-->
  • Jelajahi

    Copyright © VERSITNEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    SELAMAT BERGABUNG DI MEDIA ONLINE VERSIT NEWS - EDUKASI DAN INFORMASI PUBLIK
    SELAMAT BERGABUNG DI LAMAN MEDIA ONLINE VERSIT NEWS - EDUKASI DAN INFORMASI PUBLIK

    Jambore Jurnalis 2026: Pers Karawang Perkuat Solidaritas, Profesionalisme dan Adaptasi Menghadapi Disrupsi Digital

    VERSIT NEWS
    Sabtu, 06 Juni 2026, Juni 06, 2026 WIB Last Updated 2026-06-06T01:43:19Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    LEMBANG – Di tengah derasnya arus transformasi digital yang mengubah wajah dunia informasi, insan pers Kabupaten Karawang menunjukkan satu sikap yang tegas: bersatu untuk tetap menjaga marwah jurnalisme. Sebanyak 120 jurnalis dari 14 organisasi pers di Kabupaten Karawang berkumpul dalam kegiatan Jambore Jurnalis 2026 yang digelar pada 5–6 Juni 2026 di kawasan wisata alam Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.


    Mengusung tema "Memperkuat Solidaritas, Profesionalisme, dan Adaptasi Pers di Era Digital", kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para wartawan untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kompetensi, serta membangun komitmen bersama dalam menghadapi tantangan industri media yang semakin kompleks.


    Jambore Jurnalis 2026 bukan sekadar agenda rekreasi tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah konsolidasi besar insan pers Karawang dalam memperkuat persatuan lintas organisasi sekaligus merumuskan langkah strategis menghadapi perkembangan teknologi yang begitu cepat, termasuk maraknya penyebaran informasi palsu, disinformasi, dan perubahan pola konsumsi berita di era digital.


    Keberangkatan peserta jambore dilepas langsung oleh Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Dian Fahruldjaman, dari Plaza Pemda Karawang pada Jumat, 5 Juni 2026.


    Suasana pelepasan berlangsung penuh semangat. Ratusan jurnalis dari berbagai organisasi pers tampak antusias mengikuti kegiatan yang menjadi simbol kebersamaan tersebut.


    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Karawang H. Maslani mengaku bangga melihat kekompakan insan pers di Kabupaten Karawang.


    "Ini merupakan pemandangan yang luar biasa. Sebanyak 120 jurnalis dari 15 organisasi pers dapat berkumpul dan berangkat bersama dalam satu kegiatan. Ini membuktikan bahwa pers Karawang memiliki semangat solidaritas dan kebersamaan yang sangat tinggi," ujarnya.


    Menurutnya, keberadaan pers memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan insan pers harus terus dijaga demi menciptakan informasi yang sehat dan membangun.


    Maslani berharap, melalui jambore ini para jurnalis dapat saling berbagi pengalaman, memperluas wawasan, sekaligus kembali dengan semangat baru dalam menjalankan tugas jurnalistik.


    "Berangkatlah dengan penuh kebahagiaan dan kebersamaan. Pulanglah membawa semangat baru, pengalaman berharga, dan cerita-cerita hebat untuk masyarakat Karawang. Jaga nama baik daerah dan profesi yang kita cintai," pesannya.


    Pers Hadapi Tantangan Baru di Era Digital


    Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karawang H. Dian Fahruldjaman menilai bahwa tantangan yang dihadapi dunia pers saat ini telah mengalami perubahan besar.


    Menurutnya, jika dahulu perjuangan pers lebih banyak berkaitan dengan kebebasan berekspresi dan kemerdekaan menyampaikan informasi, maka saat ini tantangan terbesar datang dari derasnya perkembangan teknologi digital.


    "Tantangan kita hari ini bukan lagi soal kebebasan pers. Tantangan terbesar justru bagaimana menghadapi arus informasi yang begitu cepat dan terkadang tidak akurat akibat perkembangan platform digital dan media sosial," katanya.


