VERSITNEWS

Senin, 03 Agustus 2026

AKPERSI DPC Karawang Desak Polres Bongkar Tuntas Dugaan Pelanggaran di Grand Taruma, Pertanyakan Hasil Sidak Satpol PP dan DPMPTSP yang Tak Kunjung Jelas

KARAWANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Kabupaten Karawang mendesak Polres Karawang, khususnya Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter), untuk segera bergerak melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap dugaan pelanggaran perizinan operasional angkutan karyawan, dugaan alih fungsi bangunan, hingga kemungkinan adanya tindak pidana lain apabila nantinya ditemukan bukti yang cukup berdasarkan hasil penyelidikan.

Desakan tersebut disampaikan Ketua DPC AKPERSI Kabupaten Karawang, Ferimaulana, yang menilai penanganan persoalan dugaan penggunaan ruko di kawasan Grand Taruma sebagai pool kendaraan operasional angkutan karyawan terkesan berjalan lamban dan belum memberikan kepastian kepada publik.

Menurut Ferimaulana, persoalan ini bukan lagi sekadar dugaan pelanggaran administrasi, melainkan menyangkut wibawa penegakan hukum dan kepastian hukum di Kabupaten Karawang.

"Kalau memang tidak ada pelanggaran, sampaikan kepada masyarakat secara terbuka. Tapi kalau ada indikasi pelanggaran, jangan dibiarkan berlarut-larut. Jangan sampai muncul kesan hukum hanya tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas," tegas Ferimaulana.

AKPERSI menilai aparat penegak hukum harus mengusut seluruh aspek yang berkaitan dengan dugaan tersebut, mulai dari legalitas operasional armada, kesesuaian perizinan usaha, dugaan alih fungsi bangunan yang tidak sesuai peruntukan, hingga aspek administrasi perpajakan apabila dalam proses penyelidikan ditemukan indikasi pelanggaran.

Ferimaulana menegaskan bahwa seluruh dugaan tersebut harus dibuktikan melalui mekanisme penyelidikan sesuai hukum yang berlaku, bukan berdasarkan asumsi ataupun opini.

Hasil Sidak Dipertanyakan, AKPERSI Mengaku Tak Pernah Mendapat Penjelasan

Yang menjadi sorotan AKPERSI adalah sidak yang sebelumnya telah dilakukan Satpol PP Kabupaten Karawang bersama DPMPTSPke lokasi yang dipersoalkan.

Namun hingga kini, menurut AKPERSI, hasil pemeriksaan tersebut belum pernah disampaikan secara terbuka kepada publik maupun kepada pihak yang sejak awal melaporkan persoalan tersebut.

"Kami mempertanyakan hasil sidak itu. Sudah berbulan-bulan berlalu, tetapi sampai hari ini tidak ada penjelasan apa hasilnya. Ada apa sebenarnya?" ujar Ferimaulana.

Ia mengaku telah beberapa kali berupaya meminta klarifikasi kepada Satpol PP Kabupaten Karawang, namun justru memperoleh jawaban yang saling melempar tanggung jawab.

"Awalnya kami diarahkan Kabid Satpol PP untuk bertanya kepada Kasi yang ikut turun saat sidak. Setelah kami hubungi Kasi tersebut, justru kami diminta kembali bertanya kepada Kabid. Kondisi seperti ini menimbulkan tanda tanya besar bagi kami. Mengapa hasil sidak yang seharusnya menjadi informasi publik justru tidak dapat dijelaskan secara tegas?" katanya.

Menurut AKPERSI, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat apabila tidak segera dijelaskan secara transparan oleh instansi terkait.

Tipidter Diminta Telusuri Seluruh Dugaan Secara Profesional

AKPERSI juga meminta Unit Tipidter Polres Karawang tidak berhenti pada pemeriksaan administratif semata.

Apabila dalam proses penyelidikan ditemukan adanya dugaan tindak pidana lain, termasuk dugaan pelanggaran di bidang perpajakan atau dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berasal dari tindak pidana asal, maka penyidik diminta menanganinya sesuai kewenangan dan berdasarkan alat bukti yang sah.

"Kami tidak ingin ada penghakiman tanpa bukti. Namun apabila penyidik menemukan adanya indikasi tindak pidana berdasarkan fakta hukum dan alat bukti yang cukup, maka proses hukum harus berjalan tanpa pandang bulu," ujar Ferimaulana.

Ia juga meminta penyidik mendalami apabila terdapat dugaan keterlibatan pihak lain yang diduga turut memfasilitasi atau membiarkan terjadinya pelanggaran, apabila memang ditemukan dasar hukum untuk itu.

Jangan Tebang Pilih dalam Penegakan Hukum

AKPERSI menegaskan bahwa masyarakat selama ini menaruh harapan besar kepada Polres Karawang agar penegakan hukum dilakukan secara profesional, objektif, dan tidak diskriminatif.

Ferimaulana menilai kepercayaan publik akan semakin kuat apabila setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara serius tanpa melihat siapa pihak yang diperiksa.

"Jangan sampai masyarakat menilai bahwa aturan hanya berlaku bagi pedagang kecil atau rakyat kecil, sementara ketika dugaan pelanggaran melibatkan badan usaha atau pihak yang memiliki kekuatan ekonomi, prosesnya justru berjalan lambat. Semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum," tegasnya.

AKPERSI berharap Polres Karawang segera memberikan kepastian hukum atas persoalan tersebut sehingga tidak terus menjadi polemik di tengah masyarakat.

