VERSITNEWS

Selasa, 03 November 2026

Dandim 0509 Bersama Kapolres Metro Bekasi Dampingi Menteri Pertanian Tinjau Perkembangan Pembangunan Agrowisata Hortikulura di Lahan Garuda Yaksa

KABUPATEN BEKASI – Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Arm Vicky Harryanto Mamonto, S.E., M.H.I., menyambut kunjungan kerja Menteri Pertanian Republik Indonesia dalam rangka meninjau kawasan Agrowisata Hortikultura Garuda Yaksa di Kampung Cisaat, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Selasa (3/11/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung potensi pengembangan sektor pertanian hortikultura, sekaligus mendorong optimalisasi lahan pertanian agar memiliki nilai tambah melalui pengembangan kawasan agrowisata.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0509/Kabupaten Bekasi turut mendampingi rangkaian kegiatan peninjauan sebagai bentuk dukungan TNI AD terhadap program pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan potensi pertanian di wilayah Kabupaten Bekasi.

Kehadiran jajaran TNI bersama unsur pemerintah dan pihak terkait diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan pertanian yang produktif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pengembangan Agrowisata Hortikultura Garuda Yaksa juga diharapkan mampu menjadi salah satu kawasan unggulan yang mengintegrasikan sektor pertanian, edukasi, dan pariwisata sehingga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0509/Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program strategis nasional, terutama di bidang ketahanan pangan dan pemberdayaan potensi wilayah.

(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)
KABUPATEN BEKASI – Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Arm Vicky Harryanto Mamonto, S.E., M.H.I., menyambut kunjungan kerja Menteri Pertanian Republik Indonesia dalam rangka meninjau kawasan Agrowisata Hortikultura Garuda Yaksa di Kampung Cisaat, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Selasa (3/11/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung potensi pengembangan sektor pertanian hortikultura, sekaligus mendorong optimalisasi lahan pertanian agar memiliki nilai tambah melalui pengembangan kawasan agrowisata.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0509/Kabupaten Bekasi turut mendampingi rangkaian kegiatan peninjauan sebagai bentuk dukungan TNI AD terhadap program pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan potensi pertanian di wilayah Kabupaten Bekasi.

Kehadiran jajaran TNI bersama unsur pemerintah dan pihak terkait diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan pertanian yang produktif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pengembangan Agrowisata Hortikultura Garuda Yaksa juga diharapkan mampu menjadi salah satu kawasan unggulan yang mengintegrasikan sektor pertanian, edukasi, dan pariwisata sehingga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0509/Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program strategis nasional, terutama di bidang ketahanan pangan dan pemberdayaan potensi wilayah.

(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)

Senin, 02 November 2026

Karawang Rawan Begal, Polresta Perketat Patroli Gabungan

Karawang, PURA.news.my.id-- Kabupaten Karawang dalam status waspada kejahatan jalanan. Rentetan aksi pembegalan bersenjata tajam jenis celurit terjadi di beberapa kecamatan dalam dua pekan terakhir, membuat masyarakat resah. Polresta Karawang mencatat sedikitnya 12 Tempat Kejadian Perkara (TKP) aksi spesialis begal di jalur sepi pada 2026 ini.

Data terbaru yang dihimpun, kasus terjadi mulai dari Purwasari (1/10 malam, karyawan dirampas di Perum Bumi Purwasari), Telagasari (29/9 tengah malam di Jalan Totoang Cilewo), Jayakerta (29/9 subuh, ibu rumah tangga dirampas di Kampung Sawah), Batujaya (8/10 subuh di Jalan Raya Batujaya PDAM Totoang), hingga Sukasari – Jayakerta (24/10 malam, penjual bakso dirampas 4 pelaku bercelurit di Totoang Cilutung).

Kasus paling menyita perhatian terjadi Minggu (1/11/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB di Gang Sawo, Desa Kalangsari, Rengasdengklok. Seorang pemuda diduga menjadi korban tawuran, mengalami luka serius dengan celurit masih menancap di pinggang.

Selanjutnya,Korban langsung ditolong, dan kini dirawat secara intensif di salah satu rumah sakit, sementara polisi masih menyelidiki motif dan identitas para pelaku, Senin (02/11--2026).

Sebelumnya, Selasa (27/10/2026) pukul 05.30 WIB, seorang pelajar berinisial MAJ (15) juga menjadi korban saat berteduh dari hujan di kawasan pertokoan H. Wade, samping Ponpes Al-Hasby Nihayatul Amal, Dusun Cilempuk, Rawamerta. Tiga pelaku berboncengan menghampiri korban yang hendak memakai jas hujan, mengacungkan celurit, dan membawa kabur Yamaha Aerox senilai Rp29 juta. Aksi itu terekam CCTV.

Menanggapi kondisi darurat begal ini, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bergerak cepat berkoordinasi dengan Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto dan Dandim 0604/Karawang. Bupati menginstruksikan patroli gabungan TNI--Polri secara rutin di jam rawan subuh, siang bolong, dan malam hari di titik--titik sepi seperti Cilamaya, Cilebar, Telagasari, Ranggon, Jalan Baru, dan jalur pematang sawah.

Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi komplotan begal. Pada 18 September 2026, Satreskrim Polresta Karawang berhasil mengamankan dua terduga spesialis begal berinisial APP dan SJ yang diduga beraksi di 12 TKP berbeda. 

Salah satu korbannya adalah Tarwan (55), buruh asal Subang yang dibegal di jalan pematang sawah perbatasan Bayur Kidul--Kiara, Cilamaya Kulon.

Menurut Praktisi Hukum Dr. M. Gary Gagarin Akbar, SH., MH., warga bahkan meminta agar polisi menerapkan tindakan tegas terukur tembak di tempat seperti pada 2018 lalu untuk efek jera. Namun ia menekankan pentingnya evaluasi kinerja Polresta dan Polsek serta jajaran dalam meningkatkan Kamtibmas dan pencegahan, bukan hanya penindakan.

Polresta Karawang mengimbau masyarakat tetap waspada, hindari jalur sepi dan minim penerangan sendirian pada malam hingga subuh, aktifkan kunci ganda, dan segera lapor ke Call Center 110 atau Polsek terdekat jika melihat ada  gerombolan mencurigakan membawa celurit. Bupati Aep menyebut penanganan begal sudah sangat baik, selanjutnya patroli akan terus diperketat hingga Karawang kembali aman.

