alat bukti yang cukup, maka proses hukum harus berjalan tanpa pandang bulu," ujar Ferimaulana.

Ia juga meminta penyidik mendalami apabila terdapat dugaan keterlibatan pihak lain yang diduga turut memfasilitasi atau membiarkan terjadinya pelanggaran, apabila memang ditemukan dasar hukum untuk itu.

Jangan Tebang Pilih dalam Penegakan Hukum

AKPERSI menegaskan bahwa masyarakat selama ini menaruh harapan besar kepada Polres Karawang agar penegakan hukum dilakukan secara profesional, objektif, dan tidak diskriminatif.

Ferimaulana menilai kepercayaan publik akan semakin kuat apabila setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara serius tanpa melihat siapa pihak yang diperiksa.

"Jangan sampai masyarakat menilai bahwa aturan hanya berlaku bagi pedagang kecil atau rakyat kecil, sementara ketika dugaan pelanggaran melibatkan badan usaha atau pihak yang memiliki kekuatan ekonomi, prosesnya justru berjalan lambat. Semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum," tegasnya.

AKPERSI berharap Polres Karawang segera memberikan kepastian hukum atas persoalan tersebut sehingga tidak terus menjadi polemik di tengah masyarakat.

"Kami mendesak Unit Tipidter Polres Karawang segera bertindak. Bila memang tidak ditemukan pelanggaran, umumkan secara terbuka agar polemik selesai. Namun apabila ditemukan bukti adanya pelanggaran atau tindak pidana, proseslah sesuai hukum tanpa kompromi dan tanpa pandang bulu. Publik berhak mengetahui sejauh mana negara hadir dalam menegakkan hukum,"** pungkas Ferimaulana.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun instansi terkait mengenai hasil sidak yang dilakukan Satpol PP dan DPMPTSP Kabupaten Karawang. Seluruh dugaan yang disampaikan dalam pemberitaan ini masih memerlukan penyelidikan dan pembuktian oleh aparat penegak hukum. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi seluruh pihak sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Redaksi 
KARAWANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Kabupaten Karawang mendesak Polres Karawang, khususnya Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter), untuk segera bergerak melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap dugaan pelanggaran perizinan operasional angkutan karyawan, dugaan alih fungsi bangunan, hingga kemungkinan adanya tindak pidana lain apabila nantinya ditemukan bukti yang cukup berdasarkan hasil penyelidikan.

Desakan tersebut disampaikan Ketua DPC AKPERSI Kabupaten Karawang, Ferimaulana, yang menilai penanganan persoalan dugaan penggunaan ruko di kawasan Grand Taruma sebagai pool kendaraan operasional angkutan karyawan terkesan berjalan lamban dan belum memberikan kepastian kepada publik.

Menurut Ferimaulana, persoalan ini bukan lagi sekadar dugaan pelanggaran administrasi, melainkan menyangkut wibawa penegakan hukum dan kepastian hukum di Kabupaten Karawang.

"Kalau memang tidak ada pelanggaran, sampaikan kepada masyarakat secara terbuka. Tapi kalau ada indikasi pelanggaran, jangan dibiarkan berlarut-larut. Jangan sampai muncul kesan hukum hanya tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas," tegas Ferimaulana.

AKPERSI menilai aparat penegak hukum harus mengusut seluruh aspek yang berkaitan dengan dugaan tersebut, mulai dari legalitas operasional armada, kesesuaian perizinan usaha, dugaan alih fungsi bangunan yang tidak sesuai peruntukan, hingga aspek administrasi perpajakan apabila dalam proses penyelidikan ditemukan indikasi pelanggaran.

Ferimaulana menegaskan bahwa seluruh dugaan tersebut harus dibuktikan melalui mekanisme penyelidikan sesuai hukum yang berlaku, bukan berdasarkan asumsi ataupun opini.