"Kami mendesak Unit Tipidter Polres Karawang segera bertindak. Bila memang tidak ditemukan pelanggaran, umumkan secara terbuka agar polemik selesai. Namun apabila ditemukan bukti adanya pelanggaran atau tindak pidana, proseslah sesuai hukum tanpa kompromi dan tanpa pandang bulu. Publik berhak mengetahui sejauh mana negara hadir dalam menegakkan hukum,"** pungkas Ferimaulana.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun instansi terkait mengenai hasil sidak yang dilakukan Satpol PP dan DPMPTSP Kabupaten Karawang. Seluruh dugaan yang disampaikan dalam pemberitaan ini masih memerlukan penyelidikan dan pembuktian oleh aparat penegak hukum. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi seluruh pihak sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Redaksi 
KARAWANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Kabupaten Karawang mendesak Polres Karawang, khususnya Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter), untuk segera bergerak melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap dugaan pelanggaran perizinan operasional angkutan karyawan, dugaan alih fungsi bangunan, hingga kemungkinan adanya tindak pidana lain apabila nantinya ditemukan bukti yang cukup berdasarkan hasil penyelidikan.

Desakan tersebut disampaikan Ketua DPC AKPERSI Kabupaten Karawang, Ferimaulana, yang menilai penanganan persoalan dugaan penggunaan ruko di kawasan Grand Taruma sebagai pool kendaraan operasional angkutan karyawan terkesan berjalan lamban dan belum memberikan kepastian kepada publik.

Menurut Ferimaulana, persoalan ini bukan lagi sekadar dugaan pelanggaran administrasi, melainkan menyangkut wibawa penegakan hukum dan kepastian hukum di Kabupaten Karawang.

"Kalau memang tidak ada pelanggaran, sampaikan kepada masyarakat secara terbuka. Tapi kalau ada indikasi pelanggaran, jangan dibiarkan berlarut-larut. Jangan sampai muncul kesan hukum hanya tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas," tegas Ferimaulana.

AKPERSI menilai aparat penegak hukum harus mengusut seluruh aspek yang berkaitan dengan dugaan tersebut, mulai dari legalitas operasional armada, kesesuaian perizinan usaha, dugaan alih fungsi bangunan yang tidak sesuai peruntukan, hingga aspek administrasi perpajakan apabila dalam proses penyelidikan ditemukan indikasi pelanggaran.

Ferimaulana menegaskan bahwa seluruh dugaan tersebut harus dibuktikan melalui mekanisme penyelidikan sesuai hukum yang berlaku, bukan berdasarkan asumsi ataupun opini.

Hasil Sidak Dipertanyakan, AKPERSI Mengaku Tak Pernah Mendapat Penjelasan

Yang menjadi sorotan AKPERSI adalah sidak yang sebelumnya telah dilakukan Satpol PP Kabupaten Karawang bersama DPMPTSPke lokasi yang dipersoalkan.

Namun hingga kini, menurut AKPERSI, hasil pemeriksaan tersebut belum pernah disampaikan secara terbuka kepada publik maupun kepada pihak yang sejak awal melaporkan persoalan tersebut.

"Kami mempertanyakan hasil sidak itu. Sudah berbulan-bulan berlalu, tetapi sampai hari ini tidak ada penjelasan apa hasilnya. Ada apa sebenarnya?" ujar Ferimaulana.

Ia mengaku telah beberapa kali berupaya meminta klarifikasi kepada Satpol PP Kabupaten Karawang, namun justru memperoleh jawaban yang saling melempar tanggung jawab.

"Awalnya kami diarahkan Kabid Satpol PP untuk bertanya kepada Kasi yang ikut turun saat sidak. Setelah kami hubungi Kasi tersebut, justru kami diminta kembali bertanya kepada Kabid. Kondisi seperti ini menimbulkan tanda tanya besar bagi kami. Mengapa hasil sidak yang seharusnya menjadi informasi publik justru tidak dapat dijelaskan secara tegas?" katanya.

Menurut AKPERSI, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat apabila tidak segera dijelaskan secara transparan oleh instansi terkait.

Tipidter Diminta Telusuri Seluruh Dugaan Secara Profesional

AKPERSI juga meminta Unit Tipidter Polres Karawang tidak berhenti pada pemeriksaan administratif semata.

Apabila dalam proses penyelidikan ditemukan adanya dugaan tindak pidana lain, termasuk dugaan pelanggaran di bidang perpajakan atau dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berasal dari tindak pidana asal, maka penyidik diminta menanganinya sesuai kewenangan dan berdasarkan alat bukti yang sah.

"Kami tidak ingin ada penghakiman tanpa bukti. Namun apabila penyidik menemukan adanya indikasi tindak pidana berdasarkan fakta hukum dan alat bukti yang cukup, maka proses hukum harus berjalan tanpa pandang bulu," ujar Ferimaulana.

Ia juga meminta penyidik mendalami apabila terdapat dugaan keterlibatan pihak lain yang diduga turut memfasilitasi atau membiarkan terjadinya pelanggaran, apabila memang ditemukan dasar hukum untuk itu.

Jangan Tebang Pilih dalam Penegakan Hukum

AKPERSI menegaskan bahwa masyarakat selama ini menaruh harapan besar kepada Polres Karawang agar penegakan hukum dilakukan secara profesional, objektif, dan tidak diskriminatif.

Ferimaulana menilai kepercayaan publik akan semakin kuat apabila setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara serius tanpa melihat siapa pihak yang diperiksa.

