VERSITNEWS

Minggu, 13 September 2026

Muhana S.STP., MM Sampaikan Ucapan Milangkala Kabupaten Karawang ke-393

KARAWANG — Dalam rangka memperingati Milangkala Kabupaten Karawang ke-393, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, S.STP., MM, menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan optimisme bagi kemajuan Kabupaten Karawang.

Momentum Milangkala ke-393 menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan panjang Kabupaten Karawang sekaligus memperkuat semangat bersama dalam membangun daerah yang semakin maju, aman, nyaman dan sejahtera.

Melalui pesan yang ditampilkan dalam momentum Milangkala tersebut, Muhana mengusung semangat:

“Bersama Melangkah Menuju Karawang Maju dan Sejahtera.”

Pesan tersebut dinilai sejalan dengan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Karawang.

Sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Muhana memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat. Sektor transportasi dan prasarana perhubungan menjadi salah satu bagian penting dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan publik serta konektivitas antarwilayah.

Karawang sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan industri dan aktivitas ekonomi yang tinggi membutuhkan sistem transportasi yang tertib, aman dan mampu mengikuti perkembangan wilayah.

Karena itu, pembangunan bidang perhubungan tidak hanya berkaitan dengan kelancaran arus kendaraan, tetapi juga menyangkut keselamatan pengguna jalan, penataan lalu lintas, peningkatan pelayanan transportasi serta dukungan terhadap aktivitas masyarakat.

Momentum Milangkala ke-393 juga diharapkan semakin memperkuat semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Muhana mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Karawang untuk menjadikan peringatan Milangkala bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam membangun daerah.

Dengan semangat kebersamaan, Kabupaten Karawang diharapkan mampu terus berkembang menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera, berdaya saing serta memiliki pelayanan publik yang semakin baik.

Selamat Milangkala Kabupaten Karawang ke-393.

“Bersama Melangkah Menuju Karawang Maju dan Sejahtera.”

Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang
Melayani, Menghubungkan dan Membangun.

Redaksi 
KARAWANG — Dalam rangka memperingati Milangkala Kabupaten Karawang ke-393, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, S.STP., MM, menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan optimisme bagi kemajuan Kabupaten Karawang.

Momentum Milangkala ke-393 menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan panjang Kabupaten Karawang sekaligus memperkuat semangat bersama dalam membangun daerah yang semakin maju, aman, nyaman dan sejahtera.

Melalui pesan yang ditampilkan dalam momentum Milangkala tersebut, Muhana mengusung semangat:

“Bersama Melangkah Menuju Karawang Maju dan Sejahtera.”

Pesan tersebut dinilai sejalan dengan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Karawang.

Sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Muhana memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat. Sektor transportasi dan prasarana perhubungan menjadi salah satu bagian penting dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan publik serta konektivitas antarwilayah.

Karawang sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan industri dan aktivitas ekonomi yang tinggi membutuhkan sistem transportasi yang tertib, aman dan mampu mengikuti perkembangan wilayah.

Karena itu, pembangunan bidang perhubungan tidak hanya berkaitan dengan kelancaran arus kendaraan, tetapi juga menyangkut keselamatan pengguna jalan, penataan lalu lintas, peningkatan pelayanan transportasi serta dukungan terhadap aktivitas masyarakat.

Momentum Milangkala ke-393 juga diharapkan semakin memperkuat semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Muhana mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Karawang untuk menjadikan peringatan Milangkala bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam membangun daerah.

Dengan semangat kebersamaan, Kabupaten Karawang diharapkan mampu terus berkembang menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera, berdaya saing serta memiliki pelayanan publik yang semakin baik.

Selamat Milangkala Kabupaten Karawang ke-393.

“Bersama Melangkah Menuju Karawang Maju dan Sejahtera.”

Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang
Melayani, Menghubungkan dan Membangun.

Redaksi 

H. Deden Dicki Hidayat Sampaikan Ucapan Milangkala Karawang ke-393, Dorong Karawang Makin Maju dan Berkelanjutan

KARAWANG — Semangat memperingati Milangkala Kabupaten Karawang ke-393 turut disampaikan oleh H. Deden Dicki Hidayat, SE, Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang.

