VERSITNEWS

Sabtu, 15 Agustus 2026

Dandim 0509 Hadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi, Dorong Pemerataan Pembangunan dan Pelayanan Publik

CIKARANG PUSAT – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi dalam rangka Tasyakuran Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi berlangsung di Gedung DPRD Kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB tersebut dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron dan dihadiri sekitar 250 peserta dari unsur pemerintah daerah, DPRD, TNI-Polri, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta berbagai pemangku kepentingan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Plt. Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron, Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Inf Michael Ronald S.I.P., Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni, Mayor Cke Ibrohim Pasibakti dari Korem 051/Wijayakarta, anggota DPRD Kabupaten Bekasi dan DPRD Provinsi Jawa Barat, para kepala dinas, unsur BPBD, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta para pelajar Kabupaten Bekasi.
Peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi mengusung tema “Bangkit Bersama, Maju Melayani, Sejahtera untuk Semua.”

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja mengatakan, memasuki usia ke-76, Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendorong pemerataan pembangunan agar manfaat kemajuan daerah dapat dirasakan masyarakat di seluruh wilayah, termasuk kawasan perdesaan.

Asep menilai pembangunan Kabupaten Bekasi tidak terlepas dari kerja keras dan kontribusi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, media hingga masyarakat.

“Pembangunan daerah membutuhkan kerja sama seluruh unsur yang ada,” ujar Asep.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron menyampaikan bahwa DPRD bersama pemerintah daerah terus menjalankan fungsi legislasi untuk membangun landasan hukum yang mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Sejumlah regulasi telah dibahas dan ditetapkan bersama, di antaranya berkaitan dengan pemberian insentif dan kemudahan investasi, perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan, pengelolaan sampah, perlindungan perempuan dan anak, kependudukan serta pendidikan.
Ade mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi, kolaborasi dan semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Bekasi.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-76 kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi.

Dedi menekankan bahwa pembangunan Kabupaten Bekasi tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia mendorong pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha dan masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi berbagai persoalan pembangunan sehingga kemajuan daerah dapat memberikan manfaat yang semakin luas.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi, ramah tamah dan foto bersama.

Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Inf Michael Ronald S.I.P. turut menghadiri kegiatan tersebut sebagai bagian dari sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur masyarakat dalam mendukung pembangunan serta menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Bekasi.

Rapat Paripurna berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Secara umum seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif.

Momentum Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi diharapkan menjadi penguat semangat seluruh elemen daerah untuk bersama-sama mewujudkan pemerataan pembangunan, meningkatkan pelayanan publik dan membawa Kabupaten Bekasi menuju daerah yang semakin maju dan sejahtera.

(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)
CIKARANG PUSAT – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi dalam rangka Tasyakuran Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi berlangsung di Gedung DPRD Kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB tersebut dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron dan dihadiri sekitar 250 peserta dari unsur pemerintah daerah, DPRD, TNI-Polri, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta berbagai pemangku kepentingan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Plt. Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron, Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Inf Michael Ronald S.I.P., Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni, Mayor Cke Ibrohim Pasibakti dari Korem 051/Wijayakarta, anggota DPRD Kabupaten Bekasi dan DPRD Provinsi Jawa Barat, para kepala dinas, unsur BPBD, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta para pelajar Kabupaten Bekasi.
Peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi mengusung tema “Bangkit Bersama, Maju Melayani, Sejahtera untuk Semua.”

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja mengatakan, memasuki usia ke-76, Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendorong pemerataan pembangunan agar manfaat kemajuan daerah dapat dirasakan masyarakat di seluruh wilayah, termasuk kawasan perdesaan.

Asep menilai pembangunan Kabupaten Bekasi tidak terlepas dari kerja keras dan kontribusi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, media hingga masyarakat.

“Pembangunan daerah membutuhkan kerja sama seluruh unsur yang ada,” ujar Asep.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron menyampaikan bahwa DPRD bersama pemerintah daerah terus menjalankan fungsi legislasi untuk membangun landasan hukum yang mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Sejumlah regulasi telah dibahas dan ditetapkan bersama, di antaranya berkaitan dengan pemberian insentif dan kemudahan investasi, perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan, pengelolaan sampah, perlindungan perempuan dan anak, kependudukan serta pendidikan.
Ade mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi, kolaborasi dan semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Bekasi.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-76 kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi.