"Jangan sampai masyarakat menilai bahwa aturan hanya berlaku bagi pedagang kecil atau rakyat kecil, sementara ketika dugaan pelanggaran melibatkan badan usaha atau pihak yang memiliki kekuatan ekonomi, prosesnya justru berjalan lambat. Semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum," tegasnya.

AKPERSI berharap Polres Karawang segera memberikan kepastian hukum atas persoalan tersebut sehingga tidak terus menjadi polemik di tengah masyarakat.

"Kami mendesak Unit Tipidter Polres Karawang segera bertindak. Bila memang tidak ditemukan pelanggaran, umumkan secara terbuka agar polemik selesai. Namun apabila ditemukan bukti adanya pelanggaran atau tindak pidana, proseslah sesuai hukum tanpa kompromi dan tanpa pandang bulu. Publik berhak mengetahui sejauh mana negara hadir dalam menegakkan hukum,"** pungkas Ferimaulana.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun instansi terkait mengenai hasil sidak yang dilakukan Satpol PP dan DPMPTSP Kabupaten Karawang. Seluruh dugaan yang disampaikan dalam pemberitaan ini masih memerlukan penyelidikan dan pembuktian oleh aparat penegak hukum. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi seluruh pihak sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Redaksi 

Kabid LAPK Dishub Karawang Yunus Kusriwanto Ajak Masyarakat Jadikan Semangat HUT ke-81 RI sebagai Motivasi Membangun Transportasi yang Aman, Tertib, dan Modern

KARAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, Kepala Bidang Lalu Lintas, Angkutan, Perparkiran dan Keselamatan (LAPK) Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Yunus Kusriwanto, menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan kebangsaan kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Karawang.

Menurut Yunus, Hari Kemerdekaan bukan hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semangat perjuangan tersebut, kata dia, harus diteruskan melalui pengabdian, disiplin, serta kerja nyata dalam membangun bangsa.

Dalam ucapannya, Yunus Kusriwanto mengatakan:

"Atas nama pribadi serta keluarga besar Bidang LAPK Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Dirgahayu Republik Indonesia. Semoga semangat perjuangan para pahlawan terus hidup dalam setiap langkah pengabdian kita untuk membangun Indonesia yang berdaulat, rakyat sejahtera, dan semakin maju."

Yunus menegaskan bahwa tema "Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju" harus menjadi semangat bersama dalam menjalankan tugas dan kehidupan bermasyarakat. Persatuan merupakan modal utama untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk dalam mewujudkan sistem transportasi yang aman, tertib, nyaman, dan berkelanjutan.

Sebagai Kepala Bidang LAPK Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Yunus menjelaskan bahwa pihaknya memiliki komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan di bidang lalu lintas, angkutan, perparkiran, serta keselamatan transportasi. Berbagai program penataan lalu lintas, rekayasa jalan, pengawasan angkutan, hingga edukasi keselamatan kepada masyarakat akan terus dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada publik.

"Transportasi merupakan urat nadi pembangunan daerah. Oleh karena itu, kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan agar mobilitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan nyaman. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang kami jalankan," ujarnya.

Yunus juga mengajak seluruh masyarakat agar menjadikan budaya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari karakter bangsa. Menurutnya, mematuhi aturan lalu lintas merupakan bentuk penghormatan terhadap hak pengguna jalan lainnya sekaligus upaya nyata dalam menekan angka kecelakaan.

Ia menilai keberhasilan menciptakan lalu lintas yang tertib tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi membutuhkan kesadaran seluruh masyarakat.

"Keselamatan di jalan dimulai dari diri sendiri. Gunakan helm bagi pengendara sepeda motor, kenakan sabuk pengaman bagi pengemudi kendaraan roda empat, patuhi rambu-rambu lalu lintas, dan selalu mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan. Dengan disiplin berlalu lintas, kita turut menyelamatkan nyawa sesama," ungkapnya.

Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini, Yunus juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang terus menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat tanpa mengenal waktu, baik dalam pengaturan lalu lintas, pengawasan angkutan umum, pelayanan parkir, maupun pengamanan berbagai kegiatan pemerintahan dan masyarakat.

"Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pegawai dan petugas lapangan Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Semoga semangat melayani dengan hati terus menjadi budaya kerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.

Ia berharap semangat kemerdekaan mampu menjadi motivasi bagi seluruh generasi muda untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas diri, serta ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Menurutnya, Indonesia yang maju akan lahir dari sumber daya manusia yang disiplin, berintegritas, dan memiliki semangat gotong royong.

Yunus juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, hingga media massa untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun Kabupaten Karawang yang semakin maju dan berdaya saing.

"Pembangunan tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat agar cita-cita pembangunan dapat tercapai. Dengan semangat persatuan, saya optimistis Karawang akan terus berkembang menjadi daerah yang modern, tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," ujarnya.

Menutup pesannya, Yunus Kusriwanto mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat nasionalisme, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.

"Mari kita maknai Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia dengan semangat persatuan, disiplin, kerja keras, dan pengabdian. Bersama kita wujudkan Karawang yang semakin maju, transportasi yang semakin tertib dan aman, serta Indonesia yang berdaulat, rakyat sejahtera, dan maju. Atas nama pribadi serta keluarga besar Bidang LAPK Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka!"

KARAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, Kepala Bidang Lalu Lintas, Angkutan, Perparkiran dan Keselamatan (LAPK) Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Yunus Kusriwanto, menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan kebangsaan kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Karawang.

