VERSITNEWS

Rabu, 29 Juli 2026

`Survei Lanjutan Penataan Kawasan Cikampek Digelar, Dishub Karawang Perkuat Sinergi`


KARAWANG – https://karawangkab.go.id terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan `kawasan Cikampek` yang lebih tertata, aman, nyaman, dan memiliki sistem transportasi yang terintegrasi. 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan https://versitnews.com/survei-lanjutan-penataan-kawasan-cikampek-karawang yang melibatkan sejumlah `Organisasi Perangkat Daerah (OPD)` serta instansi terkait.

Kegiatan survei ini dipimpin oleh `Kepala Bidang Lalu Lintas, Angkutan, dan Prasarana Keselamatan (LAPK)` https://dishub.karawangkab.go.id, `Yunus`, bersama jajaran lintas sektor untuk melihat langsung kondisi eksisting di lapangan.

`Baca juga: https://versitnews.com/proyek-infrastruktur-karawang-2026`

Sinergi Lintas Instansi Wujudkan Kawasan Cikampek Modern

Turut hadir dalam kegiatan tersebut `Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang`, `Kepala Bidang Bapperida Kabupaten Karawang`, `Kepala Bidang Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup`, `Camat Cikampek`, `Kepala Stasiun Cikampek`, serta perwakilan https://kai.id.

Survei dilakukan di titik strategis termasuk `kawasan sekitar Stasiun Cikampek` dan ruas jalan simpul pergerakan. Tim melakukan pengamatan terhadap `kondisi lalu lintas`, `fasilitas pejalan kaki`, `titik parkir`, `keberadaan pedagang`, `ruang terbuka`, dan `drainase`.

Lihat juga: https://versitnews.com/jadwal-ka-stasiun-cikampek

Pernyataan Resmi Kabid LAPK Dishub Karawang

Kabid LAPK https://dishub.karawangkab.go.id, Yunus, menegaskan survei ini bagian penting sebelum penyusunan rekomendasi teknis.

"Survei lanjutan ini kami laksanakan untuk memperoleh data yang lebih komprehensif. `Penataan kawasan Cikampek` tidak bisa parsial, tetapi harus melalui koordinasi dan kolaborasi seluruh instansi. Hasilnya harus menjawab kebutuhan masyarakat," ujar Yunus.

Menurut Yunus, `kawasan Cikampek` adalah pusat mobilitas strategis di Karawang. Penataan harus perhatikan `keselamatan`, `kelancaran arus lalu lintas`, `kenyamanan pengguna jalan`, dan `estetika lingkungan`.

"Harapan kami, `kawasan Cikampek` jadi lebih tertib, aman, nyaman. Penataan ini diharapkan mampu mengurangi `kemacetan Cikampek` dan meningkatkan keselamatan lalu lintas," tambahnya.

Masukan dari Tiap OPD dan Instansi
1. https://pupr.karawangkab.go.id: Penanganan infrastruktur jalan dan jembatan
2. https://dlh.karawangkab.go.id: Penataan ruang hijau dan pertamanan
3. https://bapperida.karawangkab.go.id: Keterpaduan program pembangunan
4. https://kai.id: Integrasi kawasan sekitar `Stasiun Cikampek`

`Pemerintah Kecamatan Cikampek` juga menyampaikan aspirasi warga agar kawasan lebih tertata, nyaman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Melalui survei ini, https://karawangkab.go.id berharap proses `perencanaan penataan kawasan Cikampek` berjalan matang dan menghasilkan konsep pembangunan berkelanjutan. Targetnya Cikampek berkembang menjadi kawasan modern dan jadi wajah baru Kabupaten Karawang.


Redaksi 

KARAWANG – https://karawangkab.go.id terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan `kawasan Cikampek` yang lebih tertata, aman, nyaman, dan memiliki sistem transportasi yang terintegrasi. 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan https://versitnews.com/survei-lanjutan-penataan-kawasan-cikampek-karawang yang melibatkan sejumlah `Organisasi Perangkat Daerah (OPD)` serta instansi terkait.

Kegiatan survei ini dipimpin oleh `Kepala Bidang Lalu Lintas, Angkutan, dan Prasarana Keselamatan (LAPK)` https://dishub.karawangkab.go.id, `Yunus`, bersama jajaran lintas sektor untuk melihat langsung kondisi eksisting di lapangan.

`Baca juga: https://versitnews.com/proyek-infrastruktur-karawang-2026`

Sinergi Lintas Instansi Wujudkan Kawasan Cikampek Modern

Turut hadir dalam kegiatan tersebut `Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang`, `Kepala Bidang Bapperida Kabupaten Karawang`, `Kepala Bidang Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup`, `Camat Cikampek`, `Kepala Stasiun Cikampek`, serta perwakilan https://kai.id.

Survei dilakukan di titik strategis termasuk `kawasan sekitar Stasiun Cikampek` dan ruas jalan simpul pergerakan. Tim melakukan pengamatan terhadap `kondisi lalu lintas`, `fasilitas pejalan kaki`, `titik parkir`, `keberadaan pedagang`, `ruang terbuka`, dan `drainase`.