Red/T.S
Karawang, PURA.news.my.id-- Kabupaten Karawang dalam status waspada kejahatan jalanan. Rentetan aksi pembegalan bersenjata tajam jenis celurit terjadi di beberapa kecamatan dalam dua pekan terakhir, membuat masyarakat resah. Polresta Karawang mencatat sedikitnya 12 Tempat Kejadian Perkara (TKP) aksi spesialis begal di jalur sepi pada 2026 ini.

Data terbaru yang dihimpun, kasus terjadi mulai dari Purwasari (1/10 malam, karyawan dirampas di Perum Bumi Purwasari), Telagasari (29/9 tengah malam di Jalan Totoang Cilewo), Jayakerta (29/9 subuh, ibu rumah tangga dirampas di Kampung Sawah), Batujaya (8/10 subuh di Jalan Raya Batujaya PDAM Totoang), hingga Sukasari – Jayakerta (24/10 malam, penjual bakso dirampas 4 pelaku bercelurit di Totoang Cilutung).

Kasus paling menyita perhatian terjadi Minggu (1/11/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB di Gang Sawo, Desa Kalangsari, Rengasdengklok. Seorang pemuda diduga menjadi korban tawuran, mengalami luka serius dengan celurit masih menancap di pinggang.

Selanjutnya,Korban langsung ditolong, dan kini dirawat secara intensif di salah satu rumah sakit, sementara polisi masih menyelidiki motif dan identitas para pelaku, Senin (02/11--2026).

Sebelumnya, Selasa (27/10/2026) pukul 05.30 WIB, seorang pelajar berinisial MAJ (15) juga menjadi korban saat berteduh dari hujan di kawasan pertokoan H. Wade, samping Ponpes Al-Hasby Nihayatul Amal, Dusun Cilempuk, Rawamerta. Tiga pelaku berboncengan menghampiri korban yang hendak memakai jas hujan, mengacungkan celurit, dan membawa kabur Yamaha Aerox senilai Rp29 juta. Aksi itu terekam CCTV.

Menanggapi kondisi darurat begal ini, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bergerak cepat berkoordinasi dengan Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto dan Dandim 0604/Karawang. Bupati menginstruksikan patroli gabungan TNI--Polri secara rutin di jam rawan subuh, siang bolong, dan malam hari di titik--titik sepi seperti Cilamaya, Cilebar, Telagasari, Ranggon, Jalan Baru, dan jalur pematang sawah.

Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi komplotan begal. Pada 18 September 2026, Satreskrim Polresta Karawang berhasil mengamankan dua terduga spesialis begal berinisial APP dan SJ yang diduga beraksi di 12 TKP berbeda. 

Salah satu korbannya adalah Tarwan (55), buruh asal Subang yang dibegal di jalan pematang sawah perbatasan Bayur Kidul--Kiara, Cilamaya Kulon.

Menurut Praktisi Hukum Dr. M. Gary Gagarin Akbar, SH., MH., warga bahkan meminta agar polisi menerapkan tindakan tegas terukur tembak di tempat seperti pada 2018 lalu untuk efek jera. Namun ia menekankan pentingnya evaluasi kinerja Polresta dan Polsek serta jajaran dalam meningkatkan Kamtibmas dan pencegahan, bukan hanya penindakan.

Polresta Karawang mengimbau masyarakat tetap waspada, hindari jalur sepi dan minim penerangan sendirian pada malam hingga subuh, aktifkan kunci ganda, dan segera lapor ke Call Center 110 atau Polsek terdekat jika melihat ada  gerombolan mencurigakan membawa celurit. Bupati Aep menyebut penanganan begal sudah sangat baik, selanjutnya patroli akan terus diperketat hingga Karawang kembali aman.

Red/T.S

KHIDMAT PENUH BAROKAH! MWCNU PEBAYURAN GELAR MAULID NABI, LAILATUL IJTIMA & HARI SANTRI 2026 DI PONPES TAHFIDZUL QUR'AN DARUL HASANAH, 4 TOKOH BERI APRESIASI

BEKASI - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, sukses menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Lailatul Ijtima, dan Hari Santri Nasional 2026 pada Sabtu (Malam Ahad), 31 Oktober 2026, pukul 18.00 WIB s/d selesai.
Bertempat di *Yayasan Nur Alifah Bekasi (YANABI) - Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Darul Hasanah, Kp. Teluk Haur RT02/RW01, Desa Karanghaur, Kec. Pebayuran,* acara berlangsung khidmat dengan tema *"Menguatkan Kecintaan dan Meneguhkan Rasa Cinta dan Kehormatan Kepada Rasulullah SAW"*.
Turut hadir Dewan MUSTASYAR MWCNU Pebayuran 
Kiyai Muhamad yasin beserta jajaran Pengurus MWCNU, para Kyai, Pimpinan Ranting NU se-Pebayuran, Banom Ansor-Banser, serta unsur pemerintah Kabupaten Bekasi.

*1. KOMENTAR PENGASUH PONPES DARUL HASANAH - KYAI M.ISMAIL SUNY AL-HAFIDZ*

Sebagai tuan rumah, Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Darul Hasanah, *Kyai M Ismail Suny AL-HAFIDZ*, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan MWCNU Pebayuran memilih ponpesnya sebagai pusat kegiatan syiar.

"Alhamdulillah, ini suatu kehormatan besar bagi kami Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Darul Hasanah bisa menjadi tempat berkumpulnya para ulama, para kyai, dan pengurus NU dalam momentum mulia Maulid Nabi dan Hari Santri. Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk kegiatan keumatan. Semoga Ponpes Tahfidzul Qur'an Darul Hasanah ini terus bisa menjadi tempat tholabul ilmi, tempat mencetak hafidz Qur'an yang berakhlak dan cinta NKRI," ujar Kyai Ismail Suny dengan penuh haru.

Ia menambahkan, kebersamaan makan liwet satu nampan hingga pukul 23.40 WIB yang terlihat adalah cerminan kesederhanaan dan kekeluargaan santri.