Menurut Yunus, Hari Kemerdekaan bukan hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semangat perjuangan tersebut, kata dia, harus diteruskan melalui pengabdian, disiplin, serta kerja nyata dalam membangun bangsa.

Dalam ucapannya, Yunus Kusriwanto mengatakan:

"Atas nama pribadi serta keluarga besar Bidang LAPK Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Dirgahayu Republik Indonesia. Semoga semangat perjuangan para pahlawan terus hidup dalam setiap langkah pengabdian kita untuk membangun Indonesia yang berdaulat, rakyat sejahtera, dan semakin maju."

Yunus menegaskan bahwa tema "Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju" harus menjadi semangat bersama dalam menjalankan tugas dan kehidupan bermasyarakat. Persatuan merupakan modal utama untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk dalam mewujudkan sistem transportasi yang aman, tertib, nyaman, dan berkelanjutan.

Sebagai Kepala Bidang LAPK Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Yunus menjelaskan bahwa pihaknya memiliki komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan di bidang lalu lintas, angkutan, perparkiran, serta keselamatan transportasi. Berbagai program penataan lalu lintas, rekayasa jalan, pengawasan angkutan, hingga edukasi keselamatan kepada masyarakat akan terus dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada publik.

"Transportasi merupakan urat nadi pembangunan daerah. Oleh karena itu, kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan agar mobilitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan nyaman. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang kami jalankan," ujarnya.

Yunus juga mengajak seluruh masyarakat agar menjadikan budaya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari karakter bangsa. Menurutnya, mematuhi aturan lalu lintas merupakan bentuk penghormatan terhadap hak pengguna jalan lainnya sekaligus upaya nyata dalam menekan angka kecelakaan.

Ia menilai keberhasilan menciptakan lalu lintas yang tertib tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi membutuhkan kesadaran seluruh masyarakat.

"Keselamatan di jalan dimulai dari diri sendiri. Gunakan helm bagi pengendara sepeda motor, kenakan sabuk pengaman bagi pengemudi kendaraan roda empat, patuhi rambu-rambu lalu lintas, dan selalu mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan. Dengan disiplin berlalu lintas, kita turut menyelamatkan nyawa sesama," ungkapnya.

Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini, Yunus juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang terus menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat tanpa mengenal waktu, baik dalam pengaturan lalu lintas, pengawasan angkutan umum, pelayanan parkir, maupun pengamanan berbagai kegiatan pemerintahan dan masyarakat.

"Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pegawai dan petugas lapangan Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Semoga semangat melayani dengan hati terus menjadi budaya kerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.

Ia berharap semangat kemerdekaan mampu menjadi motivasi bagi seluruh generasi muda untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas diri, serta ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Menurutnya, Indonesia yang maju akan lahir dari sumber daya manusia yang disiplin, berintegritas, dan memiliki semangat gotong royong.

Yunus juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, hingga media massa untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun Kabupaten Karawang yang semakin maju dan berdaya saing.

"Pembangunan tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat agar cita-cita pembangunan dapat tercapai. Dengan semangat persatuan, saya optimistis Karawang akan terus berkembang menjadi daerah yang modern, tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," ujarnya.

Menutup pesannya, Yunus Kusriwanto mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat nasionalisme, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.

"Mari kita maknai Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia dengan semangat persatuan, disiplin, kerja keras, dan pengabdian. Bersama kita wujudkan Karawang yang semakin maju, transportasi yang semakin tertib dan aman, serta Indonesia yang berdaulat, rakyat sejahtera, dan maju. Atas nama pribadi serta keluarga besar Bidang LAPK Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka!"

Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kabid Prasarana Dishub Karawang H. Deden Dicki Hidayat Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Persatuan dan Wujudkan Transportasi yang Aman serta Berkelanjutan

KARAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, H. Deden Dicki Hidayat, SE, menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan kebangsaan kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Karawang.

Momentum peringatan kemerdekaan tahun ini dinilai sebagai saat yang tepat untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat komitmen dalam mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata, semangat gotong royong, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam pesannya, H. Deden Dicki Hidayat menyampaikan:

"Atas nama pribadi serta keluarga besar Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Dirgahayu Republik Indonesia. Semoga semangat perjuangan para pahlawan senantiasa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berkarya, menjaga persatuan, dan memberikan manfaat bagi bangsa serta negara."

Ia mengatakan bahwa tema "Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju" bukan hanya menjadi slogan peringatan kemerdekaan, tetapi merupakan cita-cita besar yang harus diwujudkan bersama melalui sinergi seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, pembangunan bangsa tidak hanya dilakukan melalui proyek-proyek besar, tetapi juga dimulai dari kedisiplinan, kepedulian, serta tanggung jawab setiap individu dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing.

Sebagai Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, H. Deden Dicki Hidayat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur transportasi yang berkualitas, aman, nyaman, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan prasarana transportasi yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, meningkatkan keselamatan berlalu lintas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Prasarana transportasi memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas masyarakat. Karena itu, kami akan terus berupaya menghadirkan fasilitas transportasi yang lebih baik, mulai dari perlengkapan jalan, rambu-rambu, marka jalan, hingga berbagai sarana pendukung lainnya agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman," ujarnya.

H. Deden juga mengajak seluruh masyarakat Karawang untuk ikut menjaga fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat dalam menjaga dan memelihara aset-aset publik.

"Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga fasilitas umum. Mari kita rawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh masyarakat," katanya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya membangun budaya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai kemerdekaan. Dengan mematuhi aturan lalu lintas, masyarakat turut berkontribusi dalam menciptakan keamanan, ketertiban, dan keselamatan di jalan raya.