Lihat juga: https://versitnews.com/jadwal-ka-stasiun-cikampek

Pernyataan Resmi Kabid LAPK Dishub Karawang

Kabid LAPK https://dishub.karawangkab.go.id, Yunus, menegaskan survei ini bagian penting sebelum penyusunan rekomendasi teknis.

"Survei lanjutan ini kami laksanakan untuk memperoleh data yang lebih komprehensif. `Penataan kawasan Cikampek` tidak bisa parsial, tetapi harus melalui koordinasi dan kolaborasi seluruh instansi. Hasilnya harus menjawab kebutuhan masyarakat," ujar Yunus.

Menurut Yunus, `kawasan Cikampek` adalah pusat mobilitas strategis di Karawang. Penataan harus perhatikan `keselamatan`, `kelancaran arus lalu lintas`, `kenyamanan pengguna jalan`, dan `estetika lingkungan`.

"Harapan kami, `kawasan Cikampek` jadi lebih tertib, aman, nyaman. Penataan ini diharapkan mampu mengurangi `kemacetan Cikampek` dan meningkatkan keselamatan lalu lintas," tambahnya.

Masukan dari Tiap OPD dan Instansi
1. https://pupr.karawangkab.go.id: Penanganan infrastruktur jalan dan jembatan
2. https://dlh.karawangkab.go.id: Penataan ruang hijau dan pertamanan
3. https://bapperida.karawangkab.go.id: Keterpaduan program pembangunan
4. https://kai.id: Integrasi kawasan sekitar `Stasiun Cikampek`

`Pemerintah Kecamatan Cikampek` juga menyampaikan aspirasi warga agar kawasan lebih tertata, nyaman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Melalui survei ini, https://karawangkab.go.id berharap proses `perencanaan penataan kawasan Cikampek` berjalan matang dan menghasilkan konsep pembangunan berkelanjutan. Targetnya Cikampek berkembang menjadi kawasan modern dan jadi wajah baru Kabupaten Karawang.


Redaksi 

Haji Abdul Rohim (Noing) Resmi Daftarkan Diri sebagai Bakal Calon Kepala Desa Karang Haur

Karang Haur – Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim serta memohon ridha Allah SWT, Haji Abdul Rohim yang akrab disapa Noing resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Karang Haur pada Rabu, 29 Juli 2026.
Kehadirannya di lokasi pendaftaran disambut keluarga, para pendukung, tokoh masyarakat, serta warga yang turut mengiringi langkahnya dengan doa agar seluruh tahapan pencalonan berjalan lancar dan membawa keberkahan.
Dalam kesempatan tersebut, Haji Abdul Rohim menegaskan bahwa niatnya maju sebagai calon kepala desa merupakan bentuk ikhtiar untuk mengabdi kepada masyarakat. Menurutnya, kepemimpinan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh kejujuran, keadilan, serta rasa tanggung jawab kepada masyarakat dan kepada Allah SWT.

"Semoga setiap langkah ini menjadi ibadah dan membawa manfaat bagi seluruh warga Desa Karang Haur. Mari kita menjaga persaudaraan, memperkuat ukhuwah, dan mewujudkan desa yang lebih maju, sejahtera, serta penuh keberkahan," ujarnya.

Suasana pendaftaran berlangsung tertib, aman, dan penuh kekeluargaan. Doa bersama mengiringi proses tersebut sebagai harapan agar pesta demokrasi tingkat desa dapat berjalan damai, jujur, dan melahirkan pemimpin terbaik yang mampu membawa kemajuan bagi Desa Karang Haur.

Sebagaimana ajaran Islam, amanah kepemimpinan merupakan tanggung jawab yang besar dan harus dijalankan dengan keikhlasan serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi.

Redaksi 
Karang Haur – Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim serta memohon ridha Allah SWT, Haji Abdul Rohim yang akrab disapa Noing resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Karang Haur pada Rabu, 29 Juli 2026.
Kehadirannya di lokasi pendaftaran disambut keluarga, para pendukung, tokoh masyarakat, serta warga yang turut mengiringi langkahnya dengan doa agar seluruh tahapan pencalonan berjalan lancar dan membawa keberkahan.
Dalam kesempatan tersebut, Haji Abdul Rohim menegaskan bahwa niatnya maju sebagai calon kepala desa merupakan bentuk ikhtiar untuk mengabdi kepada masyarakat. Menurutnya, kepemimpinan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh kejujuran, keadilan, serta rasa tanggung jawab kepada masyarakat dan kepada Allah SWT.

"Semoga setiap langkah ini menjadi ibadah dan membawa manfaat bagi seluruh warga Desa Karang Haur. Mari kita menjaga persaudaraan, memperkuat ukhuwah, dan mewujudkan desa yang lebih maju, sejahtera, serta penuh keberkahan," ujarnya.

Suasana pendaftaran berlangsung tertib, aman, dan penuh kekeluargaan. Doa bersama mengiringi proses tersebut sebagai harapan agar pesta demokrasi tingkat desa dapat berjalan damai, jujur, dan melahirkan pemimpin terbaik yang mampu membawa kemajuan bagi Desa Karang Haur.

