Selasa, 06 Oktober 2026
•
Kabupaten Bekasi. Kegiatan Kerjabakti/Goloran Irigasi Bendung Kedung Gede (BKG) yang merupakan gagasan dari dr.Asep Surya Atmaja, selaku Plt. Bupati Kabupaten Bekasi sejatinya untuk mendorong progres para petani dan demi stabilitas pasokan air di wilayah Kecamatan Pebayuran, terutama di area bagian utara yang sangat membutuhkan pasokan air untuk mengelola lahan pertanian yang terdampak dari musim kemarau panjang akhir-akhir ini.
Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dan kepedulian Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) terhadap warga petani dalam mendukung kenaikan angka produktifitas hasil panen para petani yang berkelanjutan.
Hal itu diapresiasi oleh ketua Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Pebayuran, Janur Karya, ia juga mengajak kepada seluruh kelompok tani untuk berpartisipasi dan memenuhi undangan dalam rangka kegiatan Kerjabakti/goloran irigasi BKG, pada Selasa, (06/10/2026).
Sekitar pukul 08:00 WIB Plt. Bupati beserta jajarannya tiba di lokasi BKG 26 Desa Sumbereja, didampingi Muspika dan Ketua KTNA serta kurang lebih 500 orang para petani, untuk dikerahkan pada kegiatan tersebut, adapun para kelompok tani itu berasal dari 12 Desa dan 1 kelurahan yang ada di kecamatan Pebayuran.
Hadir dalam acara kegiatan tersebut diantaranya dr. Asep Surya Atmaja Plt. Kabupaten Bekasi beserta jajarannya, Muspika Pebayuran, PJ Desa sekecamatan, Betha Safitri Perwakilan Menejemen CSR Jababeka, Bima Kawindra, General Manager (GM) Perum Jasa Tirta (PJT), Koordinator Wilayah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) , dan unsur masyarakat petani kecamatan Pebayuran.
"Kami KTNA Kecamatan Pebayuran sangat berterimakasih dan mengapresiasi gagasan dari dr. Asep Surya Atmaja selaku Plt Bupati Kabupaten Bekasi yang telah peduli dengan progres para petani khususnya yang ada di wilayah Kecamatan Pebayuran, karena ini merupakan kepedulian pemerintah kabupaten terhadap para petani demi terciptanya kelancaran pasokan aliran air untuk memenuhi kebutuhan para petani" Ungkap Janur.
Lebih jauh Janur Karya juga berharap agar Pemkab Bekasi harus menanggapi serius dalam penanganan irigasi sebagai infrastruktur vital dalam bidang pertanian, dirinya berharap agar kedepannya saluran irigasi dari BKG 15 sampai BKG 20 harus dibangun Tembok Penahan Tanah (TPT) agar lebih permanen lagi, guna mengantisipasi jebolnya tanggul irigasi disaat mengaliri areal persawahan yang ada di wilayah utara kecamatan Pebayuran.
"Kami berharap agar Pemerintah Kabupaten Bekasi harus lebih serius lagi dalam penanganan irigasi sebagai infrastruktur yang vital dalam bidang pertanian, maka dari itu kami berharap agar kedepannya tanggul irigasi mulai dari BKG 15 dan BKG 20 harus dibangun tembok penahan tanah agar lebih permanen, sebagai antisipasi jebolnya tanggul disaat mengaliri area persawahan yang ada dibagian utara" Pungkasnya.
(AS Roni)