Hasil Sidak Dipertanyakan, AKPERSI Mengaku Tak Pernah Mendapat Penjelasan

Yang menjadi sorotan AKPERSI adalah sidak yang sebelumnya telah dilakukan Satpol PP Kabupaten Karawang bersama DPMPTSPke lokasi yang dipersoalkan.

Namun hingga kini, menurut AKPERSI, hasil pemeriksaan tersebut belum pernah disampaikan secara terbuka kepada publik maupun kepada pihak yang sejak awal melaporkan persoalan tersebut.

"Kami mempertanyakan hasil sidak itu. Sudah berbulan-bulan berlalu, tetapi sampai hari ini tidak ada penjelasan apa hasilnya. Ada apa sebenarnya?" ujar Ferimaulana.

Ia mengaku telah beberapa kali berupaya meminta klarifikasi kepada Satpol PP Kabupaten Karawang, namun justru memperoleh jawaban yang saling melempar tanggung jawab.

"Awalnya kami diarahkan Kabid Satpol PP untuk bertanya kepada Kasi yang ikut turun saat sidak. Setelah kami hubungi Kasi tersebut, justru kami diminta kembali bertanya kepada Kabid. Kondisi seperti ini menimbulkan tanda tanya besar bagi kami. Mengapa hasil sidak yang seharusnya menjadi informasi publik justru tidak dapat dijelaskan secara tegas?" katanya.

Menurut AKPERSI, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat apabila tidak segera dijelaskan secara transparan oleh instansi terkait.

Tipidter Diminta Telusuri Seluruh Dugaan Secara Profesional

AKPERSI juga meminta Unit Tipidter Polres Karawang tidak berhenti pada pemeriksaan administratif semata.

Apabila dalam proses penyelidikan ditemukan adanya dugaan tindak pidana lain, termasuk dugaan pelanggaran di bidang perpajakan atau dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berasal dari tindak pidana asal, maka penyidik diminta menanganinya sesuai kewenangan dan berdasarkan alat bukti yang sah.

"Kami tidak ingin ada penghakiman tanpa bukti. Namun apabila penyidik menemukan adanya indikasi tindak pidana berdasarkan fakta hukum dan alat bukti yang cukup, maka proses hukum harus berjalan tanpa pandang bulu," ujar Ferimaulana.

Ia juga meminta penyidik mendalami apabila terdapat dugaan keterlibatan pihak lain yang diduga turut memfasilitasi atau membiarkan terjadinya pelanggaran, apabila memang ditemukan dasar hukum untuk itu.

Jangan Tebang Pilih dalam Penegakan Hukum

AKPERSI menegaskan bahwa masyarakat selama ini menaruh harapan besar kepada Polres Karawang agar penegakan hukum dilakukan secara profesional, objektif, dan tidak diskriminatif.

Ferimaulana menilai kepercayaan publik akan semakin kuat apabila setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara serius tanpa melihat siapa pihak yang diperiksa.

"Jangan sampai masyarakat menilai bahwa aturan hanya berlaku bagi pedagang kecil atau rakyat kecil, sementara ketika dugaan pelanggaran melibatkan badan usaha atau pihak yang memiliki kekuatan ekonomi, prosesnya justru berjalan lambat. Semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum," tegasnya.

AKPERSI berharap Polres Karawang segera memberikan kepastian hukum atas persoalan tersebut sehingga tidak terus menjadi polemik di tengah masyarakat.

"Kami mendesak Unit Tipidter Polres Karawang segera bertindak. Bila memang tidak ditemukan pelanggaran, umumkan secara terbuka agar polemik selesai. Namun apabila ditemukan bukti adanya pelanggaran atau tindak pidana, proseslah sesuai hukum tanpa kompromi dan tanpa pandang bulu. Publik berhak mengetahui sejauh mana negara hadir dalam menegakkan hukum,"** pungkas Ferimaulana.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun instansi terkait mengenai hasil sidak yang dilakukan Satpol PP dan DPMPTSP Kabupaten Karawang. Seluruh dugaan yang disampaikan dalam pemberitaan ini masih memerlukan penyelidikan dan pembuktian oleh aparat penegak hukum. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi seluruh pihak sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Redaksi 

Kabid LAPK Dishub Karawang Yunus Kusriwanto Ajak Masyarakat Jadikan Semangat HUT ke-81 RI sebagai Motivasi Membangun Transportasi yang Aman, Tertib, dan Modern

KARAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, Kepala Bidang Lalu Lintas, Angkutan, Perparkiran dan Keselamatan (LAPK) Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Yunus Kusriwanto, menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan kebangsaan kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Karawang.