Sebagaimana ajaran Islam, amanah kepemimpinan merupakan tanggung jawab yang besar dan harus dijalankan dengan keikhlasan serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi.

Redaksi 

Ratusan Pendukung Antar Devita, S.H. Daftar Bakal Calon Kepala Desa Sumbersari, Usung Visi Desa Berwibawa dan Bermartabat

Sumbersari – Suasana pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa (Balon Kades) Sumbersari berlangsung meriah. Devita, S.H. secara resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Kepala Desa Sumbersari dengan diiringi ratusan pendukung yang datang dari Dusun 1, Dusun 2, dan Dusun 3.
Sejak pagi hari, ratusan masyarakat berkumpul dan berjalan kaki bersama menuju lokasi pendaftaran sebagai bentuk dukungan dan semangat kebersamaan. Kehadiran para pendukung menciptakan suasana yang tertib, aman, dan penuh antusiasme.

Setibanya di lokasi, Devita, S.H. menyerahkan berkas persyaratan pendaftaran kepada panitia pemilihan. Berkas tersebut diterima untuk selanjutnya dilakukan proses verifikasi sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

Dalam keterangannya, Devita, S.H. mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan dukungan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Dusun 1, Dusun 2, dan Dusun 3 yang telah bersama-sama mengantarkan saya pada proses pendaftaran ini. Dukungan ini menjadi amanah yang sangat besar untuk terus berjuang demi kemajuan Desa Sumbersari," ujarnya.

Mengusung visi "Mewujudkan Desa Sumbersari yang Berwibawa dan Bermartabat," Devita, S.H. berkomitmen membangun pemerintahan desa yang bersih, transparan, adil, serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

Adapun misi yang diusung meliputi peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur yang merata, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan peran pemuda dan perempuan, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel dan terbuka.

Momentum pendaftaran tersebut menjadi simbol kuatnya kebersamaan masyarakat yang menginginkan proses demokrasi berjalan dengan damai dan bermartabat. Para pendukung berharap seluruh tahapan Pemilihan Kepala Desa dapat berlangsung kondusif sehingga masyarakat dapat menentukan pemimpin terbaik bagi Desa Sumbersari.

Dengan semangat persatuan dan gotong royong, Devita, S.H. menyatakan siap mengikuti seluruh tahapan Pilkades serta mengajak seluruh masyarakat menjaga persaudaraan demi terciptanya Desa Sumbersari yang semakin maju, berwibawa, dan bermartabat.

Redaksi 
Sumbersari – Suasana pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa (Balon Kades) Sumbersari berlangsung meriah. Devita, S.H. secara resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Kepala Desa Sumbersari dengan diiringi ratusan pendukung yang datang dari Dusun 1, Dusun 2, dan Dusun 3.
Sejak pagi hari, ratusan masyarakat berkumpul dan berjalan kaki bersama menuju lokasi pendaftaran sebagai bentuk dukungan dan semangat kebersamaan. Kehadiran para pendukung menciptakan suasana yang tertib, aman, dan penuh antusiasme.

Setibanya di lokasi, Devita, S.H. menyerahkan berkas persyaratan pendaftaran kepada panitia pemilihan. Berkas tersebut diterima untuk selanjutnya dilakukan proses verifikasi sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

Dalam keterangannya, Devita, S.H. mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan dukungan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Dusun 1, Dusun 2, dan Dusun 3 yang telah bersama-sama mengantarkan saya pada proses pendaftaran ini. Dukungan ini menjadi amanah yang sangat besar untuk terus berjuang demi kemajuan Desa Sumbersari," ujarnya.

Mengusung visi "Mewujudkan Desa Sumbersari yang Berwibawa dan Bermartabat," Devita, S.H. berkomitmen membangun pemerintahan desa yang bersih, transparan, adil, serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

Adapun misi yang diusung meliputi peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur yang merata, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan peran pemuda dan perempuan, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel dan terbuka.

Momentum pendaftaran tersebut menjadi simbol kuatnya kebersamaan masyarakat yang menginginkan proses demokrasi berjalan dengan damai dan bermartabat. Para pendukung berharap seluruh tahapan Pemilihan Kepala Desa dapat berlangsung kondusif sehingga masyarakat dapat menentukan pemimpin terbaik bagi Desa Sumbersari.

Dengan semangat persatuan dan gotong royong, Devita, S.H. menyatakan siap mengikuti seluruh tahapan Pilkades serta mengajak seluruh masyarakat menjaga persaudaraan demi terciptanya Desa Sumbersari yang semakin maju, berwibawa, dan bermartabat.

Redaksi 

Selasa, 28 Juli 2026

SIGAP PAGI Dishub Karawang Atur Lalu Lintas di Depan Sekolah, Jamin Keselamatan Pelajar

KARAWANG, – Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang kembali menggelar kegiatan SIGAP PAGI (Aksi Gabungan Pegawai Dishub Gatur Pagi) pada Selasa, 28 Juli 2026. Ratusan personil Dishub dikerahkan ke puluhan titik sekolah di seluruh Kabupaten Karawang untuk membantu kelancaran lalu lintas dan menjamin keselamatan pelajar saat berangkat sekolah.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana. Kehadiran Kadishub di lapangan menjadi bukti komitmen Pemkab Karawang dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya para pelajar dan orang tua.