Ia berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI mampu membangkitkan kembali semangat nasionalisme, terutama di kalangan generasi muda, agar terus berinovasi, berprestasi, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Menurutnya, Indonesia yang maju hanya dapat diwujudkan apabila seluruh komponen bangsa mampu menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta bekerja sama demi kepentingan bersama.

H. Deden Dicki Hidayat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang selama ini terus bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh dedikasi, baik di bidang pengelolaan prasarana, pelayanan transportasi, maupun pengaturan lalu lintas.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai dan petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang telah mengabdikan tenaga dan pikirannya demi pelayanan kepada masyarakat. Semoga semangat pengabdian ini terus terjaga dan menjadi bagian dari kontribusi kita dalam membangun Karawang yang lebih maju, aman, tertib, dan terhubung," ungkapnya.

Di akhir pesannya, H. Deden mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Hari Kemerdekaan sebagai momentum memperkuat rasa cinta tanah air, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta terus mendukung pembangunan daerah demi kemajuan Indonesia.

"Mari kita isi kemerdekaan dengan kerja keras, disiplin, inovasi, dan semangat gotong royong. Bersama kita wujudkan Karawang yang semakin maju, transportasi yang semakin baik, dan Indonesia yang semakin kuat, berdaulat, sejahtera, serta maju. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka!"

Redaksi 

KARAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, H. Deden Dicki Hidayat, SE, menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan kebangsaan kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Karawang.

Momentum peringatan kemerdekaan tahun ini dinilai sebagai saat yang tepat untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat komitmen dalam mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata, semangat gotong royong, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam pesannya, H. Deden Dicki Hidayat menyampaikan:

"Atas nama pribadi serta keluarga besar Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Dirgahayu Republik Indonesia. Semoga semangat perjuangan para pahlawan senantiasa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berkarya, menjaga persatuan, dan memberikan manfaat bagi bangsa serta negara."

Ia mengatakan bahwa tema "Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju" bukan hanya menjadi slogan peringatan kemerdekaan, tetapi merupakan cita-cita besar yang harus diwujudkan bersama melalui sinergi seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, pembangunan bangsa tidak hanya dilakukan melalui proyek-proyek besar, tetapi juga dimulai dari kedisiplinan, kepedulian, serta tanggung jawab setiap individu dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing.

Sebagai Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, H. Deden Dicki Hidayat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur transportasi yang berkualitas, aman, nyaman, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan prasarana transportasi yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, meningkatkan keselamatan berlalu lintas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Prasarana transportasi memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas masyarakat. Karena itu, kami akan terus berupaya menghadirkan fasilitas transportasi yang lebih baik, mulai dari perlengkapan jalan, rambu-rambu, marka jalan, hingga berbagai sarana pendukung lainnya agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman," ujarnya.

H. Deden juga mengajak seluruh masyarakat Karawang untuk ikut menjaga fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat dalam menjaga dan memelihara aset-aset publik.

"Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga fasilitas umum. Mari kita rawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh masyarakat," katanya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya membangun budaya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai kemerdekaan. Dengan mematuhi aturan lalu lintas, masyarakat turut berkontribusi dalam menciptakan keamanan, ketertiban, dan keselamatan di jalan raya.

Ia berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI mampu membangkitkan kembali semangat nasionalisme, terutama di kalangan generasi muda, agar terus berinovasi, berprestasi, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Menurutnya, Indonesia yang maju hanya dapat diwujudkan apabila seluruh komponen bangsa mampu menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta bekerja sama demi kepentingan bersama.

H. Deden Dicki Hidayat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang selama ini terus bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh dedikasi, baik di bidang pengelolaan prasarana, pelayanan transportasi, maupun pengaturan lalu lintas.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai dan petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang telah mengabdikan tenaga dan pikirannya demi pelayanan kepada masyarakat. Semoga semangat pengabdian ini terus terjaga dan menjadi bagian dari kontribusi kita dalam membangun Karawang yang lebih maju, aman, tertib, dan terhubung," ungkapnya.

Di akhir pesannya, H. Deden mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Hari Kemerdekaan sebagai momentum memperkuat rasa cinta tanah air, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta terus mendukung pembangunan daerah demi kemajuan Indonesia.

"Mari kita isi kemerdekaan dengan kerja keras, disiplin, inovasi, dan semangat gotong royong. Bersama kita wujudkan Karawang yang semakin maju, transportasi yang semakin baik, dan Indonesia yang semakin kuat, berdaulat, sejahtera, serta maju. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka!"

Redaksi 

Kepala Dinas Perhubungan Karawang Ajak Masyarakat Maknai HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dengan Semangat Persatuan dan Pelayanan Terbaik

KARAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, S.STP., MM, menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai penyemangat dalam memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun Kabupaten Karawang yang semakin maju, aman, tertib, dan sejahtera.

Melalui pesan resminya, Muhana mengucapkan:

"Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Dirgahayu Republik Indonesia. Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju."

Menurut Muhana, perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan bukan sekadar catatan sejarah, tetapi merupakan warisan nilai yang harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kerja nyata, pengabdian, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa semangat kemerdekaan harus menjadi motivasi bagi seluruh aparatur sipil negara, khususnya jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga keselamatan pengguna jalan, menciptakan ketertiban lalu lintas, serta menghadirkan sistem transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

"Momentum Hari Kemerdekaan ini mengingatkan kita bahwa Indonesia dibangun atas semangat persatuan. Oleh karena itu, mari kita jadikan semangat gotong royong sebagai kekuatan untuk terus membangun Karawang yang lebih baik. Setiap pelayanan yang kami berikan kepada masyarakat merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara," ujar Muhana.