    Ia menegaskan bahwa jurnalis memiliki tanggung jawab besar sebagai penjaga kebenaran informasi di tengah banjir konten yang beredar tanpa proses verifikasi.


    "Peran jurnalis adalah menjernihkan informasi. Ketika masyarakat menerima informasi yang benar dan berdasarkan fakta, di situlah marwah pers dipertaruhkan. Wartawan harus mampu beradaptasi dan berinovasi agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman," tambahnya.


    Kesuksesan penyelenggaraan Jambore Jurnalis 2026 tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Karawang, DPRD Kabupaten Karawang, serta puluhan perusahaan swasta yang turut memberikan kontribusi sebagai sponsor kegiatan.


    Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan organisasi pers ini menjadi bukti nyata bahwa keberadaan media lokal masih memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah dan menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat.


    Dukungan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi terhadap dedikasi para jurnalis yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi kepada publik.


    Memasuki hari kedua pelaksanaan jambore, suasana di kawasan Cikole semakin semarak. Sejak pagi hari, seluruh peserta mengikuti senam sehat bersama yang dipandu instruktur profesional di lapangan utama.


    Udara sejuk khas Lembang berpadu dengan semangat para peserta yang mengikuti setiap gerakan senam. Sorak-sorai dan yel-yel dari masing-masing organisasi pers menambah kemeriahan acara, menciptakan suasana penuh keakraban dan kebersamaan.


    Tak hanya itu, berbagai permainan kelompok dan kegiatan interaktif turut digelar untuk mempererat hubungan antarjurnalis dari berbagai organisasi.


    Kemeriahan semakin terasa saat pembagian doorprize yang telah disiapkan oleh para sponsor. Berbagai hadiah menarik, mulai dari peralatan elektronik, voucher belanja, perlengkapan kerja wartawan, hingga hadiah hiburan lainnya dibagikan kepada peserta yang beruntung.


    Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling berkesan dari jambore, sekaligus memperkuat rasa kekeluargaan di antara sesama insan pers.


    ## Melebur Sekat Organisasi


    Ketua PWI Kabupaten Karawang, Cing Nila Kusuma, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.


    Menurutnya, Jambore Jurnalis 2026 sengaja dirancang untuk melebur berbagai perbedaan yang ada di antara organisasi pers.


    "Kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan organisasi bukanlah penghalang untuk bersatu. Justru melalui kegiatan seperti ini, kita memperkuat solidaritas dan bersama-sama menjaga kehormatan profesi wartawan," katanya.


    Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Karawang, DPRD, serta puluhan perusahaan sponsor yang telah memberikan perhatian besar terhadap perkembangan pers lokal.


    Lebih dari sekadar kegiatan tahunan, Jambore Jurnalis 2026 menjadi simbol lahirnya komitmen baru insan pers Karawang dalam menghadapi perubahan zaman.


    Di tengah derasnya arus digitalisasi dan persaingan industri media yang semakin ketat, para jurnalis Karawang memilih untuk memperkuat persatuan, meningkatkan profesionalisme, dan terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar jurnalisme.


    Suasana sejuk Cikole menjadi saksi bahwa pers Karawang memiliki tekad untuk terus menjadi penyampai informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.


    Jambore Jurnalis 2026 juga menjadi pengingat bahwa kekuatan pers tidak hanya terletak pada kecepatan menyampaikan berita, tetapi juga pada kemampuan menjaga integritas, membangun kepercayaan publik, serta mempertahankan kebenaran di tengah derasnya arus informasi.


    Karena pada akhirnya, jurnalisme bukan sekadar profesi, melainkan pengabdian untuk masyarakat. Dan di tengah disrupsi digital yang terus berkembang, insan pers Karawang telah memilih jalannya: bersatu dalam solidaritas, berkarya dengan profesionalisme, dan beradaptasi untuk masa depan demi menjaga marwah pers Indonesia.


    Redaksi 

    Komentar

    Tampilkan

    VERSIT NEWS

    MEDIA ONLINE - VERSIT NEWS - EDUKASI DAN INFORMASI PUBLIK