Dedi menekankan bahwa pembangunan Kabupaten Bekasi tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia mendorong pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha dan masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi berbagai persoalan pembangunan sehingga kemajuan daerah dapat memberikan manfaat yang semakin luas.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi, ramah tamah dan foto bersama.

Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Inf Michael Ronald S.I.P. turut menghadiri kegiatan tersebut sebagai bagian dari sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur masyarakat dalam mendukung pembangunan serta menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Bekasi.

Rapat Paripurna berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Secara umum seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif.

Momentum Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi diharapkan menjadi penguat semangat seluruh elemen daerah untuk bersama-sama mewujudkan pemerataan pembangunan, meningkatkan pelayanan publik dan membawa Kabupaten Bekasi menuju daerah yang semakin maju dan sejahtera.

(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)

PJT II Sigap Atasi Kekeringan, Pastikan Irigasi Persawahan Tetap Mengalir

Kabupaten Bekasi , Pebayuran — .Com Perum Jasa Tirta II (PJT II) menunjukkan kesigapannya dalam menghadapi kondisi kekeringan yang berpotensi mengganggu kebutuhan air bagi lahan pertanian di Kabupaten Bekasi. Langkah tersebut dilakukan melalui peninjauan kondisi jaringan irigasi dan aliran air untuk memastikan persawahan tetap mendapatkan pasokan air.

Peninjauan dilaksanakan pada Sabtu, 15 Agustus 2026, dengan menyusuri jaringan irigasi mulai dari BKG 15 hingga BKG 25, serta wilayah Kelurahan Kertasari hingga Desa Sumbersari.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pejabat dan jajaran PJT II, di antaranya GM Bima Kawindra, Menop Akbar chaidir Harahap, Asmen Syamsir Siregar, Supervisor Pebayuran Selo, serta Supervisor Cabangbungin Nopi.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi aliran air, jaringan irigasi, sekaligus mengidentifikasi titik-titik yang membutuhkan penanganan agar distribusi air menuju areal persawahan dapat berjalan optimal.

Langkah cepat PJT II ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian, khususnya di tengah kondisi cuaca kering yang dapat berdampak terhadap ketersediaan air untuk lahan sawah.

Dengan pemantauan langsung di lapangan, PJT II memastikan pengelolaan dan distribusi air dilakukan secara optimal serta berupaya menjaga agar kebutuhan air bagi para petani tetap terpenuhi.

PJT II memastikan, di tengah ancaman kekeringan, pengelolaan air terus dilakukan secara sigap agar produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Bekasi tetap terjaga.

( Redaksi)
Kabupaten Bekasi , Pebayuran — .Com Perum Jasa Tirta II (PJT II) menunjukkan kesigapannya dalam menghadapi kondisi kekeringan yang berpotensi mengganggu kebutuhan air bagi lahan pertanian di Kabupaten Bekasi. Langkah tersebut dilakukan melalui peninjauan kondisi jaringan irigasi dan aliran air untuk memastikan persawahan tetap mendapatkan pasokan air.

Peninjauan dilaksanakan pada Sabtu, 15 Agustus 2026, dengan menyusuri jaringan irigasi mulai dari BKG 15 hingga BKG 25, serta wilayah Kelurahan Kertasari hingga Desa Sumbersari.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pejabat dan jajaran PJT II, di antaranya GM Bima Kawindra, Menop Akbar chaidir Harahap, Asmen Syamsir Siregar, Supervisor Pebayuran Selo, serta Supervisor Cabangbungin Nopi.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi aliran air, jaringan irigasi, sekaligus mengidentifikasi titik-titik yang membutuhkan penanganan agar distribusi air menuju areal persawahan dapat berjalan optimal.

Langkah cepat PJT II ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian, khususnya di tengah kondisi cuaca kering yang dapat berdampak terhadap ketersediaan air untuk lahan sawah.

Dengan pemantauan langsung di lapangan, PJT II memastikan pengelolaan dan distribusi air dilakukan secara optimal serta berupaya menjaga agar kebutuhan air bagi para petani tetap terpenuhi.

PJT II memastikan, di tengah ancaman kekeringan, pengelolaan air terus dilakukan secara sigap agar produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Bekasi tetap terjaga.