20 Titik Sekolah Jadi Sasaran SIGAP PAGI
Kegiatan SIGAP PAGI menyasar titik-titik rawan kepadatan di depan sekolah. Beberapa lokasi yang menjadi fokus antara lain:

SDN Duren 1 - Duren, Klari
SMAN 2 Karawang - Tuparev
SIMP 4 Karawang Timur
SMK Al-Ikhlas
SMK Proklamasi
SDN Nagasari VI & SDN Nagasari 2
SDN Pancawati 1
SMP Talumbasari
SMA 4 Karawang
SMAN Pusdiwan
SDN Tanjungmekar 1
SMPN 4 Karawang
Kantor Kecamatan Klari / SMP Hasan Kosambi
Di setiap titik, personil Dishub berseragam lengkap bertugas menyeberangkan pelajar, mengatur arus kendaraan, dan memberikan imbauan tertib berlalu lintas.

Apresiasi Pihak Sekolah
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala Sekolah SDN Duren 1 menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dishub. Sangat membantu kami terutama di sekolah bagian pagi. Terima kasih buat tim Kabupaten Karawang yang telah membantu kelancaran di depan sekolah kami," ujarnya.

Ucapan serupa juga disampaikan oleh perwakilan dari SMA 4 Karawang dan SMA 2 Karawang. Para guru dan siswa mengapresiasi kehadiran petugas Dishub yang setiap hari membantu proses penyeberangan anak-anak sekolah.

"Mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Kabupaten Karawang dan kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang telah membantu mengatur lalu lintas di depan sekolah kami," kata perwakilan sekolah dalam video dokumentasi kegiatan.

Komitmen Kadishub Muhana
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, menegaskan bahwa SIGAP PAGI merupakan program rutin untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

"Ini adalah bentuk pelayanan kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan anak-anak kita berangkat dan pulang sekolah dengan aman dan selamat. Terima kasih kepada seluruh personil Dishub yang sudah bekerja dengan semangat BerAKHLAK," ungkap Muhana.

Kadishub juga mengimbau kepada para pengendara agar lebih berhati-hati dan mendahulukan pejalan kaki, khususnya pelajar, di jam-jam masuk dan pulang sekolah.

Dukungan Lintas Sektor
Kegiatan SIGAP PAGI ini juga melibatkan sinergi dengan pihak kepolisian, kepala sekolah, dan masyarakat sekitar. Kebersamaan ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di lingkungan sekolah.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemkab Karawang melalui Dishub berharap dapat terus membangun kesadaran bersama untuk menciptakan Karawang yang tertib, aman, dan nyaman.

Redaksi 
KARAWANG, – Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang kembali menggelar kegiatan SIGAP PAGI (Aksi Gabungan Pegawai Dishub Gatur Pagi) pada Selasa, 28 Juli 2026. Ratusan personil Dishub dikerahkan ke puluhan titik sekolah di seluruh Kabupaten Karawang untuk membantu kelancaran lalu lintas dan menjamin keselamatan pelajar saat berangkat sekolah.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana. Kehadiran Kadishub di lapangan menjadi bukti komitmen Pemkab Karawang dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya para pelajar dan orang tua.

20 Titik Sekolah Jadi Sasaran SIGAP PAGI
Kegiatan SIGAP PAGI menyasar titik-titik rawan kepadatan di depan sekolah. Beberapa lokasi yang menjadi fokus antara lain:

SDN Duren 1 - Duren, Klari
SMAN 2 Karawang - Tuparev
SIMP 4 Karawang Timur
SMK Al-Ikhlas
SMK Proklamasi
SDN Nagasari VI & SDN Nagasari 2
SDN Pancawati 1
SMP Talumbasari
SMA 4 Karawang
SMAN Pusdiwan
SDN Tanjungmekar 1
SMPN 4 Karawang
Kantor Kecamatan Klari / SMP Hasan Kosambi
Di setiap titik, personil Dishub berseragam lengkap bertugas menyeberangkan pelajar, mengatur arus kendaraan, dan memberikan imbauan tertib berlalu lintas.

Apresiasi Pihak Sekolah
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala Sekolah SDN Duren 1 menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dishub. Sangat membantu kami terutama di sekolah bagian pagi. Terima kasih buat tim Kabupaten Karawang yang telah membantu kelancaran di depan sekolah kami," ujarnya.

Ucapan serupa juga disampaikan oleh perwakilan dari SMA 4 Karawang dan SMA 2 Karawang. Para guru dan siswa mengapresiasi kehadiran petugas Dishub yang setiap hari membantu proses penyeberangan anak-anak sekolah.

"Mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Kabupaten Karawang dan kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang telah membantu mengatur lalu lintas di depan sekolah kami," kata perwakilan sekolah dalam video dokumentasi kegiatan.