*2. KOMENTAR PENGURUS NU JAWA BARAT - RADEN FATAHILLAH*

Sementara itu, Pengurus NU Jawa Barat, *Raden Fatahillah*, yang turut hadir memberikan apresiasi tinggi atas kekompakan MWCNU Pebayuran.

Menurutnya, Pebayuran adalah salah satu MWCNU paling hidup di Kabupaten Bekasi.

"Saya melihat MWCNU Pebayuran ini luar biasa kompak dan istiqomah. Merangkai Maulid Nabi, Lailatul Ijtima, dan Hari Santri dalam satu kegiatan adalah langkah cerdas. Ini menguatkan Jam'iyah dan menguatkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW. Inilah ciri khas NU, menjaga tradisi, merawat umat, dan setia kepada NKRI. Lanjutkan!" tegas Raden Fatahillah.

Ia berpesan agar para santri terus menjadi garda terdepan dalam melawan paham-paham radikal yang memecah belah bangsa.

*3. KOMENTAR KASUBAG TU KEMENAG KAB. BEKASI - H. AHMAD DEDE ZAENAL MUTTAQIN, http://S.Ag., MA*

Dari unsur pemerintah, Kasubag TU Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, H. Ahmad Dede Zaenal Muttaqin, http://S.Ag., MA, yang hadir mewakili Kemenag, menyampaikan bahwa pemerintah sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang memperkuat moderasi beragama seperti ini.

"Kami dari Kemenag Kabupaten Bekasi sangat mengapresiasi kegiatan MWCNU Pebayuran ini. Ini adalah contoh nyata moderasi beragama dan syiar Islam yang Rahmatan Lil Alamin. Maulid Nabi adalah momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah, dan Hari Santri adalah momentum untuk mengenang jasa santri dalam merebut kemerdekaan. Kemenag akan selalu bersinergi dengan NU dan Pondok Pesantren," ujar H. Ahmad Dede.

*4. KOMENTAR KASI BIMAS ISLAM KAB. BEKASI - H. NEDI JUNAEDI*

Senada, Kasi Bimas Islam Kabupaten Bekasi, *H. Nedi Junaedi*, menambahkan bahwa peran pondok pesantren seperti Tahfidzul Qur'an Darul Hasanah sangat vital dalam membina moral generasi muda di Pebayuran.

"Ponpes Darul Hasanah di bawah asuhan Kyai M.Ismail Suny al-hafidz ini telah memberikan kontribusi besar bagi pembinaan keagamaan di Pebayuran. Acara tonight ini menjadi bukti bahwa sinergi antara Ulama, Pemerintah, dan Masyarakat berjalan sangat baik di Pebayuran. Semoga keberkahan Maulid ini membawa kebaikan untuk Bekasi yang lebih religius," tutup H. Nedi Junaedi.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, tahlil, dan makan bersama sebagai simbol ukhuwah Islamiyah warga Nahdliyyin.
BEKASI - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, sukses menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Lailatul Ijtima, dan Hari Santri Nasional 2026 pada Sabtu (Malam Ahad), 31 Oktober 2026, pukul 18.00 WIB s/d selesai.
Bertempat di *Yayasan Nur Alifah Bekasi (YANABI) - Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Darul Hasanah, Kp. Teluk Haur RT02/RW01, Desa Karanghaur, Kec. Pebayuran,* acara berlangsung khidmat dengan tema *"Menguatkan Kecintaan dan Meneguhkan Rasa Cinta dan Kehormatan Kepada Rasulullah SAW"*.
Turut hadir Dewan MUSTASYAR MWCNU Pebayuran 
Kiyai Muhamad yasin beserta jajaran Pengurus MWCNU, para Kyai, Pimpinan Ranting NU se-Pebayuran, Banom Ansor-Banser, serta unsur pemerintah Kabupaten Bekasi.

*1. KOMENTAR PENGASUH PONPES DARUL HASANAH - KYAI M.ISMAIL SUNY AL-HAFIDZ*

Sebagai tuan rumah, Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Darul Hasanah, *Kyai M Ismail Suny AL-HAFIDZ*, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan MWCNU Pebayuran memilih ponpesnya sebagai pusat kegiatan syiar.

"Alhamdulillah, ini suatu kehormatan besar bagi kami Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Darul Hasanah bisa menjadi tempat berkumpulnya para ulama, para kyai, dan pengurus NU dalam momentum mulia Maulid Nabi dan Hari Santri. Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk kegiatan keumatan. Semoga Ponpes Tahfidzul Qur'an Darul Hasanah ini terus bisa menjadi tempat tholabul ilmi, tempat mencetak hafidz Qur'an yang berakhlak dan cinta NKRI," ujar Kyai Ismail Suny dengan penuh haru.

Ia menambahkan, kebersamaan makan liwet satu nampan hingga pukul 23.40 WIB yang terlihat adalah cerminan kesederhanaan dan kekeluargaan santri.

*2. KOMENTAR PENGURUS NU JAWA BARAT - RADEN FATAHILLAH*

Sementara itu, Pengurus NU Jawa Barat, *Raden Fatahillah*, yang turut hadir memberikan apresiasi tinggi atas kekompakan MWCNU Pebayuran.

Menurutnya, Pebayuran adalah salah satu MWCNU paling hidup di Kabupaten Bekasi.

"Saya melihat MWCNU Pebayuran ini luar biasa kompak dan istiqomah. Merangkai Maulid Nabi, Lailatul Ijtima, dan Hari Santri dalam satu kegiatan adalah langkah cerdas. Ini menguatkan Jam'iyah dan menguatkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW. Inilah ciri khas NU, menjaga tradisi, merawat umat, dan setia kepada NKRI. Lanjutkan!" tegas Raden Fatahillah.

Ia berpesan agar para santri terus menjadi garda terdepan dalam melawan paham-paham radikal yang memecah belah bangsa.

*3. KOMENTAR KASUBAG TU KEMENAG KAB. BEKASI - H. AHMAD DEDE ZAENAL MUTTAQIN, http://S.Ag., MA*

Dari unsur pemerintah, Kasubag TU Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, H. Ahmad Dede Zaenal Muttaqin, http://S.Ag., MA, yang hadir mewakili Kemenag, menyampaikan bahwa pemerintah sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang memperkuat moderasi beragama seperti ini.