( Redaksi)

Bapenda Karawang Optimalkan Opsen PKB dan BBNKB, Layanan Jemput Bola Hadir di Telagasari

KARAWANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang kembali melakukan upaya optimalisasi penerimaan pajak daerah melalui kegiatan Optimalisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Kegiatan pelayanan langsung kepada masyarakat tersebut dilaksanakan di Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, pada 12 Agustus 2026. Kehadiran layanan ini menjadi bagian dari upaya Bapenda Karawang untuk mendekatkan pelayanan perpajakan kepada masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor.

Dalam kegiatan tersebut, petugas Bapenda terlihat memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat di meja pelayanan. Layanan tersebut ditunjang dengan spanduk bertuliskan “Optimalisasi Kendaraan Bermotor”, sebagai bentuk sosialisasi sekaligus pelayanan jemput bola kepada masyarakat.

Program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan bermotor. Dengan hadirnya pelayanan di tingkat kecamatan, warga Telagasari dan wilayah sekitarnya tidak harus selalu datang langsung ke kantor pelayanan utama untuk memperoleh informasi maupun melakukan proses administrasi yang tersedia melalui layanan tersebut.

Opsen PKB dan Opsen BBNKB merupakan pungutan tambahan atas pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor yang mekanismenya dilaksanakan bersamaan dengan pemungutan pajak terkait. Optimalisasi penerimaan dari sektor tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah.

Melalui pola pelayanan jemput bola, Bapenda Kabupaten Karawang terus berupaya memperluas akses pelayanan perpajakan. Selain memberikan kemudahan kepada masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak agar melakukan pembayaran pajak kendaraan secara tepat waktu.

Kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor memiliki peran penting dalam mendukung kapasitas fiskal daerah. Pendapatan yang bersumber dari pajak daerah selanjutnya menjadi salah satu sumber pembiayaan berbagai program pembangunan serta pelayanan publik di Kabupaten Karawang.

Pelaksanaan kegiatan di Kecamatan Telagasari juga mendapat dukungan dari perangkat daerah terkait. Sinergi antarlembaga dinilai penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara efektif, mudah diakses, dan memberikan manfaat secara langsung.

Bapenda Kabupaten Karawang mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Telagasari dan sekitarnya, untuk memanfaatkan layanan yang tersedia serta memastikan kewajiban pajak kendaraan bermotor dipenuhi sesuai ketentuan.

Dengan semakin mudahnya akses pelayanan perpajakan, diharapkan tingkat kepatuhan masyarakat terus meningkat dan realisasi pendapatan daerah dari sektor kendaraan bermotor dapat semakin optimal.

Bayar pajak tepat waktu, kontribusi nyata untuk pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Karawang.

@@Bapenda Kabupaten Karawang
@@Optimalisasi Opsen PKB dan Opsen BBNKB

Redaksi 
KARAWANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang kembali melakukan upaya optimalisasi penerimaan pajak daerah melalui kegiatan Optimalisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Kegiatan pelayanan langsung kepada masyarakat tersebut dilaksanakan di Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, pada 12 Agustus 2026. Kehadiran layanan ini menjadi bagian dari upaya Bapenda Karawang untuk mendekatkan pelayanan perpajakan kepada masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor.

Dalam kegiatan tersebut, petugas Bapenda terlihat memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat di meja pelayanan. Layanan tersebut ditunjang dengan spanduk bertuliskan “Optimalisasi Kendaraan Bermotor”, sebagai bentuk sosialisasi sekaligus pelayanan jemput bola kepada masyarakat.

Program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan bermotor. Dengan hadirnya pelayanan di tingkat kecamatan, warga Telagasari dan wilayah sekitarnya tidak harus selalu datang langsung ke kantor pelayanan utama untuk memperoleh informasi maupun melakukan proses administrasi yang tersedia melalui layanan tersebut.

Opsen PKB dan Opsen BBNKB merupakan pungutan tambahan atas pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor yang mekanismenya dilaksanakan bersamaan dengan pemungutan pajak terkait. Optimalisasi penerimaan dari sektor tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah.

Melalui pola pelayanan jemput bola, Bapenda Kabupaten Karawang terus berupaya memperluas akses pelayanan perpajakan. Selain memberikan kemudahan kepada masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak agar melakukan pembayaran pajak kendaraan secara tepat waktu.

Kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor memiliki peran penting dalam mendukung kapasitas fiskal daerah. Pendapatan yang bersumber dari pajak daerah selanjutnya menjadi salah satu sumber pembiayaan berbagai program pembangunan serta pelayanan publik di Kabupaten Karawang.

Pelaksanaan kegiatan di Kecamatan Telagasari juga mendapat dukungan dari perangkat daerah terkait. Sinergi antarlembaga dinilai penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara efektif, mudah diakses, dan memberikan manfaat secara langsung.

Bapenda Kabupaten Karawang mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Telagasari dan sekitarnya, untuk memanfaatkan layanan yang tersedia serta memastikan kewajiban pajak kendaraan bermotor dipenuhi sesuai ketentuan.

Dengan semakin mudahnya akses pelayanan perpajakan, diharapkan tingkat kepatuhan masyarakat terus meningkat dan realisasi pendapatan daerah dari sektor kendaraan bermotor dapat semakin optimal.

Bayar pajak tepat waktu, kontribusi nyata untuk pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Karawang.

@@Bapenda Kabupaten Karawang
@@Optimalisasi Opsen PKB dan Opsen BBNKB

Redaksi 

Jumat, 14 Agustus 2026

DPP AKPERSI Apresiasi Kapolres Purworejo Lanjutkan Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

PURWOREJO — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPP AKPERSI) Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E., C.ILJ., bersilaturahmi dengan Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom. di Polres Purworejo, Jumat (14/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Purworejo diwakili Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Dwiyono, S.H., M.H. Pertemuan membahas keberlanjutan penanganan perkara dugaan kekerasan seksual terhadap dua kakak beradik berinisial KSH (17) dan DSA (15), warga Desa Banyu Urip, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo.

Rino menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Purworejo dan jajaran Satreskrim yang dinilai tetap memberikan perhatian terhadap keberlanjutan perkara tersebut.

“Kami mengapresiasi Kapolres Purworejo dan jajaran yang terus memberikan perhatian terhadap perkara ini. Kami berharap proses hukum berjalan profesional, objektif dan berdasarkan fakta serta alat bukti yang sah,” kata Rino.

Perkara Ditangani melalui Dua Laporan Polisi

Kasus tersebut sebelumnya ditangani melalui dua laporan polisi. Dalam pengungkapan pada November 2024, Polda Jawa Tengah menyampaikan adanya tiga tersangka dalam dua perkara yang berkaitan dengan dua korban. 

Menurut keterangan salah satu korban terjadi dalam rentang 2022 hingga 2023. Sementara perkara lainnya disebut terjadi pada 16 Januari 2024 di wilayah Kabupaten Purworejo. 

Rino mengatakan DPP AKPERSI tidak bermaksud mencampuri proses penyidikan. Menurut dia, kehadiran AKPERSI merupakan bentuk komunikasi kelembagaan dan fungsi kontrol sosial pers.

“Kami menghormati kewenangan penyidik. AKPERSI tidak ingin mengintervensi proses hukum. Kami hanya ingin memastikan perkara ini mendapat perhatian dan ditangani sesuai ketentuan,” ujarnya.

Minta Hak Korban Tetap Diperhatikan

Rino berharap penanganan perkara tetap memperhatikan perlindungan dan hak-hak korban, terutama karena perkara tersebut melibatkan anak.

“Kepentingan korban harus menjadi perhatian. Kami berharap proses hukum memberikan kepastian dan rasa keadilan bagi korban serta keluarganya,” katanya.

DPP AKPERSI juga mengingatkan media dan masyarakat agar tidak menyebarluaskan identitas maupun informasi pribadi korban yang dapat mengungkap jati diri mereka.

Rino menegaskan pers tetap harus menjalankan fungsi kontrol sosial dengan berimbang dan bertanggung jawab.

“Hukum harus menjadi panglima. Jika berdasarkan alat bukti dan fakta hukum ditemukan tindak pidana, tentu prosesnya harus berjalan sesuai aturan. Pada saat yang sama, asas praduga tak bersalah tetap harus dihormati,” ujarnya.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya DPP AKPERSI membangun komunikasi konstruktif dengan aparat penegak hukum. AKPERSI menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut melalui fungsi kontrol sosial pers tanpa mengintervensi proses hukum.

DPP AKPERSI berharap penanganan perkara berjalan secara profesional, transparan, berkeadilan, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.