Menurut Yunus, Hari Kemerdekaan bukan hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semangat perjuangan tersebut, kata dia, harus diteruskan melalui pengabdian, disiplin, serta kerja nyata dalam membangun bangsa.

Dalam ucapannya, Yunus Kusriwanto mengatakan:

"Atas nama pribadi serta keluarga besar Bidang LAPK Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Dirgahayu Republik Indonesia. Semoga semangat perjuangan para pahlawan terus hidup dalam setiap langkah pengabdian kita untuk membangun Indonesia yang berdaulat, rakyat sejahtera, dan semakin maju."

Yunus menegaskan bahwa tema "Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju" harus menjadi semangat bersama dalam menjalankan tugas dan kehidupan bermasyarakat. Persatuan merupakan modal utama untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk dalam mewujudkan sistem transportasi yang aman, tertib, nyaman, dan berkelanjutan.

Sebagai Kepala Bidang LAPK Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Yunus menjelaskan bahwa pihaknya memiliki komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan di bidang lalu lintas, angkutan, perparkiran, serta keselamatan transportasi. Berbagai program penataan lalu lintas, rekayasa jalan, pengawasan angkutan, hingga edukasi keselamatan kepada masyarakat akan terus dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada publik.

"Transportasi merupakan urat nadi pembangunan daerah. Oleh karena itu, kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan agar mobilitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan nyaman. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang kami jalankan," ujarnya.

Yunus juga mengajak seluruh masyarakat agar menjadikan budaya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari karakter bangsa. Menurutnya, mematuhi aturan lalu lintas merupakan bentuk penghormatan terhadap hak pengguna jalan lainnya sekaligus upaya nyata dalam menekan angka kecelakaan.

Ia menilai keberhasilan menciptakan lalu lintas yang tertib tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi membutuhkan kesadaran seluruh masyarakat.

"Keselamatan di jalan dimulai dari diri sendiri. Gunakan helm bagi pengendara sepeda motor, kenakan sabuk pengaman bagi pengemudi kendaraan roda empat, patuhi rambu-rambu lalu lintas, dan selalu mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan. Dengan disiplin berlalu lintas, kita turut menyelamatkan nyawa sesama," ungkapnya.

Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini, Yunus juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang terus menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat tanpa mengenal waktu, baik dalam pengaturan lalu lintas, pengawasan angkutan umum, pelayanan parkir, maupun pengamanan berbagai kegiatan pemerintahan dan masyarakat.

"Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pegawai dan petugas lapangan Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Semoga semangat melayani dengan hati terus menjadi budaya kerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.

Ia berharap semangat kemerdekaan mampu menjadi motivasi bagi seluruh generasi muda untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas diri, serta ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Menurutnya, Indonesia yang maju akan lahir dari sumber daya manusia yang disiplin, berintegritas, dan memiliki semangat gotong royong.

Yunus juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, hingga media massa untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun Kabupaten Karawang yang semakin maju dan berdaya saing.

"Pembangunan tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat agar cita-cita pembangunan dapat tercapai. Dengan semangat persatuan, saya optimistis Karawang akan terus berkembang menjadi daerah yang modern, tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," ujarnya.

Menutup pesannya, Yunus Kusriwanto mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat nasionalisme, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.

"Mari kita maknai Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia dengan semangat persatuan, disiplin, kerja keras, dan pengabdian. Bersama kita wujudkan Karawang yang semakin maju, transportasi yang semakin tertib dan aman, serta Indonesia yang berdaulat, rakyat sejahtera, dan maju. Atas nama pribadi serta keluarga besar Bidang LAPK Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka!"

KARAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, Kepala Bidang Lalu Lintas, Angkutan, Perparkiran dan Keselamatan (LAPK) Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Yunus Kusriwanto, menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan kebangsaan kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Karawang.

Menurut Yunus, Hari Kemerdekaan bukan hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semangat perjuangan tersebut, kata dia, harus diteruskan melalui pengabdian, disiplin, serta kerja nyata dalam membangun bangsa.

Dalam ucapannya, Yunus Kusriwanto mengatakan:

"Atas nama pribadi serta keluarga besar Bidang LAPK Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Dirgahayu Republik Indonesia. Semoga semangat perjuangan para pahlawan terus hidup dalam setiap langkah pengabdian kita untuk membangun Indonesia yang berdaulat, rakyat sejahtera, dan semakin maju."

Yunus menegaskan bahwa tema "Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju" harus menjadi semangat bersama dalam menjalankan tugas dan kehidupan bermasyarakat. Persatuan merupakan modal utama untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk dalam mewujudkan sistem transportasi yang aman, tertib, nyaman, dan berkelanjutan.

Sebagai Kepala Bidang LAPK Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Yunus menjelaskan bahwa pihaknya memiliki komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan di bidang lalu lintas, angkutan, perparkiran, serta keselamatan transportasi. Berbagai program penataan lalu lintas, rekayasa jalan, pengawasan angkutan, hingga edukasi keselamatan kepada masyarakat akan terus dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada publik.

"Transportasi merupakan urat nadi pembangunan daerah. Oleh karena itu, kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan agar mobilitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan nyaman. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang kami jalankan," ujarnya.

Yunus juga mengajak seluruh masyarakat agar menjadikan budaya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari karakter bangsa. Menurutnya, mematuhi aturan lalu lintas merupakan bentuk penghormatan terhadap hak pengguna jalan lainnya sekaligus upaya nyata dalam menekan angka kecelakaan.

Ia menilai keberhasilan menciptakan lalu lintas yang tertib tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi membutuhkan kesadaran seluruh masyarakat.

"Keselamatan di jalan dimulai dari diri sendiri. Gunakan helm bagi pengendara sepeda motor, kenakan sabuk pengaman bagi pengemudi kendaraan roda empat, patuhi rambu-rambu lalu lintas, dan selalu mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan. Dengan disiplin berlalu lintas, kita turut menyelamatkan nyawa sesama," ungkapnya.

Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini, Yunus juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang terus menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat tanpa mengenal waktu, baik dalam pengaturan lalu lintas, pengawasan angkutan umum, pelayanan parkir, maupun pengamanan berbagai kegiatan pemerintahan dan masyarakat.

"Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pegawai dan petugas lapangan Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Semoga semangat melayani dengan hati terus menjadi budaya kerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.

Ia berharap semangat kemerdekaan mampu menjadi motivasi bagi seluruh generasi muda untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas diri, serta ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Menurutnya, Indonesia yang maju akan lahir dari sumber daya manusia yang disiplin, berintegritas, dan memiliki semangat gotong royong.

Yunus juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, hingga media massa untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun Kabupaten Karawang yang semakin maju dan berdaya saing.

"Pembangunan tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat agar cita-cita pembangunan dapat tercapai. Dengan semangat persatuan, saya optimistis Karawang akan terus berkembang menjadi daerah yang modern, tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," ujarnya.

Menutup pesannya, Yunus Kusriwanto mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat nasionalisme, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.

"Mari kita maknai Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia dengan semangat persatuan, disiplin, kerja keras, dan pengabdian. Bersama kita wujudkan Karawang yang semakin maju, transportasi yang semakin tertib dan aman, serta Indonesia yang berdaulat, rakyat sejahtera, dan maju. Atas nama pribadi serta keluarga besar Bidang LAPK Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka!"

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done