masukkan script iklan disini
Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor,
versitnews@gmail.com Farizan, menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas dan persatuan di kalangan pemuda Kabupaten Bogor.
Menurutnya, perbedaan pandangan, organisasi, maupun dinamika kepemudaan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi, namun harus tetap diarahkan pada tujuan bersama, yaitu pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Farizan menilai bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor harus mampu bersikap netral, objektif, dan mengakomodir seluruh elemen kepemudaan tanpa membeda-bedakan golongan maupun kelompok tertentu. Pemerintah tidak boleh terjebak dalam keberpihakan kepada segelintir pihak, melainkan harus memberikan ruang yang sama bagi seluruh pemuda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
"Pemuda bukanlah alat legitimasi kekuasaan. Fungsi utama pemuda bukan menjadi penjilat kekuasaan, melainkan menjadi kekuatan moral, agen perubahan, dan kontrol sosial terhadap setiap kebijakan publik yang dijalankan oleh para pemangku kepentingan," tegas Farizan.
Ia menambahkan bahwa pemuda merupakan kelompok usia produktif yang memiliki energi, gagasan, dan kemampuan untuk menguasai medan sosial maupun wilayahnya. Oleh karena itu, peran pemuda harus diarahkan pada pengawasan pembangunan, penyampaian aspirasi masyarakat, serta pengawalan kebijakan agar tepat sasaran dan memberikan manfaat yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menurut Farizan, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari besarnya anggaran yang dikeluarkan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya secara adil dan merata.
Dalam konteks tersebut, pemuda memiliki tanggung jawab historis untuk memastikan tidak terjadi ketimpangan, diskriminasi, maupun penyalahgunaan kewenangan dalam proses pembangunan.
DPD KNPI Kabupaten Bogor mengajak seluruh elemen pemuda untuk bangkit, bersatu, dan memperkuat peran sebagai mitra kritis pemerintah. Kritik yang konstruktif bukanlah bentuk perlawanan terhadap pemerintah, melainkan bagian dari upaya menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kualitas tata kelola pemerintahan.
"Pemuda memiliki batas usia, tetapi semangat perjuangan tidak mengenal batas. Selama masih berada dalam usia produktif, pemuda harus hadir di tengah masyarakat, memahami kondisi wilayahnya, mengawal kebijakan publik, dan memastikan pembangunan berjalan untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan segelintir orang."
DPD KNPI Kabupaten Bogor berharap seluruh pihak dapat bersama-sama membangun iklim kepemudaan yang sehat, demokratis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas demi terwujudnya Kabupaten Bogor yang maju, adil, dan sejahtera.
Farizan Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor
"Pemuda bukanlah pelengkap kekuasaan, melainkan penjaga akal sehat bangsa. Tugasnya bukan menjilat penguasa, tetapi mengawal kebijakan agar tetap berpihak kepada rakyat."
Chika (Wiwi)