"Kami dari Kemenag Kabupaten Bekasi sangat mengapresiasi kegiatan MWCNU Pebayuran ini. Ini adalah contoh nyata moderasi beragama dan syiar Islam yang Rahmatan Lil Alamin. Maulid Nabi adalah momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah, dan Hari Santri adalah momentum untuk mengenang jasa santri dalam merebut kemerdekaan. Kemenag akan selalu bersinergi dengan NU dan Pondok Pesantren," ujar H. Ahmad Dede.

*4. KOMENTAR KASI BIMAS ISLAM KAB. BEKASI - H. NEDI JUNAEDI*

Senada, Kasi Bimas Islam Kabupaten Bekasi, *H. Nedi Junaedi*, menambahkan bahwa peran pondok pesantren seperti Tahfidzul Qur'an Darul Hasanah sangat vital dalam membina moral generasi muda di Pebayuran.

"Ponpes Darul Hasanah di bawah asuhan Kyai M.Ismail Suny al-hafidz ini telah memberikan kontribusi besar bagi pembinaan keagamaan di Pebayuran. Acara tonight ini menjadi bukti bahwa sinergi antara Ulama, Pemerintah, dan Masyarakat berjalan sangat baik di Pebayuran. Semoga keberkahan Maulid ini membawa kebaikan untuk Bekasi yang lebih religius," tutup H. Nedi Junaedi.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, tahlil, dan makan bersama sebagai simbol ukhuwah Islamiyah warga Nahdliyyin.

Minggu, 01 November 2026

Mubes II PERMATA Karawang Berjalan Khidmat, LPJ Ketua Umum Diterima Bulat dan Siap Sambut Kepemimpinan Baru

KARAWANG. wwe.Dpotensi.com
Persatuan Masyarakat Batak Karawang yang disingkat dengan PERMATA sukses melaksanakan Musyawarah Besar (MUBES) Kedua. Mubes akbar tersebut dilaksanakan dengan sangat khidmat dan lancar.

Mubes II PERMATA ini digelar pada tanggal 29 Desember 2026 bertempat Rumah Makan Dome Resto dan lounge Karawang. anggota, pengurus, dan penasehat PERMATA hadir untuk mengikuti forum tertinggi organisasi tersebut.

Agenda utama Mubes II adalah penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Ketua Umum periode 2020-2025 dan penentuan arah kepemimpinan baru PERMATA ke depan.

Dalam sidang pleno, Laporan LPJ Ketua Umum periode 2020-2025 dibacakan secara terbuka di hadapan seluruh peserta Mubes. 
Hasilnya laporan tersebut diterima secara sah dan meyakinkan oleh seluruh peserta Mubes. Tidak ada penolakan, tidak ada sanggahan. Seluruh anggota dengan bulat menyatakan menerima dan mengesahkan 
Dalam sambutan penutupnya, Ketua Umum periode 2020-2025 menyampaikan pesan haru dan harapan besar untuk keberlangsungan PERMATA.

Setelah kepemimpinannya, mudah-mudahan dapat dirawat dengan baik, sehingga kesinambungan Ketua Umum PERMATA yang akan datang akan lebih baik dari yang sekarang,
Ia berharap siapapun yang terpilih nanti dapat membawa PERMATA jauh lebih maju, lebih solid, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat Batak khususnya dan masyarakat Karawang pada umumnya.
Baca Juga
Oleh sebab itu Bapak Holmen mengatakan, siapapun yang terpilih nanti sebagai Ketua Umum yang baru, harus merangkul semua anggota.
Siapapun yang terpilih akan merangkul semua anggota yang ingin bergabung ke PERMATA. Kita tidak boleh terkotak-kotak. PERMATA harus menjadi rumah besar bagi semua orang Batak yang ada di Karawang, tegas Bapak Holmen Siahaan.

Bapak Holmen juga menambahkan harapannya agar PERMATA ke depan tidak hanya dikenal di internal suku Batak saja, tetapi juga dikenal luas oleh seluruh masyarakat Kabupaten Karawang sebagai organisasi yang solid, sosial, dan bermartabat.
Dan itulah yang dikatakan oleh Bapak Holmen, mudah-mudahan kedepannya PERMATA akan semakin dikenal masyarakat luas di Kabupaten Karawang. Demikian," pungkasnya.

Dengan berakhirnya Mubes II ini, PERMATA Karawang kini menatap babak baru. Estafet kepemimpinan akan segera berlanjut, dengan semangat baru untuk menjadikan PERMATA sebagai organisasi kedaerahan yang paling solid, paling kompak, dan paling disegani di Kabupaten 

Redaksi 
KARAWANG. wwe.Dpotensi.com
Persatuan Masyarakat Batak Karawang yang disingkat dengan PERMATA sukses melaksanakan Musyawarah Besar (MUBES) Kedua. Mubes akbar tersebut dilaksanakan dengan sangat khidmat dan lancar.

Mubes II PERMATA ini digelar pada tanggal 29 Desember 2026 bertempat Rumah Makan Dome Resto dan lounge Karawang. anggota, pengurus, dan penasehat PERMATA hadir untuk mengikuti forum tertinggi organisasi tersebut.

Agenda utama Mubes II adalah penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Ketua Umum periode 2020-2025 dan penentuan arah kepemimpinan baru PERMATA ke depan.

Dalam sidang pleno, Laporan LPJ Ketua Umum periode 2020-2025 dibacakan secara terbuka di hadapan seluruh peserta Mubes. 
Hasilnya laporan tersebut diterima secara sah dan meyakinkan oleh seluruh peserta Mubes. Tidak ada penolakan, tidak ada sanggahan. Seluruh anggota dengan bulat menyatakan menerima dan mengesahkan 
Dalam sambutan penutupnya, Ketua Umum periode 2020-2025 menyampaikan pesan haru dan harapan besar untuk keberlangsungan PERMATA.