Komitmen Kadishub Muhana
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, menegaskan bahwa SIGAP PAGI merupakan program rutin untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

"Ini adalah bentuk pelayanan kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan anak-anak kita berangkat dan pulang sekolah dengan aman dan selamat. Terima kasih kepada seluruh personil Dishub yang sudah bekerja dengan semangat BerAKHLAK," ungkap Muhana.

Kadishub juga mengimbau kepada para pengendara agar lebih berhati-hati dan mendahulukan pejalan kaki, khususnya pelajar, di jam-jam masuk dan pulang sekolah.

Dukungan Lintas Sektor
Kegiatan SIGAP PAGI ini juga melibatkan sinergi dengan pihak kepolisian, kepala sekolah, dan masyarakat sekitar. Kebersamaan ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di lingkungan sekolah.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemkab Karawang melalui Dishub berharap dapat terus membangun kesadaran bersama untuk menciptakan Karawang yang tertib, aman, dan nyaman.

Redaksi 

Layla Rizky Dapat Kepastian Hukum, AKPERSI Jabar: Semua Warga Sama di Mata Hukum

BEKASI– Penanganan perkara yang dilaporkan Layla Rizky memasuki babak baru. Setelah sebelumnya ditangani dalam bentuk Laporan Pengaduan (Lapdu), kini perkara tersebut resmi ditingkatkan menjadi Laporan Polisi (LP) di Polres Metro Bekasi.

Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan diterbitkannya Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor LP/B/1687/VII/2026/SPKT/Polres Metro Bekasi/Polda Metro Jaya tertanggal 27 Juli 2026. Dengan diterbitkannya LP, perkara tersebut kini telah memasuki proses penyelidikan secara resmi berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Layla Rizky menyampaikan bahwa Kepolisian Metro Bekasi telah menunjukan kinerja sesuai pada Relnya atas tindak lanjut yang diberikan penyidik. Menurutnya, peningkatan status perkara menjadi Laporan Polisi merupakan bentuk kepastian bahwa laporan yang disampaikannya mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum.


 "Saya berharap proses hukum ini dapat berjalan secara profesional, objektif, dan transparan. Saya percaya penyidik akan bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti yang ada," ujar Layla.

Dalam STPL tersebut dijelaskan bahwa laporan berkaitan dengan dugaan tindak pidana menghancurkan atau merusak barang, Undang-Undang No. 21/2023 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 521 ayat. (1) UU 1/2023 Dan Atau 448 UU 1/2023 dan atau 257 UU 1/2023. Peristiwa yang dilaporkan disebut terjadi di wilayah Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

Naiknya status perkara dari Lapdu menjadi Laporan Polisi dinilai sebagai perkembangan penting dalam proses penegakan hukum. Dengan status tersebut, penyidik memiliki dasar hukum untuk melakukan serangkaian tindakan penyidikan, memanggil saksi-saksi, mengumpulkan alat bukti, hingga mendalami seluruh fakta yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana tersebut.

Ketua DPD Jawa Barat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI), Ahmad Syarifudin, yang selama ini memberikan pendampingan kepada Layla, menyatakan bahwa peningkatan status perkara menjadi LP merupakan bukti bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh perlindungan dan kepastian hukum.

Menurut Ahmad Syarifudin, pihaknya menghargai langkah Polres Metro Bekasi yang telah menindaklanjuti laporan sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Namun demikian, ia menegaskan bahwa proses tersebut harus terus dikawal hingga tuntas agar tidak berhenti di tengah jalan.

"Kami hargai Polres Metro Bekasi yang telah meningkatkan status perkara ini menjadi Laporan Polisi. Ini menunjukkan bahwa laporan masyarakat ditindaklanjuti sesuai prosedur. Namun kami berharap proses berikutnya dilakukan secara profesional, objektif, transparan, dan bebas dari segala bentuk intervensi. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap penegakan hukum," tegas Ahmad Syarifudin.

Ia menambahkan, AKPERSI Jawa Barat akan terus mengawal jalannya proses hukum sebagai bentuk komitmen organisasi dalam mendorong tegaknya supremasi hukum serta memberikan pendampingan kepada masyarakat yang mencari keadilan.

"AKPERSI tidak akan mencampuri kewenangan penyidik, tetapi kami akan mengawal agar proses hukum berjalan sesuai aturan. Prinsip kami sederhana, siapapun kedudukannya harus sama di mata hukum. Tidak boleh ada perlakuan istimewa ataupun diskriminasi dalam penegakan hukum," lanjutnya.

Ahmad Syarifudin juga mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan tidak membangun opini yang dapat mengganggu jalannya penyelidikan.

"Kami mengimbau semua pihak agar memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja secara maksimal. Biarkan fakta-fakta hukum terungkap melalui proses penyidikan yang profesional. Pada saat yang sama, hak-hak seluruh pihak, termasuk asas praduga tak bersalah, tetap harus dihormati," katanya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, perkara masih berada pada tahap penyelidikan. Belum ada penetapan tersangka maupun kesimpulan mengenai unsur pidana dalam perkara tersebut. Oleh karena itu, proses hukum selanjutnya akan bergantung pada hasil pemeriksaan saksi, alat bukti, serta pendalaman yang dilakukan oleh penyidik Polres Metro Bekasi.