Rilis DPP AKPERSI
Redaksi 
PURWOREJO — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPP AKPERSI) Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E., C.ILJ., bersilaturahmi dengan Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom. di Polres Purworejo, Jumat (14/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Purworejo diwakili Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Dwiyono, S.H., M.H. Pertemuan membahas keberlanjutan penanganan perkara dugaan kekerasan seksual terhadap dua kakak beradik berinisial KSH (17) dan DSA (15), warga Desa Banyu Urip, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo.

Rino menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Purworejo dan jajaran Satreskrim yang dinilai tetap memberikan perhatian terhadap keberlanjutan perkara tersebut.

“Kami mengapresiasi Kapolres Purworejo dan jajaran yang terus memberikan perhatian terhadap perkara ini. Kami berharap proses hukum berjalan profesional, objektif dan berdasarkan fakta serta alat bukti yang sah,” kata Rino.

Perkara Ditangani melalui Dua Laporan Polisi

Kasus tersebut sebelumnya ditangani melalui dua laporan polisi. Dalam pengungkapan pada November 2024, Polda Jawa Tengah menyampaikan adanya tiga tersangka dalam dua perkara yang berkaitan dengan dua korban. 

Menurut keterangan salah satu korban terjadi dalam rentang 2022 hingga 2023. Sementara perkara lainnya disebut terjadi pada 16 Januari 2024 di wilayah Kabupaten Purworejo. 

Rino mengatakan DPP AKPERSI tidak bermaksud mencampuri proses penyidikan. Menurut dia, kehadiran AKPERSI merupakan bentuk komunikasi kelembagaan dan fungsi kontrol sosial pers.

“Kami menghormati kewenangan penyidik. AKPERSI tidak ingin mengintervensi proses hukum. Kami hanya ingin memastikan perkara ini mendapat perhatian dan ditangani sesuai ketentuan,” ujarnya.

Minta Hak Korban Tetap Diperhatikan

Rino berharap penanganan perkara tetap memperhatikan perlindungan dan hak-hak korban, terutama karena perkara tersebut melibatkan anak.

“Kepentingan korban harus menjadi perhatian. Kami berharap proses hukum memberikan kepastian dan rasa keadilan bagi korban serta keluarganya,” katanya.

DPP AKPERSI juga mengingatkan media dan masyarakat agar tidak menyebarluaskan identitas maupun informasi pribadi korban yang dapat mengungkap jati diri mereka.

Rino menegaskan pers tetap harus menjalankan fungsi kontrol sosial dengan berimbang dan bertanggung jawab.

“Hukum harus menjadi panglima. Jika berdasarkan alat bukti dan fakta hukum ditemukan tindak pidana, tentu prosesnya harus berjalan sesuai aturan. Pada saat yang sama, asas praduga tak bersalah tetap harus dihormati,” ujarnya.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya DPP AKPERSI membangun komunikasi konstruktif dengan aparat penegak hukum. AKPERSI menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut melalui fungsi kontrol sosial pers tanpa mengintervensi proses hukum.

DPP AKPERSI berharap penanganan perkara berjalan secara profesional, transparan, berkeadilan, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.