Setelah kepemimpinannya, mudah-mudahan dapat dirawat dengan baik, sehingga kesinambungan Ketua Umum PERMATA yang akan datang akan lebih baik dari yang sekarang,
Ia berharap siapapun yang terpilih nanti dapat membawa PERMATA jauh lebih maju, lebih solid, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat Batak khususnya dan masyarakat Karawang pada umumnya.
Baca Juga
Oleh sebab itu Bapak Holmen mengatakan, siapapun yang terpilih nanti sebagai Ketua Umum yang baru, harus merangkul semua anggota.
Siapapun yang terpilih akan merangkul semua anggota yang ingin bergabung ke PERMATA. Kita tidak boleh terkotak-kotak. PERMATA harus menjadi rumah besar bagi semua orang Batak yang ada di Karawang, tegas Bapak Holmen Siahaan.

Bapak Holmen juga menambahkan harapannya agar PERMATA ke depan tidak hanya dikenal di internal suku Batak saja, tetapi juga dikenal luas oleh seluruh masyarakat Kabupaten Karawang sebagai organisasi yang solid, sosial, dan bermartabat.
Dan itulah yang dikatakan oleh Bapak Holmen, mudah-mudahan kedepannya PERMATA akan semakin dikenal masyarakat luas di Kabupaten Karawang. Demikian," pungkasnya.

Dengan berakhirnya Mubes II ini, PERMATA Karawang kini menatap babak baru. Estafet kepemimpinan akan segera berlanjut, dengan semangat baru untuk menjadikan PERMATA sebagai organisasi kedaerahan yang paling solid, paling kompak, dan paling disegani di Kabupaten 

Redaksi 

Abdul Azis Calon Tunggal, Musda XI Golkar Karawang Siap Tetapkan Ketua Baru Secara Aklamasi

Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang resmi digelar pada Minggu (1/11/2026) di Ballroom Swiss-Belinn Hotel Karawang. Agenda penting partai berlambang pohon beringin tersebut berlangsung meriah dan dihadiri ratusan kader serta sejumlah tokoh penting di Kabupaten Karawang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto, S.H., S.I.K., M.Si., serta Hj. Sri Rahayu, S.H., anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar. Kehadiran para tokoh tersebut menambah perhatian terhadap pelaksanaan Musda yang menjadi momentum penting bagi perjalanan politik Golkar di Karawang.

Pantauan di lokasi, ratusan kader berseragam kuning khas Golkar memadati area kegiatan sejak pagi. Suasana terlihat semarak dengan gapura bertuliskan "Musda XI Golkar Karawang - Golkar Ngahadean Jabar". Para peserta tampak mengantre di meja registrasi sebelum memasuki ballroom untuk mengikuti agenda utama.

Musda XI kali ini menjadi momentum penentuan kepemimpinan baru sekaligus konsolidasi internal partai dalam memperkuat organisasi menghadapi dinamika politik ke depan, khususnya persiapan menuju Pemilu 2029.

Dalam proses penjaringan bakal calon ketua, Abdul Azis, S.E., atau yang akrab disapa Abi Azis, muncul sebagai calon tunggal Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang.

Hingga penutupan pendaftaran pada Sabtu (31/10/2026) pukul 16.05 WIB, tidak ada kandidat lain yang mendaftarkan diri.

Abdul Azis bukan sosok yang asing dalam organisasi kemasyarakatan di Karawang. la juga dikenal menjabat sebagai Ketua DPC Pemuda Pancasila Kabupaten Karawang.

Pengalaman dalam organisasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan kepemimpinannya di tengah masyarakat.

Ketua Steering Committee (SC) Musda XI, Timmy Nurjaman, membenarkan bahwa proses pendaftaran bakal calon ketua telah ditutup dengan hanya satu nama yang masuk.

"Pendaftaran sudah ditutup. Abdul Azis calon tunggal di Musda besok," ujar Timmy, Sabtu sore.

Timmy menjelaskan, berkas pencalonan Abdul Azis selanjutnya diverifikasi oleh pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat. Apabila dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan organisasi, Abdul Azis berpeluang ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Karawang melalui mekanisme aklamasi.

Pelaksanaan Musda XI juga menjadi ruang konsolidasi bagi seluruh kader untuk memperkuat soliditas, menyatukan visi, serta membangun strategi organisasi agar Partai Golkar tetap memiliki kekuatan politik di Kabupaten Karawang.

Di tengah dinamika politik yang terus berkembang, kepemimpinan baru Golkar Karawang diharapkan mampu menghadirkan energi baru, memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah, serta menjaga kepercayaan masyarakat.

Kini, perhatian peserta Musda tertuju pada proses pengambilan keputusan dan penetapan kepemimpinan DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang untuk periode selanjutnya.

Musda XI diharapkan tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi titik awal penguatan konsolidasi dan kebersamaan seluruh kader dalam membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Karawang.

Muslim 
Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang resmi digelar pada Minggu (1/11/2026) di Ballroom Swiss-Belinn Hotel Karawang. Agenda penting partai berlambang pohon beringin tersebut berlangsung meriah dan dihadiri ratusan kader serta sejumlah tokoh penting di Kabupaten Karawang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto, S.H., S.I.K., M.Si., serta Hj. Sri Rahayu, S.H., anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar. Kehadiran para tokoh tersebut menambah perhatian terhadap pelaksanaan Musda yang menjadi momentum penting bagi perjalanan politik Golkar di Karawang.

Pantauan di lokasi, ratusan kader berseragam kuning khas Golkar memadati area kegiatan sejak pagi. Suasana terlihat semarak dengan gapura bertuliskan "Musda XI Golkar Karawang - Golkar Ngahadean Jabar". Para peserta tampak mengantre di meja registrasi sebelum memasuki ballroom untuk mengikuti agenda utama.

Musda XI kali ini menjadi momentum penentuan kepemimpinan baru sekaligus konsolidasi internal partai dalam memperkuat organisasi menghadapi dinamika politik ke depan, khususnya persiapan menuju Pemilu 2029.

Dalam proses penjaringan bakal calon ketua, Abdul Azis, S.E., atau yang akrab disapa Abi Azis, muncul sebagai calon tunggal Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang.

Hingga penutupan pendaftaran pada Sabtu (31/10/2026) pukul 16.05 WIB, tidak ada kandidat lain yang mendaftarkan diri.