Dengan meningkatnya status perkara menjadi Laporan Polisi, diharapkan penanganan kasus ini dapat berjalan secara akuntabel, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum di Indonesia.

Redaksi 
BEKASI– Penanganan perkara yang dilaporkan Layla Rizky memasuki babak baru. Setelah sebelumnya ditangani dalam bentuk Laporan Pengaduan (Lapdu), kini perkara tersebut resmi ditingkatkan menjadi Laporan Polisi (LP) di Polres Metro Bekasi.

Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan diterbitkannya Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor LP/B/1687/VII/2026/SPKT/Polres Metro Bekasi/Polda Metro Jaya tertanggal 27 Juli 2026. Dengan diterbitkannya LP, perkara tersebut kini telah memasuki proses penyelidikan secara resmi berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Layla Rizky menyampaikan bahwa Kepolisian Metro Bekasi telah menunjukan kinerja sesuai pada Relnya atas tindak lanjut yang diberikan penyidik. Menurutnya, peningkatan status perkara menjadi Laporan Polisi merupakan bentuk kepastian bahwa laporan yang disampaikannya mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum.


 "Saya berharap proses hukum ini dapat berjalan secara profesional, objektif, dan transparan. Saya percaya penyidik akan bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti yang ada," ujar Layla.

Dalam STPL tersebut dijelaskan bahwa laporan berkaitan dengan dugaan tindak pidana menghancurkan atau merusak barang, Undang-Undang No. 21/2023 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 521 ayat. (1) UU 1/2023 Dan Atau 448 UU 1/2023 dan atau 257 UU 1/2023. Peristiwa yang dilaporkan disebut terjadi di wilayah Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

Naiknya status perkara dari Lapdu menjadi Laporan Polisi dinilai sebagai perkembangan penting dalam proses penegakan hukum. Dengan status tersebut, penyidik memiliki dasar hukum untuk melakukan serangkaian tindakan penyidikan, memanggil saksi-saksi, mengumpulkan alat bukti, hingga mendalami seluruh fakta yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana tersebut.

Ketua DPD Jawa Barat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI), Ahmad Syarifudin, yang selama ini memberikan pendampingan kepada Layla, menyatakan bahwa peningkatan status perkara menjadi LP merupakan bukti bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh perlindungan dan kepastian hukum.

Menurut Ahmad Syarifudin, pihaknya menghargai langkah Polres Metro Bekasi yang telah menindaklanjuti laporan sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Namun demikian, ia menegaskan bahwa proses tersebut harus terus dikawal hingga tuntas agar tidak berhenti di tengah jalan.

"Kami hargai Polres Metro Bekasi yang telah meningkatkan status perkara ini menjadi Laporan Polisi. Ini menunjukkan bahwa laporan masyarakat ditindaklanjuti sesuai prosedur. Namun kami berharap proses berikutnya dilakukan secara profesional, objektif, transparan, dan bebas dari segala bentuk intervensi. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap penegakan hukum," tegas Ahmad Syarifudin.

Ia menambahkan, AKPERSI Jawa Barat akan terus mengawal jalannya proses hukum sebagai bentuk komitmen organisasi dalam mendorong tegaknya supremasi hukum serta memberikan pendampingan kepada masyarakat yang mencari keadilan.

"AKPERSI tidak akan mencampuri kewenangan penyidik, tetapi kami akan mengawal agar proses hukum berjalan sesuai aturan. Prinsip kami sederhana, siapapun kedudukannya harus sama di mata hukum. Tidak boleh ada perlakuan istimewa ataupun diskriminasi dalam penegakan hukum," lanjutnya.

Ahmad Syarifudin juga mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan tidak membangun opini yang dapat mengganggu jalannya penyelidikan.

"Kami mengimbau semua pihak agar memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja secara maksimal. Biarkan fakta-fakta hukum terungkap melalui proses penyidikan yang profesional. Pada saat yang sama, hak-hak seluruh pihak, termasuk asas praduga tak bersalah, tetap harus dihormati," katanya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, perkara masih berada pada tahap penyelidikan. Belum ada penetapan tersangka maupun kesimpulan mengenai unsur pidana dalam perkara tersebut. Oleh karena itu, proses hukum selanjutnya akan bergantung pada hasil pemeriksaan saksi, alat bukti, serta pendalaman yang dilakukan oleh penyidik Polres Metro Bekasi.

Dengan meningkatnya status perkara menjadi Laporan Polisi, diharapkan penanganan kasus ini dapat berjalan secara akuntabel, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum di Indonesia.

Redaksi 

Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Pastikan Jembatan Garuda Merah Putih Siap Diresmikan

Kabupaten Bekasi – Menjelang peresmian, Komandan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Michael Ronald, S.I.P., M.H.I., didampingi Danramil 09/Cibarusah meninjau langsung kondisi Jembatan Garuda Merah Putih di Kampung Cilodong, Desa Ridomanah, Kecamatan Cibarusah, Senin (27/7/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh konstruksi jembatan telah selesai dan memenuhi aspek keamanan sebelum resmi digunakan masyarakat. Jembatan yang dibangun melintasi Sungai Cicamingkis ini menjadi akses vital penghubung Kampung Cilodong dengan area persawahan warga, menggantikan jembatan rakit bambu yang selama ini dimanfaatkan secara swadaya.