Rilis DPP AKPERSI
Redaksi 

Semarak HUT RI ke-81, Dishub Karawang Gelar Jalan Santai dan Beragam Perlombaan

‎KARAWANG — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang menggelar berbagai kegiatan yang berlangsung meriah di RMK Karawang, Jumat (14/8/2026).
‎Kegiatan tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh jajaran serta keluarga besar Dishub Karawang. Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kekompakan, dan meningkatkan rasa kebersamaan di lingkungan kerja.
‎Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan santai yang diikuti para peserta dengan suasana penuh semangat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan tradisional yang menghibur, salah satunya lomba makan kerupuk.
‎Sorak-sorai dan gelak tawa peserta mewarnai jalannya perlombaan. Meskipun dikemas secara sederhana, berbagai permainan tersebut mampu menciptakan suasana akrab dan penuh kekeluargaan di antara jajaran Dishub Karawang.
‎Kemeriahan semakin bertambah dengan disiapkannya berbagai doorprize menarik bagi para peserta. Pembagian hadiah menjadi salah satu momen yang paling dinantikan, sekaligus menambah semangat peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
‎Kabid Dishub Karawang, Yunus, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata untuk memeriahkan HUT RI, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan silaturahmi di lingkungan keluarga besar Dishub Karawang.
‎“Melalui kegiatan ini, kita ingin memeriahkan HUT RI ke-81 sekaligus mempererat silaturahmi, kebersamaan, dan kekompakan. Semangat kemerdekaan harus terus kita jaga melalui kebersamaan dan semangat gotong royong,” ujar Yunus.
‎Menurutnya, momentum peringatan kemerdekaan juga penting untuk menumbuhkan rasa nasionalisme serta semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
‎“Semoga semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini dapat terus terbawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga seluruh jajaran Dishub semakin solid dan mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” tambahnya.
‎Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kegembiraan dan kekeluargaan. Antusiasme para peserta menunjukkan bahwa peringatan HUT RI tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, kekompakan, serta semangat gotong royong.
‎Dengan semangat Kemerdekaan ke-81, keluarga besar Dishub Karawang diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan Kabupaten Karawang.

Redaksi 
‎KARAWANG — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang menggelar berbagai kegiatan yang berlangsung meriah di RMK Karawang, Jumat (14/8/2026).
‎Kegiatan tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh jajaran serta keluarga besar Dishub Karawang. Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kekompakan, dan meningkatkan rasa kebersamaan di lingkungan kerja.
‎Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan santai yang diikuti para peserta dengan suasana penuh semangat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan tradisional yang menghibur, salah satunya lomba makan kerupuk.
‎Sorak-sorai dan gelak tawa peserta mewarnai jalannya perlombaan. Meskipun dikemas secara sederhana, berbagai permainan tersebut mampu menciptakan suasana akrab dan penuh kekeluargaan di antara jajaran Dishub Karawang.
‎Kemeriahan semakin bertambah dengan disiapkannya berbagai doorprize menarik bagi para peserta. Pembagian hadiah menjadi salah satu momen yang paling dinantikan, sekaligus menambah semangat peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
‎Kabid Dishub Karawang, Yunus, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata untuk memeriahkan HUT RI, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan silaturahmi di lingkungan keluarga besar Dishub Karawang.
‎“Melalui kegiatan ini, kita ingin memeriahkan HUT RI ke-81 sekaligus mempererat silaturahmi, kebersamaan, dan kekompakan. Semangat kemerdekaan harus terus kita jaga melalui kebersamaan dan semangat gotong royong,” ujar Yunus.
‎Menurutnya, momentum peringatan kemerdekaan juga penting untuk menumbuhkan rasa nasionalisme serta semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
‎“Semoga semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini dapat terus terbawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga seluruh jajaran Dishub semakin solid dan mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” tambahnya.
‎Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kegembiraan dan kekeluargaan. Antusiasme para peserta menunjukkan bahwa peringatan HUT RI tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, kekompakan, serta semangat gotong royong.
‎Dengan semangat Kemerdekaan ke-81, keluarga besar Dishub Karawang diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan Kabupaten Karawang.

Redaksi 

Kamis, 13 Agustus 2026

Persembahan TNI untuk Negeri, TMMD Ke-129 Resmi Ditutup

KABUPATEN BEKASI – Semangat membangun dari desa kembali menorehkan kisah pengabdian. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi resmi ditutup, Kamis (13/8/2026), di Lapangan Kantor Desa Wibawamulya, Kampung Tegal Panjang RT 01/RW 01, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.
Upacara penutupan dipimpin Brigjen TNI Ari Tri Hedhianto, S.I.P., M.H.I., selaku Irdam Jaya, dan diikuti sekitar 300 peserta. Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian TMMD yang berlangsung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, program ini menjadi wujud nyata sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Selama pelaksanaan, TMMD Ke-129 melibatkan sekitar 190 personel dan 50 masyarakat, dengan enam sasaran fisik serta berbagai kegiatan nonfisik, mulai dari bela negara, penyuluhan hukum, bahaya narkoba, lingkungan hidup, kesehatan hingga stunting.

Dalam amanatnya, Irdam Jaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan TMMD.

Program TMMD dinilai menjadi salah satu wujud nyata TNI dalam membantu pembangunan Indonesia, khususnya di wilayah yang membutuhkan dukungan pembangunan.