Melalui momentum Milangkala tersebut, H. Deden Dicki Hidayat menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan perjalanan panjang Kabupaten Karawang sebagai energi bersama dalam membangun daerah yang semakin maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Dalam pesan yang disampaikan, semangat Milangkala ke-393 diharapkan tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi refleksi terhadap perjalanan pembangunan Kabupaten Karawang serta tantangan yang dihadapi ke depan.

“Dengan semangat Milangkala ke-393, mari kita bersama membangun Karawang lebih maju, mandiri dan berkelanjutan.”

Sebagai daerah yang memiliki posisi strategis dalam sektor industri, pertanian, perdagangan maupun transportasi, Kabupaten Karawang memiliki tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan berbagai elemen daerah dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan.

Dari sisi Dinas Perhubungan, pembangunan dan peningkatan kualitas prasarana transportasi menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Konektivitas antarkawasan, peningkatan keselamatan lalu lintas, penataan sarana transportasi serta pelayanan publik di bidang perhubungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menciptakan Karawang yang lebih nyaman, tertib dan produktif.

H. Deden Dicki Hidayat juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Karawang. Kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat.

Momentum Milangkala Karawang ke-393 diharapkan menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah merupakan proses berkelanjutan yang harus dilakukan secara bersama-sama dengan tetap menjaga identitas, budaya dan karakter Kabupaten Karawang sebagai Kota Pangkal Perjuangan.

Dengan semangat tersebut, peringatan Milangkala Karawang ke-393 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama menuju Karawang yang lebih maju, mandiri, berdaya saing, serta berkelanjutan.

Selamat Milangkala Kabupaten Karawang ke-393.

Karawang Maju, Mandiri, Berkelanjutan.
Karawang — Tanah Pasundan, Kota Pangkal Perjuangan.

Redaksi 
KARAWANG — Semangat memperingati Milangkala Kabupaten Karawang ke-393 turut disampaikan oleh H. Deden Dicki Hidayat, SE, Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang.

Melalui momentum Milangkala tersebut, H. Deden Dicki Hidayat menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan perjalanan panjang Kabupaten Karawang sebagai energi bersama dalam membangun daerah yang semakin maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Dalam pesan yang disampaikan, semangat Milangkala ke-393 diharapkan tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi refleksi terhadap perjalanan pembangunan Kabupaten Karawang serta tantangan yang dihadapi ke depan.

“Dengan semangat Milangkala ke-393, mari kita bersama membangun Karawang lebih maju, mandiri dan berkelanjutan.”

Sebagai daerah yang memiliki posisi strategis dalam sektor industri, pertanian, perdagangan maupun transportasi, Kabupaten Karawang memiliki tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan berbagai elemen daerah dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan.

Dari sisi Dinas Perhubungan, pembangunan dan peningkatan kualitas prasarana transportasi menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Konektivitas antarkawasan, peningkatan keselamatan lalu lintas, penataan sarana transportasi serta pelayanan publik di bidang perhubungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menciptakan Karawang yang lebih nyaman, tertib dan produktif.

H. Deden Dicki Hidayat juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Karawang. Kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat.

Momentum Milangkala Karawang ke-393 diharapkan menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah merupakan proses berkelanjutan yang harus dilakukan secara bersama-sama dengan tetap menjaga identitas, budaya dan karakter Kabupaten Karawang sebagai Kota Pangkal Perjuangan.

Dengan semangat tersebut, peringatan Milangkala Karawang ke-393 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama menuju Karawang yang lebih maju, mandiri, berdaya saing, serta berkelanjutan.

Selamat Milangkala Kabupaten Karawang ke-393.

Karawang Maju, Mandiri, Berkelanjutan.
Karawang — Tanah Pasundan, Kota Pangkal Perjuangan.

Redaksi 

Subhanallah Membludak! Ratusan Warga Duren Klari Antre Cek Kesehatan Gratis Tim Haris Nugraha

KARAWANG, Jawa Barat - Antusiasme warga Desa Duren, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang tumpah ruah dalam kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang diinisiasi oleh Tim Pemenangan Bakal Calon Kepala Desa Duren, Haris Nugraha, S.H.
Kegiatan sosial yang mengusung kepedulian terhadap kesehatan masyarakat ini digelar selama dua hari dan berhasil menarik ratusan warga dari berbagai blok dan RT.