Ia menambahkan, Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan di berbagai sektor transportasi, mulai dari pengaturan lalu lintas, rekayasa jalan, keselamatan transportasi, penataan parkir, hingga pelayanan angkutan umum yang semakin profesional dan humanis.

Muhana juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel Dishub Karawang yang selama ini tetap menjalankan tugas tanpa mengenal waktu, baik saat mengatur lalu lintas pada jam sibuk, mengawal berbagai kegiatan masyarakat, maupun memberikan pelayanan pada hari libur nasional.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai, petugas lapangan, dan jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Semoga semangat pengabdian ini terus terjaga demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," katanya.

Lebih lanjut, Muhana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban berlalu lintas sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai kemerdekaan. Menurutnya, disiplin di jalan merupakan bentuk penghormatan terhadap hak sesama pengguna jalan sekaligus upaya bersama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.

"Mari kita jadikan budaya tertib berlalu lintas sebagai karakter masyarakat Karawang. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan saling menghormati dan mematuhi aturan, kita turut menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain," ungkapnya.

Pada peringatan HUT RI ke-81 ini, Muhana berharap semangat nasionalisme semakin tumbuh di tengah masyarakat, terutama di kalangan generasi muda agar terus mengisi kemerdekaan dengan prestasi, inovasi, dan karya nyata bagi bangsa.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, akademisi, dan media sebagai mitra pembangunan.

"Mari kita terus bersatu, bekerja keras, saling mendukung, dan menjaga persaudaraan. Dengan semangat kemerdekaan, kita optimistis Indonesia akan semakin maju dan Karawang akan terus berkembang menjadi daerah yang nyaman, tertib, dan berdaya saing," tuturnya.

Menutup pesannya, Muhana kembali menyampaikan ucapan selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Karawang.

"Atas nama pribadi serta keluarga besar Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Mari kita terus melayani dengan hati, menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, dan bersama-sama mewujudkan Indonesia yang berdaulat, rakyat sejahtera, serta Indonesia yang semakin maju. Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka!".

KARAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, S.STP., MM, menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai penyemangat dalam memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun Kabupaten Karawang yang semakin maju, aman, tertib, dan sejahtera.

Melalui pesan resminya, Muhana mengucapkan:

"Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Dirgahayu Republik Indonesia. Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju."

Menurut Muhana, perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan bukan sekadar catatan sejarah, tetapi merupakan warisan nilai yang harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kerja nyata, pengabdian, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa semangat kemerdekaan harus menjadi motivasi bagi seluruh aparatur sipil negara, khususnya jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga keselamatan pengguna jalan, menciptakan ketertiban lalu lintas, serta menghadirkan sistem transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

"Momentum Hari Kemerdekaan ini mengingatkan kita bahwa Indonesia dibangun atas semangat persatuan. Oleh karena itu, mari kita jadikan semangat gotong royong sebagai kekuatan untuk terus membangun Karawang yang lebih baik. Setiap pelayanan yang kami berikan kepada masyarakat merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara," ujar Muhana.

Ia menambahkan, Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan di berbagai sektor transportasi, mulai dari pengaturan lalu lintas, rekayasa jalan, keselamatan transportasi, penataan parkir, hingga pelayanan angkutan umum yang semakin profesional dan humanis.

Muhana juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel Dishub Karawang yang selama ini tetap menjalankan tugas tanpa mengenal waktu, baik saat mengatur lalu lintas pada jam sibuk, mengawal berbagai kegiatan masyarakat, maupun memberikan pelayanan pada hari libur nasional.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai, petugas lapangan, dan jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Semoga semangat pengabdian ini terus terjaga demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," katanya.

Lebih lanjut, Muhana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban berlalu lintas sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai kemerdekaan. Menurutnya, disiplin di jalan merupakan bentuk penghormatan terhadap hak sesama pengguna jalan sekaligus upaya bersama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.

"Mari kita jadikan budaya tertib berlalu lintas sebagai karakter masyarakat Karawang. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan saling menghormati dan mematuhi aturan, kita turut menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain," ungkapnya.

Pada peringatan HUT RI ke-81 ini, Muhana berharap semangat nasionalisme semakin tumbuh di tengah masyarakat, terutama di kalangan generasi muda agar terus mengisi kemerdekaan dengan prestasi, inovasi, dan karya nyata bagi bangsa.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, akademisi, dan media sebagai mitra pembangunan.

"Mari kita terus bersatu, bekerja keras, saling mendukung, dan menjaga persaudaraan. Dengan semangat kemerdekaan, kita optimistis Indonesia akan semakin maju dan Karawang akan terus berkembang menjadi daerah yang nyaman, tertib, dan berdaya saing," tuturnya.

Menutup pesannya, Muhana kembali menyampaikan ucapan selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Karawang.

"Atas nama pribadi serta keluarga besar Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Mari kita terus melayani dengan hati, menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, dan bersama-sama mewujudkan Indonesia yang berdaulat, rakyat sejahtera, serta Indonesia yang semakin maju. Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka!".

Lahirnya Paguyuban Bajidoris Putra Naga Petir, Wadah Silaturahmi dan Pelestarian Seni Budaya

PEBAYURAN, KABUPATEN BEKASI– Semangat melestarikan seni budaya tradisional sekaligus mempererat tali silaturahmi menjadi latar belakang lahirnya Paguyuban Bajidoris Putra Naga Petir yang dipimpin oleh Bos Petir, yang bersektariat di kampung Kobak China Desa Sumbereja kecamatan Pebayuran.