Abdul Azis bukan sosok yang asing dalam organisasi kemasyarakatan di Karawang. la juga dikenal menjabat sebagai Ketua DPC Pemuda Pancasila Kabupaten Karawang.

Pengalaman dalam organisasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan kepemimpinannya di tengah masyarakat.

Ketua Steering Committee (SC) Musda XI, Timmy Nurjaman, membenarkan bahwa proses pendaftaran bakal calon ketua telah ditutup dengan hanya satu nama yang masuk.

"Pendaftaran sudah ditutup. Abdul Azis calon tunggal di Musda besok," ujar Timmy, Sabtu sore.

Timmy menjelaskan, berkas pencalonan Abdul Azis selanjutnya diverifikasi oleh pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat. Apabila dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan organisasi, Abdul Azis berpeluang ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Karawang melalui mekanisme aklamasi.

Pelaksanaan Musda XI juga menjadi ruang konsolidasi bagi seluruh kader untuk memperkuat soliditas, menyatukan visi, serta membangun strategi organisasi agar Partai Golkar tetap memiliki kekuatan politik di Kabupaten Karawang.

Di tengah dinamika politik yang terus berkembang, kepemimpinan baru Golkar Karawang diharapkan mampu menghadirkan energi baru, memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah, serta menjaga kepercayaan masyarakat.

Kini, perhatian peserta Musda tertuju pada proses pengambilan keputusan dan penetapan kepemimpinan DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang untuk periode selanjutnya.

Musda XI diharapkan tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi titik awal penguatan konsolidasi dan kebersamaan seluruh kader dalam membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Karawang.

Muslim 

Sabtu, 31 Oktober 2026

Kanit Intelkam Pimpin Patroli Melingkar Bersama Piket Fungsi Jaga Kondusivitas Wilayah Hukum Polsek Pebayuran

Pebayuran Bekasi – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kanit Intelkam bersama personel piket fungsi Polsek Pebayuran melaksanakan kegiatan patroli melingkar di wilayah hukum Polsek Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan dengan menyisir sejumlah ruas jalan dan titik-titik wilayah yang dinilai perlu mendapatkan perhatian dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

AIPTU Abdurahman, selaku Kanit Intelkam Polsek Pebayuran, menegaskan bahwa kegiatan patroli melingkar merupakan salah satu bentuk upaya kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.

Menurutnya, patroli ini juga bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan Kamtibmas, mencegah tindak kriminalitas, serta memastikan situasi wilayah tetap terkendali.

Sambung AIPTU Abdurahman, kegiatan patroli ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami terus berupaya meningkatkan kegiatan patroli guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polsek Pebayuran," ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Melalui kegiatan patroli melingkar tersebut, Polsek Pebayuran berharap terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang.

#Polri Hadir untuk Masyarakat bersama Menjaga Pebayuran tetap aman dan Kondusif#

(M.Tata)
Pebayuran Bekasi – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kanit Intelkam bersama personel piket fungsi Polsek Pebayuran melaksanakan kegiatan patroli melingkar di wilayah hukum Polsek Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan dengan menyisir sejumlah ruas jalan dan titik-titik wilayah yang dinilai perlu mendapatkan perhatian dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

AIPTU Abdurahman, selaku Kanit Intelkam Polsek Pebayuran, menegaskan bahwa kegiatan patroli melingkar merupakan salah satu bentuk upaya kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.

Menurutnya, patroli ini juga bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan Kamtibmas, mencegah tindak kriminalitas, serta memastikan situasi wilayah tetap terkendali.

Sambung AIPTU Abdurahman, kegiatan patroli ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami terus berupaya meningkatkan kegiatan patroli guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polsek Pebayuran," ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Melalui kegiatan patroli melingkar tersebut, Polsek Pebayuran berharap terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang.

#Polri Hadir untuk Masyarakat bersama Menjaga Pebayuran tetap aman dan Kondusif#

(M.Tata)

Kamis, 29 Oktober 2026

PROYEK SILUMAN? IPLT JALUPANG Rp4,66 MILIAR DI KOTABARU JADI SOROTAN PEDAS! PAPAN PROYEK DOANG DIPAJANG, MUTU DAN PENGAWASAN MISTERIUS? AKPERSI KARAWANG: BONGKAR SEMUA!

KARAWANG - Bau anyir proyek miliaran rupiah kembali tercium di Kabupaten Karawang! Proyek Pematangan Lahan dan Pembangunan Dinding Penahan Tanah IPLT Jalupang, Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru, dengan nilai kontrak jumbo Rp. 4.662.703.000,00 dari uang rakyat APBD II Kabupaten Karawang, kini jadi sorotan tajam publik.

Kenapa jadi sorotan? Karena di lapangan, yang terlihat gagah hanya PAPAN PROYEK, sementara KUALITAS, MUTU, DAN PENGAWASANNYA MISTERIUS!

Berdasarkan papan informasi proyek yang terdokumentasi jelas di lokasi, proyek ini dikerjakan oleh PT. YANTI RECORD dengan data resmi:

- DINAS: Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kab. Karawang
- PEKERJAAN: Pematangan Lahan dan Pembangunan Dinding Penahan Tanah IPLT Jalupang
- NO. KONTRAK: 5.1.04.02/SPK-SANPAM/2026 - TGL 12 AGUSTUS 2026
- NILAI: Rp 4.662.703.000,00
- WAKTU: 120 Hari Kalender
- KONTRAKTOR: PT. YANTI RECORD

Ketua DPC Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Kabupaten Karawang, Feri Maulana, langsung naik pitam melihat pola lama proyek di Karawang yang berulang.

"JANGAN MAIN-MAIN DENGAN UANG RAKYAT Rp4,66 MILIAR! Ini bukan uang nenek moyang PPK! Ini uang rakyat Karawang yang dipungut dari pajak! Kalau papan proyeknya saja dipajang, tapi metode kerja, mutu adukan, susunan batu, dan pengawasan tidak jelas, itu namanya proyek siluman! Rakyat berhak tahu, bangunan itu kuat atau cuma sulap semen!" tegas Feri Maulana dengan nada keras.

FOTO LAPANGAN JADI SAKSI BISU!