Berdasarkan banner informasi kegiatan, jadwal cek kesehatan gratis tersebut dilaksanakan pada:

Hari Pertama: Sabtu, 12 September 2026, Pukul 15.00 WIB bertempat di Griya Blok A 23 RT 67 RW 18 Desa Duren, tepatnya di kediaman Bapak RT Rudi dengan estimasi jumlah peserta 175 orang.

Hari Kedua: Minggu, 13 September 2026, Pukul 07.00 WIB bertempat di Fasum RT 77 Puri 2 dengan estimasi jumlah peserta 200 orang.

Pantauan di lokasi, ratusan warga yang didominasi ibu-ibu tampak kompak berfoto bersama sambil membentangkan spanduk bertuliskan "PEMERIKSAAN GRATIS" dukungan untuk Haris Nugraha, S.H. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terlihat jelas.
Subhanallah, Antusias Warga Luar Biasa
Salah seorang pendukung yang hadir, Ibu Siti warga Griya Puri 2, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas program tersebut.

"Subhanallah, antusias warga sangat luar biasa. Program cek kesehatan gratis ini sangat membantu kami, apalagi ibu-ibu. Kami jadi tahu kondisi kesehatan kami. Pak Haris ini orangnya peduli, belum jadi Kades saja sudah berbuat nyata untuk warga. Kami siap mendukung penuh," ujar Ibu Siti dengan semangat.

Sementara itu, Bakal Calon Kepala Desa Duren, Haris Nugraha, S.H. dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud komitmennya untuk membangun Desa Duren yang sehat dan sejahtera.

"Alhamdulillah, saya sangat terharu melihat antusias warga yang begitu besar, total hampir 375 warga yang hadir dalam dua hari ini. Kesehatan adalah fondasi utama. Saya ingin memastikan sebelum kita membangun infrastruktur dan ekonomi desa, masyarakatnya harus sehat dulu. Ini bukan soal pencalonan, ini soal kepedulian. Jika Allah mengizinkan saya memimpin Desa Duren, program kesehatan gratis seperti ini akan kita jadikan program rutin di setiap dusun," tegas Haris Nugraha, S.H.

Tim pemenangan menambahkan, kegiatan ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, konsultasi kesehatan umum, dan pemberian vitamin gratis.

Dengan tingginya partisipasi warga, tim optimistis dukungan untuk Haris Nugraha, S.H. menuju Pilkades Desa Duren 2026 akan semakin solid.

Redaksi 
KARAWANG, Jawa Barat - Antusiasme warga Desa Duren, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang tumpah ruah dalam kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang diinisiasi oleh Tim Pemenangan Bakal Calon Kepala Desa Duren, Haris Nugraha, S.H.
Kegiatan sosial yang mengusung kepedulian terhadap kesehatan masyarakat ini digelar selama dua hari dan berhasil menarik ratusan warga dari berbagai blok dan RT.

Berdasarkan banner informasi kegiatan, jadwal cek kesehatan gratis tersebut dilaksanakan pada:

Hari Pertama: Sabtu, 12 September 2026, Pukul 15.00 WIB bertempat di Griya Blok A 23 RT 67 RW 18 Desa Duren, tepatnya di kediaman Bapak RT Rudi dengan estimasi jumlah peserta 175 orang.

Hari Kedua: Minggu, 13 September 2026, Pukul 07.00 WIB bertempat di Fasum RT 77 Puri 2 dengan estimasi jumlah peserta 200 orang.

Pantauan di lokasi, ratusan warga yang didominasi ibu-ibu tampak kompak berfoto bersama sambil membentangkan spanduk bertuliskan "PEMERIKSAAN GRATIS" dukungan untuk Haris Nugraha, S.H. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terlihat jelas.
Subhanallah, Antusias Warga Luar Biasa
Salah seorang pendukung yang hadir, Ibu Siti warga Griya Puri 2, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas program tersebut.