Di sela peninjauan, Dandim menegaskan bahwa seluruh pekerjaan pembangunan telah rampung sehingga kini tinggal memastikan kelayakan penggunaan sebelum diresmikan.

"Alhamdulillah pembangunannya sudah selesai 100 persen. Hari ini kami memastikan seluruh fasilitas benar-benar aman dan nyaman, sehingga saat diresmikan nanti masyarakat dapat langsung memanfaatkannya untuk menunjang mobilitas maupun aktivitas pertanian," ujar Letkol Inf Michael Ronald.

Keberadaan Jembatan Garuda Merah Putih diharapkan mampu memperlancar akses transportasi warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat saat melintasi Sungai Cicamingkis.

Dengan pengecekan akhir ini, proses peresmian diharapkan dapat segera dilaksanakan sehingga jembatan tersebut resmi menjadi sarana penghubung yang membawa manfaat bagi masyarakat Desa Ridomanah dan sekitarnya.

( Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)
Kabupaten Bekasi – Menjelang peresmian, Komandan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Michael Ronald, S.I.P., M.H.I., didampingi Danramil 09/Cibarusah meninjau langsung kondisi Jembatan Garuda Merah Putih di Kampung Cilodong, Desa Ridomanah, Kecamatan Cibarusah, Senin (27/7/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh konstruksi jembatan telah selesai dan memenuhi aspek keamanan sebelum resmi digunakan masyarakat. Jembatan yang dibangun melintasi Sungai Cicamingkis ini menjadi akses vital penghubung Kampung Cilodong dengan area persawahan warga, menggantikan jembatan rakit bambu yang selama ini dimanfaatkan secara swadaya.

Di sela peninjauan, Dandim menegaskan bahwa seluruh pekerjaan pembangunan telah rampung sehingga kini tinggal memastikan kelayakan penggunaan sebelum diresmikan.

"Alhamdulillah pembangunannya sudah selesai 100 persen. Hari ini kami memastikan seluruh fasilitas benar-benar aman dan nyaman, sehingga saat diresmikan nanti masyarakat dapat langsung memanfaatkannya untuk menunjang mobilitas maupun aktivitas pertanian," ujar Letkol Inf Michael Ronald.

Keberadaan Jembatan Garuda Merah Putih diharapkan mampu memperlancar akses transportasi warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat saat melintasi Sungai Cicamingkis.

Dengan pengecekan akhir ini, proses peresmian diharapkan dapat segera dilaksanakan sehingga jembatan tersebut resmi menjadi sarana penghubung yang membawa manfaat bagi masyarakat Desa Ridomanah dan sekitarnya.

( Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)

Senin, 27 Juli 2026

Resmi! Polres Karawang Naik Tipe Jadi Polresta, Kombes Mario Prahatinto Dilantik Kapolresta Baru

beritatandas.id - Sejarah baru terukir di tubuh Kepolisian Resor Karawang. Bertempat di Markas Polres setempat, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto secara resmi mengukuhkan peningkatan tipe Polres Karawang menjadi Polresta Karawang. Acara yang berlangsung khidmat pada Senin, 27 Juli 2026 itu juga dirangkaikan dengan serah terima dan pelantikan jabatan Kapolresta Karawang yang baru.
Dalam upacara tersebut, jabatan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) yang sebelumnya diemban oleh AKBP Fiki N. Ardiansyah resmi beralih. Kini, Polresta Karawang dipimpin oleh Kombes Pol Mario Prahatinto yang secara resmi menerima tongkat kepemimpinan dari Kapolda Jawa Barat. Pengalihan status ini menandai babak baru bagi institusi kepolisian di wilayah hukum Kabupaten Karawang.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pipit Rismanto dalam arahannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah mempersiapkan dan menyukseskan jalannya upacara pengukuhan tersebut. Ia menilai peningkatan tipologi ini bukanlah perkara kecil, melainkan sebuah pencapaian yang membanggakan sekaligus menjadi momen bersejarah bagi seluruh jajaran Polri di Karawang.
Menurut Kapolda, perubahan status dari Polres menjadi Polresta bukan sekadar pergantian nama atau nomenklatur belaka. Lebih dari itu, peningkatan tipe tersebut merupakan bentuk kepercayaan besar dari negara kepada institusi Polri. Kepercayaan ini diberikan sebagai jawaban atas dinamika dan kompleksitas tantangan di Kabupaten Karawang yang kian hari kian berkembang.
Irjen Pipit Rismanto menegaskan bahwa amanah besar ini harus dijawab dengan kinerja nyata. Ia meminta kepada seluruh personel, khususnya jajaran pimpinan baru, untuk meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, serta memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. "Kenaikan tipologi ini adalah kepercayaan yang harus diwujudkan melalui pelayanan yang profesional, responsif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat," tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan bahwa Kabupaten Karawang memiliki karakteristik wilayah yang sangat dinamis. Dikenal sebagai kawasan industri nasional dan pusat investasi, Karawang juga menjadi jalur strategis nasional dengan tingkat pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang sangat tinggi. Kondisi ini secara langsung berdampak pada meningkatnya kompleksitas tantangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kompleksitas tersebut, lanjut Kapolda, menuntut adanya organisasi kepolisian dengan kapasitas dan kapabilitas yang lebih besar. Oleh karena itu, peningkatan status menjadi Polresta diharapkan mampu menjawab kebutuhan akan pengaturan lalu lintas, penanganan konflik industrial, serta pengamanan investasi yang berkeadilan. Ia meyakini bahwa dengan struktur yang lebih besar, jajaran Polresta Karawang dapat bergerak lebih cepat dan tepat dalam merespons berbagai potensi gangguan.