Tim Investigasi AKPersi Karawang menemukan di lapangan adanya indikasi pekerjaan dinding penahan tanah yang menjadi pertanyaan publik. Apakah susunan batunya sudah sesuai spesifikasi? Apakah adukan semennya pakai takaran SNI atau asal aduk? Apakah fondasinya digali sesuai gambar atau cuma tempel di atas tanah?

Feri menegaskan, foto lapangan tidak bisa dijadikan vonis, tapi FOTO LAPANGAN TIDAK BISA DIBOHONGI! Foto adalah alarm awal untuk membongkar dugaan penyimpangan.

"Kalau memang kerjanya bagus, kenapa takut diuji? Kalau memang sesuai spektek, tunjukkan buku mutu! Tunjukkan hasil slump test! Tunjukkan hasil uji tanah! Jangan cuma bilang 'sudah sesuai prosedur' sambil ngopi di kantor! PPK dan Konsultan Pengawas itu digaji dari APBD untuk mengawasi, bukan untuk jadi stempel PT. Yanti Record!" cecar Feri.

PT. YANTI RECORD JANGAN SEMBUNYI DI BALIK PAPAN PROYEK!

Papan proyek jelas mencantumkan PT. YANTI RECORD sebagai Kontraktor Pelaksana. Artinya, PT. Yanti Record bertanggung jawab 100% dunia akhirat atas mutu bangunan ini.

AKPersi Karawang menantang PT. Yanti Record untuk tidak sembunyi.

"Jangan cuma pasang bendera perusahaan! Tanggung jawab mutu harus terukur! Siapa pengawas lapangannya? Siapa yang masok material? Kalau ada pihak lain yang kerja di lapangan, siapa mereka? Subkon ilegal? Atau calo proyek? Ini harus dibuka! Karena dalam Perpres Pengadaan, subkontrak tanpa izin PPK itu pelanggaran fatal!" ungkap Feri.

PPK DAN KONSULTAN PENGAWAS DIDUGA TIDUR?

Ini yang paling pedas. Feri Maulana menyoroti keras peran PPK dan Konsultan Pengawas dari Dinas PRKP.

"Di mana PPK nya? Di mana Konsultan Pengawasnya? Jangan biarkan pertanyaan publik menggantung! Proyek Rp4,66 miliar dengan waktu 120 hari kalender, itu pekerjaannya harus diawasi per jam, bukan per bulan! Kalau dinding penahan tanah IPLT itu jebol saat musim hujan dan lumpur tinja meluber ke sawah warga Wancimekar, siapa yang tanggung jawab? PT. Yanti Record mau tanggung jawab? PPK mau tanggung jawab?"

5 TUNTUTAN SADIS AKPERSI KARAWANG - WAJIB DIJAWAB 3x24 JAM:

AKPERSI Karawang tidak main-main. Kami desak Dinas PRKP Karawang bongkar semua data secara transparan sesuai UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik:

1. BONGKAR SPEKTEK DAN GAMBAR KERJA! Apakah metode pemasangan batu kali, campuran semen-pasir, dan dimensi dinding penahan tanah sudah sesuai RAB dan SNI? Tunjukkan dokumennya!

2. BONGKAR BUKU MUTU DAN BUKU HARIAN PENGAWASAN! Mana catatan daily report? Mana foto tahapan bekisting, pembesian, dan pengecoran? 

3. BONGKAR STATUS TENAGA KERJA DI LAPANGAN! Siapa pelaksana sebenarnya? Apakah PT. Yanti Record kerja sendiri atau dilempar ke pihak lain tanpa kejelasan kontrak? Ini harus terang benderang!

4. BONGKAR JADWAL DAN VOLUME! Proyek 12 Agustus 2026 dengan waktu 120 hari, sekarang progresnya berapa persen? Sudah sesuai bobot atau sudah deviasi minus? Jangan sampai akhir tahun asal jadi!

5. BONGKAR TINDAKAN KOREKTIF! Jika nanti BPK atau Inspektorat menemukan kekurangan volume atau mutu tidak sesuai, apakah PPK berani potong bayar dan blacklist PT. Yanti Record? Atau malah main mata?

"Ini peringatan keras! Jangan anggap remeh proyek IPLT Jalupang. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak dan sanitasi Kabupaten Karawang. Jika dalam 3x24 jam tidak ada klarifikasi terbuka dari Dinas PRKP dan PT. Yanti Record, AKPersi Karawang akan surati Bupati Karawang, Inspektorat, dan Kejari Karawang untuk turun audit investigasi. Dan kami akan gelar aksi unjuk rasa di depan Dinas PRKP dan lokasi IPLT Jalupang!" tutup Feri Maulana.

Hingga rilis berita investigasi super tajam ini diterbitkan, redaksi masih memberikan ruang hak jawab seluas-luasnya kepada Kepala Dinas PRKP Kabupaten Karawang, PPK Kegiatan IPLT Jalupang, Konsultan Pengawas, dan Direktur PT. Yanti Record sesuai amanat UU Pers No. 40 Tahun 1999.

Jangan coba bungkam pers, kami adalah kontrol sosial!

Tim Investigasi Infrastruktur & Anggaran Publik
DPC AKPersi Kabupaten Karawang



KARAWANG - Bau anyir proyek miliaran rupiah kembali tercium di Kabupaten Karawang! Proyek Pematangan Lahan dan Pembangunan Dinding Penahan Tanah IPLT Jalupang, Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru, dengan nilai kontrak jumbo Rp. 4.662.703.000,00 dari uang rakyat APBD II Kabupaten Karawang, kini jadi sorotan tajam publik.

Kenapa jadi sorotan? Karena di lapangan, yang terlihat gagah hanya PAPAN PROYEK, sementara KUALITAS, MUTU, DAN PENGAWASANNYA MISTERIUS!