"Subhanallah, antusias warga sangat luar biasa. Program cek kesehatan gratis ini sangat membantu kami, apalagi ibu-ibu. Kami jadi tahu kondisi kesehatan kami. Pak Haris ini orangnya peduli, belum jadi Kades saja sudah berbuat nyata untuk warga. Kami siap mendukung penuh," ujar Ibu Siti dengan semangat.

Sementara itu, Bakal Calon Kepala Desa Duren, Haris Nugraha, S.H. dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud komitmennya untuk membangun Desa Duren yang sehat dan sejahtera.

"Alhamdulillah, saya sangat terharu melihat antusias warga yang begitu besar, total hampir 375 warga yang hadir dalam dua hari ini. Kesehatan adalah fondasi utama. Saya ingin memastikan sebelum kita membangun infrastruktur dan ekonomi desa, masyarakatnya harus sehat dulu. Ini bukan soal pencalonan, ini soal kepedulian. Jika Allah mengizinkan saya memimpin Desa Duren, program kesehatan gratis seperti ini akan kita jadikan program rutin di setiap dusun," tegas Haris Nugraha, S.H.

Tim pemenangan menambahkan, kegiatan ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, konsultasi kesehatan umum, dan pemberian vitamin gratis.

Dengan tingginya partisipasi warga, tim optimistis dukungan untuk Haris Nugraha, S.H. menuju Pilkades Desa Duren 2026 akan semakin solid.

Redaksi 

Sabtu, 12 September 2026

Ketua Gibas Jaya Karawang Kota Soroti Hilangnya Jurnalis di Perairan Selatan Sunda

KARAWANG — Kabar hilangnya seorang jurnalis di perairan Selatan Sunda menjadi perhatian Ketua Gibas Jaya Karawang Kota, Dalle, Sabtu 12/9/2026

Dalle menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut. Ia berharap proses pencarian terhadap jurnalis yang dilaporkan hilang dapat dilakukan secara maksimal dan korban segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Menurut Dalle, keselamatan jurnalis harus menjadi perhatian bersama, terlebih mereka kerap menjalankan tugas jurnalistik di berbagai wilayah dan kondisi.

“Kami berharap rekan jurnalis yang hilang di perairan Selatan Sunda segera ditemukan dalam keadaan selamat. Kami turut prihatin dan berharap seluruh pihak bersama-sama membantu proses pencarian,” ujar Dalle.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait peristiwa tersebut.

Dalle menegaskan, Gibas Jaya Karawang Kota turut memberikan dukungan moril kepada keluarga serta rekan-rekan jurnalis yang tengah menunggu kabar mengenai keberadaan korban.

Sementara itu, proses pencarian dan informasi lebih lanjut mengenai jurnalis yang hilang masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

Red 
KARAWANG — Kabar hilangnya seorang jurnalis di perairan Selatan Sunda menjadi perhatian Ketua Gibas Jaya Karawang Kota, Dalle, Sabtu 12/9/2026

Dalle menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut. Ia berharap proses pencarian terhadap jurnalis yang dilaporkan hilang dapat dilakukan secara maksimal dan korban segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Menurut Dalle, keselamatan jurnalis harus menjadi perhatian bersama, terlebih mereka kerap menjalankan tugas jurnalistik di berbagai wilayah dan kondisi.

“Kami berharap rekan jurnalis yang hilang di perairan Selatan Sunda segera ditemukan dalam keadaan selamat. Kami turut prihatin dan berharap seluruh pihak bersama-sama membantu proses pencarian,” ujar Dalle.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait peristiwa tersebut.

Dalle menegaskan, Gibas Jaya Karawang Kota turut memberikan dukungan moril kepada keluarga serta rekan-rekan jurnalis yang tengah menunggu kabar mengenai keberadaan korban.

Sementara itu, proses pencarian dan informasi lebih lanjut mengenai jurnalis yang hilang masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

Red 

Jumat, 11 September 2026

Demi Jaga Bekasi Tetap Kondusif, Dandim 0509 Sambut Kapolri di MM2100

Kabupaten Bekasi - Ribuan buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia atau FSPMI Kota dan Kabupaten Bekasi mengikuti Konsolidasi Akbar di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 11 September 2026.