Di akhir arahannya, Kapolda berharap Kapolresta Karawang yang baru, Kombes Mario Prahatinto, dapat mengemban amanah tersebut dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Ia juga menginstruksikan untuk memperkuat soliditas internal, meningkatkan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

Selain itu, pembangunan kemitraan yang erat dengan seluruh elemen masyarakat juga menjadi poin penting yang ditekankan. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan situasi kamtibmas di Kabupaten Karawang dapat terus terjaga dalam keadaan yang aman dan kondusif. Hal ini sejalan dengan harapan besar masyarakat Karawang yang menginginkan kepolisian yang semakin dekat dan solutif di tengah hiruk-pikuk dinamika kota industri.

Redaksi 
beritatandas.id - Sejarah baru terukir di tubuh Kepolisian Resor Karawang. Bertempat di Markas Polres setempat, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto secara resmi mengukuhkan peningkatan tipe Polres Karawang menjadi Polresta Karawang. Acara yang berlangsung khidmat pada Senin, 27 Juli 2026 itu juga dirangkaikan dengan serah terima dan pelantikan jabatan Kapolresta Karawang yang baru.
Dalam upacara tersebut, jabatan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) yang sebelumnya diemban oleh AKBP Fiki N. Ardiansyah resmi beralih. Kini, Polresta Karawang dipimpin oleh Kombes Pol Mario Prahatinto yang secara resmi menerima tongkat kepemimpinan dari Kapolda Jawa Barat. Pengalihan status ini menandai babak baru bagi institusi kepolisian di wilayah hukum Kabupaten Karawang.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pipit Rismanto dalam arahannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah mempersiapkan dan menyukseskan jalannya upacara pengukuhan tersebut. Ia menilai peningkatan tipologi ini bukanlah perkara kecil, melainkan sebuah pencapaian yang membanggakan sekaligus menjadi momen bersejarah bagi seluruh jajaran Polri di Karawang.
Menurut Kapolda, perubahan status dari Polres menjadi Polresta bukan sekadar pergantian nama atau nomenklatur belaka. Lebih dari itu, peningkatan tipe tersebut merupakan bentuk kepercayaan besar dari negara kepada institusi Polri. Kepercayaan ini diberikan sebagai jawaban atas dinamika dan kompleksitas tantangan di Kabupaten Karawang yang kian hari kian berkembang.
Irjen Pipit Rismanto menegaskan bahwa amanah besar ini harus dijawab dengan kinerja nyata. Ia meminta kepada seluruh personel, khususnya jajaran pimpinan baru, untuk meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, serta memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. "Kenaikan tipologi ini adalah kepercayaan yang harus diwujudkan melalui pelayanan yang profesional, responsif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat," tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan bahwa Kabupaten Karawang memiliki karakteristik wilayah yang sangat dinamis. Dikenal sebagai kawasan industri nasional dan pusat investasi, Karawang juga menjadi jalur strategis nasional dengan tingkat pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang sangat tinggi. Kondisi ini secara langsung berdampak pada meningkatnya kompleksitas tantangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kompleksitas tersebut, lanjut Kapolda, menuntut adanya organisasi kepolisian dengan kapasitas dan kapabilitas yang lebih besar. Oleh karena itu, peningkatan status menjadi Polresta diharapkan mampu menjawab kebutuhan akan pengaturan lalu lintas, penanganan konflik industrial, serta pengamanan investasi yang berkeadilan. Ia meyakini bahwa dengan struktur yang lebih besar, jajaran Polresta Karawang dapat bergerak lebih cepat dan tepat dalam merespons berbagai potensi gangguan.

Di akhir arahannya, Kapolda berharap Kapolresta Karawang yang baru, Kombes Mario Prahatinto, dapat mengemban amanah tersebut dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Ia juga menginstruksikan untuk memperkuat soliditas internal, meningkatkan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

Selain itu, pembangunan kemitraan yang erat dengan seluruh elemen masyarakat juga menjadi poin penting yang ditekankan. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan situasi kamtibmas di Kabupaten Karawang dapat terus terjaga dalam keadaan yang aman dan kondusif. Hal ini sejalan dengan harapan besar masyarakat Karawang yang menginginkan kepolisian yang semakin dekat dan solutif di tengah hiruk-pikuk dinamika kota industri.

Redaksi 
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done