Rabu, 05 November 2025
“Bantu UMKM Naik Kelas, Pemkab Karawang Serahkan Alat Produksi dan Pelatihan Materi”
Selasa, 04 November 2025
Bupati Karawang Dianggap Tak Peka, Kenaikan PBB-P2 Jadi Bom Waktu bagi masyarakat.
Minggu, 02 November 2025
Taruna Desa Wadas menyelenggarakan Gebyar Kreasi Kesenian dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2025
PKB Karawang Gelar Pendidikan Kader Perdana, Tingkatkan Loyalitas dan Soliditas Partai
Sabtu, 01 November 2025
Seorang Pria Diduga Bunuh Diri di Pemakaman Kampung Tamelang
Karawang – Jajaran Polres Karawang bergerak cepat menindaklanjuti laporan penemuan seorang pria yang meninggal dunia diduga akibat bunuh diri dengan cara gantung diri, di area pemakaman umum Kampung Tamelang RT 06/03, Desa Mekarjaya, Kecamatan Purwasari, Sabtu (1/11/2025) pagi.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansah melalui Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 05.30 WIB.
“Dari hasil pemeriksaan awal, korban bernama S (75), seorang buruh yang berdomisili di Kampung Tamelang, Desa Mekarjaya,” ujar Ipda Cep Wildan.
Saksi, Kindeung Nurhakim (40), menceritakan bahwa saat melintas menuju kebun, ia melihat drum plastik biru dan seseorang tergantung dengan seutas tali tambang putih yang diikat pada batang pohon mangga. Saksi segera memberitahukan kejadian tersebut kepada warga lain dan keluarga korban.
Petugas Pamapta Polres Karawang bersama Unit Inafis Satreskrim segera mendatangi lokasi untuk olah TKP dan pemeriksaan awal. Setelah proses selesai, jenazah korban dibawa ke rumah duka di Kampung Tamelang untuk dimakamkan.
Keluarga korban menyampaikan bahwa S diketahui mengalami depresi akibat sakit lambung menahun. Mereka menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi.
“Polisi telah melakukan langkah-langkah kepolisian mulai dari menerima laporan, mengamankan TKP, memeriksa saksi-saksi, hingga berkoordinasi dengan Tim Inafis untuk pemeriksaan forensik di lapangan,” jelas Ipda Cep Wildan.
(Red)
Karawang – Jajaran Polres Karawang bergerak cepat menindaklanjuti laporan penemuan seorang pria yang meninggal dunia diduga akibat bunuh diri dengan cara gantung diri, di area pemakaman umum Kampung Tamelang RT 06/03, Desa Mekarjaya, Kecamatan Purwasari, Sabtu (1/11/2025) pagi.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansah melalui Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 05.30 WIB.
“Dari hasil pemeriksaan awal, korban bernama S (75), seorang buruh yang berdomisili di Kampung Tamelang, Desa Mekarjaya,” ujar Ipda Cep Wildan.
Saksi, Kindeung Nurhakim (40), menceritakan bahwa saat melintas menuju kebun, ia melihat drum plastik biru dan seseorang tergantung dengan seutas tali tambang putih yang diikat pada batang pohon mangga. Saksi segera memberitahukan kejadian tersebut kepada warga lain dan keluarga korban.
Petugas Pamapta Polres Karawang bersama Unit Inafis Satreskrim segera mendatangi lokasi untuk olah TKP dan pemeriksaan awal. Setelah proses selesai, jenazah korban dibawa ke rumah duka di Kampung Tamelang untuk dimakamkan.
Keluarga korban menyampaikan bahwa S diketahui mengalami depresi akibat sakit lambung menahun. Mereka menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi.
“Polisi telah melakukan langkah-langkah kepolisian mulai dari menerima laporan, mengamankan TKP, memeriksa saksi-saksi, hingga berkoordinasi dengan Tim Inafis untuk pemeriksaan forensik di lapangan,” jelas Ipda Cep Wildan.
(Red)
*PUPR Karawang Targetkan Perbaikan Jalan Tamelang–Curug Tahun 2026, Tri Winarno: Jalur Vital untuk Aktivitas Masyarakat*
Karawang | Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang berkomitmen memperbaiki infrastruktur jalan, salah satunya ruas Tamelang–Curug yang rencananya akan dilaksanakan pada 2026 mendatang.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Karawang, Tri Winarno, mengatakan kondisi jalan saat ini cukup rusak dengan banyak lubang, sehingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna.
"Perbaikan jalan Tamelang–Curug sebenarnya sudah direncanakan tahun 2025, namun tertunda akibat efisiensi anggaran dari pusat," jelas Tri, Kamis (30/10).
Tri menambahkan, dana perbaikan berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat, yang tahun ini mengalami penyesuaian sehingga sejumlah kegiatan harus ditunda. Meski demikian, pihaknya akan kembali mengusulkan perbaikan jalan ini dalam program kerja tahun 2026.
"Insyaallah pada tahun 2026 akan kami usahakan agar masuk program perbaikan jalan. Jalur ini cukup vital karena menjadi penghubung beberapa desa dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat," tuturnya.
Tri juga meminta dukungan masyarakat agar proses pengusulan dan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar. Dengan perbaikan ini, Pemkab Karawang berharap mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut semakin meningkat.
(Red)
Karawang | Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang berkomitmen memperbaiki infrastruktur jalan, salah satunya ruas Tamelang–Curug yang rencananya akan dilaksanakan pada 2026 mendatang.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Karawang, Tri Winarno, mengatakan kondisi jalan saat ini cukup rusak dengan banyak lubang, sehingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna.
"Perbaikan jalan Tamelang–Curug sebenarnya sudah direncanakan tahun 2025, namun tertunda akibat efisiensi anggaran dari pusat," jelas Tri, Kamis (30/10).
Tri menambahkan, dana perbaikan berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat, yang tahun ini mengalami penyesuaian sehingga sejumlah kegiatan harus ditunda. Meski demikian, pihaknya akan kembali mengusulkan perbaikan jalan ini dalam program kerja tahun 2026.
"Insyaallah pada tahun 2026 akan kami usahakan agar masuk program perbaikan jalan. Jalur ini cukup vital karena menjadi penghubung beberapa desa dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat," tuturnya.
Tri juga meminta dukungan masyarakat agar proses pengusulan dan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar. Dengan perbaikan ini, Pemkab Karawang berharap mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut semakin meningkat.
(Red)