Kegiatan yang mengangkat tema “Hubungan Industrial Berkeadilan dan Kondusivitas Investasi” ini berlangsung di halaman Masjid Baitul Mustofa, Desa Danau Indah, Kecamatan Cikarang Barat.
Kehadiran Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. disambut langsung oleh Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Arm Vicky Harryanto Mamoto, S.E., M.H.I.

Sekitar 2.000 buruh dari KC FSPMI Kota dan Kabupaten Bekasi turut hadir dalam konsolidasi tersebut.
Sejumlah pejabat juga hadir, di antaranya Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri, Presiden KSPI Ir. H. Said Iqbal, M.E., Presiden FSPMI Suparno, S.H., M.H., serta Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja.

Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus memperkuat komunikasi antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan dalam menciptakan hubungan industrial yang berkeadilan serta menjaga iklim investasi tetap kondusif.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, pengamanan melibatkan 10 personel TNI, 310 personel Polri, serta 50 personel Security MM2100.

Kehadiran unsur TNI dan Polri dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan sinergi aparat bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan dan kondusivitas kawasan industri di Kabupaten Bekasi.

(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)
Kabupaten Bekasi - Ribuan buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia atau FSPMI Kota dan Kabupaten Bekasi mengikuti Konsolidasi Akbar di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 11 September 2026.

Kegiatan yang mengangkat tema “Hubungan Industrial Berkeadilan dan Kondusivitas Investasi” ini berlangsung di halaman Masjid Baitul Mustofa, Desa Danau Indah, Kecamatan Cikarang Barat.
Kehadiran Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. disambut langsung oleh Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Arm Vicky Harryanto Mamoto, S.E., M.H.I.

Sekitar 2.000 buruh dari KC FSPMI Kota dan Kabupaten Bekasi turut hadir dalam konsolidasi tersebut.
Sejumlah pejabat juga hadir, di antaranya Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri, Presiden KSPI Ir. H. Said Iqbal, M.E., Presiden FSPMI Suparno, S.H., M.H., serta Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja.

Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus memperkuat komunikasi antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan dalam menciptakan hubungan industrial yang berkeadilan serta menjaga iklim investasi tetap kondusif.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, pengamanan melibatkan 10 personel TNI, 310 personel Polri, serta 50 personel Security MM2100.

Kehadiran unsur TNI dan Polri dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan sinergi aparat bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan dan kondusivitas kawasan industri di Kabupaten Bekasi.

(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)

Ketua AKPERSI Karawang: Sinergi Pers dan Polisi Penting untuk Informasi Akurat ke Masyarakat

KARAWANG – Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Karawang terus membangun komunikasi dan mempererat tali silaturahmi dengan jajaran kepolisian. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan ngopi bareng bersama Kasat Narkoba Polresta Karawang, AKP Ferly, yang berlangsung di Kantin Pemda Karawang, Kamis (10/9/2026).
‎Pertemuan berlangsung dalam suasana santai, penuh keakraban, dan kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi serta membangun sinergitas positif antara insan pers dan jajaran kepolisian.
‎Dalam kesempatan itu, AKP Ferly menyampaikan bahwa pada akhir September 2026 dirinya akan mendapatkan penugasan baru dan pindah tugas ke wilayah Bogor.
‎Meski nantinya bertugas di wilayah berbeda, AKP Ferly berharap komunikasi dan hubungan baik yang selama ini telah terjalin bersama jajaran AKPERSI Karawang dapat terus dipertahankan.
‎“Di mana pun saya bertugas, saya akan tetap menjaga komunikasi dengan baik bersama jajaran AKPERSI,” ujar AKP Ferly.
‎Kabar mengenai perpindahan tugas tersebut mendapat sambutan dari jajaran AKPERSI Karawang. Ketua AKPERSI Karawang, Fery Maulana, mengatakan bahwa silaturahmi dan komunikasi yang selama ini terjalin diharapkan tidak berhenti meskipun AKP Ferly nantinya menjalankan tugas di tempat yang baru.
‎“Dengan adanya pendekatan dan silaturahmi seperti ini, tentunya bisa terjalin hubungan yang baik. Di mana pun beliau bertugas nantinya, kami berharap komunikasi dan silaturahmi tetap terjaga,” kata Fery Maulana.
‎Menurut Fery, hubungan yang baik antara insan pers dan kepolisian menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang sehat serta mendukung penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat.
‎Ia menilai, sinergitas kedua pihak perlu terus dibangun dengan tetap mengedepankan profesionalisme, keterbukaan komunikasi, serta fungsi masing-masing dalam menjalankan tugas.
‎“Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi yang baik dengan jajaran kepolisian sangat diperlukan agar informasi yang disampaikan dapat berimbang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
‎Fery juga menyampaikan apresiasi kepada AKP Ferly atas kebersamaan dan komunikasi yang telah terjalin selama menjalankan tugas di Kabupaten Karawang.
‎“Atas nama keluarga besar AKPERSI Karawang, kami mendoakan yang terbaik untuk beliau. Semoga selalu diberikan kelancaran, kesehatan, kesuksesan, serta amanah dalam menjalankan tugas di tempat yang baru,” ungkapnya.
‎Kegiatan tersebut ditutup dengan suasana penuh keakraban. Jajaran AKPERSI Karawang berharap silaturahmi dan komunikasi yang telah terbangun bersama AKP Ferly dapat terus terjaga, meskipun nantinya ia menjalankan tugas di wilayah Bogor.
‎Bagi AKPERSI Karawang, silaturahmi tersebut bukan hanya menjadi ajang pertemuan informal, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan kelembagaan dan komunikasi yang konstruktif antara insan pers dengan aparat penegak hukum demi terciptanya penyampaian informasi kepada masyarakat yang profesional dan bertanggung jawab.