Pembentukan paguyuban tersebut disambut antusias oleh para pecinta seni bajidoran dan masyarakat sekitar. Kehadiran Paguyuban Bajidoris Putra Naga Petir diharapkan menjadi wadah bagi para seniman, pelaku hiburan tradisional, serta masyarakat untuk terus menjaga eksistensi kesenian daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Bos Petir menyampaikan bahwa paguyuban ini dibentuk bukan hanya sebagai komunitas hiburan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat persaudaraan, menjaga kekompakan, dan memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal serta mencintai budaya lokal.

"Kami ingin Paguyuban Bajidoris Putra Naga Petir menjadi rumah bersama bagi para pecinta seni bajidoran. Selain menjaga tradisi, kami juga ingin membangun kebersamaan, saling mendukung, dan menciptakan kegiatan-kegiatan yang positif bagi masyarakat," ujarnya.

Ke depan, paguyuban ini berencana menggelar berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan seni budaya, bakti sosial, hingga kegiatan yang melibatkan masyarakat luas sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memperkenalkan seni bajidoran kepada generasi muda.

Dengan terbentuknya Paguyuban Bajidoris Putra Naga Petir, diharapkan seni budaya tradisional tetap lestari dan mampu menjadi perekat persatuan masyarakat, khususnya di wilayah Pebayuran dan sekitarnya. Kehadiran paguyuban ini juga diharapkan mampu melahirkan kreativitas baru tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan para leluhur.

Masyarakat pun menyambut baik berdirinya paguyuban tersebut dan berharap keberadaannya dapat memberikan warna baru bagi perkembangan seni budaya di Kabupaten Bekasi, sekaligus menjadi contoh bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan semangat kebersamaan dan gotong royong.

Redaksi 
PEBAYURAN, KABUPATEN BEKASI– Semangat melestarikan seni budaya tradisional sekaligus mempererat tali silaturahmi menjadi latar belakang lahirnya Paguyuban Bajidoris Putra Naga Petir yang dipimpin oleh Bos Petir, yang bersektariat di kampung Kobak China Desa Sumbereja kecamatan Pebayuran.

Pembentukan paguyuban tersebut disambut antusias oleh para pecinta seni bajidoran dan masyarakat sekitar. Kehadiran Paguyuban Bajidoris Putra Naga Petir diharapkan menjadi wadah bagi para seniman, pelaku hiburan tradisional, serta masyarakat untuk terus menjaga eksistensi kesenian daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Bos Petir menyampaikan bahwa paguyuban ini dibentuk bukan hanya sebagai komunitas hiburan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat persaudaraan, menjaga kekompakan, dan memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal serta mencintai budaya lokal.

"Kami ingin Paguyuban Bajidoris Putra Naga Petir menjadi rumah bersama bagi para pecinta seni bajidoran. Selain menjaga tradisi, kami juga ingin membangun kebersamaan, saling mendukung, dan menciptakan kegiatan-kegiatan yang positif bagi masyarakat," ujarnya.

Ke depan, paguyuban ini berencana menggelar berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan seni budaya, bakti sosial, hingga kegiatan yang melibatkan masyarakat luas sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memperkenalkan seni bajidoran kepada generasi muda.

Dengan terbentuknya Paguyuban Bajidoris Putra Naga Petir, diharapkan seni budaya tradisional tetap lestari dan mampu menjadi perekat persatuan masyarakat, khususnya di wilayah Pebayuran dan sekitarnya. Kehadiran paguyuban ini juga diharapkan mampu melahirkan kreativitas baru tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan para leluhur.

Masyarakat pun menyambut baik berdirinya paguyuban tersebut dan berharap keberadaannya dapat memberikan warna baru bagi perkembangan seni budaya di Kabupaten Bekasi, sekaligus menjadi contoh bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan semangat kebersamaan dan gotong royong.

Redaksi 

Jeritan Biaya LKS Mencekik Orang Tua, Aktivis Minta Solusi Bantuan Alat Tulis dari Dana CSR

KARAWANG — Urusan perut belum tuntas, para orang tua murid di Karawang kini harus mengelus dada akibat riuhnya polemik Lembar Kerja Siswa (LKS). Di warung kopi hingga riuh media sosial, biaya LKS kerap dikeluhkan karena makin mencekik dompet warga di tengah ekonomi yang serba sulit.

Merespons keresahan publik, Aktivis Sosial Karawang, Tatang Obet, melontarkan kritik pedas sekaligus solusi konkret. Menurutnya, alih-alih terus memaksakan janji politik LKS gratis—yang dinilai kerap membuat siswa dan guru pasif karena serba instan—Pemkab Karawang sebaiknya meredistribusi prioritas.

"Kondisi ekonomi sedang sulit. Bupati dan Wakil Bupati Karawang harus ambil langkah konkret lewat dana CSR untuk membagikan hibah alat tulis—seperti buku, pensil, dan pulpen—secara merata. Baik untuk sekolah negeri, swasta, maupun PKBM," tegas Obet, Senin (3/8/2026).

Tak berhenti di situ, satire tajam menyasar jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karawang. Obet mendesak Bupati H. Aep Syaepuloh mengevaluasi total, bahkan mencopot Kadisdikbud jika praktik 'jual-beli' LKS atau kerja sama implisit dengan penerbit masih marak terjadi di lapangan.