Semangat gotong royong pun diharapkan tidak berhenti setelah program TMMD berakhir. Masyarakat bersama pemerintah dan seluruh unsur terkait diminta terus menjaga serta memelihara hasil pembangunan yang telah diwujudkan.

“Mari kita berkarya dan mengabdi dengan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pesan Irdam Jaya dalam amanatnya.

Prosesi penutupan kemudian ditandai dengan pelepasan tanda peserta TMMD serta penyerahan hasil program TMMD dari pihak Kodim 0509/Kabupaten Bekasi kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sembako dan piagam penghargaan CSR kepada pihak yang mendukung pelaksanaan TMMD Ke-129.

Bagi masyarakat Desa Wibawamulya, berakhirnya TMMD bukan berarti berakhirnya kebersamaan. Jalan yang dibangun, sarana air bersih yang dihadirkan, rumah warga yang diperbaiki, serta berbagai kegiatan pemberdayaan menjadi jejak nyata pengabdian yang diharapkan terus memberikan manfaat.

Dari desa, langkah pembangunan dimulai. Dari gotong royong, harapan tumbuh. TMMD Ke-129 menjadi persembahan TNI untuk negeri dan bukti bahwa kemanunggalan TNI-rakyat mampu menghadirkan perubahan nyata.

(Pendim 0509/Kabupaten Bekasi)
KABUPATEN BEKASI – Semangat membangun dari desa kembali menorehkan kisah pengabdian. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi resmi ditutup, Kamis (13/8/2026), di Lapangan Kantor Desa Wibawamulya, Kampung Tegal Panjang RT 01/RW 01, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.
Upacara penutupan dipimpin Brigjen TNI Ari Tri Hedhianto, S.I.P., M.H.I., selaku Irdam Jaya, dan diikuti sekitar 300 peserta. Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian TMMD yang berlangsung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, program ini menjadi wujud nyata sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Selama pelaksanaan, TMMD Ke-129 melibatkan sekitar 190 personel dan 50 masyarakat, dengan enam sasaran fisik serta berbagai kegiatan nonfisik, mulai dari bela negara, penyuluhan hukum, bahaya narkoba, lingkungan hidup, kesehatan hingga stunting.

Dalam amanatnya, Irdam Jaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan TMMD.

Program TMMD dinilai menjadi salah satu wujud nyata TNI dalam membantu pembangunan Indonesia, khususnya di wilayah yang membutuhkan dukungan pembangunan.

Semangat gotong royong pun diharapkan tidak berhenti setelah program TMMD berakhir. Masyarakat bersama pemerintah dan seluruh unsur terkait diminta terus menjaga serta memelihara hasil pembangunan yang telah diwujudkan.

“Mari kita berkarya dan mengabdi dengan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pesan Irdam Jaya dalam amanatnya.

Prosesi penutupan kemudian ditandai dengan pelepasan tanda peserta TMMD serta penyerahan hasil program TMMD dari pihak Kodim 0509/Kabupaten Bekasi kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sembako dan piagam penghargaan CSR kepada pihak yang mendukung pelaksanaan TMMD Ke-129.

Bagi masyarakat Desa Wibawamulya, berakhirnya TMMD bukan berarti berakhirnya kebersamaan. Jalan yang dibangun, sarana air bersih yang dihadirkan, rumah warga yang diperbaiki, serta berbagai kegiatan pemberdayaan menjadi jejak nyata pengabdian yang diharapkan terus memberikan manfaat.

Dari desa, langkah pembangunan dimulai. Dari gotong royong, harapan tumbuh. TMMD Ke-129 menjadi persembahan TNI untuk negeri dan bukti bahwa kemanunggalan TNI-rakyat mampu menghadirkan perubahan nyata.

(Pendim 0509/Kabupaten Bekasi)

Dua Titik Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Diresmikan Program Kapolda Metro Jaya Hadir Di Kecamatan Pebayuran

Pebayuran Bekasi – Suasana penuh antusias mewarnai peresmian Jembatan Merah Putih Presisi, program Polda Metro Jaya yang hadir di dua titik wilayah Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri AKP Andriyanto dari Sat Brimob Den didampingi personel Polda Metro Jaya, Kapolsek Pebayuran AKP iing Suhaeri, SH., MH., Wakapolsek Pebayuran IPTU C. T. Siagian, Kanit Reskrim IPDA iim Nurahim, SH.MH., Kanit Binmas AIPTU Triyono, Sekdes Desa Bantarjaya AI Juardi bersama jajaran staf, RT/RW, serta masyarakat Desa Bantarjaya.

Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi ini menjadi momentum penting bagi masyarakat dan kehadiran jembatan diharapkan dapat memberikan kemudahan akses sekaligus mendukung aktivitas warga dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

AKP Andriyanto mengatakan, peresmian Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bagian dari program Polda Metro Jaya yang ditujukan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu membuka dan memperlancar akses warga.

“Jembatan ini kami harapkan dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat. Mudah-mudahan keberadaannya bisa memberikan manfaat serta mempermudah aktivitas warga,” ujar AKP Andriyanto.

Sementara itu, Kapolsek Pebayuran AKP iing Suhaeri, SH.MH., menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program tersebut di wilayah Kecamatan Pebayuran.
Menurutnya, keberadaan jembatan bukan hanya menjadi sarana penghubung, tetapi juga dapat mempererat hubungan antara masyarakat dengan jajaran kepolisian melalui program yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

“Kami sangat mengapresiasi program Jembatan Merah Putih Presisi ini. Semoga jembatan yang telah diresmikan dapat digunakan dengan baik dan dijaga bersama-sama oleh masyarakat,” ungkap AKP iing.

Antusiasme masyarakat Desa Bantarjaya pun terlihat saat mengikuti rangkaian kegiatan peresmian, warga menyambut baik hadirnya jembatan tersebut dan berharap fasilitas yang dibangun melalui program Polda Metro Jaya ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan diresmikannya Jembatan Merah Putih Presisi di dua titik Kecamatan Pebayuran, sinergi antara kepolisian dan masyarakat kembali menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan serta fasilitas masyarakat.

Program Jembatan Merah Putih Presisi, jembatan penghubung, masyarakat terbantu dan sinergi Polri bersama warga semakin kuat.

Redaksi 
Pebayuran Bekasi – Suasana penuh antusias mewarnai peresmian Jembatan Merah Putih Presisi, program Polda Metro Jaya yang hadir di dua titik wilayah Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri AKP Andriyanto dari Sat Brimob Den didampingi personel Polda Metro Jaya, Kapolsek Pebayuran AKP iing Suhaeri, SH., MH., Wakapolsek Pebayuran IPTU C. T. Siagian, Kanit Reskrim IPDA iim Nurahim, SH.MH., Kanit Binmas AIPTU Triyono, Sekdes Desa Bantarjaya AI Juardi bersama jajaran staf, RT/RW, serta masyarakat Desa Bantarjaya.

Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi ini menjadi momentum penting bagi masyarakat dan kehadiran jembatan diharapkan dapat memberikan kemudahan akses sekaligus mendukung aktivitas warga dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

AKP Andriyanto mengatakan, peresmian Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bagian dari program Polda Metro Jaya yang ditujukan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu membuka dan memperlancar akses warga.

“Jembatan ini kami harapkan dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat. Mudah-mudahan keberadaannya bisa memberikan manfaat serta mempermudah aktivitas warga,” ujar AKP Andriyanto.

Sementara itu, Kapolsek Pebayuran AKP iing Suhaeri, SH.MH., menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program tersebut di wilayah Kecamatan Pebayuran.
Menurutnya, keberadaan jembatan bukan hanya menjadi sarana penghubung, tetapi juga dapat mempererat hubungan antara masyarakat dengan jajaran kepolisian melalui program yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

“Kami sangat mengapresiasi program Jembatan Merah Putih Presisi ini. Semoga jembatan yang telah diresmikan dapat digunakan dengan baik dan dijaga bersama-sama oleh masyarakat,” ungkap AKP iing.

Antusiasme masyarakat Desa Bantarjaya pun terlihat saat mengikuti rangkaian kegiatan peresmian, warga menyambut baik hadirnya jembatan tersebut dan berharap fasilitas yang dibangun melalui program Polda Metro Jaya ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan diresmikannya Jembatan Merah Putih Presisi di dua titik Kecamatan Pebayuran, sinergi antara kepolisian dan masyarakat kembali menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan serta fasilitas masyarakat.

Program Jembatan Merah Putih Presisi, jembatan penghubung, masyarakat terbantu dan sinergi Polri bersama warga semakin kuat.

Redaksi 
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done