Redaksi 
KARAWANG – Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Karawang terus membangun komunikasi dan mempererat tali silaturahmi dengan jajaran kepolisian. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan ngopi bareng bersama Kasat Narkoba Polresta Karawang, AKP Ferly, yang berlangsung di Kantin Pemda Karawang, Kamis (10/9/2026).
‎Pertemuan berlangsung dalam suasana santai, penuh keakraban, dan kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi serta membangun sinergitas positif antara insan pers dan jajaran kepolisian.
‎Dalam kesempatan itu, AKP Ferly menyampaikan bahwa pada akhir September 2026 dirinya akan mendapatkan penugasan baru dan pindah tugas ke wilayah Bogor.
‎Meski nantinya bertugas di wilayah berbeda, AKP Ferly berharap komunikasi dan hubungan baik yang selama ini telah terjalin bersama jajaran AKPERSI Karawang dapat terus dipertahankan.
‎“Di mana pun saya bertugas, saya akan tetap menjaga komunikasi dengan baik bersama jajaran AKPERSI,” ujar AKP Ferly.
‎Kabar mengenai perpindahan tugas tersebut mendapat sambutan dari jajaran AKPERSI Karawang. Ketua AKPERSI Karawang, Fery Maulana, mengatakan bahwa silaturahmi dan komunikasi yang selama ini terjalin diharapkan tidak berhenti meskipun AKP Ferly nantinya menjalankan tugas di tempat yang baru.
‎“Dengan adanya pendekatan dan silaturahmi seperti ini, tentunya bisa terjalin hubungan yang baik. Di mana pun beliau bertugas nantinya, kami berharap komunikasi dan silaturahmi tetap terjaga,” kata Fery Maulana.
‎Menurut Fery, hubungan yang baik antara insan pers dan kepolisian menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang sehat serta mendukung penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat.
‎Ia menilai, sinergitas kedua pihak perlu terus dibangun dengan tetap mengedepankan profesionalisme, keterbukaan komunikasi, serta fungsi masing-masing dalam menjalankan tugas.
‎“Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi yang baik dengan jajaran kepolisian sangat diperlukan agar informasi yang disampaikan dapat berimbang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
‎Fery juga menyampaikan apresiasi kepada AKP Ferly atas kebersamaan dan komunikasi yang telah terjalin selama menjalankan tugas di Kabupaten Karawang.
‎“Atas nama keluarga besar AKPERSI Karawang, kami mendoakan yang terbaik untuk beliau. Semoga selalu diberikan kelancaran, kesehatan, kesuksesan, serta amanah dalam menjalankan tugas di tempat yang baru,” ungkapnya.
‎Kegiatan tersebut ditutup dengan suasana penuh keakraban. Jajaran AKPERSI Karawang berharap silaturahmi dan komunikasi yang telah terbangun bersama AKP Ferly dapat terus terjaga, meskipun nantinya ia menjalankan tugas di wilayah Bogor.
‎Bagi AKPERSI Karawang, silaturahmi tersebut bukan hanya menjadi ajang pertemuan informal, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan kelembagaan dan komunikasi yang konstruktif antara insan pers dengan aparat penegak hukum demi terciptanya penyampaian informasi kepada masyarakat yang profesional dan bertanggung jawab.