Berdasarkan papan informasi proyek yang terdokumentasi jelas di lokasi, proyek ini dikerjakan oleh PT. YANTI RECORD dengan data resmi:

- DINAS: Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kab. Karawang
- PEKERJAAN: Pematangan Lahan dan Pembangunan Dinding Penahan Tanah IPLT Jalupang
- NO. KONTRAK: 5.1.04.02/SPK-SANPAM/2026 - TGL 12 AGUSTUS 2026
- NILAI: Rp 4.662.703.000,00
- WAKTU: 120 Hari Kalender
- KONTRAKTOR: PT. YANTI RECORD

Ketua DPC Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Kabupaten Karawang, Feri Maulana, langsung naik pitam melihat pola lama proyek di Karawang yang berulang.

"JANGAN MAIN-MAIN DENGAN UANG RAKYAT Rp4,66 MILIAR! Ini bukan uang nenek moyang PPK! Ini uang rakyat Karawang yang dipungut dari pajak! Kalau papan proyeknya saja dipajang, tapi metode kerja, mutu adukan, susunan batu, dan pengawasan tidak jelas, itu namanya proyek siluman! Rakyat berhak tahu, bangunan itu kuat atau cuma sulap semen!" tegas Feri Maulana dengan nada keras.

FOTO LAPANGAN JADI SAKSI BISU!

Tim Investigasi AKPersi Karawang menemukan di lapangan adanya indikasi pekerjaan dinding penahan tanah yang menjadi pertanyaan publik. Apakah susunan batunya sudah sesuai spesifikasi? Apakah adukan semennya pakai takaran SNI atau asal aduk? Apakah fondasinya digali sesuai gambar atau cuma tempel di atas tanah?

Feri menegaskan, foto lapangan tidak bisa dijadikan vonis, tapi FOTO LAPANGAN TIDAK BISA DIBOHONGI! Foto adalah alarm awal untuk membongkar dugaan penyimpangan.

"Kalau memang kerjanya bagus, kenapa takut diuji? Kalau memang sesuai spektek, tunjukkan buku mutu! Tunjukkan hasil slump test! Tunjukkan hasil uji tanah! Jangan cuma bilang 'sudah sesuai prosedur' sambil ngopi di kantor! PPK dan Konsultan Pengawas itu digaji dari APBD untuk mengawasi, bukan untuk jadi stempel PT. Yanti Record!" cecar Feri.

PT. YANTI RECORD JANGAN SEMBUNYI DI BALIK PAPAN PROYEK!

Papan proyek jelas mencantumkan PT. YANTI RECORD sebagai Kontraktor Pelaksana. Artinya, PT. Yanti Record bertanggung jawab 100% dunia akhirat atas mutu bangunan ini.

AKPersi Karawang menantang PT. Yanti Record untuk tidak sembunyi.

"Jangan cuma pasang bendera perusahaan! Tanggung jawab mutu harus terukur! Siapa pengawas lapangannya? Siapa yang masok material? Kalau ada pihak lain yang kerja di lapangan, siapa mereka? Subkon ilegal? Atau calo proyek? Ini harus dibuka! Karena dalam Perpres Pengadaan, subkontrak tanpa izin PPK itu pelanggaran fatal!" ungkap Feri.

PPK DAN KONSULTAN PENGAWAS DIDUGA TIDUR?

Ini yang paling pedas. Feri Maulana menyoroti keras peran PPK dan Konsultan Pengawas dari Dinas PRKP.

"Di mana PPK nya? Di mana Konsultan Pengawasnya? Jangan biarkan pertanyaan publik menggantung! Proyek Rp4,66 miliar dengan waktu 120 hari kalender, itu pekerjaannya harus diawasi per jam, bukan per bulan! Kalau dinding penahan tanah IPLT itu jebol saat musim hujan dan lumpur tinja meluber ke sawah warga Wancimekar, siapa yang tanggung jawab? PT. Yanti Record mau tanggung jawab? PPK mau tanggung jawab?"

5 TUNTUTAN SADIS AKPERSI KARAWANG - WAJIB DIJAWAB 3x24 JAM:

AKPERSI Karawang tidak main-main. Kami desak Dinas PRKP Karawang bongkar semua data secara transparan sesuai UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik:

1. BONGKAR SPEKTEK DAN GAMBAR KERJA! Apakah metode pemasangan batu kali, campuran semen-pasir, dan dimensi dinding penahan tanah sudah sesuai RAB dan SNI? Tunjukkan dokumennya!

2. BONGKAR BUKU MUTU DAN BUKU HARIAN PENGAWASAN! Mana catatan daily report? Mana foto tahapan bekisting, pembesian, dan pengecoran? 

3. BONGKAR STATUS TENAGA KERJA DI LAPANGAN! Siapa pelaksana sebenarnya? Apakah PT. Yanti Record kerja sendiri atau dilempar ke pihak lain tanpa kejelasan kontrak? Ini harus terang benderang!

4. BONGKAR JADWAL DAN VOLUME! Proyek 12 Agustus 2026 dengan waktu 120 hari, sekarang progresnya berapa persen? Sudah sesuai bobot atau sudah deviasi minus? Jangan sampai akhir tahun asal jadi!

5. BONGKAR TINDAKAN KOREKTIF! Jika nanti BPK atau Inspektorat menemukan kekurangan volume atau mutu tidak sesuai, apakah PPK berani potong bayar dan blacklist PT. Yanti Record? Atau malah main mata?

"Ini peringatan keras! Jangan anggap remeh proyek IPLT Jalupang. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak dan sanitasi Kabupaten Karawang. Jika dalam 3x24 jam tidak ada klarifikasi terbuka dari Dinas PRKP dan PT. Yanti Record, AKPersi Karawang akan surati Bupati Karawang, Inspektorat, dan Kejari Karawang untuk turun audit investigasi. Dan kami akan gelar aksi unjuk rasa di depan Dinas PRKP dan lokasi IPLT Jalupang!" tutup Feri Maulana.

Hingga rilis berita investigasi super tajam ini diterbitkan, redaksi masih memberikan ruang hak jawab seluas-luasnya kepada Kepala Dinas PRKP Kabupaten Karawang, PPK Kegiatan IPLT Jalupang, Konsultan Pengawas, dan Direktur PT. Yanti Record sesuai amanat UU Pers No. 40 Tahun 1999.

Jangan coba bungkam pers, kami adalah kontrol sosial!

Tim Investigasi Infrastruktur & Anggaran Publik
DPC AKPersi Kabupaten Karawang



Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done