Edukasi publik tak kalah penting: modul pembelajaran dan LKS adalah dua hal berbeda yang tak boleh dikaburkan demi komodifikasi pendidikan.

Seorang kepala dinas tidak cukup hanya menebar imbauan manis di media sosial. Publik menunggu aksi nyata dan aksi sidak langsung ke lapangan—sebab anggaran operasional ada, tinggal iktikad baiknya yang ditunggu rakyat.

Redaksi 


KARAWANG — Urusan perut belum tuntas, para orang tua murid di Karawang kini harus mengelus dada akibat riuhnya polemik Lembar Kerja Siswa (LKS). Di warung kopi hingga riuh media sosial, biaya LKS kerap dikeluhkan karena makin mencekik dompet warga di tengah ekonomi yang serba sulit.

Merespons keresahan publik, Aktivis Sosial Karawang, Tatang Obet, melontarkan kritik pedas sekaligus solusi konkret. Menurutnya, alih-alih terus memaksakan janji politik LKS gratis—yang dinilai kerap membuat siswa dan guru pasif karena serba instan—Pemkab Karawang sebaiknya meredistribusi prioritas.

"Kondisi ekonomi sedang sulit. Bupati dan Wakil Bupati Karawang harus ambil langkah konkret lewat dana CSR untuk membagikan hibah alat tulis—seperti buku, pensil, dan pulpen—secara merata. Baik untuk sekolah negeri, swasta, maupun PKBM," tegas Obet, Senin (3/8/2026).

Tak berhenti di situ, satire tajam menyasar jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karawang. Obet mendesak Bupati H. Aep Syaepuloh mengevaluasi total, bahkan mencopot Kadisdikbud jika praktik 'jual-beli' LKS atau kerja sama implisit dengan penerbit masih marak terjadi di lapangan.

Edukasi publik tak kalah penting: modul pembelajaran dan LKS adalah dua hal berbeda yang tak boleh dikaburkan demi komodifikasi pendidikan.

Seorang kepala dinas tidak cukup hanya menebar imbauan manis di media sosial. Publik menunggu aksi nyata dan aksi sidak langsung ke lapangan—sebab anggaran operasional ada, tinggal iktikad baiknya yang ditunggu rakyat.

Redaksi 


Minggu, 02 Agustus 2026

Dugaan Tambang Sirdam dan Sirtu di Gunung Kemuning Jadi Sorotan, Warga Minta APH Lakukan Penyelidikan

Bogor –2-8-2026- Aktivitas pengolahan material sirdam (pasir dan batu) serta sirtu (pasir batu) yang diduga berlangsung di kawasan Gunung Kemuning, Desa Batujajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi sorotan masyarakat.

Sejumlah warga menduga aktivitas tambang tersebut belum memenuhi ketentuan perizinan yang berlaku. Selain itu, muncul dugaan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar untuk mengoperasikan alat berat di lokasi kegiatan. Apabila terbukti, penggunaan solar bersubsidi untuk kegiatan usaha pertambangan dapat bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam informasi yang diterima, tambang tersebut dikaitkan dengan seseorang yang dikenal dengan nama Haji Padil. Namun demikian, hingga berita ini ditulis, dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan belum ada keterangan resmi dari pihak yang bersangkutan.

Masyarakat berharap Aparat Penegak Hukum (APH) bersama instansi terkait, termasuk pemerintah daerah dan dinas yang membidangi pertambangan serta energi, segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi guna memastikan legalitas kegiatan, perizinan, maupun dugaan penggunaan BBM bersubsidi.

Warga juga meminta agar proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan. Jika hasil penyelidikan menemukan adanya pelanggaran, masyarakat berharap tindakan dapat dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Sebaliknya, apabila seluruh aktivitas telah memenuhi ketentuan perizinan, hal tersebut juga diharapkan dapat disampaikan secara terbuka kepada publik untuk menghindari kesimpangsiuran informasi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut dalam pemberitaan maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Redaksi 
Bogor –2-8-2026- Aktivitas pengolahan material sirdam (pasir dan batu) serta sirtu (pasir batu) yang diduga berlangsung di kawasan Gunung Kemuning, Desa Batujajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi sorotan masyarakat.

Sejumlah warga menduga aktivitas tambang tersebut belum memenuhi ketentuan perizinan yang berlaku. Selain itu, muncul dugaan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar untuk mengoperasikan alat berat di lokasi kegiatan. Apabila terbukti, penggunaan solar bersubsidi untuk kegiatan usaha pertambangan dapat bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam informasi yang diterima, tambang tersebut dikaitkan dengan seseorang yang dikenal dengan nama Haji Padil. Namun demikian, hingga berita ini ditulis, dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan belum ada keterangan resmi dari pihak yang bersangkutan.

Masyarakat berharap Aparat Penegak Hukum (APH) bersama instansi terkait, termasuk pemerintah daerah dan dinas yang membidangi pertambangan serta energi, segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi guna memastikan legalitas kegiatan, perizinan, maupun dugaan penggunaan BBM bersubsidi.

Warga juga meminta agar proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan. Jika hasil penyelidikan menemukan adanya pelanggaran, masyarakat berharap tindakan dapat dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Sebaliknya, apabila seluruh aktivitas telah memenuhi ketentuan perizinan, hal tersebut juga diharapkan dapat disampaikan secara terbuka kepada publik untuk menghindari kesimpangsiuran informasi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut dalam pemberitaan maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Redaksi 
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done