Redaksi 

375 Permohonan Paspor Ditolak Imigrasi Karawang, 70 Pemohon Terindikasi Pekerja Migran Nonprosedural


KARAWANG — Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang mencatat sebanyak 375 permohonan penerbitan paspor ditolak sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026.

Penolakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah preventif untuk memastikan dokumen perjalanan yang diterbitkan benar-benar digunakan sesuai dengan tujuan keberangkatan serta mencegah masyarakat menjadi korban tindak pidana perdagangan orang maupun penyelundupan manusia.

Dari total 375 permohonan yang ditolak, terdapat 70 pemohon yang terindikasi atau diduga akan menjadi pekerja migran nonprosedural.

Selain itu, penolakan juga disebabkan oleh sejumlah faktor lain. Sebanyak 144 pemohon tidak dapat melengkapi data pendukung yang diperlukan dalam proses penerbitan paspor. Kemudian 126 pemohon diketahui melakukan duplikasi permohonan, sementara 35 permohonan lainnya ditolak karena berbagai alasan lain.

Plt. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, Iman Teguh Adianto, menjelaskan bahwa penolakan permohonan bukan semata-mata merupakan bentuk pembatasan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, langkah tersebut justru menjadi bagian dari kehati-hatian dalam memberikan dokumen perjalanan kepada masyarakat.

“Hal ini merupakan langkah preventif untuk mencegah masyarakat berangkat ke luar negeri secara nonprosedural dan menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) maupun Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM),” jelas Iman.

Cegah Warga Terjebak Pekerjaan Ilegal di Luar Negeri

Persoalan pekerja migran nonprosedural menjadi perhatian serius karena keberangkatan tanpa melalui mekanisme resmi dapat meningkatkan risiko masyarakat menjadi korban eksploitasi, perdagangan orang, hingga penyelundupan manusia.

Karena itu, proses pemeriksaan dalam penerbitan paspor menjadi salah satu tahapan penting untuk mendeteksi sejak awal adanya indikasi keberangkatan yang tidak sesuai prosedur.

Imigrasi Karawang mengimbau masyarakat agar tidak hanya memperhatikan kemudahan dan besarnya iming-iming penghasilan ketika mendapatkan tawaran bekerja di luar negeri.

Masyarakat juga diminta memastikan seluruh proses keberangkatan dilakukan melalui jalur resmi dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Iman mengingatkan agar masyarakat melengkapi seluruh dokumen persyaratan sesuai dengan tujuan keberangkatan. Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya terhadap tawaran pekerjaan maupun keberangkatan ke luar negeri yang prosesnya tidak jelas.

375 Permohonan Jadi Catatan Penting

Angka 375 permohonan paspor yang ditolak dalam kurun Januari hingga Agustus 2026 menjadi gambaran bahwa proses penerbitan paspor tidak sekadar persoalan administratif.

Di balik setiap permohonan, terdapat aspek keamanan dan perlindungan masyarakat yang juga harus menjadi perhatian.

Khusus terhadap 70 pemohon yang terindikasi akan menjadi pekerja migran nonprosedural, langkah pencegahan sejak tahap penerbitan paspor menjadi penting agar masyarakat tidak terjebak dalam jaringan perekrutan tenaga kerja ilegal.

Imigrasi Karawang menegaskan bahwa masyarakat yang hendak bepergian ke luar negeri harus memahami tujuan keberangkatannya, memiliki dokumen pendukung yang sesuai, serta memastikan apabila hendak bekerja di luar negeri, seluruh proses dilakukan melalui prosedur resmi.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat perlindungan terhadap masyarakat sekaligus memutus mata rantai keberangkatan pekerja migran secara ilegal yang berpotensi berujung pada TPPO maupun TPPM.

Dengan demikian, penolakan permohonan paspor dalam kasus tertentu bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan bagian dari upaya preventif negara untuk melindungi masyarakat sebelum mereka meninggalkan Indonesia.


((Redaksi))


KARAWANG — Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang mencatat sebanyak 375 permohonan penerbitan paspor ditolak sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026.

Penolakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah preventif untuk memastikan dokumen perjalanan yang diterbitkan benar-benar digunakan sesuai dengan tujuan keberangkatan serta mencegah masyarakat menjadi korban tindak pidana perdagangan orang maupun penyelundupan manusia.

Dari total 375 permohonan yang ditolak, terdapat 70 pemohon yang terindikasi atau diduga akan menjadi pekerja migran nonprosedural.

Selain itu, penolakan juga disebabkan oleh sejumlah faktor lain. Sebanyak 144 pemohon tidak dapat melengkapi data pendukung yang diperlukan dalam proses penerbitan paspor. Kemudian 126 pemohon diketahui melakukan duplikasi permohonan, sementara 35 permohonan lainnya ditolak karena berbagai alasan lain.

Plt. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, Iman Teguh Adianto, menjelaskan bahwa penolakan permohonan bukan semata-mata merupakan bentuk pembatasan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, langkah tersebut justru menjadi bagian dari kehati-hatian dalam memberikan dokumen perjalanan kepada masyarakat.

“Hal ini merupakan langkah preventif untuk mencegah masyarakat berangkat ke luar negeri secara nonprosedural dan menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) maupun Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM),” jelas Iman.

Cegah Warga Terjebak Pekerjaan Ilegal di Luar Negeri

Persoalan pekerja migran nonprosedural menjadi perhatian serius karena keberangkatan tanpa melalui mekanisme resmi dapat meningkatkan risiko masyarakat menjadi korban eksploitasi, perdagangan orang, hingga penyelundupan manusia.

Karena itu, proses pemeriksaan dalam penerbitan paspor menjadi salah satu tahapan penting untuk mendeteksi sejak awal adanya indikasi keberangkatan yang tidak sesuai prosedur.

Imigrasi Karawang mengimbau masyarakat agar tidak hanya memperhatikan kemudahan dan besarnya iming-iming penghasilan ketika mendapatkan tawaran bekerja di luar negeri.

Masyarakat juga diminta memastikan seluruh proses keberangkatan dilakukan melalui jalur resmi dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Iman mengingatkan agar masyarakat melengkapi seluruh dokumen persyaratan sesuai dengan tujuan keberangkatan. Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya terhadap tawaran pekerjaan maupun keberangkatan ke luar negeri yang prosesnya tidak jelas.

375 Permohonan Jadi Catatan Penting

Angka 375 permohonan paspor yang ditolak dalam kurun Januari hingga Agustus 2026 menjadi gambaran bahwa proses penerbitan paspor tidak sekadar persoalan administratif.

Di balik setiap permohonan, terdapat aspek keamanan dan perlindungan masyarakat yang juga harus menjadi perhatian.

Khusus terhadap 70 pemohon yang terindikasi akan menjadi pekerja migran nonprosedural, langkah pencegahan sejak tahap penerbitan paspor menjadi penting agar masyarakat tidak terjebak dalam jaringan perekrutan tenaga kerja ilegal.

Imigrasi Karawang menegaskan bahwa masyarakat yang hendak bepergian ke luar negeri harus memahami tujuan keberangkatannya, memiliki dokumen pendukung yang sesuai, serta memastikan apabila hendak bekerja di luar negeri, seluruh proses dilakukan melalui prosedur resmi.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat perlindungan terhadap masyarakat sekaligus memutus mata rantai keberangkatan pekerja migran secara ilegal yang berpotensi berujung pada TPPO maupun TPPM.

Dengan demikian, penolakan permohonan paspor dalam kasus tertentu bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan bagian dari upaya preventif negara untuk melindungi masyarakat sebelum mereka meninggalkan Indonesia.


((Redaksi))

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done